My 2am Thoughts | CREAMENO

Pages

My 2am Thoughts

Some of our collections 😁

Jam dinding menunjukkan pukul 2 pagi saat gue membuka pandora box yang tersimpan rapi di atas meja, di mana terdapat berbagai macam surat yang pernah gue kirimkan untuk si kesayangan, juga ratusan boarding pass yang kami koleksi bersama dari perjalanan-perjalanan yang telah kami berdua lakukan dan foto-foto kami yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya 😆 gue buka kembali surat-surat yang ada di depan mata sambil sesekali tersenyum geliiiiiiii setelah membaca tulisan-tulisan alay surat gue dimasa silam ðŸĪ­
The clock shows 2am in the morning when I open my Pandora box which is neatly stored on the table. There are various kinds of letters that I have ever wrote and sent to my man, as well as hundreds of airline boarding passes that we collect together from the trips that we have done before and our countless polaroid photos 😆 I re-opened the letters in front of my eyes while occasionally smiling ear to ear after reading some of my cheesy writing in the past ðŸĪ­

Yeah, I was too cheesy ðŸ˜‚

Enihooooo, seperti yang pernah gue ceritakan pada post Am I Too Serious, gue memang suka menulis surat dan kegiatan ini masih gue lakukan sampai sekarang 😄 even saat kami melakukan perjalanan, kami pun sering mengirimkan postcard ke rumah meski isinya nggak penting semua 😂✌ dan bisa dibilang, si kesayangan yang tadinya nggak pernah menulis surat, jadi rutin menulis surat untuk dikirim ke sahabat-sahabat baiknya dan orang tuanya 😁💕
Anyhow, as I ever told you guys in Am I Too Serious post, I really like writing letters and I still doing this activity until now 😄 even when we travel around the world, we often sent postcards to our house although the contents were not that important 😂✌ and I could say that my man who had never written a letter in the past became routinely write letters for his best friends and parents 😁💕

One of postcard that we sent to home from Hong Kong 😆

Then one day, gue penasaran seperti apa reaksi dia kalau dapat surat dari gue.. apa dia senang? Atau biasa saja? Lalu gue tanya~lah ke dia dan dia bercerita kalau dulu, waktu kami masih jarang bertemu (hanya bisa bertemu setiap dua bulan sekali), dan gue masih rutin kirim surat yang dikirim melalui kantor pos, dia itu jadi kebiasaan buka kotak pos di lobi apartment-nya 😂 pokoknya setiap pulang kerja pasti mampir untuk check apa ada surat yang datang ðŸĪĢ

Read: First and Last
Then one day, I was curious about how he would react when he got a letter from me.. was he happy? Or just normal? So, I asked him and he told me that in the past, when we still rarely met (could only meet once every two months), and I still routinely sent letters through the post office, he said he started to have a habit of opening postmail box in apartment lobby 😂 And, every time he came home, he will stop by postmail box to check if there is a letter coming ðŸĪĢ

Read: First and Last

Card hunting is one of my favorite activity 😍

When I was far away on his birthday ðŸĪ§

Dan dia juga cerita, pernah sekali waktu, surat gue datang saat salah satu sahabat baiknya sedang main ke apartment-nya, dan ketika dia check kotak pos lantas menemukan surat dari gue, dia merasa senang dan nggak bisa menutupi rasa senangnya di depan sahabat baiknya ðŸĪŠ gue masih ingat betul kejadian itu, karena nggak lama setelah dia balik ke apartment, dia video call di depan sahabatnya, sambil menunjukkan surat yang gue kirimkan, dia bilang, "Hon, it's arrived." dengan senyumnya yang super lebar 😂
---

By the way, selain rajin kirim surat, gue juga sering tulis notes yang kadang gue selipkan di dalam laptop dia atau gue masukkan ke tas kerja dia bersama cookies cokelat ðŸĪĢ isi notes-nya sederhana, nggak jauh dari kata-kata penyemangat agar dia bekerja dengan giat dan rasa syukur gue karena diberi kesempatan untuk hidup satu hari lagi bersama dia 😁 kalau sudah begitu, kadang dia belikan gue es krim atau susu pisang di minimart saat gue jemput dia pulang kerja 😂
And he also told me, once upon a time, my letter came when one of his best friends was visiting his apartment, and when he checked the postmail box, he found a letter from me, he felt happy and could not cover his joy in front of his best friend ðŸĪŠ I still remember it well, because not long after he returned to his apartment, he did video call me in front of his best friend, while showing the letter that I sent, he said, "Hon, it's arrived." with his super wide smile 😂

---

By the way, beside sending letters, I also often write notes which sometimes I tuck it into his laptop or put it in his backpack with some chocolate cookies ðŸĪĢ the contents of the notes were simple, can be an encouraging words to cheer him up when he works or a thankful note to God for being given the opportunity to live one more day with him 😁 and sometimes after that, he bought me an ice cream or banana milk at minimart when I picked him up from work 😂

My 3rd letter from a few years ago ðŸĪĢ

Ehehehe, gue jadi senyam-senyum sendiri saat menulis post ini 😝 karena secara nggak langsung, gue diberikan waktu untuk kembali mengingat sudah sejauh mana gue berjalan dalam membangun kehidupan bersama orang yang gue pilih menjadi pasangan hingga akhir hayat. Menulis post ini membuat gue sadar, bahwa gue harus lebih banyak bersyukur atas hidup yang gue punya, dan nggak boleh gampang 'ngambekan' lagi kalau nggak dituruti maunya 🙄😂

Teman-teman ada yang suka tulis surat juga? 😍
Ehehehehehehehe, I'm smiling when writing this post 😝 because fortunatelyyy, I have a chance to remember again about how far I already built my life with the man that I chose to be my partner until the end of time. Writing this post make me realize, that I should be more grateful for the life that I have now, and I shouldn't be easy to 'sulk' again if he doesn't giving me something that I want 🙄😂

Do you guys like writing a letter too? 😍

22 comments:

  1. Wah baru-baru ini aku nyoba aplikasi slowly nih kak. Sama kaya kirim postcard biasa gitu cara kerjanya, cuma ini kan versi digital aja jadi ya nggak bisa megang kartunya langsung. Durasinya juga makan waktu yang lama, paling lama sehari atau dua harian, paling cepet 5 jam-an jadi beneran kerasa kirim-kiriman postcardnya itu real. Ngirim surat atau postcard tuh paling seru ngerasain sensasi nungguin balesan yang bakal diterima nanti. Bakal ngasih reaksi apa, bakal tanya apa lagi, sama kepo pake prangko apalagi. Lagi tertarik nyobain penpalling, pengennya mulai nanti abis wabah ini tuntas :( anyway salam kenal ya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh saya baru tau ada aplikasi Slowly, hehe kebetulan saya nggak pernah pakai postcard digital 😁 karena cuma kirim postcard saat melakukan perjalanan saja ke teman-teman dan keluarga 😆 kalau aplikasi Slowly itu untuk kirim ke stranger, kah?

      Kalau buat saya yang paling disuka saat kirim postcard adalah reaksi dari orang-orang yang menerimanya 😁 sangat priceless hehehehe. Apalagi kalau mereka sampai bilang akan disimpan, senang bukan kepalang rasanya ðŸĪĢ

      Semangat mba Galih, semoga dapat banyak teman penpal. Salam kenal juga, terima kasih kunjungannya 😍💕

      Delete
  2. This is so sweet!!

    Aku juga suka banget nulis surat, notes, apapun deh pokoknya dengan tulisan tangan, karena rasanya lebih personal dan message yang ingin disampaikan tuh rasanya lebih 'ngena' dan kalau kita terima surat serupa dari orang lain, kita bisa ngerasain ketulusan si penulis.

    Pasanganku juga bukan tipe yang pandai berkata-kata lewat tulisan, tapi setelah nikah aku beberapa kali dapet surat dari dia. Pertama kali dapet suratnya rasanya seneng puollll sampe mulut pegel senyum muluuu ((: udah gitu diamplopinnya pake amplop nota dari toko huahaha tapi aku simpen suratnya dan kadang-kadang masih suka aku baca ulang.

    Btw, aku suka tulisanmu, Mbaa. Dijadiin font lucu banget hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Jane kan memang hobi menulis, makanya nggak heran sampai punya jurnal tahunan, sesuatu rutinitas yang nggak mudah untuk dijalankan 😍 hihihi, sama mba, entah kenapa tulisan tangan itu lebih bisa 'ngena', yaaaa 😆

      Nah itu mba, buat orang yang jarang menulis surat, terus tiba-tiba menulis untuk kita, rasanya bahagia bangettt kan. Kebetulan pasangan saya juga jarang menulis, hanya di kesempatan tertentu saja, dan sekalinya saya dapat surat dari dia, langsung kembang kempis hidung saya 😂

      Terima kasihhh mbaaaa 💕

      Delete
  3. Mbak Eno tulisannya bagus banget. Rapi pula. Pertama saya kira itu di-print, ternyata bener-bener tulisan tangan. Kok bisa serapi itu, Mbak?

    Saya suka juga itu kirim-kirim kartu pos. Tapi, ya, tulisannya nggak serapi Mbak Eno. Nggak tau juga sih kenapa saya suka ngirim kartu pos. Padahal era-nya sudah lewat. Kartu pos ini saya anggap aja sebagai memorabilia buat orang-orang terdekat. (Soalnya suka terharu pas lihat kartu-kartu pos lawas yang dijual di pasar barang-barang bekas. Meskipun sudah berpuluh-puluh tahun lewat, tetap saja masih bisa dibaca.)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas, menurut saya nggak rapi rapi banget sebenarnya, karena kadang masih susah dibaca especially sama pasangan saya yang nggak terbiasa lihat huruf seperti tulisan saya 😂

      Menurut saya era kartu pos masih belum lewat kok mas, tapi memang sekarang yang melakukannya hanya orang-orang tertentu saja, mostly para traveler dan petualang 😁 dan saya suka kartu pos karena 10 tahun lagi saat dibaca ulang pasti isinya bisa buat senyam-senyum nggak jelas 😂

      Delete
  4. romantis.. di dunia ini, ada nol koma berapa persen ya yg masih berkirim surat.. aku terakhir kirim2an surat waktu pertama kali pacaran jaman SMP, wkwkwk..

    btw tulisan tangannya cakep bgttttt..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah jaman SMP kirim surat ke siapa mas Bara? 😆✌ ke gebetan atau pacar? ehehehehe.

      Terima kasih mas 😍💕

      Delete
  5. Waw aku ikut tersenyum senyum baca ini
    Terutama pas abis mb eno akhirnya dikasih surprais susu pisang, e ini kenapa pula minuman kotak kesukaan kita sama hihi, setelah kemarin donat j'co juga

    Sumpah ya aku ngikutin cerita yang label ini, kayak nonton drama korea hihi

    Btw aku cuma mau bilang ini tulisanmu bagis banget mb eno, serius...rapiiiii banget...tulisan tangan yang bener bener cantik..
    Tentunya isi pesannya pun bikin meleleh di hati #ga ah ga alay, ini mah manisss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Susu pisang memang enak ya, mba Nita 😆

      Terima kasih banyak mba Nita, saya yakin tulisan mba Nita nggak kalah bagus dan cantiknya (sepertinya orangnya) 😍

      Delete
  6. Wiw, romantis abis. Saya senyum2 baca post ini. Pantesan moon lightnya sayang banget, hehehe.

    Oia, yang video call itu kayak sinetron apa drakor ya, hehehe. Saya bayangin bener2 nih, mba. LDR, cek kotak pos, dapat surat, happy, terus video call.

    Btw tulisan tangannya bagus banget. Hm, iya, mbanya perfect orangnya dan sangat detail. Keren, mba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami memang sering video call mba saat berjauhan, karena lebih nyaman 😂 bisa ngobrol langsung sambil lihat muka, dan nggak perlu ketak-ketik sampai jempol panas 😁

      Terima kasih mba Pipit 😍💕

      Delete
  7. Pagi mbak Eno, waah masih ada ya orang yg tetep setia berkirim surat, kayaknya udah jarang banget, dulu jaman msh blom ada hp saya lumayan sering berkirim surat atau kartu lebaran, swkarang mlhan ga pernah samasekali, apalagi ke kantor post udah ga pernah 😂,mbak Eno kayaknya tipe yg romantis apa ya.. Mau saya zoom tulisannya buat si honey ga iso 🙈😆,mau liat nulis apa sih.. Hi hi kepo saya... Maap ya mbak..becanda 😁🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi ingat, jaman sekolah, dekat-dekat mau lebaran pasti rame-rame sama teman hunting kartu lebaran 😂 lalu pergi ke kantor pos barengan, padahal rumah saya sama rumah teman-teman jaman sekolah juga berdekatan ðŸĪĢ tapi senang saja setiap kali kartu pos dari mereka datang 😁

      Saya tulis surat biasa saja kok mba, isinya harapan 😂

      Delete
  8. Tulisannya, rapih sekali. Tanpa bermaksud mau nge-judge, sepertinya mbak ini tipe org yg perfeksionis yg mencintai hal-hal detail.. aku suka! salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, saya suka hal-hal detail, jadi kadang merepotkan diri sendiri karena inginnya semua serba detail 😅 salam kenal ~

      Delete
  9. Sweet sekali! Aku dan suami juga suka kirim kartu pos ke rumah sendiri. Dan biasanya saling kirim surat ketika sedang anniversary - meskipun via email. Kayaknya surat tertulis bisa jadi ide untuk anniversary berikutnya deh. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru ya mba saling berkirim surat, meski via email pasti agak berbeda rasanya ketimbang via text messenger 😁 hihihi, mungkin anniversary berikutnya bisa tulis surat di kertas 😍

      Delete
  10. hahahahahhahaha ampuunn, jangankan Eno yang nulis, saya aja dari atas udah mesem-mesem sendiri bacanya hahaha

    satu hal yang harus saya komentarin adalah, duuhhh tulisannya bagus bangeeeddd :D

    Saya jujur jarang nulis surat lagi, karena tulisan saya yaaaa gitu deh :D
    Kayaknya memang saya harusnya jadi dokter deh, saking tulisannnya mirip hahaha.

    Btw, saya baper dong, saya kayaknya udah nggak punya kenangan sama pak su deh, dulu sih nulis sms, itupun hapenya udah ganti ya smsnya hilang.

    Yang masih tersimpan itu boneka, dan sekarang jadi boneka kesayangan si kakak.
    Ya ampun itu boneka udah berusia hampir 20 tahun dong, udah akil baliq hahahah

    Kayaknya memang paling berkesan itu nulis di kertas ya.
    Ketimbang nulis di blog juga nggak dibaca :D

    btw, isi suratnya bikin saya pengen kembali ke masa SMP dan STM dong, dulu saya sering nulis surat, dan saya masih ingat, isi surat andalan saya adalah.

    "Saya menantikan hari di mana kita bisa hidup bersama, sama-sama terus sampai nantinya kita sudah ubanan"

    Hadehhh anak SMP nulis gitu dong hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba, jadi maluuu hahaha 😂

      Ngomong-ngomong soal dokter, sekarang tulisan mereka bagus-bagus mba, nggak sekusut dokter angkatan jadul, jadi masih bisa dibaca semua (sepengalaman saya) 😁 tapi semoga salah satu anak mba, atau ke duanya bisa jadi dokter yaaaaa 😍

      Mungkin kalau kenangannya sudah hilang, bisa mulai dibuat satu persatu lagi mba, agar kembali punya 😆 dan soal boneka, lama juga yaaa sudah 20 tahun umurnya 😂 sudah siap melepas masa lajang jangan-jangan ðŸĪĢ

      Eniwei, itu surat yang mba tulis saat SMP dan STM ditujukan untuk siapakah? Saya jadi penasaran 😍

      Delete
  11. ahhh so switnya mbakkk
    kenangan yang manis kalo diingat ingat lagi jadi suka senyum senyum sendiri ya hehehe

    kalau aku dulu hobinya memang korespondensi ke sahabat pena,majalah jaman dulu ada rubrik foto + alamat dll, iseng ngirimi surat ke mereka, itu aja udah seneng, punya temen di seluruh pulau, kadang ngirim surat ke artis cilik, sebegitunya

    nah waktu traveling ke luar negeri, pernah iseng kirim kartu pos ke diri sendiri sebenernya, buat ngetes nyampe apa enggak itu kartu pos, ternyata sampe bertahun tahun nggak pernah nyampe, akhirnya nggak pernah lagi nulis nulis manual seperti ini, palingan cuman beli kartuposnya buat koleksi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa mba 😆

      Waktu buka suratnya kembali, jadi senyum-senyum sendiri sambil berpikir, "Ih gue pernah se-cheesy ini." 😂 by the way, waktu kecil saya juga suka kirim surat, entah ke majalah, ke artis dan lain sebagainya. Dulu kan artis cilik masih banyak, kadang saya kirim ke Trio Kwek-Kwek, atau ke Maissy dan lain-lain 😍

      Lho nggak sampai kah mba suratnya? Mungkin alamatnya harus lebih detail. Saya selama ini selalu sampai ke rumah, tapi waktunya cukup lama bisa 3 mingguan while kalau kirim ke Korea biasanya 1-2 minggu sudah tiba 😁

      Delete