Ancient Town Hoi An | CREAMENO

Pages

Ancient Town Hoi An


Pada hari ke tiga di Da Nang, gue berkesempatan untuk berkunjung ke Ancient Town Hoi An, salah satu kota tua di Da Nang yang juga merupakan Warisan Budaya Dunia UNESCO ๐Ÿ˜„ dari Da Nang ke Hoi An ditempuh dalam waktu 45 menit menggunakan mobil yang gue sewa dari KLOOK~ dan berhubung banyak review dari orang-orang bilang kalau Hoi An pada siang hari itu panas, maka gue memutuskan untuk pergi ke Hoi An dari jam 8 pagi biar mataharinya juga masih nggak terlalu menyengat ๐Ÿ˜‚ dan setibanya di Hoi An, gue langsung beli tiket masuk seharga 120.000 VND / orang ๐Ÿ˜‰
On my third day in Da Nang, I had the opportunity to visit Ancient Town Hoi An, one of the very old cities in Da Nang which is also a part of UNESCO World Heritage Culture ๐Ÿ˜„ from Da Nang to Hoi An took 45 minutes by car, and as usual, I booked the car from KLOOK ~ and since I read a lot of reviews from people, "Hoi An during the day is really hot!" -- so, I decided to visit Hoi An from 8am, wishing the sun will be more friendly ๐Ÿ˜‚ and when I arrived in Hoi An, I immediately bought a ticket with the price 120,000 VND / person ๐Ÿ˜‰
Da Nang 3์ผ์ฐจ ์—ฌํ–‰์— ๋งค์šฐ ์˜ค๋ž˜๋œ ๋„์‹œ ์ค‘ ํ•˜๋‚˜์ด์ž ์œ ๋„ค์Šค์ฝ” ์„ธ๊ณ„ ๋ฌธํ™” ์œ ์‚ฐ์— ๋“ฑ์žฌ๋œ Ancient Town Hoi An์— ๊ฐ€๋ดค์–ด์š” ๐Ÿ˜„ Da Nang์—์„œ Hoi An๊นŒ์ง€๋Š” ํ‰์†Œ์™€ ๊ฐ™์ด KLOOK ๋žœํŠธ๋ฅผ ์ด์šฉํ•ด์„œ 45๋ถ„์ •๋„ ๊ฑธ๋ ธ์–ด์š”~ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  "Hoi An ๋‚ฎ์˜ ๋‚ ์”จ๋Š” ๋”์›Œ์š”!"๋ผ๋Š” ๋งŽ์€ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์˜ ๋ฆฌ๋ทฐ๋ฅผ ๋ณด๊ณ ๋Š”, ํƒœ์–‘์„ ํ”ผํ•˜๊ณ  ์‹ถ์–ด์„œ ์˜ค์ „ 8์‹œ์— ๊ฐ€๊ธฐ๋กœ ๊ฒฐ์ • ํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜‚๊ทธ๋ฆฌ๊ณ ๋Š” Hoi An์— ๋„์ฐฉํ–ˆ๊ณ . ๋ฐ”๋กœ 120,000 VND(1์ธ)์„ ์ฃผ๊ณ  ํ‹ฐ์ผ“์„ ์ƒ€์–ด์š” ๐Ÿ˜‰



Tiket ini berguna untuk kita yang mau masuk ke museum-museum maupun rumah-rumah peninggalan bangsa China pada jaman dulu yang mana masih ditempati oleh generasi berikutnya ๐Ÿ˜ jujur guys, walau masih jam 8 pagi, matahari di Hoi An sudah terasa seperti di atas kepala, PANAS BANGETTTTS! Gue sampai basah kuyup karena keringat ๐Ÿ˜‚ jadi yang mau ke Hoi An, gue ingatkan untuk bawa topi dan kipas plus pakai sunblock biar kulit nggak terbakar~
The ticket can use for those of you who want to go to museums and inherited houses from China's family in the past which are still occupied by the next generation ๐Ÿ˜ honestly guys, even though it was 8 o'clock in the morning, the sun felt like over my head, SUPERRR HOT! I got soaked with my sweat ๐Ÿ˜‚ so for those who wants to go to Hoi An, I remind you to bring a hat and mini-fan plus apply your sunblock as much as possible, so your skin doesn't burn ~
ํ‹ฐ์ผ“์€ ๋ฐ•๋ฌผ๊ด€์— ์ž…์žฅํ•˜๊ฑฐ๋‚˜ ์˜ค๋ž˜๋œ ์ค‘๊ตญ์‹ ๊ฐ€์ •์ง‘์„ ๋ฐฉ๋ฌธํ•˜๋Š”๋ฐ ์‚ฌ์šฉํ•  ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜์‚ฌ์‹ค ์˜ค์ „ 8์‹œ์˜€์ง€๋งŒ ํƒœ์–‘์ด ๋‚ด๋ฆฌ์ฌ์„œ ๋จธ๋ฆฌ๊ฐ€ ํƒ€๋“ค์–ด๊ฐˆ ์ •๋„์˜€์–ด์š”! ๋•€์œผ๋กœ ํ ๋ป‘์ –์—ˆ์ฃ  ๐Ÿ˜‚๊ทธ๋ž˜์„œ Hoi An์— ๊ฐ€์‹œ๋Š” ๋ถ„๋“ค์€ ๊ผญ ๋ชจ์ž์™€ ๋ฏธ๋‹ˆ์„ ํ’๊ธฐ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์„ ๋ธ”๋ก์„ ํ• ์ˆ˜์žˆ๋Š”ํ•œ ์ฑ™๊ฒจ๊ฐ€์…”์•ผ ์‚ด์ด ํƒ€๋Š”๊ฑธ ๋ง‰์„ ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š” ~




Di Hoi An, gue cuma jalan-jalan dari satu gang ke gang lainnya dan sempat mampir ke coffee shop juga untuk berteduh dari panas sambil makan spring roll seperti biasa ๐Ÿ˜† ohya, selain restoran maupun cafe, di Hoi An juga banyak toko kerajinan yang mayoritas menjual produk kulit (dari mulai sepatu, tas dan lain sebagainya)~ too bad, gue nggak begitu lama di sana karena panasnya membuat gue sakit kepala, jadi gue pulang ke hotel setelah satu jam puas berjalan-jalan ๐Ÿ˜‚ however, bagi teman-teman yang bertanya 'worth it apa nggak?' jawabannya, worth it bangatsss kakak!
In Hoi An, I just walked from one alley to another alley and had a great time when I stopped by the coffee shop to take a rest while eating spring roll as usual ๐Ÿ˜† and yes, besides restaurants also cafes, in Hoi An there are many craft shops that sell leather products (from shoes, bags and so on) ~ however, I didn't visit much shops because the sun-heat made me headache, so I went back to hotel after an hour of walking around ๐Ÿ˜‚ Albeit, for friends who asked 'it was worth it or not?' the answer is, 'yes, really worth it dear!'
Hoi An์—์„œ ํ•œ๊ณจ๋ชฉ ๋ถ€ํ„ฐ ๋‹ค๋ฅธ ๊ณจ๋ชฉ๊นŒ์ง€ ๊ฑธ์–ด ํ‰์†Œ์ฒ˜๋Ÿผ ์ปคํ”ผ์™€ ์Šคํ”„๋ง ๋กค์„ ๋จน์„ ๋•Œ ์ฆ๊ฑฐ์› ์–ด์š” ๐Ÿ˜†๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๋ ˆ์Šคํ† ๋ž‘๊ณผ ์นดํŽ˜ ์™ธ์—๋„ ๊ณต์˜ˆํ’ˆ ๊ฐ€๊ฒŒ๊ฐ€ ์žˆ์—ˆ๋Š”๋ฐ ๋งŽ์€ ๊ฐ€์ฃฝ์ œํ’ˆ(์‹ ๋ฐœ, ๊ฐ€๋ฐฉ ๋“ฑ๋“ฑ)๋„ ํŒ”๊ณ  ์žˆ์—ˆ์–ด์š”~ ํ•˜์ง€๋งŒ ํƒœ์–‘์—ด์— ๋จธ๋ฆฌ๊ฐ€ ์•„ํŒŒ์„œ ๋ฐฉ๋ฌธ์€ ํ•˜์ง€ ์•Š์•˜๊ณ  ํ•œ์‹œ๊ฐ„ ์ •๋„ ๊ฑท๋‹ค๊ฐ€ ํ˜ธํ…”๋กœ ๋Œ์•„์™”์–ด์š” ๐Ÿ˜‚๊ทธ๋Ÿผ์—๋„ ๋ถˆ๊ตฌํ•˜๊ณ  '๊ฐ€๋ณผ ๊ฐ€์น˜๊ฐ€ ์žˆ๋Š๋ƒ?'๊ณ  ๋ฌผ์œผ์‹ ๋‹ค๋ฉด '๊ฐ€์น˜๊ฐ€ ์žˆ๋‹ค!'๋ผ๊ณ  ๋งํ•  ๊ฑฐ์—์š”



Tapi mungkin akan lebih baik kalau datang pas sore jelang sunset, karena suasananya akan lebih hangat dan ketika lampu-lampu lampion sudah dinyalakan, jalanan di Hoi An akan berubah lebih indah HEHE walau menurut gue datang siang juga nggak kalah indahnya ๐Ÿ˜ jadi silakan pilih jam kedatangan sesuai selera, dan yang pasti di Ancient Town Hoi An ada banyak background untuk foto OOTD Instagram HAHA karena kemarin pun gue lihat banyak orang sampai bawa tas besar untuk photoshot di sana ๐Ÿ˜†
Anyway, in my opinion, it would be better if you come around 4pm before sunset, because the atmosphere will be more good and when the lanterns are turned on, the streets in Hoi An will become more beautiful HEHE even though based on my experienced, came in the morning also no less beautiful ๐Ÿ˜ so please choose your arrival time accordingly, and certainly in Ancient Town Hoi An there are lots of backgrounds for doing OOTD -- HAHA because last time, I saw many people carrying large photoshot bags in there ๐Ÿ˜†
์–ด์จŒ๋“  ๊ธธ๊ฐ€์— ๋“ฑ๋ถˆ์ด ์ผœ์ง€๋ฉด ๋ถ„์œ„๊ธฐ๊ฐ€ ์ข‹์•„์ง€๊ณ  ์•„๋ฆ„๋‹ค์›Œ์งˆ ๊ฒƒ์ด๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์— ํ•ด๊ฐ€ ์ง€๊ธฐ ์ „ ์˜คํ›„ 4์‹œ์ฏค ๊ฐ„๋‹ค๋ฉด ๋” ์ข‹์„ ๊ฒƒ ๊ฐ™์•„์š” ํ—คํ—ค ์ œ ๊ฒฝํ—˜์œผ๋กœ ๋ดค์„ ๋•Œ ์•„์นจ์—๋Š” ์ข€ ๋œ ์˜ˆ์œ๊ฑฐ๊ฐ™์•„์š” ๐Ÿ˜ ๊ทธ๋Ÿฌ๋‹ˆ ๋„์ฐฉ์‹œ๊ฐ„์„ ์‹ ์ค‘ํ•˜๊ฒŒ ์„ ํƒํ•˜์‹œ๊ธธ ๋ฐ”๋ž˜์š”. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  Ancient Town Hoi An์—๋Š” OOTD๋ฅผ ์œ„ํ•œ ๋ฐฐ๊ฒฝ์ด ๋งŽ์ด ์žˆ์–ด์š” - ํ•˜ํ•˜ํ•˜ ๊ฐˆ์•„์ž…์„ ์˜ท์„ ํฐ ๊ฐ€๋ฐฉ์— ๋„ฃ์–ด๋‹ค๋‹ˆ๋Š” ๊ฑธ ๋งŽ์ด ๋ดค๊ฑฐ๋“ ์š” ๐Ÿ˜†

18 comments:

  1. Jadi sempat beli sepatu apa tas, Mbak? Hahahaha

    ((Mungkin kalau aku gitu, tertarik belanja ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ))

    Takjub, saat baca sambil bayangin kepanasan tapi padahal jam masih pagi. Mungkin rasanya kaya kampung halamanku, di Malang. Panasnya kaya diubun-ubun tapi kalau malam dingin. Maklum daerah pegunungan.

    Jadi, aku yg belum faham ini satu tiket bisa buat masuk banyak museum, artinya semua ada dalam satu kompleks yang hanya terpisah dari gang ke gang, ya?

    Aku ga nyangkah sih, kalau Vietnam seseruh ini. Pantesan, aku pernah ada client doi mirip bangey ama John Lenon cerita invest di Vietnam di perusahaan hospitality ternyata Karena Vietnam emang banyak kota wisata, ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nggak belanja apa-apa mba hahaha, soalnya saya kalau trip pasti cuma bawa cabin luggage jadi nggak ada tempat untuk bawa belanjaan :D biar nggak cape juga hihi~

      Memang waktu saya datang itu pas kebetulan lagi summer jadi puanasss banget. Semisal mba mau ke Vietnam, datang pas akhir atau awal tahun saja mba, akan lebih sejuk. Apalagi Hanoi dan Sa Pa, akhir tahun suhunya lumayan rendah bisa sentuh belasan atau under 10 derajat :>

      Ohya soal tiket, itu bisa untuk banyak museum. Dan museumnya itu ada di komplek Ancient Hoi An ini~ Kompleknya besar, ada banyak gang. Isinya rumah-rumah jaman kuno, resto, toko, dan berbagai macam museum. Ada yang museum peninggalan rumah orang jaman dulu, terus museum sejarah, beda-beda, tapi buanyaaak banget pilihannya. Hehehe. Sebenarnya bisa puas seharian di Hoi An apalagi kalau sewa sepeda :D

      Mong-ngomong soal investasi di Vietnam, memang banyak foreigner investasi di sana karena perkembangan Vietnam as country salah satu yang signifikan dari segi businessnya mba. Bahkan termasuk yang bersaing sama Indonesia untuk ekspor wooden material~ geliat pariwisatanya juga merata, mereka nggak hanya fokus di satu kota saja, tapi hampir semua kota dari Selatan ke Utara itu ada titik-titik wisatanya. That's why banyak juga turis yang rela trip selatan ke utara di Vietnam (termasuk saya) :3

      Delete
    2. Berapa hari ini bisa selesai nge-trip di Vietnam kalau aku baca ceritanya ini seminggu ga cukup, uhuk uhuk....Stamina memang okay, dikau Mbak!

      Kalau export kayu ini, btw... kualitas kayu dari sana terbilang lebih bagus karena di sana masih banyak, Indonesia hampir punah. Yang ada maksa aja jadi kering dengan oven, maksa warna alami dengan proses kimiawi, hahaha.

      Delete
    3. Ahuahaha, total saya di Vietnam itu 12 harian kurang lebih mba. Tambah sama hari kedatangan dan kepulangan (flight in-out) jadi 14 harian hihi. Terlalu banyak yang ingin dilihat di Vietnam sebenarnya :P honestly saya sempat sakit juga, lebih seperti kelelahan jadi saya banyak breaknya :D

      Kayu dari Vietnam yang paling banyak di-ekspor itu yang tipe pine wood mba. Dan yang beli rata-rata negara yang memang suka minimalis or skandi design hehehe. Kalau Indonesia mungkin beberapa kayu sudah mulai punah, tapi sebenarnya Indonesia sendiri untuk tipe kayu tertentu masih megang banget. Cuma memang era sekarang, customer lebih suka yang minimalis kali ya. Jadi furnitur dari kayu jati dan teman-temannya hanya bisa dibeli oleh orang yang memang suka saja :D

      Padahal Indonesia juga produksi pine wood dan rubber wood yang nggak kalah bagus. Cuma mungkin dari segi pengiriman dari Vietnam costnya lebih murah daripada pengiriman dari Indonesia. Meski harga produk di Indonesia sangat bersaing. Well, nilai cost kirim itu juga sepertinya yang jadi alasan beberapa customer ambil dari Vietnam :>

      Delete
  2. Wah, baru jam 8 pagi saja udah panas sekali ya, apalagi pas jam 12 siang.

    Berarti kalo ke Hoi An enakan sore ya mbak, lebih adem hawanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau datang tengah tahun, saat summer, enaknya sore mas Agus. Karena lebih sejuk, bisa sambil tunggu sunset :D

      Nah, kalau datang saat akhir atau awal tahun, itu masuk musim dingin di Vietnam meski nggak ada salju hehe. Tapi suhu udaranya cukup rendah, then Mas Agus bisa datang dari pagi kalau berniat jalan-jalan sepanjang hari, atau naik sepeda keliling Hoi An :>

      Delete
  3. Hahaha sepertinya dilema kalau jalan-jalan di negara (sub)tropis ya gini, klo dingin ya duingin banget, kalau panas ya panasnya kebangetan.

    Pas ke Vietnam tahun 2017 lalu juga selalu kemringet. Pengennya segera mandi aja. Tapi berhubung waktunya terbatas ya akhirnya diterabas aja, jalan sana-sini yang penting pakai topi dan minum air putih yang banyak biar gak kena headstroke :)

    Btw, entah kenapa, jalan ke mana-mana aman aja begitu jalan di Vietnam kok sering tersesat. Gak tau kenapa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nggak ada setengah-setengahnya hahahaha. Tapi saya better dingin daripada panas, seenggaknya kalau dingin masih bisa lilit-lilit badan pakai jaket dan tetap nyaman. Kalau panas, mau kipasan juga tetap berkeringat :D

      Saya di Vietnam itu terlalu panasnya sampai pakai topi, bawa kipas, minum air pun nggak mempan. Alhasil saya setiap hari pasti ke luar masuk cafe demi pakai AC hahahaha. Jebol kantong saya meski di Vietnam apa-apa murah, tetap saja keseringan masuk cafe jadi banyak juga pengeluarannya :<

      Waduh kok bisa tersesat? Karena betul-betul jalan mengikuti ke mana kaki melangkah? Hihi. Saya so far belum pernah tersesat selama di Vietnam juga aman-aman saja. Apa mungkin karena saya cuma main ke tempat-tempat mainstream yang memang sudah gampang dicarinya ya :?

      However, meski tersesat yang penting tetap sampai rumah dengan selamat kan? Hehehe. Edisi tersesatnya bisa jadi sebuah cerita :P

      Delete
    2. Iya, edisi Vietnam belum ditulis sih. Nanti setelah Turki selesai palingan.

      Mungkin karena kota-kota di Vietnam mostly kota tua dengan bangunan lama, jalan-jalannya sempit macam gang, jadi kesannya kayak sama atau serupa gitu. Akhirnya solusinya nandain suatu bangunan, nanti harus lewat situ lagi, biar bisa kembali ke hotel. Ribet ye hahaha :)

      Delete
    3. Nggak sabar mau baca edisi Vietnamnya, lately banyak yang barengan saya bercerita soal trip ke Vietnam. Senang baca pengalaman teman-teman semua, padahal negara tujuannya sama tapi ceritanya beda-beda. Jadi tau insight baru yang nggak pernah saya dapatkan sebelumnya :D

      Waahaha betul sih, memang jalanan di Vietnam sama semua, saya juga kadang merasa ini sudah pernah dilewati belum ya, kok sama dengan yang kemarin :D untungnya nggak sampai tersesat, thanks to Google maps or GRAB car :3

      Delete
  4. Wooww! Fantastis.๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    Meski masih kawasan Asia ternyata Hoi an ada perbedaannya yaa dengan Thailand. Meski cuacanya sedikit extrim diVietnam. Sepertinya Hoi an bah syurga belanja yang menarik.๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    Setahu saya mata uang Vietnam lebih kecil dari Indonesia, Jadi bisa belanja blenjong puas deh kalau kesana.๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mata uang Vietnam hampir dua kali lipat mata uang Indonesia. Tapi sebenarnya kalau di-convert ke rupiah pun harga-harga makanan di Vietnam nggak jauh beda sama di Indonesia :D

      Masih sama-sama murah :>

      Delete
  5. Waktu ke Vietnam dulu aku sekitar dec, suhunya sejuk. Kayaknya kalo ksana lagi, aku bakalan sekitar dec lagi :D. Ga bakal kuat Ama panasnya kalo sdg musim kemarau :D. Baru HCMC doang yg aku datangin mba. Tp ttp pengenlah utk visit kota2 lain di vietnam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di Ho Chi Minh bulan desember sejuk tapi masih agak panas mba. Yang dingin dan enaaak banget suhunya yang di Ha Noi atau Sa Pa. Nanti kalau mba ada kesempatan kembali ke Vietnam akhir tahun, coba mampir ke Ha Noi dan Sa Pa ya, mbaaa :D

      Delete
  6. Emang bagusnya jangan datang pagi kalau mau menghindari panas terik matahari :D

    Saya besar di Buton, yang mataharinya nggak nyantai banget, ampun panas banget, makanya saya udah familier ama jam-jam panas.
    Di Surabaya juga sama panassss banget.

    Jadi, kalau mau ke mana-mana enakan setelah matahari condong ke barat aja, di atas pukul 1 gitu, meski tetap panas, tapi cenderung hangat nggak membakar kayak sinar matahari menjelang tengah hari.

    kayaknya memang di sana lebih panas lagi ya, tapi menarik banget tempatnya, woorrttthh it banget mah kalau liat fotonya dan baca ceritanya hihihi.

    Cuman yang membingungkan memang, kalau pagi itu cenderung lebih bagus buat foto-foto ketimbang sore, kecuali di edit sih, sore juga nggak kalah ama pagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah ke Buton, jadi nggak tau panasnya seperti apa. Tapi saya sering ke Surabaya dan tau puanasnya nggak kira-kira mba hahaha. Saya rasa, panasnya Vietnam ini sebelas dua belas sama Surabaya. Yang 'nyelekit' di kulit :D

      Nah itu dia permasalahannya, saya suka foto pagi karena sinar mataharinya masih bagus untuk lighting natural. Sebenarnya siang jam 2 juga oke sih, cuma matahari pagi itu memang mahal sepertinya jadi mau nggak mau meski panas ditancap juga :P

      Saya suka juga matahari sore, tapi birunya langit agak susah didapat kecuali diedit dengan niat. Masalahnya saya mau edit itu butuh mood dan waktu yang lama. Takut bisa 10 tahun lagi ceritanya baru tayang hahaha :>

      Delete
  7. Tiket yang kamu beli itu maksudnya tiket terusan? Kamu bulan apa sih ke sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang tau itu tiket terusan atau bukan. Tapi di dalam tiket itu ada list tempat-tempat yang bisa kita kunjungi dan memang hanya bisa masuk kalau punya tiket ๐Ÿ˜

      Ke saya sekitar September - Oktober hehehe. Masih lumayan panas di Da Nang, dan kota besar lain (Ho Chi Minh City dan Ha Noi). Tapi di Sa Pa sudah lumayan dingin waktu itu 10-14 derajat. Pagi dingin, siang agak hangat, sore hujan, malam dingin lagi. On repeat ๐Ÿคฃ

      Delete