Why Jeju, Korea? | CREAMENO

Why Jeju, Korea?


Mungkin kalau ada teman-teman yang baca profil singkat gue di sisi kanan blog ini, pasti tau kalau hidup gue diantara dua pulau yaitu Pulau Bali, Indonesia dan Pulau Jeju, Korea πŸ˜† kenapa Pulau Jeju, Korea? Well, ada sekian banyak alasan yang melatarbelakanginya. HEHEHE. Buat gue, Korea bukan hanya sekedar sebuah negara tapi sudah seperti rumah ke dua, karena gue betul-betul merasa nyaman selayaknya sedang di rumah ketika gue berada di Korea πŸ˜„

Namun dari begitu banyak kota di Korea, Pulau Jeju adalah area yang paling gue suka. Selain karena kedamaian dan ketenangannya, di Pulau Jeju juga gue merasa bisa istirahat dengan nyaman 😁 dan biasanya, gue bolak-balik antara Pulau Jeju dan Pulau Bali mengikuti jadwal cuaca HAHA. Kalau di Pulau Bali paling enak saat bulan Maret - Agustus, nah kalau di Pulau Jeju paling enak saat bulan September - Februari πŸ˜† karena pada bulan-bulan tersebut cuaca lagi super baik!

By the way, sama seperti Pulau Bali, Pulau Jeju ini memang lebih terkenal dengan keindahan alamnya. Bahkan shopping mall besar saja nggak ada, kalaupun ada itu nggak sebesar di mainland Seoul. Paling cuma sebatas E-Mart atau HomePlus (mirip sama Carefour di Indonesia). Jadi jangan harap bisa bergaul di mall ala anak hits metropolitan πŸ˜‚ tapi justru itu yang gue suka dari Pulau Jeju, Korea.

Gue suka Pulau Jeju karena jalannya besar dan nggak terlalu banyak kemacetan, pun karena udaranya sejuk dan segar. Gue suka Pulau Jeju karena semua serba teratur dan penuh PERATURAN, dan walau sebenarnya gue nggak begitu suka main ke alam dan lebih suka main ke kota tapi gue tetap bisa nyaman di Pulau Jeju, Korea πŸ˜† Gue suka Pulau Jeju karena di Pulau Jeju hidup seperti bergerak lambat seakan membiarkan gue untuk menikmati setiap detiknya. Memang semua nggak jauh beda sama Pulau Bali, makanya gue pilih Pulau Jeju dan Pulau Bali sebagai 'rumah' di hidup gue πŸ˜„

Kalau teman-teman, adakah tempat khusus yang disuka? 😍
Maybe if some of you read my short profile on the right side of this blog, surely you will know that I enjoy my life between Bali Island, Indonesia and Jeju Island, Korea πŸ˜† why Jeju Island, Korea? Well, there are so many reasons behind it. HEHE. For me, Korea is not just a country but already like a second home, because I really feel comfortable as if I were at home when I'm in Korea πŸ˜„

And from so many cities in Korea, I could say that Jeju Island is the area that I like the most. Aside from the peace and quiet life, I also feel that I can have a comfortable journey while I'm in Jeju Island 😁 and normally, I go back and forth between Jeju Island and Bali Island following the season HAHAHA. So, in my opinion, Bali would be best in March - August, and Jeju would be best in September - February πŸ˜† because in those months, the weather is super good!

By the way, same like Bali, Jeju is more famous for its natural beauty. Even a big shopping mall doesn't exist, meanwhile only the small shopping mall available and it's not as big as in mainland Seoul. Most of it just limited to E-Mart or HomePlus (similar with Carefour in Indonesia). So don't expect to be able to hang out like a metropolitan kid πŸ˜‚ however that's exactly what I like from Jeju Island, Korea.

I like Jeju Island because the roads are big and there isn't too much traffic, and I also like Jeju Island because the air is cool and fresh. I like Jeju Island because everything is organized and full of RULES, and even though I don't really like go into nature and prefer to visit cities, I can still be comfortable in Jeju Island πŸ˜† I like Jeju Island because the island allow me to enjoy every second of it. And honestly, everything is not much different from Bali Island, so that's why I chose Jeju Island and Bali Island as 'home' in my life.

How about you, is there a special place that you like? 😍
λΈ”λ‘œκ·Έ 우츑 ν”„λ‘œν•„μ„ μ½μœΌμ‹  뢄듀이라면 μ•„λ§ˆ μ œκ°€ Bali Island, Indonesia와 Jeju Island, Koreaλ₯Ό 즐기고 μžˆλ‹€λŠ”κ±Έ μ•„μ‹€κ±°μ—μš” πŸ˜† μ™œ ν•œκ΅­μ˜ μ œμ£Όλ„μΌκΉŒμš”? 음, κ·Έ λ’€μ—λŠ” μ—¬λŸ¬κ°€μ§€ μ΄μœ λ“€μ΄ μžˆμ–΄μš” ν—€ν—€. μ €μ—κ²Œ ν•œκ΅­μ€ λ‹¨μˆœν•œ λ‚˜λΌκ°€ μ•„λ‹ˆλΌ 제 2의 κ³ ν–₯이라고 ν•  수 μžˆμ–΄μš”. μ™œλƒν•˜λ©΄ ν•œκ΅­μ— μžˆμ„ λ•Œ μ§‘μ²˜λŸΌ νŽΈμ•ˆν•¨μ„ 느끼기 λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” πŸ˜„

그리고 ν•œκ΅­μ˜ λ§Žμ€ λ„μ‹œλ“€ μ€‘μ—μ„œ μ œμ£Όλ„λ₯Ό κ°€μž₯ μ’‹μ•„ν•œλ‹€κ³  λ§μ”€λ“œλ¦΄ 수 μžˆμ–΄μš”. 평화둭고 μ‘°μš©ν•œ μ‚Ά 외에도 μ œμ£Όλ„μ— 머무λ₯΄λŠ” λ™μ•ˆ νŽΈμ•ˆν•œ 여행을 ν•  수 μžˆλ‹€κ³  μƒκ°ν•΄μš” 😁 κ·Έλž˜μ„œ 보톡 μ œμ£Όμ™€ 발리λ₯Ό μ‹œμ¦Œλ³„λ‘œ μ˜€κ°€κ³  μžˆμ–΄μš” ν•˜ν•˜ν•˜ 제 생각에 λ°œλ¦¬λŠ” 3μ›”μ—μ„œ 8μ›”, μ œμ£ΌλŠ” 9μ›”μ—μ„œ 2월이 μ΅œκ³ μΈκ²ƒ κ°™μ•„μš” πŸ˜† 날씨가 μ΅œμƒμ΄κΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ§€μš”!

근데, λ°œλ¦¬μ™€ λ§ˆμ°¬κ°€μ§€λ‘œ μ œμ£Όλ„ μžμ—°μ˜ μ•„λ¦„λ‹€μ›€μœΌλ‘œ 유λͺ…ν•΄μš”. 심지어 큰 μ‡Όν•‘λͺ°λ„ μ—†κ³  μž‘μ€ μ‡Όν•‘λͺ°λ§Œ μ΄μš©ν•  수 μžˆμ–΄μš” 그리고 μ„œμšΈ λ³Έν† λ§ŒνΌ 크지도 μ•Šμ•„μš”. λŒ€λΆ€λΆ„ μ΄λ§ˆνŠΈλ‚˜ ν™ˆν”ŒλŸ¬μŠ€ 정도λ₯Ό μ΄μš©ν•  수 μžˆμ–΄μš”(μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ˜ 까λ₯΄ν”„와 λΉ„μŠ·ν•¨) κ·Έλž˜μ„œ λŒ€λ„μ‹œμ˜ μ•„μ΄λ“€μ²˜λŸΌ 놀 수 μžˆμ„ 것은 κΈ°λŒ€ν•˜μ§€ λ§ˆμ„Έμš” πŸ˜‚ ν•˜μ§€λ§Œ 그게 λ°”λ‘œ μ œκ°€ μ œμ£Όλ„λ₯Ό μ’‹μ•„ν•˜λŠ” μ΄μœ μ—μš”.

λ„λ‘œκ°€ 크고 ꡐ톡체증이 μ‹¬ν•˜μ§€ μ•Šμ•„μ„œ μ’‹μ•„μš”. 그리고 곡기가 맑고 κΉ¨λ—ν•΄μ„œ μ’‹μ•„μš”. 또 λͺ¨λ“ κ²ƒμ΄ μ‘°μ§ν™”λ˜μžˆκ³  κ·œμΉ™μœΌλ‘œ κ°€λ“μ°¨μžˆμ–΄μ„œ μ’‹μ•„μš”. 심지어 μžμ—°λ³΄λ‹€ λ„μ‹œμ— κ°€λŠ”κ±Έ μ’‹μ•„ν•˜μ§€λ§Œ μ œμ£Όμ—μ„œλŠ” νŽΈμ•ˆν•¨μ„ λŠκ»΄μš” πŸ˜† μ œμ£Όλ„λŠ” 맀 μˆœκ°„λ§ˆλ‹€ 즐길 수 있기 λ•Œλ¬Έμ— μ’‹μ•„μš”. 사싀 λ°œλ¦¬μ™€ 크게 λ‹€λ₯Όλ°”λŠ” μ—†μ–΄μš”. κ·Έλž˜μ„œ μ œκ°€ μ œμ£Όμ™€ 발리λ₯Ό '집'으둜 μ„ νƒν•œκ±°μ—μš”.

μ—¬λŸ¬λΆ„λ“€μ€ μ–΄λ– μ„Έμš”, νŠΉλ³„νžˆ μ’‹μ•„ν•˜λŠ” μž₯μ†Œκ°€ μžˆλ‚˜μš”?😍

8 comments:

  1. Waahhh yang selama ini cuman saya liat di Film atau Drakor hahaha.
    Tempat seperti itu perfect banget buat menikmati hidup, buat menikmati hari tua.

    Semoga nanti kalau umur panjang, saya bisa menghabiskan waktu di tempat yang damai.

    Kalau Bali sebenarnya bagus, cuman kalau buat jadi tempat tinggal entah mengapa saya kurang sreg, padahal sekarang banya banget ya, orang-orang terkenal yang memilih tinggal di Bali.

    Bahkan banyak bule yang memilih menghabiskan masa tuanya di Bali, sering banget liat berita tentang hal itu, bahkan sampai ada pengembang yang bikin hunian khusus pensiunan bule gitu di Bali.

    Sama dengan Jeju kayaknya, daerah yang paling pas untuk menikmati hidup.
    Cuman kalau untuk tinggal kayaknya enggak, mungkin karena saya punya ortu yang tinggal di pedesaan juga.

    Meski udah pensiun ogah ke kota, menikmati hari tua di desa, dan memang iya, di sana memang lebih fresh udaranya, dan hidup terasa lebih lambat ketimbang di kota :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaaa, sama seperti di Indonesia. Di Korea pun banyak yang pergi ke ibukota demi pekerjaan. Tapi ketika hari tua, banyak juga yang kembali ke desa demi memiliki kualitas hidup yang lebih baik dan demi kenyamanan :D

      Saya juga pilih Bali karena memang nyaman tinggal di Bali hihi, mungkin kalau pergi ke Bali sebagai turis nggak akan terlalu bisa merasakan kehidupan di Bali karena ketika jadi turis kan kita mainnya ke tempat-tempat mainstream seperti Kuta, Ubud, Seminyak, etc. Tapi kalau hidup ala lokal Bali yang bukan di tempat turis, sebenarnya nyaman sekali. Mungkin itu juga alasan banyak yang memilih untuk hari tua di Bali walau sebenarnya di manapun asal nyaman yaaa enak-enak saja sih :3

      Saya juga nggak mau pensiun di kota mbaaa, hahaha. Pasti stres sama kemacetannya. Better pensiun di desa yang pemandangannya indah, jadi bisa tenang. Selama nggak perlu naik gunung sih saya nggak masalah hahaha. Apalagi di Bali kalau di desanya itu udaranya sejuk. Di tengah tahun biasanya cuma kisaran 24 derajat dan anginnya dingiiiin walau mataharinya terang :D

      Semoga mba Rey bisa menikmati masa tua di tempat pilihan yaaaa, bersama keluarga tercinta. Di manapun itu asal sama keluarga pasti jadi indah <3

      Delete
  2. Aduuuuh hidupmu kayak hidup impian idaman para wanita masa kini yaaa jeng


    Aku mungkin akan bahagiaaaa sekali kalau bisa terwujud tinggal di pulau Dewata dan Jeju island secara hidupku emang penuh dengan bergaul sesama seniman, hobinya keluyuran liat lukisan dan bengong di alam terbuka hahhahaha

    Mana dong foto foto Jeju island nya kurang banyaaaak... Kutunggu ya tulisan lainnya tentang pulau Dewata dan Jeju island

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga termasuk yang suka menikmati seni mba, makanya suka sekali tinggal di Pulau Bali. Dan di Pulau Jeju sendiri termasuk banyak senimannya, dari seniman patung, lukis, mural, sampai seniman produk dan lain-lain :3

      Kalau mau baca tulisan soal Pulau Jeju bisa klik categories saya soal South Korea ya mba, di sana ada banyak tulisan soal pengalaman saya di Pulau Jeju, Korea :D<3

      Delete
  3. Miss, kalo post foto jangan cuma sebiji dua tiga biji dong hehe yg banyak sekalian gitu :D Foto2nya bagus2 deh. Anyway, Bali sekarnag bukannya banyak macet miss? Tingkat kriminalnya juga makin tinggi. Aku ikut grup2 bali di facebook tuh, tiap hari ada aja turis asing / lokal yg ngepost mereka dicopet lah, villanya dimasukin orang lah... ngeri. Kalo aku punya impian pingin tinggal di Surabaya aja sih karena sejak pertama kali ke Surabaya waktu masih kecil dulu udah suka sama suasana surabaya. Sekarang surabaya makin tertib (according to papa) ya aku main suka deh. Terakhir kali ke surabaya udah makin banyak mall dan yg bikin risih macet sana-sini. Ya aku berharap aja tingkat kemacetan ga menyaingi jakarta. Aku udah kepikiran mau nabung buat beli apartemen di sana biar deket sama eyang juga sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHAHA maapkaaan, soalnya kalau banyak itu kadang malas editnya, jadi saja cuma upload sebiji dua biji saat tema tulisan hanya sebatas daily stories :3 kalau Ran mau lihat yang banyak fotonya bisa buka tab traveling yaaaa HIHI.

      Bali dari dulu sudah macet Raaan, tapi ya hanya dibeberapa titik saja. Kalau di area saya nggak macet soalnya area saya bukan area turis. Nah kalau soal tingkat kriminalitas tergantung lokasi juga, dan tergantung kesempatan. Soalnya menurut saya kriminalitas itu bisa terjadi di mana saja :D

      Kebetulan di Bali pun banyak turis yang melakukan hal terlarang, dan itu cukup meresahkan warga lokal. Hopefully ke depannya nggak ada lagi hal-hal demikian ya Ran, mari doakan Bali untuk selalu aman. HEHE.

      By the way Surabaya juga enak kotanya, karena rapi dan tertib, tapi ya betul macet juga di mana-mana HAHAHA kayaknya di banyak kota besar di Indonesia itu rawan macet karena masih banyak dari kita lebih suka naik kendaraan pribadi. Semoga semakin bagusnya moda transportasi di Indonesia ke depannya bisa membuat Indonesia jauh dari macet. Amiiiin.

      Semangat menabung Ran! <3

      Delete
  4. Selain kampung halaman dan tempat tinggal saat ini, special place untuk saya adalah kota Madinah, KSA.
    soalnya pas Umroh, saya pernah disentil Allah lewat cara yang bener-bener gak terduga.

    Suatu pagi sekitar jam 7an gitu, matahari disana udah lumayan terik dna bikin silau. Saya lalu iseng nyeletuk bilang "buset dah, mataharinya panas bener hahah" dan ibu saya langsung negur saya katanya jangan asal ngomong kalo ditanah suci.

    Eh besoknya, selepas sholat shubuh saya seharian kedinginan mbak berasa dalem kulkas padahal setiap orang yang saya tanya mereka gak ngerasa dingin sama sekali.

    Gara-gara kejadian itu, saya sadar bahwa Allah tuh selalu ngawasin kita dan nyentil kita dengan cara yang amazing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampuuuun :O

      Ceritanya menarik sekali. Memang saya juga sering dengan soal cerita banyak keluarga kalau di sana harus jaga mulut dan sikap, dan jangan berbicara sembarangan. Tapi dari sana juga kita bisa belajar banyak soal kekuasaan Allah ya.

      Semoga one day, mba bisa kembali lagi ke tanah suci, bersama keluarga terkasih <3 dan bisa bertemu dengan special place yang mba sukai~ :D

      Delete