Learn Something New | CREAMENO


Learn Something New

Cheese French Fries ๐Ÿ˜

Gaes, hari ini gue ingin cerita kalau gue sedang senang-senangnya melakukan kegiatan memfoto makanan ๐Ÿคฃ Jadi sejak gue self quarantine di rumah (setelah biztrip terakhir sebulan sebelumnya), dan berlanjut dengan ikut program pemerintah #dirumahsaja demi menanggulangi Corona, gue jadi cari-cari kegiatan yang bisa gue lakukan di-waktu luang ๐Ÿ˜†

Berhubung sekarang gue sedang di Indonesia, dan ada mba ART yang bantu masak, jadi gue niat mau mendokumentasikan masakan-masakan yang si mba buat ๐Ÿ˜ Kebetulan si mba sangat pintar sekali dalam memasak, apapun yang gue minta nggak pernah ditolak meski si mba belum pernah memasak makanan tersebut dalam hidupnya ๐Ÿ˜‚ Dari yang gampang sampai yang aneh-aneh, dari menu Indonesia, Korea, Belanda dan menu lain yang gue temukan di internet, pasti digarap ๐Ÿคฃ

Naaah, salah satu menu makanan yang gue suka adalah Cheese French Fries buatan si mba hasil contek resep dari Cookpad karya mba Ida Arisanti (Dapur Punbiyank) yang dimodifikasi sedikit oleh mba gue untuk menyesuaikan selera gue yang doyannya makan kentang size besar biar puas dan kenyang ๐Ÿ˜‚ Karena sudah bosan dengan modelan kentang yang ada di pasaran, jadilah gue minta si mba coba buat kentang mengikuti resep mba Ida Arisanti di Cookpad ๐Ÿ˜‚

  Dan ternyata hasilnya enaaaaak ๐Ÿ˜†✌  

Gue pribadi keranjingan belajar foto makanan karena gue ini sebenarnya nggak pandai lhoo gaes kalau disuruh foto makanan. That's why gue jarang update makanan di blog, karena gue merasa makanan apapun yang gue foto jadi kelihatan nggak menggugah selera pembaca ๐Ÿ™„ Dari situ gue jadi menyempatkan diri untuk belajar soal food photography melalui internet dan beberapa blog teman-teman lainnya ๐Ÿ˜ Well, meski hasil foto gue masih level remah-remah rengginang, tapi gue cukup puas karena seenggaknya yang sekarang lebih enak dilihat ๐Ÿ˜‚ Ya kan, ya dong? ๐Ÿคช
Guys, I created a new label titled RANDOM STORIES which contains my other stories beside the normal theme (travel, thoughts, etc) that I usually write ๐Ÿ˜ and today, I want to tell you that I'm currently having so much fun doing food photography activities ๐Ÿคฃ since I took self-quarantine at my home (after my last biztrip a month ago), and continuing to take a part in government program #tostayathome which is being carried out in response to pandemic - Corona, I began to look for activities that I could do in my spare time ๐Ÿ˜†

And because I'm currently in Indonesia, means there is a household assistant who helps me to cook, so I intend to document the dishes that she made ๐Ÿ˜ lucky me, she is very good at cooking, whatever I ask, she is never rejected even though she has never been cooking these foods before ๐Ÿ˜‚ from the easy one to the weird one, from Indonesian menu, to Korean, Dutch and other menus that I found on the internet, surely she know how to make it good ๐Ÿคฃ

Well, one of the food that I like is Cheese French Fries made by her, following the recipe from Cookpad, by Mrs. Ida Arisanti (Dapur Punbiyank), which was slightly modified by my household assistant to adjust my tastes (who are fond of eating a large size french fries for the sake of feeling satisfied and full) ๐Ÿคช because I was bored with the normal french fries on the market, so I asked her to try making the french fries following the recipe of Mrs. Ida Arisanti on Cookpad ๐Ÿ˜‚

  And it turns out that the results were delicious ๐Ÿ˜†✌  

I'm personally really want to learn how to take food photography because I am not that good when it comes to take a picture of food ๐Ÿคฃ that's why, I rarely update food post on my beloved blog, because I feel that whatever pictures of food I take, it will looks unappealing for me and you guys as a reader ๐Ÿ™„ so, start from there, I make a time for myself to learn about food photography through internet and several other friends blogs ๐Ÿ˜ well, even though my photo results are still at the bottom level, I am quite satisfied because at least now the picture looks more pleasing for my eyes ๐Ÿ˜‚
์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„ ์ œ๊ฐ€ ๋ณดํ†ต ์“ฐ๋Š” ์ฃผ์ œ(์—ฌํ–‰, ์ƒ๊ฐ ๋“ฑ)๋ฅผ ์ œ์™ธํ•œ ๋‹ค๋ฅธ ์ฃผ์ œ๋“ค์„ ๋ชจ์„ RANDOM STORIES๋ผ๋Š” ๋ผ๋ฒจ์„ ๋งŒ๋“ค์—ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์˜ค๋Š˜ ์ œ๊ฐ€ ๊ฐ€์ง„ ์žฌ๋ฐŒ๋Š” ์Œ์‹ ์‚ฌ์ง„ ํ™œ๋™์„ ๋ง์”€๋“œ๋ฆฌ๋ ค๊ณ  ํ•ด์š” ๐Ÿคฃ ์ง‘์—์„œ ์ž๊ฐ€๊ฒฉ๋ฆฌ๋ฅผ ํ•˜๊ณ ๋ถ€ํ„ฐ (์ง€๋‚œ๋‹ฌ ์ถœ์žฅ ํ›„์—) ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ฝ”๋กœ๋‚˜ ์‚ฌํƒœ์— ๋”ฐ๋ฅธ #tostayathome ์ •์ฑ…์„ ๋”ฐ๋ฅด๋ฉด์„œ ๋‚จ๋Š”์‹œ๊ฐ„์— ํ•  ์ˆ˜ ์žˆ๋Š” ํ™œ๋™๋“ค์„ ์ฐพ๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜†

๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ œ๊ฐ€ ์ธ๋„๋„ค์‹œ์•„์— ์žˆ๋‹ค๋Š”๊ฑด ์š”๋ฆฌ๋ฅผ ๋„์™€์ค„ ๊ฐ€์ •๋ถ€๊ฐ€ ์žˆ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์˜๋ฏธํ•˜๋Š”๊ฒƒ์ด๊ณ  ๊ทธ๋…€๊ฐ€ ๋งŒ๋“  ์š”๋ฆฌ๋“ค์„ ๊ธฐ๋กํ•ด๋ณด๋ ค๊ณ  ํ•ด์š” ๐Ÿ˜ ์šด์ข‹๊ฒŒ๋„ ๊ทธ๋…€๋Š” ์š”๋ฆฌ๋ฅผ ์ž˜ํ•ด์„œ ์ œ๊ฐ€ ์š”์ฒญํ•  ๋•Œ๋งˆ๋‹ค ํ•ด๋ณธ์  ์—†๋Š” ์š”๋ฆฌ๋„ ๊ฑฐ์ ˆํ•˜์ง€ ์•Š๊ณ  ์ฒ™์ฒ™ ์ž˜ํ•ด์ค˜์š” ๐Ÿ˜‚ ์‰ฌ์šด๊ฒƒ์—์„œ ๋ถ€ํ„ฐ ์ด์ƒํ•œ ๊ฒƒ ๊นŒ์ง€, ์ธ๋„๋„ค์‹œ์•„ ๋ฉ”๋‰ด์—์„œ ํ•œ๊ตญ, ๋„ค๋œ๋ž€๋“œ๊นŒ์ง€ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ธํ„ฐ๋„ท์—์„œ ์ฐพ์€ ๋‹ค๋ฅธ ๋ฉ”๋‰ด๋„์š”. ํ™•์‹คํžˆ ์–ด๋–ป๊ฒŒ ๋งŒ๋“ค์–ด์•ผ ๋ง›์žˆ๋Š”์ง€ ์•Œ๊ณ ์žˆ๋Š” ๊ฒƒ ๊ฐ™์•„์š” ๐Ÿคฃ

์Œ, ์ œ๊ฐ€ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ์Œ์‹ ์ค‘ ํ•˜๋‚˜๋Š” Ida Arisanti์˜ Cookpad์˜ ๋ ˆ์‹œํ”ผ์—์„œ ์ œ ์ทจํ–ฅ๋Œ€๋กœ ์•ฝ๊ฐ„ ์ˆ˜์ •ํ•ด์„œ ๋งŒ๋“  ์น˜์ฆˆ ํ”„๋ Œ์น˜ ํ”„๋ผ์ด์—์š”(๋ฐฐ๋ถ€๋ฅธ ๋งŒ์กฑ๊ฐ์„ ๋Š๋ผ๊ธฐ ์œ„ํ•ด ํฌ๊ฒŒ ๋งŒ๋“  ํ”„๋ Œ์น˜ํ”„๋ผ์ด๋ฅผ ์ข‹์•„ํ•จ) ๐Ÿคช ๋ณดํ†ต ์‹œ์ค‘์— ํŒŒ๋Š” ํ”„๋ Œ์น˜ ํ”„๋ผ์ด๋Š” ์‹ซ์ฆ์ด ๋‚˜์„œ Mrs. Ida Arisanti์˜ Cookpad์— ๋‚˜์˜ค๋Š” ๋ ˆ์‹œํ”ผ๋กœ ๋งŒ๋“ค์–ด ๋‹ฌ๋ผ๊ณ  ๋ถ€ํƒํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜‚

๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ทธ ๊ฒฐ๊ณผ๋Š” ๋ง›์žˆ์—ˆ๊ตฌ์š” ๐Ÿ˜†✌

๊ฐœ์ธ์ ์œผ๋กœ ์Œ์‹์‚ฌ์ง„์„ ์ž˜ ๋ชป์ฐ์–ด์„œ ์ •๋ง์ •๋ง ์Œ์‹ ์‚ฌ์ง„ ์ž˜์ฐ๋Š” ๋ฒ•์„ ๋ฐฐ์šฐ๊ณ  ์‹ถ์–ด์š”. ๐Ÿคฃ ๊ทธ๋ž˜์„œ ์ œ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์— ์Œ์‹ํฌ์ŠคํŠธ๋Š” ๊ฑฐ์˜ ์—…๋ฐ์ดํŠธ ํ•˜์ง€ ์•Š์•„์š”. ์ œ๊ฐ€ ์ฐ์€ ์Œ์‹์‚ฌ์ง„์€ ๋…์ž๋กœ์„œ ์ €์™€ ์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์—๊ฒŒ ๊ทธ๋ ‡๊ฒŒ๊นŒ์ง€ ์™€๋‹ฟ์ง€๋Š” ์•Š์•„์š” ๐Ÿ™„ ๊ทธ๋ž˜์„œ ์ง€๊ธˆ๋ถ€ํ„ฐ ์Œ์‹์‚ฌ์ง„์„ ์ธํ„ฐ๋„ท๊ณผ ๋ช‡๋ช‡ ์นœ๊ตฌ๋“ค์˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์—์„œ ๋ฐฐ์›Œ๋ณผ๊ฑฐ์—์š” ๐Ÿ˜ ์Œ, ์‚ฌ์ง„ ๊ฒฐ๊ณผ ์ˆ˜์ค€์ด ๋‚ฎ๊ฒ ์ง€๋งŒ ์ œ ๋ˆˆ์— ๋” ์ข‹์•„๋ณด์—ฌ์„œ ๊ฝค ๋งŒ์กฑํ•˜๊ณ  ์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜‚

Another menu that she cooked ๐Ÿ˜†

By the way, gue beli semua perintilan untuk food photography di TOKOPEDIA, dan ada beberapa toko langganan gue yang produk dekorasinya banyak plus berkualitas. Harga terjangkau, bahkan beberapa perintilan bisa gue beli dengan harga IDR 5.000'an. Meanwhile, best buy yang membuat gue nggak menyesal saat membelinya adalah Fries Basket di foto atas yang ternyata cantik banget kalau dipakai untuk foto snack gorengan ๐Ÿ˜ Hehehe, jadi nggak sabar tunggu beberapa perintilan lagi yang sudah gue pesan dari TOKOPEDIA, semoga bisa sampai dalam waktu cepat ๐Ÿ˜†

Teman-teman punya resep makanan yang disuka? ๐Ÿ˜
By the waaaay, I bought all of the materials for food photography from TOKOPEDIA ๐Ÿ˜✌ and there are several stores which I love because they have quite a lot of materials and good quality products. The price also kinda affordable, even some of them is under USD 1. Meanwhile, my best buy that makes me not regret when buying it is the Fries Basket in the photo above because it turns out to be very beautiful when I used it for fried snack photos ๐Ÿ˜ Hehehehehe, I can not waittttt to see a few more materials that I have ordered from TOKOPEDIA, hopefully it will arrive very very soon ๐Ÿ˜†

Do you guys have a food recipe that you like? ๐Ÿ˜
์ €๋Š” ์Œ์‹์‚ฌ์ง„์„ ์œ„ํ•œ ์žฌ๋ฃŒ๋“ค์„ TOKOPEDIA์—์„œ ์ƒ€์–ด์š” ๐Ÿ˜✌ ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ฑฐ๊ธฐ์—๋Š” ๊ฝค ๋งŽ์€ ์žฌ๋ฃŒ์™€ ์ข‹์€ ํ’ˆ์งˆ์˜ ์ƒํ’ˆ์„ ํŒŒ๋Š” ์ƒ์ ๋“ค์ด ์žˆ์–ด์š”. ๊ฐ€๊ฒฉ๋„1200์› ์งœ๋ฆฌ๊ฐ€ ์žˆ์„ ์ •๋„๋กœ ์‹ผํŽธ์ด์—์š”. ํ•œํŽธ์œผ๋กœ ์ œ๊ฐ€ ์‚ฌ๊ณ ๋‚˜์„œ ๊ฐ€์žฅ ํ›„ํšŒํ•˜์ง€ ์•Š๋Š” ์ตœ๊ณ ์˜ ์•„์ดํ…œ์€ ์‚ฌ์ง„์— ๋‚˜์˜ค๋Š” ํŠ€๊น€ ๋ฐ”๊ตฌ๋‹ˆ์—์š”. ํŠ€๊น€ ๊ณผ์ž ์‚ฌ์ง„์ด ์˜ˆ์˜๊ฒŒ ๋‚˜์˜ค๋Š”๊ฒƒ ๊ฐ™์•„์š” ๐Ÿ˜ ํ—คํ—คํ—ค TOKOPEDIA์—์„œ ์ฃผ๋ฌธํ•œ ๋‹ค๋ฅธ ์žฌ๋ฃŒ๋“ค๋„ ๊ธฐ๋‹ค๋ ค์ ธ์š”, ๋นจ๋ฆฌ๋นจ๋ฆฌ ์™”์œผ๋ฉด ์ข‹๊ฒ ์–ด์š” ๐Ÿ˜†

์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์€ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๋ ˆ์‹œํ”ผ๊ฐ€ ์žˆ๋‚˜์š”? ๐Ÿ˜


  1. Kunjungan balik kakak...

    Wahh.. Kirain masak sendiri. Ternyata masakan mbak ๐Ÿ˜›๐Ÿ˜›

    Tapi bener ini, selama #diRumahAja jadi rajin motret makanan... Secara ga tau mau ngapain ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Semoga kakak dan keluarga sehat ya... Salam dari Palembang

    1. Hai hai ๐Ÿ˜

      Iya nih, masih dibantu si mba karena skill saya belum setinggi si mba yang jam terbangnya sudah puluhan tahun lamanya ๐Ÿ˜† jadi daripada mubazir kalau nggak enak, lebih baik cari aman dengan makan masakan mba ๐Ÿ˜‚

      Semoga mba Ara juga sehat ya, salam ๐Ÿ’•

  2. I also did a lot of cooking hahaha. Soalnya suami suka nyeletuk, eh bisa ini blablabla ga? Terus rasanya kaya challenge gitu. I just made my first potato donuts and I consider that to be a major milestone hihi.

    1. So envious sama yang jago masak seperti mba ๐Ÿ˜

      Saya juga masih belajar tapi belum bisa sampai menerima challenge, soalnya kualitas masakan saya masih level bawah ๐Ÿ˜‚ semoga nanti saya bisa sejago mba Fara, yaaa ๐Ÿ˜†๐Ÿ™Œ

  3. Wah, foto-fotonya bagus, Mbak Eno. Jangan-jangan, habis pembatasan sosial ini Mbak Eno bakal jadi food photographer nih :D

    Resep makanan favorit saya apa ya... Kayaknya nasi goreng padang deh :D Yang rempahnya pekat, minimal kayak di RM Sederhana :D

    1. Waduh kalau saya sampai bisa jadi food photographer, saya akan senang sekali mas, meski kemungkinannya kecil ๐Ÿคฃ dan menurut saya, sebenarnya makanan itu paling enak dimakan langsung daripada difoto-foto dulu ๐Ÿ˜‚ makanya saya baru mau doing food photography di rumah, karena bisa makan dulu sambil menyisakan makanan yang untuk difoto biar nggak merusak mood saat ingin makan ๐Ÿ˜

      Saya justru belum pernah makan Nasi Goreng Padang, seperti apa ya rasanya, jadi penasaran ๐Ÿ˜

  4. Mantaaapp..keren, Mba. Emang sih sejak WFH gini, saya juga mayan sibuk mikirin camilan buat suami. Cepet laper dia, hehehe.

    Kalau saya sejak di Jepang mulai suka bikin kue2an dan camilan karena anak juga udah mulai suka makan. Nyari yang simpel2 aja karena prinsip saya yang penting keluarga suka. Masalah hasil memang masih pletat pletot tapi rasanya mayan. Saya nyontek di YouTube mba kalau resep2 makanan.

    1. Mba Pipit pasti jago bangettt masak dan buat camilan ๐Ÿ˜

      Saya selama ini kalau masak baru bisa yang standar saja dan itupun makanan utama. Sedangkan camilan masih susah, entah kenapa saya merasa buat camilan entah itu gorengan, atau desserts dan lainnya sangat susah ๐Ÿ˜‚

      Semoga suatu hari nanti, saya bisa seahli mba Pipit, ya ๐Ÿ’•

  5. Sepintas sy kira sosis goreng tapi koq ada wrna ijo"nya wk wk, sy jg termasuk yg suka ngemil dan masak mbak, tpi biasanya yg simpel" aja tpi kebanyakan masakan tradisional sih ,krna bumbu" biasanya udah ada di dapur, keren deh fotonya, gak salah emng ๐Ÿ˜Š

    1. Warna ijonya itu warna seledri mba ๐Ÿ˜‚

      Sepertinya saya harus lebih rajin belajar masak, karena mba-mba di sini pada jago masak semua ๐Ÿ˜ dan menurut saya, masakan dan camilan tradisional itu lebih susah daripada yang internasional mba. Jadi salut saya sama mba-mba yang jago mengolah makanan tradisional ๐Ÿ˜†๐Ÿ™Œ

  6. Aku juga suka banget food photography. Kalau lagi niat. Dan sama banget mba, aku juga suka beli Tokped muluuuu hahahaha ya ampuuuun keranjingan!

    1. Duuuh, bahayanya Tokped itu bisa buat kita kalap ๐Ÿ˜‚ jadi harus punya rem agar nggak menggerus keuangan kita ๐Ÿ˜

  7. Tapi hasilnya udaha sangat profesional sekali fotonya. Apalagi ngeliat kentangnya itu, jadi pingin makan donk.

    Kece sekali mbak ART nya.. Berani menerima tantangan apapun. Kalo foto makanan, ampun deh saya.. Mendingan foto macro aja, karena lebih mudah... Gak butuh banyak properti.

    Lemah saya kalo harus nyusun properti foto, hahaha...

    1. Kentangnya enak mba Evva ๐Ÿ˜

      Iya saya beruntung, mba ART mau menerima tantangan yang saya kasih, tapi kata si mba, beliau suka coba-coba makanan baru juga ๐Ÿ˜‚ jadi saya nggak merasa bersalah bangets karena si mbanya nggak tertekan saat melakukannya ๐Ÿ˜†

      Itulah mba Evva, susah untuk belajar soal komposisi dan susunan agar enak dilihat, plus menemukan style yang diinginkan. Inipun saya masih belajar ๐Ÿ˜

  8. Wah wah mb eno mah merendah, aslinya fotonya ciamik gini hihi, uda ada prep nya juga malah, xixixi

    Kalau aku foto makanan seringnya ga pake perintilan dekor sih, langsung aku jepret aja apa adanya ahhaha, makanya ya kadang foto makananku pating bleker wkwk

    Oiya ngomongin recipe yang berhasil dimasak si mbak, yaitu kentang ginian, ini menu andalan anak aku pas lagi susah makan mb eno, tapi gegara aku bikinannya kebanyakan keju, jadi keasinan e anakku tambah ga diyan makan wakakka

    Klo resep favoritku itu tumisan hihihi, klo yang rumit2 aku ga jago

    1. Foto ini lahir setelah proses belajar beberapa minggu mba Nita ๐Ÿ˜‚ dan saya baru beli perintilannya saat sudah agak pede mau mulai capture masakan yang dibuat si mba di rumah ๐Ÿ˜

      Meski foto makanan mba Nita tanpa perintilan, tapi tetap membuat saya lapar saat melihatnya ๐Ÿ˜ apalagi menu-menu sambal, tumisan dan goreng-gorengan. Haduuuh, nggak kuaaat ๐Ÿคฃ jadi nggak kaget kalau mba Nita jago masak tumisan, karena memang dari record blognya kelihatan jago masak ๐Ÿ˜†๐Ÿ’•

  9. Waaah, belajar food photograpy boleh juga. Kalau diseriusin bisa dapet penghasilan. Banyak lho, dari yang awalnya hobi akhirnya menjadi profesi karena yang namanya makanan pasti ngga ada yang ngga doyan. Haha. Semangat terus Mba dengan hobi barunya. Semoga yang ditunggu dari TOPED cepet nyampe. :)

    1. Saya sepertinya belum sampai ditahap mau serius mba, karena levelnya juga masih jauh dibandingkan para profesional di luar sana ๐Ÿ˜† jadi saya belajar semata-mata hanya untuk tambahan cerita di blog saja ๐Ÿคฃ

      Iyeees mba, sudah datang barangnya ๐Ÿ˜

  10. Hahahah, saya jadi membayangkan betapa sibuknya Eno di rumah, meski sekarang cuman di rumah saja, sepertinya kok dari pagi sampai malam adaaaa aja yang dikerjakan.

    Mamak-mamak kayak saya bahkan mau foto atau take video produk job aja, syusyeeehh hahahaha.

    Tapi jujur, salah satu wishlist saya mau belajar motret, saya rasa para blogger seharusnya juga bisa motret, setidaknya meski nggak mahir, tapi bisa lah mencoba ambil gambar yang lebih unik dan menggugah pembaca :D

    Kayak foto di atas itu, jadi pengen dicomot, nyaaammm hahahaha

    1. Iya mba, lagi senang coba-coba atau melakukan sesuatu yang biasanya nggak ada waktu untuk melakukannya ๐Ÿ˜†

      Menurut saya foto-foto mba Rey juga bagus-bagus, tinggal tunggu jam terbangnya saja, semakin lama saya yakin akan semakin bersinar karyanya ๐Ÿ˜ semangat ya mba untuk belajar ambil gambar (foto produk atau video), pasti bisa ๐Ÿ˜๐Ÿ™Œ

  11. Merendah ...

    Mungkin itu yang bisa saya sampaikan tentang kemampuan mbakyu dalam hal memfoto ..eh memotret.

    Hari ini saya kelayapan di blog ini dari tulisan yang tahun 2019 sampai yang paling baru, pendapat saya tentang "foto-foto"nya ( dan kemampuan pemilik blognya dalam urusan fotografi) ada pada tahap advance.

    Jelas jauh sekali dari seorang pemula.

    Hal itu bisa dilihat, misalkan dari dua foto makanan di atas

    1. Cara memadukan warna (cool color dan active color) antara cabe dan hasil gorengan yang berhasil dengan baik

    2. Susunan obyek yang rapi dan tidak berantakan membuat prinsip (KISS - keep It Simple, Stupid :-D dalam fotografi) berjalan dengan baik

    3. Posisi obyek dan fokus menunjukkan juga tangan yang mahir mengoperasikan kamera, jelas bukan pemula

    4. Pemotretnya menyukai warna/tema "dark mode" karena nuansa "gelap" selalu dihadirkan pada foto-fotonya (bahkan foto traveling).

    Seleranya mirip sama si Kribo dimana tone-nya mengarah ke "gelap" dengan sengaja. Agak bertentangan kalau untuk promosi produk, tapi memang bagus dan artistik.

    5. Kemampuan memunculkan sisi artistik pada obyek-obyeknya jauh sekali di atas kebanyakan blogger dan juga banyak fotografer pemula

    6. Pengalaman sebagai food photograper mungkin baru dimulai, tapi kalau melihat foto-fotonya, jelas kamera adalah bagian akrab dari yang motret

    7. Kreatif, karena dalam banyak tulisan ide tulisan terhubung dengan ide foto, bahkan dengan obyek yang yang tidak biasa, seperti "boneka" (dalam salah satu tulisan).. Tidak semua orang bisa mewujudkan ide ke dalam bentuk visual..

    Mbak bisa melakukannya dan saya pikir hal itu karena mba Eno sudah terbiasa melakukannya, baik dengan kamera atau bentuk lain.

    Dari tulisan-tulisan mbak Eno dan juga foto-fotonya, saya pikir si mbakyu itu orang yang rendah hati.

    Pernyataan merendah soal foto-foto makanan karya mbak yang tidak mengundang selera, saya rasa tidak benar juga.

    Foto-foto itu bagus, hanya mbak mungkin lebih menekankan pada sisi artistik dibandingkan untuk promo. Sisi idealismenya lebih ditekankan.

    Contohnya, ada pada pemakaian cabe merah untuk menambahkan warna aktif dan menjadi fokus foto. Kesadaran memakai warna merah cabe untuk menambah "semarak" dan penyeimbang warna merupakan pertanda pengetahuan soal desain dan fotografi yang terasah.

    Penekanan sisi artistik juga diwakili sang cabe, Cabe merah tidak bisa dimakan bareng otak otak (?) langsung, jarang juga menjadi bahan dasar gorengan itu. Kehadirannya membuat Foto menjadi "tidak natural", tetapi lebih artistik dibandingkan tanpa kehadiran si cabe (warna gelap akan mendominasi dan terlihat muram)

    Dibanding dengan foto kebanyakan food blogger yang pernah saya datangi, saya pikir, foto-foto dalam tulisan ini lebih rapi dan lebih enak dilihat.

    Kemampuan yang rasanya menunjukkan keakraban mbak berada di belakang kamera.

    Jadi, kesimpulan saya..

    Mba Eno sedang merendah di tulisan ini, dan banyak tulisan lainnya.

    Akan banyak yang kaget kalau bertemu langsung dengan mbakyu..Dalam berbagai hal

    Tapi, kalau saya bermain ke Bali dan bertemu mbak, saya tidak akan heran kalau saya bertemu dengan seorang fotografer yang sangat mahir..:-D

    :-D :-D

    1. Ya ampun, kaget baca komentar panjang mas Anton ๐Ÿ˜‚

      By the way, kalau dipikir-pikir saya memang mirip Kribo anaknya mas Anton, suka banget sama foto dark ๐Ÿ™ˆ makanya kemarin waktu lihat foto profil mas Anton hasil jepretan Kribo, saya langsung mereka 'wah' keren fotonya hahahahaha. Kribo berhasil menangkap gurat-gurat saksi perjalanan hidup mas sedari mas muda melalui sebuah foto 'dark' yang entah kenapa terasa bercerita ๐Ÿ˜

      Hehehehe, by the way itu bukan otak-otak melainkan kentang mas hahahaha tapi memang nggak bisa makan cabe pakai kentang ๐Ÿคช saya pakai kentangnya sayuran di foto ke dua biar ada warna merahnya sedikit ๐Ÿ™ˆ dan seperti yang mas bilang, saya sepertinya ambil foto berdasarkan seni saja tanpa memikirkan itu terlihat enak atau nggak ๐Ÿ˜‚ gaya-gayaan seni, padahal hasil juga biasa nggak sebagus para food photographer di luaran ๐Ÿคญ

      Terima kasih banyak mas Anton untuk apresiasinya pada kemampuan memotret saya yang sejujurnya saya masih merasa nggak bagus-bagus amat ๐Ÿ˜‚ apalagi kalau habis main ke sosial media para photographer kesukaan saya, langsung merasa jiper sejiper-jipernya hahaha ๐Ÿ™ˆ tapi saya merasa senang karena mas Anton memberi apresiasi pada usaha saya untuk belajar ๐Ÿ˜

      Once again, thank you so much mas ๐Ÿ˜†๐Ÿ™Œ