My Travel Friends | CREAMENO

Pages

My Travel Friends

Copyright © 2020 - Ajun x Creameno

Ada banyak produk kesehatan yang pernah gue coba bawa ke manapun gue berada, termasuk saat pergi abroad 😁 dan setelah bertahun-tahun coba membawa berbagai macam produk kesehatan yang ada di pasaran, akhirnya terpilih~lah 6 produk yang nggak pernah lupa gue bawa agar perjalanan terasa aman dan tenang 😆✌ tulisan ini berdasarkan pengalaman gue pribadi yang dalam setahun bisa melakukan puluhan perjalanan baik itu untuk liburan maupun pekerjaan. Apa saja produknya? Let's check this out~!

1. Panadol Extra

Buat gue, kalau kepala sudah pusing dan nggak bisa dibawa tidur, biasanya gue minum Panadol Extra (merah). Meski awalnya gue tahan dulu untuk lihat apakah gue masih mampu bertahan tanpa minum obat, tapi most of the time, kalau sudah terlalu sakit sampai nggak bisa konsentrasi kerja especially saat-saat penting, maka gue akan minum Panadol Extra untuk memulihkan kondisi kepala. Dan so far, Panadol Extra ini cukup ampuh membuat sakit kepala gue lenyap dan bisa kembali beraktivitas normal.

2. Salonpas Koyo

Dengan bertambahnya umur gue, sepertinya gue mulai merasa agak butuh Salonpas Koyo pada keseharian gue 😂✌ apalagi sehabis melakukan perjalanan 10 kilometer, bawaannya mau rebahan sambil tempel Salonpas Koyo di sekujur badan HAHAHA ~ jadi Salonpas Koyo ini merupakan produk yang nggak pernah lupa gue bawa, bahkan sekali bawa bisa 5 packs ðŸ˜† ditambah kalau gue harus pergi ke negara yang apa-apa mahal, hmm jangan harap bisa SPA setiap saat. Alhasil, Salonpas Koyo datang sebagai penyelamat 😁

3. Dulcolax

Saat sedang abroad, kadang gue nggak cocok sama makanan lokal yang ada dan itu menyebabkan gue susah buang air besar 😅 ini sepertinya penyakit banyak orang (termasuk teman-teman gue juga) ~ entah kenapa kalau di perjalanan, kadang bisa lho nggak buang air besar sampai seminggu lamanya dan itu membuat sakit perut serta pinggang berkepanjangan. Bahkan mau buang angin pun susah. That's the time gue sadar kalau gue harus minum Dulcolax apabila situasi perut gue sudah sangat parah ðŸĪĢ

Untungnya, kalau di rumah gue nggak bermasalah sama urusan buang air besar. Mungkin karena di rumah, gue selalu rutin minum Yakult dan Kunyit Asam. Cuma masalahnya kalau sudah abroad, mau cari Kunyit Asam dan Yakult di manaaaa 😂 karena nggak semua negara punya minuman jenis Yakult apalagi Kunyit Asam. Ujung-ujungnya, gue ended up nggak bisa buang air besar karena salah makan 😁 So, Dulcolax harus selalu ada saat gue membutuhkannya.

4. Tolak Angin

Waaah, kalau ini sih gue sarankan semua teman semisal mau pergi jalan-jalan, jangan lupa selalu bawa Tolak Angin minimal 2 packs. Seriously, gue bisa bilang, thanks to Tolak Angin, gue jadi jarang sakit ketika pergi jalan-jalan karena rutin minum setiap harinya 😆 apalagi yang hobi backpacker-an loncat dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya, atau yang hobi masuk angin saat perjalanan jauh, sila minum Tolak Angin untuk kembali pulihkan badan 😄👌

Gue pribadi pasti bawa 2 packs Tolak Angin untuk perjalanan singkat, dan 5 packs Tolak Angin untuk perjalanan 1 bulan 😎 karena menurut gue, penyakit masuk angin itu paling nggak asik, apalagi kalau kejadiannya di luar negeri. Betul-betul merusak rencana perjalanan dan mood kita beberapa hari. Belum lagi kalau jadi susah bangun dari kasur, terus harus extend menginap dan menyebabkan overbudget lantas berakhir masuk rumah sakit 😂✌

5. Decolgen

Untuk Decolgen ini bisa dibilang termasuk yang paling jarang gue minum, tapi selalu gue bawa karena gue cocok saja dengan produknya. EHE. Gue minum Decolgen mostly saat sudah ada gejala flu, dan mulai bersin-bersin ~ Tapi gue sangat jarang kena flu, all thanks to Tolak Angin jadi Decolgen semacam antisipasi terakhir kalau Tolak Angin sudah nggak mampu menahan angin untuk masuk ke badan gue dan menyebabkan gue HATCHIII HATCHIIII ðŸĪŠ

6. Fresh Care

Terakhir adalah produk andalan yang pualiiiing sering gue gunakan 😍 ini semacam jalur pertama, jadi semisal gue pusing, pasti pakai Fresh Care karena mungkin gue pusing hanya karena mencium bau yang nggak enak, atau alasan lainnya. So, gue coba meminimalisir rasa pusing gue dengan mencium bau Fresh Care. Selain itu kalau perut sudah merasa nggak enak, sebelum minum Dulcolax pasti gue olehkan dulu Fresh Care agar panas di bagian pinggang 😁

Dan saat merasakan tanda-tanda mual, atau seperti mau masuk angin, plus rasa-rasa nggak enak lainnya, gue selalu coba oleskan Fresh Care di beberapa bagian badan. Jadi, terlalu sukanya gue sama Fresh Care, alhasil gue taruh Fresh Care di slingbag agar mudah diambil saat gue membutuhkannya, dan kalau mau tidur juga gue taruh di samping bantal ðŸĪĢ menurut gue, Fresh Care sama pentingnya dengan lipstick yang harus dibawa ke mana-mana ~

---

Sekarang sudah tau kan, produk apa saja yang selalu gue bawa saat perjalanan jauh ke luar dari Indonesia 😆 buat gue, 6 produk di atas sangat membantu gue pada pertolongan pertama saat menghadapi masalah dengan penyakit yang gue nggak tau kapan datangnya. Walaupun bisa dibilang gue jarang sakit (thank God, semoga gue selalu sehat), tapi gue berusaha untuk mengantisipasi keadaan yang nggak gue inginkan 😁 tentu nggak lupa untuk membeli asuransi perjalanan sebagai pegangan terakhir incase sakit parah.

Kalau ada yang pernah baca cerita perjalanan gue ke Ha Noi, di post tersebut gue bercerita kalau gue sempat sakit dan merubah semua rencana perjalanan lalu memutuskan untuk istirahat beberapa hari ~ dan saat itulah, gue mengkonsumsi Tolak Angin extra yang tadinya sehari sekali jadi sehari dua kali, lalu pasang Salonpas Koyo di beberapa titik badan yang terasa lelah sambil nggak lupa mengoleskan Fresh Care juga. Setelah satu hari istirahat, keesokan harinya gue langsung baikan ðŸĪĢ

Note: semua produk kesehatan harus digunakan sesuai anjuran yang tercatat dan gunakan atau minum sesuai kadarnya. Jangan sampai berlebihan maupun ketergantungan ~ lalu, kalau sudah mulai parah, tetap harus ke rumah sakit yap, jangan didiamkan hingga berakibat fatal 😊 akhir kata, semoga kita semua diberkahi kesehatan jadi nggak perlu mengkonsumsi obat-obatan. And for the last, usahakan untuk banyak minum air mineral agar kita bisa stay hidrate 😁👌 

28 comments:

  1. Setuju. Dan tidak kalah penting pola makan yang baik, istirahat, & olahraga minimal 30 menit sehari. Memang ada kekhawatiran kalau orang sudah tergantung obat dokter tiap hari tidak baik buat ginjal. Kunjungan perdana ke blog kesehatan yang menarik ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kesehatan harus ditunjang dengan pola makan yang baik, istirahat yang teratur dan minum yang cukup. Nggak lupa olahraga agar otot lentur 😂 Sebisa mungkin jangan sampai bergantung pada obat, dampaknya akan panjang ~

      By the way, blog saya bukan blog kesehatan 😁
      Thank you atas kunjungannya. Salam kenal.

      Delete
  2. Ha Ha Ha Ha
    Ya ya ya, begitulah...aku pun cuma keliling area Bali di tas selalu tersedia Panadol atau diganti Paracetamol, tergantung yang tersedia apa, Freshcare, Tolak Angin, Minyak Telon, dan milanta. Itu semua adalah penyembuh gejala sakit yang sering muncul di jalan, bener gak sih?

    Kata suamiku, orang sih perempuan itu baisanya di tasnya itu isinya peralatan touch up buat make up ini obat-obatan, ya harap maklum, hahahahaha.

    bahkan belakangan aku suka kerokan, enak banget rasanya anget habis kerokan :D

    Nah, ini tgl 19 aku mau ke Maldives juga udah mulai listing obat-obatan. Sama suami diledekin jangan lupa Indomie :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuuul 😂

      Nanti kalau ke Maldives jangan lupa obat-obatannya mba, meski nggak diminum tapi seenggaknya ready semua untuk jaga-jaga 😁 saya pun meski nggak minum, kalau ada obat tersedia jadi merasa aman saat bepergian hehehehe.

      Soalnya sakit di negara orang itu nggak enak mba, kalau di negara sendiri semisal sakit dan kehabisan obat masih gampang pergi ke apotik ~ tapi kalau di negara orang kadang obat juga nggak cocok, belum lagi bingung cari apotiknya di mana 😅 so, lebih baik mencegah ðŸĪĢ

      Kalau saya sudah nggak bawa indomie, tapi masih rajin bawa saus ABC, boncabe dan beberapa bumbu lainnya untuk merapihkan rasa makanan agar cocok di lidah 😆

      Delete
    2. Hahahaha,
      istilahnya itu merapikan rasa makanan :D
      Memang ya makanan Indonesia itu rasanya tak tergantikan.

      Delete
    3. Nggak bisa tergantikan mba, terlalu enak 😂

      Delete
  3. Kalo saya mau pergi perjalanan selain obat diatas juga tambahin satu lagi yaitu tolak sakit, agar perjalanan jadi asyik..😂😂😂

    Iya sih, kalo sakit udah parah memang harus berobat ke dokter atau rumah sakit, jangan ke Ningsih Tinampi dulu.😄

    Karena itu kita perlu asuransi kesehatan untuk perlindungan agar tidak terlalu besar biayanya. Contohnya adalah BPJS kesehatan, tapi jangan lupa juga bayarnya yang rajin seperti ibu ibu yang bayar di Ceriamart Eny.
    * Sorry promosi sedikit.✌️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa itu Ningsih Tinampi? 😅 Mas Agus ini sering sebut nama yang nggak saya tau 😂 hahahahahah ~

      Iya, asuransi kesehatan itu perlu, dan kalau sering bepergian harus punya asuransi perjalanan juga karena BPJS nggak menanggung saat kita sakit di negara orang 😁 by the way, kalau ikut BPJS harus rajin bayar yaaaa untuk membantu negara juga agar bisa meringankan beban warga lain saat sakit datang 😆 masa kalah sama ibu-ibu yang bayar di Ceriamart 😂

      Delete
    2. Ningsih tinampi itu semacam paranormal mbak, udah banyak cara pengobatan nya yang di upload ke YouTube, kalo mau berobat harus daftar dulu, baru empat apa lima tahun ditangani karena banyak yang antri.

      Lha, keburu orangnya udah klenger...😂😂😂

      Iya sih, harus pakai asuransi perjalanan, tapi aku ngga pernah jalan-jalan ke luar negeri sih, paling ke wakanda aja..😁

      Delete
    3. Haduuuh ada-ada saja 😂

      Kalau nggak jalan-jalan, nggak perlu asuransi perjalanan mas. Soalnya asuransi perjalanan dibeli sebelum pergi jalan bukan seperti BPJS yang bayar preminya setiap bulan dan validnya jangka waktu lama. Jadi asuransi perjalanan hanya bayar 1x dan valid saat perjalanan itu saja, that's why harganya murah 😁

      Mungkin kalau mas mau ke Wakanda lagi next time, bisa beli asuransi perjalanan ðŸĪĢ

      Delete
  4. kalau saya cuman fresh care ama salonpas yang sama hahaha.
    Kalau fresh care mah, memang nggak bisa pisah jauh-jauh, bahkan di rumah pun selalu bersamanya :D

    Nah kalau salonpas, saya biasanya yang satunya deh, yang panas banget itu, koyo cabe ya? saya jarang baca pokoknya seingat saya kemasannya agak coklat gitu deh.

    Saya gunakan buat punggung.
    Sejak sesar anak pertama dulu, saya jadi sering sakit punggung, nggak bisa tidur di kasur sembarangan, sekali tidur dan nggak nyaman gitu, ampun, kayak ada semut hitam gitu rasanya menggigit dalam tulang punggung saya.
    Entahlah karena apa.

    Biasanya bakal berkurang kalau ditempelin koyo cabe gitu.

    Kalau sakit kepala saya juga sering, tapi biasanya saya bertahan dulu, nanti kalau udah nggak kuat baru minum panadol extra ini.

    Dan kalau mau batuk, saya minum apa sih yang taglinenya 'cocok' gitu.
    Mixagrip, hahahaha.

    Kalau Dulcolax, seingat saya kayaknya belum pernah konsumsi sama sekali, lebih milih makan buah, biasanya kalau makan salak, langsung plong.

    Aneh kan, orang-orang makan salak jadi konstipasi, saya malah jadi PP kamar mandi mulu :D

    Etapi itu di rumah sih, kalau traveling sih kayaknya saya kudu bawa banyak perlengkapan.
    Yang penting itu adalah, asam mefenamat buat jaga-jaga sakit gigi, kalau dingin gigi saya ngilu dan jadi sakit gigi hahaha, salep inerson, buat olesin di tangan.
    kulit saya selalu ruam parah kalau kena sinar matahari terik, dan itu gatal banget.

    Doohh ribetnya ya saya jadi orang, makanya saya nggak bisa traveling kayak lainnya hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fresh Care memang favorit sejuta umat ya mba 😂 hampir semua orang pasti punya Fresh Care minimal 1 di tas atau rumahnya 😁✌

      Ohya saya tau yang warnanya agak cokelat, itu koyo cabe sepertinya. Saya nggak berani pakai karena puanas bangets, jadi saya pakai yang Salonpas Koyo biasa ini karena nggak terlalu panas dan cukup untuk membuang rasa sakit di badan 😆

      Saya juga kalau minum Panadol semisal sudah dalam tahap nggak bisa ditahan, dan setelah melewati proses coba pakai Fresh Care, minum hangat, dan dibawa tidur. Nah kalau tetap nggak bisa baru minum Panadol Extra 😂 jadi tetap saya bawa untuk jaga-jaga, karena kadang perlu antisipasi saat di perjalanan atau saat ada urusan penting, agak mengganggu juga kalau nggak diatasi segera 😅

      Hehehe, enaknya di Indonesia ada banyak material untuk mempermudah buang air besar. Buah-buahan seperti Salak atau Pepaya pun bisa. While saya biasa konsumsi Yakult dan Kunyit Asam jadi nggak perlu Dulcolax. Cuma saat abroad saya pasti bawa Dulcolax karena dulu pernah kejadian sebelum kenal Dulcolax, saya ada perjalanan 2 minggu dan super menderita karena nggak bisa buang air besar dengan lancar. Since then selalu sedia Dulcolax untuk jaga-jaga ðŸĪĢ

      Kita sama-sama ribet sepertinya mba, perlu bawa banyak perintilan kalau pergi jalan 😆 tapi better mencegah daripada mengobati kan, jadi kalau pergi jauh, jangan lupa dibawa semua perintilan mba yaaaa ~ biar kalau ada apa-apa bisa segera diatasi sakitnya 😍💕

      Delete
    2. Hahaha, iyaaa panasss banget, kalau bukan karena punggung saya memang sakitnya minta ampun, kayaknya sayapun nggak kuat yang koyo cabe itu.

      Eh btw, selain fresh care, dulunya saya sahabatan ama minyak angin cap kapak, itu juga enak banget buat masuk angin atau migren, cuman memang kurang praktis sih, paling asyik ya fresh care, anti tumpah :D

      Hahaha minimal saya jadi berbesar hati nih, masih ada peluang bagi orang rempong kayak saya untuk bisa traveling qiqiqiqiqiq

      Delete
    3. Sebelum Fresh Care yang famous kalau nggak cap kapak ya cap tiger mba ðŸĪĢ hahahahaha. Dulu saya sebelum Fresh Care pakainya minyak kayu putih, tapi memang Fresh Care itu lebih simple dan anti tumpah 😎

      Tenang saja mba, kita kaum rempong tetap bisa traveling dengan aman dan bahagia 😂

      Delete
  5. Hahaha, baca ini senyum2 sendiri karena merasakan hal yang sama, umur nggak bohong ya.*piiiisss

    Kalau traveling bawa obat emang perlu banget ya mba buat jaga2. Apalagi kalau udah cocok ama obatnya.

    Dari list itu, yang saya juga pakai yaitu fresh care dan tolak angin. Udahlah, kalau fresh care ke mana2 selalu ada, nggak cuma pas traveling doang. Baunya enak. Mayanlah buat pengganti eo2 yang mahal itu, hahahahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbaaa, semakin tua semakin butuh support produk kesehatan biar bisa menikmati hidup dengan sebaik-baiknya 😂 buat saya obat itu sudah semacam asuransi juga, meski nggak diminum tapi membuat saya merasa aman ðŸĪĢ

      Fresh Care memang enak banget entah kenapa, saat cape kaki pun tinggal oles Fresh Care di telapak kaki, dijamin langsung enakan. Jadi saya seperti merasa Fresh Care ini bisa menyembuhkan segala rasa sakit dan pegal 😂

      Delete
  6. Ahahahaha tolak angin dan freshcare ini wajib banget. Saya bawa salonpas cuma kalau tau bakalan treking jauh. Selain itu promag juga wajib bawa. Terus betadine dan plester. Suka pecicilan soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOSS!! mbaaa 😆✌

      Ohyaaa, saya bawa Hansaplast juga tapi termasuk yang jarang saya pakai. Mungkin selama 5 tahun terakhir, hanya pakai 2 atau 3 kali 😂

      Delete
  7. Saya paling gak bisa pake koyo 😭😭😭 . Kulit saya jadi terbakar pas dilepas koyonya. Sebel deh.. Mau gak mau sekarang ke mana-mana bawa counterpain. Itupun yang warna biru. Hihihi.. rasanya lebih dingin.. 😂

    Tolak Angin juga merupakan salah satu yang wajib saya bawa kemana pun. Saya penggemar Bodrex sih (ini malah ngiklan 😂😂😂).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh! Saya belum pernah coba Counterpain, nanti kapan-kapan coba deh kalau memang kasih rasa dingin 😂

      Kalau Bodrex saya sudah nggak pernah minum. Terakhir jaman kecil deh, setiap sakit dikasih Bodrex sama ortu ðŸĪĢ

      Delete
  8. Nah, tjakep nih..
    memang kalo pergi2an harus banget sih bawa senjata andalan kek gitu. Namanya bepergian pasti ada aja masalahnya.. entah tiba2 pusying, masuk angin, flu dsb..

    Aku juga kalo pergi mesti bawa obat lengkap.. Apalgi bawa anak, makin banyak deh obat2an yang dibawa.

    Persis banget obat2annya sama yang kubawa.. tapi kalo untuk aku masih kurang satu lagi.. kurang milanta atau promagh buat nyeri lambung.. hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau bawa anak, pasti amunisi obatnya jauh lebih banyak ya mbaaaa. Kebayang ribetnya kalau anak mendadak sakit tapi obat nggak tersedia, rumah sakit jauh, dan lain sebagainya 😁

      Oh mba ada sakit nyeri lambung, kalau iya memang Milanta dan Promagh harus selalu dibawa. Seperti teman saya juga, selalu sedia Milanta ~ plus karena punya asma jadi bawa obat asma 😄

      Semoga kita selalu sehat mbaaaa 💕

      Delete
  9. Wah Tolak Angin sih emang wajib jib jib banget ada saat traveling. Badan pegel-pegel, masuk angin, atau sekedar jaga kondisi kesehatan tuh semua teratasi dengan minum tolak angin lol *kayaknya abis ini kita-kita boleh minta disponsorin nih huahaha*

    Eh kok kita samaan Mba, obat flu yang cocok di aku cuma Decolgen lho, merek lain kurang mempan hahaha

    Kalo di aku minyak kayu putih juga kudu ada. Plus, Zambuk! Karena bawa anak kadang-kadang digigit nyamuk lah, jatoh kepentok apa lah jadi Zambuk harus ada hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mbaaaa, tolak angin tuh meski nggak sakit, sesekali diminum pun nggak masalah. Karena membantu untuk jaga kondisi kesehatan. Kalau di Korea mirip ginseng, tetap dikonsumsi meski nggak sakit badannya 😁

      Saya juga sudah coba beberapa brand untuk obat flu, dan memang paling cocok ke saya itu Decolgen sampai sekarang hahahaha ternyata saya ada temannya ðŸĪĢ🙌

      Dulu saya pun pemakai minyak kayu putih, tapi karena sekarang sudah ada Fresh Care jadi berpaling ke Fresh Care 😆 nah kalau Zambuk justru belum tau, tapi itu sepertinya untuk anak-anak yaaaa 😍💕

      Delete
  10. kalo aku fresh care, tolak angin, counterpain, sama panadol yang biru/ijo. wajib banget masuk kantong obat buat traveling. hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib bawa obat-obat andalan ya, mba 😎

      Delete
  11. Andalanku tolak angin sama minyak kayu putih Cap Lang. Tapi aku pernah diplirik'i penumpang lain saat di pesawat waktu pake minyak kayu putih. Kayaknya bulenya merasa terganggu kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi saya juga pernah mba, mungkin untuk sebagian orang especially foreigner, wangi semerbak minyak kayu putih cukup strong untuk mereka 😁✌

      Delete