Sa Pa I'm in Love | CREAMENO

Pages

Sa Pa I'm in Love




Judulnya mantap nggak, tuh? ๐Ÿ˜‚ Jujur, gue jatuh cinta sama Sa Pa, dan gue punya pengalaman menyenangkan di Sa Pa ~ Rasa-rasanya, gue ingin kembali ke Sa Pa lebih lama karena kemarin hanya 4 hari saja ๐Ÿ˜… Hehehe. Kalau dipikir, Sa Pa itu kota kecil dan terlalu kecilnya hanya butuh 1 hari keliling. Tapi karena tujuan gue untuk chill, gue jadi seperti dapat re-charge gratis ๐Ÿ˜†
Is the title great, eh? ๐Ÿ˜‚ To be honest, I fell in love with Sa Pa, and I had a lot of fun experiences while in Sa Pa. It feels like, I want to go back to Sa Pa, for a longer time because last time I only stay for 4 days ๐Ÿ˜… hehehe. Come to think of it, Sa Pa is a small town and it's too small so it just takes 1 day to get around. But, because I came to relax, so I feel like I got free re-charge ๐Ÿ˜†
์ œ๋ชฉ์ด ์ข‹๋‚˜์š”? ๐Ÿ˜‚ ์†”์งํžˆ ๋งํ•ด ์ €๋Š” ์‚ฌํŒŒ์— ๋ฐ˜ํ–ˆ๊ณ  ์‚ฌํŒŒ์— ์žˆ๋Š” ๋™์•ˆ์— ์žฌ๋ฏธ์žˆ๋Š” ์‹œ๊ฐ„์„ ๋ณด๋ƒˆ์–ด์š”. 4์ผ๋ฐ–์— ๋จธ๋ฌด๋ฅด์ง€ ์•Š์•„์„œ ์‚ฌํŒŒ๋กœ ๋Œ์•„๊ฐ€ ์ข€ ๋” ๋จธ๋ฌด๋ฅด๊ณ  ์‹ถ์„ ์ •๋„์—์š” ๐Ÿ˜… ํ—คํ—ค ~ ์ƒ๊ฐํ•ด๋ณด์„ธ์š”. ์‚ฌํŒŒ๋Š” ์ž‘์€ ๋„์‹œ๊ณ  ๋„ˆ๋ฌด ์ž‘์•„์„œ ํ•˜๋ฃจ๋ฉด ๋‹ค ๋‘˜๋Ÿฌ๋ณผ ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š”. ํ•˜์ง€๋งŒ ์ €๋Š” ์•„๋งˆ๋„ ์‚ฌํŒŒ์—์„œ ๋งˆ์Œ์„ ๊ฐ€๋ผ์•‰ํžˆ๊ณ  ์ฐจ๋ถ„ํ•ด์ ธ์„œ ์žฌ์ถฉ์ „์„ ํ•  ์ˆ˜ ์žˆ์—ˆ๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ผ๊ฑฐ์—์š” ๐Ÿ˜†


Susah untuk gue jabarkan dengan kata-kata, tapi suasana di Sa Pa terasa mempesona ๐Ÿ˜๐Ÿ’• Dan perasaan itu membuat hati gue damai, tenang, dan penuh rasa syukur atas hidup yang gue punya ๐Ÿ™ˆ Gue merasa jatuh cinta lagi, pada Sa Pa, dan pada semua kenangan indah ketika gue melangkahkan kaki gue di sana ๐Ÿ˜† Ahhhh, pokoknya one day, gue harus balik ke Sa Pa!
It's hard to describe, but the atmosphere somehow enchanting ๐Ÿ˜๐Ÿ’• And that feeling makes my heart peaceful, calm, and grateful for the life I have ๐Ÿ™ˆ I fell in love again, with Sa Pa, and all the good memories when I set my foot in Sa Pa ๐Ÿ˜† Ahhhh, I wish one day, I can go back to Sa Pa!
๋ง๋กœ๋Š” ์„ค๋ช…ํ•˜๊ธฐ ํž˜๋“ค์–ด์š”, ํ•˜์ง€๋งŒ ์‚ฌํŒŒ์˜ ์–ด๋– ํ•œ ๋ถ„์œ„๊ธฐ๋Š” ๋งˆ๋ฒ•์ฒ˜๋Ÿผ ๋งคํ˜น์ ์ด์—์š” ๐Ÿ˜‚ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ทธ ๋Š๋‚Œ์€ ์ œ๊ฐ€ ๊ฐ€์ง„ ์‚ถ์—๋Œ€ํ•ด ํ‰ํ™”๋กญ๊ณ  ์ฐจ๋ถ„ํ•˜๊ณ  ๊ฐ์‚ฌํ•˜๊ฒŒ ๋งŒ๋“ค์–ด์š”. ์‚ฌํŒŒ์™€ ์‚ฌ๋ž‘์— ๋น ์ง„๊ฑฐ์ฃ . ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์‚ฌํŒŒ์— ๋ฐœ์„ ๋”›์—ˆ์„ ๋•Œ ๋ถ€ํ„ฐ ์ข‹์€ ๊ธฐ์–ต์œผ๋กœ ๋‚จ์•„์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜ Ahhh, ์–ธ์  ๊ฐ€ ๋‹ค์‹œํ•œ๋ฒˆ ๊ฐˆ ์ˆ˜ ์žˆ์—ˆ์œผ๋ฉด!



Eniho, gue juga suka suasana malam di Sa Pa. Mungkin karena penuh warna, terasa lebih hidup daripada siang ๐Ÿ˜† Bisa jadi karena orang-orang mulai kumpul di tempat makan setelah seharian puas jalan-jalan, dan di tempat makan seperti cafe dan restoran~lah, gue bisa dapatkan suasana malam yang gue suka ๐Ÿ˜„๐Ÿ‘ Senang rasanya bisa memperhatikan orang-orang, ada yang datang bersama keluarga, pasangan maupun sahabat baik mereka ๐Ÿ˜ hehehehe.
I also like night atmosphere in Sa Pa. Maybe because of many colors, it feels alive than the day. People started to gather after sightseeing at places such as cafes, coffee shops and restaurants, and I could get the night ambience I like ๐Ÿ˜„ It was nice to be able to pay attention to the people around me, who come with their family, partner or good friend ๐Ÿ˜
์ œ๊ฐ€ ์‚ฌํŒŒ์˜ ๋ฐค ๋ถ„์œ„๊ธฐ๋„ ์ข‹์•„ํ•ด์š”. ์•„๋งˆ ์ƒ‰์œผ๋กœ ๊ฐ€๋“์ฐจ ์žˆ์–ด์„œ ๋‚ฎ๋ณด๋‹ค ๋” ์ƒ๋™๊ฐ์žˆ๊ฒŒ ๋Š๊ปด์ง€๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ผ๊ฑฐ์—์š”. ํ•˜๋ฃจ์ข…์ผ ๊ด€๊ด‘ํ•œ ํ›„์— ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์ด ๋ชจ์ด๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์„ ์ˆ˜๋„ ์žˆ์–ด์š”. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์นดํŽ˜๋‚˜ ์‹๋‹น๊ฐ™์€ ์žฅ์†Œ์—์„œ๋„ ์ œ๊ฐ€ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๋ฐค ๋ถ„์œ„๊ธฐ๋ฅผ ๋Š๋‚„ ์ˆ˜ ์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜„ ๊ฐ€์กฑ, ํŒŒํŠธ๋„ˆ ํ˜น์€ ์นœ๊ตฌ๋“ค๊ณผ ์˜จ ์ฃผ์œ„ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์„ ๋ณด๋Š” ๊ฒƒ ๋˜ํ•œ ์ข‹์•˜์–ด์š” ๐Ÿ˜




Cafe Le~Gecko favorit gue pun penuh dengan muda-mudi berwajah bahagia ๐Ÿ˜ Termasuk gue, menikmati musik Perancis klasik yang diputar dengan pengeras suara. Waaaah, kalau musiknya sudah bahasa Perancis, gue cuma bisa angkat bendera menyerah. Siapa yang bisa tahan untuk nggak jatuh cinta dalam suasana yang demikian? ๐Ÿ˜‚ Pada akhirnya, gue pun menikmati rasa itu, jatuh cinta berkali-kali ๐Ÿ’“ Semua thanks to Sa Pa. See you again, Sa Pa!
My favorite cafe Le~Gecko was really full of happy-faced people ๐Ÿ˜ Including me, who enjoyed French classical music played on loudspeaker. Well, if the music from French, I will just raise the flag to surrender. Who can stand to not fall in love in such an ambience? ๐Ÿ˜‚ In the end, I enjoyed the feeling, falling in love for so many times ๐Ÿ’“ It's all thanks to Sa Pa. See you again, Sa Pa!
์ œ๊ฐ€ ๊ฐ€์žฅ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” Le~Gecko ์นดํŽ˜๋Š” ํ–‰๋ณตํ•œ ์–ผ๊ตด์„ ํ•œ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค๋กœ ๊ฐ€๋“์ฐจ์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜✌ ์ปค๋‹ค๋ž€ ์Šคํ”ผ์ปค์—์„œ ํ˜๋Ÿฌ๋‚˜์˜ค๋Š” ํ”„๋ž‘์Šค ํด๋ž˜์‹ ์Œ์•…์„ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ์ €๋ฅผ ํฌํ•จํ•ด์„œ์š”. ๊ทธ๋Ÿฐ ๋ถ„์œ„๊ธฐ์—์„œ ๋ˆ„๊ฐ€ ์‚ฌ๋ž‘์— ๋น ์ง€์ง€ ์•Š์„ ์ˆ˜ ์žˆ์„๊นŒ์š”? ๐Ÿ˜‚ ๊ฒฐ๊ตญ์ €๋Š” ์—ฌ๋Ÿฌ๋ฒˆ ์‚ฌ๋ž‘์— ๋น ์ง€๋Š” ๋Š๋‚Œ์ด์—ˆ์–ด์š” ๐Ÿ’“ ๋ชจ๋‘๋‹ค ์‚ฌํŒŒ ๋•๋ถ„์ด์—์š”, ๋‹ค์‹œ๋งŒ๋‚˜์š” ์‚ฌํŒŒ!

18 comments:

  1. Ciyee, kata2 terakhirnya romantis banget. Kirain bakal ngucapin makasih ke soulmatenya, ternyata ke Sa Pa, hahaha.

    Lihat dari foto2nya aja udah bikin seneng. Suasana malam, dingin, dan musik romantis.Klop dah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, saya terima kasih ke Sa Pa karena sudah kasih saya pengalaman berharga :D feel content ketika di Sa Pa, dan itu bahagia rasanya~

      Saya kalau musiknya sudah lagu-lagu Perancis, angkat bendera putih mba hahahahaha. Entah kenapa lagu Perancis itu magis banget, apalagi bahasa Perancis kan kedengarannya sexy :P nah, lagu Perancis, ditambah suasana dingin, dan lampu warna-warni, langsung KO sayaaa. Nggak bisa begini :)))

      Delete
  2. Hiks
    Selepas baca postingan sebelumnya baca ini aku malah ga bisa merangkai kata buat drop komen.

    Hanya mau bilang aja kalau suka sekali dengan gambar-gambar yang diambil. Aku pribadi kalau jalan belum tentu bisa mabil gambar. Kalau bawa kamera sama suami kami saling rebutan untuk gandeng Zafa biar ga kebagian dokumentasi, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak apa-apa mba, kalau sedang nggak bisa jangan dipaksakan :3 maaf ya, post sebelumnya kalau buat syedih~

      Kebanyakan gambar yang saya ambil itu pakai handphone mba, soalnya malas bawa kamera. Beratttt~ hahaha. Dan saya tipe yang jeprat-jepret sambil jalan. Baru nanti sesampainya di hotel di-check lagi apa saja yang sudah saya jepret sebelumnya. Kalau bagus saya sortir, kalau ada yang jelek or blur langsung saya hapus. Hehe. Saya jarang jeprat-jepret berkali-kali di satu posisi jadi sedapatnya saja :D

      Delete
    2. Mirip motoin anak, buat dapat 1 gamabr bagus entah berapa jepretan hahaha.
      Itulah makanya foto bayi mahal :D

      Delete
    3. Wiiih kalau foto anak-anak memang susah mba, gerak terus mereka, kadang moodnya juga berubah ubah :))) salut sama yang berhasil menangkap moment bahagia anak-anak.

      Jadi makesense ya mba kalau mahal :P

      Delete
  3. Sa Pa, kirain saya itu judulnya Siapa I'm in love. Mungkin efek ngantuk karena tanggal tua ngga ada cemilan..๐Ÿ˜‚

    Itu hasil fotonya bagus banget, pake kamera hp apa DSLR mbak?

    Tapi emang betul sih, kalo malam itu suasananya disini juga lebih hidup, kalo siang disini sepi.

    Suasananya disini lebih hidup karena sebelah rumah saya kuburan umum mbak...๐Ÿ˜ฑ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai kamera handphone untuk foto-foto yang di atas, kebetulan sedang malas bawa DSLR karena berat :d

      Oh, rumahnya di samping kuburan umum, mas? Semoga nggak ada gangguan yaaa. Kalaupun mereka lebih hidup saat malam, anggap saja mereka juga butuh hiburan :>

      Delete
    2. True. Sapa is quite magical. It lures you to stay a bit longer, but sadly, as you're just passing by, you have to go somewhere else.

      I love walking on the shore of Lake Sapa in the morning or in the afternoon, gazing at the mountains afar, or houses lining up to the horizon.

      People say during winter, January or February, there will be patches of ice covering the mountains and the streets of Sapa like that of Dieng. It must be really cold tho.

      Delete
    3. Sa Pa Lake also one of my favorite~ walking around it was so peaceful, and I had a good memory with it :>

      As you know, Sa Pa really famous as place with 4 seasons a day. Due to extreme changing weather everyday. So, I'm not surprise if the area really cold sometimes :D

      Delete
  4. Sa Pa ini semacam Ubud atau Magelang. Kalau di Flores macam Nagekeo atau Ruteng. Dari pusat kota (yang agak besar) memang jauh. Perjalanannya melelahkan, tapi begitu sampai sana memang bikin betah buat tinggal sejenak.

    Duh kalau ngebayanginnya lagi harus naik bus malem dari Hanoi, a big NO deh hahaha :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Ubud sama Magelang dari pusat kota masih dekat mas, mungkin 1 jam sampai. Kalau Sa Pa butuh 5 jam, beuuuh capenya jangan ditanya. Untung naik bus, coba kalau kereta, 10 jam baru sampai mungkin ya :))

      Saya prefer bus pagi daripada malam, soalnya bisa dapat pemandangan cantik di sepanjang perjalanan dan saya selalu berpikir kalau bus malam itu menyetirnya lumayan menantang, sedangkan yang pagi lebih smooth saja. However, banyak yang ambil bus malam biar nggak perlu menginap di Sa Pa, rata-rata yang 1 day trip seperti salah satu teman saya. Hehehe. Berhubung saya memang mau stay agak lama, makanya ambil yang pagi :D

      Delete
  5. Entah mengapa, feel damai dari postingan sebelumnya nyambung di sini.
    Mungkin karena udaranya juga kali ya.

    kalau saya mencintai suatu daerah itu yang sejuknya dulu.
    Nggak suka daerah panas soalnya, mending dingin, meski juga nggak tahan dingin hahaha.

    Btw, suasana sehabis hujan juga asyik, malam-malam abis hujan reda, asal nggak becek aja sih.

    Ya ampun, saya banyak maunya, makanya di rumah mulu, nggak pernah traveling saking ribet sendiri.

    Atau mungkin kelamaan di rumah, nggak pernah traveling, jadinya menua jadi orang ribet hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sepertinya tipe orang yang bisa merasa damai kalau udaranya dingin mba hahahaha, jadi mungkin feel damainya terasa karena udaranya juga :3

      Sama dong kita mbaaa, better dingin daripada panas. Kalau dingin masih bisa pakai coat, padding atau jaket. Kalau panas meski mau kipasan pasti tetap panas. Jadi susah menikmati perjalanan. Padahal kita lahir di negara panas :)))

      Di Sa Pa lumayan ekstrim pergantian cuacanya mba, kadang pagi dingin, siang panas, sore hujan, nanti malam dingin lagi. Jadi harus selalu sedia payung, apalagi kalau datang setelah musim hujan di tengah tahun :D

      Hahaahah bisa saja mba Rey, nggak ribet koook, saya juga begitu, banyak maunya :))) makanya dibilang teman-teman atau keluarga saya, kalau saya ini pemalas dan nggak adventurous :P yaaa, kita sih cuma mau nyaman kan mba sebenarnya :>

      Delete
  6. suasnanya adem ya.. jelas aja bikin hati damai dan tenang.

    kayaknya suasana kayak gitu cucok untuk nulis/ngeblog deh, adem, tenang, bikin ide-ide ngalir begitu aja. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adem bingits mbaaa :D

      Paling enak duduk di cafe sambil tulis blog, atau sekedar browsing dan mendengarkan musik :3 nggak lupa segelas cokelat hangat untuk menemani ~

      Delete
  7. Wah kak, dari foto-fotomu, aku pun jatuh cinta dengan suasana malam SaPa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suasana malamnya entah kenapa syahdu ๐Ÿ˜† kalau datang sendiri pun saya rasa Mas Nugie bisa berbaur dengan turis lain ๐Ÿ˜Š

      Delete