Reminder | CREAMENO

Pages

Reminder


Kalau kata Andhika Diskartes, salah satu financial advisor yang gue ikuti akunnya, "Hidup kita dimasa sekarang adalah konsekuensi dari hidup kita dimasa lalu, dan hidup kita dimasa depan adalah buah dari usaha kita dimasa sekarang." ๐Ÿ˜„ gue sering dapat curhatan beberapa sohibal-sohibul gue yang kadang menyesali masa lalunya dan keputusan-keputusan yang pernah dibuat dimasa silam, sampai akhirnya lupa kalau fokus terbesar dalam hidup adalah berjuang dimasa sekarang agar punya masa depan lebih cemerlang ๐Ÿ˜

Karena menurut gue, apa yang terjadi dimasa lalu adalah pelajaran dan meski terkadang pilihan yang kita ambil salah, kita tetap harus menghargai pilihan-pilihan yang telah kita buat sebab pilihan itulah yang telah membentuk diri kita sekarang ๐Ÿ˜✌ jadi untuk sohibal-sohibul dan teman-teman semua yang membaca tulisan ini, apabila masih bersedih atas keputusan yang pernah dibuat dimasa silam, it's okay genks, bersedih boleh tapi harus tetap bergerak maju ke depan ya. Pelan-pelan tata lagi hidupnya, agar usaha kita sekarang bisa berhasil dimasa mendatang ๐Ÿ˜† semangat untuk semua ๐Ÿ’•

Cheers.
Andhika Diskartes as one of financial advisors that I followed ever said, "Our lives in the present are the consequences of our lives in the past, and our lives in the future are the fruits of our efforts in the present." ๐Ÿ˜„ my bestfriends sometimes told me their own concerns when they regret about their life and decisions that were made in the past, until they forget that the biggest focus in life is to 'fight' in the present for the sake of having a brighter future ๐Ÿ˜

And in my opinion, what happened in the past is a lesson and even though sometimes the choices that we have made were wrong, we still have to respect those choices because those choices shaped us now ๐Ÿ˜✌ so for my beloved bestfriends and everyone who read this post, if you are still sad about your decisions that have been made in the past, it's okay guys, you can be sad but you have to keep moving forward. Slowly you can organize your life again, so that your efforts can be successful in the near future ๐Ÿ˜† fighting for us ๐Ÿ’•

Cheers.
Andhika Diskartes์€ ๊ธˆ์œต ์ „๋ฌธ๊ฐ€ ์ค‘ ํ•œ ์‚ฌ๋žŒ์œผ๋กœ "ํ˜„์žฌ ์‚ถ์€ ๊ณผ๊ฑฐ ๋…ธ๋ ฅ์˜ ๊ฒฐ๊ณผ์ด๋ฉฐ ๋ฏธ๋ž˜๋Š” ํ˜„์žฌ ๋…ธ๋ ฅ์˜ ๊ฒฐ๊ณผ์ž…๋‹ˆ๋‹ค" ๋ผ๊ณ  ๋งํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜„ ์ œ ๋ฒ ํ”„๋Š” ๊ฐ€๋” ํ›„ํšŒํ•  ์ผ์ด ์žˆ๊ฑฐ๋‚˜ ๊ฒฐ์ •์„ ํ•ด์•ผํ•  ๋•Œ ๋ฐ์€ ๋ฏธ๋ž˜๋ฅผ ์œ„ํ•œ ๊ฐ€์žฅ ํฐ ๊ด€์ ์ด ํ˜„์žฌ์˜ '์‹ธ์›€'์ด๋ผ๋Š”๊ฑธ ์žŠ์„๋งŒํผ ๊ฑฑ์ •๋“ค์„ ๋งํ•˜๊ณคํ•ด์š” ๐Ÿ˜

์ œ ์ƒ๊ฐ์— ๊ณผ๊ฑฐ์— ์ผ์–ด๋‚œ ์ผ์€ ์ธ์ƒ์ˆ˜์—…์ด๊ณ  ๊ฐ€๋” ์„ ํƒ์ด ํ‹€๋ฆฐ๊ฒƒ์ผ์ง€๋ผ๋„ ๊ทธ ์„ ํƒ์ด ํ˜„์žฌ์šฐ๋ฆฌ๋ฅผ ๋งŒ๋“ ๊ฒƒ์ด๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์— ์กด์ค‘ํ•ด์•ผํ•ด์š” ๐Ÿ˜✌ ๊ทธ๋ž˜์„œ ์ œ๊ฐ€ ์‚ฌ๋ž‘ํ•˜๋Š” ๋ฒ ํ”„์™€ ์ด ๊ธ€์„ ์ฝ๋Š” ๋ชจ๋“  ๋ถ„๋“ค์—๊ฒŒ ๊ณผ๊ฑฐ์— ํ•˜์…จ๋˜ ๊ฒฐ์ •๋•Œ๋ฌธ์— ํž˜๋“œ์‹  ๋ถ„๋“ค์—๊ฒŒ ์Šฌํผํ•˜๋Š”๊ฑด ๊ดœ์ฐฎ์ง€๋งŒ ์•ž์œผ๋กœ ๋‚˜๊ฐ€์•ผํ•œ๋‹ค๊ณ  ๋งํ•ด์ฃผ๊ณ  ์‹ถ์–ด์š”. ์ฒœ์ฒœํžˆ ์ธ์ƒ์„ ๋งŒ๋“ค์–ด๊ฐˆ ์ˆ˜ ์žˆ๊ณ  ๋…ธ๋ ฅ์ด ๊ฐ€๊นŒ์šด ๋ฏธ๋ž˜์˜ ์„ฑ๊ณต์„ ๋งŒ๋“ค๊ฑฐ์—์š” ๐Ÿ˜† ํŒŒ์ดํŒ…ํ•ด์š” ์šฐ๋ฆฌ ๐Ÿ’•

Cheers.

16 comments:

  1. Dapet positive vibration abis baca postingan ini. :D Umat manusia kayaknya sekarang memang lagi perlu-perlunya untuk bersikap positif supaya badai cepat berlalu. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Positif itu perlu mas ehehe, semangatttt! ๐Ÿ˜๐Ÿ™Œ

      Delete
  2. Andai ada mesin waktu mungkin orang maunya pergi ke masa lalu untuk memperbaiki masa sekarang dan juga melihat masa depannya dia seperti apa.

    Padahal itu cuma khayalan ya mbak, nanti bisa kacau.

    Ok, memang benar kata mbak. Masa lalu harusnya jadi pelajaran dan berjuanglah di masa sekarang agar masa depanmu cerah. Istilahnya sih

    Masa lalu adalah kenangan
    Masa sekarang adalah kenyataan
    Masa depan adalah tantangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuuul, banyak sekali yang ingin kembali pada masa lalu agar bisa memperbaiki apa yang salah demi dapat kesempatan ambil langkah lebih baik agar masa depan cerah ๐Ÿ˜ tapi masalahnya itu nggak akan bisa dilakukan ~

      Semangat, mas! ๐Ÿ˜†๐Ÿ™Œ

      Delete
  3. Saya kadang sering menyesali, terus sisi kewarasan saya datang kembali, dan berkata.
    Apapun keputusan saya di masa lalu, tidak akan pernah bisa lebih baik, kalau sayanya ya begini-begini saja hahaha.

    Maksudnya, kadang saya berpikir, menyesal menikah dulunya, kesal karena pasangan berubah, terus saya menyesal juga seandainya nggak nikah dengan dia, mungkin sekarang saya jadi wanita yang lebih sukses, punya penghasilan, bahkan sangat bisa mengangkat derajat orang tua saja.

    Akan tetapi..
    Mungkin orang tua saya akan sedih karena sampai tua saya belum menikah, lalu saya pikir, sama aja sebenarnya, setiap keputusan yang kita ambil itu pasti ada plus minusnya.

    Cara terbijak menyikapi adalah, berpikir positif, dan memaksa apa yang kita keluhkan itu jadi lebih positif, caranya? jadikan 'kesalahan' tersebut sebagai pelajaran misalnya, bagikan pengalaman kita, siapa tau pengalaman tersebut akan membuka pikiran orang-orang yang sedang bingung dalam memutuskan sesuatu? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan disesali apa yang sudah terjadi mbak Rey dan tetap semangat ya.

      Betul, dengan berfikir positif maka keadaan mungkin akan lebih baik.๐Ÿ˜Š

      Delete
    2. Betul mba, apapun keputusan yang kita buat, pasti ada celah salahnya dan kita sesali kemudian. That's why, kita better menghargai apa yang telah kita putuskan dan berusaha untuk melakukan hal yang lebih baik lagi di hari kemudian ๐Ÿ˜

      Semangat mba, kita akan terus belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada dihidup kita, dan berusaha membentuk diri kita sebagai karakter yang lebih baik dari hari sebelumnya ๐Ÿ˜ keep positive, mbaaa ๐Ÿ’•

      Delete
    3. Setuju mas! ๐Ÿ˜†๐Ÿ™Œ

      Delete
  4. Aduh ini ngena banget di aku, karena suka nyesel dengan keputusan-keputusan yang kuambil di masa lalu, khususnya di saat waktu lulus kuliah. Tapi kalau misalkannya pun mesin waktu itu ada, aku nggak mau sih balik ke masa itu. Karena ternyata itu semua yang membentuk aku di masa sekarang ini.

    Fokusnya memang harus sekarang dan untuk ke depan ya. Jadi yasudalah. Nggak boleh ada penyesalan lagi. Yang lama sudah berlalu, yang baru akan segera datang ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, karena kembali ke masa lalu terus berusaha ambil keputusan lain pun belum tentu akan membuat karakter kita seperti sekarang. Mungkin sekarang ini adalah the best version of ourselves yang sudah ditempa dengan keras ๐Ÿ˜

      Mari semangat untuk fokus melihat ke depan ๐Ÿ˜

      Delete
  5. Nah, koentjinya memang kata-kata keterangan waktu 'sekarangnya' emamg ya mb...
    Karena kalau menyalahkan yang lalu lalu terus bagaimana bisa termotovasi untuk bangkit
    Seenggaknya yang paling dekat wranya yaitu waktu yang dijalani pada saat sekarang yang kudu dimaksimalkan.
    Buah atau bonusnya, semoga saja bisa dipetik apakah akan panen raya atau dalam jumlah yang sekedarnya tergantung dengan seberapa keras kita berusaha toek saat ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, memang nggak ada gunanya terus menyalahkan dan menyesalkan. Yang terpenting sekarang adalah berusaha agar kita lebih baik dari hari sebelumnya ๐Ÿ˜

      Semangat terus mba Nita, semoga panen raya ๐Ÿ’•

      Delete
  6. Yes, thanks Mbak for this gently reminder.

    Karena kesalahan di masa lalu tidak melulu memberikan hal buruk jika kita mau mengambil pembelajaran dari sana. Aku pun pernah menyesali, kenapa dan kenapa tapi, akhirnya bisa menerima. Bahwa, semua aku keluarkan untuk "pengalaman" bukankah pengalaman itu emang cost-nya tinggi jadi aku ga perlu menyesal yang iya sekarang aku harus bisa belajar dari masa lalu agar ga impulsive perihal apapun, terumata finansial :D

    Perempuan cenderung impulsive, konon.
    Eh, komsumtif, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyama mbaaa ๐Ÿ˜

      Setuju mba, yang namanya pengalaman kadang membutuhkan cost besar untuk kita akhirnya belajar. Namanya juga sekolah kehidupan, kadang nggak murah ๐Ÿ˜† hihihi, yang terpenting kita harus terus belajar agar nggak mengulang kesalahan yang sama ๐Ÿ˜

      Saya juga kalau soal finansial masih terus belajar ๐Ÿ˜…
      Kadang masih sering khilafff hahahahaahah.

      Delete
  7. setuju banget mbakkk, kalau lagi nginget nginet kesalahan ambil keputusan dimasa lalu ya memang agak nyesek juga.
    tapi saat ini fokus dengan apa yang didapat sekarang, dari usahanya dan bonus-bonus yang diraih, dijalani dan bersyukur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti 'nyesek' mba, karena kita manusia, punya rasa ๐Ÿ˜ tapi it's okay kok, namanya juga bagian dari perjalanan hidup kita. Tinggal bagaimana kitanya belajar dari pengalaman yang ada ๐Ÿ˜ semangat ya mba Ainun, semoga bisa meraih apa yang dicita-citakan untuk masa depan ๐Ÿ’•

      Delete