Rosa Malacca, Melaka | CREAMENO

Pages

Rosa Malacca, Melaka


Sebelum melanjutkan cerita perjalanan di Malaysia, gue mau review hotel yang gue inapi saat gue ke Melaka. Nama hotelnya ROSA MALACCA yang terletak dekat dari jantung kota Melaka 😍 Bagi yang belum tau, alasan gue setiap booking hotel itu bukan seberapa bagus fasilitasnya, melainkan soal seberapa bagus interior desainnya 😂 Jadi jangan heran kalau review hotel gue dipenuhi oleh foto interior saja, karena itu yang paling gue suka 😁 hahahahaha.


Jujur, bisa dibilang gue nggak pernah mencoba fasilitas hotel seperti gym maupun kolam renang ~ while resto untuk sarapan pernah tapi nggak sering (karena gue pilih bangun siang) dan untuk spa kadang-kadang saja, nggak terlalu sering juga. Gue bahkan nggak begitu peduli dengan rooftop bar, this and that, karena gue lebih suka menikmati kasur dibanding santai di luar 🤣

Eniho, kembali pada topik hotel ROSA MALACCA, hotel ini bertema industrial dengan sentuhan rustic ~ kalau ada yang suka bricks and wood pasti suka sama ROSA 😄 Nah, untuk fasilitas basic yang paling penting buat gue itu kasur dan bisa dibilang, kasur mereka lembut dan empuuuuuk. That's why susah untuk gue angkat pantat dari kasur 😅 huhuhuhuhu.




Dan dari semua sentuhan detail interior ROSA MALACCA, satu yang paling gue suka yaitu single sofanya. Pas bangatsss di badan, jadi serasa dipeluk bijimana gitu yaaaaah 😂 Susah dijelaskan dengan kata-kata, yang pasti buat gue si penggila single sofa, gue bisa kasih rate single sofa ROSA MALACCA dengan angka 9/10 karena terlalu nyaman 😆 Wk.




Lighting mereka oke punya, nggak terlalu terang tapi juga nggak terlalu gelap. Peletakan lighting-nya menurut gue sudah tepat dan nggak ganggu penglihatan. Gue kebetulan nggak begitu suka lighting yang langsung menusuk ke mata jadi gue bisa kasih point lebih untuk lighting mereka 😁 Ditambah pencahayaan hangat, sukses menciptakan suasana tenang setelah lelah jalan 😍



Pokoknya gue puas menginap di ROSA. And by the way, dari hotel ke area wisata Jonker Night Street atau Red Square kisaran satu kilo kalau nggak salah (gue lupa sebenarnya) 😆 Tapi kalau naik GRAB nggak mahal, hanya 5 MYR (IDR 17.500) saja 😝 Kebetulan gue selalu naik GRAB dan jarang jalan (jangan ditiru yap jiwa pemalasnya). Intinya kalau mau jalan dari hotel bisa 😉

Ohya, harga permalamnya sendiri sangat beda antara weekdays dan weekend. Semisal ada yang mau coba ROSA dengan harga murah bisa booking on weekdays, karena harga hanya IDR 900.000 / malam sedangkan weekend sampai IDR 2.000.000 / malam. Too bad gue ke Melaka on weekend, jadi bayar mahal, however gue nggak menyesal, karena gue suka 😁

ROSA MALACCA
212, Jalan Parameswara, Kampung Bandar Hilir
75000 Melaka, Malaysia - [ +60 6 281 9888 ]

6 comments:

  1. Lah hotelnya unik yak, irit modal cat tembok tu yang dinding semen gitu tapi jadinya malah lebih bagus ketimbang dicat. Instagramable banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah iya Ran, memang tema industrial itu irit bahan bangunan karena nggak perlu semen yang banyak apabila pakai konsep bricks dan kadang nggak perlu cat tembok juga agar warna dinding semennya bisa terlihat natural :D

      Cuma harus tetap dipoles agar serbuk-serbuk bricksnya nggak membuat sakit mata, however saya setuju kalau tema industrial ini memang instagramable sangat :P

      Delete
  2. kita samaaaaa, aku kalo cari2 hotel, kebanyakan juga dari designnya dulu... nah kalo kamarnya kliatan ceria dengan mural, ato ada something unique di sana, aku pasti milih itu... Kamar dengan dinding flat putih biasa, udh pasti aku coret wkwkwkw.. tp bedanya, aku jg melihat dari varian sarapannya mba :D. pecinta makanan hotel soalnya hihihihi ;p.. jd kalo kebaca testimoni makananya ga enak, aku coret sih ;p

    rosa malacca ini lucuuuk bangettttt. dindingnya banyak hiasan gitu. Udh pasti masuk listku juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuaaah! TOOSSS mbaaa hahahaha :D

      Memang yang penting desainnya, perkara fasilitas ini itu belakangan karena kadang nggak dipakai juga hihihi~ saya pun kalau dindingnya flat nggak akan masuk pilihan, karena sukanya dinding tuh harus ada hiasan entah wall-art, mural dan sebagainya :P

      By the way, saya termasuk yang jarang sarapan sebenarnya huhu karena susah bangun pagi kalau lagi liburan hahahaha. Padahal di beberapa hotel itu sarapannya enak-enak, termasuk di Rosa ini beruntungnya waktu itu sempat cicip makanan mereka walau hampir habis jam sarapannya :P

      So, kalau mba butuh testimoni makanan di Rosa, in my standart makanannya enak~ dari mulai menu pembuka, menu utama sama desertnya enak semua. Hehehe, semoga one day mba menginap di Rosa juga yaa :D

      Delete
  3. Melalui tulisan di artikel ini saya juga ikut terbayang betapa enak dan empuknya si kasur dan si Kursi Sofa.

    Kalau saya lebih suka kursi sofa yang panjang Mbak, biar lebih enak buat selonjoran.hehehe.....

    Pemandangan di luar jendela hotel Mallaca ini gimana Mbak ? kecekah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, iya some people suka sofa 2 / 3 seat mungkin karena enak buat selonjoran 😂 hehehehe.

      Saya nggak ingat pemandangan di luar bagaimana, sepertinya biasa saja, hanya bangunan-bangunan tinggi menjulang. Kebetulan lokasinya ada di ruas jalan kecil, bukan di jalan utama 😁

      Delete