One Finest Day | CREAMENO

Pages

One Finest Day



Sunset view 😁

Barusan iseng scroll foto, sambil cari mood untuk edit foto perjalanan berikutnya, eh tanpa sengaja gue menemukan beberapa foto yang pernah gue ambil ketika gue biztrip di Thailand 😁 kebetulan gue lumayan sering biztrip ke Thailand, dan setiap biztrip bisa sampai tiga mingguan. Jadi gue punya banyak pengalaman menyenangkan ketika di sana 🀣 salah satunya pengalaman rush hour di BTS Siam yang notabene salah satu line BTS terpaling sering gue gunakan πŸ˜†
I was scrolling my phone gallery, while collecting my mood to edit my trip photos, and I found some photos which I took when I was biztrip in Thailand 😁✌ I did biztrip quite often to Thailand, and each biztrip can take up to three weeks 🀭 so, I had a lot of fun experiences there 🀣 one of them was the rush hour experience in BTS Siam as one of the most frequent 'BTS line' used by me πŸ˜† curious, huh?

Afternoon view 😁

Night view 😁

Eniho, sejak gue pernah kejebak macet di Bangkok selama hampir dua jam gara-gara naik GRAB, gue jadi memberanikan diri untuk naik BTS karena gue ingin secepat mungkin sampai hotel buat selonjoran πŸ˜‚ kenapa harus memberanikan diri untuk naik BTS? Well, gue ini agak parnoan orangnya, kalau lagi rush hour kan kereta pasti penuh, jadi gue nggak berani masuk takut kedorong-dorong. Maklum gaes, keseimbangan gue buruk, kalau nggak pegangan bisa jatuh, tapi mau pegang handle pun susah buat gue yang pendek imut-imut 🀣
Anyhow, since I ever got trapped in traffic jam for two hours because I used to ride GRAB, I decided to have a courage to ride BTS because I wanted to go to hotel as fast as possible πŸ€―πŸ˜‚ why do I need the courage to ride the BTS? Well, it was because I feel kinda anxious πŸ™ˆ when rush hour the train usually full, so I scare and worry someone pushing me. Hahahaha, yeah I don't have a good body balance, that's why if I didn't hold the handle (up), I can fall down, and the problem is.. I can't even hold the handle because I'm too short 🀣

Waiting and waiting πŸ€ͺ

Alhasil gue pernah berdiri di peron sampai sejam demi menunggu kereta yang agak kosong πŸ˜…πŸ˜‚ makanya teman-teman gue sampai mencela gue waktu dengar cerita gue berdiri di peron, kata mereka sama juga bohong, better nge-GRAB sekalian seenggaknya gue nggak menunggu sampai dengkul kopong 🀣 ya bagaimana nggak kopong, kalau berdiri sejam lamanya (suka cari gara-gara memang) πŸ€ͺ
As a result I've stood on the platform for an hour to wait for a rather empty train πŸ˜…πŸ˜‚ so my friends criticized me when they heard my story, they said, "There is nothing different, you better using GRAB, at least inside the car you can sit and didn't need to wait while standing until your knee broken." 🀣 Yeah, I know rite πŸ€ͺ (joke!)

Finally a bit empty πŸ˜‚

By the waaay, di dekat BTS Siam Station ada Big-C supermarket, tempat gue belanja groceries 😁 gue suka belanja di Big-C ini karena mereka jual Beng-beng dan Indomie (penting!), terus ada Central World shopmall, tempat gue cari makan karena pilihannya yang buanyak 😍 and to be honest, merasakan hidup ala lokal meski hanya beberapa saat is not bad, cuma (ada cumanya nih gaes) satu hal yang paling sangat - sangat nggak bisa gue tahan yaitu panasnya Thailand yang membuat kulit gue seperti terbakar 🀣 HEOOOL!

---

Ohya, beberapa foto pemandangan di atas gue ambil dari jembatan penghubung Central World ke Big-C supermarket yang connect to BTS Siam Station πŸ˜† gue sering berdiri di jembatan ini untuk sekedar cari angin sambil lihat mobil lalu lalang ~ dan memang mau pagi, siang, sore, malam, di sana selalu macetttt parah 🀣 lihat saja line-nya yang nggak balance hahaha. Salah satu arahnya ada 6 line sedangkan arah lainnya cuma 2 line πŸ˜… tapi memang arus yang 6 line itu sangat padat, jadi nggak heran kalau line-nya lebih banyak πŸ€ͺ

Kalau dipikir-pikir, ternyata seru juga mengingat pengalaman masa silam πŸ˜†✌ Gue pun jadi rindu yalan-yalan, dan nggak sabar untuk beraktivitas tanpa harus kawatir bersimpangan dengan orang-orang di luar sana πŸ˜πŸ’• so mari kita doakan semoga Corona cepat hilang dan sambil menunggu hari bahagia itu datang, gue akan lanjutkan cerita perjalanan gue di Singapura yang belum tuntas (wew!) sambil menyiapkan cerita perjalanan berikutnya (Laos, Brunei dan Nepal) yang semoga saja bisa diselesaikan pada waktu yang tepat πŸ˜‚✌
By the waaay, near BTS Siam Station there is a Big-C supermarket, where I shop groceries 😁 I like shopping at Big-C because they sell Beng-beng and Indomie, and beside that, there is a Central World shopmall, where I can happily eat because they have many choices 😍 and to be honest, live like local in Thailand for a moment is not bad. However, there is one thing that I can't bear πŸ‘‰ the Thailand's heat which made my skin got burns 🀣 HEOOOL!

---

Fyi, I took photos (above) from connecting bridge between Central World to Big-C Supermarket and BTS Siam Station πŸ˜† and I often rest on this bridge to enjoy the wind while looking at cars passing by, when I realize even in the morning, afternoon, evening or night, there is always a terrible traffic 🀣 you guys can see at the line that doesn't balance hahaha. One direction has 6 lines while the other direction is only 2 lines πŸ˜… but the current lines is (indeed!) have bad traffic, so I'm not surprised if there are total 8 lines πŸ€ͺ

Come to think of it, I guess it's fun to remember my past experience πŸ˜†✌ and it makes me miss such a feeling. Hehe. I can't wait to do all my activities without having to worry about crossing with people out there 😁 so let's pray the Corona will quickly disappear and while waiting for that happy day to come, I will continue sharing my stories in Singapore which has not been completed yet (wow!) and preparing my next travel stories (Laos, Brunei and Nepal) which hopefully can be completed in the future πŸ˜‚πŸ€ž *finger crossed*

30 comments:

  1. Hahaha.. Baca postingan soal rush hour ini saya jadi inget pernah nyampe Bangkok pas rush hour, Mbak. Naik MRT ke Sukhumvit dan di dalam gerbong saya yang paling kucel. Lainnya mas-mas dan mbak-mbak kantoran atau mahasiswi. Karena udah capek abis perjalanan panjang, saya cuek aja.

    Tapi, untungnya di Bangkok ada MRT dan BTS yang bisa jadi alternatif buat orang-orang yang nggak mau terjebak macet ya, Mbak? Salutnya, penumpang MRT dan BTS juga udah terbiasa antre dan menggu di luar garis kuning. Rasanya lebih nyaman naik MRT di Bangkok ketimbang di KL.

    Btw, foto siang dan malam itu keren banget, Mbak Eno. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, saya bisa membayangkannya mas πŸ˜‚ saya pribadi kalau lagi rush hour jarang lihat traveler bawa koper atau gembolan backpack. Mostly pasti isi keretanya mas-mas kantoran ataupun mba-mba mahasiswa. Mungkin para traveler lebih memilih naik MRT / BTS saat nggak rush hour daripada terjebak di kerumunan orang banyak πŸ˜†

      Iya, transportasi di Bangkok sudah bagus mas, jadi lumayan banget kalau lagi nggak mau kejebak macet 🀣 agak traumatis juga soalnya, saya kejebak macet 2 jam saat jaraknya nggak begitu jauh dari tempat saya menginap πŸ€ͺ dan yang saya suka dari masyarakat Thailand ini, mereka tertib dan memahami aturan ~

      Ehehehe, terima kasih maaaas πŸ™ˆπŸ’•

      Delete
  2. huhu fotonya cakep. aku tuh orangnya mageran banget tapi sepertinya ku memang harus dicekokin foto-foto mba Eno biar pengen jalan-jalan lagiii hahaha. Soalnya suka males ngumpulin duitnya, males bikin itinerarynya, males males semuanyaaa... tapi pas jalan-jalannya ya bahagia aja. bingung gak sih, dasar labil :(

    Terusin share foto-fotonya ya mbak! Berikan aku semangat menabung untuk ngetrip huahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi, kalau lagi malas begitu mungkin bisa coba mulai browsing soal tempat yang terpaling ingin mba Mega kunjungi πŸ˜† biasanya semakin sering browsing, semakin ingin, terus semakin berusaha buat itin, dan ended up menabung demi bisa merealisasikan mimpi traveling πŸ˜‚

      Semangat mbaaaa 😍

      Delete
  3. Saya belum pernah ke Bangkok. Denger2 di sana juga macet parah kayak Jkt, hehe.

    Mba, seriusan nunggu di stasiun sejam biar sepi? Hahaha. Lha gimana kalau naik KRL di Indo? Hehehe. Butuh perjuangan memang kalo naik KRL.

    Ditunggu cerita2 lainnya, ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, macet lumayan parah πŸ˜‚ makanya saya lebih suka ke country side-nya Thailand, seperti Khao Yai, Hua Hin, dan beberapa kota lainnya yang agak sepian 🀣 ehehehe. Kalau ditanya most favorite city di Thailand apa, jawaban saya pasti Khao Yai (sampai bolak balik dan nggak bosan) karena suasananya seperti Jeju Island, sejuk dingin kalau akhir / awal tahun, jarang motor, jalanan sepi, pemandangannya bukit-bukit dan so peaceful di sana 😍

      Iya mbaaa, saya menunggu sejam sampai agak sepi dan bisa masuk ke dalam tanpa takut kedorong-dorong πŸ˜† mana kalau penuh kadang bingung mau pegangan di mana (takut kejengkang). Jadi cuma berani masuk kereta penuh kalau pergi sama pasangan / teammates biar bisa pegangan sama mereka 🀣 hahahaha.

      Siap mbaaa πŸ’•

      Delete
  4. (ゝω・`○) Sangaaad menantikan yang Nepal journey *okay aku bakal pantengin terus blog creameno biar terasa dibawa jalan-jalan, ahahhaha

    Kenapa Nepal? Karena aku suka yang ada kultur-kultur semi Indianya Mbaa, uwuwww...Nepal kalau ga salah yang mirip-mirip India, Srilangka, Bangladesh kan ya budayanya..

    Eh mongomong samaan loh, akupun pecinta bengbeng (yang dimakan dingin #e penting ya dibahas hihi) juga indomie, bukan merek lain bhahahahha...lumayan seru juga tuh pastinya nemu bengbeng dan Indomie bisa nongkrong di supermarket negara lain #langsung berasa bangga

    Btw, dari post ini aku jadi tau Mba Eno ini imut-imut

    Btw lagi, heol itu artinya apaan mba, mayan biar aku nambah vocab Korea ahai :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, ditunggu ya mba πŸ˜‚ masih lama tapi sepertinya karena sekarang masih persiapkan materi buat Laos 🀣 eniho Nepal kulturnya agak mirip India mba, tapi jangan bayangkan perjalanan naik-naik ke puncak Himalaya yap. Karena saya nggak melakukan πŸ€ͺ takut modyar di tengah jalan ehehehe. Jadi saya lebih banyak explore di kota (edisi traveller nggak mau susah) πŸ˜†

      Wuiiih Beng-beng dingin memang enak mba, saya juga kalau makan Beng-beng harus masuk kulkas dulu sampai keras Beng-bengnya baru deh bisa dinikmati dengan hati senang πŸ˜‚ nah kalau Indomie sebenarnya saya suka rekannya juga (Mie Sedap) cuma si Mie Sedap nggak ada, jadilah saya makan Indomie yang tersedia 🀣

      Heol itu semacam kata tambahan mba, artinya bisa macam-macam ~ mungkin kalau di Indonesia mirip sama, "Duh!" -- "Wew!" dan sejenisnya πŸ˜†

      Delete
  5. Hallo Mba, aku silent reader :D Sering baca tapi ga pernah komen :p

    Kangen makanan-makanan di Bangkok!! Dan tempat belanjanya yang murah meriah itu :D Tapi gak kangen cuacanya yg panas menusuk itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Angel, salam kenal πŸ™ˆ

      Ehehehe, makanan di Bangkok memang enak-enak ya, mba πŸ˜† saya pun suka beberapa ~ tapi sama seperti mba, saya pun nggak suka cuacanya yang panas, bisa buat sakit kepala πŸ€ͺ

      Delete
  6. Aku berasa lagi nonton acara jejak traveler di tv mbak πŸ˜„, itu foto"nya keren banget yah perbandingan antara siang dan malem, ditunggu loh halan"nya mbak Eno, apalagi yg di Nepal, soale agak dikit beda kalo liat kehidupan ato orang"nya,saya ngebayangin apa gitu... 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Heniiii 😍

      Ehehe, siap mba nanti saya bagikan cerita Nepalnya semisal sudah ready semua materinya 🀣 tapi jangan membayangkan cerita yang 'wah' ya mba, karena saya jalan-jalannya ala traveller pemalas jadi yang dilihat juga mungkin nggak sebanyak traveller lainnya 😬✌

      Delete
  7. Nge-GRAB takut terjebak kemacetan tapi rela berdiri dengan waktu yang hampir sama dengan kena macet kalau dipikir-pikir sama aja malah lebih enak nge-GRAB bisa sambil duduk wajar aja temannya mencela saya aja bacanya sampai tertawa.. hahaha

    BTS itu kalau di Jakarta sama dengan MRT kali ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dia hahahaha 🀣 makanya menyesal jadilah setelahnya setiap kali rush hour lebih memilih jalan-jalan dulu di shopping mall sampai tunggu rush hour lewat 😁 biar nggak mengulangi kebodohan yang sama πŸ€ͺ

      Iya mas Kal, BTS sama seperti MRT cuma kalau BTS itu melayang di atas that's why nama lainnya Skytrain, nah kalau MRT kebanyakan di bawah tanah 😬

      Delete
    2. Berarti BTS itu sama dengan LRT-nya Jakarta yang belum lama diresmikan yang memakai lintas melayang.

      Delete
    3. Iya mas, serupa 😁

      Delete
  8. Wow, menunggu sampai sejam cuma buat menunggu kereta yang agak kosong ya, jarang ada orang yang sesabar mbak Eno. Kalo aku mudik lebaran naik bis jangan ditanya mbak, pernah dari Jakarta sampai Tegal berdiri terus selama 12 jam karena ngga kebagian kursi. Cuma karena rindu kampung halaman jadi ngga perduli.

    Bangkok ternyata macet juga ya, kirain cuma Jakarta saja.πŸ˜‚

    Tapi foto fotonya bagus sih.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, saya lebih baik sabar sedikit mas daripada jatuh di dalam kereta gara-gara nggak bisa pegangan dengan benar 🀣 meski sebenarnya, saya itu nggak pernah jatuh, cuma entah kenapa saya parno hahahaha membayangkan takut kalau jatuh πŸ˜‚

      Tapi apa yang saya lakukan nothing compare to mas Agus πŸ˜† bagaimana bisa berdiri 12 jam dari Jakarta ke Tegal, itu kaki apa kabar nasibnya setelah sampai Tegal? Masih bisa jalan kah? Kalau saya mungkin sudah tiduran di lantai bisnya karena nggak bisa tahan πŸ˜… salut sama mas, demi kampung halaman apapun dilakukan 😍

      Ps: Bangkok sama seperti Jakarta mas, macetnya gila 🀣
      Thank you mas Agus atas apresiasinya ~ πŸ˜πŸ™Œ

      Delete
  9. Fotonya baguuss aneddd uww mbaaak.. Ya ampun berdiri di peron selama sejam bneran kakiku bisa kopong itu🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Ella πŸ˜†
      Iya, capek bangettt 🀣

      Delete
  10. Baru mau nanya itu ngambil foto jalanannya dimana ? ternyata ditulis di blog πŸ˜‚ dari afternoon, sunset sampe night. Sehariankah nongkrongnya disitu mba ? Dengan kemacetan seperti itu, banyakkah polusi udaranya disana mba? Sepertinya jumlah mobil mengalahkan jumlah pengendara motor yak, beda banget viewnya kalo soal kemacetan di Indo πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak mba hahaha, foto itu diambil pada hari yang berbeda-beda, kebetulan memang rute saya sering lewat jembatan itu jadilah beberapa kali ambil foto dari jembatan itu pada jam-jam berbeda πŸ˜‚ meski jamnya berbeda, tapi macetnya sama ahahahaha 🀣

      Polusi udara di Bangkok sama parahnya seperti di Jakarta mba menurut saya. Ditambah panasnya udara dan panasnya asap knalpot, beuuuh sukses membuat wajah kita kusam kalau nggak sering dibersihkan πŸ˜…

      Nah kalau soal motor, ada banyak tapi nggak sepadat di Indonesia ~ mungkin karena transportasi publik di Bangkok sendiri sudah cukup berkembang pesat mba, jadi warganya sudah mulai beralih ke transportasi tersebut 😬 so, kalau mau bandingkan pengendara motor Indo itu enaknya ke Vietnam yang sama-sama padaattt πŸ˜‚

      Delete
  11. Pemandangan day and night-nya kok persis banget dengan kota Jakarta kalau lagi jam pulang kerja πŸ˜†

    Ternyata benar yaa, cuaca panas di Thailand itu menyengat sekali. Aku nonton channel Youtuber favorit aku waktu dia ke Bangkok, komentar yang sering dia lontarkan itu: "Gila men, panas banget di sini. Lebih panas dari Jakarta!" Jakarta aja kalo panas amit-amit, di sana ternyata lebih-lebih ya 😱

    Ngomong-ngomong soal Beng Beng, waktu kuliah dulu itu juga yang wajib ada di koperku tiap kali pulang ke Guang Zhou, Mba. Sampai roommate ku yang non Indonesian pun ikut ketagihan πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. BETUL MBAAAA hahahaha 🀣

      Panasnya susah dideskripsikan. Semacam membakar kulit, sakit cekit cekit πŸ˜‚ sepertinya kalau Jakarta kan panas biasa (lupa juga saya panasnya Jakarta bagaimana) tapi kalau compare sama Bali tuh beda, panasnya Thailand ini sudahlah bakar kulit, nggak ada angin pula πŸ˜… jadi nggak enak di badan ~

      Wehehe, saya pun setiap kali pergi abroad pasti bawa Beng-beng mba πŸ˜† terus kali ke Koriya minimal bawa 5 pack besar yang isi Beng-beng mini 🀣 segitu sukanya!

      Delete
  12. macetnya bangkok 11-12 sama jakarta, tapi waktu ke bangkok kayaknya hepii gitu bawaannya, mungkin karena negar asing kali ya
    tapi ya itu tadi, panassnya ampun ampun sampe jerawat keluar, dan aku benci ini hahaha, menguransi estetika foto kalo jerawatnya keliatan kwkwkwk

    amin semoga corona ini ilang, biar bisa yalan yalan dengan aman tentram dan damai

    dari big c ke bts siam mayannn ya mba, luar biasa kekuatan kaki orang orang bangkok sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya memang begitu mba, kalau di luar negeri, meski macet serasa beda πŸ˜‚ hahahaha. Eniho kalau sampai jerawat pada keluar berarti panas bangettt mbaaa πŸ˜…

      AMIIIIN ~ biar kita bisa yalan-yalan lagi, mba πŸ’ƒπŸ’•

      Delete
  13. Sudah hampir 3 bulan di rumah dan sedikit bosan, kangen mall, dan saya tuh terpikirkan Mba Fanny dan Eno, di mana kalian itu suka banget jalan-jalan.

    Kebayang deh bagaimana kangennya itu.
    Saya aja kadang rindu gitu mau ke Malang, atau ke mall aja.
    Meski kadang saya lebih suka di rumah aja :D

    Semoga coronanya cepat musnah ya, sayang sekali begitu sulit menghilangkan dari Indonesia karena sulitnya kerja sama yang baik antar sesama.

    Btw, satu lagi kesamaan kita, keseimbangan saya parah banget.
    Saya benar- benar nggak berani bergerak di atas bis yang sedang melaju, saya pasti jatuh.
    Bis harus benar-benar berhenti baru saya berani jalan.

    Makanya dari dulu saya nggak mau naik bis, orang kalau mau turun kita kudu lari mendekat pintu dulu, biar nggak lama berhentinya.
    Saya mah kagak bisa :D

    Btw, foto-fotonya kereeenn banget, saya pengen deh bisa edit foto dan peka terhadap tone yang keceh-keceh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaaa, lumayan rindu jalan-jalan, tapi di rumah pun nggak apa-apa, tetap senang, paling berubah haluan jadi jalan-jalan virtual (baca blog teman-teman atau lihat reality show Korea yang temanya jalan-jalan) 🀣

      Nahhhh, itu masalah saya banget mba, dulu kayaknya pernah saya tulis juga hahaha. Saya paling nggak bisa berdiri di bus atau train tanpa pegangan. Apalagi bus ya, karena driver-nya suka buru-buru tancap gas padahal kita belum duduk, atau belum turun dengan sempurna πŸ˜…

      Terima kasih mba Reyyyy atas apresiasinya 😍 saya yakin kalau mba Rey belajar editing foto pasti bakal jauh lebih keren karena mba Rey always totalitas πŸ˜†

      Delete
  14. Wah kak, nunggu BTS sepi itu susah bangeeettt! Aku mau recording di dalam kereta aja rikuh karena rame dan keretanya kan nggak selebar MRT Singapura.

    Aku pun pernah kejebak macet naik taksi. Tapi apa boleh buat, jalur BTS atau MRT gak sampai tujuan kami.

    Anw, aku suka bengong di Siam liatin kereta BTS hilir mudik di jalur layangnya hehe. Stasiun Siam ini kayaknya stasiun tersibuk, rangorang ke sana kemari dengan langkah cepat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau sepi itu jam-jam 7-8, setelah jam pulang kerja kantoran yang jam 5-6 itu sama sebelum jam pulang kerjanya orang-orang shopmall jam 10an. Nah kisaran jam 7-8 menurut saya lumayan sepi meski ya tetap banyak orang, tapi nggak separah jam lainnya yang sampai penuh sesak πŸ˜‚ tapi ini juga tergantung hari, kalau weekend justru agak longgar daripada hari kerja πŸ™ˆ

      TOSSS!! Saya juga suka banget bengong di Siam cuma buat memperhatikan orang-orang yang lalu lalang, entah kenapa peaceful rasanya 🀣

      Delete