Yay, It's Groceries Time! | CREAMENO

Pages

Yay, It's Groceries Time!




Kalau sedang jauh dari Indonesia, kadang rasa rindu datang πŸ€ͺπŸ˜‚ Dan saat rindu datang, yang dicari pasti makanan karena entah kenapa, makanan Indonesia selalu bisa membuat hati tenang 😁 Salah satu makanan yang menenangkan untuk gue adalah soup ayam, karena selain mudah, rasanya juga mengingatkan gue pada Indonesia πŸ˜πŸ’• Untung material soup ayam bisa dicari di mana saja, seenggaknya, gue sudah coba masak soup ayam di berbagai negara πŸ˜‚
When I'm far from Indonesia, sometimes the missing feeling comes πŸ˜‚ And when it comes, what I'm looking for is food because somehow, Indonesian food can makes my heart calm 😁 One of the comfort food for me is chicken soup, because easy to cook, and the taste remind me about Indonesia πŸ˜πŸ’• Fortunately, chicken soup material can be found anywhere, at least, I have tried cooking chicken soup in various countries, and one of them is definitely in Korea πŸ˜‚
μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ 멀리 λ–¨μ–΄μ Έμžˆμ„ λ•Œ 가끔 그리운 λŠλ‚Œμ΄ λ“€μ–΄μš” πŸ˜‚ 그리고 κ·Έλ¦¬μ›Œμ§ˆ λ•Œ μ œκ°€ μ°ΎλŠ”κ²ƒμ€ μŒμ‹μ΄μ—μš”. μ–΄μ¨Œλ“  μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ μŒμ‹μ€ 항상 λ§ˆμŒμ„ νŽΈμ•ˆν•˜κ²Œ λ§Œλ“€μ–΄ μ£Όκ±°λ“ μš” 😁 κ°€μž₯ νŽΈμ•ˆν•œ μŒμ‹μ€ μ‰½κ²Œ λ§Œλ“€κ³  μΈλ„λ„€μ‹œμ•„λ₯Ό λ– μ˜¬λ¦΄ 수 μžˆλŠ” λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„μ—μš” 😍 λ‹€ν–‰νžˆ λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„μ˜ μž¬λ£ŒλŠ” μ–΄λ””μ„œλ‚˜ μ°ΎκΈ° μ‰¬μ›Œμ„œ μ—¬λŸ¬ κ΅­κ°€μ—μ„œ λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„λ₯Ό λ§Œλ“€μ–΄λ΄€κ³  그쀑 ν•˜λ‚˜κ°€ ν•œκ΅­μ΄μ—μš” πŸ˜‚





So, pada post kali ini, gue cuma mau share, material apa yang biasa gue beli kalau sedang ingin makan soup ayam Indonesia 😁 Karena meski Korea punya soup ayam seperti Samgyetang, tapi rasanya beda dengan soup ayam yang biasa gue makan di Indonesia. Dan semua material soup ayam gue beli di E-mart, salah satu brand supermarket besar di Korea yang punya banyak cabang. Psst, bagi yang mau hunting snack khas Korea, gue sarankan beli di E-mart πŸ˜†πŸ‘Œ
So, in this post, I just wanna share, what material I buy if I want to eat Indonesian-style chicken soup in Korea 😁 Though Korea also has chicken soup like Samgyetang, but the taste different from chicken soup I usually eat in Indonesia ~ And I bought all the chicken soup ingredients at E-mart, which is one of the biggest supermarket brands in Korea. Psstt, for those who want to buy typical Korean snacks as a gift, I recommend you to buy it at E-mart πŸ˜†πŸ‘Œ
κ·Έλž˜μ„œ 이번 ν¬μŠ€νŠΈμ—μ„œλŠ” ν•œκ΅­μ—μ„œ μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ μŠ€νƒ€μΌμ˜ λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„λ₯Ό 먹으렀면 μ–΄λ–€ 재료λ₯Ό μ‚¬μ•Όν•˜λŠ”μ§€ κ³΅μœ ν•˜κ³ μ‹Άμ–΄μš” 😁 ν•œκ΅­μ—λ„ 삼계탕 같은 λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„κ°€ μžˆμ§€λ§Œ μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ 보톡 λ¨ΉλŠ” κ²ƒκ³ΌλŠ” μ™„μ „νžˆ λ‹¬λΌμš” 그리고 λŒ€λΆ€λΆ„μ˜ λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„ μž¬λ£ŒλŠ” ν•œκ΅­μ—μ„œ κ°€μž₯ 크고 λ§Žμ€ 뢄점을 가진 μŠˆνΌλ§ˆμΌ“ λΈŒλžœλ“œ 쀑 ν•˜λ‚˜μΈ μ΄λ§ˆνŠΈμ—μ„œ μƒ€μ–΄μš”. Psst, μ„ λ¬Όλ‘œ ν•œκ΅­ μ „ν†΅κ³Όμžλ₯Ό μ›ν•˜μ‹œλŠ” 뢄듀은 μ΄λ§ˆνŠΈμ—μ„œ μ‚¬μ‹œλŠ”κ±Έ μΆ”μ²œλ“œλ €μš” πŸ˜†πŸ‘Œ




By the way, gue nggak akan tulis resep yaaa, karena gue yakin teman-teman semua pasti lebih jago perihal resep perdapuran daripada gue yang nggak bisa masak πŸ˜‚ Intinya, kesuksesan gue membuat soup ayam adalah karena gue selalu stock Masako dari Indonesia πŸ€ͺ Dan satu yang membuat gue semakin rindu Indonesia adalah harga bahan murah meski beli di Carefour tetap lebih murah. Pusing membayangkan harga 1 kg beras di Korea bisa dapat 5 kg di Indonesia 🀣
By the way, I won't write recipe, because I'm sure you guys are better at making recipe compare to me who can't cook properly πŸ˜‚ However, I will tell you the point of my success when making chicken soup is Masako powder from Indonesia. Hahahaha ~ and one thing that makes me miss Indonesia even more is because any material in Indonesia is cheap, though in Indonesia I usually buy groceries at Carefour but still it was cheaper than in Korea πŸ˜… That's why, I got a headache whenever I imagine that the price of 1 kg rice in Korea same with 5 kg in Indonesia πŸ€ͺ
μ•”νŠΌ, λ ˆμ‹œν”Όλ₯Ό μ“°μ§€λŠ” μ•Šμ„ κ±°μ—μš”. μ—¬κΈ°μ˜€λŠ” λͺ¨λ“  μΉœκ΅¬λ“€μ΄ μ €λ³΄λ‹€λŠ” μš”λ¦¬λ₯Ό 더 μž˜ν•  거라고 ν™•μ‹ ν•˜κΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” πŸ˜‚ μš”μ μ€, μ œκ°€ λ‹­κ³ κΈ° μŠ€ν”„λ₯Ό μ„±κ³΅ν–ˆμ„ λ•ŒλŠ” 항상 μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ Masako powderλ₯Ό 사가지고 왔을 λ•ŒλΌλŠ” κ±°μ—μš” ν•˜ν•˜ν•˜ν•˜~ μ œκ°€ μΈλ„λ„€μ‹œμ•„λ₯Ό 더 κ·Έλ¦¬μ›Œν•˜κ²Œ λ˜λŠ” μ΄μœ κ°€ μž¬λ£Œλ“€μ΄ μ‹Έλ‹€λŠ” κ±°μ—μš” μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œλŠ” 까λ₯΄ν”„μ—μ„œ μ‹μž¬λ£Œλ₯Ό μ‚¬λŠ”λ° ν•œκ΅­λ³΄λ‹€ μ‹Έμš” πŸ˜… κ·Έλž˜μ„œ 1kg짜리 μŒ€ 가격이 μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ 5kgκ³Ό κ°™μ•„μ„œ 생각할 λ•Œλ§ˆλ‹€ 머리가 μ•„νŒŒμ™€μš”. κ·Έλž˜μ„œ μ—¬λŸ¬λΆ„μ€ λ°₯을 λ¨ΉλŠ”λ‹€λ©΄ λκΉŒμ§€ λ“œμ…”μ•Όν•΄μš” λ‚­λΉ„ν•˜μ§€λ§ˆμ„Έμš” πŸ˜πŸ‘Œ


Speaking of groceries, gue biasanya groceries seminggu sekali di Korea. Karena groceries adalah cara gue healing, jadi sebisa mungkin gue lakukan dengan rutin ~ Entah kenapa gue suka sekali groceries (meski gue nggak bisa masak), dan berhubung di Korea nggak ada ART, jadi mau nggak mau harus belajar. Dari yang tadinya cuma tau masak mie dan telur dadar, sekarang bisa masak sayuran πŸ€ͺ Seenggaknya ada perkembangan meski sesekali tetap telepon 'mba' 🀣
Speaking of groceries, I usually groceries once a week when in Korea ~ Because doing groceries is healing for me, and I try to make it as my routine πŸ˜‚ Somehow I love groceries, even though I can't really cook, but since there are no household assistants, I can't help to learn πŸ˜… From only know how to cook noodles and scrambled eggs, now I can even cook some type of vegetables πŸ˜† Not bad, huh? At least there is an improvement in my life 😝 Ps: there is a time I still calling my Indonesian household assistants to ask her for the right recipe πŸ˜‚✌
ν•œκ΅­μ— μžˆμ„ λ•Œ 보톡 일주일에 ν•œλ²ˆ μ‹λ£Œν’ˆμž₯을 λ΄€μ–΄μš”. μ™œλƒλ©΄ μ‹μž¬λ£Œ 쇼핑은 μ €μ—κ²Œ νžλ§ν”„λ‘œκ·Έλž¨μ΄κ³  루틴을 λ§Œλ“€λ €κ³  μ‹œλ„ν–ˆμ–΄μš” πŸ˜‚ μ–΄μ¨Œλ“  μš”λ¦¬ λͺ»ν•˜λŠ” 저라도 μ‹μž¬λ£Œμ‡Όν•‘μ„ μ’‹μ•„ν•˜λŠ”λ° ν•œκ΅­μ—λŠ” 도와쀄 μ‚¬λžŒμ΄ μ—†μ–΄μ„œ μ–΄μ©”μˆ˜ 없이 μš”λ¦¬ν•˜λŠ” 법을 배우게 λ¬μ–΄μš”. μ œκ°€ κ΅­μˆ˜μ™€ μŠ€ν¬λž¨λΈ”μ• κ·Έ 밖에 λͺ»ν–ˆμ—ˆλŠ”데 μ§€κΈˆμ€ λͺ‡κ°€μ§€ μ•Όμ±„μš”λ¦¬λ„ ν•  수 μžˆμ–΄μš” πŸ˜† λ‚˜μ˜μ§€ μ•Šμ£ ? 적어도 μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μžˆλŠ” κ°€μ‚¬λ„μš°λ―Έμ—κ²Œ λ ˆμ‹œν”Όκ°€ λ§žλŠ”μ§€ λ¬Όμ–΄λ³Ό λ•Œλ„ μžˆμ§€λ§Œ λ‚˜μ•„μ§€κ³  μžˆμ–΄μš” πŸ˜‚✌


Eniho, karena bumbu di Korea nggak sebanyak di Indonesia, jadi gue masih selalu bawa bumbu dari Indonesia seperti Masako, Sajiku, Bumbu Racik, dan lain sebagainya (sebut semua brand) πŸ˜‚ Bahkan Bon Cabe, Saos ABC, dan Kecap Bango selalu stock dari Indonesia. Untung kemarin waktu ke E-mart ada Sambal Terasi Kokita, WAW! Gilak, jarang-jarang gue menemukan brand Indonesia di supermarket Korea, karena mostly adanya produk Vietnam dan Thailand πŸ™ˆ haha.
Anyhow, because spices in Korea is not as much as in Indonesia, so I still bring some spices from Indonesia such as Masako, Sajiku, Bumbu Racik, and so on (just write all the brands) πŸ˜‚ Even Bon Cabe, ABC Sauce, and Kecap Bango are also stock from Indonesia. Luckily, last time when I went to E-mart, I found Sambal Terasi Kokita. WAW! I rarely found Indonesian brands, because mostly the imported products come from Vietnam or Thailand 😁 hehehe.
μ•”νŠΌ, ν•œκ΅­μ˜ ν–₯μ‹ λ£ŒλŠ” μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ 만큼 λ§Žμ§€ μ•ŠκΈ° λ•Œλ¬Έμ— Masako, Sajiku, Bumbu Racik λ“±λ“±μ˜ ν–₯μ‹ λ£Œλ₯Ό κ°€μ Έκ°€μ•Ό λ˜μš” πŸ˜‚ Bon Cabe, ABC Sauce 그리고 Kecap Bango도 μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ μ‚¬μ˜¨κ±°μ—μš”. μš΄μ’‹κ²Œ μ €λ²ˆμ— μ΄λ§ˆνŠΈμ— 갔을 λ•Œ Sambal Terasi Kokitaλ₯Ό μ°Ύμ•˜μ–΄μš” WAW! λŒ€κ²Œ λ² νŠΈλ‚¨μ΄λ‚˜ νƒœκ΅­μ—μ„œ μˆ˜μž…ν•΄μ˜€κΈ° λ•Œλ¬Έμ— ν•œκ΅­ μŠˆνΌλ§ˆμΌ“μ—μ„œ μΈλ„λ„€μ‹œμ•„ λΈŒλžœλ“œλ₯Ό 거의 λͺ»λ΄€μ—ˆκ±°λ“ μš” πŸ˜…

24 comments:

  1. Hahahaha
    Masako, Sajiku, Racik itu andalan setiap insan perdapuran. Serius! Aku kalau belanja pasti masukin itu kekeranjang, duh suami juga hafal kalau kelar ambil barang-barang bulanan pasti diiengetin tuh...bumbu sop-nya, tumisnya, hahahaha

    Aku juga ga pandai masak karena g kaya anak perempuan di kampung lainnya, aku punya adek perempuan yg bakat di dapur jd aku tersisihkan :D
    Kalau aku nekad masak semua melihat dg ragu.

    Meski liburan kemarin suami sempat promoin, kalau masakanku skrg rasanya sedikit stabil :D

    Ada rasa bangga pas Bunda blg, oh iya enak hahahaha. Akhirnya....setelah diunderestimate terus.

    Aku kalau masak suka coba-coba juga. Experiment, kdg jd kadang ga. Kalau istilah Masterchef duplikat itu aku ga bs, yg bisa terinspirasi masakan A, B hahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ternyata saya ada temannya :))))))

      Saya juga masih pakai bumbu instan mba, karena level memasak saya masih tiarap. Berasa nggak PD kalau nggak pakai bumbu instan hahahaha. Tapi it's okay, katanya yang namanya belajar memasak itu kan butuh proses. Jadi sekarang saya belajar memotong material dulu dengan baik dan benar, sebelum lanjut ke tahap berikutnya :P

      Satu yang saya sesali adalah kenapa nggak belajar masak sama ibu saya dari sewaktu kecil. Hehehe. Kenapa dulu taunya cuma terima beres, makan dan kenyang :))) alhasil sekarang pontang panting belajar dari nol~ tapi untungnya apa-apa mudah, ada internet dan cookpad, jadi bisa belajar langsung dari para ahli yang sudah lebih berpengalaman sambil sesekali telepon si mba buat minta bantuan :"D

      By the way, senang ya mba kalau orang yang kita sayang entah itu pasangan atau orang tua dan keluarga memuji masakan kita. Hahahahaha. Jadi tambah semangat memasaknya. Dulu awal-awal saya memasak, pasti setiap ada yang makan, saya selalu tanya, "Enak nggak?" -- alwayssss~ sampai yang ditanya bosan dan jawab, "Iya enakkk." :)))))

      Delete
    2. Tenang saja mbak Nila, kalo perempuan tidak pandai masak tidak usah risau, sekarang banyak warung nasi dan juga restoran, yang penting siapin duit aja.✌️✌️

      Kalo malas ke warung juga ada go food, tinggal klik klik aja, tahu-tahu gajian tinggal separo..πŸ₯ΆπŸ€£

      Delete
    3. Betuuuul, selama ada Go-food, nggak bisa masak juga nggak apa-apa mbaaa. Kalau kata teman saya, keahlian yang dibutuhkan hanya memilih menu dengan baik dan benar setiap harinya while semua tersedia di aplikasi yang ada :D

      Delete
    4. GoFood atau Grabfood emang jadi andalan, kalau sudah hectic ga mau ngrepotin Mama pasti langsung klik klik datang.


      Cuma Mama suka protes, katanya uang segitu ksh Mama bs buat 2hari. Tak bilang aja "ini ada promo, Ma" :D

      Hahahahaha

      Tapi, aku msh beruntung tinggal sama Mama. Belio pun sama dg Bunda jd aku kadang saja klw bosan dg masakan Mama. Belio mski katanya masak masakan Jawa buatku tetep Padang, ga pas. :))

      Delete
    5. Hihihi, memang kalau untuk ortu uang yang kita belanjakan di Go-Food bisa disulap jadi menu makanan untuk beberapa hari ke depan πŸ˜‚

      Kadang belanja di Go-Food itu boros juga, tau-tau seratus ribu ke luar tanpa sadar hahahaha 🀣🀣🀣

      Delete
  2. Saya selama di sini juga gitu, Mba. Apa2 harus sendiri, ya. Kalau ga masak ya ga makan. Apalagi kalau liburan, pengen leyeh2, pasukan udah kelaparan duluan, jadi mau ga mau masak. Kalau di Indo bisa tuh seharian ga masak. Pagi beli nasi uduk, siang nasi padang, malam nasgor/bakmi jogja. Kurinduuuu kayak giniii, hahaha.

    Kalau di Indo, saya malah jarang pakai bumbu instan.

    Ah, iya, kalau ketemu bumbu Indonesia seneng buanget ya. Di sini kebanyakan bumbu Thailand, Filipin, ama Vietnam. Bumbu Indo ada tapi ga sebanyak mereka.

    Apalagi kalau ketemu Indomie. Aduuuuuh langsung beli. Meski rasanya beda karena ga banyakan micin. Indomie asli yang ga export quality tetap terbaik laaaa..

    Suka sama postingan ini :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kalau nggak masak ya nggak makan :)) soalnya saya bosan sama makanan Korea, bukan tipe makanan yang bisa saya makan setiap harinya. Kecuali untuk sesekali saja. That's why mau nggak mau harus masak, biar bisa tetap makan masakan Indonesia sometimes :3

      Sedangkan kalau di Indonesia nggak perlu masak, semisal ART lagi nggak bisa masak pun masih ada Go-food 24 jam hahahaha. Jadi bisa pesan menu makanan yang beda-beda tanpa pusing harus masak duluan :"D

      Memang bumbu instan itu berharga banget kalau lagi nggak di Indonesia, apalagi di negara yang bumbu dasar semacam ketumbar, bawang merah dan cabe rawit pun nggak ada. Hahahaa. Alhasil kalau mau dapat cita rasa Indonesia, harus pakai bumbu instan untuk menu tertentu seperti rendang, ayam balado dan lainnya :9

      Cuma kalau soal Indomie untungnya saya nggak begitu addict, jadi andaikata nggak makan pun nggak apa-apa, atau saat ingin makan noodle tinggal beli noodle brand lokal juga nggak masalah. Karena noodlenya Korea enak-enak juga :))))

      Semangat terus ya mba, masak di negeri orang :D

      Delete
  3. Saya baru tahu kalo kata makan nasi harus habis itu ada maknanya gitu, berarti yang ngomong gitu waktu aku kecil, habis kerja di Korea kali ya..😁

    Di Korea ada produk Indonesia itu berarti orang Indonesia di Korea lumayan banyak kali ya mbak, terutama para TKI karena kabarnya disana gajinya lebih besar dari di Indonesia.πŸ˜ƒ

    Oh ya mbak, gimana kabar Song Hye Kyo, sehat sajakah, tidak masuk angin...πŸ˜πŸƒπŸƒπŸƒ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya nggak dong mas, hehehe. Kata 'makan nasi harus habis itu' biar nggak menyia-nyiakan keringat petani yang sudah susah payah bertani agar kita punya beras :)))

      Di Korea ada produk Indonesia tapi nggak sebanyak produk import dari Thailand dan Vietnam. Memang TKI dari Indonesia terbilang banyak dan sayangnya yang ilegal juga nggak kalah banyak :< alhasil jadi membuat susah orang-orang yang sebenarnya mau ke Korea hanya untuk liburan, kadang visanya ditolak karena disangka mau cari kerja ilegal :"D

      Kalau soal gaji, in general memang besar mas. Tapi biaya hidup juga nggak kalah besar hehehe, jadi yaaa tetap ada plus minusnya~ by the way saya nggak tau kabar Song Hye Gyo, hahahaah. Cari di google coba :))

      Delete
    2. Owh baru tahu kalo disana banyak juga TKI ilegal kirain cuma di Malaysia saja.

      Pantesan kemarin aku mau ngurus visa ke Korea di tolak, mungkin dikira mau kerja ilegal kali ya. Kirain ditolak karena aku masih SMP.. -_-

      Habis cari info di google, rekam jejak Shin Tae Yong cukup bagus sih, bisa bawa Korea Selatan ke perempat final olimpiade 2016, semoga saja menular ke Indonesia agar bisa juara AFF dan juara sea games. Eh, ini ngomongin siapa sih tadi? πŸ€”

      Delete
    3. Selain di Malaysia, TKI ilegal itu lumayan banyak di Korea dan Jepang. Padahal kalau mau ikut prosedur agar menjadi TKI legal juga nggak susah, asal pelajari aturannya. Sayang saja demi jalur express, akhirnya berimbas ke mana-mana :)

      Mungkin mas Agus ditolak karena beberapa alasan, kalau memang pernah ditolak, hehehe. It's okay, coba lagi kapan-kapan kalau memang berminat ingin liburan :D

      Amiiin, semoga Indonesia bisa jadi juara AFF dan sea games, kalau perlu Asian games sekalian yaaa. Mana tau jadi kenyataan jadi kalau berdoa jangan setengah-setengah :))

      Delete
    4. Kalo aku sih udah juara Asia tenggara saja udah bahagia mbak, kalo juara Asia kayaknya masih belum waktunya, asal ngga mundur lagi prestasi nya juga udah untung..πŸ˜‚

      Delete
    5. Bertahap ya mas hehehe, yang penting selalu berusaha. Saya yakin keinginan untuk menang dari diri para pemain juga besar, jadi cukup didukung dengan doa-doa baik agar mereka bisa menorehkan prestasi πŸ˜„πŸ‘Œ

      Delete
  4. Tos dlu sini mbak pecinta miciiiin, wqwqwq
    Btw ini bukan endorsan masako kan? Hihihi
    Ya ampun pasti bahagia bgt nemu sambal terasi indonesia di e mart Korea ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOSSSS!! 🀣🀣

      Bukan endorse kok, saya memang selalu bawa Masako setiap pergi ke luar Indonesia. Karena kadang makanan di luar itu ada yang rasanya nggak cocok di lidah, entah hambar, atau lainnya. Jadi Masako harus siap sedia untuk memperbaiki rasa 😁

      Waktu lihat sambal terasi, rasanya senang bukan kepalang. Tapi harganya mahaaaaaal πŸ˜…

      Delete
  5. Andalah saya adalah Racik kak ! Dan royco. Hahaha.. Mau apapun resepnya, soal rasa jarang gagalnya 🀣🀣🀣.

    Kalo mau yang aneh2 bumbunya, tinggal beli Indofood. Gak ada ceritanya gak bisa masak jaman sekarang mah.. 🀭🀭🀭🀭. Gak perlu ribet prepare bumbunya. Paling materialnya aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Racik memang juara ya, mba πŸ˜‚

      Memang Royco dan Masako itu betul-betul penyelamat sebuah makanan bagi kita yang nggak bisa masak. Anti gagal club kata anak gaul jaman sekarang 🀣✌

      Ohya, saya pakai Indofood juga, hahaha~ sama bumbu Bamboe kadang. Beruntung lahir di Indonesia, ketemu banyak bumbu instan πŸ˜‚

      Delete
  6. Mbaaa akhirnya postingan belanja diup juga hihi
    Sukaaa ~

    I love how the way you tell (ampun inggrisku ngaco hihi)

    Btw aku berkebalikan dg dikau mb, aku lebih jago numis atau masak sayur, sedangkan masak mie dan telor ga penah okay hasilnya

    Mie selalu kendlodrogan alias epat mengembang dan telor overcook wkkk

    Oh iya, memang bumbu indo tuh juarak, belum bisa bersahabat lidahku tuh dengan bumbu masakan negara lain, kalaupun nyobain pasti ada sesuatu yang aneh di lidahku entah itu bagian pedasnya ga sama dg pedasnya khas bumbu indo, atau kemasaman pada beberapa vinegar tertentu, dan juga kecap-kecapannya xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya mba Nitaaaa 🀣
      Terinspirasi dari mba Nita soalnya 😍

      Nggak kok, English mba itu bagus, PD saja mba hehehe. By the way, saya sampai sekarang masih susah susah gampang untuk menumis~ sayur yang saya bisa kalau nggak sop ya kari hahahahaha πŸ˜‚

      Selain Indonesia yang banyak punya bumbu instan dan pernah saya coba itu Thailand mba, dan sebenarnya ada beberapa bumbu Thailand yang saya suka ~ cuma memang pilihannya nggak sebanyak Indonesia 😁

      Delete
  7. Andalan quuee banget itu masako..
    biar aman rasa nya dan lebih sedep.. hehe..

    Ya, memang lidah indonesia gak bisa dibohongin ya mbaaa, agak susah beradaptasi sama rasa-rasa dari negara lain. jadi, ya emang lebih baik bawa bumbu-bumbu sendiri dari Indonesia. kalo perlu bawa beras sekaliaan.. wekekek... ampunn, mahal banget disana ternyata harga beras.

    gak ada petani padi soale ya mbaa..? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sudah terbiasa pakai Masako, terus mendadak nggak pakai, bisa mengurangi rasa PD 🀣

      Betul mba, lidah Indonesia itu susah banget dikontrol hahaha mungkin karena makanan Indonesia selalu penuh rempah dan bumbu, jadi ketika pergi ke negara yang minim rempah itu rasanya hambar semua πŸ˜… dan beras itu adalah material berharga di beberapa negara, meski belakangan ini saya nggak begitu candu sama beras seperti waktu kecil. Tapi sesekali tetaplah ingin masak beras biar bisa makan nasi 🀣

      Di Korea ada petani kok mba, dan ada rice field juga. Tapi memang mahal harganya hahaha. Entah kenapa 😁

      Delete
  8. hahahaha, saya sering masak sup ayam, tapi nggak pernah lagi bersahabat dengan masako, dan sebangsanya itu.
    Kecuali memang special bukan dimakan anak-anak sih.

    Saya kalau masak sup, palingan cuman bawang putih lada, jahe, pala dikit, garam. udah deh :D

    Maklum saya nggak jago masak, jagonya plung plung, alias apa yang ada di kulkas dan bumbu, ya itulah yang saya cemplungin, kadang beruntung agak enak, kadang juga tidak beruntung.

    Nggak heran anak-anak saya picky eater ya hahahahahaha

    Etapi, lama-lama mereka jadi terbiasa loh, sama kayak saya, mama saya sumpah ya masa kecilnya manja, lah kok abis nikah jadi melas, jadi kudu masak sendiri.
    Alhasil udah biasa mah buat saya, makan bayam cuman dimasak ama air dan garam, justru saya suka makan bayam campur air dan garam :D

    Cuman nggak tahu juga ya, kalau saya berada di luar negeri, kayaknya saya bakalan kangen juga ama bumbu-bumbu sejuta umat itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Reyyy kan sudah jago masak hihi, sama kayak ibu saya nggak pernah pakai bumbu instan πŸ˜† soalnya pakai garam dan teman-temannya sudah pasti enak 😁

      Saya belum mahir pakai jahe, pala gitu-gitu mba. Paling bisa cuma garam sama lada saja. Makanya masih butuh bantuan Masako biar enak 🀣 maklum saya newbie di dunia perdapuran, hihihi~ semoga one day bisa PD masak pada material organik seperti mbaaa 😍

      Dulu saya pernah coba cuma masak sayur bening pakai air dan garam, tapi kok gagal πŸ˜‚ saya memang payah dalam hal memberikan takaran, kalau nggak hambar ya keasinan pasti hahahahahaha ~ ini masih belajar sedikit sedikit agar bisa pakai garam dengan pas πŸ˜†✌

      Delete