Never Go To Bed Angry | CREAMENO

Pages

Never Go To Bed Angry


Kalau kata (....lupa kata siapa πŸ€ͺ), ada dua tipe manusia di dunia, pertama adalah tipe yang setiap kali marah dibawa tidur lalu besok merasa baikan, dan yang ke dua, adalah tipe yang kalau marah harus diselesaikan saat itu juga sebelum tidur, sebab apabila dibawa tidur yang ada jadi kepikiran πŸ™ˆ dan gue sama si kesayangan, merupakan tipe yang ke dua, yang harus banget diselesaikan sebelum tidur biar besok bisa kerja dan menjalani hidup dengan tenang πŸ˜‚

Albeit karena prinsip tersebut, di kamar sampai ada frame bertuliskan Never Go To Bed Angry agar suatu hari nanti, jika salah satu dari kami ada yang marah, nggak sampai lupa kewajiban untuk menyelesaikan masalah yang ada sebelum waktu tidur datang 🀣 thank God, til now, gue dan dia belum mengalami marah besar (semoga nggak) πŸ˜†πŸ™

---

Bicara soal frame, rumah gue penuh frame dengan ukuran beraneka ragam 🀭✌ dari frame kecil untuk di meja sampai frame besar yang letaknya terpencar-pencar, ada yang di kamar tidur, ruang keluarga, ruang tamu sampai di dapur dan kamar mandi pun ada. Wk 🀣 isi frame-nya juga beda-beda, kadang gue isi foto gue dan dia (semacam candid foto), kadang pula gue isi quote seperti Never Go To Bed Angry, dan sisanya gue isi foto pemandangan yang gue ambil dari koleksi gue ketika yalan-yalan entah ke mana 😍 hehehehe.
As the word (...I forget whose word πŸ€ͺ), there are two types of people in the world 🀭 first is the type who can go to sleep when upset and after sleep will feels better, and second is the type who cannot go to sleep when upset and keep thinking to solve the problem right away, because if the problem brought to sleep, they will get a nightmare πŸ™ˆ and we are the second type, which always want to solve the problem before sleep wishing tomorrow can live and work in peace πŸ˜‚

Albeit because of this principle, I even have a frame that says Never Go To Bed Angry in bedroom so that one day, if one of us feel angry, we will not forget the obligation to solve our problem before bedtime comes 🀣 Thank God, til now, I and my man have not experienced a super duper big anger yet (hopefully never) πŸ˜†πŸ™

---

Speaking of frames, my house is full of frames with various sizes 🀭 from small frames for table to large frames (almost everywhere) πŸ™ˆ there are those in bedroom, living room, dining room, kitchen, even bathroom! 🀣 the contents of the frame are also different, some of frames- I put photos of me and my man, and the other frames- I fill it with quotes like Never Go To Bed Angry, not to forget, I also use some frames for scenery photos which I took when I was on my trips 😍


Gara-gara koleksi frame gue yang sebegitu banyaknya, relasi gue jadi sering minta koleksi gue buat dipajang di rumah mereka πŸ˜‚ namun berbeda dengan gue, si kesayangan dulu saat masih hidup sendiri justru hanya punya satu frame foto di rumahnya, yaitu foto gue dan dia, itupun ukuran kecil untuk di meja πŸ€ͺ karena buat dia, semua kenangan cukup disimpan dalam memori otak, while foto-foto bisa disimpan dalam memori handphone saja 😏 permasalahannya buat gue, kalau cuma di handphone nggak bisa dilihat setiap saat makanya beberapa yang berkesan pasti gue print untuk gue pajang πŸ™ˆ

---

Back to Never Go To Bed Angry topic 😍 gue pernah sekali waktu coba untuk membawa tidur perasaan kesal gue dengan niatan mau lanjut besok pembahasannya 🀭 tapi ternyata, gue jadi gelisah semalaman karena kepikiran dengan permasalahan yang ada dan gue ended up menjadi zombie keesokan harinya akibat tidur cuma sejam 🀦‍♀️ since then, gue merasa hanya cari penyakit kalau tidur dengan membawa rasa kesal πŸ™ˆ padahal gue ingin seperti teman gue yang kalau kesal tinggal tidur langsung hilang πŸ˜‚ giliran gue tidur saat kesal yang ada kepala gue yang hilang akibat stres berkepanjangan πŸ€ͺ

Itu juga yang membuat gue kalau ada pekerjaan atau deadline sebisa mungkin diselesaikan segera, karena jika ditunda yang ada tidur gue jadi nggak nyenyak πŸ™ˆ✌ bahkan, gue pernah sampai kebawa mimpi dan terbangun tengah malam lalu buru-buru kerjakan sisa deadline daripada kepikiran hahahahahaha. Cari penyakit memang πŸ˜‚ untung sekarang sudah bisa slow down untuk urusan kerja (based on timeline) dan prinsip selesaikan masalah sebelum tidur akhirnya khusus untuk urusan 'emosional' bersama pasangan tercintah 🀭

---

Gue rasa, kita punya cara masing-masing dalam selesaikan masalah termasuk gue yang prefer menulis ketimbang bicara langsung karena gue harus rangkai kata agar bisa menyampaikan maksud gue dengan jelas (nasib harus pakai bahasa Enggres πŸ€ͺ) dan termasuk gue juga yang harus selesaikan masalah sebelum waktu tidur datang 😁

Namun di luar sana, ada orang-orang seperti teman gue yang justru harus tidur dulu baru bisa tenang, dan ada juga yang harus sendirian dulu baru bisa diajak bicara, and nothing wrong with that πŸ’• karena pada akhirnya, kita belajar bagaimana memahami karakter personal kita πŸ™ˆ hehe. Eniho, teman-teman tipe yang mana? 😍
Because of my 'large' collections, my closest people often ask for my collection to be displayed in their homes πŸ˜‚✌ anyhow, unlike me, my man (when he was living alone) actually only had one photo frame in his house, which is a picture of me and him πŸ€ͺ because for him, all memories can be stored in his brain, while the photos can be stored in cellphone (so he said 'no need frames') 😏 while for me, if I only depend on cellphone, I can't see it any time (lazy to scroll) that's why I decide to print out some memorable pictures to display πŸ™ˆ

---

Back to Never Go To Bed Angry topic 😍 I once tried to sleep when I still upset with the intention to continue the discussion tomorrow 🀭 but, I became restless because I keep thinking about the problem and I ended up look like a zombie due to lack of sleep 🀯😭 since then, I thought I will only make my body sick when I sleep with upset feeling hahahaha πŸ™ˆ somehow, I wanted to be like my friend because when she feels upset, she go to sleep and the upset feeling disappeared πŸ˜‚ however, when I try to sleep with upset feeling, I got headache πŸ€ͺ

That also the reason whenever there are deadlines, I try to finish it as soon as possible because if it's postponed, my sleep will get disturbed πŸ™ˆ✌ In fact, I ever had a bad dream related to deadlines which woke me up in the middle of night and made me rushed to finish it πŸ€ͺ and indeed, it made me sick πŸ˜­πŸ˜‚ fortunately, now I can be more slow down when it comes to work (based on timeline) and the principle of solving the problem before sleep is finally only specific to matters of 'emotional' with the man that I love the most 🀭

---

In the end, I think, each of us have our own way to solve our problems. Just like me, who prefer writing rather than speaking directly (when upset) to my man because I have to compose proper words in order to convey my intentions clearly (I should write in English πŸ€ͺ) and also me who need to solve the problem before bedtimes comes 😁

But out there, I know, there are people like my friends who actually need to sleep first before they calm down, and there are also those who have to be alone first before they talk, and nothing wrong with that πŸ˜„ because, it's all about learn how to understand our personal character πŸ™ˆ hehe. Anyway, which type are you guys? 😍

72 comments:

  1. Kalau aku tipe nomor 1 huahahaha. Kalau kesel banget, diem, lama-lama capek terus ketiduran terus besok pagi bangun, udah lupa πŸ˜‚

    Tapi kalau urusan deadline, nggak bisa digituin! Rasanya harus cepet-cepet dikerjain, kalau nggak, nggak bisa tidur, sama kayak Kak Eno πŸ˜† huahahaha.

    Dan aku juga lebih seneng menulis daripada langsung bicara. Kadang kalau suruh telfon ke CS aja males banget karena bingung gimana ngomongnya!! Sampai harus dirangkai dulu sebelum ngomong #plakk


    Jadi dari 3 point, 2 point kita sama πŸ˜†

    Ngomong-ngomong, aku suka gaya tulisan kakak yang kayak gini, berasa lagi ngobrol wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti mirip teman saya, Lia πŸ˜† kalau upset bawaannya capek terus tidur, besoknya lupa 😁 beberapa orang ada yang demikian ~ ehehehe. Nah, kalau urusan deadlines, betul tuh jangan ditunda, yang ada bisa nggak nyenyak tidurnya 🀭

      Eniho, meski saya kalau lagi upset sama pasangan lebih suka menulis (mungkin karena harus pakai bahasa Inggris), tapi saat sama orang lain, saya prefer bicara langsung by phonecall daripada texting 🀣 ini pernah saya bahas di post lama saya karena phonecall membuat saya bisa lebih to the point asal menggunakan satu bahasa dan membuat saya paham ekspresi lawan bicara melalui intonasi yang digunakan πŸ™ˆ

      Terima kasih cantik, saya juga suka baca tulisannya Lia 😍❤

      Delete
    2. Ada untung dan ruginya punya sikap yang seperti ini. Ruginya, masalahnya jadi nggak ada jawabannya karena dibawa tidur πŸ˜‚

      Betul! Sebisa mungkin bisa kelarin kerjaan sebelum tidur huahahaha.

      Aah, aku melipir dulu ke post lama kakak ah, mau baca πŸ˜†

      Huhuhu terima kasih kak!! πŸ’•
      Aku mah masih harus banyak belajar, tulisanku terlalu retjeh.

      Delete
    3. Kadang nggak semua masalah perlu jawaban 🀭 hahahahaha *sok iye* πŸ˜‚ eniho semangat menulis untuk kita yah, saling menginspirasi satu sama lainnya 😍❤

      Delete
    4. Huahahaha kakak! Gemesssin #lho

      Semangat menulis dan semangat saling menginspirasi! Sayang Kak Eno #ehhhlhoo πŸ€—πŸ’•

      Delete
    5. Me too, λ‚˜λ„ μ‚¬λž‘ν•΄μš© 😁❤

      Delete
    6. Aku bisa baca hangeul lho kak *pamer* bisa baca doang, kebanyakan nggak tahu artinya hauahha. Tapi kalau yang kakak tulis ini, aku tau πŸ˜†
      Kapan-kapan, kalau boleh, ajarin aku lebih detil soal bahasa Korea dong!! *malah nodong oot*

      Delete
    7. Belajar bahasa Korea gampang kalau sudah bisa baca hangeul dan hapal kata-kata kerja serta imbuhannya (yo, i/ga, reul / eul, etc) 😁 jadi kalau mau bisa cepat bisa, pelan-pelan day by day mulai hapalkan kata kerja. Sehari dua kata kerja misalnya πŸ˜† setelah itu jadi bisa mulai susun kalimat.

      Ohya, cari kata kerja yang memang sering digunakan, seperti tidur, makan, belajar, atau lainnya 😬 kalau Lia minat belajar bahasa Korea, nanti saya kirimkan buku untuk Lia belajar πŸ’• hehehehe.

      Delete
    8. AHHH TERIMA KASIH TIPSNYA KAK!! Aku nggak pernah kepikir kayak gini sebelumnya 😭

      Abis ini mau ikutin tips-nya kakak ah, tapi kalau imbuhan kata kerja itu aku belum pernah belajar sampai sana πŸ˜‚

      Waduh, jangan kak! Repotin aah. Rekomendasiin aku aja buku yang cocok buat pemula gini hihihi. Yang aku udah punya buku percakapan gitu.

      Delete
    9. Pertama pelajari imbuhannya dulu, itu yang paling gampang karena imbuhan Korea nggak banyak 😁 semisal kapan harus pakai i/ga/reul/eul/rang dan lainnya ~ baru setelah menguasai imbuhan, bisa belajar kata kerja 😍

      Buku pemula bisa coba buku-buku TTIMK, bisa buka websitenya juga kalau nggak salah ada course-nya 😁

      Delete
    10. terima kasih banyak Kak Eno buat tipsnya <3 !!
      aku cekiceki sekarang web-nya ah. senang sekali dapat tips seperti ini karena aku bingung harus belajar membuat kalimat darimana mulanya hiks.

      Delete
    11. Masyama Lia, no worries, setelah menguasai 3 hal utama di atas, nanti jadi gampang susun kalimatnya meski awalnya berantakan, tapi seenggaknya orang akan paham maksudnya apa 😁 sering-sering deh habis itu menonton drama / show tanpa subtitle -- rutin sehari satu show misalnya, atau satu episode drama, berjalan dengan waktu akan bisa 🀭

      Semangat! πŸ’•

      Delete
    12. wah sepertinya untuk sampai ke sana, tahapannya masih panjang huahahah tapi kalau udah ada yang berpengalaman seperti Kak Eno ini, aku jadi enak kalau misal suatu saat mau belajar sama kakak *lho

      terima kasih banyak kak <3 <3

      Delete
    13. Feel free to ask ya, cantik 😍❤

      Delete
  2. Def the second one!
    Tips: Talk over cups of hot chocolate or coffee before going to bed will help. :)

    Tapi abis ngopi jadinya malah ga ngantuk ahhaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiah 🀣 untung saya nggak minum kopi mas 🀭

      Eniho, saya jarang talk over cups or hot choco. Dan lebih memilih untuk talk over plate of chicken padahal mamak bilang kalau di depan makanan jangan ribut hahahaahhahaha πŸ™ˆ

      Delete
    2. Karena kalau ngopi biasanya malah kembung ya, sementara kalau makan nasi ayam kan perut jadi kenyang.

      Ingat prinsip dasar: jika perut kenyang, hati akan ikut senang.

      Masuk akal sih, nice info gan! Hahahha..

      Delete
    3. Alasan utamanya sih entah kenapa saya selalu mulas perutnya saat minum kopi jadinya saya nggak mau minum kecuali memang sangat ingin sekali πŸ˜‚ capek mas PP kamar mandinya hahahahahahaha πŸ™ˆ

      Another reason, kalau perut kenyang, otak jadi bisa berpikir dengan tenang. No wonder ada yang bilang, jangan ambil keputusan ketika lapar πŸ€ͺ

      Delete
  3. Kalau saya pribadi adalah tipe yang nggak bisa didekati ketika lagi emosi, saya lebih suka didiamin, dibiarin, biar saya menikmati sedih atau emosi itu dulu, baru kemudian bisa rasional.

    Kalau dipaksa menyelesaikan saat itu juga, situasi bisa jadi chaos haha. Ya, jadi tunggu menyendiri dulu.

    Ngomongin soal frame keren banget ya kamarnya digantung frame2 foto candid, sambil tidur sambil nostalgia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, sama mba, saya juga biasanya diam dulu untuk menuliskan apa yang ada di otak ke dalam notes sebelum akhirnya talk heart to heart 🀣 tapi biasanya nggak sampai lama apalagi dibawa tidur, wew nggak bisa yang ada jadi sakit kepala hehehehe πŸ™ˆ

      Iya saya dari dulu suka koleksi frame berisi foto karena sambil duduk bisa sambil lihat foto-foto tersebut 🀣 beberapa saya letakkan juga di meja kerja agar saat ingin istirahat bisa lihat foto yang menyenangkan 😍

      Delete
  4. Saya mungkin sebaliknya biar tidak pas betul. Kalau bisa diselesaikan sebelum tidur, ya diselesaikan.

    Cuma kadang ada masalah yang tidak bisa diselesaikan saat itu juga. Juga kadang kalau sudah terlalu banyak mikir, kepala ngebul, malah nggak bisa mikir sama sekali.

    Yang seperti ini, biasanya saya pilih bocan dulu saja deh. Daripada mengambil keputusan saat kondisi seperti itu, biasanya hasilnya buruk.

    Cuma bagus juga sih sebenarnya kalau semua bisa selesai sebelum tidur.

    Kalau soal tidak bisa tidur mah, saya itu agak mirip kalong, jadi sulit untuk tidur terlalu sore. Biasanya sehari hari jam 11-an baru bisa, kalau lagi libur, malah jam 2 pagi biasanya baru tidur.

    Jadi sulit bedain antara ga bisa tidur karena masalah atau karena lum ngantuk juga.

    Upss.. kesayanganmu cuma punya frame kecil.. sama dong.. wakakakakaka.. saya juga ga punya banyak. Mungkin karena laki-laki yah ga terlalu fokus soal kayak ginian.

    Pendapatnya sama seperti saya bahwa kenangan baiknya di dalam kepala saja. Foto di hape dan komputer. Di rumah saja cuma ada satu foto nikah dan 2-3 foto si kribo saat kecil saja.

    Hahaha... aku jadi mau tanya, kalau ternyata masalahnya ga selesai selesai juga, berarti ga tidur dong.. wkwkwkwkw :-D :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oho, begitu rupanya, iya juga yah, bagi yang terbiasa kalong alias begadang, akan sulit membedakan antara belum tidur karena memang ada masalah atau karena memang belum mengantuk saja 🀭 tapi mungkin bisa dibedakan dari perasaan saat begadangnya hahahaha, kalau bete kesal marah berarti memang karena ada masalah 🀣

      Iya mas, sepertinya karena laki-laki nggak begitu fokus dengan perintilan, jadi nggak peduli mau ada frame atau nggak πŸ™ˆ bahkan kadang nggak peduli ada foto berdua terbaru apa nggak hahahaha padahal saya-nya suka foto berdua buat koleksi di rumah πŸ€ͺ

      Nah soal pertanyaan terakhir itu, saya belum pernah sampai tahap nggak bisa tidur karena masalah belum selesai, mas 🀭 so far masalah selalu bisa diselesaikan paling lama sejam -- mungkin karena alasan marah, kesal, betenya masih masalah-masalah sepele dan normal 🀣 semoga jangan sampai kejadian punya masalah sampai berlarut-larut lamanya. Amiiin πŸ™ˆ

      Delete
  5. Aku kalau lagi badmood atau lagi sebel sama apa gitu justru ga bisa nulis...tapi pengennya langsung dipuk-puk, dipeluk, or diapain gitu #maklum kadang aku masih agak childish gitu dah anaknya ahhahah

    Kalau masalah frame aku ga ada mba eno,gegara rumah belom kelar2 renov jadi belom bisa pajang atau dekor ini itu

    Tapi klo frame ala pak su, ada sih kecil aja, yaitu di dompet dia ada pas foto aku sama dia jaman mau ndaftar di kua gitu deh dijejerin...ya walaupun fotonya resmi 3x4 pake kemeja dan dandanan resmi, tapi aku meleleh juga jadinya #oooops haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak childish kok mba Nitaaa, hihihi ~ menurut saya wajar kalau mba Nita lebih suka dipuk-puk dan dipeluk saat badmood 😁 saya juga sebenarnya kalau sedang badmood maunya dipuk-puk, tapi saya harus menulis notes untuk menjelaskan alasan saya badmood biar dia baca dan paham 🀣 kalau nggak begitu, nanti diulang-ulang permasalahannya πŸ™ˆ

      Woaaa so sweet mba 😍 it's okay, di dompet justru bisa dibawa ke mana-mana, kan 🀭 saya dan dia juga ada simpan foto di dompet waktu jaman masih date awal-awal 🀣 sepertinya, hampir semua pasti punya foto di dompet, yah. Semacam sudah kewajiban entah itu berdua pasangan atau sama keluarga (anak-anak) seperti ayah ibu saya pun dulu begitu juga πŸ™ˆ

      Delete
  6. Kalau aku lagi kesel cara pelampiasannya ..go to the swimming pool, hahhaa.
    Begitu nyebur di air dingin langsung hilang deh esmosih jiwa & langsung berdamai dalam keadaan 😁.
    Males sih kalo lama-lama memendam kekesalan, bikin cepet tuwir saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Him, paling malas kesal lama-lama nanti bisa keriputan 🀭 tapi nggak bisa dipungkiri kalau saya ini tipe yang selagi itu masalah kecil better saya pendam saja karena malas juga harus selalu menulis panjang lebar untuk menjelaskan 🀣 jadi biasanya saya baru tulis apa yang membuat saya kesal karena memang itu sudah membuat saya betul-betul kesal sampai kepala hampir meledak 🀯 hahahahahahaha.

      Oh, saya pun pernah waktu kesal langsung memilih mandi dan memang cukup ampuh menghilangkan esmosi yang ada 🀭

      Delete
  7. Siang mbak Eno... Kayaknya sy jg tipe yg kedua, harus selesain masalah sebelum tidur, soalnya suka kepikiran, kecuali masalahnya ga penting" banget sih, kalo keburu tidur yg ada synya suka kepikiran alias gondok wk wk... Tpi biasanya udah itu lega deh 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, pelan-pelan kita jadi belajar memilah ya mba Hen, mana yang memang penting untuk dipermasalahkan dan mana yang cukup disimpan dan dilupakan 🀣 saya pun begitu, yang perlu banget dibahas sebelum tidur kalau memang masalah tersebut sangat besar dan mengganggu pikiran. Namun yang kecil-kecil baiknya disimpan dan lupakan saja πŸ™ˆ capek juga kalau apa-apa dijadikan alasan marah πŸ˜†

      Delete
  8. Saya tipikal yang harus tidur dulu mbak. Hahaha. Karena mungkin udah bingung, dan marah adalah pilihan yang melelahkan, yo wis tidur aja. Biar diri lebih siap menangani permasalahan. Tapi repot juga kalau pas banget lagi banyak masalah, tapi saya lagi di kampus. Masa iya tidur terus di kampus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh ini banget hahahaha, saya pun pernah sedang merasa kesal tapi keadaannya saat itu saya tengah bekerja, dan memang betul, kita jadi harus belajar untuk memisahkan antara masalah pribadi dan profesional selama bekerja 🀣 untung saya belum sampai tahap tidur saat kerja hanya karena permasalahan bersama pasangan 🀭

      Semoga mas Robby nggak sampai tidur terus di kampus, yah πŸ˜‚

      Delete
  9. My boss told me so, aku sendiri juga tipe yang nggak bisa tidur kalau ada banyak pikiran, mbak. Jadi semenjak bos aku bilang begitu, aku selalu berusaha keras buat ngeluarin atau meredam rasa marah dulu sebelum tidur, entah nangis nggak jelas atau baca buku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada baiknya begitu mba Rere, karena saya tipe yang memendam juga tapi biasanya yang remeh temeh dan bisa hilang dengan sendirinya 🀣 while untuk masalah besar, seriously jangan dipendam yang ada akan menimbulkan penyakit nantinya. Sebab berjalan dengan umur yang bertambah tua, saya jadi sadar kalau emosi yang nggak stabil akibat memendam terlalu banyak akan membuat tubuh kita jadi pesakitan 🀧

      Semangat mba πŸ’•

      Delete
  10. Yaa dirumahku juga selalu pasang Frame meski tidak banyak, Cuma ada gambar serta tulisan. Cuma itu saya buat lebih dominan untuk anak saya agar mereka taat akan aturan. Sebagai contoh dilarang corat2 tembok ruang tamu. Jadi ada bahasa indonesia dan inggris plus gamvarnya biar mecing dikit.😊😊

    Dan saya pribadi sebenarnya juga suka dengan Frame Tulisan untuk pengingat atau janji akan sesuatu hal yang telah tersepakati. Tapi karena sering gw langgar yaa jadi ogah gw pasang..🀣🀣🀣🀣

    Sebagai contoh...Dilarang bangun siang, Eeh gw malah bangun jam 12 siang..🀣 🀣 🀣 🀣


    Dan saya juga tipe orang yang paling tidak suka membawa masalah saat tidur atau menunda sampai esok.

    Kalau dirumah sebisa mungkin setiap masalah harus kelar hari itu juga apapun bentuknya agar esok pagi atau hari selanjutnya siap dengan masalah yang baru kembali..😊😊


    Karena kita tak tahu seperti apa esok hari. Meski ada pepatah mengatakan jadikan hari ini lebih baik dari kemarin..😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan dilanggar dong, mas 🀣 hahahaha.

      Nanti anak-anak mas ikut melanggar meski sudah ada tulisan jangan corat-coret dinding 🀭 hehe. Setuju sama mas Satria, ada baiknya masalah segera diselesaikan apabila dirasa sangat mengganggu pikiran. Agar besok, mental kita kuat untuk menghadapi masalah berikutnya 😁 intinya, kalau bisa jangan tidur dalam keadaan kesal atau marah, yang ada mimpi nggak enak nantinya 🀣

      Delete
  11. Ahahaha, saya tipe pertama. Tidur dulu baru menyelesaikan masalah.

    Mba, sebenernya saya tahu foto itu pas Mba Eno posting 'Became A Host #1" apa yak? Kayaknya ada foto frame itu. Mau komen frame itu bukan saya banget, hehehe.

    Hu um, Mba, bagaimana pun cara menyelesaikan masalah, akhirnya kita tahu diri kita seperti apa, maunya gimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, saya punya frame ini juga di villa mba πŸ˜‚ biar para tamu nggak ada yang tidur dalam keadaan kesal atau marah 🀭

      Sebenarnya menurut saya nggak masalah tidur dulu baru selesaikan masalah setelah tidur, karena tidur bisa digunakan untuk calm down pikiran 😍 semangat mba πŸ’•

      Delete
  12. Aku jadi kepikiran Mba Eno dan pasangan yang komunikasinya menggunakan bahasa berbeda. Ngomong sehari-hari aja mungkin harus mikir sebentar biar pesannya sampai, apalagi kalo lagi marahan yak. Akutu ngebayangin Mba Eno nyusun kata per kata di atas kertas, terus dibacain di depan pasangan kayak pidato tapi penuh emosi huahaha 🀣

    Eniwei, aku tipe yang kalo marahan harus diselesaikan sebelum tidur, sementara suami kebalikannya. Kebayang kan, doi udah tidur pules sementara aku masih cacing kepanasan karena mikirin masalah yang belum kelar πŸ˜‚ sejak sebelum menikah kami juga seperti ini, apalagi dulu LDR lebih sengsara lagi kalo bertengkar huhu

    Sekarang ini kami berusaha cari jalan tengahnya. Kalo marahan kami sama-sama time out sendiri2 dulu, kalo udah adem baru deh diomongin baik2 tanpa emosi.

    Karena dari kecil juga diajarin "padamkan amarahmu sebelum matahari terbenam", yang mana intinya jangan marah seharian, aku juga capek (tapi gengsi ngomong duluan 🀣🀣). Jadi kalo bisa masalah di hari itu diselesaikan di hari yang sama 😊

    Btw, aku salfok dengan plant yang di sebelah frame hihi itu lidah mertua bukan, Mba Eno? Cakep banget daunnya tinggi tinggi 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahahaha, nasib mba, kalau nggak begitu nanti jadi mutar-mutar nggak ada juntrungan pembahasannya πŸ˜‚ jadi harus jelas, alasan marahnya kenapa, terus saya maunya dia bagaimana, dan lain sebagainya 😁 sudah macam buat laporan, ada pembuka, isi dan penutup segala. Wk.

      Duh saya bisa membayangkan mbaaaa, kesal banget pastinya, kita sedang pusing memikirkan masalah yang belum kelar, tapi pasangan justru asik tidur seakan-akan nggak peduli dengan masalah yang ada 🀣 nanti terus jadi kepikiran, "Dia betul peduli dan sayang nggak, ya?" hahahaha, jadi ke mana-mana pikirannya πŸ˜‚

      Seriously, marah lama-lama tuh ternyata menyita tenaga banget yah, bisa membuat hidup seharian jadi wasting kayaknya ~ saya pernah marah sejaman mba, itu saja saya menyesal sampai berpikir kalau saya lebay segitunya marah padahal bisa saya selesaikan kalau saja saya nggak gengsi untuk maju duluan 🀭 memang siwalan itu yang namanya gengsi kadang membuat kita jadi stuck πŸ€ͺ

      Iya mba tanaman Lidah Mertua 😍 saya koleksi banyak lidah mertua, sudah tinggi-tinggi dan lebat πŸ˜†

      Delete
    2. Mba-mba yang manis dan cantik, sepertinya daun yang di samping frame itu bukannya Daun Monstera Mba Jane, Mba Eno ? IMO sih hihihi..

      Ato emang udah dikembangkan lidah mertua species baru yah? maklum gak pernah menggeluti dunia pertanaman juga, jadi cuman taunya daun keladi, sama daun jati kalo yg ukurannya besar-besar gitu, dan yg ini kayaknya gak mirip daun keladi, daun jati, apalagi daun pisang. πŸ˜‚πŸ˜…

      Delete
    3. Iya mba Rini yang foto pertama itu daun Monstera 😍 kalau foto ke dua itu daun Lidah Mertua (berdasarkan info mba di rumah entah betul apa nggak) 🀣

      Saya pun nggak hapal nama-nama tanaman sebenarnya, mba πŸ™ˆ hanya tau sedikit saja termasuk daun pisang, dan daun kelapa hahahahaahaha 🀣

      Delete
  13. aku tipe yang kalau tidur yaudah tidur aja, besoknya masih berantem, tidur lagi, besoknya baru bicarain buat baikan wkwkwk, egonya sama2 tinggi dalam hal ini.. tapi kadang sih cepet juga baikannya kalau salah satu ada yg rela mengalah :D ... bagusnya sih emang diselesaikan sebelum tidur tapi gimana yaaa, susah wkwk..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, memang style-nya demikian mungkin mas dan it's okay, nothing wrong with that 😁 terus intinya yang penting salah satu harus mengalah, kan? Berarti mas Baranya harus lebih sering mengalah then bisa cepat terselesaikan 🀣✌

      Delete
  14. Saya kayaknya tipikal kedua, Mbak Eno. Mesti diselesaikan dulu. Soalnya nggak enak di kepala. Jadi nggak fokus buat ngerjain yang lain, bakal kepikiran terus. Soalnya saya bukan tipikal manusia yang bisa multi-tasking. :D

    Btw, menarik juga sepertinya majang bingkai bertuliskan kata-kata mutiara kayak di tempatnya Mbak Eno itu. Lumayan, fungsinya bisa buat dekorasi sekalian pengingat. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama berarti kita mas, kalau nggak diselesaikan jadi kepikiran dan membuat sakit kepala hahahahaha. Tapi dipilih juga masalahnya, nggak semua dipikirkan nanti bisa copot kepala kita dibuatnya πŸ˜‚

      Kalau mas Morishige suka quote dari buku-buku, bisa banget diframe apalagi kalau quotenya bagus 😍 saya pribadi sering memperhatikan quote dan foto di frame πŸ™ˆ

      Delete
  15. Ada baiknya masalah diselesaikan terlebih dahulu sebelum tidur kalau memang bisa diselesaikan tapi kalau tidak bisa diselesaikan lebih baik tidur dulu sekedar buat rehat mungkin saja setelah tidur ada penyelesaian. Terkadang kan masalah belum tentu bisa diselesaikan saat itu juga dan perlu ditunda penyelesaiannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul-betul mas Kal, semua kembali lagi sesuai porsi, kondisi dan pembawaan kitanya 😁 ehehehe. Semoga kita dijauhkan dari masalah-masalah yang nggak bisa diselesaikan dengan cepat (apalagi sampai harus ditunda) πŸ™ˆ kawatir bisa pusing berkepanjangan πŸ˜†

      Delete
  16. Setiap kali ke sini pasti baper sama kisahnya mbk eno😍,
    Kembali ke topik, kalau saya tipe yang nggak bisa tidur kalau masalah nggak bisa selesai, tapi masalahnya saya juga nggak bisa menyelesaikan masalah dengan cepat. Jadi pasti kebawa mimpi, kadang sampai ngigau segalaπŸ˜‚.
    Biasanya karena masalah kerja.
    Siang kerja, malam waktunya istirahat mimpinya kok yo kerja, kan capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh kok baper, mba? πŸ˜‚

      Nah itu yang saya kawatirkan, bawa tidur masalah nanti bisa sampai mimpi segala πŸ˜† yang ada tidur pun nggak nyenyak, dan saat bangun tidur, rasanya lelahhhhh 🀣 seperti pengalaman saya soal deadline di atas, yang notabene similiar sama yang mba Astria rasakan πŸ™ˆ

      Semangat untuk kita, mba πŸ˜πŸ’•

      Delete
  17. Sepertinya saya sama kayak Mba Jane Mba πŸ˜‚, awal-awal dulu kalo lagi ada masalah, langsung menggebu gebu harus selesai saat itu juga. Eh tapi pas ngeliat suami kalo marah langsung nempel di kasur, entah tidur ato pura2 tidur πŸ˜‚. Saya akhirnya terlatih untuk menunda mengeluarkan semburan api yang udah menyala-nyala di dalem dada πŸ˜…πŸ€£ yang apinya jadi padam sendiri akibat napas naek turun, sebel karena di tinggal tidur. 🀣

    Beklah, akhirnya tak ditantangin. Gantian dia yang tak tinggal tidur 2 hari (pas suami lagi di rumah aja tapi) 🀣, ampuh juga triknya itu mba, hihihi..

    Setelah pulang kerja biasanya belio suka bawa oleh-oleh favorit saya tuh mba, buat sogokan. πŸ˜…πŸ˜‚

    Kalo pak suami itu mba, sejak muda, foto ibunya waktu masih gadis yang ada di dompetnya sampe sekarang. Saya sih gak masalah juga, la wong Ibu nya sendiri πŸ˜‚.

    Waktu pertama kali sih emang curiga, soalnya ibunya cantik sih πŸ˜‚πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wk, mungkin itu cara pasangan mba menetralisir perasaan mba agar jadi calm down dan nggak marah πŸ˜‚ pintar juga hahahahahaha. Boleh tuh pankapan saya coba tapi takut ditimpuk bantal 🀣

      Woaaah, baru kali ini saya dengar ada yang simpan foto ibunya di dompet 😍 salut deh hihi, sangat memuliakan ibu πŸ’• eniho mba Rini pasti nggak kalah cantik, bisa jadi di sebelah foto ibu waktu gadis ada foto mba Rini 🀭

      Delete
  18. suami tipe kesatu, saya tipe kedua. nah... jadi kebayang dong kalo berantem gimana. sering drama karena merasa yang satu tidak terakomodasi, padahal mah itu karena style kami berbeda untuk menangani konflik. tos dulu ah sama mbak jane sama mbak rini 😬😬😬

    dan memang, sekarang saya cenderung melatih diri untuk nggak langsung meledak karena masalah nggak selesai saat itu juga. membawa efek baik ke saya sih, jadinya saya bisa berpikir lebih baik meskipun awalnya susah bangeeet tidurnya. suami juga sama, sekarang dia suka berusaha mengomunikasikan dulu sebelum tidur untuk menenangkan diri. jadi ya, win-win solution kayaknya.

    semoga sih, ga ada kejadian di mana kami bertengkar hebat yang parah sampai kami lupa cara masing-masing menghadapi konflik πŸ˜‚ πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perasaan nggak terakomodasi dengan baik itu pastinya membuat kita nggak nyaman 🀣 tapi kalau kita sama pasangan punya gaya berbeda, suka nggak suka harus saling memahami karakter yang dipunya. Dan jadi kebayang sulitnya πŸ™ˆ

      Senang kalau pada akhirnya bisa mencari win-win solution di tengah permasalahan yang ada 😁 kadang kita justru fokus ke bagaimana cara kita dan pasangan menghadapi masalahnya lalu berantem karena cara kita berbeda, sampai lupa kalau kita harusnya kerjasama menyelesaikan masalah yang ada 🀣

      Semangat mba Mega 😍❤

      Delete
  19. kayaknya yang tipe yang kedua, kalau tipe pertama nggak mungkin juga kalau besoknya udah baikan, yang ada malah masih tetep dipikirin.
    biasanya masalah kerjaan dan lika liku personal di kantor sih mbak hahahaha, tapi selesainya juga nggak langsung hari itu, kalaupun aku niat untuk yang mulai ngomong duluan, itupun sebelumnya kudu dipikirin mau ngomong apa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya begitu mba Ainun, kalau dibawa sampai besok yang ada sakit kepalanya berlanjut dan nggak enak banget πŸ™ˆ

      Memang urusan dunia kerja kalau dibiarkan berlarut-larut juga nggak enak πŸ˜‚

      Delete
  20. kalo aku bukan marah, tapi penasaran.. misal karena penasaran dengan sesuatu, ngulik kalo belum selesai, tidurnya pasti gak lama. begitu bangun langsung ngelanjutin nguliknya.. 🀭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha kalau saya penasaran sama episode drama biasanya, mas 🀣 semisal belum kelar episodenya, saya jadi nggak bisa tidur dibuatnya πŸ€ͺ

      Delete
  21. Saya banget tuh tipe yang kedua, bukan hanya jangan tidur saat masih marah, tapi saya nggak suka simpan masalah sama sekali.

    Berbeda dengan paksu yang lebih suka diam, tidur dan besoknya merasa baikan.
    Baikan tapi nggak diselesaikan, ckckckck.

    Cuman kalau saya, saat udah ngantuk, mau masalah sebesar apapun saya ya tidur hahaha.
    Saya nggak pernah susah tidur karena masalah, biasanya ya susah tidur karena belum ngantuk.

    Meskipun kadang kalau ada masalah, saya malas tidur karena masih mau melamun atau menangis, tapi biasanya saya nggak tahan melamun sambil tidur, kebawa mimpi, jadinya bangun nggak segar hahahaha

    Sama juga dengan kalau ada kerjaan, sekarang udah nggak tahan, kalau begadang pun, udah jam 1 malam tuh nggak bisa lagi deh berpikir dengan jelas, kecuali memang saya udah tidur pas sore harinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha saya ikut merasakan kesalnya mba Rey waktu bilang 'Baikan tapi nggak diselesaikan.' πŸ˜‚ sabar ya, mba ~

      Kalau saya setiap ada masalah jadi susah tidur mba, bisa merem tapi semacam gelisah atau kepikiran jadi mimpinya nggak enak haha padahal kalau tidur enaknya kan nggak pakai mimpi segala biar fresh keesokan harinya πŸ™ˆ

      Memang sebaiknya, kita hidup itu balance yah, tidur cukup, kerja cukup, semuanya cukup πŸ˜‚ which is susah susah gampang untuk direalisasikan ternyata 🀭

      Delete
  22. Dispute resolution di setiap rumah tangga itu memang unik-unik ya, ternyata ada banyak cara yang ditempuh untuk meredakan konflik hehehe. Kalau di rumah, sayanya yang lebih keras kepala, istri lebih sabar. Cuma memang semua kami diskusikan jika ada masalah atau menghadapi kendala.

    Kalau kasus Eno mungkin memang frame frame yang dipasang di rumah secara tidak langsung memberikan sugesti. Jadi mungkin memang frame yan dipasang di kamar bertuliskan never go to bed angry, jadi terpatri kuat dan secara tidak sadar jadi dipraktekkan jika ada masalah.

    Nice sharing Eno

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, setiap pasangan ternyata memang punya caranya masing-masing untuk menyelesaikan masalah yang dipunya. Jadi apa yang mungkin berhasil di kita, belum tentu berhasil di teman kita, dan begitupun sebaliknya πŸ™ˆ hehe ~ in the end, paling baik seperti yang mas Cipu bilang, yaitu dengan mendiskusikan masalah yang ada 😁

      Dan betul kata mas Cipu, frame yang dipasang secara nggak langsung memberi sugesti ke saya untuk selalu menyelesaikan apapun sebelum tidur dan nggak menunda sesuatu yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat πŸ˜‚ terima kasih mas Cipu sudah membaca πŸ˜†πŸ™

      Delete
  23. Hi Mb Eno. Salken... Kayakny baru ini sempat ninggalin jejak di sini.
    Aku suka nih cara komunikasinya biar tetep adem harmonis. Tapi jujur aku tuh tipe yang pertama. Buatku tidur bisa redain amarah dan rasa kesal. Emang masalah tetap belom kelar, mau gak mau masih harus dikelarin tapi tidur itu paling efektif buat dinginin emosiku dan bisa bikin aku berpikir lebih jernih untuk bicarain masalah. Gak bisa saat lagi meletup-letup gitu diajak diskusi aka cekcok, bisa gak terarah kata-kata yang keluar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba, salam kenal 😁

      Betul, ada baiknya memang kita menyelesaikan masalah saat emosi kita sudah dalam keadaan stabil πŸ˜† saya pribadi pun demikian, hehehe. Cuma mungkin bedanya, kalau saya saat ada masalah dibawa menulis untuk cooling down πŸ™ˆ

      Apapun itu caranya, yang paling penting performa mental kita sebisa mungkin terjaga 😁 apabila membawa tidur bisa membuat mental dan emosi kita lebih stabil, it would be better to sleep first hihi. Semangat terus untuk mba 😍 semoga apapun masalah yang mba hadapi, bisa terselesaikan dengan baik πŸ’•

      Delete
  24. Kok aku tipe yang pertama yaa hahaha. Kalo berantem sama siapa gitu, dah tidur aja lah. Trus paginya dah fresh aja pikiran. Jadi bisa nyelesain masalah dengan kepala dingin. Tapi mbak, aku salfok sama sansiveranya. gemash

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi memang paling enak kalau selesaikan masalah saat kepala dalam keadaan dingin ya, mba 😍 jadi nggak sakit juga kepalanya karena hal-hal yang dipermasalahkan πŸ’•

      Saya pun gemasssss, mba πŸ™ˆ

      Delete
  25. Kayaknya aku gak masuk ke dua tipe itu deh, mba🀣 entahlah, aneh ehehe. Kadang kalau memang udh rudet aku lebih milih tidur supaya emosi bisa lebih stabil pas besoknya, kadang juga gak bisa tidur kalau masalah gak terselesaikanπŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti mba Awl justru masuk ke-dua-duanya hahaha πŸ˜‚ means fleksibel mengikuti kondisi yang ada πŸ˜πŸ’•

      Delete
  26. Aku termasuk yg ga akan bisa tidur kalo masalah blm selesai mba :). Pernah juga ada case di kantor, dan sialnya ga bisa diselesaikan dlm 1 hr. Butuh waktu. Dan selama itu case blm solved, selama itu juga tidurku ga nyenyak :(. Kepikiraaaaaan sampe nangis hahahahahah.. lumayan gede sih waktu itu masalahnya. Makanya sebisa mungkin aku slalu nyeleseiin semuanya di hari itu, kalo memungkinkan.

    Iri deh kalo ada org yg ttp bisa tidur pas ada masalah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuhhh sama banget kayak saya mba, kalau ada case yang nggak bisa selesai dalam waktu cepat, selama itu juga saya jadi kepikiran πŸ˜‚ pusing makanya kalau sudah urusan kerja ~ kadang kebawa sampai dalam mimpi pula hahahaha.

      So do I, iri sama yang bisa tidur dengan pulas πŸ™ˆ

      Delete
  27. Saya tipe yang pertama nih. Kalau udah kesal atau marah banget mending tidur aja deh. Daripada terus ngomong malah jadi saling menyakiti. Besoknya saat bangun pagi pikiran sudah enak atau bahkan sudah lupa haha. Terus bisa ngobrolin pokok permasalahan kemarin dengan kepala yang lebih jernih dan hati yang lebih tenang. Tapi seringnya nggak diobrolin sih, wong akutu tipe yang gampang lupa. Entah ini berkah atau gimana. Males aja mengingat kesalahan orang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enakkkk banget mba kalau sampai bisa lupa πŸ˜‚ saya pribadi bisa lupa dengan cepat kalau masalahnya sepele hehehe. Tapi kalau besar, pasti kepikiran dan inginnya sebelum tidur kelar 🀣 hihihihi ~ untung masalah saya cuma urusan kerja dan pasangan πŸ™ˆ

      Kalau menyangkut sama kesalahan orang sepertinya nggak sampai segitunya juga saya pikirkan πŸ˜‚ karena kita manusia tempatnya salah ehehehe.

      Delete
  28. Kalau saya, tergantung topiknya Mbak. Kalau topiknya berat dan kira-kira bakal lama tuntasnya kalau harus dibahas sebelum tidur, terpaksa saya biarkan ngambang dan saya tinggal tidur, walaupun jadi bikin tidur tak lelap.

    Kalau isunya ringan, bolehlah dibahas tuntas dulu, ga mau kalah sama durasi debat acara lawyers club di tivi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wk. Jadi kebayang acara debat lawyer yang terkenal itu, mas 🀣 memang pada akhirnya semua masalah diselesaikan berdasarkan tingkat kesulitannya yah. Kalau yang gampang dan sebenarnya nggak penting-penting amat, saya prefer nggak terlalu put much efforts dalam memikirkannya πŸ™ˆ

      Delete