Heritage Tour | CREAMENO

Pages

Heritage Tour


Gue ini suka lihat bangunan, makanya gue prefer main ke kota daripada alam 😍 Dan waktu ke Phnom Penh beberapa waktu silam, gue memang nggak punya banyak waktu buat yalan-yalan ke tempat wisata ~ Alasan pertama karena gue suka duduk santai di cafe sambil menikmati interior bangunan, dan alasan ke dua, saat itu Phnom Penh lagi panas-panasnya, jadi gue yang gampang berkeringat ini berpikir panjang untuk ke luar 😂 hahahahahaha.

Lalu seperti biasa, gue iseng scroll KLOOK untuk cari ada yang seru nggak di Phnom Penh, dan ternyata, KLOOK punya Phnom Penh Heritage Tour sebagai salah satu paket yang ditawarkan 😍 Wah, tanpa pikir panjang langsung gue pesan heritage tour tersebut untuk keesokan harinya. By the way harga yang ditawarkan around IDR 310.000 (USD 22) / orang. Menurut gue lumayan affordable karena gue nggak perlu jalan kaki ke mana-mana 😝



Speaking of the tour itself, jadi kita diajak keliling kota Phnom Penh untuk menikmati bangunan peninggalan Perancis (bagi yang belum tau, Kamboja dulunya kolonial Perancis), plus beberapa bangunan peninggalan China dan bangunan khas Kamboja sendiri. Dan kita akan dibawa untuk melihat dua puluh bangunan bersejarah di Phnom Penh yang masih berdiri kokoh hingga detik ini ~ walau ada beberapa bangunan ternyata sedang dalam masa rekontruksi 😄

Ohya, pada tour yang gue pilih, kita fokusnya cuma untuk lihat-lihat bangunan, guys 😆 Duduk di mobil dan diantar dari satu bangunan ke bangunan lain sambil mendengarkan video penjelasan yang diputar pada sebuah tablet di depan kita. Bahasa pengantarnya juga banyak, jadi kita bisa pilih mau pakai bahasa Inggris, Jepang, China, Korea dan masih banyak lainnya 😁



Apakah kita akan turun untuk masuk setiap bangunan? Nope. Kita cuma duduk di mobil karena kebanyakan bangunan peninggalan sejarah tersebut sedang dibetulkan, tapi sejarahnya sendiri cukup membuat gue ternganga ~ Gue pribadi suka sih mendengarkan cerita sejarah seperti ini, dan membayangkan bagaimana orang pada masa itu hidup dan berada di bangunan ini 😆

Kalau teman-teman tipe turis pemalas macam gue yang nggak mau cape jalan panas-panasan, mungkin bisa coba Phnom Penh Heritage Tour dari KLOOK. Apalagi bagi yang suka sejarah bangunan tua. For the last, tour ini digawangi orang Perancis yang sudah lama di Phnom Penh. Beliau pelajari semua sejarah bangunan yang ada (especially peninggalan Perancis) lantas beliau ceritakan sejarah tersebut kepada kita melalui video interaktif. Me like it! 👌

10 comments:

  1. akupun ga kuaaaaat ama panasnya kamboja mba :D. trakhir ksana 2014 dan sampe jkt lgs sakit radang tenggorokna parah, saking debu dan panasnya :D.

    tp ga nyesel sih ke sana, krn dr awal aku memang pgn banget liat museum S21 dan killing field, secara aku suka semua yg berbau horor :p. tp kalo jalan2nya kayak kamu gini, akupun sukaaaa.hahahaha apalagi panas yeeee, ga kuat kalo hrs jalan kaki eksplor sana sini :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iya mba panas bangettt waktu saya ke sana. Banyak debu juga, untungnya nggak sampai radang tenggorokan karena sudah persiapan masker dan vitamin secukupnya :D

      Too bad, saya nggak mampir ke museum s21 dan killing field walau jaraknya dekat karena saya penakut orangnya ahuaha jadi nggak berani lihat yang seram-seram~

      Delete
  2. Oh wow, kita sama! Aku juga lebih suka eksplor kota daripada eksplor alam, kalo jalan sendiri. Setiap kota punya cerita, tapi kalau alam menurutku cuma gitu2 aja. Jadi cukuplah ke spot alam yang deket dengan kota yang lagi dieksplor atau memang keindahannya spektakuler.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, apalagi kalau jalan sendiri, saya nggak berani ke alam, takut kesasar hehehe. Dan memang lebih suka kota karena setiap kota pasti punya cerita (baik sejarah dan lain sebagainya) :D

      Tapi bukan berarti nggak suka alam, suka kok sama alam cuma memang bukan tipe yang bisa ke alam setiap kali liburan hehehe. Semoga suatu hari nanti bisa pas-pasan disuatu kota yaaaa :D

      Delete
  3. Terakhir aku bilang mau ke kamboja, tiba-tiba eyang yang duduk agak jauhan gak jadi budeg dan teriak, eh jangan ke kamboja... ada konflik, nanti kamu diculik. I should show her this post to make sure it's save.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak yang takut ke Kamboja karena adanya konflik di sana, tapi honestly untuk kotanya atau daerah wisatanya terbilang aman untuk turis mancanegara :D

      Jadi kalau Ran mau ke Kamboja, tenang saja, selama bisa jaga diri dan selalu waspada, semua akan aman :>

      Delete
  4. belajar sejarah dengan cara santuy nih ya
    asik juga wisata cuman duduk di kendaraan dan dijelasin bangunan bersejarah yang dilewati dan yang bikin kagum justru yang menggagas ide ini dari orang luar Kamboja nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Santuy dan malas memang beda tipis ya :"D

      Kebetulan pas ke sana lagi panas, makanya pilih naik kendaraan biar nggak ribet keliling ke banyak tempat. Tinggal duduk saja sambil belajar sejarah hihihi~

      Iyaaa mba, yang punya ide justru orang Perancis. Tapi memang sudah lama tinggal di Kamboja. Jadi beliau meriset bangunan-bangunan sejarah Perancis, dan cerita asal mulanya. Lalu diajarkan kembali sejarah itu ke orang-orang yang mengikuti tournya :D

      Delete
  5. kayaknya kalau cuaca diluar puanass, pilihan ikut tour kayak gini lebih nyaman deh. jadi kita ngak perlu turun namun kita tetap bisa jalan - jalan dan menambah pengetahuan, asal jangan sampai ketiduran ajah yah,hehehe.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan seru tapi minusnya cuma nggak masuk ke dalam tempat yang dituju jadi hanya duduk di mobil saja sambil lihat-lihat dan dengar sejarahnya 😁

      Untungnya nggak sampai ketiduran 🤭

      Delete