Random Stories | CREAMENO

Pages

Random Stories


Setiap kali baca cerita teman-teman saat pusing mengurus visa, pasti ada satu dua orang teman yang bilang, "Beruntungnya orang Korea, paspornya termasuk paling kuat di dunia. Jadi bisa ke mana-mana bebas tanpa masalah." 😂 well, memang benar, paspor Korea itu termasuk yang terkuat setelah Jepang, means nomor dua paling kuat di dunia (orang Korea bisa masuk 191 negara tanpa visa). Dan saat orang Indonesia mau ke mana-mana perlu bayar visa plus submit dokumen super banyak, orang Korea nggak perlu semuanya.
Tapi, apakah orang Korea selalu nggak punya hambatan?
Jangan salaaah, karena kenyataannya, orang Korea pun menghadapi beberapa hambatan yang mungkin nggak dihadapi oleh orang Indonesia 😂 seenggaknya berdasarkan pengalaman gue pribadi yaaa. AHAHA. Contoh, seperti post gue soal Cambodia sebelumnya, gue bilang disitu kalau orang Korea perlu bayar visa untuk masuk Cambodia sebesar USD 30 per-30 hari kunjungan, sedangkan orang Indonesia dapat gratis visa kunjungan ke Cambodia 😁

Yang ke dua, berhubung gue lagi bahas trip Vietnam, sekalian saja gue mau cerita pengalaman nggak enak yang dialami oleh soulmate gue yang notabene orang Korea ketika berlibur bersama gue ke Vietnam 😁 jadi, Vietnam itu adalah salah satu negara yang disukai oleh orang Korea entah untuk berlibur atau untuk bekerja. Alhasil jadi banyak orang Korea bertebaran di Vietnam, bahkan sampai ada Korean Town di sana karena memang segitu banyaknyaaaa~

Nah, karena itu juga, setiap kali kami mau ke Vietnam, pasti mate gue akan dapat banyak pertanyaan, dari mulai counter check-in bandara, sampai imigrasi Vietnam, dan saat akan ke luar dari Vietnam pun juga akan ditanya-tanya. Padahal gue yang perginya sama mate gue nggak pernah ditanya apa-apa 😂✌ dan ini bukan cuma sekali lho kawan, tapi berkali-kali setiap kali ke Vietnam even saat transit doang!

Dari situ gue mulai merasa, kalau orang Korea sama saja seperti orang Indonesia. Ada masa di mana punya pengalaman nggak enak ketika berurusan dengan birokrasi negara orang 😁 Selain karena fakta juga bahwa Korea sebagai negara dengan tingkat kekuatan paspor tertinggi di dunia ini cuma dapat visa gratis ke Vietnam selama 15 harian, while biasanya orang Korea selalu dapat banyak visa gratis dari negara lain bahkan ada yang sampai 90 harian 😂
Kok bisaaaa? Tanya kenapaaaa.. 😶
Mungkin beginilah jawabannya. Sama seperti orang Indonesia yang sukaaaa banget sama Korea dan mau berlibur ke Korea, orang Korea pun gue rasa suka banget juga sama Vietnam dan mau berlibur ke Vietnam. Dan karena membludaknya turis in general, alhasil pekerja asing pun juga semakin banyak. Gue nggak tau sih, sebanyak apa, tapi memang pekerja asing ini selalu menjadi issue bagi warga lokal maupun sebuah negara. Apalagi yang ditakutkan kalau pekerja asingnya ilegal, bisa-bisa semakin stres negara dibuatnya 😁

That's why, kemarin saat Korean embassy kasih biaya gratis visa ke Korea selama 3 bulan, pengajuan visa turis ke Korea meningkat pesat. Tapi berbanding lurus juga dengan penolakan yang banyak. Alhasil, banyak orang Indonesia jadi kesal dan marah. Especially yang niatnya cuma mau liburan tapi dikira mau cari kerja di sana 😁 ini juga yang dirasakan mate gue ketika ke Vietnam, dia marah dan kapok sampai bilang nggak akan mau lagi berkunjung ke Vietnam.

However, in the end, kita nggak akan bisa berbuat apa-apa selain mengikhlaskan semuanya. So, bagi yang merasa kalau punya paspor kuat hidup akan selalu nikmat, bisa jadi nggak 100% benar meski gue akui memang lebih menyenangkan punya paspor yang kuat daripada lemah karena nggak perlu bayar urusan visa. Tapi nggak selamanya, perjalanan mereka semudah yang kita kira. Karena gue percaya, sekuat apapun paspornya, pasti akan tetap ada hambatannya 😁✌
Every time I read a story from my friends when they feel dizzy dealing with visas, there must be one or two of my friends who said, "Luckily for Korean people, their passports are among the most powerful in the world. So they can go anywhere without problems." 😂 well, it is true, that Korean passports are among the strongest after Japan, meaning the number two most powerful in the world (Koreans can enter 191 countries without a visa). And when Indonesians want to go everywhere, Indonesians need to pay for a visa plus submit super-large documents, Koreans don't need everything.
But, do Korean people always have no obstacles?
Umm, I could say 'not always', because in reality, even Koreans face a number of obstacles that Indonesian people may not face - at least based on my personal experience. AHAHA. For example, like my post about Cambodia before, I said that Korean people need to pay a visa to enter Cambodia for USD 30 per 30-days visit, while Indonesians can get a free visa for a visit to Cambodia 😁

Secondly, since at these moment, I writing about my Vietnam's trip, I also want to tell some of my soulmate's experience who is actually a Korean while on vacation with me to Vietnam few times 😁 so, frankly speaking, Vietnam is one of the countries favored by Koreans whether for vacation or for work. And as a result, there are too many Korean people around Vietnam, even there are some Korean Towns in Vietnam because (really!) a lot of Korean visit Vietnam ~

And, because of that, every time my mate want to go to Vietnam, my mate will certainly got asked many questions, from the airport check-in counter, to Vietnamese immigration, and when he want to leave Vietnam, he also got some questions. Meanwhile I was there with him, they never asked any questions to me 😂✌ and these was not just once, but every time we visit Vietnam even during transit! Ehyu.

Since then, I began to feel that Koreans (as strong passport holders) are just same with Indonesians. There will always be a time when they also have a bad experience when dealing with the bureaucracy of others. Apart from the fact that South Korea has the highest level of passport strength in the world, Koreans only get free visa to enter Vietnam for 15 days, while usually from other countries, Koreans always get lots of free visas which there are even up to 90 days 😂
How come? Ask why... 😶
Maybe this is the answer. Just like Indonesians who love Korea and want to go on trip to Korea, I also think that Koreans like Vietnam and want to go on trip to Vietnam. And because of the tourists explosion in general, the number of foreign workers has also increased. I don't know how much, but this foreign worker thingy has always been an issue for local and government. Especially if the foreign workers are illegal, then they more likely will make the country stressed.

That's why, last time when Korean embassy gave free visa payment to Korea for 3 months, the application for a tourist visa to Korea increased rapidly. But at the same time, there were too many rejections. As a result, a lot of Indonesians become upset and angry. Especially those whose intentions were just going on vacation but got rejected with the suspect of wanting to find work in Korea 😁 this was also what my mate felt when we went to Vietnam, he was angry and said that he would never want to visit Vietnam again.

Hmm yeah, in the end, we cannot do anything if it happened and just let everything go 😄 So, for those who think that having a strong passport, will makes life always be good, I guess it might not be 100% correct, although I admit it is more fun to have a strong passport than a weak one because we don't have to pay for visa matters. However, we should know, their journey (even with strong passport) also not as easy as we thought. Because I believe, no matter how strong the passport is, there will definitely be obstacles 😁✌
Korean translate: Coming soon! 😄👌

12 comments:

  1. Iyaa benar juga sih, sekuat apa pun paspornya, kadang randomly orang-orang juga akan dihadapkan dengan masalah imigrasi yang ribet, buang energi. Berarti itu kira-kira orang Vietnam nya was-was kalau ada turis Korea datang bakal buat nyari pekerjaan kali ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Always :D

      Mau sekuat apapun paspornya, atau sebanyak apapun uangnya, tetap pasti sekali dua kali pernah juga menghadapi masalah imigrasi dan perintilannya. Hehehe.

      Mungkin disitu juga seni dari sebuah perjalanan, bisa membuat kita belajar banyak termasuk belajar bersabar kalau segala sesuatu nggak selalu sesuai harapan :P

      Kalau soal alasan pastinya apa, saya kurang tau, cuma memang banyak Korean berlibur dan kerja / hidup juga di Vietnam. Means, nggak beda dengan negara lainnya yang selalu punya issue pada pekerja asing, maybe ada ketakutan dari orang-orang lokal kalau lahan pekerjaan mereka diambil oleh asing (which is di Vietnam ini, sangkut pautnya ke Koreans) :D

      Delete
  2. Ternyata sama aja ya kak, meskipun tempat tujuannya berbeda. Yang sama tuh pengalaman rasanya 🤭🤭. Bikin kezel dan marah plus kecewa gitu. Hehehe..

    Setiap orang dari berbagai negara mungkin pernah mengalami hal yang sama ketika mengunjungi tempat lainnya. Bikin Kezel, tapi kadang gak bikin kapok. Hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama saja mba Evva :D

      Even untuk pemegang paspor USA pun pasti mereka juga menghadapi masalah yang mungkin pelik menurut standar mereka hehehe~ ujung-ujungnya memang pasti buat marah dan kesal, saya pikir setiap perjalanan pasti ada saja cerita yang membuat perjalanan itu semakin hidup rasanya :P

      Semoga nggak buat kapok mba karena perjalanan kalau terlalu smooth juga nggak akan seru hehehehe :> tapi saya tetap berharap, obstacles-nya nggak yang sampai membuat sakit kepala atau emosi jiwa :3

      Delete
  3. Aku faham sekarang kenapa di Drama Keluarga KBS "Unasked Family" ada Trang yang imigran Vietnam fasih berbahsa Korea karena dia kenal dengan I Nam warga Korea berimigrasi ke Vietnam sebelumnya.

    Tapi, tetap seru ya Mbak pegagng paspor yg eligible masuk tanpa visa ke banyak negara. Beneran bisa masuk ke 191 negara itu minimal rasanya hookaayyy banget di jiwa dan raga, hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada banyak sekali mba, Koreans yang berimigrasi ke Vietnam. Alasan paling mendasar karena biaya hidup di Vietnam jauh lebih murah daripada di Korea, dan karena cuaca yang lebih stabil (tropis) jadi mereka lebih suka :D

      Beberapa kenalan juga prefer di Vietnam karena negaranya masih baru dalam tahap pembangunan, jadi untuk business lebih menjanjikan daripada Korea yang sudah terlalu maju (alhasil persaingan lebih berat) hehe.

      Cuma in the end, memang paling enak pegang paspor kuat seperti Jepang atau Korea (dan Singapore juga), karena ke mana-mana nggak perlu visa hahaha. Saat saya pusing urus visa ini itu, mate saya nggak pernah sekalipun memikirkan urusan pervisaan. Mana kadang takut juga kan kalau visa ditolak, uang hilang :">

      Delete
    2. Semenjak menikah dan ada anak ini aku belum pernah jalan-jalan ke luar negeri, baru bulan depan mau ke Maldive itu pun urusan kerjaan, hahaha.

      Tapi, bantu urusin visa sering. Ada kegembiraan tersendiri saat yang dibikinin SS email dan bilang "VISA" ku approved, hahaha.

      Delete
    3. Waaaooow Maldives :D
      Walau untuk urusan kerja, jangan lupa have fun ya mba~

      By the way, urus visa itu memang suka buat deg-degan sendiri, jadi kalau sampai berhasil approve, rasanya bahagia setinggi langit :P

      Delete
  4. Ibarat kata jadi kayak tukeran ya, korea bagi indonesia kayak vietnam bagi korea #hadeuw bahasa ku ribet wkwkwk

    Ternyata aku perhatikan dikau banyak berpetualan di banyak negara ya mb, sekarang berarti keliling asia tenggarakah ?soalnya baru kemarin aku baca thailand hihi
    #syenangnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang lebih seperti itu adanya :3

      Tapi orang Indonesia di Korea masih nggak sebanyak orang Korea di Vietnam mba~ Koreans di Vietnam itu banyak banget sampai-sampai setiap belokan pasti ketemu Koreans (lebay yaaaa hahaha) :D

      Keliling ASEAN dan negara-negara lainnya itu sudah agak lama mba, cuma saya baru buat blog ini tengah tahun 2019 kemarin tapi sebenarnya perjalanannya sudah dari beberapa tahun terakhir. Hehehe. Niatnya mau merangkum semua perjalanan yang sudah saya lakukan tapi ternyata susah juga mau update semua ceritanya, karena kadang malas edit fotonya, terus lupa-lupa ingat ceritanya :/ hihihi.

      Eniho, terima kasih sudah selalu mampir ya mba <3

      Delete
  5. Gak ada yang sempurna ya, karena dunia ini ya dihuni orang beragam hahaha.

    Dan entah mengapa jadinya kok dibuat sama gitu, kayak orang Indonesia suka banget Korsel, eh orang sana suka banget Vietnam.

    Dan mungkin saking banyaknya orang Korea di sana, pemerintah Vietnam jadi lebih ketat lagi menyikapi kedatangan mereka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba :D

      Sama seperti pemerintah Korsel yang memperketat kunjungan orang Indonesia, dengan salah satu alasan karena banyaknya pekerja dari Indonesia yang masuk ke Korsel :D

      Memang issue pekerja asing baik legal maupun ilegal selalu menjadi momok berbagai negara. Cuma mungkin bedanya tiap negara menghadapi tenaga asing dari negara yang berbeda-beda :3

      Delete