No More Assumption | CREAMENO

No More Assumption


Sudah lama nggak menulis di sini, HEHE. Anyway, beberapa hari lalu, ada salah satu teman IG yang bertanya, "Kak, pernah nggak punya pengalaman dekat banget sama orang sampai kita anggap dia sahabat tapi setelah itu karena kesibukan masing-masing, kita jadi berjarak. Yang tadinya chat setiap saat, jadi chat cuma seminggu atau sebulan sekali saja. Kalau begitu, harus bagaimana?"

Well, kalau ditanya pernah ya pasti pernah. Sering malah ๐Ÿ˜‚ I mean, kenapa gue bilang sering karena gue bisa dibilang sering berinteraksi sama sohib-sohib gue. Bahkan sama teman-teman di IG pun cukup rutin. Tapi kalau gue lagi sibuk dengan hidup gue sendiri ya ada masanya dimana gue fokus dan mengurangi interaksi sehari-hari.

Dan gue yakin sih, teman dan sohib gue sama sibuknya dengan hidup mereka masing-masing ๐Ÿ˜ so, bukan berarti nggak ada interaksi setiap hari sama dengan berjarak atau hubungan jadi renggang dan nggak berteman maupun bersahabat lagi. Karena gue rasa, ikatan pertemanan dan persahabatan yang sudah terjalin nggak mungkin semudah itu juga terkikis ๐Ÿ˜†๐Ÿ‘Œ

Nah, kalau gue ditanya, "Harus bagaimana?" -- jujur, jawaban dari gue simple saja. Jangan dipikirkan dan jangan asumsi yang nggak-nggak ๐Ÿ˜„ kalau memang kangen sama mereka tinggal chat, tanya apa kabarnya dibanding berpikir, "Kok dia sekarang berubah ya? Jadi jarang chat gue. Padahal dulu setiap hari chat dari pagi siang malam." -- karena percuma juga asumsi kalau nggak ditanya ๐Ÿ˜‚

Dan jawaban ke dua dari gue adalah selalu berpikiran positif. Harus sadar dulu kalau teman atau sahabat kita juga punya kehidupannya sendiri jadi nggak melulu bisa berinteraksi sama kita selama berhari-hari, walau mungkin pernah ada masa dimana kita berinteraksi nonstop tapi pasti akan ada masanya juga kita break.

Gue pribadi bisa dibilang intensitas komunikasi ke sohib maupun teman pun banyak berubah. Misal jaman sekolah bisa tiap hari SMS-an, apalagi kalau gratis SMS 300-an ๐Ÿ˜‚ tapi sekarang? Seperlunya saja. Paling tanya kabar. Apakah doing well? Ada info menarik apa? Dan sejenisnya ๐Ÿ˜„ dan walaupun komunikasi gue nggak seintens jaman sekolah, bukan berarti persahabatan gue bubar ๐Ÿ˜†

Begitu juga dengan teman-teman IG misalnya. Ada yang sesekali DM dan berbincang cukup lama tapi setelah itu nggak kontakan sampai sebulan. Lalu kontakan lagi karena reaksi ke stories atau sekedar tanya kabar. Lantas apakah hubungan jadi buruk? Enggak kan HEHE ๐Ÿ˜ gue yakin semua teman IG pun dalam dunianya butuh break termasuk saat berinteraksi dengan sesama manusia dan itu lumrah~

Yang nggak lumrah adalah ketika teman kita butuh break dan tanpa melakukan kesalahan apa-apa langsung diasumsikan berjarak hanya karena komunikasi yang berkurang ๐Ÿ˜‚ in the end, hubungan antar manusia itu memang rumit dan yang dibutuhkan adalah saling pengertian serta pikiran positif. Plus turunkan eskpektasi dan hilangkan asumsi. Akhir kata, good luck and always be happy! ๐Ÿ’“
Long time no write in here, HEHE. Anyway, few days ago, there was one of my IG friend who asked, "Sis, do you have any experience being close with some people until we consider them as friends but because everyone's busy with their activities, we have become distant. We used to chat any time, but now only chat for a week or once a month. What should we do then?" ๐Ÿ’ฆ

Well, if you've asked, then the answer is, yes I do have many experience. Let say, often ๐Ÿ˜‚ I mean, why do I say often? Because I honestly (really) often having interaction with my close people (bestfriend, family, etc). Even I routinely interact with my IG friends. But if I'm busy with my own life, then there are times when I focus and reduce the intensity of my daily interactions with them.

And I'm sure, my friends also busy with their own lives, so it doesn't mean that there is no interaction every day equal with having distance in relationships or become not friends anymore. Because I think, the bonds of our friendship that have been settled since long time ago cannot be easily broken ๐Ÿ˜†๐Ÿ‘Œ

Now, if you asked me, "What should we do?" - frankly speaking, the answer from me is simple. Just don't think about it and don't assume anything ๐Ÿ˜„ if you really miss them, text them, and ask, "How are you?" instead of thinking, "Seems they are changing now. They rarely text. Although in the past, we used to text everyday from morning to night." -- I told you, it's useless if you only assume without ask ๐Ÿ˜‚

And the second answer from me is to always thinking positively. And we should aware that our friends also have their own lives, so they cannot only interact with us everyday, even though there may have been a time when we interacted nonstop (everyday text or call), but surely there will be a time when we need to break.

I personally could say that the intensity of my communication with my friends also changed a lot. For example, when we were student, we can texted every day. Especially when at that time we got free 300 texts ๐Ÿ˜‚ but now? We text each other only when it's necessary. Most occasionally, we text to ask about our life nowadays. Are we doing well? Is there interesting info? And so on ๐Ÿ˜„ and even though my communication with them isn't as intense as the school era, it doesn't mean my friendship with them broken ๐Ÿ˜†

Likewise with IG friends too. For example, I could DM and chat with them for quite a long time but after that, we do not contact for up to a month. Then we contact again either because of a reaction to their story or just asking some questions. So did our relationship get bad? No, right? HEHE ๐Ÿ˜ I'm sure all of my IG friends also need a break including when interacting with fellow friends and that's normal ~

What isn't normal is that when our friends need a break and without making any mistakes, we immediately assumed that there is distance due to the low intensity of communication between us. And the in the end, we should know that human relationships are indeed complicated and what we need to protect it is mutual understanding and positive thoughts. Plus lower expectations and NO MORE ASSUMPTIONS. Finally, good luck and always be happy! ๐Ÿ’“
์˜ค๋žซ๋™์•ˆ ์—ฌ๊ธฐ์— ๊ธ€์„ ์“ฐ์ง€ ์•Š์•˜๋„ค์š” ํ—คํ—ค. ๋ฉฐ์น  ์ „ "๋ฐ”์˜๊ณ  ๋ฉ€๋ฆฌ ๋–จ์–ด์ ธ์žˆ์ง€๋งŒ ์นœ๊ตฌ๋ผ๊ณ  ์ƒ๊ฐ๋  ๋งŒํผ ๊ฐ€๊น๊ฒŒ ์ง€๋‚ธ ๊ฒฝํ—˜์žˆ๋‚˜์š”. ์–ธ์ œ๋“  ์ฑ„ํŒ…ํ–ˆ์—ˆ์ง€๋งŒ ์ง€๊ธˆ์€ ์ผ์ฃผ์ผ์ด๋‚˜ ํ•œ๋‹ฌ์— ํ•œ๋ฒˆ ์ •๋„๋งŒ ์ฑ„ํŒ…ํ•ด์š” ๊ทธ๋Ÿฌ๋ฉด ์–ด๋–ป๊ฒŒ ํ•ด์•ผ ํ•˜๋‚˜์š”?" ๋ผ๊ณ  ๋ฌผ์–ด๋ณธ ์ธ์นœ์ด ์žˆ์—ˆ์–ด์š” ๐Ÿ’ฆ

๊ธ€์Ž„์š”. ๊ทธ๋ ‡๊ฒŒ ๋ฌผ์–ด๋ณด์‹ ๋‹ค๋ฉด ์ œ ๋Œ€๋‹ต์€ yes. ์ €๋„ ๊ทธ๋Ÿฐ ๊ฒฝํ—˜์ด ์žˆ์–ด์š”. ์ž์ฃผ๋ผ๊ณ  ํ•ด๋‘˜๊ฒŒ์š” ๐Ÿ˜‚ ์ œ๊ฐ€ ์™œ ์ž์ฃผ ๋งํ• ๊นŒ์š”? ๊ฐ€๊นŒ์šด ์‚ฌ๋žŒ๋“ค(์ ˆ์นœ,๊ฐ€์กฑ ๋“ฑ)๊ณผ ์ •๋ง๋กœ ์ž์ฃผ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ํ•˜๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š”. ์ธ์นœ๋“ค๊ณผ๋„ ์ผ์ƒ์ ์ธ ๊ต๋ฅ˜๋ฅผ ํ•ด์š”. ํ•˜์ง€๋งŒ ์ œ ์ž์‹ ์˜ ์‚ถ์ด ๋ฐ”์˜๋‹ค๋ฉด ์ง‘์ค‘ํ•˜๊ณ  ์‚ฌ๋žŒ๋“ค๊ณผ์˜ ๊ต๋ฅ˜๋ฅผ ์ค„์ด๋Š” ์‹œ๊ฐ„์€ ์žˆ์–ด์š”.

๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ œ ์นœ๊ตฌ๋“ค๋„ ์‚ถ์ด ๋ฐ”์˜๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์— ๋งค์ผ ๊ต๋ฅ˜๋ฅผ ํ•˜์ง€ ์•Š๋Š”๋‹ค๋Š”๊ฒŒ ๊ด€๊ณ„๊ฐ€ ๋ฉ€์–ด์ง€๊ฑฐ๋‚˜ ๋”์ด์ƒ ์นœ๊ตฌ๊ฐ€ ์•„๋‹ˆ๋ผ๋Š”๊ฑธ ์˜๋ฏธํ•˜์ง€๋Š” ์•Š์•„์š”. ์ œ์ƒ๊ฐ์— ์˜ค๋ž˜๋œ ์šฐ์ •์€ ์‰ฝ๊ฒŒ ๊นจ์ง€์ง€ ์•Š๊ธฐ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š” ๐Ÿ˜†๐Ÿ‘Œ

์ด์ œ ์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์ด "์ œ๊ฐ€ ๋ญ˜ํ•ด์•ผ ํ• ๊นŒ์š”?" ๋ผ๊ณ  ๋ฌผ์œผ์‹œ๋ฉด ์†”์งํžˆ ๋งํ•ด ์ œ ๋Œ€๋‹ต์€ ๊ฐ„๋‹จํ•ด์š”. ๊ทธ๋ƒฅ ๊ทธ๊ฒƒ์— ๋Œ€ํ•ด์„œ ์ƒ๊ฐํ•˜์ง€ ๋ง๊ณ  ์•„๋ฌด๊ฒƒ๋„ ๊ฐ€์ •ํ•˜์ง€ ๋งˆ์„ธ์š” ๐Ÿ˜„ ์ •๋ง ๊ทธ๋ฆฝ๋‹ค๋ฉด "๋ณ€ํ•œ๊ฑฐ๊ฐ™๋„ค. ์˜ˆ์ „์—๋Š” ๋งค์ผ ๋ฐค๋‚ฎ์œผ๋กœ ๋ฌธ์žํ–ˆ๋Š”๋ฐ ์š”์ฆ˜์€ ๋œธํ•˜๋„ค"๋ผ๊ณ  ์ƒ๊ฐํ•˜๋Š” ๋Œ€์‹  "์ž˜์ง€๋‚ด?" ํ•˜๊ณ  ๋ฌธ์ž๋ฅผ ๋ณด๋‚ด์„œ ๋ฌผ์–ด๋ณด์„ธ์š”. ๋ฌผ์–ด๋ณด์ง€ ์•Š๊ณ ํ•œ ๊ฐ€์ •์€ ์“ธ๋ชจ์—†๋Š” ๊ฑฐ๋ผ๊ณ  ๋ง์”€๋“œ๋ฆด๊ฒŒ์š” ๐Ÿ˜‚

๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ œ ๋‘ ๋ฒˆ์งธ ๋Œ€๋‹ต์€ ํ•ญ์ƒ ๊ธ์ •์ ์œผ๋กœ ์ƒ๊ฐํ•˜๋ผ๋Š” ๊ฑฐ์—์š”. ๊ทธ ์นœ๊ตฌ๋„ ์ž์‹ ์˜ ์‚ถ์„ ๊ฐ€์ง€๊ณ  ์žˆ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์•Œ๊ณ  ์žˆ์–ด์•ผํ•ด์š”. ๋งค์ผ ์šฐ๋ฆฌํ•˜๊ณ ๋งŒ ๊ต๋ฅ˜ํ•  ์ˆ˜๋Š” ์—†๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์— ๋…ผ์Šคํ†ฑ์œผ๋กœ ๊ต๋ฅ˜๋ฅผ ํ•˜๋‹ค๊ฐ€๋„ ์‰ฌ๋Š” ์‹œ๊ฐ„์ด ์žˆ์–ด์•ผ ํ• ๊ฑฐ์—์š”.

์ € ๊ฐœ์ธ์ ์œผ๋กœ๋„ ์นœ๊ตฌ๋“ค๊ณผ์˜ ์˜์‚ฌ์†Œํ†ต์ด ๋งŽ์ด ๋ณ€ํ–ˆ๋‹ค๊ณ  ๋งํ•  ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š”. ์˜ˆ๋ฅผ๋“ค์–ด ํ•™์ƒ์ด์—ˆ์„ ๋•Œ๋Š” ๋งค์ผ ๋ฌธ์ž๋ฅผ ์ฃผ๊ณ ๋ฐ›์•˜์–ด์š”. ํŠนํžˆ ๊ทธ๋•Œ๋Š” 300๊ฐœ์˜ ๋ฌด๋ฃŒ๋ฌธ์ž๋ฅผ ๋ฐ›์•˜์—ˆ์ฃ  ๐Ÿ˜‚ ํ•˜์ง€๋งŒ ์ง€๊ธˆ์€? ํ•„์š”ํ•  ๋•Œ ๋ฌธ์ž๋ฅผ ํ•ด์š”. ๋Œ€๋ถ€๋ถ„ ๋ฌธ์ž๋กœ ์š”์ฆ˜ ์ž˜ ์‚ฌ๋ƒ๊ณ  ๋ฌผ์–ด๋ด์š”. ์ž˜์ง€๋‚ด? ์š”์ฆ˜ ๋จธ ํฅ๋ฏธ๋กœ์šด๊ฑฐ ์žˆ์–ด? ๋“ฑ๋“ฑ์ด์š” ๐Ÿ˜„ ๋Œ€ํ™”๊ฐ€ ํ•™์ฐฝ์‹œ์ ˆ ๋งŒํผ ํ™œ๋ฐœํ•˜์ง€๋Š” ์•Š์ง€๋งŒ ์šฐ์ •์ด ๊นจ์ง„๊ฒƒ์€ ์•„๋‹ˆ์—์š” ๐Ÿ˜†

์ธ์นœ๋“ค๋„ ๋งˆ์ฐฌ๊ฐ€์ง€์—์š”. ์˜ˆ๋ฅผ๋“ค์–ด DM์œผ๋กœ ๊ฝค ์˜ค๋žซ๋™์•ˆ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ํ•  ์ˆ˜ ์žˆ์ง€๋งŒ ๊ทธ ๋‹ค์Œ์— ๋ช‡๋‹ฌ๊ฐ„ ์—ฐ๋ฝ์„ ์•ˆํ•ด์š”. ๊ทธ๋Ÿฌ๋‹ค๊ฐ€ ์ด์•ผ๊ธฐ๋‚˜ ์งˆ๋ฌธ๊ฑฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ์žˆ์œผ๋ฉด ๋‹ค์‹œ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ์‹œ์ž‘ํ•ด์š”. ๊ด€๊ณ„๊ฐ€ ๋‚˜๋น ์ง„๊ฑด๊ฐ€์š”? ์•„๋‹ˆ์ฃ ? ํ—คํ—ค ๐Ÿ˜ ์ €๋Š” ์ œ ๋ชจ๋“  ์ธ์นœ๋“ค ๋˜ํ•œ ํŒ”๋กœ์›Œ์™€์˜ ๊ต๋ฅ˜๋ฅผ ํฌํ•จํ•ด์„œ ํœด์‹์ด ํ•„์š”ํ•˜๋‹ค๊ณ  ํ™•์‹ ํ•ด์š” ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ทธ๊ฒŒ ์ผ๋ฐ˜์ ์ด์—์š” ~

์ผ๋ฐ˜์ ์ด์ง€ ์•Š์€๊ฒƒ์€ ์นœ๊ตฌ๊ฐ€ ํœด์‹์ด ํ•„์š”ํ•˜๊ณ  ์•„๋ฌด๋Ÿฐ ์‹ค์ˆ˜๋ฅผ ํ•˜์ง€ ์•Š์•˜์„ ๋•Œ ๊ฑฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ์ƒ๊ธฐ๊ณ  ๋‘˜ ์‚ฌ์ด๊ฐ€ ๋ฉ€์–ด์กŒ๋‹ค๊ณ  ์ถ”์ธกํ•˜๋Š” ๊ฑฐ์—์š”. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ฒฐ๊ตญ ์ธ๊ฐ„๊ด€๊ณ„๋Š” ๋ณต์žกํ•˜๊ณ  ๊ทธ๊ฒƒ์„ ๋ณดํ˜ธํ•˜๊ธฐ ์œ„ํ•ด์„œ ํ•„์š”ํ•œ ๊ฒƒ์€ ์ƒํ˜ธ ์ดํ•ด์™€ ๊ธ์ ์ ์ธ ์ƒ๊ฐ์ด๋ผ๋Š” ๊ฒƒ์„ ์•Œ์•„์•ผํ•ด์š”. ๊ฑฐ๊ธฐ์— ๋‚ฎ์€ ๊ธฐ๋Œ€์น˜ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  NO MORE ASSUMPTIONS. ํ•ญ์ƒ ํ–‰๋ณตํ•˜์‹œ๊ณ  ํ–‰์šด์„ ๋นŒ์–ด์š” ! ๐Ÿ’“

6 comments:

  1. Jika saya tidak berinteraksi dengan teman dekat di WA, ID, atau FB bukan berarti tidak menganggap mereka adam saya cuma sangat sibuk dengan keseharian.
    Jika saya tidak bisa ngobrol secara chat, bukan berarti tidak peduli, sesekali beri like atau komentar di status mereka yang kebetulan numpang lewat di beranda saya.
    Pada saat tertentu saya juga bisa sempatkan waktu untuk sekadar ngobrol atau menyapa secara chat. Itu jika tidak sibuk banget,
    Salam kenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba, salam kenal :D
      Terima kasih sudah berkunjung~

      Setuju mba, walau kita nggak berinteraksi bukan berarti nggak menganggap mereka ada karena pastinya kita punya kesibukan sendiri dengan keseharian kita :D

      Saya juga kebetulan kalau pas lagi santai suka kirim like atau reaction ketika melihat story atau status dan update teman di sosmed, karena sekarang era sosmed jadi lebih sering interaksi di sosmed ketimbang ketemu langsung :D

      Memang yang terpenting bagaimana kita mengatur waktu kita ya mba, kalau ada waktu untuk bertegur sapa baru deh chat atau call, hihi yang penting-penting sama-sama mengerti kesibukan personal diri kita dan rekan-rekan :D

      Delete
  2. Sayaaaaa banget hahaha.

    Kalau teman udah menikah, terutama perempuan, udah nggak ada waktu lagi deh rasanya buat diajak sekalipun cuman ngerumpi, atau memang teman perempuan saya sedikit kali ya.

    Tapi sama, saya kalau kangen teman ya chat, apalagi kalau punya kontaknya.
    Cuman saya memang nggak suka telpon-telponan, sementara hampir semua teman perempuan saya paling suka nelpon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, wajar kok mba, apalagi kalau sudah berumah tangga dan punya buntut, pasti sibuknya bukan main :D nggak akan sempat lagi bahkan hanya untuk merumpi 5 menit hihihi.

      Saya juga nggak begitu suka telepon, kalau nggak yang pentinggg banget baru saya mau telepon hehe selama masih bisa text lebih baik text, jadi ada waktu berpikir juga untuk menjawab hehe. Apalagi biasanya kalau sudah mulai telepon suka bingung bagaimana stopnya :D

      Delete
  3. Yap semua ada masanya, tapi bukan berarti mereka itu lupa, ngga mungkin sih lebih tepatnya.

    Setuju mba daripada mikir yang engga engga, kalau kita kangen ya mending langsung hubungin orangnya aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau lupa sih enggak kayaknya yaaa, cuma mungkin sudah nggak jadi prioritas saja hehehe. Dulu saat sekolah, bisa jadi sahabat adalah prioritas, tapi saat sudah berkeluarga, ya keluargalah yang jadi prioritas. Begituuuuu mungkin pemikiran kebanyakan orang :D

      Delete