Introduction | CREAMENO

Pages

Introduction


Hari ini, gue memutuskan untuk tambah satu label pada blog gue yaitu MOONLIGHT yang akan bercerita hal nggak penting ketika gue menjalani hidup bersama si kesayangan yang berasal dari planet lain 😂 Kenapa moonlight? Well, karena dari awal pertama gue kenal dia sampai bisa jadi pasangan yang semoga selalu bersama di dunia dan akhirat, gue memang sering panggil dia dengan sebutan 'my moonlight' ðŸĪĢ Sound cheesy or kalau kata anak sekarang 'bucin', huh? ðŸĪŠ

Ohya, dia ini partner gue dalam menjalani hidup dari usia 20 tahunan hingga menginjak angka 30 tahunan 😁💕 Cukup lama untuk kenal dia dan segala ke-absurd-annya tapi masih sebentar untuk benar-benar paham bahwa selayaknya dua anak manusia yang kemudian bersatu, tetap pada awalnya kita adalah satu manusia utuh yang punya perjalanan hidup berbeda. Jadi kadang, hal basic itu yang membuat gue sadar, kalau perbedaan yang ada di antara kita berdua sudah seharusnya bukan menjadi alasan untuk selalu beradu pendapat dan berdebat 😂

Ditambah perbedaan bahasa, budaya, kewarganegaraan, dan pola didik orang tua, bisa dibilang sangat berpengaruh terhadap bagaimana cara kita berdua menyikapi suatu permasalahan 😎 However, thank God, sampai detik ini, kita berdua survive setelah beratus-ratus perdebatan dari hal yang sebenarnya sepele sampai another hal-hal sepele lainnya yang sekarang cuma bisa jadi bahan tertawaan karena heran, kenapa kita berdua sebegitu keras kepalanya (honestly, gue~lah yang paling keras kepala). Woman always right, isn't it? ðŸĪĢ hihihihi ~

🐰🐰🐰

By the way, gue sama dia kalau dalam bahasa Korea itu 'donggap chin-gu' yang artinya teman seumuran 😁 Bagi teman-teman yang tau sistem senioritas di Korea, pasti paham nggak mudah untuk kita berteman dengan yang berbeda usia. Dan beruntungnya gue bertemu pasangan gue yang seumuran, jadi nggak ada alasan untuk kita saling menindas karena senioritas *eh* ðŸĪŠ

Nah, bagi yang penasaran bagaimana gue berkomunikasi setiap harinya, hmm, sekitar 90% kita berkomunikasi pakai bahasa Inggris, dan sisanya terselip sepatah dua patah kata dalam bahasa Indonesia dan Korea 😂 Gue memang nggak begitu jago dalam berbicara dalam bahasa Korea (meski paham tulisan dan cara baca), while dia sama, masih belum jago bahasa Indonesia. Kami berdua belajar bahasa masing-masing negara hanya berdasarkan dari apa yang kita dengar 😁

Apakah laki-laki Korea semanis yang ada di drama?

Menurut gue nggak semua laki-laki Korea semanis di drama, karena kembali lagi pada karakter personal. Tapi bisa dibilang, drama Korea membuat standar basic manner di Korea Selatan jadi tinggi itu benar adanya 😁👍 Contoh basic manner seperti buka pintu mobil, pasang seat belt, angkat barang tanpa diminta, jaga pasangan saat jalan berdua, gandeng tangan dan banyak lagi yang di mata kita mungkin berlebihan tapi bagi mereka adalah basic manner normal 😆

And lucky me, punya pasangan ber-manner bagus yang gue yakin.... itu nggak lepas dari didikan orang tuanya 😍💕 Meski, dia jarang kasih surprise, tapi dia selalu memperlakukan gue dengan baik setiap hari dan gue rasa itu yang terpenting untuk saat ini 😂 Karena gue jujur nggak perlu hadiah mahal (walau tetap senang kalau dikasih, hahahaa), tapi yang gue mau adalah dia bantu gue cuci piring dan hal-hal kecil lainnya yang bisa dia lakukan saat gue butuhkan 😁

So, pada post perdana di label MOONLIGHT ini yang gue nggak tau akan sering gue update apa nggak (tergantung permintaan pemirsa! Wk), gue mau ucapkan terima kasih ke dia yang sukses menjadi supporter nomor satu gue even baca semua tulisan gue dari pertama sampai sekarang. Dan gue mau berterima kasih karena sudah investasikan waktu, uang, tenaga, dan semua untuk membahagiakan gue 😍💕 Terima kasih sudah membuat gue merasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan gue, dan terima kasih sudah selalu ada.

Semoga kita selalu diberkahi rizki sehat, bahagia, sejahtera, dan dikelilingi oleh kebaikan ðŸĨģ For the last, terima kasih sudah jadi partner angkat koper gue, dan partner yang selalu memberikan kulit ayam krispi plus kuning telor untuk gue (ini penting banget, gaes!) dan terima kasih, sudah memastikan gue baik-baik saja, even bertanya, "How's your day?" saat gue baru selesai kerja 😍

Thank you, and I love you, sayang 💕
Today, I decided to create a new label called MOONLIGHT which will tell you about insignificant things with my partner who comes from another planet 😂 Why moonlight? Well, because from the beginning, since I knew him until he finally become my partner for lyfe (hopefully, will always together in this world and hereafter), I do call him as 'my moonlight' -- Sound cheesy, huh? ðŸĪŠ

And if you wanna know, he is my one and only partner in enjoying transitition life from my 20s until now when I've stepped on my 30s 😁 long enough to get to know him and all his weirdness but still very short to really understand that we as two human being who later united, at first are a whole person who has a different journey 😆 And, those basic things make me realize, that the differences between us should not be a reason to always argue and fight 😂

Because in the end, we know that we have many differences from language, culture, citizenship, and the patterns of how our parents raised us, and I think it's influenced us on how we facing a problem in our life. However, thank God, we both survive after hundreds of debates from things that are actually trivial to another trivial things which now can be a laughing stock because we wonder, why we are so stubborn? (I'm the most stubborn one). Woman always right, isn't it? ðŸĪĢ

🐰🐰🐰

By the way, in Korean language, we're 'Donggap Chin-gu' which means a friend of the same age 😁 For those who know how the seniority system in South Korea, surely understand that it's not easy for us to be a friend with others who has a different age with us hehehe. And fortunately ~ I met my partner who has the same age as me and was born in the same year, so, there was no reason for us to pressure each other because of seniority *eh* ðŸĪŠ

And, for those of you who are curious about how I communicate every day, hmm, about 90% we communicate using English, and the rest are tucked in by a few words in Indonesian and Korean 😂 I'm not good at speak Korean (though understand how to write and read), while he is same, still not good at speak Indonesian. So, we both learn only based on what we hear 😁

Are Korean men as sweet as those in dramas?

In my opinion, not all Korean men are sweet, because it depend on their characters ~ But I think, Korean drama makes the standard of basic manner kinda high is true 😁 For examples, help to open door, attach seat belts, lift heavy items, keep partners safe when walk together, hold hands and many more, which in our eyes might be excessive, but for them it's basic 😆

Lucky me, I have a partner with a good manner that I'm sure of, it can't be separated from how his parents raised him 😍 Though he rarely gives me surprises, but he always treats me well and I feel that's the most important thing, now 😂 And I honestly don't need expensive gifts (though I'm still happy when he give me expensive gifts~), but what I need the most is he help me wash the dishes and other small things that can be done when I need them 😁

So, in the first post on my new MOONLIGHT label that I don't know will I update it often or not (depending on reader's requests! Haha), I just want to thank my partner who is my number one supporter and always read all my writing from the first post until now 😆 And I wanna thank him for investing time, money, energy and everything to make me happy. Thank you honey, for make me feel safe and comfortable in living my life, and thank you for always being there.

May we always be blessed with health, happiness, well-being, and surrounded with kindness ðŸĨģ For the last, thank you for being my foster luggage partner, and a partner who always gives me a crispy chicken skin plus egg yolk (this is really important, guys!) and thank you, for always making sure I'm okay, also keep asking, "How's your day?" when I just finished my work 😍

Thank you, and I love you so much 💕
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------

24 comments:

  1. Punya pasangan hidup yang baik seperti itu enak juga ya mbak, selalu membuka pintu, angkat barang berat tanpa diminta dan hal lainnya.

    Iya juga mbak, didikan orang tua jelas berpengaruh pada anak, itu sebabnya jika orang tua baik, biasanya anaknya juga baik, begitu juga sebaliknya.

    Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, kecuali pohonnya di pinggir sungai, buahnya bisa hanyut ke laut.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak mas, hidup jadi mudah 😂 tapi kalau punya pasangan yang baik, kitanya juga harus baik agar hubungan menjadi dua arah (take and give) 😁 soalnya saya percaya, kalau kita ingin diperlakukan sebagai king / queen, sebisa mungkin memperlakukan pasangan kita dengan level yang sama 😆

      Betul mas, saya merasa, didikan orang tua punya peranan penting dalam membentuk karakter seorang anak ~ semoga kita bisa menjadi orang tua dengan contoh terbaik untuk anak-anak kita 😍

      Seram juga kalau hanyut ke laut 😂

      Delete
    2. Betul juga, kalo kita ingin diperlakukan baik, maka kita juga harus memperlakukan pasangan dengan baik juga, kalo bisa malah lebih baik ya mbak.

      Amin, semoga kita bisa menjadi orang tua yang baik buat anak-anak kita, walaupun aku akui masih banyak kekurangan, tapi tetap berusaha lebih baik lagi.,😃

      Kok seram, habis ngambil buah di laut, kita ke pantai dulu nyantai.😁

      Delete
    3. Iya mas, kadang ada juga kan yang keseringan diperlakukan baik jadi keenakan terus lupa untuk balas berbuat baik ðŸĪĢ contohnya saya, kadang keenakan terus lupa deh kalau saya nggak boleh menerima begitu saja tanpa berusaha memberikan sesuatu sebagai balasan. Kalau kata ibu saya, nanti bisa menyesal di hari kemudian saat kesempatan untuk memperlakukan pasangan sudah nggak ada 😅 jadi sekarang saya terus berusaha untuk lebih baik dari hari sebelumnya 😆

      Semangat mas, saya yakin mas adalah orang tua terhebat untuk anak-anak mas dan saya juga percaya mas sudah memberikan hal-hal dan contoh-contoh baik untuk mereka 😄 yang terpenting jangan terlalu keras sama diri sendiri, apabila hari ini belum mencapai target, masih bisa berusaha kembali dihari esok ya 😁🙌

      Delete
  2. Aku dengan pacarku kalau ngomong justru pakai bahasa Inggris (dia orang Rusia, btw), karena itu bahasa netral, karena bahasa Indonesia dia masih acak-acakan, tapi aku bisa bahasa Rusia, itu kan ga fair, makanya kami memilih bahasa Inggris supaya sama-sama ngerti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga pernah merasa nggak fair, waktu pasangan saya minta saya belajar bahasa Korea sampai ikut kelas while dia bilang dia akan belajar bahasa Inggris juga ðŸĪĢ masalahnya, dia belajar bahasa Inggris sudah dari jaman sekolah means sudah ada basic-nya dan dia jago juga bahasa Inggrisnya nggak perlu pakai kelas segala, sedangkan saya belajar bahasa Korea kan semenjak memulai hubungan dengan dia (bukan dari jaman sekolah). Jadi dari situ saja sudah nggak balance ðŸĪĢ

      Alhasil kami sepakat untuk menggunakan bahasa Inggris pada percakapan di-keseharian, dan apabila saya harus ikut kelas bahasa Korea maka dia harus ikut kelas bahasa Indonesia biar adil karena saya nggak mau stres sendirian 😂 by the way, mas Anggie keren bisa bahasa Rusia 😍 saya belum terlalu mahir untuk speaking Korean, meski bisa tapi belum yang sampai tahap master haha. Memang speaking itu paling susah dibanding reading / writing 😎

      Thanks for sharing your story ya, mas 😄🙌

      Delete
  3. Wahhhh relationship goals bangetttt, uwu banget yak :D, semoga nanti ak bisa mendapatkan pasangan yang baik, pengertian, bisa masak, dan setia dari awal sampai akhir nanti.. amin amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami jauh dari kata relationship or marriage goals mas 😁 karena yang ditulis hanya yang baik-baik saja, kalau yang pahit cukup disimpan dalam kotak kenangan 😂

      AMIIIN ~ semoga mas Andrie bisa mendapatkan jodoh yang sesuai harapan. Dan kalaupun sang kekasih hati nggak bisa masak, mungkin bisa dikasih saran untuk belajar masak 😁✌ semangat mas, keep giving your best and let God care the rest 😄

      Delete
  4. wahh gentlemen banget ya lelaki di korea sana mbak, karena mannernya bagus. yg paling ga nyangka ternyata pengaruh dari drama2... whaat, segitu kuatnya efek drama ke kehidupan nyata,

    terakhir saya doakan semoga langgengg sampai seterusnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya rasa, semua orang di dunia ini bisa jadi gentlemen apabila menjaga basic mannernya 😁 dulu, sebelum drama Korea booming, basic manner mereka pun masih level bawah. Cuma saya akui, drama Korea sedikit banyak membuat level basic manner mereka meningkat 😎 karena secara nggak langsung, seperti diberikan contoh, hal mana yang baik dalam memperlakukan pasangan 😄

      Alhasil, kalau ada orang terkenal di Korea yang memperlakukan pasangannya dengan sangat baik, maka banyak laki-laki akan birkomentar, "Wah dia membuat standar manner terlalu tinggi (they set the standard too high)." 😂 hehehe~

      Terima kasih mas, doa yang sama untuk mas 😊🙌

      Delete
  5. semoga bahagia terus kalian..

    walaupun nggak seromantis di drama2,, tapi standar romantis cowo korea kayanya masih di atas cowo Indonesia deh hehe..

    btw kayanya kita juga seumuran, udah kepala 3 :D

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya sekarang di Indonesia semakin banyak cowok-cowok romantis yang standar basic mannernya juara 😍

      Ohya mas Bara kepala tiga juga?
      Hehe, sama dong saya juga sudah 30'an 😆
      Semoga kita bisa semakin bertambah bijaksana ya~

      Delete
  6. penasaran sama cerita cerita moonlight nih :)
    kalau pasangan seperhatian seperti itu wahh pasti bangga banget yang jadi ceweknya/pasangannya. Sabar setia penyayang, paket lengkap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangga sebenarnya nggak terlalu mba, karena kata omonim itu adalah basic manner jadi sudah sewajarnya dilakukan 😂 cuma saya bersyukur karena dia pegang standar basic manner tersebut sampai sekarang 😁

      Semoga mba Ainun pun berbahagia selalu, bersama pasangan mba ya, dan selalu diperhatikan serta dilimpahkan kasih sayang dengan paket lengkap 😍

      Delete
  7. Uwuuuu manis sekali baca tulisan ini 😍 dari tulisan Mbak aku bisa ikut merasakan apa yang Mbak rasakan selama menjalani hubungan bersama pasangan. Menjalani kehidupan serasa lebih ringan kalau ada pasangan yang bisa saling support ya. Semoga ke depannya kalian berdua bisa terus kompak dan bahagia (:

    Hayukkk dilanjut cerita kategori ini ya. Penasaran! 😝

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, thank you mba Jane 😆 iya, memang paling enak kalau ketemu pasangan yang bisa saling support dan saling memberikan semangat meski kadang sering berantem juga ðŸĪĢ mungkin karena seumuran 😁

      Semoga mba Jane pun selalu kompak dan bahagia bersama pasangan mba yaaaaa. Dan selalu dikelilingi oleh kebaikan 😍🙌 terima kasih doanya mbaaa 💕

      Delete
  8. Hahaha, akhirnya dibuka kolom komentarnya.
    Sumpah, ini mah label yang bakal banyak ditunggu orang-orang.

    Relationship sesama satu negara saja udah bikin kepo dan menarik untuk dibaca, apalagi beda negara.

    Saya sering banget loh (eh nggak terlalu sering juga sih :D) liat-liat, kehidupan pasangan mix marriage beda negara.

    Yang Pita dengan orang Amerika, so sweet banget suaminya. yang memang basic mannernya bagus ya.
    Menghargai perempuan, berpikir bahwa konteks rumah tangga itu adalah real kerjasama, jadi nggak sungkan membantu istrinya.

    Atau Yanie Kim yang menikah dengan orang Korea, ada juga kaka Ina yang menikah ama orang Jerman.

    Nah di sini, bisa membaca kisah relationship beda negara juga :)
    Sama kayak punyanya Keluarga Panda tuh, dia mix marriage ama Turki :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha, tadinya ragu mau buka komentar atau nggak ðŸĪĢ tapi ended up dibuka juga 😆 iya mba, kadang saya juga berharap dia bisa fasih bahasa Indonesia agar saya lebih bebas cas cis cusnya tapi memang nggak ada hubungan yang sempurna, jadi harus belajar menerima 😁

      Iya, saya suka baca cerita di blog keluargapanda 😍 senang dapat informasi dan ilmu baru dari beda negara. Ternyata dunia ini luas banget, kultur dan budaya pun sangat berbeda satu sama lainnya 😎 itu di atas, ada mas Anggie (teman blogger) yang pasangannya orang Rusia (mungkin mba bisa main ke blog beliau kalau mba butuh tambahan bacaan) 😆✌

      Delete
  9. Karena Moonlight adalah label Creameno dan pasangan, jadi komen kali ini datang dari kami berdua, Justin + Nindyo yah hihihi.

    Ceritanya manis banget sih! 💛 Kami jadi penasaran gimana kalian ketemunya, gimana kalian tau tau in love, terus cerita lucu lucunya juga semoga bisa dibagi juga yah.

    Kami sendiri punya keluarga dekat yg meniqa sama kewarganegaraan berbeza, contohnya eyang kami yg di Swiss. Grospapi orang asli Jogja, grosmami asli Bern. Kami diceritain awal-awal mereka bisa klik sampai akhirnya budaya/cara hidup mana sih yg akan mereka pakai di keluarga. Menarik.

    Ada juga teman kami yg asli Semarang, pacaran sama orang Belanda yg sebenarnya sama-sama kesulitan komunikasi kendala bahasa, tapi sampe rencana meniqa. Magic ya!

    Salam ya buat si mamas oppa hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Justin dan mas Nindyo 😁

      Wahhh, pasti seru ya mendengar kisah eyang, especially mengenai pilihan budaya yang akan digunakan pada keluarga karena memang kebanyakan berbeda budayanya even sesama Asia 😝 apalagi eyangnya mba yang lintas benua ehehehe ~

      Semoga teman mba meski terkendala bahasa, tetap bisa berbahagia atas pernikahannya kelak 😍

      Delete
  10. Ga tau kenapa, aku baca ini cuma senyum senyum aja hihi
    So sweet aneth qaqaaaa...

    Semoga selalu dilimpahi kebahagiaan with your man ya mb eno

    begitulah hidup berpasangan, semuanya terkesan lucu, unyuk-unyuk, dan indah2 kalau dijalani dengan penuh gembira...

    Even ya pasti ada saja debat2 kecil, tapi itulah yang namanya bumbu..
    Sama kayak kakakku mb eno, dia juga dg suami seumuran
    Klo aku beda 4 tahun dg suami. Pak suami kakak kelasku sma, 4 tahun lebih tua dari aku...ya walau satu sma tapi ga ketemu juga. Dia sma kelas 1 aku sd kelas 6 kira kira gitu ahha

    Tapi aku selalu senang kalau baca cerita yang sweet sweet gini terkait pasangan. Soalnya nular positif vibes ke yang baca, ...it's oke kok klo kadang kita ceritanya terkesan sedikit bucin, aku pun sering malah ahahhaha, tapi ya ga papa...malah bagus menurutku, daripada cerita yang jelek2nya... malah justru itu yang harus dihindari, karena bagaimana pun partner in life kita juga punya perasaan dan juga suka baca kan tulisan2 kita, masa kan ditulis bukan yang bagian baiknya hihi,

    aku juga sama mending tulis yang bagian sweet sweetnya atau baik baiknya aja deh, hehehe

    Btw aku dong salfok bagian selalu ngasih kuning telor n kulit krispy ayamnyaaaa...ahahaha..ini mah godaaan iman, makanan favorit banget even penuh lemak jenuh hoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Nitaaa 😆

      Memang semua tergantung bagaimana mindset kita ya mba, kalau dijalani dengan rasa syukur maka hidup akan terasa lebih mudah dan penuh suka cita 😎 meski kadang sejujurnya saya lupa untuk bersyukur juga *khilaf* 😂

      Waaah seru dong mba kalau beda umur 4 tahunan, jadi serasa diemong sama pasangan. Hihi, kalau kata ibu saya dulu, memang paling enak semisal berjarak usianya. Tapi saya berjodohnya sama yang seumuran, tetap saya terima dengan hati lapang 😁

      Semoga yang positif menular ke mba Nita yap, saya pun belajar banyak juga dari cerita-cerita mba Nita, soal hal-hal kecil yang bisa membuat hati senang 😆 contohnya waktu mba dan pasangan pulang kerja sama-sama ke supermarket untuk beli sayuran 😍

      Iyaaa mba, memang dua makanan itu enak banget menurut saya. Jadi setiap kali dikasih kulit ayam krispi, entah kenapa saya bahagia luar biasaaaa HAHAHA. Remeh banget ya 😂 tapi kulit ayam krispi memang segitu berharganya untuk saya 😆✌

      Delete
  11. Kamu semakin mengukuhkan diri sebagai blogger misterius ya, haha. Sebenernya penasaran sama wajah kalian, tapi itu hak kamu. Jika berjodoh, maybe we will cross our path :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, hopefully bisa cross path one day mas 😁

      Delete