Primo Piazza | CREAMENO

Pages

Primo Piazza


Salah satu destinasi wisata di Khao Yai yang sangat ingin gue kunjungi adalah PRIMO PIAZZA ~ jadi Primo Piazza ini adalah tempat wisata yang mengambil tema pedesaan di Eropa. So, pas sampai di sana, yaaa rasanya memang seperti lagi di Eropa bukan di Thailand πŸ˜† Awalnya waktu baca review orang-orang, gue agak sangsi takut cuma bagus di foto doang eh aslinya zooooong alias nggak ada apa-apa. Tapi mumpung libur, gue pun tetap nekat berangkat ~ Hahaha.




By the way, Primo Piazza lokasinya sekitar 10 menitan dari Atta Lakeside tempat di mana gue menginap. Harga tiket masuk 200 THB atau IDR 80.000 dan harga tiket ini sudah sekaligus harga kasih makan Domba dan Alpaca yang ada di dalam 😍 Menurut gue, waktu paling tepat untuk datang ke Primo Piazza adalah saat pagi jelang siang, sekitar jam sepuluhan karena suhu udara saat itu masih dingin dan nyaman untuk duduk-duduk di halaman 😁





Ngomong-ngomong soal Primo Piazza, nggak begitu banyak yang bisa dilihat di dalam, karena isinya bangunan-bangunan ala Eropa dan beberapa restoran, serta halaman luas yang menyatu dengan kandang Domba dan Alpaca 😍 Gue rasa bangunan-bangunan itu sengaja di konsep ala eksterior perumahan Eropa namun dibiarkan kosong dalamnya, agak beda dengan Palio Piazza yang berisi pertokoan (nanti akan gue bahas di post terpisah) πŸ˜‰





Tapi biarpun begitu, gue senang bisa mampir Primo Piazza, karena suasananya membuat gue betah untuk duduk berlama-lama hanya demi lihat langit dan bukit-bukit di-kejauhan πŸ˜† Bahkan duduk saja bisa membuat gue merasa damai dan tenang, apalagi kalau gue bisa menikmati ice cream Gelato yang kebetulan dijual di sana πŸ˜‚ Ohya, menurut gue, tempat ini cakep untuk jadi lokasi foto-foto prewed bagi teman-teman yang suka konsep ala ala Eropa.

So, bagaimana? Teman-teman mau ke Primo juga? πŸ˜‰

PRIMO PIAZZA
200/2 ΰΈ«ΰΈ‘ู่ΰΈ—ี่ 10 Mu Si, Khao Yai
Pak Chong District, Nakhon Ratchasima
30130, Thailand - [ +66 44 009 900 ]

8 comments:

  1. Wow, bersih banget yaaaa. Bebas dari pedagang asongan. Tertib. My heart breaks every time I visit Museum Fatahillah. Engga apa-apa sih jualan, tapi ya bisa jaga kebersihan juga 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Super bersih, mungkin karena bisnis swasta jadi dipantau langsung oleh pemiliknya dan memang nggak ada pedagang asongan kalau di Primo Piazza :D

      Nah kalau di Jakarta, termasuk museum Fatahillah mungkin banyak pedagang dan kurang dijaga kebersihannya karena nggak dipantau langsung setiap harinya. Tapi kita bisa mulai dari diri kita sendiri untuk nggak buang sampah sembarangan :>

      Delete
  2. Selalu suka dengan postingan di sini. Tentang ceritanya, juga tentang foto-fotonya. Kece banget Kak !

    Ngeliat fotonya jadi pingin bisa berkunjung ke sana. Semoga suatu hari punya kesempatan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ewa, thank you so much sudah berkunjung ke sini hehe. Dan terima kasih sudah menikmati setiap cerita yang ada di sini :3

      Semoga one day Ewa bisa berkunjung ke Primo Piazza~ :>

      Delete
  3. Duh bukit-nya kelihatan banget indahnya....?

    ReplyDelete
  4. Hi! First timer visiting your blog here. EnchantΓ©!
    Ternyata ini di Thailand, toh! Kirain di Italia soalnya namanya Primo Piazza. Jadi inget La Piazza di Kelapa Gading, bisa ke sana udah seneng banget karena konsep mallnya terbuka. Tiap pagi saat di Jakut jogging ke taman jogging trus tinggal nyebrang udah nyampe La Piazza. Ke La Piazza aja udah seneng, apalagi kalau bisa ke Primo Piazza ini di Thailand. Suasananya Eropa banget emang, kalau foto-foto di sana, bisa dikira fotonya lagi di Italia, ya? :D
    Sayang banget dibiarin kosong bangunannya kayak tempat abandonned atau gimmick aja gitu, padahal dijadikan blok-blok penginapan seru juga hihihi. Itu pemandangan di belakangnya ada gunung indah banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Intan, salam kenal, terima kasih kunjungannya 😍

      Iya, ini di Thailand, hihihi, di Indonesia sendiri sudah banyak area wisata dengan tema bangunan tuscany Eropa, tapi saya nggak ingat di mana, pernah baca tulisan teman lainnya πŸ™ˆ hehehe. Nah iya, kayaknya La Piazza nggak jauh beda 😁

      Mungkin kalau nggak kasih info sedang di Thailand, yang lihat akan berpikir mba sedang di Eropa πŸ˜† Memang sangat disayangkan, dalamnya nggak dimaksimalkan. Padahal bisa jadi penginapan, mana bangunannya besar-besar, seru kayaknya kalau jadi penginapan dengan aneka restoran 😍

      Dan seperti yang mba Intan bilang, gunungnya indah, plus mereka punya taman yang sangat luas, mungkin karena itu anak-anak suka ke sana 😁

      Delete