Decluttering | CREAMENO

Pages

Decluttering




Orang-orang yang kenal gue secara personal pasti tau kalau gue ini hidupnya minimalis, karena gue nggak suka menumpuk sesuatu di dalam rumah maupun ruangan. Terlalu minimalisnya sampai jumlah baju dan sepatu yang gue punya masih bisa dihitung dengan tangan. Dan mba di rumah pun sering bilang kalau fashion style gue adalah 'cuci - kering - pakai' karena memang nggak punya banyak pilihan 🀣

Namun biarpun begitu, bukan berarti gue sebagai perempuan nggak suka belanja. Karena bisa dibilang, gue ini sangat sangat sangat suka belanja dan nggak pernah bosan kalau diajak window shopping ke mall 😁✌ untung pekerjaan gue kadang mengharuskan gue untuk belanja, jadi hasrat berbelanja yang acap kali mendadak muncul bisa tersalurkan dengan baik dan benar HAHAHAHA ~

By the way, gue sampai punya daftar ulang tahun teman-teman, sahabat dan keluarga karena itu salah satu dari sekian banyak cara untuk menyalurkan keinginan gue berbelanja. Ketika gue lagi ingin cuci mata, maka gue buka catatan ulang tahun yang ada, sambil berpikir kira-kira teman gue yang ini cocoknya dikasih apa, saudara gue yang itu lagi ingin apa, dan lain sebagainya πŸ˜‚

---

Bisa dibilang, prinsip hidup minimalis ini juga gue gunakan ketika dalam perjalanan. Mau itu trip seminggu atau tiga bulan, gue hanya akan membawa satu koper kabin dan satu tas jinjing saja πŸ˜† yang membedakan adalah saat gue harus pergi lebih dari seminggu, maka gue akan cenderung memilih akomodasi berupa apartment atau condotel yang memiliki fasilitas laundry machine dalam ruangan 😬

Dan terbukti, tahun lalu, meski gue keliling banyak negara selama tiga bulan, gue tetap survive dengan satu koper kabin dan satu tas jinjing yang gue punya 🀣 gue pun nggak lupa membawa laptop yang menyebabkan space untuk baju berkurang, alhasil gue cuma menyediakan beberapa pasang dress terusan agar nggak makan tempat 😁✌ thank God, meski minimalis, gue tetap bisa menikmati perjalanan tanpa harus ribet berpikir besok pakai baju apa πŸ˜‚

---

Bagaimana dengan rumah? Well, nggak jauh beda. Rumah gue juga nggak begitu banyak isinya. Karena gue betul-betul berusaha untuk membeli barang yang fungsional dan memang dibutuhkan alhasil gue nggak begitu punya banyak perintilan rumah. Meski kadang kecolongan satu dua kali tapi tetap nggak sampai bertumpuk-tumpuk jumlahnya 😬 Padahal kalau boleh jujur, gue ini suka sekali dengan home decor dan perintilan rumah lho, kawan 🀣

Nah, hidup minimalis ini gue lakukan bukan tanpa alasan. Gue yang notabene lebih sering mobile alias berpindah tempat dari satu lokasi ke lokasi lainnya membuat gue sadar bahwa sebenarnya, gue ini nggak butuh banyak barang πŸ˜‚ proses gue 'melepaskan' itu justru bukan di rumah, melainkan saat gue melakukan sebuah perjalanan beberapa tahun silam. Karena gue pada awalnya juga sama seperti kebanyakan orang di dunia, suka sekali menumpuk barang πŸ˜‚

Read: Climbing a Mountain

Saat gue melakukan perjalanan itu, mulanya gue membawa lumayan banyak barang, dan pelan tapi pasti, gue mulai merasa everything is too much πŸ˜… gue ended up mulai belajar melepaskan apa yang menurut gue memang nggak gue perlukan atau butuhkan, dan semakin banyak yang gue lepas, semakin gue tercengang karena ternyata kalau dihitung nominalnya lumayan juga bisa buang makan di Warung Pedas Bu Andika setahun lamanya πŸ€ͺ

Dari situ gue tersadar, kalau apa yang selama ini gue punya, mungkin 80% bukanlah apa yang gue butuhkan. That's why gue bilang TOO MUCH, karena memang segitu banyaknya. Dan dari situ, gue mulai belajar untuk lebih menghargai diri gue sendiri, dan tentunya untuk lebih menghargai uang πŸ˜„ nonetheless, gue masih berproses untuk menjadi the best version of myself compare to hari sebelumnya 😬✌
People who close to me personally know that I have a minimalist life style, because I don't like to pile up things in my house. And I only have few clothes also shoes that can still be counted by hand. Even my home assistant often says that my fashion style is 'wash - dry - wear' because I really don't have much choice 🀣

However, it doesn't mean that I do not like shopping. Because I could say, I really really really like shopping and never get bored when someone asked me to visit shopping mall 😁✌ fortunately my job sometimes requires me to shop, so the shopping desire that often appears suddenly can be channeled properly and correctly HAHA ~

By the way, I even have a birthday list of my friends, partners and family because it's one of many ways to channel my desire to shop. When I want to shop again, then I will open my birthday list notes, and thinking about what kind of gifts that suitable for my friends or what kind of things that my partner wants, and so on πŸ˜‚

---

In a way, I also use minimalist life style while traveling. Whether it's a week or three-month trip, I will only carry one cabin suitcase and one carry-on bag πŸ˜† the difference is when I have to go more than a week, then I will choose accommodations such as apartments or condotels that have laundry machine facilities in the room 😬

And it was proven, last year, even though I traveled around many countries for three months, I still survived with a cabin suitcase and a carry-on bag that I had 🀣 and I didn't forget to bring my laptop which caused space for my clothes was decrease, and as a result I only provided a few pairs of dresses for myself 😁✌ thank God, even though it is minimalist, I can still enjoy the trip without having to bother thinking about what clothes should I wear the next day πŸ˜‚

---

How about my house? Well, not much different. My house also does not have much things. Because I really tried to buy only functional stuff, so as a result, I didn't really have a lot of goods in my house. Even though sometimes, I bought some unimportant stuff once or twice but it still doesn't overlap in numbers 😬 and if I should be honest, I really like home decor and house goods, too 🀣

Anyway, I decided to do minimalist life style because I realize that I keep moving from one location to another location (trips or works) and that's the time when I know, I don't need a lot of stuff πŸ˜‚ and honestly, my process of 'letting go' was not at home, but when I made a trip few years ago. Because at first, I was also same with most people around the world, I really like to pile up things at home πŸ˜‚

Read: Climbing a Mountain

When I went on that trip, I brought quite a lot of things, and slowly but sure, I began to feel everything is too much πŸ˜… I ended up learn to let go the things that I thought I didn't need, and the more I 'letting go', the more I was astonished because it turned out that the price from the things that I throw was quite much HAHAHA πŸ€ͺ

Since then, I understand almost 80% things that I had were not what I need. That's why I said TOO MUCH, and I began to respect myself, and to value money better πŸ˜„ nonetheless, I'm still in the process of becoming the best version of myself compare to before 😬✌
저와 개인적으둜 κ°€κΉŒμš΄ μ‚¬λžŒλ“€μ€ μ•„μ‹œλŠ”λ° μ €λŠ” λ―Έλ‹ˆλ©€λ¦¬μŠ€νŠΈ μŠ€νƒ€μΌμ΄λΌ 집에 물건을 μŒ“μ•„λ†“λŠ”κ±Έ μ•ˆμ’‹μ•„ν•΄μš”. 그리고 μ˜·λ„ λͺ‡λ²Œ μ—†μ–΄μ„œ μ…€μˆ˜μžˆμ„ μ •λ„μ—μš”. 가사 λ„μš°λ―Έκ°€ μ’…μ’… 제 νŒ¨μ…˜μŠ€νƒ€μΌμ€ λͺ‡κ°€μ§€ 선택지가 μ—†μ–΄μ„œ 'wash - dry - wear'라고 ν•  μ •λ„μ—μš” 🀣

ν•˜μ§€λ§Œ μ œκ°€ 쇼핑을 μ•ˆμ’‹μ•„ν•œλ‹€λŠ”κ±΄ μ•„λ‹ˆμ—μš”. μ™œλƒλ©΄ μ €λŠ” 쇼핑을 μ—„μ²­ μ—„μ²­ μ’‹μ•„ν•˜κ³  λˆ„κ°€ μ‡Όν•‘λͺ° κ°€μžκ³  ν•΄μ„œ 질린적이 μ ˆλŒ€ μ—†κΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” 😁✌ λ‹€ν–‰νžˆ 직업 νŠΉμ„±μƒ 가끔 쇼핑이 ν•„μš”ν•  λ•Œκ°€ μžˆμ–΄μ„œ κ°‘μžκΈ° λ‚˜νƒ€λ‚œ μ‡Όν•‘μš•κ΅¬λ₯Ό μΆ©μ‘± μ‹œν‚¬ 수 μžˆμ–΄μš” ν•˜ν•˜ν•˜~

또 μ €λŠ” 친ꡬ, νŒŒνŠΈλ„ˆ 그리고 κ°€μ‘±λ“€μ˜ 생일 λ¦¬μŠ€νŠΈκ°€ μžˆμ–΄μ„œ μ‡Όν•‘μš•κ΅¬λ₯Ό ν•΄κ²°ν•˜λŠ” μ—¬λŸ¬ 방법쀑 ν•˜λ‚˜λ‘œ μ‚¬μš©ν•˜κ³  μžˆμ–΄μš”. μ‡Όν•‘ν•˜κ³  싢을 λ•Œ 생일 리슀트λ₯Ό μ—΄κ³  μ–΄λ–€ 선물이 μ–΄μšΈλ¦΄μ§€ ν˜Ήμ€ νŒŒνŠΈλ„ˆκ°€ 뭘 μ›ν•˜λŠ”μ§€ 등등을 μƒκ°ν•΄μš” πŸ˜‚

---

이런 μ‹μœΌλ‘œ 여행쀑에도 λ―Έλ‹ˆλ©€λΌμ΄ν”„λ₯Ό μ‚¬μš©ν•΄μš”. 일주일이든 세달이든 μ—¬ν–‰μš© 캐리어 ν•˜λ‚˜λ§Œ 가지고 λ‹€λ…€μš” πŸ˜† λ‹€λ₯Έμ μ€ 일주일 이상 κ°€μ•Ό ν•  λ•ŒλŠ” 세탁기가 μžˆλŠ” μ•„νŒŒνŠΈλ‚˜ μ½˜λ„ν…”κ³Ό 같은 μˆ™λ°•μ—…μ†Œλ₯Ό μ„ νƒν•œλ‹€λŠ” μ μ΄μ—μš” 😬

μž‘λ…„μ— μ„Έλ‹¬λ™μ•ˆ λ§Žμ€ λ‚˜λΌλ₯Ό λ‹€λ…”λŠ”λ° μ—¬ν–‰μš© κ°€λ°©ν•˜λ‚˜μ™€ κΈ°λ‚΄ λ°˜μž…μš© μΊλ¦¬μ–΄λ‘œ μ‚΄μ•˜μ–΄μš” 🀣 그리고 μ˜·μ„ 쀄인 곡간에 λ…ΈνŠΈλΆμ„ κ°€μ Έμ˜¨ 것도 μžŠμ§€ μ•Šμ•˜μ–΄μš”. 결과적으둜 μ €λŠ” λͺ‡μŒμ˜ λ“œλ ˆμŠ€λ§Œ 가지고갔죠 😁✌ thank God, μ œκ°€ λ―Έλ‹ˆλ©€λ¦¬μŠ€νŠΈλΌλ„ 내일 λ­μž…μ„μ§€ 고톡없이 μ—¬ν–‰ν•  수 μžˆμ–΄μ„œ πŸ˜‚

---

집은 μ–΄λ–¨κΉŒμš”? 음, λ‹€λ₯Όλ°”μ—†μ–΄μš”. 집에도 λ§Žμ€κ²Œ μ—†μ–΄μš”. 정말 ν•„μš”ν•œ κ²ƒλ§Œ 사렀고 λ…Έλ ₯ν•΄μ„œ κ·Έλž˜μš”. κ°€λ”ν•œλ²ˆμ”© μ•ˆμ€‘μš”ν•œ 물건을 κ΅¬μž…ν•˜μ§€λ§Œ λ§Žμ§€λŠ” μ•Šμ•„μš” 😬 그리고 사싀 μ œκ°€ ν™ˆλ°μ½”μ™€ μž₯μ‹ν’ˆλ„ μ’‹μ•„ν•΄μš” 🀣

μ–΄μ¨Œλ“  μ €λŠ” μ—¬κΈ°μ €κΈ° 계속 μ΄λ™ν•΄μ•Όν•΄μ„œ λ―Έλ‹ˆλ©€λ¦¬μŠ€νŠΈ 라이프 μŠ€νƒ€μΌμ„ κ²°μ •ν–ˆμ–΄μš”(μ—¬ν–‰ ν˜Ήμ€ 일) 그리고 κ·ΈλŸ¬λ©΄μ„œ λ§Žμ€ 물건이 ν•„μš”ν•˜μ§€ μ•Šλ‹€λŠ” 것을 μ•Œκ²Œλ¬μ–΄μš” πŸ˜‚ 사싀 μ§‘μ—μ„œ 'κ°–λ‹€ λ²„λ¦¬λŠ”' μ ˆμ°¨κ°€ μ—†μ—ˆλŠ”λ° λͺ‡λ…„μ „ μ—¬ν–‰μ—μ„œ λ§Œλ“€μ—ˆμ–΄μš”. μ²˜μŒμ—λŠ” 세계 λ§Žμ€ 보톡 μ‚¬λžŒλ“€μ²˜λŸΌ 집에 물건을 μŒ“λŠ”κ±Έ μ’‹μ•„ν–ˆμ–΄μš” πŸ˜‚

Read: Climbing a Mountain

여행쀑에 μ €λŠ” μ—¬λŸ¬κ°€μ§€ 물건듀을 μƒ€μ—ˆμ–΄μš”. 그리고 천천히 ν•˜μ§€λ§Œ λͺ…ν™•ν•˜κ²Œ λ„ˆλ¬΄ λ§Žλ‹€κ³  느끼기 μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš” πŸ˜… κ²°κ΅­ μ œκ°€ ν•„μš”μ—†λŠ”κ±Έ λ²„λ¦¬λŠ” 법을 배우게 됬고 'κ°–λ‹€ 버리면' λ²„λ¦΄μˆ˜λ‘ λ²„λ¦¬λŠ” κ²ƒλ“€μ˜ 가격에 λ†€λžμ–΄μš” ν•˜ν•˜ν•˜ν•˜ πŸ€ͺ

κ·Έ μ΄ν›„λ‘œ μ œκ°€ 가진 것 μ€‘μ—μ„œ 80%λŠ” ν•„μš” μ—†λŠ” κ²ƒμ΄λΌλŠ”κ±Έ μ•Œκ²Œλ¬μ–΄μš”. κ·Έλž˜μ„œ μ œκ°€ λ„ˆλ¬΄ λ§Žλ‹€κ³  ν–ˆλ˜κ±°μ—μš”, 그리고 μŠ€μŠ€λ‘œμ™€ λˆμ— κ°€μΉ˜μ— λŒ€ν•΄μ„œ μƒκ°ν•˜κΈ° μ‹œμž‘ν–ˆμ–΄μš” πŸ˜„ κ·ΈλŸΌμ—λ„ λΆˆκ΅¬ν•˜κ³  μ €λŠ” 아직도 아직 졜고 λ²„μ „μ˜ μ œκ°€ λ˜κΈ°μœ„ν•œ 과정에 μžˆμ–΄μš” 😬✌

  The first step in crafting the life you want  
  is to get rid of everything you don't 😊  

― Joshua Becker

26 comments:

  1. Buat saya, yang paling susah adalah membuang kaos yang terlalu sering dipakai. Kenangannya banyak. Hehehe... Tapi, untungnya saya jarang beli kaos, jadi belum perlu menghadapi dilema. :D

    Btw, kalau traveling saya juga biasanya nggak bawa baju banyak-banyak. Untuk dua bulan, paling cuma empat kaos dan dua celana. Kalau kotor bisa dilaundry di hostel--atau beli kaos suvenir. :D Dan bener banget kalau yang makan tempat itu laptop, jadi persoalan banget nih sekarang karena sebagian besar armada pesawat dalam negeri sudah memberlakukan bagasi berbayar. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau masih layak pakai jangan dibuang mas, hihi ~ apalagi kalau kaos tersebut punya banyak cerita 😬 untung mas nggak sering beli kaos ya, jadi nggak perlu menghadapi dilema πŸ˜‚

      Memang paling enak kalau traveling itu bawa secukupnya, apalagi kalau kita nggak punya asisten yang mau membawa barang kita ke mana-mana 🀣 hehe, soalnya lelah juga harus bawa sesuatu yang berat ~

      Tapi ada banyak sahabat saya yang lebih suka bawa barang lengkap karena memang hobinya gonta ganti fashion style sesuai lokasi tujuan, and nothing's wrong with that. Ini hanya soal preferensi saja 😬 selama sama-sama nyaman πŸ˜†πŸ™Œ

      Iya mas, laptop itu sudah 'makan' kiloan sendiri ~ that's why saya bawa pakaian sedikit saja yang penting laptop bisa masuk juga πŸ˜‚ padahal kadang saya pakai pesawat full service, tapi tetap malas taruh koper saya di bagasi, entah kenapa lebih compact rasanya kalau saya bawa ke kabin 🀣

      Delete
  2. Mbaaa, saya ga suka window shopping tapi kok suka numpuk barang yaa. Hahaha.

    Tahun ini saya niat banget mau decluttering. Selalu terinspirasi sama tulisan yg membahas ini. Nonton Youtube pun suka yg hidup minimalis.

    Pelan2 saya mau belajar. Tapi kadang runtuh liat diskonan, hahaahaha. Niatnya belum kuat banget kali ya. Niat. Niat. Niat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajar mba, saya dulu banget juga termasuk yang suka koleksi barang 😬✌ cuma sekarang semakin bertambah usia, semakin merasa kalau saya nggak butuh banyak hal ~ hehehe. Kalau mba masih suka menumpuk barang, it's okay kok karena bisa jadi itu memberikan kepuasan tersendiri untuk mba dan itu nggak salah 😁

      Semisal mba ingin pelan-pelan decluttering, dimulai dari baby step dulu saja mba agar nggak overwhelmed dengan situasi yang di depan mata. So, mba bisa enjoy saat melakukannya 😍 SEMANGAT mbaaa! Pasti bisa πŸ’•

      Delete
  3. Saya juga... Baju ya gitu-gitu aja, sepatu cuma punya 2 (kets sama flat shoe), sendal cuma 1, itupun jepit 🀣🀣🀣.

    Justru yang banyak art materialnya.. aku bingung gimana declutternya. Kadang tetiba bahan materialnya dibutuhkan. Huhuhu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya begitu ya mba, yang berhubungan dengan pekerjaan justru lebih banyak especially art materials, pasti perintilannya buanyaaaak bangats 🀣

      It's okay kok mba, selama memang butuh, apalagi kalau untuk sample dan jualan, masa mau dibuang 😬

      Delete
    2. By the way ini ewafebri.. hahaha.. Ngadminin beberapa Blog, jadi lupa "saya ini siapa ?". Hihihi... Maafkan.

      Delete
    3. Oalah, Aneka Warna itu olshopnya mba Evva πŸ˜† saya kira siapa, pantas saya bingung perasaan nggak pernah BW ke blog itu hihi ~ sukses ya mba business-nya 😍

      Delete
  4. Kalo aku kayaknya bukan hidup minimalis, soalnya baju dan kaos saja setumpuk mbak, biar ngga bosan soalnya bajunya itu-itu saja.

    Tapi sebenarnya kalo dipikir ² sebenarnya baju dan kaos yang aku sering pakai yang itu-itu saja, kadang malah istri saya yang muter biar baju yang lama kepakai.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masnya ambil baju paling atas doang ya? Makanya itu itu saja yang dipakai πŸ˜‚ hehehehe.

      It's okay mas, selama masih nyaman dengan semua yang dipunya, nothing's wrong with that 😁

      Delete
    2. Lha kok tahu, mbak Eno punya kemampuan indigo ya.πŸ˜‚

      Iya, kadang kalo dipikir kok sepertinya terllau banyak, apalagi kalo baju yang lama kekecilan, paling dijadikan lap.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Saya juga diajarkan ibu saya kalau baju sudah lama banget dan nggak layak lagi, better dipotong persegi untuk dijadikan kain lap hehehe. Biasanya material baju itu bagus untuk lap-lap πŸ˜‚

      Delete
    4. Apa orang tua sama ya cara didiknya, kok ajarannya sama dengan emak saya.πŸ˜‚

      Delete
    5. Iya mas, sepertinya ortu jaman dulu mirip-mirip cara mendidik anak-anaknya πŸ˜πŸ™Œ

      Delete
  5. Aku diantara keduanya, minimalis banget ya enggak, tapi kelebihan juga ga suka... Ditengah"nya.untuk urusan rumah sih aku termasuk suka printilan tpi yg imut"sesuai ama rumah yg jg minimalis ,kalo pergi" aku termasuk orang yng anti ribet, kalo bisa bw ransel aja, tapi untuk pergi yg rada lama aku cuma bw 1 koper yg ukuran sedang, semua barang aku masukin, dan 1 tas selempang kecil, make up dan peralatan jg yg simpel aja,,, baju demen yg casual kyk jeans ama kaos panjang
    berhubung aku pk hijab ato kemeja, pake sepatu teplek ato sepatu kets doank...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang paling enak yang sedang-sedang saja ya mba, alias secukupnya dan sebutuhnya 😁

      Kalau pergi bawa banyak barang itu kadang ribet banget, belum lagi nanti semisal overweight tasnya πŸ˜‚ haduuuh bisa stres ahahahaha ~ tapi apapun style dan pilihan kita, yang penting tetap nyaman ya mbaaa πŸ˜πŸ™Œ

      Delete
  6. Saya juga (merasa) diri saya minimalis, saya nggak suka kalau lemari saya penuh, sulit ambil bajunya soalnya, jadi hampir sebulan sekali saya sortir pakaian khususnya pakaian anak.

    Sebelum bikah, seingat saya kamar kos saya hanya penuh dengan buku.
    Setelah nikah saya bete karena kayak tinggal di tempat pemulung, heran saya sama suami, barang-barang ga dipakai yang saya buang eh diambil lagi dan dikumpulkan di depan gitu, mana banyak ular hhh...

    Curcoolll hahaha.

    Meskipun demikian, gak enaknya saya tuh mudah terayu oleh sesuatu yang lucu, setelah sortir baju. kalau liat baju lucu beli lagi, terus yang lama dibuang lagi, malah makin boros hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada memang mba, orang yang seperti suami mba, susah buang barang hehe. Ortu saya juga begitu, selalu mengumpulkan barang yang padahal kalau dipikir pikir sudah nggak diperlukan lagi πŸ˜‚

      Eniwei, normal banget kalau kita kegoda sama yang lucu-lucu, hahahaha, karena kadang saya pun kegoda juga, makanya kecolongan sekali dua kali ~ 😁✌ however sekarang saya berusaha untuk pasang rem lebih pakem daripada sebelumnya, biar dompet nggak juebol 🀣

      Delete
  7. samaa mbaa,, menurut ku yaa, aku juga minimalis. seperti pakaian juga jarang beli dan terkadang kalo udah sukak sama 1 pakaian, pasti bakal dipakai terus.

    sampai-sampai ada netizen yang bilang "pakai baju itu muluk sih, kayak gak punya duit aja buat beli baju yang lain" duhh, ampuunn dahhh.. netizen maha bener..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cuci kering pakai juga ya mba? 🀣

      Duuuh ada-ada saja sampai begituan pun dikasih komentar sama netizen. Sabar mba Thya, nggak apa-apa namanya juga punya prioritas lain. Yang terpenting bajunya masih layak pakai dan mba juga nyaman memakainya. Why not πŸ˜πŸ’•

      Delete
  8. Awalnya aku mengira diriku ini cukup minimalis, karena pada dasarnya nggak suka numpuk barang. Tapi kalau udah nengok koleksi buku di rak maupun yang udah disimpan di gudang, busettt kok banyak amat yak 🀣 belom lagi perintilan anak dari bayi sampai sekarang, kebanyakan hadiah yang nggak terpakai, sebagian udah kujadikan kado lagi, sisanya entah mau diapakan huhu

    Kalau aku tantangannya tuh di makanan (food waste), suka kalap beli ini ujung-ujungnya nggak kemakan. Jujur aku tuh sampai udah nggak ada rasa "sayang" kalau buang makanan, padahal ini kebiasaan buruk banget kan. Akhirnya, sekarang lagi belajar untuk lebih rajin nyusul meal plan dan bikin grocery list biar nggak kalap di supermarket hihi

    Tentang minimalism ini lagi kupelajari banget nih, kok menarik yaa konsep gaya hidupnya (:

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga dulunya koleksi banyak buku mba Jane, sebelum berpaling ke ebook karena lebih mudah dibawa ke mana-mana dengan banyak pilihan bacaan dalam satu tablet 🀣 alhasil buku-buku lama koleksi saya beberapa saya kasih ke orang dan beberapa lagi masih saya simpan di dalam box agar nggak mudah debuan 😁

      Nah, saya juga termasuk yang awalnya hobi beli bahan makanan dalam jumlah terlalu banyak karena dulu prinsipnya lebih baik berlebih daripada kekurangan. Tapi semakin ke sini semakin sadar kalau cara pikir saya salah, alhasil saya pun sama seperti mba Jane mulai menerapkan meals plan agar tau saya butuh material apa dalam jumlah secukupnya 😬

      Semangat untuk kita mba πŸ˜πŸ™Œ

      Delete
  9. kalau aku ga jelas, hahaha
    AKu sumpek kalau lihat hal-hal berantakan tapi terkadang aku suka di luar kontrol, cuma sekarang sudah lumayan terkontrol. Cuma, anakku suka numpuk sampah (entah apalah dijadiin mainan trus disimpan ga boleh dibuang, hahaha)

    Nyerah kalau punya anak kecil, apalagi kalau dia ingin daur ulang hal-hal yang nurut aku sampah buat dia itu mainan, xixixixi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aahahaha lucunya Zafaaaa, nggak apa-apa mba, kreatif-nya Zafa mungkin ada ditumpukan yang menurut mba itu adalah sampah 😁 kalau kata iklan, nggak kotor nggak belajar πŸ˜‚

      Delete
  10. Ah bener banget itu quotesnya joshua. dulu Aku termasuk yang suka numpuk barang terutama di dalem laci meja kerja, semuanya masuk di situ. Tapi lama kelamaan ya gak betah sendiri, malah jadi risih liatnya hehehe. Emang paling enak kalo punya barang yang bener bener di perlukan aja.

    Thanks kak..creameno tulisannya selalu seru ✌

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama dong seperti saya, entah kenapa suka sekali menumpuk perintilan di laci meja kerja. Especially stationery dan teman-temannya πŸ˜‚ untung sekarang sudah saya bersihkan dan nggak lagi-lagi gampang belanja cuma karena lucu doang 😁

      Thanks juga mba Reka, sudah berkunjung 😍

      Delete