The Power of Mom | CREAMENO

Pages

The Power of Mom


Gue mau cerita soal salah satu mba yang bekerja untuk gue selama beberapa tahun ke belakang 😁 mba yang menurut gue punya daya juang dan semangat belajar luar biasa, dan mba yang mengerti kalau IMPROVEMENT dibutuhkan dalam menjalani hidup agar bisa upgrade ke level berikutnya. Juga mba yang paham kalau hidupnya jauh dari kata sempurna, tapi tetap mau berusaha untuk membuat hidupnya jadi sedikit lebih sempurna 😄💕 and well, bisa dibilang, mba adalah contoh sederhana dari seseorang yang meniti karirnya pelan-pelan hingga akhirnya bisa naik ke atas 😍

Dulu gue ketemu mba tanpa sengaja 🙈 waktu gue order Go-clean untuk bantu bersihkan studio gue dan mba by fate yang datang 😆 padahal selama ini (sebelum mba datang), setiap kali gue order Go-clean khusus studio, pasti yang datang itu pekerja cowok, dan baru kali itulah gue dapat pekerja cewek dan mba adalah pekerja cewek pertama yang gue dapatkan. Hehehe. Dengan senyum ramah, mba menyapa, "Selamat siang." kemudian masuk ke dalam studio sambil bergegas mengeluarkan alat untuk membersihkan ruangan ðŸĪ­

---

Eniho, di studio kerja gue ada tempat untuk gue istirahat ðŸĪ­ jadi gue punya bedcover yang biasa gue jadikan selimut di sana 😆 lalu pada hari mba datang, bertepatan dengan hari di mana gue ingin bersih-bersih total. Alhasil ada banyak barang yang harus disingkirkan 😂 dan disitulah gue bilang sama mba, "Kalau mau sesuatu ambil saja mba, termasuk bedcover di sana." -- gue tunjuk bedcover warna navy blue yang masih bagus dan bersih di pojokan 😁

Mba bertanya, "Seriusan, mba? Ini boleh saya bawa pulang?" -- dan dengan muka serius gue jawab, "Iya mba, itu mejanya (ada meja lipat untuk BBQ-an) kalau mba mau juga boleh dibawa pulang. Terus ada beberapa baju saya, silakan mba bawa apabila berminat. Ohya, mba punya anak? Kalau punya, mba bisa bawa mainan yang ada di meja untuk anak mba." -- mba pun mengangkut semua barang yang nggak lagi gue butuhkan ke luar. Namun nggak lama kemudian, gue dengar suara sesenggukan di luar ðŸ˜ĩ Karena kaget, gue langsung ke luar dan menemukan mba jongkok berlinang air mata di depan ruangan.

"Lho, kenapa mba?" -- mba bercerita, kalau dari anaknya lahir sampai sekarang sudah berumur empat tahun, mba nggak pernah bisa beli selimut, jadi kalau dingin ya pakai sarung seadanya, ditambah kasur di kosan juga tipis jadi mba merasa nggak percaya bisa bawa selimut pulang (mba merantau ke Bali jadi dari awal menikah memang nggak bawa apa-apa) 😭 OMG! Gue tertohok, karena punya bejibun selimut di rumah while mba satu selimut pun nggak punya 😰

---

Begitulah awal mula gue kenal mba, yang sudah bekerja dengan giat dari hari pertama menggosok studio gue sampai kinclong nggak ada debu bersisa 😍💕 dan semenjak pertemuan itu *tsaelahhh!*, gue jadi rajin pakai jasa mba untuk bersihkan studio dan ruangan 🙈 dari yang awalnya hanya bersihkan studio, lama-lama mba jadi ikut ke salah satu villa gue yang mau dibuka, dan disitu gue bilang, "Mba, kerja sama saya ya, urus villa saya yang ini dan urus tamunya nanti." dan mba bengong, lantas pertanyaan pertama yang mba tanyakan adalah, "Jadi, saya kerja tetap dapat gaji, mba?" 😂

Sambil tersenyum gue bilang, "Iya mba kerja tetap, nanti dapat gaji bulanan, terus ada tempat tinggal juga yang lebih layak untuk mba agar mba bisa tidur nyaman, karena dengan mba tidur nyaman, mba bisa membuat nyaman tamu-tamu villa juga. Nanti tunggu S kasih info, ya." -- S ini internal gue dan ketika mba akhirnya selesai urusan kontrak dengan status operasional, mba kembali banjir air mata. Gue ingat betul apa yang mba katakan, "Dari dulu saya kerja, sedikit demi sedikit saya kumpul uang dari gosok toilet dan bersihkan ruangan. Sekarang saya nggak sangka bisa punya pekerjaan tetap, artinya saya selangkah lebih maju daripada sebelumnya, mba." 😄

---

Nah, dari situ gue melihat mba punya keinginan berkembang. Dan betul dong, tiga bulan setelah mba bekerja membersihkan villa dan mengurus keperluan tamu-tamu villa (kerja berat istilahnya), mba mulai dapat kepercayaan untuk urus laporan keuangan villa dan urus putaran uangnya. Sesuatu yang nggak pernah dipelajari sebelumnya, karena mba bilang hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama 😁👌 dan pelan namun pasti, mba mulai belajar laporan seperti keluar masuk uang belanja villa, dan bagaimana cara pencatatannya 😆

Bahkan mba belajar soal budgeting dan pengelolaan budget yang ada, jadi meski diberikan uang operasional banyak, mba nggak asal dalam menggunakan uang operasional. Dan gue jadi semakin sadar kalau mba ini memang punya niat belajar. Dari yang tadinya nggak paham pembukuan, jadi paham. Dan mba mulai mencoba untuk mengenal lebih jauh usaha hospitality itu seperti apa 🙈

Even waktu gue panggil guru privat Bahasa Inggris (agar para mba-mba bisa berkomunikasi dengan tamu villa) yang mana gurunya juga dosen di salah satu universitas (means bukan guru kacangan), mba ini kata gurunya termasuk cepat tanggap 😁✌ sampai berani cas cis cus ke tamu walau terkadang pakai gaya tarzan ðŸĪĢ padahal awalnya mba bilang takut kalau pakai Bahasa Inggris, tapi karena mba sadar pekerjaannya melibatkan banyak tamu asing, mba pun mengerahkan semua kemampuan untuk belajar bahasa Inggris agar berhasil 😆

Gue bilang sama semua mba-mba, "Dicoba dulu, biar tau basic-nya, perkara nanti ternyata bisa atau nggak itu belakangan, yang penting belajar. Jadi nanti, ketika akhirnya berhasil dan menjadi lebih maju dari sebelumnya, mba-mba punya kesempatan untuk berbagi ilmu kepada sesama." dan akhirnya mba coba semua yang memang bisa dicoba 😂 dari urusan cat tembok, pasang bohlam yang ribet (karena settingan lampu villanya susah), betulkan pintu, vakum kolam renang, ini itu semua dicoba sampai bisa ðŸĪŠ dan saat nggak bisa, mba akan menunggu teknisi datang, lalu bertanya ini itu, agar bisa menjelaskan secara rinci ke gue tentang masalah yang ada ðŸĪ­


One day, gue tanya, "Mau kursus setir mobil nggak, mba? Biar kalau mau belanja gampang." -- dengan semangat 45 mba jawab, "Mau!" -- kemudian berangkatlah mba kursus setir mobil di Denpasar. Sepuluh kali kursus ternyata langsung bisa ðŸĪĢ dan gue pun jadi penumpang pertama yang duduk di belakang kemudi saat mba turun ke jalan. Iya gue nekat 😆 karena setiap kali mba-mba gue sukses belajar setir, gue selalu ikut di hari pertama mereka sebagai bentuk apresiasi usaha mereka 😂 dan jangan ditanya bagaimana hari pertama mba di jalan, badan mba kaku genks macam kanebo keringggs 🙈

Padahal di samping mba ada driver gue yang menemani biar mba nggak stres 😁 tapi dasarnya driver gue cowok, jadi parnonya minta ampun kalau yang bawa mobil cewek, "Eeeeh kanan kanan, eeehhh rem reeemmmmm!" Alhasil mba tambah stres dibuatnya ðŸĪĢ terus, bagaimana sekarang? Beuuuh jangan ditanya, sudah jago manuver lho si mba 😂 sudah sering juga antar gue ke bandara, ke mall dan ke mana-mana, bahkan naik parkiran bandara yang tanjakannya kecil juga bisa ðŸĪ­ kalah deh gue hahahaha *sembunyi di kolong meja*

---

By the way, dari mba gue mengerti, kalau kita jangan pernah takut mencoba untuk improve diri kita karena kita bisa jauh lebih baik dari sebelumnya selagi ada kemauan -- dan akan ada jalan bagi yang mau berusaha itu benar adanya. Karena dulu, saat hari pertama mba bersihkan studio gue sebenarnya mba sempat berpikir untuk cancel orderan gue karena studio gue jauh dari kosan mba. Tapi mba in the end tetap terima orderan gue karena mba percaya kalau rejeki itu harus dikejar. Siapa nyana kalau keberanian mba pergi ke studio gue yang jauh ternyata membawa mba ke kehidupan barunya 😁


Kata mba, "Saya nggak pernah bayangkan kalau saya yang tadinya pakai seragam cleaning, sekarang bisa pakai blazer seperti pegawai kantoran -- dan saya pun nggak pernah bayangkan kalau saya yang tadinya pegang uang sepuluh dua puluh ribu, sekarang bisa punya tabungan puluhan juta, punya biaya pendidikan untuk anak, punya kendaraan, punya ini itu, setelah berusaha keras." and you know what, mba sekeras itu berusaha nggak lepas dari kekuatan cinta mba untuk memberi hidup lebih baik kepada anaknya. Dan gue belajar dari mba yang rela melakukan dan mencoba apapun agar anaknya memiliki privilege yang nggak mba punya sebelumnya. Dan pada akhirnya, semua mba lakukan demi anak tercinta 😍💕

---

Gue dedikasikan tulisan gue ini untuk para mba yang juga ibu bagi anak-anak masa depan bangsa, para mba yang mau berusaha dan bekerja keras ketika keadaan dan tempaan hidup kadang membuat para mba menitikkan air mata nggak berkesudahan. Untuk para mba yang pada akhirnya berdiri di atas kaki sendiri karena sudah nggak punya banyak pilihan. Apapun permasalahan yang mba-mba hadapi, gue selalu berdoa semoga mba-mba punya value diri yang bisa mba pegang untuk melangkah di kemudian hari 😍 semangat untuk para mba yang nggak menyalahkan masa lalu, dan belajar untuk maju 💕

Terima kasih karena dari mba-mba semua, gue dan team yang let say terlahir dengan privilege bisa belajar arti 'sederhana' 🙈 dan terima kasih juga karena dari mba semua, gue dan team bisa paham kalau bahagia itu bisa datang dari hal-hal kecil seperti nggak dengar token listrik berbunyi, dan makan nasi pakai sambal teri 😍 semoga mba semua diberkahi kesehatan, kesabaran (saat menghadapi manusia-manusia moody-an ðŸĪŠ) dan semoga betah bekerja bersama gue dan team meski kadang suka banyak maunya 😂 plus terima kasih sudah jadi pembaca setia blog (karena terpaksa biar ada trafik tambahan) dan berakhir jadi cinta 😝 ayo, kita sukses sama-sama! 😎

42 comments:

  1. Hiksss aku terharu banget di bagian akhirnya, pas juga malah ada foto si Mba dengan anaknya 😭

    Memang betul ya apa yang dikatakan pepatah, di mana ada kemauan di situ ada kemajuan. Tapi jangan sebatas mau, harus berani mencoba dan berusaha segiat mungkin. Aku terharu banget dengan semangat kerjanya si Mba ini. Dia nggak meratapi nasibnya tapi betul-betul ingin berusaha mengubah hidupnya dan keluarga. Malah sampai belajar nyetir mobil segala. Aku juga kalah deh sama kamu Mba, sampai hari ini aku mentok nyetir mobil dari gang rumah sampai depan rumah doang, itu pun kecepatannya kayak siput wkwkwk ðŸĪĢ

    Aku makin takjub waktu si Mba sempat ingin cancel orderannya Mba Eno. Sungguh deh memang nggak ada yang kebetulan di dunia ini. Si Mba emang udan jodoh ketemu malaikat baik bernama Creameno ini ❤

    Semoga kamu nggak berhenti semangat mengejar impian dan meningkatkan skill pada dirimu ya, Mba! Semoga sehat selalu untuk anakmu, semoga hidupmu juga bisa memberikan pengaruh untuk lainnya. Terima kasih udah menularkan semangatnya 😊❤

    Btw, ini Mba yang pinter masak itu juga yaa? *sotoy* 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba Jane, semua dimulai dari kemauan diri kita sendiri untuk merubah nasib kita 😁 kemauan itu sebagai modal dasar, karena dengan begitu, pelan-pelan akan dibukakan jalan entah dari mana 🙈 lantas, saat kesempatan datang, sebisa mungkin berusaha memberikan yang terbaik yang dibisa, dan mau terus mencoba itu juga kuncinya 😍

      Si mba yang saya ceritakan ini, satu dari sekian mba-mba yang sama-sama memiliki daya juang tinggi dan saya belajar banyak dari mereka untuk nggak pernah mengeluh, dan berani mencoba melakukan apapun selagi ada kesempatan dan selagi itu masih dalam koridor kebaikan ~ salut saya sama mereka, karena saya sendiri bahkan untuk menyetir mobil di tanjakan bandara (area parkir yang di gedung itu, mba) nggak bisa yang ada hancur bemper depannya hahahaha 😂 tapi si mba justru langsung bawa saya ke mall lalu kami makan bertiga (sama driver juga) ðŸĪ­ seru kalau diingat-ingat ðŸĪĢ

      Nah yang soal cancelan itu, saya pun kaget 🙈 memang studio saya jauh, tapi nggak sangka si mba tetap ambil orderannya karena merasa kalau rejeki nggak boleh ditolak. Dan pengalaman menerima orderan saya itu, yang membawa si mba bertemu saya, menjadi pengalaman berharga katanya buat mba ðŸĪĢ sering banget diulang-ulang sama mba ceritanya hahahahahaha.

      Amiiiin terima kasih doanya mba Jane, mba yang saya ceritakan di atas sudah semakin bertambah skillnya. Dan sudah memberikan pengaruh positif ke lingkungannya dalam hal ini keluarganya karena si mba dulunya sandwich generation hehehe. Senang rasanya, kalau bisa lihat para mas dan mba punya achievement personal. Itu artinya ada improvement dalam hidup mereka 😍

      Ps: hampir semua mba pintar masak ðŸĪŠ cuma saya doang yang nggak pintar masak mba ahuahauahaha ðŸĪĢ

      Delete
  2. Wow. Inspiring ! No doubt.

    Kemauan untuk belajar dan mencoba adalah kunci untuk terus melangkah maju. Dorongan anak dan keluarga adalah bensin paling mujarab untuk kemajuan.

    Angkat topi untuk para mbaknya.... Mereka memang layak mendapatkan rasa hormat untuk usaha mereka bergerak maju.

    Meskipun demikian, saya angkat topi dan sekaligus angkat ke-4 jempol yang saya punya untuk Mbak Eno.

    Kemauan untuk maju tidak akan bisa terlaksana kalau tidak ada yang memberi "KESEMPATAN" dan "KEPERCAYAAN" .

    Butuh "KEBERANIAN" tersendiri untuk memberikan kesempatan kepada orang lain untuk maju. Hal itu tercermin dari keberanian mbakyu untuk menjadi penumpang yang disupiri oleh pengendara yang belum mahir.

    Tanpa "KEPERCAYAAN" bahwa seseorang punya niat untuk maju, tidak akan pernah ada "KESEMPATAN" yang akan diberikan.

    Para mbak memang menunjukkan semangat belajar yang tinggi, tetapi hal itu tidak akan ada kalau TIDAK ADA orang yang mau percaya bahwa mereka memiliki hal itu. Mereka tidak akan pernah maju kalau semua orang takut memberi mereka sebuah peluang untuk belajar.

    Keberanian, kepercayaan, dan kesempatan yang mbak Eno (atau siapapun nama asli mbak) berikan kepada mereka lah yang membuat dunia ini berubah menjadi lebih baik.

    Jadi, angkat topi buat para mbak, angkat topi plus 4 jempol untuk mbak Eno.

    Sebuah perwujudan sederhana menjadi seorang "guru" tanpa harus menjadi seorang "guru". Ketika proses mengajar dan mentransfer pendidikan bisa dilakukan dalam bentuk lain, selain berada di dalam ruang kelas.

    Salam hormat dan salut dari saya mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mas Anton, dorongan anak dan keluarga memang bensin mujarab untuk mba maju terus ke depan 😍

      Duh jadi terharu saya baca komentar mas Anton, padahal saya masih berproses juga untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya 🙈 eniho, cerita soal berani jadi penumpang dari pengemudi yang belum mahir ini sebenarnya sudah sering kali membuat team saya dan driver was-was 😂 mereka takut saya kenapa-napa ðŸĪ­ tapi entah kenapa, even sama mba yang saya ceritakan di atas, saya merasa percaya ke mereka. Padahal merekanya sudah kaku banget badannya takut kalau mencelakakan saya. Gara-gara itu, saya minta driver duduk di belakang, dan saya duduk di samping mba, biar mba bisa tenang. Karena saya nggak akan bawel minta mba rem atau belok kanan kiri hahahahaha. Jadi si mba bisa mengemudi leluasa dan akhirnya terbiasa 😍

      Saya sependapat dengan mas Anton, setiap orang berhak diberikan peluang dan kesempatan agar bisa mengubah nasibnya ~ apalagi kalau orang-orang tersebut sebenarnya memiliki kemampuan, namun nggak mendapatkan kesempatan yang akhirnya membuat mereka stuck di tempat 😎 dan sejujurnya, saya pun belajar banyak dari semangat juang para mba dan mas yang bekerja. Dari mereka, saya bisa paham banyak hal, dan lebih menghargai hidup yang saya punya 😆💕

      Salam hormat saya untuk mas Anton yang memberi inspirasi pada saya dalam menjadi bijaksana 🙈

      Delete
  3. Mba Enooo, diriku kangen komen di sini. Kemarin2 cuma baca aja tapi nggak komen krn sekarang pegang hape curi2 waktu. Hiks, maafkan. Entar ya Mba, saya ngerapel kayak biasanya.😂

    Btw ini Mba yang pinter masak itu? Atau Mba Julia yang jadi idola para tamu, bukan? Hehehe.

    Jujur, dulu saya sempat mau nanya gimana dapat staff yang dipercaya krn kan Mba Eno memonitor usaha dari jauh. Tapi kok saya merasa kayak nggak sopan ya. Akhirnya Mba Eno cerita tentang ini.😍

    Wah, berawal dari Go Clean ternyata. Tapi emang ya, kalau orang yang kerjaannya bagus bakal kelihatan kok. Lama2 atasan tahu staff ini bener atau enggak. Dan, bagi pekerja, punya atasan yang suka melihat staffnya berkembang juga asik banget. Saya pernah merasakan punya atasan yang baiknya kayak Mba Eno dan yang cuek banget.

    Saya ketawa baca tulisan terakhirnya. Ternyata si bos mengintimidasi staffnya buat baca blog. Ya pasti maulah, takut sama bos, hahaha.✌

    Btw makan nasi pakai sambel teri itu kenikmatan haqiqi.😋

    Salam ya buat mba2 dan staffnya Mba Eno. Saya bisa merasakan ini merupakan tim yang hebat dan penuh kekeluargaan.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak apa-apa mba, hehehe take your time, saya paham mba Pipit pasti sibuk, hehehe blogging saat ada waktu saja mba jangan dipaksakan ketika waktunya nggak ada 😍

      Saya bisa memonitor usaha dari jauh karena ada tangan-tangan berdedikasi tinggi pada setiap usaha mba 😎 salah satunya mba di atas yang juga saya percaya dan saya beruntung, mereka semua sangat menjaga kepercayaan dengan baik sampai sekarang 🙈

      Iya mba, kalau pekerja bagus memang kelihatan dari bagaimana mereka berusaha untuk level up 😁 rata-rata pasti selalu mau belajar dan mencoba ~ senang rasanya karena mereka nggak malu bertanya pun nggak malu untuk mengakui kesalahan apabila memang salah 😆

      Hahahaha eniwei saya nggak mengintimidasi mereka mba, saya cuma bilang kalau saya menulis blog, jadi bolehlah sesekali dibaca hitung-hitung tambah trafik blog saya 😝 hihihi ~ iya mba nasi pakai sambal teri rasanya juarakkkkkk, duh sampai kebayang-bayang 😍

      Siap nanti saya salamkan atau mungkin mereka akan baca komentar mba ðŸĪ­ ehehehe. terima kasih sekali lagi mba Pipit, salam sayang juga untuk mba 😍💕

      Delete
  4. Eno beruntung bisa dapat Mbak yang kayak gini, dan Mbak nya juga beruntung bisa bekerja dengan Eno yang sangat memperhatikan peningkatan kapasitas staf/karyawannya.

    Semangat mbaknya sangat bagus ya, dan pemicunya adalah karena semangat ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Semoga Mbaknya terus berkembang dan menjadi contoh untuk mbak mbak lain di tempat Eno.

    Salam buat mbaknya ya Eno.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya beruntung dapat mas-mas dan mba-mba yang baik banget dan telaten kerjanya serta ulet, mas Cipu 😍

      Iyaaa, semangat mba untuk maju itu demi masa depan anaknya, yang membuat saya semakin tersentuh karena betul-betul berusaha sekali si mba agar bisa level up 😆 hehehehe. Amiiin mas Cipu terima kasih doanya 😎 siap akan disalamkan ~ 😄

      Delete
  5. Aaaaargh...speechless dan terharu parah #hiks hiks
    Mbaknya Mbak Eno orang hebat, Mbak Eno sendiri uhumb jangan ditanya, uda susah mendeskripsikannya, saking mbak eno super duper jempol. Mbak Eno totalitas banget dalam mentreat teamnya, aku salut :D.

    Dari yang semula belum bisa handle sesuatu, sekarang udah sedemikian bervalue. Bisa bab keuangan (yang aku sendiri pas ketemu mata kuliah akuntansi seringnya malah puyeng begitu liat balancing kiri kanan, haha), terus bisa meningkatkan skill berbahasa Inggris dari didikan pengajar yang profeseynel, dan lain2..mana upgradenya karena mayoritas didukung oleh kemauan diri sendiri untuk maju lagi, semata-mata karena ada yang harus ditopang kehidupannya apalagi kalau bukan demi si buah hati tercinta, sehingga seenggaknya sekarang mampu berdikari setelah melalui perjalanan panjang di kehidupan yang ga mudah ini.

    Memang sepertinya semesta sudah merestui pertemuan Mbak Eno dan Mbaknya ya. Hamdalahnya, bisa saling melengkapi. Mbak Eno yang leader mampu memberdayakan Mbak yang akhirnya mau menjadi bagian dari team...

    Sehat terus Mbak Eno dan team...

    Daaaan, mengapa aku kalah dari Mbak yang uda jago nyetir pleus bermanuver di jalanan yang agak ekstrem ya, mengapa oh mengapa, hihihi, keren #salut :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya ini hukum timbal balik mba ðŸĪĢ saya mau totalitas memberikan kesejahteraan agar mereka juga totalitas dalam bekerja tanpa pusing memikirkan hal-hal yang nggak perlu dipikirkan *eh* 🙈 hihihi ~

      Si mba yang saya ceritakan di atas memang salah satu mba yang progress-nya sangat signifikan. Dari yang tadinya nggak bisa banyak, jadi bisa banyakkkkkkk banget sampai kadang saya kaget dan bertanya, "Lho kok bisa, mba?" 😂 hahahaha. Dan senangnya, si mba mau belajar atas kemauan sendiri bukan paksaan dari orang lain 😁 senang banget saya, sampai pernah ditawari pekerjaan dari orang untuk kerja di tempat mereka karena memang kualitasnya sangat baik ðŸĪĢ dan betul kata mba Nita, semua mba tersebut lakukan demi masa depan anak tercinta, jadi jalan terjal pun dilibas yang penting bisa level up dan memperbaiki nasibnya 😍

      Terima kasih mba Nita, sehat selalu juga untuk mba Nita dan keluarga 💕 ehehehe. No worries mba, saya pun kalah kalau soal manuver di jalan yang kecil mana jalanan Bali tuh kecil-kecil banget lho mba 😂 salah salah bisa nyungsep ke sawah atau got, makanya salut sama si mba bisa bawa mobil dengan mudahnya sekarang 🙈

      Delete
  6. Mata saya basah pas baca postingan ini, Mbak. Ternyata keputusan-keputusan kecil dalam hidup bener-bener bisa membawa ke arah yang bener-bener beda, ya? Nggak kebayang misalnya waktu itu Mbaknya nggak mau datang ke tempatny Mbak Eno, mungkin sekarang sudah beda lagi ceritanya, dan saya nggak bisa baca dan nulis komentar untuk postingan ini.

    Mbaknya punya keberanian untuk mencoba, dan itu kayaknya yang bikin dia bisa sampai ke kondisi yang sekarang. Bener-bener menginspirasi, Mbak Eno. :)

    Saya suka banget postingan Mbak Eno yang ini. Mudah-mudahan nanti saya bisa baca lagi tulisan-tulisan seperti ini. Bravo! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, jadi sekecil apapun keputusan yang akan kita buat, sebisa mungkin dipikirkan dengan matang, karena mungkin akan lead kita ke hidup baru yang lebih baik dari sebelumnya ðŸĪ­ ehehehehe. Memang rejeki saya sepertinya waktu itu, nggak kebayang kalau mbanya cancel orderan, mungkin saya nggak akan ketemu mbanya 😍

      Memang para mas dan mba ini semuanya menginspirasi karena mereka mau bekerja keras dan berusaha memberikan yang terbaik, ibarat sudah di level paling bawah katanya, jadi nggak punya pilihan lain selain naik ke atas 🙈 ehehehehe. Dan saya beruntung bisa ketemu para mas dan mba termasuk mba yang saya ceritakan di atas 😍💕

      Terima kasih mas sudah suka post saya 😆

      Delete
  7. huhuhu jleb jleb daann terharuuu bangettt...

    Btw saya tahu beberapa orang Bali yang punya semangat hidup luar biasa, sehingga bisa mengubah hidupnya yang benar-benar berubah.

    Dulunya saya pikir, itu hanya terjadi di bisnis MLM hahaha.
    Iya, ada beberapa cewek Bali yang berhasil mengangkat derajat kehidupan dirinya dan keluarganya dari MLM.

    Tapi kisah ini benar-benar membuka mata saya, bahwa apapun yang kita kerjakan, selama itu halal dan kita berusaha dengan sungguh-sungguh, maka kerjaan itu akan membawa kita ke apa yang kita cita-citakan, even kerjaan yang dipandang sebelah mata oleh orang lain.

    Dan saya sepakat dan terharu banget dengan judulnya, the power of mom.
    Ibu memang adalah sosok yang inspirator maupun penggerak inspirator.

    Ibu adalah manusia yang tanpa tepi sayangnya kepada anak-anaknya, yang rela melakukan apapun demi kebahagiaan anak-anaknya.

    Namun selain itu, seperti biasa....
    Banyak banget hal-hal luar biasa yang terjadi melalui tangan Eno, beneran loh.

    Ketulusan Eno yang selalu memberikan kesempatan dan peluang kepada banyak orang, benar-benar nggak ada ujungnya jika dikisahkan.

    Semoga Eno selalu diberi kesehatan dan keberkahan yang melimpah ya, bangga dan bahagia sekali bisa mengenal orang sebaik malaikat seperti Eno, sueerrr...

    Beruntung banget kami-kami yang mengenal Eno :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, di manapun sebenarnya ada banyak orang yang berusaha keras untuk mengangkat derajat hidupnya dan berusaha mengubah nasibnya agar memiliki masa depan yang cemerlang 😍 mba yang saya ceritakan di atas ini pun merantau jauh dari kampung halamannya di Pulau Jawa untuk pindah ke Bali, demi memperbaiki nasibnya 🙈 salut saya makanya ~

      Saya sependapat sama mba Rey, selama itu halal, sebisa mungkin dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan hasil maksimal 😎 orang-orang yang mau bekerja keras akan lebih mudah untuk sampai ke tujuan 😆 ehehehehe. Dan kekuatan cinta ibu untuk anaknya, kadang bisa membuat ibu mampu melakukan hal-hal di luar dugaan 🙈

      Saya dan team hanya perantara rejeki mereka mba, tapi perantara nggak akan bisa apa-apa, kalau pemilik rejekinya nggak berusaha menjemput rejekinya 😁 seandainya orderan saya di-cancel, mungkin sampai detik ini, saya nggak akan pernah kenal 😂 eniho terima kasih banyak mba Rey atas doanya. Doa yang sama untuk mba Rey, semoga selalu diberkahi sehat, rasa bahagia dan rejeki yang melimpah ruah 😍 terima kasih juga atas ilmu yang banyak mba bagikan, you are also an angel for us 💕

      Delete
  8. Mba Enoo aku terharu bacanyaa 😭😭 Kadang kita lupa betapa beruntungnya kita karena hal2 yg udah biasa kita dapet, padahal banyak orang yg ga seberuntung itu. Dan tulisan mba eno ngingetin aku lg gimana kita hrs banyak2 bersyukur sama hidup. Terima kasih ya Mba Eno 💖💖 Keep posting cerita2 menginspirasi kaya gini ya Mba.

    Btw, baca cerita Mba nya kaya di film2 atau di buku2, ga percaya ternyata keberuntungan itu bs datang dr mana saja dan kerja keras itu memang ga ngekhianati hasil. Selama ini yg aku banyak tau ngerubah nasib keluarga dg sekolah yg tinggi dan dpt kerja bagus. Ternyata ini mba nya lulusan SMP juga bisa kok. 😍😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhu, iya mba, kadang kita take things for granted dan lupa betapa beruntungnya hidup kita ðŸĪ§ dan kadang kita terlalu sering lihat ke 'atas' sampai lupa kalau yang jauh di 'bawah' juga masih banyak 🙄 semoga dengan ini, kita bisa belajar lebih jauh lagi tentang arti kata syukur dan cukup 🙈 hehehehehe. Terima kasih juga sudah membaca ya, mba ~

      Setuju sama mba Thessa, kerja keras nggak akan pernah mengkhianati hasil yang akan kita dapat 😍 jadi selama kita masih diberikan kekuatan, tenaga, otak, dan lain sebagainya, sudah sewajarnya untuk kita berusaha sebaik yang kita bisa demi masa depan kita juga pada akhirnya 💕 semangat untuk kita, mba 💃

      Delete
  9. Tadinya aku mau baca dulu trus komennya nyusul, tapi baca ini ngga bisa ngga komen sekarang.

    Huhu aku terharu dan malu karena baca semangat juang mba ini. Hidupku lebih enak tapi mungkin aku lebih sering ngeluh dibanding mbanya mbak eno. Emang bukan kebetulan mba ketemu sama orang sebaik mbak Eno, karena selama ini pasti dia udah berusaha segitu banyak buat anak dan keluarganya, sehingga bisa menaikkan kualitas hidupnya lebih-lebih.

    Kebetulan, akhir-akhir ini saya emang lagi banyak pikiran. Separuhnya tentu ngeluh juga sama Tuhan, tapi malah jadinya nggak bersyukur buat apa yang saya punya dan berusaha lebih baik. pantes saya disuruh mampir ke blog mbak Eno hari ini hehehe. Daripada banyak ngasih alasan buat diri sendiri, mending kerjain apa yang bisa dikerjakan dengan baik!

    Selain mbanya yang punya semangat juang yang tinggi, saya juga salut sama mbak Eno yang nggak setengah-setengah dalam memperlakukan pegawainya huhu :'( ada pemberi kerja yang cuma mau "punya pekerja" dalam mensejahterakan pegawainya, tapi mbak Eno bener2 memperlakukan karyawannya dengan baik dan ngasih tempat untuk menaikkan kualitas diri sehingga balasannya pun kerja mereka InsyaAllah baik.

    Terima kasih buat pelajarannya dan semoga mbak Eno serta mbanya sehat selalu yaa.. dilancarkan terus rezekinya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi terhura saya, sampai nggak bisa tunda komen cobak 😂💕

      Sama mba Mega, saya juga kalau dipikir hidupnya lebih enak, tapi mengeluhnya sepanjang gerbong kereta (nggak sudah-sudah) ðŸĪ­ makanya saya beruntung ketemu para mas dan mba pekerja, dari mereka saya bisa belajar untuk mensyukuri hidup lebih dalam ~ dan yang paling membuat saya takjub itu, memang kekuatan orang tua itu sangat besar untuk memberikan kehidupan terbaik bagi anak-anaknya 😍

      Mba Mega lagi banyak pikiran, ya? It's okay mba, itu normal hehehe. Semoga apa yang sedang membuat mba gundah gulana bisa segera diberikan jawaban, dan semoga mba bisa kembali menjalani hidup dengan gembira 😎 semangat mba Mega 💃💕 keep giving our best, and let God care the rest 😍

      Saya tau banget rasanya tidur nggak nyaman dan nggak nyenyak bisa mempengaruhi kinerja keesokan harinya, jadi sebisa mungkin kalau memang ada budgetnya, saya selalu ingin para pekerja punya tempat istirahat yang layak 🙈 seenggaknya kasur yang empuk, kamar kosan yang nggak bocor, kamar mandi yang proper, dan dapur yang cukup untuk mereka memasak ~ apalagi kalau mereka kerjanya harus ketemu tamu, nggak mungkin dong kasih muka sepettt karena tidur nggak nyenyak 😂

      Amiiiin terima kasih mba Mega, doa yang sama untuk mba Mega semoga sehat selalu, dan dimudahkan dalam segala rencananya, serta diberikan jalan untuk setiap hal yang sedang dipikirkan 😍💕

      Delete
  10. Tiga Foto di dalam artikel diatas apakah foto si Mbak itu yah ?

    Namanya siapa Mbak ?

    Dia orang mana Mbak ?

    ( ehemmz, ehemmm.... )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, itu foto mbanya yang saya jepret sudah lama 😄

      Delete
  11. Saya salut dengan si Mbak yang Mbak Eno ceritakan di dalam artikel diatas.

    Semangat juangnya sangat tinggi dan sekarang ia sudah menikmati hasil perjuangannya selama ini.

    Saya kasih Cap Jempol yah buat si Embak tsb.

    Kalau si Embak tsb punya cukup waktu, sebaiknya kuliah ajah, siapa tahu di masa 7-10 tahun mendatang, ia bisa menjadi direktur di salah satu Perusahaan miliknya si Mbak Eno.

    Ohy, dari tahun berapa sih si Embak itu kerja dengan Mbak Eno ?

    Kepoh deh saya,hahaha.......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Nata, semangat juang dan belajarnya memang sangat tinggi 😆 selalu mau mencoba hal baru dan ingin maju hehehe 😁 terima kasih untuk apreasiasinya ~

      Mbanya mau fokus kerja, biar anaknya nanti yang kuliah katanya 😄 hehehehe. Sudah dari beberapa tahun lalu ðŸĪ­

      Delete
    2. Salam buat si embak tersebut , salam sukses... Dan semangatz..terus yah.

      Delete
    3. Terima kasih mas Nata, sukses dan semangat juga mas ðŸĪĐ

      Delete
  12. Saran saya : ajarin dong si embaknya ngeblog juga, biar kami bisa baca - baca juga pengalamannya.hahahah.#Saran aneh.

    ReplyDelete
  13. terharuuuu bangeet baca kisahnya si mba.. Masyaallah ya mba nya punya semangat belajar dan semangat juang yang tinggi bnget.

    usaha memang gak pernah mengkhianati hasil ya mba eno..

    beruntung gak jadi cancel orderan yaa.. jadinya mba eno dan mba nya bisa saling dipertemukan dan Alhamdulillah berjodoh.

    semoga sehat dan sukses selalu buat mbaa dan juga mba eno..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Thya apa kabar? 😍

      Iya mba, saya pun terharu melihat daya juang dan keinginan belajar para mas dan mba yang besar 😆 hehehe. Sampai kadang saya malu kalau mengeluh 😂

      Memang sepertinya sudah berjodoh. If only she cancel the order, mungkin sampai sekarang saya nggak akan ketemu 😁 terima kasih doanya mba Thya, doa yang sama untuk mba semoga selalu diberkahi kesehatan dan rejeki yang melimpah 😍❤

      Delete
  14. Replies
    1. 🙈🙈🙈🙈🙈🙈

      Delete
  15. Mbak plis, kalo nulis jangan pake bawang lah.. aku berkaca2 jadinya... speechless...

    saya mikir, ternyata jalan hidup bisa berubah sedemikian rupa ya.

    malah mungkin kita yg disiapkan Tuhan sebagai mediator untukmerubah hidup orang jadi lebih baik.

    aku salut sama mbak nya yg mau belajar. tapi lebih salut sama mbak yg ngasih kesempatan untuk orang lain supaya berkembang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang selalu ada banyak cerita menarik dari jalan hidup seseorang, mas 😍 meski mba yang saya ceritakan bukan pencipta ulung seperti Steve Job dan para orang sukses di dunia yang memiliki jalan hidup 'wah', tapi mba tersebut tetap punya jalan hidup yang menarik untuk saya. That's why saya share di blog saya sebagai pengingat untuk tetap berpijak 😆

      Terima kasih mas Sabda sudah membaca 🙈

      Delete
  16. Yaampun, aku merasa tertampar deh bacanya 😂
    Si mba ini tipe orang yang berani banget keluar dari zona nyaman ya, hebat banget! Nggak banyak orang yang mau keluar dari zona nyaman dan belajar hal baru tapi si mba ini dengan sigap langsung mau-mau aja. Salut aku sama tekadnya 😭
    Semoga si mba dan keluarganya selalu diberkati! Demikian juga buat Kak Eno yang udah berbagi cerita yang inspiring banget kayak gini 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Lia, mba ini sangat berani ke luar dari zona dia sebelumnya yang sebetulnya juga bukan zona nyaman menurut si mba 😎 ehehehe. Makanya si mba mau mencoba dan terus belajar karena si mba tau itu salah satu kesempatan untuk si mba bisa level up 😍

      Amiin, terima kasih doanya Lia. Doa yang sama untuk Lia, semoga hidup Lia selalu terberkati oleh Yang Maha Esa 💕

      Delete
    2. Salut banget sih aku sama si mba! Aku malah lebih sering termotivasi dan terinspirasi dari orang-orang sederhana kayak si mba ini karena mereka seperti punya hati dan tekad yang lebih besar di dalam kesederhanaannya ya kak 😭

      Amin!! Terima kasih doanya kak 😆🙏

      Delete
    3. Sama Lia, saya juga termotivasi sama para mas dan mba yang punya semangat kuat meski kadang hidup terasa nggak adil untuk mereka 🙈

      Delete
  17. Mengalir air mata saya baca tulisan ini.

    Sekali, dua kali sampe tiga kali saya baca lagi karena saya blum bisa komen kalo bewe di handphone. Dan selalu setiap dibaca kembali membuat yang baca (termasuk saya) menitikkan air mata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mba Rini sampai tiga kali baca 🙈

      Terima kasih mba hehehe. Sehat selalu untuk mba yang juga punya kekuatan seorang ibu untuk anak-anak mba 😍 semoga mba selalu semangat dalam menjalani hidup mba 💕

      Delete
  18. ahhh love sama mbak dan mbak eno
    pantang menyerah si mbak ini, dan siapa sangka keadaan sampe detik saat ini bermula saat dia terima orderan go clean yang bisa aja dia cancel tapi nggak jadi
    semangat belajarnya tinggi, keren nih, upgrade terus kemampuan dirinya
    foto nyetirnya keliatan awalnya kaku, tapi sekarang luar biasaaaa mantapp jaya
    seneng kalo ketemu orang yang punya semangat tinggi seperti ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mba, kadang sesuatu bisa terjadi di luar dugaan dan prediksi kita 🙈 salutnya bagi saya tuh, mbanya nggak pernah menyerah bahkan mengeluh. Apapun dicoba, meski terlihat susah 😂 senang jadinya saya juga karena si mba semangat, yang lain dan saya pun ikutan semangat 😁

      Foto menyetir itu kaku banget karena betul-betul pertama kali turun ke jalan setelah berhasil ikut kelas 10x dan tes SIM 🙈 dan saat pertama kali turun ke jalan itu, saya itu ikut duduk di belakang, makanya semakin kaku badannya takut kenapa-napa dan mencelakai saya katanya 😆

      Delete
  19. Hi mbaak, baru pertama kali main kesini dan baca ini saya jadi campur aduk. Sedih iya, mau nangis iya, berasa ditampar bolak-balik juga iya.

    Ternyata masih banyak di luar sana seseorang yang berjuang di bandingkan saya yang suka mengeluh dengan masalah nggak seberapa. Hufftt.... speechless, btw izin share ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba, terima kasih kunjungannya 😍💕

      Betul, kita jadi belajar kalau banyak yang lebih kurang dari kita, saya pun demikian mba ~ akhirnya jadi berusaha untuk mengurangi keluhan 🙈 hehehe. Semangat mba 😁🙏

      Delete