Loveland | CREAMENO

Pages

Loveland




Warning! Post kali ini khusus untuk teman-teman yang usianya sudah 17++ dan nggak punya pikiran kotor, ya 🀣 jadi di Pulau Jeju ada satu theme park terkenal bernama Loveland. Theme park ini semacam art statue museum dengan koleksi patung yang berhubungan pada sex and human body in general 😁 well, dari awal gue masuk ke Loveland, gue ketawa ngakak nggak ada habisnya πŸ™ˆ karena semua koleksi patung di Loveland crazily sensual dan gue yakin, siapapun yang datang pasti mau 'kelonan' saat pulang ke rumah. Bahkan ada banner bertuliskan, "Which position you will try tonight?" πŸ˜‚ Wk.

Nah, berhubung gue ke Loveland saat musim dingin, gue jadi mau mepet-mepet terus sama si kesayangan (alasan!) πŸ€ͺ too bad, gara-gara musim dingin juga, foto yang gue tangkap jadi kurang berwarna. Padahal memang nggak fokus mau foto-foto selama di sana, bahkan tangan gue tremor (entah karena dingin atau kebanyakan ketawa) πŸ˜‚ untung, gue masih waras untuk sortir dan nggak upload beberapa foto yang too much vulgar 🀭 jadi apabila teman-teman penasaran sneak peek theme park-nya, bisa capcus baca cerita gue di Loveland tanpa kawatir akan terkontaminasi otaknya πŸ˜†πŸ™


Coba bayangkan, bagaimana orang-orang nggak gagal fokus selama di Loveland kalau baru masuk area utama sudah disuguhi patung beginian 🀭 untung meski isi theme park-nya menyangkut sex and human body in general, kita tetap harus jaga sikap dan nggak boleh macam-macam karena banyak CCTV bertebaran 😁

Lucunya, waktu gue ke sana, ada segerombolan Ajumma lagi liburan, dan para Ajumma ini nggak berhenti ketawa centil haha hihi macam abege saja πŸ™ˆ mana ada Ajumma yang meledek si kesayangan saat lagi pose mau foto sama salah satu patung di sana. Ajumma teriak, "Hati-hati nanti ada yang marah." hahahahahahahaha 🀣





Gue pribadi kalau ditanya suka nggak sama Loveland? Jawabannya suka, karena theme park-nya luas, ada banyak ilmu yang bisa didapat, dan ada banyak tempat duduk untuk santai bersama si kesayangan 😍 patung-patungnya pun dibuat secara serius oleh para seniman patung Korea. Bukan tipe patung asal cetak, tapi betul-betul melalui proses research yang mendalam. Dan jangan tanya detailnya, jujur gue sampai merasa itu manusia betulan karena terlalu 'nyata' πŸ˜‚✌



Eniho, di Loveland ada toko sex toys dan pernik yang berhubungan dengan sex, yang mana tokonya ramai oleh orang belanja 😬 waktu gue masuk ke dalam toko, ada Ajumma (pegawai toko) menyambut gue sambil menyodorkan sebuah sex toys tepat di depan muka πŸ™ˆ OMG ahahahahaha. Ajumma bilang sex toys tersebut salah satu best seller di toko dan sudah banyak pembelinya πŸ€ͺ muka gue langsung merah macam kepiting rebus dan buru-buru kabur ke belakang biar nggak dikejar πŸ˜‚ ehhh, waktu gue sudah sampai belakang, ternyata si kesayangan masih di depan kena cegat Ajumma hahahahaha.

Gue langsung balik lagi untuk menarik tangan dia, dan mengajak dia melihat-lihat perintilan home decor di belakang. Ternyata ada banyak perintilan home decor yang bertema sex juga, salah satunya tempat bumbu (garam & lada) yang berbentuk dua anjing lucu sedang doing sex depan belakang 😱 apa-apaan inih, gue ada di mana sekarang? *mendadak lupa ingatan* 😡 dia ambil tempat bumbu tersebut lalu pergi ke kasir untuk bayar ~ Dengan muka bingung gue tanya, "Buat apa beli begituan?" yang dijawab, "Buat di rumah." -- Whatsss?! 🀣




By the way, banyak yang bilang, paling enak kalau ke Loveland saat musim dingin (which is menurut gue, Korea memang paling nyaman saat dingin) 😍 karena itu juga, istilah 'bayi musim gugur' lumayan terkenal di Korea sebab banyak bayi lahir pada musim tersebut πŸ™ˆ dan alasannya apalagi kalau bukan karena hampir semua orang lebih suka kelonan di rumah saat musim dingin daripada pergi yalan-yalan ke luar yang membuat banyak pasangan jadi 'positif' dan melahirkan anak-anak pada musim gugur semua πŸ˜‚ meng-ngemeng...

Ada yang mau berkunjung ke Loveland? 😍

40 comments:

  1. Bhahhahahahha, mba eno tau ga sihhh, aku uda tau dari lama kalau jeju island ada tempat wisata iconiknya yang berhubungan dengan sex...yaitu pertama kali tahu dari blog almarhum om cumilebay yang sekarang telah tiada.. dulu blog beliau fenomenal banget lho karena suka traveling dengan style khasnya. Terus moment ga terlupakannya adalah waktu dia explore jeju island

    Mana pas di situ, om cumi (kami memanggilnya begitu), ngeshoot fotonya cukup banyak lagi, jadi very detail dari berbagai angle hahahhaha

    Owh ngakak aku baca pas bagian ketimbang awkward moment di tokonya ahjumma lebih baik kan beli satu item aja yaitu tempat bumbu buat dibawa pulang, kami pun sering ga enakan kalau udah ubek-ubek suatu toko tapi ga beli apa-apa, jadi paling ga biar lebih afdol ya beli raketang 1 bahasa jawanya, hahhahahah

    Dan terakhir, aku baru tahu istilah bayi musim gugur loh habis baca post mba eno, tapi kayaknya ga cuma di korea aja deh yang pas musim dingin atau hujannya banyak orang hamil, soalnya di sini pun seringnya iya...hihihi.
    Mungkin momentnya lebih pas kali ya buat kekepan #etdah : D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Om Cumi pasti upload banyak banget foto-foto patung vulgar di Loveland ya, mba πŸ˜‚ hahahahahaa. Saya sebenarnya punya banyak foto ekstrim di Loveland, tapi kawatir kalau di upload semua nanti terlalu vulgar πŸ™ˆ wk.

      Mba Nita tuh mirip sama sayaaa hahahaha. Saya nggak akan masuk ke toko untuk window shopping kalau nggak ada niat mau beli sesuatu di toko tersebut 🀣 apalagi kalau tokonya punya pegawai yang mengikuti saya terus sambil bertanya, "Ada yang bisa saya bantu?" -- asli deh bawaannya mau buru-buru bungkus dan ke luar πŸ€ͺ hahahahahahaha.

      Eniwei kalau di Indonesia banyak bayi musim kemarau mba πŸ˜‚ yang lahirnya tengah tahunan ihihihi -- terus nanti awal tahun kayaknya di Korea dan di Indonesia serta negara lainnya akan banyak bayi lahir karena saat corona pada nggak bisa ke mana-mana πŸ™ˆ

      Delete
    2. Eh bentar, blognya Almarhum udah nggak bisa diakses ya?
      Saya cuman sekali kalau nggak salah ke blognya, emang nyentrik, tulisannya warna warni, dan memang penub foto narsisnya yang aduhaaaiii berani banget berpose hahaha.

      Nggak heran deh kalau dia ke sini bakalan upload foto yang amat sangat nyentrik luar biasa :D

      Delete
    3. Sepertinya masih bisa mba, terakhir kali tahun lalu saya mampir ke blog beliau karena dimention salah satu teman blogger πŸ˜† memang blognya heboh warna-warni dan foto-fotonya banyaaak tapi saya belum sempat baca post yang Jeju-nya. Hanya baca dua post pertama beliau saja 😍

      Delete
  2. Tidaak! Apa ini yang barusan aku baca πŸ™ˆ
    Aku baru tahu juga kalau di Korea ada tempat kayak gini, aku kira di Jepang aja yang ada hahaha.
    Mau sih suatu hari ke sana! Namanya jalan-jalan, kalau ada kesempatan, mau kunjungi semua tempat yang ada *maruk*

    Salam kenal ya kak! 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, terima kasih sudah baca mba 😁

      Iya, di Korea ada juga tempat unik seperti Loveland mba, dan saat mba ke Korea, sempatkan mampir ke Jeju Island yaaaa 🀭 salam kenal, mba 😍

      Delete
    2. Sama-sama kak!

      Wah, Jeju sepertinya masuk list utama deh soalnya kalau ke Korea tapi nggak ke Jeju kayak makan sayur tanpa garam nggak sih kak? πŸ˜†
      Tapi kalau ke Jeju agak mahal kan ya?

      Panggil aku Lia aja kak biar kayak udah kenal lama huahaha πŸ˜†

      Delete
    3. Iyaaa, hahaha Jeju itu tempat favoritnya orang Korea untuk liburan. Jadi sangat disarankan pula untuk foreigners datang ke Jeju biar bisa merasakan langsung kenapa orang lokal sebegitu sukanya sama Jeju Island πŸ™ˆ

      Ke Jeju PP semisal naik Airasia transit di KL itu sekitar 3,5 juta 😁 sering-sering cari promo deh biasanya awal tahun lebih murah tiketnya (winter season) 😍 hehehehe. Baik Lia, once again salam kenal πŸ˜†❤

      Delete
  3. wakakakakakakak, dan saya ngakak, ya ampuunnn...
    Sebagai mamak-mamak sungguh saya merasa geli sendiri membayangkan ke sini.

    Btw di sini nggak boleh ya anak-anak masuk? kebayang nggak sih kalau anak-anak di bawah umur ada di sini, meskipun ini taman sih ya.

    Yang jelas bakalan geli sendiri deh ke sana, meski sama pasangan.

    Btw kalau ngomongin Korea yang vulgar, saya tahunya filmnya, duuhh saingan deh ama Jepang dan China, terlebih kalau film kolosalnya (kolosaall hahaha)

    Btw lagi, saya kok jadi makin kepo dengan Jeju Island ini, rasanya, semua ada di sini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's why kalau ke Loveland jangan sendirian mba biar nggak malu saat mau cekakakan πŸ˜‚ hahahaha. Saya kurang tau anak-anak boleh masuk apa nggak, tapi saat saya visit nggak ada anak-anak sama sekali. Sepertinya kesadaran diri para pengunjung untuk nggak bawa anak-anak sudah terpatri 😁

      Film Korea banyak yang vulgar mba tapi memang beda-beda rate-nya. Bahkan adegan kasur atau adegan ciuman pun sudah banyak di drama-drama. Buat mereka itu bukan sesuatu yang perlu disensor soalnya πŸ˜„ dan yang terpenting jam tayangnya harus malam ketika anak-anak tidur hahaha πŸ˜‚

      Delete
    2. Nah iyaaaa... saya tuh sampai biasa aja liat adegan dewasa di drakor TWoM gara-gara pernah nonton film Korea yang lebih parah.

      Dan sedihnya yang main ya aktor kesayangan, si Gong Yoo, trus sapa ya namanya yang pernah main di Endless Love itu? juga pernah main film dengan beberapa kali adegan dewasa, yang terlihat jelas.

      Padahal kalau saya baca-baca dan lihat di drakor-drakor, budaya sana itu mirip dengan budaya Indonesia ya sebenarnya, di mana yang gitu-gitu tabu banget hehehe.

      Btw di Indonesia ada nggak ya? :D

      Delete
    3. Film Korea banyak yang adegannya dewasa mba, bahkan mereka punya film dewasa sendiri πŸ˜‚ yang memang ceritanya nggak jauh-jauh dari sex dan sejenisnya ~

      Sebenarnya, budaya Korea sekarang sudah nggak menganggap sex itu tabu, mba. Bahkan di sekolah pun sudah diajarkan mengenai sex, dan pengamannya. Di Korea, lihat anak SMA ke obgyn pun bukan hal yang aneh sepertinya hehehe. Mungkin for some people iya, tapi most of Korean sudah paham dan nggak jadi soal. Karena itu juga, motel bertebaran di mana-mana hehehe.

      Di Indonesia belum ada mba, bakal susah ada πŸ˜‚

      Delete
  4. Baru mo komen di blog ini, langsung keselek liat foto-fotonya πŸ˜…πŸ˜‚

    Saya cuma taunya kayak yang beginian itu ada di India mba hihihi..

    Emang cocoknya kesini tuh sama suami ato istri ya mba, biar lebih afdol πŸ˜‚

    Dan saya jadi penasaran, komen-komen apa saja yang bakal muncul dari para jejaka-jejaka yang biasanya suka komentar disini 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya pun saat ke sana sampai keselek juga mba karena kebanyakan ketawa 🀣

      Menurut saya sama pasangan atau sama teman akan beda rasanya. Kalau sama pasangan ketika pulang langsung ingin kelonan, while sama teman pasti sepanjang theme park pada heboh semua πŸ˜‚ tapi biasanya kalau yang pergi ke Loveland sama teman bisa foto-foto lebih bebas posenya nggak pakai malu-maluan 🀭

      Delete
  5. Wakakakakaka.... Mbak Eno bilang foto-foto yang ada dalam tulisan ini dianggap "kurang vulgar", tapi saya pikir pasti ada lumayan banyak pembaca tulisan ini yang mukanya mendadak merah dan merasa tidak nyaman.

    Yah, karena definisi kata "vulgar" di Indonesia sendiri sangat sempit bagi banyak orang. Membicarakan masalah sex saja masih dipandang tabu bagi banyak orang. Apalagi mendeskripsikan secara visual dalam bentuk foto seperti ini.


    Sejak awal, saya tidak heran kalau langsung ada yang memandang bahwa memajang foto-foto ini saja sudah termasuk "vulgar".

    Perhatian mereka sudah tidak lagi tertuju pada betapa halus dan mahirnya sang pemahat dalam membentuk detil tubuh manusia. Bagaimana bisa mereka menggambarkan mimik wajah dengan begitu jelas.

    Btw, seperti pada komentar saya sebelumnya terkait foto, pemotretnya memiliki kemampuan sangat baik dalam teknik fotografinya. Penempatan obyek dan nilai artistiknya menunjukkan pemotretnya paham sekali tentang sudut pengambilan foto dan berbagai aspek lainnya.

    Saya sudah melihat beberapa tulisan perjalanan ke Loveland dan foto-foto yang kurang lebih mirip.

    Kebanyakan hanya menekankan pada sisi cerita perjalanan mereka dalam fotonya dan kurang mencoba menampilkan sisi artistik dari fotonya

    Juga kadang ada kesan kurang nyaman dalam menulis atau menampilkan foto dari sesuatu yang tidak sesuai dengan norma yang dianutnya. Nulisnya jadi kadang hanya sekedar cerita bahwa dia pernah pergi kesini.

    Tulisan yang ini, mungkin agak berbeda. Terutama dari segi fotonya karena walau ceritanya menarik, foto-fotonya justru yang menjadi peran utama dan bukan cerita perjalanannya.

    Terakhir.. Benar-benar penyuka "dark mode". Mau bilang sama si kribo ah.. nih ada sesama penggemar dark mode.

    #Jadipinginlihatversivulgarversiyangpunyabloglebihserukayaknya wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas foto-foto di atas sudah saya pilih yang less vulgar dibandingkan foto lainnya hahahaha 🀣 makanya jadi nggak bisa upload foto banyak 🀭 saya juga saat editing dan lihat fotonya ulang jadi nggak enak sendiri lihatnya πŸ™ˆ Wk.

      Dan pastinya nggak akan ada yang berpikir soal betapa skillfulnya para pematung di Korea. Yang ada mulai berimajinasi yang nggak-nggak πŸ˜‚ atau mulai cengengesan saat lihat foto yang dibagikan 😳 hahahaha.

      Eniho, terima kasih banyak mas Anton atas apresiasinya. Jujur kaget diapresiasi sama yang lebih pro soal fotografi secara saya foto-foto just for fun jadi nggak memikirkan banyak ini itu tinggal jepret saja (makanya banyak juga yang blur-nya) πŸ™ˆ tapi saya senang karena foto saya diapresiasi sama profesional πŸ˜† hihihi.

      Saya pribadi sebenarnya bingung mau menceritakan apa soal Loveland di blog ini karena kebanyakan pengalaman saya di Loveland berisi obrolan 'aneh' yang rasanya nggak oke kalau dibahas di blog hahahahahaha πŸ€­πŸ˜‚ jadilah saya cuma tulis seadanya saja seperti yang di atas πŸ˜†

      By the way saya sama seperti Kribo mas, suka dark foto 🀣 makanya saya kagum sama hasil foto profil yang Kribo ambil. Bagus bingits 🀩

      Delete
  6. waduh,, aku masih 16 tahun,, tapi yaudahlah gpp, terlanjur wkwk..

    btw, itu patungnya apa dibuat menyerupai ras kaukasoid ya? soalnya kulihat dari bentuk rambutnya lebih mirip kaukasoid daripada mongoloid,, dan begitu juga bodynya, body goals ciwi2 korea kan lebih tipis dari patung2 itu yg terlihat semok dan ada sedikit detil lemak hihi..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. 16 tahun kali dua bukan nih mas Bara? Hahaha πŸ˜‚

      Sepertinya iya menyerupai Kaukasoid 😁 terlihat dari badannya yang besar - gagah - berotot hahahahaha. Mungkin agar kita (para students) bisa lebih fokus belajarnya, mas πŸ™ˆ

      Delete
  7. nah ini, ini lokasi cita cita aku kalo ke Jeju, udah dilist tinggal eksekusi aja wkwkwkw
    emang detail banget seniman disana kalo bikin karya, karna ini seni jadi mereka niat poll bikinnya. foto yang tayang di blog mba eno masih termasuk kategori 'wajar', aku dlu liat entah dimana lupa kayaknya semua yang difoto si orang itu dipublish hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus bangettt wajib mampir ke Loveland kalau ke Jeju mba Ainun hahaha kurang afdol rasanya kalau ke Jeju tapi nggak ke Loveland πŸ˜† WK. Mantap pokoknyah ~

      In general, seniman di Korea memang pada niat kalau buat karya 😍 nggak cuma seniman patung doang, hampir semua senimannya niat-niat, jadi nggak heran kalau terkenal di mana-mana πŸ˜‚ eniho, foto-foto di atas sudah saya sortir banget bangettt nget nget mba πŸ™ˆ semoga memang masih dalam batas wajar 🀣

      Delete
  8. yaampun aku baru tahu, btw makasih ini menambah pengetahuan ku jugaπŸ‘‹πŸ—¨️

    ReplyDelete
  9. WHAT DID I JUST SEE??? πŸ™ˆπŸ€£πŸ€£πŸ€£

    Entah kenapa aku ngebayangin kalau di Indonesia ada theme park semacam ini, Mbaa. Pasti pihak-pihak tertentu udah misuh-misuh banget huahaha

    Ketahuan baca postingan ini aku pasti diketawain suami deh, soalnya menurut dia aku tuh masih kayak anak kecil yang nggak tau apa-apa kalau liat beginian ((beginian)). Tapi aku malah ketawa-ketawa lihat foto-foto di atas. Mungkin ini yang dirasakan Mba Eno ketika berada di sana yaa 🀣

    Bayi musim gugur mengingatkan aku dengan meme yang beredar di kala pandemi ini, seperti yang Mba Eno mention di balasan komentar Mba Nita, siap-siap bakal ada bayi-bayi pandemi juga yang akan lahir tahun depan huahaha

    Such a fun information to read! Kayak mengenal sisi lain di Korsel sana hihi thank youuu for sharing, Mba Eno!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha kalau di Indonesia ada Loveland sudah pasti akan diboikot bahkan sebelum perilisannya πŸ™ˆ idenya saja sudah nggak cocok dengan kultur budaya Indonesia 😁

      Nah iya mba, saya waktu pertama kali lihat semacam memboong (mental breakdown) hahahaha sambil berpikir, "Tempat apa inih?" πŸ€ͺ aneh banget tapi menarik untuk diperhatikan ahuahahahaha. Dan hampir semua yang berkunjung ke Korea, even local Korean pasti cengengesan melihat patung-patung di sana, mba 🀭

      Jadi nggak sabar melihat bayi-bayi musim Corona lahir awal tahun depan 😍 jangan-jangan banyak yang pakai nama tengah Covid atau Corona di aktenya πŸ™ˆ hehehehe. My pleasure mba Jane, terima kasih sudah baca πŸ’•

      Delete
  10. Gamau boong, emang tertarik baca gara-gara liat thumbnailnya hahaha.

    Sebetulnya Indonesia butuh tempat seperti ini, soalnya warga-warga +62 ini masih kurang sekali sex educationnya. Tapi... sepertinya kalo beneran ada bakalan digrebek ormas wkwkwk *syedih

    Btw, kalo kesini sama ortu gimana yak.. kebayang dah awkwardnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal thumbnailnya sudah dipilih yang paling normal πŸ™ˆ

      Hehehehe, betul, semoga di Indonesia kelak ada sex education yang proper ya, entah di sekolah atau bisa juga di theme park dan museum khusus seperti Loveland 😁 eniho kalau ke Loveland jangan sama orang tua hahahaha, awkward banget pastinya πŸ˜‚

      Delete
    2. Hahahaha..🀣 Jangankan ke tempat begini bareng Orangtua , Mba. Gak sengaja nonton bareng film di tv yang lupa di sensor pun, langsung pada ngacir semua. Apalagi kalo tempat ini sampe dijadikan lokasi acara keluarga πŸ€£πŸ˜…

      Delete
    3. Hahahahaha untungnya (apa nggak untung ya?) siaran di Indonesia banyak sensornya πŸ˜‚ ahahahaha ~ lagi pula kalau ajak ortu ke Loveland yang ada kena ceramah, kenapa bawa liburan ke tempat begituan 🀣

      Delete
  11. Mba Enooo, saya baca ini lebih banyak liatin fotonya, hahahaha. Mbayangin apa nggak capek ya posisi ini dan itu?πŸ™ˆ

    Tapi patungnya bener2 bagus dan keren. Detail ya, Mba.

    Ini bisa jadi tempat belajar ya. Btw masuk ke theme park ini ada batasan usia nggak sih, Mba?

    Weh, ada istilah anak musim gugur to? Unik amat. Kalau di Indo katanya masa pandemi seperti ini, banyak yang hamil padahal the hot is not public, alias panase ora umum.πŸ˜‚ Mungkin karena lock down kali ya.

    Mba, maaf, nanya ya. Mumpung bahas Korea. Tanggal 14 Juni di Korea ada perayaan nggak? Jadi inget tulisan Mba Eno tentang tanggal 14. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahahaha, mungkin sudah pada terbiasa mba 🀣 iya patungnya bagus dan detail banget -- dan setau saya ada batasan usianya meski saya belum pernah lihat di mana tulisannya πŸ™ˆ

      Nah itu mba, kalau di Korea kan ada anak musim gugur while di Indonesia akan ada anak musim corona sepertinya 🀭 kapan hari baru baca berita kalau di Jabar ada peningkatan kehamilan sampai 100% katanya 😁

      Tanggal 14 Juni ada perayaan mba, nanti saya bahas πŸ˜†

      Delete
  12. Postingan ini bikin saya ingat soal salah satu suvenir yang lazim banget ditemukan di Bali: gantungan kunci alat kelamin pria. :D

    Tapi akhirnya memang kembali ke pikiran masing-masing sih, Mbak Eno. Wajar kalau muka memerah waktu pertama kali lihat instalasi seni di sana. Tapi, kalau kita nggak berhenti di sana, melihat lebih jauh, dan memaknainya sebagai seni, saya rasa pikiran nggak akan ngeres-ngeres juga. (Dan dipikir-pikir, ini hampir sama kayak patung-patung nude era Renaisans di Eropa, cuma mungkin lebih hardcore.)

    Yang saya salut, theme park itu bisa ada di Korea Selatan, di Timur, yang normanya jauh beda dari Barat. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohiya, di Bali ada gantungan kunci atau pembuka botol bentukannya seperti itu, saya pernah lihat 🀣🀣🀣🀣

      Betul mas, semua kembali pada pikiran 🀭 mungkin wajah sampai merah karena baru pertama kali lihat, tapi setelah jalan beberapa meter jadi terbiasa. Wk πŸ€ͺ dan memang hasil karya seninya bagus-bagus mas, bukan yang asal buat 😍 terlepas temanya cukup kontroversial ehehehe. Untung adanya di Korea bukan di Indonesia πŸ™ˆ

      Kalau menurut saya, budaya Korea sudah jauh ke barat mas 😬

      Delete
  13. emang kreatif deh. setau saya, ada tempat wisata gini juga di jepang (tapi lupa namanya). tapi kalo ini, bener-bener all out, nama tempatnya aja loveland hahaha.... patungnya bagus-bagus ya, tasteful menurut saya, meskipun kalo diperhatiin kok yaaa posisinya agak nganu πŸ€ͺ

    terus, saya malah keingetan museum antonio blanco yang di bali itu.. nggak all-out patung sih, tapi lukisannya banyak yang beraroma begini juga, kan ya. kalo di indonesia, bikin yang begini siap-siap aja didemo sebelum tempatnya dibuka πŸ˜…πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Posisinya nganu banget memang mba Mega 🀣 apalagi kalau lihat langsung, mana ukuran patungnya besar-besar menyerupai tubuh manusia aslinya πŸ™ˆ

      Nah kalau Antonio Blanco masih mending karena mostly lukisan 🀭 eniho, menurut saya di Bali mungkin saja ada Loveland mba, yang nggak mungkin sepertinya di Jakarta 😁

      Delete
  14. Eh.. Emmm. Apa saya salah baca artikel ya... Saya terkejut , saya kira loveland, adalah pulau yang romantis bingit, nggak tahunya pas baca makin ke bawah...
    Auw...tutup mataπŸ™‰
    Eh itu telinga ya...πŸ˜‚
    Kayaknya kalau saya mau masuk ke sana, saya juga bakalan ketawa juga tapi malu juga, secara saya belum nikahπŸ˜‚πŸ˜‚
    Enggak apa-apa kan saya lihat gambar di atas...? Nggak khusus buat yang udah laku kan?
    Untung si Mara'ah enggak ikutπŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, banyak anak-anak mahasiswa yang belum menikah juga berkunjung ke Loveland mba πŸ˜‚ lumayan untuk bahan ketawaan mungkin bagi mereka haahaha. Eniho, gambar di atas boleh dilihat siapa saja, no worries mba πŸ˜†

      Tapi jangan ajak-ajak Mara'ah, yah πŸ™ˆ

      Delete
  15. I'd love visiting this place, hahaha. Pertama kali tau tempat ini dari alm. mas Cumi.
    Tapi gak ada yang tema homoseksual di situ?

    ReplyDelete
    Replies

    1. Ayo ke Jeju dan mampir Loveland, mas πŸ˜‚

      Saya nggak ingat ada apa nggak yang temanya homoseksual. Mungkin ada ~ too bad, saya nggak begitu memperhatikan hahahaha. Di koleksi foto yang saya punya sih nggak ada, tapi saya memang nggak foto semuanya πŸ™ˆ coba nanti mas Nugie check saat ke Loveland πŸ˜†

      Delete
  16. Gw yakin kalo ada theme park macem gini di Indonesia, langsung sekolah-sekolah satu Indonesia ngadain darmawisata ke sini. Akhirnya tempat ini isinya bocah-bocah SMP-SMA, wkwkwkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahahah 🀣 kalau di Indonesia pastinya bakal ada larangan atau sign 17++ mas Rizaaaa πŸ˜‚ jadi nggak mungkin anak SMP SMA study tour ke tempat beginian πŸ™ˆ

      Delete