Now Everyone Can Fly | CREAMENO

Pages

Now Everyone Can Fly

Copyright © 2020 - Ajun x Creameno

Berhubung hampir setiap bulan gue pergi ke sana kemari, entah itu urusan kerja atau urusan happy happy, gue jadi punya beberapa list airlines yang gue suka gunakan ~ dan salah satu airlines yang gue pilih adalah AIRASIA dengan tagline-nya, 'Now Everyone Can Fly' yang jujur membuat gue jadi bisa terbang lebih bebas ke mana-mana πŸ˜‚ ditambah harga tiketnya yang murah meriah, kadang membuat gue gelap mata dan asal booking semaunya 🀣🀣 salah satunya, saat gue dapat tiket ke Bali to Perth seharga Rp 699.000 saja! πŸ˜†

Terus gue jadi ingat pengalaman pertama gue naik Airasia, waktu itu gue harus ke Singapura tapi pesawat yang biasa gue gunakan sudah full booked jadi nggak bisa pesan dihari yang gue inginkan πŸ™ˆ dan dengan ragu, gue pesan Airasia πŸ˜‚ honestly, gue awalnya kawatir, karena Airasia masuk ke dalam jaringan pesawat low cost 😁 nggak seperti pesawat full service yang biasa gue gunakan, dan sepertinya kalau gue nggak salah ingat, itu kali pertama gue pakai pesawat low cost jadi gue nggak ada bayangan akan seperti apa pesawatnya πŸ˜†

Bahkan teammate gue bilang kalau pesawat low cost 'harus berebut kursi' yang membuat gue membayangkan rebutan kursi seperti saat kita naik metromini dan gue jadi berpikir kalau gue nggak akan dapat kursi karena setiap kali rebutan, gue pasti akan kalah tragis πŸ€ͺ asli gaes, waktu itu imajinasi gue sudah ke sana kemari dan nggak bisa berpikir logis --- sampai akhirnya gue sadar maksud dari 'berebut kursi' adalah saat check-in setiap dari kita bisa beli kursi sesuai posisi yang kita ingini πŸ˜‚ *ampun dije untung gue nggak jadi berdiri*

My ticket from Bali to Perth 😍

Eniho, karena kecintaan gue pada Airasia, setiap minggu pasti ada momen dimana gue buka aplikasi Airasia untuk cek harga (siapa tau ada promo free seat atau final call~) πŸ˜‚ dan setiap kali gue mau pergi ke suatu tempat, aplikasi pertama yang gue buka pasti Airasia untuk check apakah mereka punya penerbangan ke tempat tujuan dengan harga murah pada tanggal yang gue inginkan πŸ˜†✌ baru deh kalau ternyata nggak ada, gue akan cari tiket diaplikasi lainnya ~

My AIRASIA big point 🀭

That's why segitu seringnya dan sukanya gue naik Airasia, BIG Point Airasia gue sekarang bisa sampai 21.000++ dengan status platinum (yang artinya gue pakai Airasia sebanyak 15-20x setiap tahunnya) πŸ˜‚ So, di post kali ini, gue mau share beberapa informasi penting untuk teman-teman yang juga sering naik pesawat Airasia πŸ™ˆ

Pertama, gue sarankan teman-teman join Airasia BIG point karena ini sangat berguna especially saat Airasia mengadakan promo Free Seat dan Final Call yang sering diadakan hampir setiap bulan πŸ˜† gue sering pakai promo Final Call sebab harga yang dibayarkan jadi jauh lebih murah. Dan saat gunakan Big Point jangan gunakan semuanya, melainkan di-mixed antara bayar pakai point dan bayar pakai cash 😁

contoh gue beli tiket ke Manila dari Bali, kalau harga normalnya IDR 2.300.000 -- terus gue bayar pakai point (antara 100 point atau 200 point, lupa πŸ˜‚✌) sisanya gue bayar pakai cash cuma IDR 1.300.000 🀭 terus waktu beli tiket ke Perth, Jeju, Jepang, etc pun gue mixed antara point dan cash ~ harganya turun banyak, so make sure kalau mau cari promo, buka aplikasi BIG POINT bagian final call πŸ˜πŸ‘Œ

Some of my point collections πŸ™ˆ

Dan buat yang suka kumpulkan BIG Point seperti gue, better booking hotelnya dari link partnership Airasia X Bookingcom ~ karena dari booking hotel di Bookingcom, teman-teman juga akan dapat BIG Point Airasia yaitu 4 x 1 USD 😍 jadi misal gue pesan hotel dengan harga 1.000 USD, maka gue akan dapat 4.000 BIG Point Airasia πŸ˜† Lumayan gaes kalau dikumpul bisa tukar tiket ke banyak negara πŸ™ˆ

Terus, karena terlalu seringnya gue naik Airasia, sekarang gue dapat privilege berupa 'Zone 1 Boarding' di mana gue bisa masuk duluan ke pesawat bareng penumpang bisnis maupun hot-seat πŸ˜‚ awalnya gue kaget, nomor kursi gue kan 23, harusnya ada di 'Zone 2', tapi kenapa jadi 'Zone 1', well usut punya usut ternyata karena status membership di atas 🀣 wasyukurilah gue jadi nggak perlu antri lama setiap mau naik pesawat πŸ˜‹ dan hal lain yang gue suka dari Airasia adalah NASI LEMAKNYA. Gosh, ke mana pun gue pergi dan butuh inflight meals di Airasia, gue pasti pesan Nasi Lemak sebagai menu pilihan πŸ˜†

NASI LEMAAAK 😍

Eniwei, terlepas dari alasan-alasan di atas, beberapa alasan lain yang membuat gue memasukkan Airasia ke dalam list airlines favorit gue adalah karena pesawatnya mostly baru, bersih, cerah dengan warna abu, merah, dan putih terang 😍 gue pun juga suka sistem check-in mereka, karena gue bisa check-in H-14, which is mempermudah gue untuk prepare boarding pass. Tinggal print dan nggak perlu check-in lagi di counter bandara (kecuali kalau bawa bagasi) πŸ˜‰ terus gue juga bisa beli in-flight meals plus bagasi via website dengan harga jauh lebih murah, dan pesan kursi dengan harga bersahabat 😍✌

Pelayanan mereka pun menurut gue bagus karena selama ini gue as pengguna belum pernah merasa dikecewakan 😁✌ sempat sih satu kali gue double payment karena m-banking error tapi setelah komplen, uang gue di-refund beberapa minggu kemudian πŸ˜„ bahkan mereka kadang too extra when it comes to give services yang membuat gue was-was hahahahaha. Jadi ceritanya, beberapa kali gue menyaksikan passenger dirayakan ulang tahunnya di atas pesawat πŸ™ˆ

Entah dengan pemberian mini cakes, nyanyian selamat ulang tahun, dan sebagainya. Yang jujur membuat gue si timid slash kaku person ini takut kalau hal itu kejadian di gue hahaha. Nggak kebayang kalau para crew pesawat menyuruh gue berdiri, lalu seantero pesawat ikut tepuk tangan bernyanyi, mungkin gue akan pengsan mendadak 🀣

Makanya gue selalu berpesan ke team gue kalau gue NGGAK MAU NAIK PESAWAT SAAT ULTAH! Segitu GR-nya gue bakal ada yang mau merayakan ultah gue di pesawat sampai gue selalu minta hari ulang tahun gue dikosongkan biar gue nggak perlu menghadapi hal-hal yang nggak bisa gue bayangkan πŸ˜‚✌ til one day, tanpa sengaja terpesan dua buah tiket pesawat Airasia di tanggal ultah gue ketika gue pergi bersama si kesayangan dari Bali ke Singapura πŸ€ͺ

Sumpah gue deg-degan, dari beberapa hari sebelum berangkat pun gue sudah parno abiiiizzz takut apa yang gue takutkan bisa kejadian πŸ˜‚ gue sampai membuat beberapa skenario sama dia dari mulai pura-pura tidur, sampai minta duduk di pojok dekat jendela. Bahkan gue berniat pesan kursi paling belakang biar kalau sampai diucapkan happy birthday pun harapannya penumpang lain malas menengok ke belakang 🀣 memang tingkat GR gue kalau dipikir-pikir tinggi juga, padahal belum tentu bakal ada yang repot-repot mau merayakan 🀭

Tapi kalau kata Bapak Budi dan Ibu Ani di buku pelajaran sekolah, "Lebih baik mencegah daripada mengobati." itu benar adanya, gaes. Seenggaknya dengan gue mempersiapkan beberapa skenario, gue bisa meminimalisir hal yang nggak gue inginkan πŸ™ˆ lalu bagaimana ending-nya? Apakah ultah gue akhirnya dirayakan di atas pesawat?

Atau gue berhasil pura-pura mati tertidur hingga membuat FA crew mengurungkan niatnya? Apa gue hanya GR tingkat kecamatan? Well, jawabannya biar gue, dia dan Tuhan saja yang tau ahahaha 🀣 All in all, Airasia selalu punya tempat spesial di hati gue dan semoga ke depannya banyak rute baru yang dibuka πŸ™ˆ sehingga memudahkan gue (dan teman-teman semua) untuk melihat dunia lebih dekat 😍

Thanks to Airasia,
NOW EVERYONE CAN FLY πŸ’“

30 comments:

  1. Waaah jumlah BIG POINT Mba Eno menggiurkan sekalii 😍😍😍

    Aku agak nyesel sih tiap kali naik Air Asia malah booking lewat app seperti Traveloka gitu, jadi nggak bisa ngumpulin point 😩Tapi sejak mereka udah nggak di sana (nggak tau yaa sekarang?) aku jadi booking via app Air Asia sendiri dan waa harganya emang lebih murah. Aku beberapa kali ke Bali juga via Air Asia puas banget soalnya harganya affordable tapi servisnya okee 😁

    Setujuuuu! Nasi Lemaknya endolaaa πŸ˜† padahal kalau di pesawat biasa aku nggak nafsu makan, tapi si nasi lemak selalu menggugah selera hihi Terus selain makanan, aku suka banget baca majalah mereka Travel3Sixty, konten dan foto dokumentasinya bagus-bagus ❤❤❤

    Duh, ngomongin tiket pesawat gini jadi makin kangen traveling lagi huhu kasian nih app Air Asia di hapeku nganggur, pengen booking tapi mau ke mana yak ahahaha

    Maacih Mba Eno review lengkapnya tentang Air Asia! 😘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba, kalau booking lewat apps lain tetap bisa kumpulkan point asal nanti setelah booking dari apps lain, mba sync data penerbangan mba di website Airasia. Then point mba akan bertambah meskipun belinya dari OTA lain bukan dari web Airasia (ini kadang saya lakukan kalau apps lain sedang promo besar-besaran) 😁 cuma mungkin kalau beli di apps lain nggak enaknya itu harganya nggak bisa pakai promo final call πŸ˜†✌

      Untuk penerbangan within Indonesia juga saya sekarang lebih sering pilih Airasia selagi ada rutenya 🀭 karena kalau lagi promo, harganya jadi murah meriah πŸ˜‚ kadang ada yang PP cuma 500 ribuan ~ terus kalau saya harus ke Pulau Sumatera juga naik Airasia, transit di KL 🀣 soalnya entah kenapa lebih nyaman transit di KL daripada CGK kalau dari Pulau Dewata πŸ˜†

      Dan bicara soal Nasi Lemak Pak Naser, saya pasti selalu order ditemani Pringles original (yang warna merah) mba 😍 kalau sudah makan combo itu rasanya nikmat πŸ™ˆ bisa tidur nyenyak setelahnya hahahahaha ~ by the way, saya juga suka konten majalah Travel360 Airasia mba, karena ceritanya bagus-bagus apalagi yang soal destinasi wisata, jadi mau pergi ke tempat yang diceritakan 😁

      Semoga si Coro cepat hilang ya mba, biar bisa yalan-yalan πŸ€ͺ kemarin sempat lihat promo Bali - Bangkok PP cuma IDR 750.000 saja (final call) tapi saya belum berani pergi-pergian -- wish ketika nanti semua reda, harga tiketnya masih murah meriah 🀣 ehehehe. Sehat-sehat selalu untuk kita, and terima kasih sudah membaca review Airasia versi saya πŸ™ˆπŸ’•

      Delete
    2. Ohh bisa di-sync yaa?? Aku baru tau banget ini πŸ˜‚ Tapi gapapa deh, next time langsung aja dr appnya hihi makasih Mba Eno infonya 😊

      Aminnn aminn! Semoga setelah bisa cusss halan-halan lagi 😁

      Delete
    3. Bisa mba, tapi paling gampang memang langsung beli di website-nya jadi nggak pakai ribet sync sana sini segala πŸ˜‚

      Amiiiinnnn semoga 😍

      Delete
  2. Gile big poinnya banyak banget. Gw termasuk yang jarang banget naik low cost merah ini. Gak tau kenapa, tapi sering aja dapat promo tiket pesawaf full service. Jadi ya cuz aja. Tapi pernah sih naik AA untuk rute Brunei-KL karena pesawat lainnya jam terbangnya gak cocok sama jadwal dan harganya gila-gilaan.

    Btw setuju banget. Nasi lemak Pak Nasser di AA is the best. Banyak juga yang bilang gitu. Udah nyobain belum makan di kedainya langsung di KL? Cobain deh kalau main ke KL 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, saya sering pakai Airasia karena dari Bali, pilihan pesawatnya terbatas dan kebetulan Airasia punya beberapa direct flight dari Bali ke negara tetangga yang memang hampir setiap bulan saya kunjungi, alhasil big point saya sedikit demi sedikti terkumpul dari sana πŸ˜‚ terus rute-nya Airasia ini kadang ada yang menarik juga, seperti dulu pernah ada rute Nepal, terus ada rute Maldives, dan yang terakhir dan membuat saya jatuh cinta adalah rute Jeju which is membuat saya lebih mudah untuk PP ke Jeju daripada transit di HK / incheon 😍

      Sayangnya Airasia belum ada lintas Europe, mungkin kalau ada bisa jadi pertimbangan juga hahaha πŸ˜‚ eniho saya baru tau ada Kedai Nasi Lemak Pak Naser πŸ™ˆ biasa selama ini cuma makan di pesawat saja. Jadi nggak pernah coba di kedai langsungnya. Maybe next time akan saya coba kalau memang lewat 😁 thanks for the recommendation, mas πŸ˜„

      Delete
  3. Ini airlines favoritku :). Untuk low cost aku slalu suka airasia drpd low cost yg lain mba. Bbrp kali nyoba low cost yg non airasia, dan aku ga puas.kebanyakan Krn masalah service, dan itu penting buatku. Salahnya delay parah tanpa notifikasi pas aku di HK, dan pas dihubungi cs nya itu ga bisa dihubungi samasekali. Kebayang paniknya. Sejak itu kalo low cost aku hanya pilih airasia

    Airasia sendiri bukannya tanpa masalah.tp setidaknya cs mereka bagus respon nya ketika kita ada masalah. Pas aku di Clark Phillipines, mau balik ke singapur, itu pesawatnya ternyata ubah jdwal dan aku ga trima samasekali perubahan itu dari email, SMS bahkan di spam juga g ada. Tapi staffnya saat itu standby di counter dan mereka amat sangaaaaat helpful nolongin aku saat itu. Semua refund dibantu, tp ttp sih aku hrs bayar uang sendiri utk cari penerbangan saat itu jg k Jakarta. Walopun sayangnya tiket singapur JKT ga bisa diganti Krn beda maskapai. Mereka juga ksh tumpangan gratis ke Manila Krn pesawat pulang adanya cm dr sana saat itu.

    Tapi at least yaaa aku ngeliat banget cara mereka respon kesulitan dr pelanggan seperti apa. Dan itu bikin nilai mereka naik buatku :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, saya sudah coba beberapa low cost setelah Airasia dan balik lagi akhirnya ke Airasia karena menurut saya, untuk versi low cost memang Airasia masih 'megang' sampai sekarang. Nggak heran dapat award 9 tahun berturut-turut ya, mba 😍

      Nah itu yang saya suka juga, meski kadang ada masalah (saya rasa semua maskapai pasti pernah sekali dua kali bermasalah) tapi CS Airasia ini termasuk paling membantu untuk kelas low cost, padahal awalnya nggak expect banyak namapun low cost (ada harga ada rupa) πŸ™ˆ tapi Airasia cukup berhasil mematahkan anggapan yang ada dengan kualitas services yang mereka punya 😍

      Saya berharap banget mereka buka banyak rute baru internasional 😁 agak sedih sebenarnya waktu mereka tutup rute Bali - Jepang direct padahal sangat memudahkan sekali karena nggak perlu transit πŸ˜‚ semoga one day mereka buka Bali - Korea direct agar bisa bersaing sama pesawat full services 🀭

      Delete
  4. AirAsia emang suka kasi promo-promo menggiurkanπŸ˜‚ Pernah kabur dari rumah pake maskapai ini karena monmaap uang hasil nabung jajan tidak cukup, haha. Pertama kali kabur dari rumah pake AirAsia. Kabur dari rumah pake seragam sekolah, ganti baju di McDonald deket rumah abis itu cabut ke erpot. Wuhuiii! Kenangan sama AirAsia... hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampun kabur ke mana Ran, hahaha anak sekarang nekat-nekat yah pulang sekolah kaburnya ke erpot πŸ˜‚ dulu jaman saya, mau kabur paling ke rumah teman atau rumah tetangga πŸ™ˆ hahahaha.

      Ayo cerita, kabur ke mana 😍 penapsaran ~

      Delete
  5. Wah status mbak sudah member platinum jadinya kalo tiap naik pesawat terbang air Asia selalu di zone satu boarding atau penumpang bisnis. Mungkin karena langganan terus ya mbak.

    Apalagi sering dapat poin ya mbak, nanti bisa ditukar dengan harga tiket, jadinya lebih murah. Tiket Manila ke Bali yang harusnya 2,3 juta cuma jadi 1,3 juta. Hemat sejuta.πŸ˜ƒ

    Bahkan saking seringnya, ulang tahun mbak Eno juga mungkin bisa sepertinya dirayakan di pesawat, sayangnya mbak Eno ngga mau.🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tadinya nggak tau mas πŸ˜‚ tapi setiap kali saya print boarding pass, tulisan zona saya ada di zona 1 padahal saya nggak selalu duduk di area hot seat atau bisnis πŸ™ˆ hahahaha. Lumayan banget jadinya nggak perlu antri πŸ˜„✌

      Iya berhubung saya sering pakai Airasia jadi point-nya berguna sekali untuk saya beli tiket baru final call. Harganya kadang jadi terjun bebas πŸ˜‚ asal rajin check promo yang mereka punya πŸ™ˆ hehehe dan soal perayaan birthday itu sejujurnya cukup menakutkan bagi orang kaku macam saya πŸ€ͺ setiap kali lihat passenger lain yang dirayakan ultahnya, saya sampai keringat dingin sendiri melihatnya hahahaaha 🀣 lebay memang anaknyah πŸ˜†

      Delete
  6. Wuaah .. setahun bisa sampai 20 kali naik pesawat.
    Mantul itu, kak.
    Kak Eno ini kerjanya apa ya?.
    Apa jangan-jangan yang punya AirAsia yaaa... , wwkkk πŸ˜…πŸ€­

    ReplyDelete
    Replies
    1. PP kan dihitung 2x mas πŸ˜‚ kalau transit dan PP dihitung 4x 🀭 hahahaha. Saya bantu aminkan mana tau betulan jadi yang punya AA meski nggak mungkin secara AA punyanya Malaysia πŸ˜„

      Delete
  7. LUV AIR ASIA
    kalau saat saat free seat begini, bisa seminggu mikirnya hahaha, mikir rute mau kemana, lanjut kemana, langsung joss aja belinya. ujung-ujungnya check-out tiketnya menjelang masa ditutupnya khusus member. enaknya member bisa buka duluan dan pesan duluan.
    emang harganya edyan sih ini AA, kalau itungan domestik di negara asalnya sendiri sana, cuman puluhan ribu, luar biasa. ya jelas aku beli hahaha
    temen pernah cerita ke bapaknya, waktu dia dapet tiket murahhhhh ke SIN, bapaknya nanya 'itu naik pesawat apa getek', getek ini bahasa jawanya perahu rakit dari bambu hahaha


    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, enaknya member bisa beli sehari sebelum non-member 🀭 saya lumayan sering dapat tiket murah meriah untuk member. Seperti kapan hari, saya dapat tiket ke Korea sebenarnya murah parah. Jadi 500.000 PP coba bayangkan mba πŸ˜‚ cuma karena Corona, tiketnya didelay hahahaha lumayanlah seenggaknya bisa dipakai nanti tanpa ada penambahan nilai 😍 saya nggak pilih refund, lebih ke tukar tanggal biar nggak rugi πŸ˜†✌

      Nah yang between Malaysia memang murah meriah, waktu saya keliling KL itu seringan naik pesawat karena harga tiket antar kotanya cuma puluhan ribu atau 100 ribuan πŸ˜‚ cuma memang nggak enaknya harus menunggu di bandara sejam sebelum keberangkatan. However, karena saya suka menunggu di bandara, saya nggak masalah menunggu sejam dan saya jadi tau bandara lokalnya Malaysia seperti apa 😁

      Dulu pun pikiran saya sama seperti bapak temannya mba hahahaha saat hebohnya Airasia free seat yang bayar 99.000 rupiah ke Singapura apa ya kalau nggak salah. Saya sampai berpikir, apa jangan jangan betulan di pesawat pada berdiri karena terlalu murahnya 🀣 ternyata dugaan saya salah ~ and since then, selama bertahun-tahun pakai Airasia, nggak pernah ada penyesalan di hati saya. Untuk low cost, Airasia masih juarak 😍

      Delete
    2. mayannn pol 500ribu PP ke korea, emang gilak si AA ini.
      nah iya mbak, saking seringnya ngendon di bandara si AA ini, aku sampe hafal letak toilet shower dimana, beli ini dimana, beli itu dimana, kayak rumah sendiri hahaha

      Delete
    3. Parah mba harganya terjun bebas bangettt hahaha tapi itu waktu bulan-bulan Februari, pas awal-awal belum parah Corona. Sekarang harganya sudah banyak yang naik tapi masih terhitung murah, salah satunya PP Thailand di harga IDR 750.000 an πŸ˜‚

      Iya saya juga hapal banget layout-nya KLIA2 karena sering transit di sana hahahaha. Sampai punya toilet langganan dan tempat makan langganan juga πŸ™ˆ

      Delete
  8. wakakakakakaka, ya ampooonnn Enooo, dirimu emang sungguh super pemikir, super planner, sampai takut di ucapin selamat ultahpun semua direncanakan hahahaha.

    Tapi sama sih, hahaha.
    Saya juga nggak bisa bayangin, saat lagi sepi-sepinya, terus diumumkan bahwa kita ultah, terus kita disuruh berdiri, pasti muka saya ada 2 kemungkinan, kalau enggak merah kayak kepiting rebus, atau pucat kek mayat hahahaha.

    Btw saya belom pernah naik Air Asia huhuhu.
    Saya naiknya Singa Terbang, maklumlah saya jarang terbang, kalau terbang ya cuman mudik doang, dan hanya ada 2 pesawat yang ke tempat mudik saya, si singa terbang dan si lambang negara Indonesia hahaha.
    Tapi yang satunya mihiiilll banget :D

    Ah,semoga dengan selalu membaca perjalanan teman-teman, sayanya jadi ikutan diberi kesempatan bisa terbang ke mana-mana dan traveling kayak temans semua, aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. 🀣🀣🀣🀣🀣

      Saya paling nggak bisa kalau dikasih surprise di depan orang banyak mba πŸ€ͺ bahkan dikasih surprise ultah di resto begitu pun saya nggak bisa. Yang ada bukannya happy, justru jadi badmood πŸ™ˆ makanya, saya kawatir banget kalau sampai diucapkan happy birthday di pesawat seperti penumpang lain yang pernah saya lihat. Bisa-bisa saya pengsan hahahahahahaha 🀣

      Ohiya, kalau di Indonesia memang paling banyak rutenya si singa terbang ya mba πŸ˜„ amiiiin, semoga one day mba bisa yalan-yalan sejauh mba ingin melangkah 😍 semangat buat mba πŸ’ƒπŸ™Œ

      Delete
  9. Mbaa sejujurnya sy bingung kalo buka blognya mba lewat HP, kenapa tulisannya gak ada ya. Yang keluar judulnya aja sama tulisan coming soon. Tapi kenapa orang2 bisa bahas point sama air asia πŸ˜₯

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba, untuk tulisan coming soon itu berarti mba buka tulisan saya versi Bahasa Inggris atau Korea 😁 karena untuk dua bahasa tersebut baru saya update seminggu atau dua minggu kemudian πŸ˜† ehehehe.

      Saat mba buka post saya, di bagian bawah judul ada pilihan bahasa dan mba bisa pilih bahasa Indonesia agar bisa membaca post saya dalam bahasa Indonesia seperti teman-teman lainnya πŸ˜„πŸ™

      Delete
  10. sebagai budget traveler, Saya juga cukup sering pakai AA , karena ramah sekali di kantong dan sering banyak promonya haha.. pengalaman saya ke India dan KL, SG juga pakai maskapai ini. Jadi misal ada jam ngemper KLIA2 itu bagi saya udah cukup familiar :D

    sama, saya juga senang nasi lemaknya AA. entah kenapa gurihnya itu lho, mantap. i can't resist as well, mbak..

    pantes point saya segitu2 aja,, karena gapernah booking hotel separtner haha.. thanks for sharing..

    sepertinya enak ya yang basenya di KL, mau keliling dunia (ASIA, khususnya) secara menghemat kayanya gampang bgt karena ada maskapai ini.. :D apalagi paspor mereka lebih kuat daripada garuda.

    btw drawing picnya keren banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya termasuk betah kalau transit di KLIA2 karena suasananya menyenangkan hahahaha πŸ˜‚ mana pilihan hotel transitnya juga ada banyak especially di area satelit yang nggak perlu ke luar imigrasi πŸ˜† hehehehe.

      Mas booking hotel apapun even booking hostel juga tetap bisa tukar point AA, asal bookingnya di bookingcom x Airasia yang linknya saya sertakan di atas 😁 lumayan banget kalau harga hostel yang mas gunakan USD 10 nanti dapat point 40. Kadang kalau lagi ada promo bisa dapat point x12 lho jadi (USD 10 x12 dapat 120 point) πŸ™ˆ

      Mungkin karena Indonesia posisinya sudah paling bawah jadi ke mana-mana harus transit dulu mas πŸ˜† paling enaknya kalau mau ke Aussie lumayan dekat πŸ˜‚ semoga paspor Garuda bisa sekuat paspor Malaysia, atau kalau bisa sekelas paspor Korea sekalian 🀭

      Delete
  11. Waktu kuliah saya sempat ngalamin masa penumpang AirAsia nggak dikasih nomor bangku, Mbak. Memang pada rebutan naik, buru-buru pengen dapet bangku paling depan. (Nggak tau kenapa. Sampai di kota tujuan padahal sama aja. Dan kalau mesti ngatre bagasi ya juga sama aja. Hehehe.) Kalau udah gitu, saya tunggu sampai semua masuk dulu dan duduk di tempat yang mereka inginkan. Saya duduk di bagian-bagian belakang aja. Duduk di belakang malah enak karena bangku-bangku di samping sering kosong. :D

    Wah, pasti seru itu Mbak kalau sampai bener-bener ada awak kabin yang datang sambil bawa kue ultah. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooh berarti betul yang diceritakan teammate saya mas soal rebutan kursi πŸ˜‚ hahahaha cuma imajinasi saya berlebih sampai berpikir akan overload dan saya harus berdiri πŸ™ˆ tapi memang kebanyakan orang ingin duduk di bangku depan mungkin agar nanti saat landing bisa ke luar paling awal 🀣

      Iya mas, sering kok ada yang merayakan ultah tapi biasanya yang sampai bawa cake itu yang penerbangan jauh, sudah beberapa kali saya temukan saat saya ke Jeju hahahaha. Kalau yang jarak dekat, pernah lihat beberapa kali dinyanyikan happy birthday, terus penumpang lain ikutan tepuk tangan πŸ™ˆ asli deh buat saya yang timid ini, melihat hal-hal itu cukup membuat dag dig dug serrr πŸ€ͺ

      Delete
  12. Saya pernah naik AA tapi soal point kayaknya nggak ngitung deh, Mba. Nanti kalau naik AA lagi, saya perhatikan pointnya. Btw reviewnya komplit banget. Makasih, Mba Eno.

    Lah, Mba, ceritanya bikin penasaran. Hm, dikasih surprise nggak ya di pesawat? Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masyama mba, kalau sering pakai AA bisa aktifkan BIG Point-nya karena lumayan berguna πŸ™ˆ ehehehe. By the way, soal surprise itu biarkan jadi rahasia ilahi mba, Wk πŸ˜‚πŸ€ͺ

      Delete
  13. Siapalah hamba yang BIG Point-nya gak sampe 10.000 :(

    Kak Meno, sebagai LCC frequent flyer (AirAsia, Scoot, Jetstar, Lion, Citilink), aku bisa pastikan AirAsia adalah yang terbaik. Kabinnya rapi dan bersih, servisnya ramah, daaannn on-board meals paling murah tapi enaaakkk. Free kopi panas pula, ini penting banget buat aku yang anak kopi.
    LCC terbaik kedua adalah Citilink.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 10.000 juga banyak, massss πŸ˜‚

      Iya, menurut saya pun AIRASIA is the best setelah compare ke beberapa LCC lainnya yang pernah saya coba. Hehehe. On board meals-nya memang yang terbaiiiik -- nggak ada yang bisa mengalahkan Nasi Lemaknya 😍

      Saya jarang banget pakai Lion, paling kalau lagi di Indonesia Timur yang mana lebih banyak pesawat Lion baru deh pakai Lion ~ hehe. Scoot dan Jetstar pun hanya beberapa kali, while Citilink juga nggak sering. Jadi pengalaman LCC saya mostly around 90% pasti sama Airasia karena sudah kadung cinta πŸ˜‚

      Delete