Do Our Own Part | CREAMENO

Pages

Do Our Own Part


Gue ini sebenarnya suka GEMASH kalau lagi baca berita soal hal-hal konyol yang dilakukan oleh orang lain di luaran sana. Seperti saat banyak netizen Indonesia memanggil Han So Hee dengan sebutan 'Pelakor' di drama yang dibintanginya dan membuat netizen Korea geram ðŸĪŊ sampai ulah Youtuber yang memberikan donasi berisi sampah kepada para Waria dan jadi pembahasan masyarakat luas (even foreigners sudah ada yang mulai membahasnya juga) ðŸĪĶ‍♀️ serta masih banyak berita-berita lain yang membuat gue berusaha keras menahan kesal sambil berpikir, "Kok bisa?" ðŸĪ§

I mean, sekarang itu, sebuah berita buruk akan dengan mudahnya tersebar bahkan bisa sampai ke negara luar, maka sudah seharusnya kita lebih menjaga sikap dan kelakuan kita karena kelakukan kita bisa saja mencoreng bukan hanya nama baik kita tapi juga nama baik keluarga dan negara 🙄 well, gue bilang begini bukan berarti gue nggak pernah berbuat salah, tapi seenggaknya day by day gue belajar untuk menahan diri gue dari hal-hal konyol yang bisa menyakiti bukan hanya diri gue, tapi juga orang-orang yang gue sayang ðŸ˜Ĩ

Apalagi semenjak gue lebih sering stay di luar Indonesia, gue jadi merasa punya andil untuk menjaga nama baik Indonesia biar nggak jadi bahan ejekan orang-orang 😔 sedih tau gaes rasanya kalau berita konyol tersebut sampai masuk ke berita lokal negara-negara lain di luar sana 😭 Belum lagi kalau harus membaca komentar-komentar netizen yang tajam sambil menyebut nama Indonesians this and that 😑 rasanya gue mau acak-acak tanah karena gue nggak bisa melakukan sesuatu untuk mengantisipasinya ~

That's why sekarang kalau ada hal konyol di sosial media, gue hanya melakukan tugas gue dengan me-report akun mereka, berharap hal itu segera hilang 😂 walaupun gue tau, kemungkinan hal itu hilang akan kecil kalau yang me-report hanya gue atau segelintir orang saja. However, gue nggak putus asa, gue lakukan bagian gue dan berdoa semoga yang lain juga melakukan bagiannya untuk me-report instead of menambah minyak di api yang sudah berkobar 😎

Gue sampai nggak ingat sudah berapa banyak komentar 'Pelakor' yang gue report di akun Han So Hee, dan sudah berapa banyak konten Youtube yang gue report ketika melakukan prank-prank yang nggak memikirkan perasaan manusia lain ~ gue bahkan report juga tuh komentar-komentar yang mem-bully si komentator 'Pelakor' karena komentar-komentar bully tersebut justru semakin membuat nama Indonesia buruk. Ya bagaimana nggak buruk, kalau jatuhnya jadi tukang bully semua, yang satu mem-bully si Han So Hee, dan yang lain pun mem-bully si komentator, apa bedanyah Ojan? 😑

Si kesayangan pun pernah bilang, ketika ada yang melakukan pem-bully-an di sosial media, intead of fight with them, we better shut them out dengan me-report akun mereka. Karena itu lebih efektif daripada membuang energi kita untuk memarahi / menasehati / menegur / atau ribut sama para pem-bully. Kenapa? Sebab ketika kita ribut, itu akan menarik perhatian orang lain, lalu ketika mereka tau jadi ikut-ikutan ricuh akhirnya (dan itulah yang diharapkan oleh para pem-bully gaes, sebuah atensi alias perhatian) ðŸĪŠ

So, nggak heran kalau komentar berisi bully-an / hate speech sering jadi top comment di mana-mana, yaaa itu karena ada peran kita-kita juga di sana 😑 meanwhile, coba kalau kita report and ignore daripada menanggapi mereka, pasti komentar itu akan tenggelam, bahkan hilang dari peradaban 😂✌ nggak ada yang nggak mungkin, kan? Ehehe. Kalau kata si dia yang seorang Programmer, sistem bekerja sosial media memang seperti itu adanya 😎 jadi butuh usaha kita untuk menjadi netizen bijaksana agar hal-hal konyol di luar sana bisa segera disingkarkan sebelum menyebar dengan luas 😄

Nevertheless, let's do our own part. Semangats! 💃💕
I actually feel not good when I read news about silly things which done by people out there. For example when many my country's netizens called Han So Hee as 'Pelakor' in the drama that she starred in and made Korean netizens furious, also when one of Youtubers gave donations containing rubbish and it became a discussion of wider community (even foreigners have started to discuss it too) ðŸĪĶ‍♀️ as well as many other news that made me trying hard to hold my temper while thinking, "How come they did that?" ðŸĪ§

I mean, in this era, a bad news will easily spread everywhere even to foreign countries, so we should protect our attitudes and behavior because our behavior can tarnish not only our good name but also the good name of our family and country 🙄 well I said this doesn't mean I never did anything wrong (of course I did, I'm human after all), but at least day by day I learned to refrain myself from silly things that can hurt not only me, but also the people that I love 😔

Especially since I stay more often in abroad, I feel like I have a stake in protecting my country's good name so that it doesn't become a mockery of people 😔 and I feel sad whenever I realize that kind of ridiculous news reaches to the other country's local news 😭 Not to mention, when I've to read the comments from some sharp netizens while mentioning the names of Indonesians 😑 I guess, it makes me wanna digging the ground because I can't do anything to anticipate ~

That's why now if there is something silly on social media, I just do my own part by reporting their accounts, hoping it will disappear soon 😂 even though I know, the possibility of it disappear will be so little if the only report is come from me or a handful of people. But, I am not hopeless, I do my own part and pray that others also do their own part to report instead of adding oil to the blazing fire 😎

I don't even remember how many 'Pelakor' comments I reported already on Han So Hee's account, and how many YouTube content I reported when they did pranks which hurting the feelings of other humans ~ I also reported the comments from others who bullied the 'Pelakor' commentator because the other people's comments (who bullied) made Indonesians look even worse. Yes, because we look same as bullies (with only different targets). How bad is it? 😑

My beloved man once said, when someone bullies on social media, intead of fight with them, we better shut them out by reporting their accounts. Because it is more effective than wasting our energy to scold / advise / reprimand / or fight with them. Why? Because when we make a fuss, it will attract the attention of others, then when the others know what happens, they will become a part of the chaos (and that is what the bullies are hoping for, an attention) ðŸĪŠ

So, don't be surprised guys if comments containing bullying / hate speech often become top comments in social media, because there can be our role too who give them an attention (agree not agree) 😑 meanwhile, if we try to report and ignore rather than responding to them, the comment will definitely drowning, even disappear 😂✌ nothing's impossible, right? Ehehehe. As my man who works as Programmer said, the social media system is indeed like that 😎 so it needs our efforts to become a wise netizen, which helps the silly things out there can be quickly eliminated before they are spread.

Nevertheless, let's do our own part. Cheer up! 💃💕

28 comments:

  1. Saya baca di media juga tentang ini. Ini tidak hanya terjadi di drakor lho, ini terjadi juga di dunia olahraga, khususnya bulutangkis. Kerap ada oknum badminton lovers dari Indonesia yang menyebar hate speech di laman sosial media atlet bulu tangkis negara lain. Padahal atlet kita sendiri akrab banget sama pemain pemain bulu tangkis negara lain.

    Semoga oknum oknum tadi bisa lebih berdewasa dalam ber-sosial media ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tentu mas, hal ini terjadi di berbagai aspek (bukan hanya di drakor) dan itu membuat sedih 😔 dan bukan netizen Indonesia saja yang seperti itu, netizen negara lain pun sebelas dua belas. Akan selalu ada yang seperti itu juga ~ jadi saya pikir, yang bisa kita lakukan sekarang sebagai 'bagian tugas kita' adalah dengan me-report akun / komentar mereka saat kita melihatnya instead of me-reply komentar mereka 😄

      Semoga one day, dunia sosial media lebih peaceful, penuh dengan kata-kata baik dan positif serta suportif ya mas. Semua dimulai dari kita 😍 saya pribadi juga masih belajar, jadi kita pelan-pelan melakukan bagian kita 💃🙌

      Delete
  2. Mba, saya tahu hal ini karena lagi heboh di Twitter. Saya lagi mau nulis tentang Twitternya sih sebenernya.

    Iya, saya heran ama hal ini. Akun @bintangemon juga udah bikin hal ini. Dia menasihati tapi lucu. Nasihat @bintangemon soal netizen Indo yang konyol ama artis luar bahkan pacar pangeran Brunei juga dibully. Hadeeehhh. Konyolnya mereka bully pake bahasa Indo. Lah.

    Soal Youtuber itu udah direport rame2 dan akunnya udah hilang. Bahkan dia lagi dicari polisi tapi udah lari. Ga ada di rumah.

    Media sosial memang ngeri. Saya ke mana2 kalo lagi melakukan hal2 di jalan juga mikir. Takut ada yang diem2 merekam. Takut viral, hahaha. Sumpah, pikiran saya sampai ke sana, lho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuuuk mba tulis, saya mau baca juga 😆

      Itu dia mba, sedih kalau lihat bully-an ada di mana-mana, apalagi kalau orang tersebut sebenarnya nggak melakukan apa-apa 😔 seperti pacarnya pangeran Brunei itu kan kalau dipikir-pikir nggak punya salah, atau si Han So Hee juga apa salahnya coba secara dia hanya melakukan pekerjaannya as an actress kan ðŸ˜Ĩ

      Iya saya lihat akunnya sudah nggak ada mba, syukurlah semoga akun-akun hate speech atau yang hobi prank dimusnahkan dari sosial media agar kehidupan bersosial media kita bisa jauh lebih positif ke depannya 💕

      Ehehe, saya mengerti ketakutan mba, to be honest saya pun berusaha untuk berhati-hati kalau di luar seperti yang pernah saya tuliskan 😂 semisal takut jatuh tapi bukannya dibantu justru divideokan, seperti yang pernah dialami teman saya ~ well apapun itu, semoga kita bisa berusaha untuk menjadi netizen yang bijaksana ya mba. Saya pun masih belajar, sama-sama kita berusaha 💃🙌

      Delete
  3. Mungkin karena aktingnya yg bagus mbak 😀 sampe netizen kita ga bisa bedain mana yg drama mana yg bukan, khan emng netizen (oknum), itu ngerasa jadi juri, alias menang sendiri, soal youtuber yg aneh" itu paling satu tujuannya supaya viral aja dan dpt subscribers ,walopun kontennya kayak sampah dan ga genah",herannya koq msh aja banyak yg follow kayak youtuber model gituan ya.. 🙆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang aktingnya terlalu bagus, jadi membuat penonton ikut kesal 😁 tapi semoga kita sebagai netizen kesalnya cukup saat menonton dramanya saja, nggak sampai dibawa-bawa ke dunia nyata / ke dalam hidup kita 😄 kasihan nanti para pemerannya bisa stres atau depresi kalau kena hate speech padahal dia nggak melakukan kesalahan ~

      Iya mba, saya rasa para Youtubers yang membuat prank seperti itu tujuannya untuk subscribes dan viral. That's why, saya berusaha untuk me-report meski kemungkinan besar nggak berefek apa-apa 😅 seenggaknya saya melakukan bagian saya untuk menahan hal-hal yang sekiranya menyakiti orang banyak untuk nggak menjadi viral 😎

      Saya rasa kenapa masih banyak yang follow atau subscribes karena kebanyakan dari kita masih nggak bisa membedakan mana yang lelucon dan mana yang bukan. Padahal meski kita anggap itu lelucon, tapi jatuhnya menyakiti orang maka itu bukan lelucon lagi namanya. CMIIW ya mba, karena itu pendapat personal saya 😆

      Hehehe, dan instead of berdebat dengan mereka, let's just report and ignore mereka. Dengan harapan akun-akun tersebut bisa hilang dan berganti dengan akun-akun yang lebih berkualitas lainnya dan semoga siapapun yang tadinya sempat membuat konten prank jadi berubah haluan dengan membuat konten-konten yang bermanfaat 😁 selalu ada kesempatan bagi yang ingin berubah 💕

      Delete
  4. kesel banget sih kayak apa gunanya ngomen pelakor.. itu.. kan... cuma akting :( berarti aktingnya soo hee emang keren banget sampe bikin orang bener-bener gemes. .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin terbawa suasana mba Dwi, tapi nggak pada tempatnya, alhasil merugikan orang lain 😅 semoga yang sempat menuliskan komentar tersebut jadi sadar dan nggak mengulanginya lagi ~ dan tugas kita untuk membantu hal tersebut adalah dengan me-report apabila ada hate speech 😁🙌

      Delete
  5. setuju. hate comment or negative comment itu lebih baik ya jangan makin ditanggepin. Report itu sudah jadi cara yang lebih baik.
    jaman sekarang jempol lebih berbahaya dari pada mulut. karena merasa jarak sudah tidak lagi jauh karena media sosial, banyak orang jadi merasa berhak untuk mengomentari atau memposting sesuati tanpa pikir panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau ditanggapi jadi semakin menjadi-jadi 😎 kadang karena sosial media, jarak memang berubah menjadi setipis kertas, dan merasa jadi sangat kenal dekat hingga berpikir it's okay untuk berkomentar 😄

      Semoga, day by day kita bisa belajar untuk kontrol diri kita 😍

      Delete
  6. Saya malah baru tahu kalo Han Soo Hee itu jadi bahan ghibahan netizen Indonesia mbak, soalnya aku ngga punya Twitter.

    Padahal kalo bikin kesal itu tandanya aktingnya bagus, harusnya dipuji bukannya di-bully ya.

    Kalo seperti itu, aku jadi ingat berita seorang artis Indonesia yang pernah ke mall tapi dimaki-maki sama seorang emak, katanya dia pelakor. Untung artisnya hanya diem saja dan sudah menganggap itu resiko pekerjaan.

    Semoga saja masyarakat Indonesia makin cerdas ya mbak Eno, sehingga tidak membuat malu nama Indonesia di dunia luar.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Han So Hee dibilang pelakor diakun IG-nya mas, bukan di Twitter setau saya ~ jadi foto-foto terbarunya berisi puluhan ribu komentar yang mostly datang dari Indonesia. Beberapa bilang pelakor, beberapa lainnya memarahi si orang yang berkomentar pelakor, lalu beberapa lainnya lagi meminta maaf atas ulah si orang yang berkomentar pelakor. Alhasil penuh deh fotonya dengan komentar dari orang Indonesia ðŸĪ§

      Padahal kalau saja puluhan ribu orang tersebut langsung report si 'komentator' -- mungkin puluhan ribu orang tersebut bisa berhasil menghilangkan komentar pelakor dari akun Han So Hee dengan report jamaah ðŸ˜Ĩ itu yang disayangkan, karena jadi rame akunnya dan jadi masuk news di Korea, akhirnya orang-orang Korea geram dan bilang orang Indonesia nggak bisa bedakan drama dari dunia nyata 😑

      Ehyuuu, hehehe. Yah, semoga bisa jadi pelajaran ke depannya kalau kita sebaiknya nggak gampang tersulut saat melihat hate speech di sosial media, dan ada baiknya kalau kita melihat hate speech, langsung di-report saja 😆 ini pun jadi pelajaran untuk saya, mas 😁🙌

      Delete
  7. Duh, aku ketinggalan berita deh kayaknya tentang Han So Hee ini. Setelah aku google, dia aktris di salah satu drama yang lagi hits banget ya?

    Soal konten prank di Youtube itu, jujur aku jengah sekali T_T entah kurang kerjaan, pengen cari sensasi atau gimana sih sebenarnya, aku tuh nggak pernah paham sama orang-orang kayak gitu. Apa untung yang mereka dapat ya sebenarnya?

    Soal cyber bullying ini memang kompleks dan nggak akan pernah habisnya ya. Tiap kali aku cerita tentang seseorang yang di-bully atau hate speech yang beredar di sosial media, komentar suamiku juga sama, nggak usah ikut-ikutan menasehati karena nggak ada habisnya. Terkadang ngetik komentar itu memang jauh lebih cepat daripada mikir konsekuensi setelahnya 😔

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Jane, drama yang lagi rame banget 😁

      Kalau soal prank Youtube saya rasa mostly alasannya karena ingin viral, dan menambah subscribes cuma caranya salah. Kenapa harus menyakiti orang lain, itu yang dipermasalahkan 😔 huhu. Berharap one day isi konten Youtube Indonesia positif semua, minimal para content creators bisa memilih mana yang sebaiknya dibagikan ke masyarakat luas dan mana yang nggak 💕

      Setuju mba Jane, sejak sosial media menjadi bagian dari hidup kita, nggak bisa dipungkiri, cyber bullying akan terus menjadi permasalahan yang harus kita hadapi bersama. Karena memang nggak akan pernah ada habisnya. Jadi tinggal bagaimana kita ambil sikap ketika melihat hal tersebut terjadi di depan mata kita ðŸ˜Ĩ

      Dan dari semua sikap yang ada, menurut saya memang lebih baik di-report daripada harus beradu argument dengan oknum yang bersangkutan. Karena seperti kata suami mba Jane, itu nggak akan ada habisnya 💔 so broken heart ~

      Delete
  8. Menurut saya mba, orang indo itu terlalu banyak yang jadi korban bully terselubung, entah saudara bahkan orangtua yang membully tanpa mereka sadari, jadilah penerusnya inih kemudian dengan mudahnya bersikap yang sama ke orang lain.

    Dengan gampangnya menganggap, membuat lelucon karena kekurangan orang lain itu hal biasa. Dan sebagai cara menarik perhatian dan upaya memperoleh dukungan, yg mungkin karena si pembully kurang mendapat perhatian dan dukungan dari orang terdekatnya. IMO

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba, secara nggak langsung dan tanpa sadar, bisa jadi kita semua adalah korban bully atau pembully itu sendiri ~ karena berpikir awalnya bercanda, tapi ternyata yang menerima nggak menganggap itu bercanda sama sekali 😔 jadi sekarang, yang perlu dibenahi lebih dulu adalah bagaimana cara kita bersikap dan berpikir. Karena akan sulit kalau kita mau menasehati orang lain, apalagi biasanya yang dinasihati juga nggak mau mendengarkan dengan baik 💔

      Semogaaa, pelan-pelan setiap dari kita dan mereka berproses menjadi manusia yang lebih baik lagi (termasuk saya yang masih belajar ini) 😄 masih ada harapan ya mba, semangat untuk menebar hal-hal positif dimulai dari diri kita sendiri 💃🙌

      Delete
  9. Lucu banget perundungan aktris drakor itu, Mbak. Kok kayak pada nggak bisa lagi membedakan antara yang fiktif dan realitas.

    Pas ngobrol sama temen-temen di WA, saya tiba-tiba jadi ingat series di TV waktu kecil dulu, kayak Jin dan Jun atau Tuyul dan Mbak Yul. Di depan, pasti bakal dituliskan kalau tayangan itu hanya fiktif belaka... dsb. dsb. Itu kayaknya secara nggak langsung mendidik penonton untuk bisa membedakan mana yang nyata dan mana yang enggak. Entahlah... Mungkin sekarang tulisan itu sudah nggak ada lagi, atau nggak digubris sama penonton yang attention span-nya sudah semakin tipis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, padahal sampai sekarang info soal tayangan fiktif belaka masih ada kok mas 😂 cuma mungkin ke-skip atau memang malas baca 😁 dan yaaaa, orang-orang yang berkomentar asal tersebut sepertinya suka saja menuliskan komentar yang nggak dipikirkan panjang demi mendapat atensi agar bisa jadi top comments di mana-mana 😅

      Semoga mereka dan kita semua lebih berhati-hati lagi ke depannya, dan hal ini jadi pembelajaran juga untuk saya 😎

      Delete
  10. hihihi kalau saya ngakak aja bacanya, aneh-aneh kok orang-orang ini.
    Lebih aneh lagi tuh, berantem di postingan orang.

    Kayak 1 orang bilang pelakor di akunnya pemeran itu, yang lain ikutan nimbrung membully si pembully, alhasil komentarnya naik paling atas hahaha.

    Di sisi lain, jika memang Han So Hee itu kuat mental, sebenarnya malah bagus buat kepopuleran dia dan drakor yang dibintangin.
    Tapi kalau nggak kuat mental bahaya juga sih.

    Btw, saya nonton dong drakor tersebut, hanya karena penasaran dengan euforia banyak orang, dan saya ternganga dan kesal setelah nonton/.
    Etdaahh, waktu saya abis sodarah! gara-gara nonton drakor yang sebenarnya biasa aja, maksudnya tidaklah seharusnya dihebohkan sampai pakai bully akun si pemeran.

    Tauk deh, mungkin juga karena kelamaaan berkurung di rumah, jadinya banyak yang eror hahaha.

    Oh ya, kalau si youtuber ngeprank itu saya belum lihat, bahkan baca beritanya males, sebal aja soalnya, makin banyak loh youtuber yang sama sekali nggak kreatif dan bikin konten sampah gitu.
    *sebel hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Rey, itu yang sangat disayangkan. Kenapa harus ribut di-postingan orang 😅 coba kalau langsung report dan ignore, pasti komentar bully seperti itu akan hilang instead of naik ke atas, jadi top comments dan dibaca pemilik akunnya 😑

      Sebenarnya Han So Hee tanpa di-bully pun sudah terkenal, karena di Korea termasuk pendatang baru yang diperhitungkan, dan dipuja dan disayang oleh masyarakatnya karena skillnya dan kecantikannya 😁

      Ehehehe, iya seharusnya nggak sampai heboh dan dibully ya mba karena drama soal cheating sebenarnya ada banyak di Korea. Tapi saya paham kenapa sampai kena bully warga Indonesia, mungkin karena Corona juga yang menyebabkan orang-orang yang tadinya nggak pernah melihat Korean drama jadi ikut melihat Korean drama. Pas kebetulan drama ini tayangnya di-masa pandemik Corona. Jadi klop sudah 😅

      Delete
  11. sampai muncul hashtag soal pelakor drakor ini kayaknya
    justru warga indo yang stay di luar lebih menjaga sikap, ya sebagai pendatang memegang prinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. nggak enak juga kalo ada berita 'jelek' soal indo lalu ada temen di luar yang nanya 'kamu kan dari indo', kayaknya kesannya orang indo gitu semua kelakuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sangat disayangkan mba, sedih bacanya karena secara nggak langsung netizen negara lain yang melihat bisa mengira kalau semua orang Indonesia mungkin tukang bully, atau berpikiran sempit, etc-nya 🙄

      Tapi saya percaya, banyak netizen yang open minded dan tau kalau hal tersebut adalah ulah oknum, meski tetap malu as fellow Indonesians hehehe jadi tugas kita dalam mengantisipasi itu mungkin dengan cara report akunnya dan nggak menanggapi komentarnya 😎

      Delete
  12. Sebelum han seo hee itu ada juga mbak Eno artis korea yang kena bash masyarakat +62 lewat sebutan pelakor. Sama deh patternnya menuhin komen pake kata pelakor. Mungkin media korsel udah hafal sama keyword ini *sad. Anyway jari saya juga gampang banget mencet tombol report ketimbang mengedukasi langsung ke akun yang bersangkutan mbak Eno. Mostly pada entengan sih, nggak ngerti pengaruhnya apa. Alangkah baiknya langsung disingkirin aja wk 👋

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada-ada saja, yaaa 😑

      Setuju mba Galih, lebih baik report dan ignore karena orang-orang yang terbiasa hate speech nggak akan mau dengar kalau diedukasi mana yang baik ~ jadi daripada wasting energy, better report dan ignore sambil berharap hate speech yang mereka tuliskan bisa di-takedown sesegera mungkin 😁

      Delete
  13. Sangat konyol kak, kayaknya emang bener sikap dan perilaku manusia bisa menular begitu aja. Kasusnya hate speech dan komentar gegabah itu, aku sempet mikir dunia yg semakin modern dan canggih, tapi manusianya malah semakin impulsif 😅

    Mari kita doakan juga orang orang seperti ini supaya cepat sadar dengan kekonyolannya~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena pada dasarnya manusia itu gampang ketriger, jadi tinggal bagaimana kita sebagai manusia mengontrol diri kita agar nggak mudah ketriger sama orang ataupun yang dilakukan orang especially kalau kita tau itu nggak baik untuk dilakukan 😎 hehehe. Amiiin, semoga semakin banyak yang sadar bahwa membuat konten bisa juga yang edukatif dan positif tanpa harus menyakiti pihak lain 😍

      Delete
  14. kejawab syuuudaah, mba eno suka drakor juga! wkwkwk

    ReplyDelete