Blogger Lyfe (?) | CREAMENO

Pages

Blogger Lyfe (?)


Lately, gue overwhelmed dengan kegiatan blogwalking sebab jumlah reading list gue sudah 250 blogs which is semenjak sebulan terakhir pada aktif semua sepertinya ๐Ÿ˜‚✌ alhasil gue keteteran untuk baca tulisan teman-teman especially saat ingin memberi komentar karena kemampuan gue yang hanya bisa membaca 5-10 blogs nowadays membuat gue jadi nggak bisa keep up dan akhirnya ketinggalan cerita -- kalau kata anak gaul jaman jebot, 'Basi lu!' hahahaha. Gue sampai bingung bagaimana caranya agar gue bisa baca semua tulisan ๐Ÿ™ˆ

Mong-ngomong, gue jadi sadar kalau di luar sana ada banyak blog bagus, like seriously bagus ๐Ÿ˜ sama bagusnya seperti blog teman-teman yang sering gue kunjungi dari awal dan cencunya gue suka tulisan mereka semua ๐Ÿ™ˆ terus gue jadi paham kalau as a blogger, kita akan mendapatkan comfort circle yang terbentuk secara alamiah alias nggak disengaja. Mungkin kalau di blog gue, comfort circle-nya ada mba Nita, mba Pipit, mba Rini, mba Rey, mba Jane, Liaaa, dan banyak bloggers lain yang sering muncul di kolom komentar ๐Ÿ˜

Begitu pula dengan bloggers yang nggak pernah bersisian sama gue (dalam artian nggak pernah tukar sapa), mereka punya comfort circle yang kesemuanya nggak gue kenal dan ketika salah satu dari mereka datang meninggalkan komentar, gue seperti dikasih dunia baru yang belum pernah gue lihat sebelumnya ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ’• for example comfort circle untuk bloggers yang stay abroad, dan ada pula comfort circle untuk bloggers join Whatsapp group, serta beberapa contoh lainnya ๐Ÿ˜„

Dari situ gue belajar kalau comfort circles terbentuk atas dasar rasa ketertarikan yang sama ๐Ÿ˜ karena biasanya kalau nggak punya rasa ketertarikan yang sama, akan mampir sekali dua kali saja while yang tertarik akan selalu datang tanpa diminta ๐Ÿคญ hehee, eniho beberapa hari terakhir gue aktif baca blog baru bagian dari metode Canvasing (thanks mas Anton), dan gue jadi penasaran mau lihat bagaimana teman-teman baru tersebut masuk ke blog gue kemudian membaur dengan teman-teman bloggers yang ada sejak lama ๐Ÿ˜

---

Bicara soal blogwalking, teknik gue dari dulu masih sama ๐Ÿ˜†✌ gue baru komentar kalau gue baca semua tulisannya dan gue baru baca semua tulisan kalau gue suka topiknya ๐Ÿ˜ mau panjang no problem, kalau gue suka, pasti gue baca sampai kelar ๐Ÿคฃ namun, ketika gue nggak komentar, bisa jadi gue nggak tertarik dengan topiknya, atau... gue nggak sempat baca alias ke-skip sama post terbaru yang muncul di layar dan ini yang paling sering kejadian ๐Ÿ˜ญ hahahahaha. Fyi, bisa dibilang, semua blog yang gue follow itu gue suka tulisannya ๐Ÿคญ

Kenapa kalau nggak tertarik, nggak komentar? ๐Ÿ™ˆ karena waktu gue terbatas ๐Ÿ˜…๐Ÿ™ dan gue nggak mau rugi waktu untuk baca topik yang nggak gue suka (otomotif, etc.) plus gue nggak kasih komentar kalau gue nggak tau apa yang dibahas ๐Ÿคฃ kawatir nanti terkesan spam, kan nggak lucu kalau gue komentar, 'Pertamax, Gan!' di blog teman. Wk. That's why gue salut sama teman yang punya kemampuan membaca sangat besar dan bisa blogwalking ke puluhan blog perharinya ๐Ÿ˜ buat gue, baca 5 posts kadang sudah membuat mata lelah ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜…

---

By the way, beberapa hari lalu gue terlibat percakapan sama sohibul gue soal konten Blog ๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚ dia penasaran, apakah Blog bisa seperti Instagram dan Youtube yang you guys know, konten di dua platform tersebut nggak bisa dipungkiri sudah punya harga tinggi karena bisa attract dan engage dengan banyak orang ๐Ÿ˜† and well, setelah berpikir sejenak, menurut pengalaman gue, konten Blog bisa dibuat demikian ~ buktinya gue coba buat konten games dan ada peminatnya (meski yang sakit kepala banyak, tapi engagement cukup besar) ๐Ÿ˜‚

Albeit gue tau, jumlah bloggers aktif memang nggak sampai puluhan juta seperti instagramers / youtubers, tapi bukan berarti bloggers nggak bisa dibayar mahal ๐Ÿ˜ karena faktanya, setiap orang mencari informasi dari Google ๐Ÿ˜ dan salah satu platform yang punya power untuk muncul di Google adalah blog, nggak heran di Korea, sebutan bloggers pakai kata power (power bloggers) karena bloggers punya power kuat untuk rekam jejak dalam waktu lama, compare to platform lainnya yang memiliki rentang waktu lebih sebentar ๐Ÿ˜ฌ

Moreover, advertising melalui Blog tetap dibutuhkan walau untuk cari massa lebih mudah via Youtube dan Instagram ๐Ÿ˜ too bad, banyak penawaran harga advertising Blog masih terlalu rendah, bahkan amat sangat jauh lebih rendah, padahal jejak digital di blog terekam paling lama ๐Ÿ˜‚ dari situ gue tau, kalau kultur blogging perlu ditingkatkan agar attract lebih banyak orang dan membuat mereka merasa punya attachment pada Blog terlepas mereka bloggers atau bukan, dengan harapan mereka nggak merasa blogging itu kegiatan membosankan.

Seenggaknya, dimulai dari circle kita dulu, yang
tadinya nggak suka baca blog, siapa tau jadi suka ๐Ÿ™ˆ

Terus, apakah one day bloggers bisa dapat harga pantas? Hmmmm, kalau soal pantas atau nggak, itu kembali pada standar personal ๐Ÿ˜ tapi dari kacamata gue, para bloggers layak dapat bayaran over than IDR 1.000.000 untuk setiap tulisan yang dibuat ~ terutama bloggers dengan engagement bagus dan original ๐Ÿ˜‰ mengingat sebuah tulisan dibuat dengan proses panjang dan nggak akan hilang dalam waktu 24 jam pun nggak akan terlindas oleh ribuan foto lainnya ๐Ÿ˜ฌ hehehe. Kebetulan gue cukup idealis kalau menyangkut 'harga', plus gue tau banyak bloggers mampu menciptakan karya berkualitas ๐Ÿ˜‰๐Ÿ’•

---

Gue berdoa ke depannya, semakin banyak bloggers aktif berkarya, dan menjadikan konten blog sebagai konten yang dinantikan oleh kita terlepas apa pun niche-nya ๐Ÿ˜๐Ÿ‘Œ siapa tau yang tadinya bangun tidur, buka mata, langsung scroll Instagram jadi berubah haluan scroll Blog misalnya hahahahaha ๐Ÿ˜‚ dan semoga semakin banyak content creator slash bloggers fokus membangun blog disela platform sosial media di luar sana ๐Ÿ˜ no worries, ini bukan tentang siapa yang paling bagus, karena menurut gue semua platform bagus cuma ini lebih ke bagaimana kita produktif dengan media blog yang kita punya ๐Ÿคญ

Eniwei, gue sedang garap beberapa konten baru untuk Blog though gue nggak tau konten mana yang akan dirilis dan mana yang akan ditendang ke tempat sampah ๐Ÿ˜† just wish... everything goes well til the end hehehehehe ๐Ÿ˜ kalau menurut teman-teman apa kesulitan paling terasa saat blogging dan konten seperti apa yang diharapkan bisa berkembang di dunia Blogging Indonesia? ๐Ÿ˜ฌ akan ada hadiah snack Korea favorit gue yaitu 1 Giftpack Pepero White Cookie (isi 4 kotak) dan 2 packs Waffle Vanilla yang rasanya super enak ๐Ÿ˜ don't miss it, dan ditunggu cerita pengalamannya ๐Ÿ’ƒ
Lately, I have been overwhelmed with blogwalking thingy because my reading list has reached 250 blogs which I feel like many of them became more active ๐Ÿ˜‚ as a result, I often get trouble when I need to read all the posts especially when I want to write a comment because my ability to read only 5-10 blogs nowadays, and it makes me unable to keep up all the posts so I ended up missed the story ๐Ÿ˜† I confused about how to read all the posts that you write, guys ๐Ÿ™ˆ

By the way, I now realize there are a lot of good blogs out there, like seriously good ๐Ÿคญ just as good as my friends' blog that I often visit since a long time ago, and honestly, I love to read all of their writings ๐Ÿ˜✌ I also aware that bloggers will naturally have their own comfort circle. Just like me who naturally have comfort circle related to mba Nita, mba Pipit, mba Rini, mba Rey, mba Jane, Liaaa, and many other bloggers which often appear in my comments column ๐Ÿ˜

And the other bloggers who never exchange greeting or comments with me, they also have a comfort circle that all of them never coexist with me either and when one of them comes to my blog with warm greeting, I feel like opening a new world that I've never seen before ๐Ÿ˜ฌ for example comfort circle for bloggers who stay abroad and for bloggers who are together in Whatsapp group, and so on ~ ๐Ÿ˜„๐Ÿ’•

From there, I learned that comfort circles can be formed if we have same interests. Because usually if we don't have same interests, we will only visit their blog once or twice while if we have same interests, we will always come even when nobody asks ๐Ÿคญ hehehehe. Anyhow, the last few days, I started to actively read a lot of new blogs as part of Canvasing metode taught by mas Anton, so I can not wait to see how these new friends enter my blog and blend well with blogger friends that I know since the start ๐Ÿ˜ so curious!

---

Speaking of blogwalking, my technique has always been the same ๐Ÿ˜† I will give a comment if I read the posts and I will read the posts if I like the topic ๐Ÿ˜ even if the posts really long no problem, because when I like it, I will definitely read until finish. However, when I don't give a comment, it could be that I'm not interested in the topic, or... I didn't have time to read. Means, I skip the posts because many new posts appear on screen. And frankly speaking, this is most common occurrence ๐Ÿ˜ญ fyi, I just following bloggers whose writing I liked ๐Ÿคญ

Why not give a comment when not interest? Because I have limited time ๐Ÿ˜… and I don't want to lose my time reading topics that I don't like (automotive, etc.) plus I can't give a comment if I don't know what was discussed by the writers ๐Ÿคฃ I worry that my careless comments will look like spam, and isn't it funny if I put random comment such as, 'Pertamax, Bro!' on a friend's blog. LOL ๐Ÿคช that's why I salute my blogger friends who have a great ability to read many posts and can blogwalking to dozens of blogs per day ๐Ÿ˜ hehehe. For me, reading 5 posts sometimes makes my eyes tired ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜…

---

By the way, a few days ago, I had a conversation with my bestfriend about blog content ๐Ÿ˜ she was curious, if blog can have content like Instagram and Youtube or not. Which you guys probably know, the content from those two platforms (cannot be denied) already have a huuuge value with high price, because it can attract and engage with many people. And after thinking for a while, based on my experience, blog content can be made that way ๐Ÿ™ˆ the proof is..... I tried to make game content and it successed (although there are many friends got headaches, but the engagement is quite big) ๐Ÿ˜‚

Albeit I know, the number of active bloggers is not up to ten millions like instagramers / youtubers, but it doesn't mean bloggers can't get paid with good price ๐Ÿ˜ due to the fact that everyone is looking information from Google, and one of platforms that has the power to appear on Google is blog. Don't be surprised if in Korea, the term of bloggers uses power (power bloggers) because bloggers do have strong power to record footprints, compare to other platforms ๐Ÿ˜ฌ

Moreover, advertising through blogs is still needed even though to get mass will be more easy via Youtube / Instagram ~ unfortunately, most advertising prices on blogs are still low, even very, very much low, while the digital footprint on the blog was recorded the longest ๐Ÿ˜‚ so I became understand that blogging culture needs to improved wish it attracts more people and makes them have an attachment to Blog regardless they are bloggers or not, with the hope they will not feel blogging as a boring activity ๐Ÿ˜ at least, starting from our circle, who didn't like to read blogs, who knew they would like it ๐Ÿ™ˆ

Then, can bloggers get price worth with their writings? Hmm, about a matter of worth or not, it will back to the standards of each personal ~ but from my point of view, bloggers deserve to be paid over than USD 100 for each article. Especially bloggers with good and original engagement. Given the reasons that writing is also made with a long process and the posts will not be gone within 24 hours also will not go down crushed by thousands of other photos ๐Ÿ˜ฌ hehehe. And I'm quite idealistic when it comes to 'price', plus I know many bloggers out there can create good quality works and content ๐Ÿ’•

---

I hope, in the future, more and more bloggers are actively working, and can make blog content as one of the content that we have been waiting for regardless of the niche ๐Ÿ˜๐Ÿ‘Œ who knows, you who usually wake up in the morning, open eyes, and right away scroll Instagram change to scroll blog instead hahahaha ๐Ÿ˜‚ and hopefully more and more content creator slash bloggers focus on build blogs without feeling interrupted by the rise of other social media platforms ๐Ÿ˜ no worries, this isn't about which one is the best, because in my opinion all platforms are best, but this is more about how we as bloggers can actively create content with blog media that we have ๐Ÿคญ

Anyway, I'm working on some new content for my blog though I don't know which content will be released and which will be kicked ๐Ÿ˜† just wish... everything goes well til the end hehehehehe ๐Ÿ˜ how about you guys, what is the most difficult things that you've ever experience when blogging and what kind of content that you expected also wish to develop in blogging world? ๐Ÿ˜ฌ๐Ÿ’• kindly share your story ๐Ÿ’ƒ
์ตœ๊ทผ์— ์ฝ๊ธฐ ๋ชฉ๋ก์ด 250๊ฐœ ๋ธ”๋กœ๊ทธ๊ฐ€ ๋˜์„œ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์›Œํ‚น์— ์ง“๋ˆŒ๋ ค์žˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜‚ ๊ฒฐ๊ณผ์ ์œผ๋กœ ๋ชจ๋“  ํฌ์ŠคํŠธ๋ฅผ ์ฝ์–ด์•ผ ํ•  ๋•Œ ์ž์ฃผ ๋ฌธ์ œ๊ฐ€ ์ƒ๊ฒจ์š”. ํŠนํžˆ ๋Œ“๊ธ€์„ ์“ฐ๋ ค๊ณ  ํ•  ๋•Œ ์ฝ๋Š” ๋Šฅ๋ ฅ์€ 5-10 ๋ธ”๋กœ๊ทธ์ด๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š”. ๊ทธ๋Ÿฐ๊ณ ๋กœ ๋ชจ๋“  ํฌ์ŠคํŠธ๋ฅผ ํ™•์ธํ•˜์ง€ ๋ชปํ•˜๊ฒŒ ๋˜์„œ ๊ฒฐ๊ตญ์—๋Š” ์Šคํ† ๋ฆฌ๋ฅผ ๋†“์น˜๊ฒŒ ๋˜์š” ๐Ÿ˜† ์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์ด ์“ด ํฌ์ŠคํŠธ๋ฅผ ์–ด๋–ป๊ฒŒ ๋‹ค ์ฝ์„์ง€ ํ˜ผ๋ž€์Šค๋Ÿฌ์›Œ์š” ๐Ÿ™ˆ

๊ทธ๊ฑด ๊ทธ๋ ‡๊ณ  ๊ทธ ๋ฐ–์—๋„ ์ง„์‹ฌ์œผ๋กœ ์ข‹์€ ๋ธ”๋กœ๊ทธ๋“ค์ด ๋งŽ์ด ์žˆ๋‹ค๋Š”๊ฑธ ๊นจ๋‹ฌ์•„์š” ๐Ÿคญ ์ œ๊ฐ€ ์˜ค๋ž˜์ „ ๋ถ€ํ„ฐ ์ž์ฃผ ๋ฐฉ๋ฌธํ•˜๊ณ  ๋ชจ๋“  ๊ธ€๋“ค์„ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ์ œ ์นœ๊ตฌ์˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ ์ฒ˜๋Ÿผ์š” ๐Ÿ˜✌ ์ €๋Š” ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค์ด ์ž์—ฐ์Šค๋Ÿฝ๊ฒŒ ์ž์‹ ์ด ํŽธํ•œ์•ˆ ๊ด€๊ณ„๋“ค์„ ๊ฐ€์งˆ๊ฑฐ๋ผ๋Š”๊ฑธ ๊นจ๋‹ฌ์•˜์–ด์š”. ์ž์ฃผ ์˜๊ฒฌ์„ ์ฃผ๊ณ ๋ฐ›๋Š” mba Nita, mba Pipit, mba Rini, mba Rey, mba Jane, Liaaa ๋“ฑ ๋งŽ์€ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค๊ณผ ์ž์—ฐ์Šค๋Ÿฝ๊ฒŒ ํŽธํ•œ ๊ด€๊ณ„๊ฐ€๋œ ์ €์ฒ˜๋Ÿผ์š” ๐Ÿ˜

๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ธ์‚ฌ๋‚˜ ๋Œ“๊ธ€์„ ์ฃผ๊ณ ๋ฐ›์ง€ ์•Š์€ ๋‹ค๋ฅธ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค๋„ ์ €์™€ ๋‹ค๋ฅธ ์จํด์„ ๊ฐ–๊ณ  ์žˆ์œผ๋ฉฐ ๊ทธ๋“ค ์ค‘ ํ•œ๋ช…์ด ์ €์—๊ฒŒ ์™€์„œ ๋”ฐ๋œปํ•œ ์ธ์‚ฌ๋ฅผ ๊ฑด๋‚ผ ๋•Œ ์ €๋Š” ์ „์— ๋ณธ์  ์—†๋Š” ์ƒˆ๋กœ์šด ์„ธ์ƒ์„ ์—ฌ๋Š” ๊ฒƒ ๊ฐ™์€ ๋Š๋‚Œ์ด์—์š” ๐Ÿ˜ฌ ์˜ˆ๋ฅผ๋“ค์–ด ํ•ด์™ธ์— ์‚ด๊ณ ์žˆ๋Š” ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค์ด๋‚˜ Whatsapp์œผ๋กœ ์—ฐ๋ฝํ•˜๋Š” ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค๋„ ์žˆ์–ด์š” ~ ๐Ÿ˜„๐Ÿ’•

๊ฑฐ๊ธฐ์—์„œ ์ €๋Š” ํŽธ์•ˆํ•œ ์จํด์€ ๊ด€์‹ฌ์‚ฌ๊ฐ€ ๊ฐ™์œผ๋ฉด ๋งŒ๋“ค์–ด์งˆ ์ˆ˜ ์žˆ๋‹ค๋Š”๊ฑธ ๋ฐฐ์› ์–ด์š”. ๋ณดํ†ต ๊ฐ™์€ ๊ด€์‹ฌ์‚ฌ๊ฐ€ ์—†์œผ๋ฉด ๋ธ”๋กœ๊ทธ์— ํ•œ๋‘๋ฒˆ ๋ฐฉ๋ฌธํ•˜๋‹ค๊ฐ€ ์•ˆ๊ฐ€๊ฒŒ ๋˜๋Š”๋ฐ ๊ฐ™์€ ๊ด€์‹ฌ์‚ฌ๊ฐ€ ์žˆ์œผ๋ฉด ๋ˆ„๊ฐ€ ๋จธ๋ผ๊ณ  ์•ˆํ•ด๋„ ๊ณ„์† ๊ฐ€๊ฒŒ๋˜์š” ๐Ÿคญ hehehehe. ์—ฌํ•˜ํŠผ ์š” ๋ช‡์ผ์—๋Š” mas Anton์ด ๊ต์ˆ˜ํ•˜๋Š” ์บ”๋ฒ„์‹ฑ ๋ฐฉ๋ฒ• ๊ด€๋ จ ์ƒˆ๋กœ์šด ๋ธ”๋กœ๊ทธ๋“ค์„ ์ฝ๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š”. ๊ทธ๋ž˜์„œ ๊ฑฐ๊ธฐ์„œ ๋งŒ๋‚œ ์นœ๊ตฌ๋“ค๊ณผ ์›๋ž˜ ์•Œ๊ณ ์žˆ๋˜ ์นœ๊ตฌ๋“ค์ด ์–ด๋–ป๊ฒŒ ์„ž์ผ์ง€ ๊ธฐ๋‹ค๋ ค์ ธ์š” ๐Ÿ˜ so curious!

---

๋ธ”๋กœ๊ทธ ์›Œํ‚น์— ๋Œ€ํ•œ ์ œ ํ…Œํฌ๋‹‰์€ ํ•ญ์ƒ ๊ฐ™์•„์š” ๐Ÿ˜† ์ œ๊ฐ€ ๊ธ€์„ ์ฝ๊ณ  ์ฃผ์ œ๊ฐ€ ๋งˆ์Œ์— ๋“ค๋ฉด ๋Œ“๊ธ€์„ ๋‹ฌ์•„์š” ๐Ÿ˜ ํฌ์ŠคํŠธ๊ฐ€ ์—„์ฒญ ๊ธธ์–ด๋„ ๋ฌธ์ œ์—†์–ด์š”. ์ข‹์•„ํ•˜๋ฉด ๋๊นŒ์ง€ ์ฝ๊ฒŒ๋˜๊ฑฐ๋“ ์š”. ํ•˜์ง€๋งŒ ์ œ๊ฐ€ ๋Œ“๊ธ€์„ ์•ˆ๋‹ฌ์•˜๋‹ค๋ฉด ํฅ๋ฏธ๊ฐ€ ์—†๋Š” ์ฃผ์ œ๊ฑฐ๋‚˜ ์•„๋‹ˆ๋ฉด.. ์ฝ์„ ์‹œ๊ฐ„์ด ์—†์—ˆ๋˜๊ฑฐ์—์š”. ๊ทธ๊ฑด ํ™”๋ฉด์— ์ƒˆ๊ธ€์ด ๋งŽ์ด ์žˆ๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์— ๊ทธ ๊ธ€์„ ๋„˜์–ด๊ฐ„๋‹ค๋Š” ์ด์•ผ๊ธฐ๊ฐ€ ๋˜์š”. ์†”์งํžˆ ๋งํ•ด ์ด๊ฒŒ ๊ฐ€์žฅ ํ”ํ•˜๊ฒŒ ์ผ์–ด๋‚˜๋Š” ์ผ์ด์—์š” ๐Ÿ˜ญ ์ฐธ๊ณ ๋กœ ์ €๋Š” ๊ธ€์“ฐ๊ธฐ๋ฅผ ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋ฅผ ํŒ”๋กœ์šฐํ•˜๊ณ ์žˆ์–ด์š” ๐Ÿคญ

ํฅ๋ฏธ๊ฐ€ ์—†์œผ๋ฉด ์™œ ๋Œ“๊ธ€์„ ์•ˆ๋‹ฌ๊ฒŒ ๋ ๊นŒ์š”? ๊ทธ๊ฑด ์ œ ์‹œ๊ฐ„์ด ํ•œ์ •์ ์ด๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š” ๐Ÿ˜… ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ œ๊ฐ€ ์•ˆ์ข‹์•„ํ•˜๋Š” ์ฃผ์ œ๋ฅผ ์ฝ๋Š”๋ฐ ์‹œ๊ฐ„์„ ์“ฐ๊ณ ์‹ถ์ง€ ์•Š์•„์š”(์ž๋™์ฐจ ๋“ฑ) ๊ฒŒ๋‹ค๊ฐ€ ๊ธ€์˜ ๋‚ด์šฉ์„ ๋ชจ๋ฅด๋ฉด ๋Œ“๊ธ€์„ ๋‹ฌ ์ˆ˜ ์—†์–ด์š” ๐Ÿคฃ ๋ถ€์ฃผ์˜ํ•œ ๋Œ“๊ธ€์„ ์จ์„œ ์ŠคํŽจ์œผ๋กœ ๋ณด์ผ๊นŒ๋ด ๊ฑฑ์ •๋˜์š”. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์นœ๊ตฌ๋“ค์˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์—์„œ ๋ณธ '์ผ๋“ฑ!' ๊ฐ™์€ ๋Œ“๊ธ€์€ ์žฌ๋ฏธ์—†๊ฑฐ๋“ ์š”. LOL ๐Ÿคช ๊ทธ๋ž˜์„œ ํ•˜๋ฃจ์— ์ˆ˜์‹ญ๊ฐœ์˜ ํฌ์ŠคํŠธ๋ฅผ ์ฝ์„ ์ˆ˜ ์žˆ๋Š” ๋Šฅ๋ ฅ์ด ์žˆ๊ณ  ์ˆ˜์‹ญ๊ฐœ์˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ๋กœ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์›Œํ‚นํ•  ์ˆ˜์žˆ๋Š” ์นœ๊ตฌ๋“ค์—๊ฒŒ ๊ฒฝ์˜๋ฅผ ํ‘œํ•ด์š” ๐Ÿ˜ hehehe. ์ €๋Š” ํฌ์ŠคํŠธ 5๊ฐœ๋งŒ ์ฝ์–ด๋„ ๋ˆˆ์ด ์•„ํŒŒ์™€์š” ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜…

---

๊ทธ๋‚˜์ €๋‚˜, ๋ช‡์ผ์ „์— ๋ฒ ํ”„์™€ ๋ธ”๋กœ๊ทธ ๋Œ“๊ธ€์— ๋Œ€ํ•œ ๋Œ€ํ™”๋ฅผ ํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜ ๊ทธ๋…€๋Š” ์ธ์Šคํƒ€๊ทธ๋žจ, ์œ ํˆฌ๋ธŒ๊ฐ™์€ ์ปจํ…์ธ ๊ฐ€ ์žˆ๋Š”์ง€ ๊ถ๊ธˆํ•˜๋‹ค๊ณ  ํ–ˆ์–ด์š”. ์•„๋งˆ ์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„๋„ ๋‘ ํ”Œ๋žซํผ์— ์–ด๋–ค ์ปจํ…์ธ ๊ฐ€ ์žˆ๋Š”์ง€ ์•„์‹ค๊ฑฐ์—์š”(๋ชจ๋ฅผ์ˆ˜๊ฐ€ ์—†์–ด์š”) ์ด๋ฏธ ๋งŽ์€ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์ด ์ฐธ์—ฌํ•ด์„œ ์—„์ฒญ๋‚œ ๊ฐ€์น˜์™€ ๊ฐ€๊ฒฉ์„ ๊ฐ€์ง€๊ณ  ์žˆ์ฃ . ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ œ ๊ฒฝํ—˜์œผ๋กœ ๋ธ”๋กœ๊ทธ๋„ ๊ทธ๋Ÿฐ ๋ฐฉ๋ฒ•์ด ๊ฐ€๋Šฅํ•˜์ง€ ์•Š์„๊นŒํ•ด์š” ๐Ÿ™ˆ ์ฆ๋ช…์œผ๋กœ... ๊ฒŒ์ž„ ์ปจํ…์ธ ๋ฅผ ์‹œ๋„ํ–ˆ์—ˆ๊ณ  ์„ฑ๊ณต์ ์ด์—ˆ์–ด์š”(๋งŽ์€ ์นœ๊ตฌ๋“ค์ด ๋จธ๋ฆฌ๊ฐ€ ์•„ํŒ ๊ฒ ์ง€๋งŒ, ์ฐธ์—ฌ๊ฐ€ ๋งŽ์•˜์–ด์š”) ๐Ÿ˜‚

๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๊ฐ€ instagramers๋‚˜ ์œ ํˆฌ๋ฒ„ ์ฒ˜๋Ÿผ ์ˆซ์ž๊ฐ€ ์ฒœ๋งŒ๋ช…์ด ์•ˆ๋œ๋‹ค๋Š”๊ฑด ์•Œ๊ณ ์žˆ์ง€๋งŒ ๊ทธ๊ฒŒ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๊ฐ€ ๊ฒฝ์Ÿ๋ ฅ ์—†๋‹ค๋Š”๊ฑธ ์˜๋ฏธํ•˜์ง€๋Š” ์•Š์•„์š” ๐Ÿ˜ ๋ชจ๋‘๊ฐ€ ๊ตฌ๊ธ€์—์„œ ์ •๋ณด๋ฅผ ๊ฒ€์ƒ‰ํ•˜๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š”. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ๊ตฌ๊ธ€๊ฒ€์ƒ‰์—์„œ ํž˜์žˆ๋Š” ํ”Œ๋žซํผ์€ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์—์š”. ํ•œ๊ตญ์—์„œ๋„ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋Š” ํž˜์ด์žˆ์–ด์š”(ํŒŒ์›Œ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ) ์™œ๋ƒ๋ฉด ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋Š” ๋‹ค๋ฅธ ํ”Œ๋žซํผ์— ๋น„ํ•ด์„œ ๋ฐœ์ž์ทจ๊ฐ€ ๊ฐ•ํ•˜๊ฒŒ ๋‚จ์•„์š” ๐Ÿ˜ฌ

๊ด‘๊ณ  ๋˜ํ•œ, ์œ ํˆฌ๋ธŒ/์ธ์Šคํƒ€๊ทธ๋žจ์ด ๋” ์‰ฝ๊ฒŒ ์–ป์„ ์ˆ˜ ์žˆ๊ฒ ์ง€๋งŒ ์—ฌ์ „ํžˆ ํ•„์š”ํ•ด์š” ~ ๋ถˆํ–‰ํžˆ๋„, ๋Œ€๋ถ€๋ถ„์˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ๊ด‘๊ณ ๋น„๋Š” ๋‚ฎ์ง€๋งŒ ๊ฐ€๊ฒฉ์— ๋น„ํ•ด์„œ ๋””์ง€ํ„ธ ๋ฐœ์ž๊ตญ์ด ๊ฐ€์žฅ๊ธธ๊ฒŒ ๋‚จ์•„์š” ๐Ÿ˜‚ ๊ทธ๋ž˜์„œ ๋ธ”๋กœ๊ทธ ๋ฌธํ™”๊ฐ€ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“  ์•„๋‹ˆ๋“  ๋ธ”๋กœ๊น…์ด ์ง€๋ฃจํ•˜์ง€ ์•Š๊ฒŒ ๋Š๊ปด์„œ ๋” ๋งŽ์€ ์‚ฌ๋žŒ๋“ค์ด ์• ์ฐฉ์„ ๊ฐ€์ง€๊ฒŒ ํ•ด์•ผ๋œ๋‹ค๋Š” ๊ฒƒ์„ ์ดํ•ดํ•˜๊ฒŒ ๋ฌ์–ด์š”. ๐Ÿ˜ ๋ธ”๋กœ๊ทธ ์ฝ๋Š”๊ฑธ ์ข‹์•„ํ•˜๋˜ ์ข‹์•„ํ•˜์ง€ ์•Š๋˜ ์‹œ์ž‘ํ•ด๋ด์š” ๐Ÿ™ˆ

๊ทธ๋Ÿผ, ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๊ฐ€ ๊ธ€์“ฐ๊ธฐ๋กœ ๋ˆ์„ ๋ฒŒ ์ˆ˜ ์žˆ์„๊นŒ์š”? ํ , ๊ทธ๋Ÿด๋งŒํ•œ ๊ฐ€์น˜๊ฐ€ ์žˆ๋˜์—†๋˜ ๊ฐœ์ธ์ ์ธ ๊ธฐ์ค€์ด์—์š” ~ ํ•˜์ง€๋งŒ ์ œ ๊ด€์ ์—์„œ ๋ณผ ๋•Œ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ์—๊ฒŒ ๊ฒŒ์‹œ๋ฌผ๋‹น 12๋งŒ์›์€ ์ค˜์•ผ๋œ๋‹ค๊ณ  ์ƒ๊ฐํ•ด์š”. ํŠนํžˆ ๋…์ฐฝ์ ์ด๊ณ  ์ฐธ์—ฌ๋„๊ฐ€ ์ข‹์€ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ์—๊ฒŒ์š”. ๊ธ€์“ฐ๋Š”๋ฐ ๊ธด ๊ณผ์ •์ด ํ•„์š”ํ•˜๊ณ  24์‹œ๊ฐ„ ์ˆ˜์ฒœ์žฅ์˜ ์‚ฌ์ง„์ด ๋‚ด๋ ค๊ฐ€์ง€๋„ ์•Š์•„์š” ๐Ÿ˜ฌ hehehe. ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  ์ €๋Š” '๊ฐ€๊ฒฉ'์— ๊ด€ํ•ด์„œ๋Š” ์ด์ƒ์ฃผ์˜์ ์ด์—์š”. ๊ฒŒ๋‹ค๊ฐ€ ์ €๋Š” ๋งŽ์€ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋“ค์ด ์–‘์งˆ์˜ ์ปจํ…์ธ ๋ฅด๋ฅด ๋งŒ๋“ค๊ณ  ์žˆ๋‹ค๋Š”๊ฑธ ์•Œ๊ฑฐ๋“ ์š” ๐Ÿ’•

---

๋ฏธ๋ž˜์—๋Š” ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๊ฐ€ ๋” ํ™œ๋ฐœํ•ด์ง€๊ณ  ์šฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ๊ธฐ๋‹ค๋ ค์˜จ ์ปจํ…์ธ ๋ฅผ ์“ธ์ˆ˜์žˆ๊ธฐ๋ฅผ ๋ฐ”๋ž˜๋ด์š” ๐Ÿ˜๐Ÿ‘Œ ์•„์นจ์— ์ผ์–ด๋‚˜์„œ ๋ˆˆ์„ ๋œจ๊ณ  ๋ฐ”๋กœ ์ธ์Šคํƒ€๊ทธ๋žจ ๋Œ€์‹  ๋ธ”๋กœ๊ทธ๋ฅผ ์Šคํฌ๋กค๋งํ• ์ง€ ๋ˆ„๊ฐ€์•Œ์•„์š” hahahaha ๐Ÿ˜‚ ๋˜ ๋‹ค๋ฅธ ์†Œ์…œ ๋ฏธ๋””์–ด ํ”Œ๋žซ๋ด„์— ๋“ฑ์žฅ์— ๋ฐฉํ•ด๋ฐ›์ง€ ์•Š๊ณ  ๋ธ”๋กœ๊ทธ ์ œ์ž‘์— ์ง‘์ค‘ํ•˜๋Š” ์ปจํ…์ธ  ์ œ์ž‘์ž๊ฐ€ ๋” ๋งŽ์•„์ง€๊ธฐ ๋ฐ”๋ž˜์š” ๐Ÿ˜ ์–ด๋Š ํ”Œ๋žซํผ์ด ๊ฐ€์žฅ ์ข‹์€์ง€๊ฐ€ ์•„๋‹ˆ์—์š” ์ œ ์ƒ๊ฐ์— ๋ชจ๋“  ํ”Œ๋žซํผ์ด ์ตœ๊ณ ์ง€๋งŒ ์ด๊ฑด ์šฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ์–ด๋–ป๊ฒŒ ์šฐ๋ฆฌ๊ฐ€ ๊ฐ€์ง„ ๋ธ”๋กœ๊ทธ ๋ฏธ๋””์–ด๋ฅผ ๋ธ”๋กœ๊ฑฐ๋กœ์„œ ๋งŒ๋“ค์–ด๋‚ผ ์ˆ˜ ์žˆ๋Š”๊ฐ€์— ๋Œ€ํ•œ ๊ฑฐ์—์š” ๐Ÿคญ

์–ด์จŒ๋“ , ์ €๋Š” ์ œ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์—์„œ ์ƒˆ๋กœ์šด ์ปจํ…์ธ ๋ฅผ ์ž‘์—…ํ•˜๊ณ ์žˆ๊ณ  ์–ด๋–ค๊ฑธ ์ถœ์‹œํ• ์ง€ ๋ฒ„๋ฆด์ง€ ์•„์ง ๋ชจ๋ฅด๊ฒ ์–ด์š”. ๐Ÿ˜† ๊ทธ๋ƒฅ.. ๋งˆ์ง€๋ง‰์—๋Š” ๋ชจ๋‘๊ฐ€ ์ž˜๋ฌ์œผ๋ฉด ์ข‹๊ฒ ์–ด์š” hehehehehe ๐Ÿ˜ ์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์€ ์–ด๋– ์‹ ๊ฐ€์š” ๋ธ”๋กœ๊น…์„ ํ•˜๋ฉด์„œ ์–ด๋–ค์ ์ด ํž˜๋“ค์—ˆ๊ณ  ๋ธ”๋กœ๊น… ์„ธ๊ณ„์—์„œ ๋ญ”๊ฐ€ ๋ฐœ์ „๋˜๊ธธ ๊ธฐ๋Œ€ํ•˜๋Š”๊ฒŒ ์žˆ๋‚˜์š”? ๐Ÿ˜ฌ๐Ÿ’• ์ด์•ผ๊ธฐ๋ฅผ ๊ณต์œ ํ•ด์ฃผ์„ธ์š” ๐Ÿ’ƒ see ya!

88 comments:

  1. Belakangan ini, saya kepikiran untuk bahas ini. Tentang blogwalking yang saya rasakan selama ini. Saya rasa, blogwalking harus tetap atas dasar atensi, bukan karena terlihat komen.

    Ada beberapa blogger yang komen diblog saya dan komennya menarik, tapi saat saya main ke blognya, saya tidak punya atensi untuk merespon. Tidak tertarik dengan topiknya.

    Ada juga yang komennya meski terlihat spam, tapi karena topik blognya menarik saya baca 1 atau 2 posnya. Kalau tertarik untuk respon, yah saya respon. Tidak ada urusan sama dia komen ke blog saya.

    Saya punya 10 blog yang saya baca setiap mereka mengeluarkan tulisannya. Meski kadang-kadang saya ngga ikut nimbrung karena tidak punya atensi pada topik yang dibahas. Sama seperti saya ketika mempublish satu pos yang saya rasa massanya sedikit, tapi tidak masalah. Mungkin bisa menarik untuk massa baru yang akan datang.

    Sejak 6 tahun ngeblog, saya ngga punya harapan yang benar-benar layaknya untuk diperjuangkan bersama. Tapi, untuk individunya saya harap bisa tetap konsisten berbagi. Bisa tetap betah disini meski platform diluar blog lebih menggiurkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idealnya memang demikian, mas Rahul ๐Ÿ˜ saya juga merasa seharusnya begitu, meski nggak bisa dipungkiri, kehadiran komentar pada sebuah blog memberikan kebahagiaan tersendiri pada pemiliknya (termasuk saya) ๐Ÿ˜ฌ that's why saya selalu berusaha untuk serius dan berhati-hati saat menulis komentar, kawatir salah ๐Ÿ™ˆ

      Sebenarnya perbandingan blog yang saya suka compare to yang nggak saya suka topiknya itu cukup timpang (yang nggak saya suka topiknya hanya 1% saja) ๐Ÿ˜‚ dan semua blog yang saya masukkan ke dalam daftar reading list merupakan blog-blog yang saya suka ~ jadi pada satu sisi, saya ingin baca semuanya, namun disisi lain nggak terkejar. Alhasil saya merasa overwhelmed dan sedih, terlepas akan bisa komentar apa nggak, sebenarnya saya merasa sedih kalau nggak bisa baca tulisan-tulisan yang saya suka topiknya ๐Ÿ˜…

      Alhasil, saya baca reading list dari bawah meski post tersebut sudah tenggelam dan penulisnya sudah buat post baru lainnya, karena saya nggak mau ketinggalan tulisan yang dibuat oleh penulisnya ๐Ÿ˜‚ susah memang kalau sudah suka hahahahaha. Dan itu juga alasan saya bilang di atas, kalau saya bingung bagaimana caranya bisa baca semua tulisan ๐Ÿ™ˆ hehehe.

      Eniho, terima kasih sudah berbagi insight mas, betul kata mas Rahul, nggak masalah mau komentar atau nggak ~ saya hanya berharap semoga bloggers kesukaan saya nggak berhenti menulis agar saya bisa tetap baca tulisan teman-teman semua yang saya suka ๐Ÿ˜๐Ÿ’• dan semoga mas Rahul juga nggak berhenti berbagi cerita ๐Ÿ˜ฌ

      Delete
    2. Ikut diskusi ah Mas Rahul dan Mba Eno ๐Ÿ˜ Setuju memang yg utama pada blog adalah konten ya.. Tapi serunya punya circle2 yg disampaikan Mba Eno, aku jadi tau banyak banget blog2 yg bagus.. dan itu seru sih buat baca sambil ngisi waktu, walaupun aku ga selalu sempet buat ninggalin komen ๐Ÿ˜…

      Delete
    3. Iya mba, reading list saya pun berisi blog-blog bagus, lumayan untuk bahan bacaan ๐Ÿ˜ seru banget ternyata blogging itu yah, day by day, saya semakin happy karena menemukan banyak cerita, insights, dan pengalaman dari sudut pandang teman-teman yang sebelumnya nggak terpikirkan oleh saya ๐Ÿ˜†๐Ÿ’•

      Delete
  2. Kalo saya kesulitan yang terasa dalam ngeblog biasanya mencari ide artikel, terutama ide baru agar tidak monoton mbak. Biasanya kalo artikel yang itu itu saja bikin bosan, jadinya cari penyegaran gitu. Nah, cuma kadang cari idenya agak susah.

    Kedua, mungkin waktu. Karena tidak setiap saat saya pegang hape, soalnya sambil dagang. Takutnya hapenya malah kecemplung air dan malah mati malah berabe.

    Ketiga, mungkin mood kali. Kalo lagi ngga mood ngeblog, bisa lama vakumnya. Saya pernah vakum ngeblog selama setengah tahun karena jenuh.

    Soal artikel, kadang aku juga memang meninggalkan komentar kalo suka tulisannya, sepanjang apapun tulisan itu (namanya juga suka). Tapi kalo ngga sreg ya biasanya cuma baca sekilas lalu tidak tinggalkan komentar, atau kelupaan.๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, mas ~ permasalahan ide ini sepertinya jadi momok banyak orang termasuk saya ๐Ÿ™ˆ kadang keinginan ada, eh idenya nggak ada ๐Ÿ˜‚ atau idenya ada, tapi cuma setengah jalan lalu bubar hehehehehe. However menurut saya, mas Agus termasuk produktif dalam melahirkan cerpen, mana bagus-bagus pula ๐Ÿ˜

      Bicara soal mood, saya pernah ada pada masa itu mas, meski nggak lama ๐Ÿ˜‚ dan memang sulit mengendalikan mood yang kita punya. Mungkin kalau saya sudah jenuh total bisa seperti mas Agus, vakum setengah tahun atau selamanya ๐Ÿ˜…

      Well, semoga kita bisa dilimpahkan banyak ide, dijaga mood-nya, dan diberikan waktu yang cukup ya mas, agar bisa terus berbagi tulisan ~ baik itu tulisan yang serius maupun remah-remah rengginang ๐Ÿ˜ semangat!

      Delete
  3. Kak Enooo, rasanya udah lama banget nggak baca post kakak ๐Ÿคฃ


    Aku juga sama kak! Ngerasa nggak kuat blogwalking banyak-banyak, kewalahan hahahha. Alhasil sehari juga beberapa blog aja yang aku kunjungi. Aku sih salut sama yang rajin blogwalking dan setiap komentar bisa ninggalin komen yang panjang banget ๐Ÿ˜‚

    Aku juga setuju dengan istilah comfort circle pada blog karena aku juga merasakannya hihihi tapi aku pun suka jalan-jalan ke blog lain selama topik tulisannya aku suka, aku pasti akan follow dan tinggalin komentar. Kalau judulnya aja udah nggak menarik, rasanya mau paksa baca juga sulit jadi daripada ninggalin komentar yang nggak nyambung atau sekedar menuh-menuhin kolom komentar sang bloggers, mending aku skip aja. Maafkan ๐Ÿ˜‚

    Aku pun setuju kalau bloggers harusnya dapat bayaran yang lebih layak, kasihan para bloggers udah susah payah nulis panjang lebar tapi bayarannya seperti kurang sesuai dengan jerih payahnya. Semoga para pemberi pekerjaan bisa lebih paham mengenai hal ini ya!

    Kesulitan dalam blogging yang sejauh ini aku rasakan suka sulit mengembangkan ide aja, padahal ide banyak tapi sekalinya udah mau nulis, eh bingung kembanginnya gimana ๐Ÿคฃ
    Dan biasanya banyak yang kena writers block ya, yang ini yang paling umum dan menyerang hampir semua writer hahaha.

    Untuk konten yang aku harapkan, sejujurnya konten apa pun aku terima *anaknya nggak banyak mau ๐Ÿคฃ
    Asal kontennya tetap bermanfaat atau inspiring atau receh juga nggak apa, selama bukan yang menebarkan kebodohan demi popularitas semata ๐Ÿ˜…

    Ditunggu konten barunya kak Eno! Sepertinya kak Eno bisa membawa hal baru dalam dunia blogging yang nggak terpikir sama orang lain sebelumnya ๐Ÿ˜†๐Ÿ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, Lia ๐Ÿ˜

      Yep, sebenarnya kakak sangat ingin blogwalking sebanyak-banyaknya apalagi semua blog yang ada di reading list itu kakak suka ๐Ÿ™ˆ jadi bawaannya gatal mau baca cerita teman-teman yang menuliskannya. Tapi acapkali yang ada justru ketinggalan cerita karena ada yang sampai satu bulan lalu post-nya tayang tapi baru sempat kakak baca sekarang ๐Ÿคง

      Kalau perkara komentar lain soal, sebenarnya kakak termasuk hobi tulis komentar di blog teman-teman yang kakak suka ๐Ÿ˜‚ ini rasanya seperti saat baca Webtoon terus mau komentar di setiap judulnya, hehehehe ๐Ÿ™ˆ jadi kalau nggak bisa baca dan komentar, rasanya gregettt ๐Ÿ˜… permasalahannya blog yang disuka sekarang list-nya sampai 250-an, dan nowadays yang aktif itu bisa setengahnya termasuk yang foreigners.

      Jadi mau keep up agak susah ๐Ÿ˜‚ pagi buka mata saja kadang sudah ada 10 new posts hihihi ~ which is membuat kakak sangat excited tapi juga gelisah kalau sampai ketinggalan cerita ๐Ÿคฃ lebay yah, tapi memang begitu rasanya ๐Ÿ˜‚ even saat Lia rilis new post, kakak bisa buru-buru buka dan baca karena penasaran ๐Ÿ™ˆ kadang baca dulu baru komentarnya pas senggang.

      By the way, as banyak teman said di kolom komentar, ada banyak bloggers yang sudah dapat bayaran mahal ๐Ÿ˜ I knew that, hanya saja kakak tulis di atas itu maksudnya untuk base price-nya, berdoa semoga para bloggers bisa lebih dihargai dengan base price yang lebih layak meski yang namanya standar kelayakan setiap orang berbeda ๐Ÿ™ˆ however, kalau one day base price blogger menyentuh IDR 1.000.000 akan bagus banget, kan ๐Ÿ˜ฌ๐Ÿ’•

      Iya Lia, kehabisan ide atau stuck itu memang nggak enak ๐Ÿ˜‚ semoga nggak sering-sering kejadian, biar nggak atit kepala hahahaha. Dan semoga, semakin banyak konten bermanfaat dan positif yang dibagikan oleh teman-teman bloggers semua ๐Ÿ˜ which is til now, memang konten di blog yang kakak baca mostly positif semua makanya betah ๐Ÿ™ˆ

      Semangat, Lia! ๐Ÿ’•

      Delete
  4. wahahhaah seru banget ya mbak, dapat teman yang memang satu passion. aku pun dr blogwalking punya banyak teman, dan ya sama sih kadang nggak komen karena keterbatasan waktu dan niche blog atau tema konten yang ku kurang suka. Btw, banyak kok brand "besar" yang memang menghargai job blogger, nggak jarang 1 artikel berani bayar 1 juta bahkan lebih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru mba Ella ๐Ÿ˜๐Ÿ’• hehe.

      Senangnya kalau bisa ketemu banyak teman dan saling berbagi dukungan ๐Ÿ˜† and soal harga, betul mba, banyak brand besar yang berani kasih harga over than that ๐Ÿคญ maksud saya di atas lebih ke base price-nya, jadi kalau bisa base price untuk para bloggers itu IDR 1.000.000 ~

      Meski mungkin saat ini susah karena masih banyak yang kasih under than that. Tapi nggak ada salahnya berharap, agar teman-teman bloggers yang memang fokus cari uang dari blog bisa dapat bayaran lebih banyak ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Ps: semangat terus mba Ella! ๐Ÿ’ƒ

      Delete
  5. Power bloggers, keren banget sebutannya berasa jadi power rangers๐Ÿ˜
    Saya jadi mengkhayal kalau blog bener-bener jadi populer kayak instagram dan youtube, pasti bahagia banget rasanya๐Ÿ˜Š
    Dan hal yang paling saya suka dari blog sih. Karena di blog itu orang selalu bahas hal-hal yang positif komentarnya pun juga selalu positif. Nggak pernah sekalipun saya nemu komentar yang menyakitkan kayak netijen di instagram. Jadi saya suka banget sama blog๐Ÿ˜
    Cocok sama budaya indonesia yang katanya ramah. Dan memang seperti itulah sikap yang harus kita kembangkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mirip power rangers yah, mba ๐Ÿ˜‚ mungkin power bloggers terinspirasi dari power rangers hahahahaha ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

      Setuju mba, pasti bahagia banget kalau banyak yang apresiasi para bloggers di tengah gempuran sosial media lainnya ๐Ÿ˜† hehehe. Dan iya mba, saya pun berpikir demikian, di blog itu segala sesuatunya terasa lebih positif. Meski bahasannya kadang 'keras' dan berapi-api, tapi tetap bisa ditanggapi dengan positif ~ though ada yang nggak sependapat, tapi semua berkomentar dengan santun dan menggunakan kata-kata yang baik ๐Ÿ’•

      Super lavvvvvv ๐Ÿ˜

      Delete
  6. Saya sering dengar istilah power bloggers dari drama-drama korea yang saya tonton.

    Kalau masalah blogwalking, jujur saya adalah tipe yang suka baca postingan para bloggers tapi jarang komen alias silent reader, bukan karena tidak menarik atau saya tidak tertarik sama topik yang dibahas, tapi lebih kepada saya minder, saya takut ketika saya meninggalkan komen lalu ketika mereka berkunjung balik, mereka kecewa dengan tulisan yang saya suguhi, dimana tulisan dan PUEBI saya masih acak adul.

    Awal saya ngeblog itu baru tahun kemaren haha, telat bener emang. Dan tujuannya pun untuk suka-suka, kalau lagi galau saya nulis di sana, sok-sok-an bikin puisi, lalu kemudian saya kenal istilah blogwalking, tapi nggak pernah komen, nungguin postingan blogger favorite, eh ketika baca malah jadi silent reader, baru berani komen beberapa bulan belakangan, itupun nggak di semua postingan blogger yang saya baca, karena masih ada perasaan insecure itu.

    Saya juga baca tulisan bloggers yang stay abroad mba dan itu keren bangeet, tapi tetap nggak berani komen. Dassar.

    Sekarang saya sadar ternyata ada sesuatu yang beda dari ninggalin jejak di kolom komentar postingan seorang blogger, karena even cuman komunikasi lewat komentar, kita bisa ngerasain kedekatan yang nggak bisa dirasain di platform lain kayak Ig, Yt dan etc. Siapa sangka kita bisa komunikasi sama orang yang jaaaauuuh banget dari tempat yang kita pijak. Trus ketika baca postingannya sometimes kita juga ikutan masuk kesitu. Hadeeh ngomong apa sih gue? Haha.



    ReplyDelete
    Replies
    1. Sometimes, saya merasa hal yang sama mba ๐Ÿคฃ ada beberapa bloggers yang sudah senior dan let's say terkenal, saya suka tulisan mereka, sukaaaaa bangettt especially traveller ๐Ÿ™ˆ saya selalu baca tulisan mereka tapi nggak pernah komentar hahahahaha. Worry kalau mereka mampir ke blog saya *GR!* ๐Ÿคช

      Saya baru mulai blog ini tahun lalu mba, hihi kita sama ๐Ÿคญ dan awalnya saya masih baca-baca dulu, baru kemudian belajar soal blogwalking dan berkomentar yang baik dan benar ~ hehehe. Rasa hati ingin sekali say hai, tapi terus malu dan akhirnya back to silent reader lagiiiih ๐Ÿคฃ

      Thank God, mba mau berbagi komentar di blog saya, senang rasanya karena seperti yang mba bilang, walau hanya berkomunikasi melalui kolom komentar, kita bisa merasa dekat dan kadang kebawa suasana penulisnya ๐Ÿ˜‚ seperti salah satu teman blogger kesukaan saya yang hobi menulis makanan Indonesia, itu yaaah, rasanya saya mau ikutan makan juga ๐Ÿ™ˆ mana kalau komentar berasa disambut dan seperti diajak makan ๐Ÿคฃ

      Delete
  7. Tapi bener banget emang itu Mba, yang biasanya saya buka-buka instagram, sekarang kerjanya scrolling-scrolling bloglist di dashboard blog pas mau tidur, sampe bangun tidur langsung mantengin dashboard blog lagi ๐Ÿ˜‚. Pengennya dibaca semua tapi apa daya waktu memang tidak mengijinkan untuk berleha-leha, karena bloglist saya juga ada sekitar 215 blog. Itu juga setelah saya saring lagi yang mana yang masih aktif ato gak, karena ada juga beberapa blog yang gak aktif tapi tulisan-tulisannya masih bermanfaat banget, males nyimpen saking banyaknya tulisan yang bagus (untuk saya khususnya). ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜

    Dan saya setuju banget sama Mba Astria. Tulisan-tulisan di blog itu rata-rata bermuatan hal-hal positif, dan pasti ada aja manfaatnya walo sereceh apapun itu. Termasuk juga dengan komentar-komentarnya, jauh banget jika harus dibandingkan dengan sosmed, pasti adaaa aja yang kadang ngomong asal nyeplak tanpa berpikir dulu. Saya sampe sekarang belum nemu komentar negatif di blog, (mungkin gak di publish atau udah di hapus si empunya blog) karena bisa jadi komentar negatifnya bersinggungan dengan si penulis blog tapi komentarnya bermanfaat untuk pembaca (ada pelajaran yang bisa diambil dari sebuah kesalahan).

    Kesulitan yang paling terasa saat blogging itu kalo saya adalah saat meriset tulisan. Ide banyak, tapi sulit meramu kalo tulisannya butuh pengalaman mendetail dan penjelasan lebih mendalam Dimana harus mengikuti kaidah 5w+1h. Apalagi kalo tulisannya itu diikut sertakan pada sebuah lomba, bisa-bisa tambah keblenger jadinya ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…

    Bagi orang-orang yang sudah terbiasa posting setiap hari atau beberapa hari sekali saya rasa gak akan merasakan lagi kesulitan seperti yang saya alami, seperti ketika mengedit tulisan.

    Karena begitu tulisan udah rampung, apalagi tulisannya itu bener-bener diniatkan, saya rasa bisa-bisa butuh waktu satu minggu lagi tulisan itu saya obrak abrik, makanya saya acungin jempol buat mereka-mereka yang bisa mencapai target "one day one post" karena waktu saya untuk mengedit tulisan itu aja kadang membuat kerjaan lain jadi keteteran dan terbengkalai, saking yang diinget di otak cuma isi postingan yang itu-itu aja, berhari-hari. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…

    Kalo tentang konten yang diharapkan bisa berkembang di dunia blogging, adalah mengenai pengembangan diri, terutama untuk anak-anak muda. Kenapa menyasarnya ke anak muda? bukan untuk emak-emak atau untuk umum semacam tutorial atau info-info yang lagi hot, yang biasanya banyak dibaca dan masuk di one page google? Karena internet itu sudah menjadi dunia kedua mereka, dimana mereka lebih banyak menghabiskan waktu disana ketimbang di dunia nyata. Mereka belajar, bertanya, bermain, bersosialisasi, cuci mata, apa-apa buka google, baik buruk isinya semua di telan mentah-mentah jika tidak ada yang mengarahkan. Bahkan banyak anak muda yang saya tau, lebih banyak belajar tentang hidup, curhat dan melakukan segala hal, lebih memilih internet ketimbang berkomunikasi atau bertukar pikiran dengan Orangtua, Keluarga ato teman-temannya.

    Yang notabene, secara otomotis kita jadi ikut bertanggung jawab, karena kita juga adalah salah satu partisipan, bagian dari dunia internet. Kita berpotensi besar untuk menulis tulisan bermutu dan berkualitas, yang terekam dalam waktu yang tidak sebentar alias We have a Power as Bloger dan kekuatannya ini gak main-main. Karena berkemungkinan besar kita ikut andil dalam bertumbuh kembangnya pola pikir dan ahlak anak-anak muda di negara kita khususnya. Dan juga bisa jadi tulisan kita ikut bertanggung jawab dengan apa yang terjadi di masa depan mereka. ๐Ÿ˜‚

    ps : jawaban ini kok berasa sok nasionalis banget, yak apa mungkin karena sebentar lagi mau 17 an) hihihi.. ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca komentar teman-teman semua berasa baca belasan post dalam satu hari mba ๐Ÿ˜ panjangggggg dan menyenangkan untuk dipahami satu persatu ๐Ÿ˜† hehe.

      By the way, itu yang saya lakukan mba, sekarang setiap ada waktu senggang buka dashboard blog, baru bangun tidur, buka dashboard, mau makan, buka dashboard, pokoknya disempat-sempatkan takut ketinggalan bacaan hahahahahaha ๐Ÿคฃ dan meski sudah disempatkan tetap overwhelmed ternyata. Akhirnya pelan-pelan dibaca dari bawah, karena segitu bucinnya kalau kata mba Jane ๐Ÿ˜‚ bucin banget saya sama banyak bloggers, karena tulisannya bagus-bagus semua ๐Ÿ™ˆ

      Dan soal komentar negatif, saya pun nggak pernah lihat mba, kalau beda pendapat sering, tapi kalau negatif nggak ada ~ setiap kali blogwalking ke blog teman-teman, isi komentar positif semua, jadi bawaan hati senang, semacam healing setelah baca tulisan teman-teman ๐Ÿ˜†

      Eniho meriset tulisan ini juga kelemahan saya sepertinya, kadang saya merasa tulisan saya kosong, semacam nggak berbobot, karena nggak melalui banyak riset dan hanya berdasarkan pengalaman personal. However, thanks to komentar positif dan saran dari teman-teman pada post saya jaman baheula, saya jadi belajar untuk lebih menerima dan nggak terlalu memusingkan ๐Ÿคฃ senang makanya kalau berbagi pikiran di blog, karena saran yang didapat membangun semua ๐Ÿ˜

      Amiiiin mba, semoga semakin banyak konten positif yang membangun dan bisa bermanfaat bagi anak muda generasi penerus bangsa. Sekali pun nggak ke sana arah targetnya, tetap bisa jadi manfaat bagi pembaca especially pembaca yang memang suka bangettt sama si penulisnya ๐Ÿ™ˆ dan semoga, kita as partisipan bisa membagi energi positif tersebut dan tetap menjadi diri sendiri (seperti saran dari mas Anton) ๐Ÿ˜

      Semangat! Merdeka! ๐Ÿ˜†๐Ÿ’•

      Delete
  8. Wah, topik yang amat sangat menarik! Kayaknya untuk menjawab pertanyaan Mba Eno yang terakhir itu, aku bisa menulis satu blog post sendiri deh wkwk ๐Ÿ˜† but let's keep it minimal here hihi

    1. About blogwalking: sama banget dengan Mba Eno. Makin ke sini aku menemukan banyak blog teman-teman yang kontennya digarap dengan serius. Nggak sekadar nulis, tapi eksekusi idenya pun menarik banget. Apalagi kalo topiknya related atau memang dekat dengan minatku pribadi, pasti akan kutinggalkan komentar setelah membacanya sampai habis.

    Jujur aja sih, kalo blogwalking ke beberapa blog dan kebetulan baca salah satu tulisannya udah nggak cocok (seringnya karena gaya menulisnya), biasanya aku udah nggak baca tulisannya yang lain ๐Ÿ˜… awalnya aku feeling guilty, tapi waktuku juga nggak banyak, jadi lebih baik blogwalking dilanjutkan ke blog yang memang kontennya lebih memenuhi minatku hihi

    TAPII yaa, Mbaa... sebaliknya nih, kalau aku udah sukaaaaa banget dengan satu blog, meski nggak ada update baru pun aku tuh rajin banget ngulik postingan dia yang lama. Kalo udah bucin gitu kali ya, waktu yang berharga ini pun aku gunakan untuk blogwalking di blog dia seorang ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    2. About business of blogging: sebenarnya ada sih beberapa blog profesional di Indonesia yang aku tau bayarannya sangat sangat tinggi. Biasanya karena dia blogger lawas yang jam terbangnya udah tinggi, plus dia main sosmed juga. Mungkin salah dua contohnya yaitu Alodita dan Diana Rikasari. Mereka berdua masih dikenalkan sebagai blogger/content creatir ketimbang influencer. Namun, sayangnya memang bisnis blogging di Indonesia memang nggak sebesar di luar negeri ya. Padahal di luar sana ada contoh yang sukses banget, seperti Chiara Ferragni (The Blonde Salad) yang mana blognya udah berkembang jadi majalah online dan punya tim sendiri. Brand yang udah kerja sama bareng dia sebesar LV, Dior dll *matekkk*

    Mungkin karena minat baca orang Indonesia yang belum tinggi-tinggi banget? Atau budaya kita yang makin lama mirip dengan budaya "palli palli" di Korea? Semua harus serba cepat, tinggal swipe-swipe ๐Ÿ˜‚ sementara baca satu postingan blog memang butuh waktu sendiri.

    Berarti kita para bloggers ditantang untuk bisa memikat netizen bahwa baca blog juga nggak kalah seru dengan sosmed hihi

    3. About blogging challenge: kalo di aku, yaa, Mba Eno, masalah terbesar ada di CONSISTENCY. Selama 10 tahun ngeblog, baru dua tahun belakangan ini aku mencoba untuk lebih 'serius' update blog. Terkadang idenya ada, tapi eksekusinya lamaaa banget. Plus, ada kesibukan lainnya di luar blogging. Jadi ada masanya kegiatan blogging ku nge-lack huhuhu T_T mungkin karena aku sangat idealis dalam hal blogging, di mana aku mementingkan quality over quantity. Jadi, yaa... gitu deh.

    Belum lagi kalo udah writer's block, seperti apa kata Lia. Itu kayaknya momok bagi setiap penulis yaa ๐Ÿ˜ฅ

    4. About blog content: MORE POSITIVE CONTENT. Udah banyak konten gosip, toxic yang penuh drama di dunia sosmed. Sudahlah cukup. Dunia blog nggak butuh drama lagi. Kesempatan untuk para blogger bisa menciptakan konten yang bisa saling menguatkan satu dengan lainnya, memberikan dukungan dan juga tempat di mana kita semua bisa nyaman dan aman mengemukakan pendapat.

    Ini apanya yang minimal deh, panjang juga jawabanku ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ mianhaeee, Eno ssi ๐Ÿ˜† tapi makasih banyakk Mba Eno udah speak up tentang ini. Aku juga penasaran dengan jawaban dari teman-teman lainnya. Semoga kita bisa saling bertumbuh dan menginspirasi lewat blogsphere ini yaa *salim virtual satu-satu*

    Btw, aku tuh lagi belajar meningkatkan engagament di blogku sendiri melalui konten giveaway yang sering dilakukan Mba Eno di sini hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha ini jadi satu post sendiri, mba ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

      So do I, semakin ke sini merasa semakin happy karena banyak tulisan menarik yang dibagikan oleh para bloggers kesukaan ๐Ÿ˜ jadinya nggak sabar untuk menantikan tulisan terbaru mereka, meski kadang komentarnya belakangan ๐Ÿ˜‚ susah mau komentar harus buka laptop dulu, while coba pakai handphone tapi nggak bisa komentar ke banyak blog hahahaha ๐Ÿ™ˆ

      Naini, bucin itu ternyata saya merasakannya mba ๐Ÿคฃ kalau sudah suka sama satu blog, bisa tuh iseng baca link-link yang dibagikan dalam postnya ๐Ÿ˜† contoh mba Jane waktu itu bagi link soal cerita starbucks, terus cerita pertama kali pindah ke Bali usaha Risol, sampai ke cerita belajar jadi admin usaha ortu mba dan lainnya ๐Ÿ™ˆ

      Eniwei, mengenai harga memang banyak bloggers yang dapat bayaran tinggi mba, apalagi dua nama yang mba sebutkan sudah malang melintang di mana-mana ๐Ÿ˜ nggak heran kalau bayarannya mahal ~ however fokus saya lebih ke base price, berharap base price bloggers itu di atas IDR 1.000.000. Too bad, seperti yang mba bilang, bisnis blogging di Indonesia belum setinggi di luar, semoga one day bisa jadi teman-teman bloggers yang memang fokus cari uang dari blog dapat uang lebih banyak ๐Ÿ˜

      Iya, Chiara Ferragni tuh terkenal banget ya, mba ๐Ÿ˜ kelasnya sudah beda hahahaha. Ps: penawaran dari company luar bisa dibilang lebih besar, sepengalaman saya, seperti beberapa waktu lalu dapat over than 150 USD. Tapi memang penawaran tulis lepas, apa mungkin di Indonesia segituan juga? ๐Ÿ™ˆ

      Terima kasih mba Jane sudah berbagi cerita, pengalaman, insight, dukungan dan lain sebagainya melalui satu lembar komentar (apa post yah hahahaha) ๐Ÿ˜‚ semoga kita bisa terus menjaga konsistensi kita dalam menulis, apapun topiknya, yang penting kita suka ๐Ÿ˜† dan semoga kita bisa terus saling bersinergi memberikan energi positif di dunia blogsphere dan semoga kebaikan selalu menyertai langkah kaki kita para bloggers, wish blog bisa berkembang lebih pesat lagi dari sebelumnya ๐Ÿ˜

      Saya juga nggak sabar mau balas komentar teman-teman semua dan seperti yang mba Jane bilang, hopefully kita bisa saling bertumbuh dan menginspirasi satu sama lainnya ๐Ÿ’•

      Cheers! Semangat! ๐Ÿ’ƒ

      Delete
  9. susah pertama waktu ngeblogging adalah "kenapa bikin kata-kata pertama itu susah", mencari kalimat yang pas, oke, enak dibaca perlu waktu. meskipun akhirnya nanti biasanya aku edit lagi ketika final menulis

    dan pengennya kalau menulis bisa membawa pembaca seolah-olah sedang melakukan hal yang sama dengan yang aku tulis, semacam tulisan bersihir. Ini luar biasa sekali kalau bisa sampe meng-influence pembaca

    aku baru denger istilah power blogger kalau di korea sana, dan memang betul kalo rekam jejak digital platform blog akan bertahan lama dan itulah mengapa aku membuat blog sebagai wadah diary online, syukur syukur bisa diakses sama pembaca di luar negeri.

    aku rasa sekarang semakin beragam aja topik atau konten yang dibuat oleh para blogger indo, malah yang kadang aku nggak terpikirkan, dari temen temen yang lain justru diulas menjadi menarik. konten pariwisata, teknologi, otomotif, beauty lifestyle hampir semuanya ada, dan tiap topik punya peminat atau pangsa pasarnya sendiri sendiri.

    dan tantangan buat aku pribadi adalah ketika menemukan cerita dari temen temen yang jaranggg banget aku baca dan topik yang bisa jadi agak berat, aku coba untuk baca dan pahami betul makna tulisannya, dari situ aku berpikir "ini nambah ilmu aku", mungkin kalau cuman baca di portal berita cuma dibahas sekilas, tapi kalau di blog bisa panjang lebar

    kalau aku memilih, kalau bisa semua konten di dunia perbloggingan ini bisa terus berinovasi, orang indo kreatif semua, aku maunya semua berkembang biar makin banyak orang yang melek informasi juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Susahhhh banget ya mba, apalagi kalau sampai membuat pembaca terinfluence dan ikut masuk ke dalam cerita ๐Ÿ™ˆ tapi kalau boleh jujur, saya beberapa kali baca tulisan perjalanan mba Ainun bisa merasa terinfluence mba ๐Ÿ˜ apalagi ke tempat yang saya pribadi kemungkinan besar nggak akan berani ke sana. So, saya menghayati betul cerita yang mba sampaikan ๐Ÿ˜

      Salah satunya pada post mba bercerita mengenai mba dan teman-teman menyebrang ke Bali terus mampir ke sebuah pantai, dekat pelabuhan, itu saya sampai ikut berasa diajak jalan ๐Ÿ˜‚ sama waktu mba ke patung buddha tidur di Thailand, secara saya nggak ke sana, saya sampai ingin ke sana setelah baca tulisan mba terus kemudian baca tulisan mba Fanny hahahaha ๐Ÿ˜†

      Jadi menurut saya, PD saja mba, saya pun sedang berusaha untuk PD ๐Ÿ˜… dan nggak berpikir terlalu banyak mengenai apakah tulisan saya bagus apa nggak ๐Ÿ˜‚ ini pun setelah mengalami proses baca saran dari banyak teman pada post jadul saya ๐Ÿ™ˆ

      Amiiiiin semoga tulisan-tulisan mba Ainun bisa menyentuh banyak lapisan, baik lokal maupun luar ๐Ÿ˜ dan semoga mba Ainun tetap semangat berbagi cerita perjalanan mba dan kita bisa saling belajar dari tulisan yang dibagikan oleh teman-teman lainnya ๐Ÿ˜

      Semangat!

      Delete
    2. ahaa, pede is the key ya mbak
      buat yang suka nulis kayak kita kita ini yang penting nulis ngalir aja
      blog adalah wadah penyaluran cerita atau ide ide alias diary online. apalagi bisa dibaca temen temen di seantero bumi ini

      Delete
    3. Iyep mba ๐Ÿ˜†

      Yang penting mengalir seperti air, pelan-pelan berkembang ๐Ÿ˜ hehehehe. Kalau ada pembacanya tentu bonus besar ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  10. Konten seperti apa yang diharapkan bisa berkembang? Saya tidak tahu dan tidak punya harapan apa-apa.

    Bagi saya blogger harus berkembang sesuai dengan kapasitas dirinya masing-masing. Menulis dengan topik yang disukainya. Membahas hal yang membuatnya merasa bergairah.

    Dengan begitu, akan hadir berbagai variasi topik yang akan menambah semarak dunia blogging Indonesia.

    Masing-masing harus keluar sebagai dirinya sendiri karena saya pikir begitulah sejatinya seorang blogger seharusnya.

    Oleh karena itu dibandingkan dengan berharap konten seperti apa yang harus berkembang di masa datang, saya lebih berharap ada blogger seperti Mbak Eno, Jane, Lia, Mas Agus Warteg, Mas Satria MWB, dan lainnya keluar dengan jati dirinya masing-masing.

    Tampil sebagai dirinya sendiri dan menunjukkan rasa bangga sebagai seorang blogger.

    Setidaknya hal itu akan menunjukkan kepada dunia, meskipun medsos berkuasa, Youtube membuat banyak blogger beralih hati, tetap ada orang-orang yang bangga dengan "jalan yang dipilihnya", jalan seorang blogger.

    Konten apapun bukanlah sebuah masalah besar.

    Tidak masalah juga kalau jumlah blogger berkurang. Seleksi alam berlaku dimana-mana. Daya tarik sebagai blogger memang berkurang belakangan karena masalah uang yang kalah jauh dibandingkan media lain, hal itu harus diterima dengan lapang dada.

    Lihat sisi baiknya bahwa blogger yang tersisa berarti adalah mereka-mereka yang benar-benar mencintai dunianya.

    Bukan yang sekedar mengejar materi.

    Kesulitan apa yang paling terasa? Bagi saya masalah konsistensi merupakan yang paling berat yang harus dialami.

    Sulit untuk menjadi konsisten.

    Sebab dalam satu kata itu terkandung banyak sekali pertanyaan lanjutan yang harus diajukan kepada diri sendiri, kalau mau jadi orang yang konsisten

    Bagaimana beratnya memotivasi diri menulis tanpa imbalan apapun? Bagaimana susahnya terus merasa terinspirasi? Bagaimana sulitnya memaksakan diri agar bisa melihat rumput sendiri tidak kalah hijaunya dengan rumput tetangga?

    Bagaimana susahnya mempertahankan idealisme dan menemukan kompromi dengan kebutuhan materi?

    Bagaimana rasanya bisa mempertahankan rasa cinta terhadap kegiatan menulis di blog?

    Hanya satu kata, tetapi di dalamnya terkandung banyak sekali tantangan dan hambatan yang harus dipecahkan satu persatu.

    Sulit mengukur mana yang paling susah ditemukan solusinya karena pada dasarnya semua itu adalah satu bagian dari kehidupan seorang blogger.

    Masing-masing memegang porsi yang sama dan saling mempengaruhi.

    Pertanyaan Mbak Eno mirip dengan pertanyaan, "Mengapa saya mencintai istri saya? "Tantangan paling berat apa yang dihadapi dalam pernikahan?"

    Saya tidak bisa jawab.

    Semuanya berat, tetapi juga ringan karena pada saat bersamaan saya juga merasa bahagia saat menjalaninya.

    Bahagia karena saya menjalani jalan yang saya pilih sendiri, jalan yang saya memang inginkan, dan jalan yang saya yakin sesuai untuk diri saya.

    Bukan jalan yang dipilihkan dan ditetapkan orang lain.

    Soal circle, we are just human. Punya preferensi. Masing-masing punya "jalan" sendiri-sendiri. Tidak ada salah dan tidak ada benar. Lagipula, sudah dikomentari secara panjang lebar oleh bro and sis yang lain .... Tidak ada lagi yang bisa ditambahkan...

    (Jangan berterima kasih kepada saya soal Canvassing, justru saya yang berterima kasih karena tulisan itu dibuat menjadi bermanfaat bagi orang lain oleh Mbak Eno.

    Saya hanya menulis saja, yang menjadikannya bermanfaat ya Mbak Eno sendiri. Jadi, berterima kasihlah kepada diri sendiri..:-D)

    #Bentar mau ngitung kata dulu sudah berapa banyak nih.. :-D :-D

    Gitu aja ya Mbak Eno...

    ReplyDelete
    Replies
    1. *numpang nimbrung

      Kak Anton komentarnya aja udah bisa dijadiin tulisan di blog tersendiri wkwkw.
      Bahkan komentar kak Anton lebih panjang daripada 1 artikel di blog aku ๐Ÿคฃ
      Terlalu menginspirasi ๐Ÿ˜
      Aku baca sampai habis lho *nggak ada yang nanya*
      Aku kira ini guest-post(?)

      Delete
    2. Lia: hampir semuanya yang komentar di post ini adalah guest post karena komentarnya sangat panjang dan berbobot semua ๐Ÿ˜ hehehe. Mari belajar ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’•

      Delete
    3. As usual, pertama-tama mau bilang terima kasih karena mas Anton sudah luangkan waktu untuk baca dan berbagi insight ๐Ÿ˜† dan dari komentar mas Anton, saya pun berharap bisa terus menjadi diri saya sendiri, menuliskan cerita-cerita yang saya suka, dan berbagi konten yang memang masuk ke dalam minat saya tanpa harus merasa kawatir dan lain sebagainya ๐Ÿ™ˆ hehehe. And yeah, meski banyak sosmed bagus di luar sana, semoga saya tetap bangga dengan pilihan saya ๐Ÿ˜

      I couldn't agree more mas, meski saya berharap agar bloggers bisa dapat base price yang cantik nan indah jadi para bloggers kesayangan yang memang saya suka kontennya, nggak sampai berhenti dan menyerah karena kurangnya materi untuk mendukung hobi mereka. Some of them, berhenti bukan karena nggak lagi cinta dengan blog, tapi mungkin realistis akan keadaan especially bagi mereka yang menaruh harapan (dalam hal ini pemasukan) dari blog ๐Ÿ’•

      Dan semoga konsistensi teman-teman bloggers bisa membuahkan hasil maksimal sesuai dengan apa yang diharapkan ๐Ÿ˜ terlepas perlu harus melewati banyak halangan, salah satunya sepertinya pertanyaan-pertanyaan yang mas Anton sebutkan ๐Ÿ˜† hehehe. Pada akhirnya, yang utama adalah merasa bahagia saat menjalankan pilihan-pilihan yang dibuat ๐Ÿ’ƒ

      Noted mas ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  11. aku mau komen apa ya, kalau uda ada argumentasi dari pak anton kayaknya aku mendadak uda ga bisa berkata kata lagi saking semuanya uda dibabat oleh beliau, haha #maap lebe

    ah aku ngomentarin yang awal-awal aja deh, ga ikut games untuk memenangkan snacknya sih, biar buat teman yang lain aja hihi, aku cuma mau meramaikan sebagai tim hore-hore...

    nganu, masalah ini nih yang mungkin berbeda pandangan dengan yang lain soalnya ini berdasarkan sudut pandangku pribadi, yaitu perkara belum sempatnya mengunjungi blog teman atau yang biasa disebut blogwalking, baik di comfort circle atau circle baru atau apalah ya istilahnya...karena kesibukan kita

    yang aku underline di sini adalah aku ga cukup perlu untuk menjelaskan kesibukanku andai aku belum sempat berkunjung ke blog teman atau membalas komentar teman, dll.

    Mengapa?...

    karena aku merasa jika aku menjabarkan bla bla blanya kita lagi sibuk ina ini inu dan teman yang bersangkutan baca atau mungkin calon pengunjung lain baca maka yang ada adalah tercipta semacam atmosfer canggung gimana gitu, dan mungkin akan ada saling ga enak dalam hati bahkan mbatin ....oooh mungkin aku ternyata membebani dia karena aku udah komen di blognya, jadi apakah aku hanya terasa seperti ngarep dikunjungi balik sajakah, lalu selanjutnya teman tersebut akan canggung ketika main ke blog kita atau ewuh pekewuh takut dikira ngarep kunjungan balik, makanya mungkin selanjutnya milih silent reader aja...

    Itu yang aku ga mau dari blogwalking...aku mau ketika teman main ke blog kita atau bahkan sampai berkomentar segala ya karena dia suka, tertarik, ga ada keterpaksaan, dsb...jadi sebisa mungkin, kalau sedang sibuk --ga sempat main ke blog teman atau membalas komentarnya ya aku ga akan beralasan abcdefgh.......lalu pas mengunjungi blognya bilang maaf baru sempat main, kemarin sibuk bla bla bla...yakin yang akan dikunjungi akan merasa ga enak hati, karena dia ngira blogwalkingnya itu bukan berdasarkan atas rasa interest semata...jadi andaipun aku sibuk banget ga sempat mengikuti updatean teman 1 circle, atau circle manapun ya ga pa pa, tapi ga perlu juga kujelasin segala masalah kenapanya ...langsung aja pas ada waktu luang dan ketemu post dia yang sekiranya menarik dan kita berkapasitas untuk menyapa atau mengapresiasinya lewat kolom komentar ya komentar sesuai isi artikelnya....kalau ga ada yang menarik satupun, simpel...kita juga berhak kan pilih2 bacaan hehe... jadi kesannya tuh interaksinya natural, ga perlu ada perasaan ga enak-ga enak segala entah karena ga bisa komen dengan alasan abcd, ga ada waktu atau ga suka temanya hehehhe, tapi itu as sudut pandangku aja sih mba eno, bisa aja berbeda dengan yang lain :D

    selebihnya, kayak hambatan atau kesulitan dalam hal blogging mau aku tulis di postinganku ndiri aja ah ahhahahahha...

    intinya, semangat ngeblog biarpun euforianya ga seheboh platform medsos lain ๐Ÿ˜†

    oya btw ada kok blogger yang sponsored postnya uda jutaan, adaaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Nitaaaa holaaa ๐Ÿ˜† Terima kasih sudah berbagi pemikiran mengenai blogwalking dan jadi tim hore-hore ~ ๐Ÿ˜

      Waaah, such a nice insight, mba ๐Ÿ™ˆ suka sama penjabaran mba Nita, jadi membuka sudut pandang baru untuk saya karena kadang saya pribadi suka merasa nggak enak hati kalau nggak bisa berkunjung balik segera, tapi nggak kepikiran sampai sejauh mba Nita, kalau ternyata hal tersebut bisa menciptakan suasana canggung untuk kita dan teman kita ๐Ÿ˜†

      Dari insight ini saya jadi mengerti apa yang perlu dilakukan selanjutnya dan lebih tau mana yang dirasa oke maupun nggak ๐Ÿ˜ like seriously, I was not thinking that far, mba ๐Ÿ™ˆ hahahaha. Saya pribadi beberapa kali merasa nggak enak dan bersalah kalau nggak BW secepatnya, apalagi semenjak ada Has Been Removed beberapa bulan silam. Saya semakin merasa kalau agak telat komentar itu akan menyebabkan orang kesal ๐Ÿ˜…

      Once again thanks mba Nita, syukaaa banget sama insight-nya ~ betul-betul kasih gambaran baru untuk saya untuk ke depannya ๐Ÿ˜‰ dan semoga kita bisa tetap semangat dalam blogging meski nggak seheboh platform lainnya ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’• semangattttt! Hahahaha.

      Ps: iya mba banyak yang jutaan, tapi banyak yang kecil juga dari yang saya baca-baca, jadi di atas saya tulis layak dapat over than that karena berharap ke depannya base price bloggers minimal IDR 1.000.000 agar efforts dan kerja keras para bloggers yang memang cari uang dari blog bisa dibayar lebih mahal ๐Ÿ˜ mimpi dulu kali yah, hihi siapa tau jadi kenyataan ~ ๐Ÿ’• jadi semua senang ๐Ÿคญ

      Delete
  12. Saya termasuk blogger yang ngecekin Reading List blog setiap hari, sesering ngecekin Twitter dan Instagram. Wkwk. Terus, tadinya saya menulis di blog juga random, terus makin ke sini saya liat kayaknya jarang ada blogger yang fokus nulis cerpen, akhirnya saya memutuskan untuk fokus nulis cerpen, setidaknya selama 2020 ini (pernah saya bahas di podcast saya, namanya Podcast Blogger). Selanjutnya biar nanti aja enaknya gimana, apakah terus nulis cerpen, atau balik nulis random lagi. Soal blogwalking, saya baru nemu blog Mbak dari postingan salah seorang temen blogger juga, terus pas baca langsung "wah, lumayan aktif dan bahasannya personal" karena makin ke sini makin jarang nemu blogger yang nulis personal. Jadi seneng aja nemu blog ini hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yayyyy! ๐Ÿ™ˆ

      Saya jarang lihat bloggers fokus tulis cerpen kecuali mas Agus dan mas Satria, mungkin mas Firman bisa berkunjung ke blognya ๐Ÿคญ hehehe. Dan kemarin saya sempat baca cerpen terbaru mas Firman, it's good menurut saya ๐Ÿ˜ semoga mas Firman bisa terus konsisten menelurkan cerpen baru di blog, yah ๐Ÿ’•

      Waaah mas Firman terima kasih banyak sudah sampai di blog saya ๐Ÿ˜ฌ senang rasanya tambah teman baru, semoga kita bisa saling mendukung ke depannya ๐Ÿ’ƒ

      Delete
    2. Siap, saya akan main ke blog keduanya. Siapa tau bisa dapat wangsit juga dari sana. Terima kasih juga sudah main ke blog saya, seneng baca komennya hehe.

      Delete
    3. Sama-sama mas Firman, ditunggu cerpen berikutnya ๐Ÿ˜

      Delete
  13. aku dulu ngeblog sejak sekitar 2003 dan 2004, di mana dulu banyak muncul komunitas blogger yang cukup rame. bahkan saat itu seorang tokoh™ pernah bilang bahwa blog bakal mati.. ๐Ÿคญ

    anyway, soal monteisasi, ini topik yang menarik. kalo menurutku tergantug tujuan si blogger ngeblog. kalo emang tujuannya cari uang ya bisa. bahkan ada yang bikin blog dan ngejar hadiah quiz.

    aku pernah mengalami ini juga. menang lomba blog, jalan-jalan gratis (dari lomba atau memang endorse), dapat bayaran dari nulis blog dengan harga yang waw saat itu, dan kini pun ada yang nawarin nulis dengan harga yang jauh dari yang dulu kudapat.

    kalo aku, karena blog bukan buat nyari uang, ya aku terima beberapa paid post selama harga masih masuk sama effort dan temanya.

    aku juga masang iklan di blog, hasilnya sih ya ngga seberapa, tapi minimal bisa buat mbayari server dan domain.. yah, ibarat miara anak, udah gede dan bisa cari duit sendiri.. ๐Ÿ˜†

    bisa dibilang, keuntungan yang didapat bukan dari iklan atau paid post sih, tapi pertemanan, dan kadang bisa dapat kerjaan dari sirkel pertemanan itu. ye kaan?

    anyway.. aku juga waktu itu lupa dari mana bisa mampir ke blog ini.. kayanya karena baca dari Liebster Award gitu.. wkwkw..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wadoow seram sekali sampai dibilang bakal mati ๐Ÿ™ˆ jangan sampai kejadian, bisa sedih saya kehilangan bacaan ๐Ÿ˜…

      Hihi iya mas, saya beberapa kali baca tulisan mengenai bayaran bloggers yang masih terbilang kecil kalau dibanding platform lainnya. That's why berharap base price (minimal fee) yang diberikan bisa over than that agar para bloggers yang memang cari uang dari blog bisa dapat pemasukan lebih besar ๐Ÿคญ kalau bisa terpaling rendah itu IDR 1.000.000 begitchu maksud saya ๐Ÿคฃ

      Kalau iklan mas Zam bisa sampai bayar domain dan server means besar juga dong, hahahaha. Sebenarnya saya nggak paham hitung-hitungan iklan adsense dan lain sebagainya ๐Ÿ™ˆ semoga mas Zam bisa dapat banyak, yah ๐Ÿ˜

      Dan betul yang mas bilang, keuntungan yang didapat bisa jadi bukan dari iklan melainkan pertemanan ๐Ÿ˜ฌ eniho, kalau mas Zam mampir ke blog ini karena Liebster Award berarti dari blog-nya mas Anggie Maya atau mas Morishige karena hanya dua bloggers itu yang kasih saya Liebster Award ๐Ÿ™ˆ

      Delete
    2. soal adsense, karena emang saya asal masang, jadi ya ga gede kok.. itu juga narik uangnya juga kalo dah limit tertentu saja.. itu juga kadang 3 bulan, atau 6 bulan baru cair.. mayan lah buat bayarin server.. servernya server murah-murah aja, kok ๐Ÿ˜†

      iya, berarti kalo ngga dari si Anggie ya si Morishige.. kenal mereka cukup lama, tapi kenal mba Eno juga baru aja.. ๐Ÿ˜†

      Delete
    3. Tapi mas, ada teman bloggers yang adsense-nya baru cair setelah dua tahun, jadi mas Zam blognya termasuk tinggi pembacanya karena bisa cair 3 bulanan hihihi ~

      Sepertinya antara dua teman tersebut, nggak ada lagi yang kasih saya award soalnya ahahahaha. Dan ke duanya sedang jarang blogging dan sibuk sepertinya ๐Ÿ˜ ps: terima kasih mas Zam sudah mau berkunjung ke blog saya. Ehehehe ๐Ÿ˜†✌

      Delete
  14. Jadi minder saya mau komentar di sini, komentarnya pada panjang-panjang banget, mungkin hanya saya yang komentarnya singkat dan tak jelas.

    Dan mungkin hanya saya yang tak punya daftar blog untuk dibaca dan mungkin juga hanya saya yang blogwalking-nya pun secara acak ke mana saja tak tentu arahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Kal jangan minder ๐Ÿ˜ฌ

      Komentar mas Kal nggak pernah saya anggap nggak jelas ๐Ÿ˜† hehehe dan it's okay kalau pun mau komentar singkat. Plus it's okay juga apabila mas Kal nggak punya daftar blog maupun hanya blogwalking secara acak. Semua akan kembali pada kenyamanan mas Kal ๐Ÿ˜ yang penting, semangat! ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  15. Hola Mb Eno! Bahasan yang kece banget. Luar biasa ini komen para mastah-mastah terniat. Waktu bacain komennya jadi lebih lama dari pada baca tulisannya sendiri. Tapi senang bisa dapat wawasan baru dan memahami banyak tentang bw.

    Kalo ngomongin bw sih aku bisanya kasih komen kalau tulisan itu related sama pengalamaku. Kalau misalnya berkunjung ke blog yang punya niche lebih sering jadi sider karena nggak tau mesti komen gimana. Kayak kata mb, ntar takut malah mirip spamming.

    Baru ngeh juga berkat Mb Astria yang bilang komen di blog itu dipikirin dan sifatnya positif semua. Lain sama sosmed yang singkat, ga faedah dan juga julid nyelekit.

    Pernah tau soal the power bloggers di korea dari drakor. Kira-kira di Indo bisa nggak ya punya ini juga? Keren banget sih jadi para blogger bisa lebih dihargai. Dan mana tau kayak harapan Mb Eno base price sebuah artikel di blog bisa naik saat punya power gitu.

    Trus, aku juga agak suprised ternyata blog Mb Eno masih terbilang baru ya. Aku kira Mb ini sudah lama sekali memulai nulis di blog. Asik banget gaya penulisannya. Ngalir. Aku jadi ketagihan main ke sini. Maaf aku juga baru started akhir tahun lalu jadi masih banyak butanya sih.

    Jawab pertanyaan terakhir itu, kesulitan lebih ke effort buat nulis. Ternyata lumayan ektra sih mesti nyiapin waktu. Mulai dari kata pertama yang dipikirin enaknya gimana. Terus riset bahan nulis juga. Lalu mikirin keselaran tiap kalimat dan paragraf. Udah jadi masih ada final editing lagi. Pas mau publish juga mesti nyiapin pic yang menawan kan. Hahaha semua proses ini lagi bener-bener asik kunikmatin banget sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Navia ๐Ÿ˜

      Iya mba, senang rasanya dapat komentar panjang lebar detail dan berbobot dari pada teman-teman blog termasuk dari mba Navia ๐Ÿ˜† saya jadi belajar banyak mengenai dunia blog dari sudut pandang baru, yang kadang nggak terpikirkan oleh saya sebelumnya ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      I couldn't agree more, saya merasakan hal yang sama, karena selama ini selalu melihat bagaimana kebanyakan teman bloggers saat memberikan komentar semacam niat sekali menuliskannya dan tentunya dipikirkan dengan matang dan nggak asal-asalan ~ senangnya, teman-teman bisa memberi komentar dengan baik dan positif even kadang punya pendapat berbeda. Jadi rasanya fun ๐Ÿ™ˆ

      Semoga, Indonesia one day bisa betul-betul menghargai bloggers dengan harga base price yang jauh lebih tinggi hihihi ~ agar semakin banyak yang semangat untuk berkarya melalui blognya masing-masing ๐Ÿคญ it's okay, kita bermimpi sementara ini hehehehe. Dan iya mba, blog ini baru dibuka tahun 2019 jadi masih newbie. Kita sama-sama belajar untuk menjadi lebih baik lagi ๐Ÿ˜†

      Yep, menyiapkan waktu ternyata nggak gampang. So, saya salut sama para bloggers yang bisa extra dalam blogging *angkat topi tinggi-tinggi* ๐Ÿ˜ however, nggak masalah though blogging makan waktu banyak. Selama kita senang menjalankan prosesnya, maka hasilnya bisa sangat maksimal ๐Ÿ™ˆ semangat!

      Delete
  16. OMG Peperoooooo!
    Kukangen mantan boss yang childish dulu, dia gemesin, tapi selalu rajin kasih saya oleh-oleh semacam cokelat, yang paling teringat ya Pepero.
    Ingat Pepero jadi ingat dia dong hahahaha.
    Tapi lepas dari Pepero, saya mau ikutan nulis dulu.
    Semoga nggak panjang ya, Rey mah selalu lupa diri kalau numpang curcol di kolom komentar orang :D

    Samaaahhh say, saya pengen kloning diri rasanya akhir-akhir ini, belum ngomongin list blog walking saya sama sekali, hanya sekadar balas komen dan kunjungan ke blog teman aja saya kewalahan.

    Bahkan blog saya yang satu itu terabaikan, hiks.
    padahal saya buat blog itu biar saya puas menulis konten wanita, kayak review produk kecantikan, tapi memang saya sadari menulis konten kecantikan itu butuh foto pendukung yang bagus, which kudu diedit dan dimacam-macamin dulu, jadinya lamaahhh...

    Selain itu, saya juga lagi urus 2 akun instagram, ada beberapa campaign meski nggak semua berbayar hahahaha.

    Yang penting eksissstooo wakakakakak

    Dulu saya jadwalkan 3 kali seminggu BW say, 2 kali balas komen dan kunbal, 1 kali bewe random dengan 2 kategori, pertama random aja gitu ke blog yang sekiranya temanya saya sukai, biasanya asal aja ngeklik dari kolom komentar di blog orang, masuk ke blog orang tersebut, ubek-ubek postingannya kali aja ada yang menarik.

    Katagori lainnya ada maksudnya, yaitu numpang titip backlink hahaha.
    Jadi saya cari blog yang DAnya gede, cari di Google juga bisa kok, nanti masuk ke blognya, liat kolom komentarnya (soalnya udah jarang banget blog yang DAnya besar mau buka kolom url)

    Kalau url tersedia, baru saya baca konten di populer post dan komen dengan sebaik mungkin, lumayan menaikan DA tuh.

    Tapi akhir-akhir ini, bahkan kunjungan balik aja hanya bisa sekali seminggu, boro-boro bewe natural hahaha.
    Alhasil ribuan backlink saya hilang deh, dan saya belum mulai sebar lagi, tapi whatever deh, saya nggak peduli juga kalau memang DA turun.

    Toh rezeki masih bisa saya ambil dari job konten blog bersupport medsos yang jadi kelebihan saya.

    Btw Eno, semoga ke depannya akan ada pihak-pihak yang lebih menghargai blogger ya.
    Dulu blogger itu berjaya banget loh, sekarang rasanya makin ancur, tapi memang juga saya nggak bisa nyalahin, karena dulu blogger itu menjual profesi as a blogger, kalau sekarang biasanya orang menjual blognya alias nggak semua yang punya blog itu blogger beneran, biasanya cuman buat mendulang duit doang (apa bedanya ya Rey? hahahaha)

    Maksud saya, esensinya duit teroooosssssss!
    Jadi mereka nggak mau sama sekali ngabisin waktu bewe kayak kita ini, yang kebanyakan saling silaturahmi, banyak yang kolom komentarnya rame ya karena dan ikut list blog walking.

    Karena itu, profesi blogger akhirnya jadi menguar, karena seolah semua diukur dengan duit.

    Tapi juga nggak bisa nyalahin sih ya, everybody need duit hahaha.
    Termasuk sayah :D

    Berharap semoga bisa dapat job yang di atas sejuta aamiin :D
    Saya belom pernah dong say, paling mentok 700rebo, itupun paketan blog dan IG serta medsos lainnya.

    Lebih banyak IG pernah nembus 800rebo, ckckckckc :D

    Pernah juga dapat di atas 1 juta, tapi paketan sih, 3 blogpost hehehe.

    Yang sekarang bahkan banyak yang memilih cros branding, nitip backlink dengan cara mereka kasih kita konten.
    Saya sekali dua kali dapat penawaran gini, mungkin mereka pikir, saya update blog tiap hari itu karena beli konten, nggak baca apa ya, itu tulisan banyakan curcooll hahahaha.

    Manalah ada yang jual konten curcol :D

    Kan lucu gitu mereka mau kasih konten tapi bayarannya 2 backlink dofollow.
    Sementara saya terima placement konten aja itu saya edit lagi biar jadi kayak gaya tulisan saya.

    Tapi memang itulah strategi kerjasama zaman now biar makin nggak butuh duit memakai blogger.
    Sedih sih, tapi saya nggak akan menyerah.
    Saya bakal insha Allah tetap menulis sampai memang benar-benar nggak memungkinkan menulis lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampai keingat bos, cobaakkkk ๐Ÿคฃ

      Iya mba, itu yang saya rasakan, maunya kloning diri, rasanya sedih kalau nggak bisa baca banyak tulisan bagus saat tulisan itu tayang ๐Ÿ™ˆ hehehe. Dan nggak bisa komentar segera juga rasanya ada yang ganjal. Kan aquuuw ingin jadi TOP COMMENT mba ahuahahahaha ๐Ÿ˜‚

      OMG mba Rey produktif sekali, banyak amattt akunnya. Blog ada dua, IG pun ada dua, bagaimana itu atur waktunya? ๐Ÿ˜ hehehehe. Eniho, terima kasih info soal cara blogwalkingnya mba, to be honest saya selama ini blogwalking hanya mengandalkan reading list ~ dan itu kadang post-post teratas saja ๐Ÿ™ˆ sekarang mau coba blogwalking dari komentar dulu, ah ๐Ÿคญ

      Amiiiin mba Rey, semoga bloggers bisa semakin berjaya, dapat harga yang bagus, minimal sepadan dengan efforts menulis yang dikeluarkan meski saya sebenarnya kurang tau sepadannya harus berapa. Tapi over than IDR 1.000.000 menurut saya oke hahahaha ~ biar yang fokus cari pemasukan dari blog seperti mba Rey pun bisa tambah semangat, ya kan mba? ๐Ÿ˜

      By the way saya nggak paham Cross Branding, itu titip konten maksudnya bagaimana mba? ๐Ÿ˜‚ mungkin pan-kapan mba Rey bisa bahas, apa sudah pernah dibahas tapi saya skip bacanya, yah? ๐Ÿ™ˆ well, apapun itu, tetap semangat mba, jangan menyerah dan semoga usaha keras mba Rey sekarang membuahkan hasil maksimal ๐Ÿ˜

      Delete
  17. Saya komen 2 kali yaaa.. ternyata komen saya kepanjangan nggak bisa kepublish, ckckckck.
    Tapi kan sayang udah ditulis hahahahahaha..

    lanjuttt :D



    oh ya mengenai blog walking ke konten yang kurang saya sukai, saya tetap komen sih, meski kadang sebaris dua baris dong.
    Mungkin karena saya udah terlatih sering ikut list blog walking dulunya.

    Kalau ikut list itu, mau mabuk tema sama pun wajib banget di komen dengan niat, dan nggak boleh sama dengan blog lainnya.

    Saya sering banget tuh kalau BW misal lagi ada serempak campaign gitu, ada 30 list misalnya, pernah gitu 20an isinya sama, bahas sabun semua, astagaaahh, mabok sabun saya hahahahaa.

    Atau dulu juga yang obat tetes mata, saya jadi baca sambil ngedip mulu, saking hampir di semua blog saya baca tips agar mata nggak lelah ya sering kedip, eh saya malah jadi kelewat sering ngedipnya hahahaha.

    Tapi apapun itu, memang benar, akan lebih enjoy kalau dinikmati (enjoy sama nikmati kan sama Rey!) hahahah.

    Oh ya, sama juga nih, bahkan di blog Eno, seringnya saya komen sesuatu jadi udah basi, kayak kemaren saya ikutan kuis, kayaknya udah lewat, tapi saya penasaran banget dong, kata si Kang Nata udah ada pengumunannya, tapi belom liat saya, abis ini baru baca hahaha

    Udah ah, tuh kaaannn, saya numpang curcol lagi wakakaka :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiakkkh kepanjangan rupanya ๐Ÿ˜‚
      It's okay mba, senang dikasih komentar ๐Ÿ˜

      Iya saya pernah kalau nggak salah sedang blogwalking dan mayoritas tulisan sedang bahas obat tetes mata ๐Ÿ˜† dan pernah juga sabun mandi sama satu lagi lupa ๐Ÿ˜ tapi menarik bacanya, karena meski topik sama, tapi penulisan setiap bloggers beda-beda ๐Ÿ˜ hehehe.

      Dan soal mba Rey telat ikut event Sudoku, itu nggak telat mba hihihi ~ tapi memang mba Rey joinnya paling belakang ๐Ÿ™ˆ hihihi. Semoga next time bisa ikutan yah ๐Ÿ˜†

      Delete
  18. Ini maksudnya blogwalking dalam rangka SEO ya Kak? Koq keliatannya seperti ada target, mesti mengunjungi berapa blog, mesti berkomentar, biar bisa komentarnya relevan mesti baca dan mencerna dulu, padahal bisa jadi tulisannya panjang, muter-muter, ato topiknya nggak menarik. Soalnya kalo saya mengunjungi blog karena muter2 lalu nemu. Liat2 baca2 menarik. Baru kepikir berkomentar. Salam kenal Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mas Adi, salam kenal ๐Ÿ˜

      Blogwalking dalam rangka SEO sepertinya bukan hehe. Soalnya nggak ada target, tapi memang biasanya sehari baca 5-10 blogs ๐Ÿ™ˆ lebih ke kebiasaan sih, jadi mau baca lebih dari itu kadang agak susah padahal banyak yang tulisannya bagus dan ingin saya baca segera ๐Ÿ˜‚

      By the way saya tulis di atas kalau saya nggak suka topiknya, saya nggak akan baca, apalagi sampai mencerna, padahal tulisannya panjang muter muter endeblabla ๐Ÿ˜ jadi mas salah mengerti maksud saya mungkin yah ๐Ÿ™ˆ hehehehehe. Saya baru komentar kalau saya tertarik sama tulisannya, itu maksud saya mas ๐Ÿ˜ฌ

      Delete
  19. Tentang blogwalking, aku ada beberapa cara yaitu lihat di reading list, menghapal alamat blognya, lihat komentar blog orang lain dan daftar blog yang diikuti orang lain, juga mencatat alamatnya di notes HP. Biarpun yang terakhir itu bisa bikin bingung karena alamat blog yang kucatat kebanyakan, jadi perlu perjuangan kalau mau cari alamat blog tertentu.

    Untuk comfort circle, ada benarnya sih. Aku pernah menemukan blog yang komentarnya terdiri dari orang-orang yang memang dia kenal di dunia nyata, jadi teman-temannya juga punya blog gitu. Sayang blognya sudah lama gak update.

    Kesulitan dalam blogging, mungkin melawan rasa malas untuk menulis blog. Entahlah, aku kurang yakin juga tentang hal ini. Atau mencari tahu lebih dalam tentang topik yang mau ditulis.

    Harapanku untuk konten blog, kurasa lebih banyak blog yang menuliskan cerita di balik gambar yang dia buat. Ini lebih ke preferensi pribadi, sih. Bukan berarti aku berharap blogger harus jago menggambar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya sekarang reading list yang most favorite akan saya taruh di dashboard blog, sedangkan yang favorite tapi nggak kebaca nggak masalah, itu saya simpan di note link. Hehehehe. Saya pisah begini biar saya nggak ketinggalan tulisan teman-teman yang memang saya suka banget ๐Ÿ™ˆ

      Rasa malas sepertinya acapkali jadi alasan kita, saya pun pernah beberapa kali merasakannya. Mendadak malas update, malas buka blog, hahaha. Tapi biasanya nggak lama, karena lately saya lagi suka-sukanya baca blog ๐Ÿ˜ hehehe. Semoga kita dijauhkan dari rasa malas yah ๐Ÿ˜† dan lebih semangat lagi dalam blogging ๐Ÿ’•

      Amin, turut mengaminkan harapan pada paragraf terakhir ๐Ÿ˜

      Delete
  20. Halo, salam kenal mbak Eno.
    Silent reader's here.
    Saya lupa pertama kali nemu link blog mbak dari mana.
    Tapi sejak ketemu, hampir tiap hari berkunjung karena saya suka dengan gaya penulisan mbak.

    Eniwei, sejujurnya saya blogging sejak 2005, dulu di Friendster dan Multiply, tapi sampai sekarang ga "berkembang" karena sampai sekarang saya masih ga yakin beneran mau "dikembangkan" atau ga. Masih belum siap dengan konsekuensinya.

    Makanya saya ngeblog sesukanya dan sesempatnya aja. Gitu juga dengan blogwalking. Saya suka BW tapi 98% jadi SR aja.

    Selain itu, karena bosenan saya juga susah sekali untuk konsisten. Ini juga yang jadi tantangan saya untuk terjun ke dunia blogger dengan lebih serius.

    Kalau untuk konten, sebenarnya saya ga terlalu mikirin mengenai perkembangan dunia blogger di Indonesia. Selama masih ada blogger yang tulisannya enak dibaca dan ga sekadar review atau endorsement post, saya sih masih seneng-seneng aja bacanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba Hicha, salam kenal ๐Ÿ˜
      Terima kasih sudah berkunjung yah ๐Ÿ’•
      Senang rasanya dapat kenalan baru ๐Ÿ˜†
      Dan terima kasih sudah sukaaaa ๐Ÿ™ˆ

      Saya rasa pelan-pelan saja mba dilakukannya sambil nanti mba bisa menemukan jawaban apakah mba ingin mengembangkan blog mba atau nggak ke depannya. Some people bisa jadi sangat suka tulisan mba ๐Ÿ˜

      Pssstt, sama donggg, saya kadang bosan hihihi kalau sudah begitu saya ambil waktu istirahat. Menjadi konsisten memang nggak mudah, pun ketika kita sudah berusaha untuk jadi konsisten, belum tentu kita bisa mencapai target kita. However, itu nggak masalah, kita bisa terus mencoba pelan-pelan sampai kita bisa ๐Ÿคญ

      Semangat untuk kita, mba ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Delete
  21. mbak eno, maafkan saya yang kalau komentar suka ngacak, lompat ke postingan lebih lama. padahal ada postingan yang lebih baru. Tapi aku sangat tertarik komen di tulisan ini. Aku sering baca postingan lain, walaupun ga ninggalin komentar. Akun google ku bermasalah dengan chrome di hp..huhuhu

    Ketika baca blogwalking, sering aku teringat dengan salah satu blogger angkatan lama. dia bisa menghubungkan banyak blogger satu dengan blogger lainnya. Yang awalnya ga kenal, jadi kenal dan berteman. baik secara online, maupun secara offline. Tapi beliau sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

    jujur sih, kemampuanku untuk blogwalking belum kayak mbak eno yang bisa baca beberapa postingan tiap harinya. Aku masih belum bisa mengatur waktu untuk blogwalking. Tapi aku sangat menikmati ketika membaca postingan blogger lainnya. Tentu saja yang sesuai dengan ketertarikanku sih. Bagiku, blogwalking itu tidak sekedar membaca dan kemudian meninggalkan komen saja. Di sini aku bisa belajar untuk memahami apa yang diceritakan dalam tulisan, alur cerita dan pikiran penulis. ada beberapa blog yang selalu aku baca, salah satunya mbak eno. karena emang isi dan komentarnya bagus. karena cuma di blog ini aku bisa komentar panjang X lebar dan direspon sama empunya...hahhahaa

    Menurutku yang paling penting dalam blog itu sendiri adalah konsisten. Konsisten adalah koentji.
    Seperti konsisten bikin konten yang baik, dan konsisten dengan tema blog dan tulisannya.

    Harapanku tentang blog adalah para blogger, khususnya yang akan mulai ngeblog, untuk berpikir tentang bagaimana bisa menghasilkan karya yang bagus. Bukan tentang berapa duit yang bisa didapat dari ngeblog. :D

    makasih mbak eno :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mas, it's okaaaay ๐Ÿ˜

      Saya senang mas Rivai sudah sempatkan baca. Kalau nggak bisa komentar, nggak masalah mas ๐Ÿ˜ jangan dijadikan beban yah hehehehehe. Eniwei, sepertinya blogger yang mas maksud itu apakah mas Cumi yang sering dibahas oleh teman-teman bloggers lainnya? ๐Ÿ˜† saya pernah baca beberapa post beliau, and it was good. Senang melihat interaksi yang ada di dalamnya ๐Ÿ’•

      So do I mas, buat saya blogwalking itu bukan sekedar baca dan komentar, tapi betul-betul memahami alur yang dibagikan, makna, pengalaman, ilmu dan lain sebagainya ๐Ÿ˜ pokoknya maunya kalau sudah spend waktu untuk blogwalking, saya bisa pulang bawa manfaat atau ilmu tambahan, atau minimal hati senang (semisal baca post soal makanan, atau liburan, etc) hahahaha. Jadi buat saya kesempatan blogwalking ini nggak mau disia-siakan selagi ada ๐Ÿ™ˆ and I thank you so much mas, karena sudah mau tulis komentar panjang lebar di blog saya ๐Ÿคญ

      Well, bicara soal konsisten memang jadi momok menyeramkan especially untuk saya karena kadang dan pada kenyataannya, konsisten itu nggak mudah ๐Ÿ˜‚ hahahaha. However, kita hanya bisa berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan kita. Semoga hasilnya memuaskan untuk diri kita, yah ๐Ÿ˜

      Amiiiiiin, mas. Semangattttt! ๐Ÿ’•

      Delete
  22. Mbak, dulu pas Mbak bilang circle blog juga penting, itu kerasaa banget.

    Jadi, aku pun sedang kefikiran tentang hal ini. for the first time aku join komunitas bw. Tahu nggak yg aku rasakan? saling komen tapi sekenanya itu rasanya nggak ngena di hati, ya nggak sih mbak?

    Dari situ aku jadi keingetan blogpost Kak Eno beberapa bulan yg lalu, aku lupa, tapi kak eno pernah bilang kalo enakan komen di blogpost yang kita sukai. Mendekat karena emang ingin dekat, kenalan dulu, bahkan sampe mengetahui seluk beluknya saking seringnya berkunjung.

    Sampai saat ini masih beberapa sih kalau yg masuk circle. Mbak Eno, Mbak Rey, Lia, Awl, dan bebrapa yg lainnya.

    Emang cara penulisan dan apa yang dituliskan pun menurutku ngaruh banget untuk menjalin keakraban.

    Sempat aku stuck di suatu keadaan, ketika postinganku udah ala2 judul clickbait, until i felt 'this is not the real me'. Makanya, beneran mencari passion dan mengikuti apa yang diinginkan dari hati itu akan lebih mendalam. Makanya itu, aku masih maju mundur aja utk memonetisasi blogku. Masih merasa bahwa hal begitu itu nggak sepenuhnya aku. Karena aku belum siap dgn segala resikonya.

    Thanks for your tought sharing kak. xoxo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nggak ikut group mba, jadi sebenarnya belum punya pengalaman bagaimana sistem blogwalking di group ๐Ÿ™ˆ saya pribadi selama ini blogwalking betul-betul mengikuti feeling, jadi harus suka topiknya dulu, dan saya bisa relate sama topiknya, atau memang topik tersebut tambah ilmu pengetahuan buat saya, baru saya baca ๐Ÿ˜† pilih-pilih banget memang, tapi seperti yang mba bilang, daripada cuma setengah hati, nanti jadi nggak enak juga ๐Ÿ’•

      Hehehehe, iya mba, paling nyaman kalau kita bisa pelan-pelan mengenal meski hanya sebatas tulisan di blog, berproses istilahnya. Saya pun kadang sampai cari post lama dari teman bloggers tersebut yang relate sama saya, sampai ada yang saya komen post jadulnya which is tayang 6 bulan sebelumnya ๐Ÿ˜

      It's okay, kita bisa doing this blogging thingy sesuai dengan keinginan kita, standar kita dan passion kita ~ dan kita akan terus berproses, belajar, mencari tau, sampai kita menemukan titik nyaman yang paling kita suka ๐Ÿ˜† ehehehe. Semangat untuk kita, mbaaaa ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Delete
  23. bener banget yang mbak Eno bilang soal circle itu. ternyata sama saja ya, pertemanan di dunia blogging dengan di dunia nyata hehehe.. kayak aku suka banget bacain label thoughts punya creameno. somehow ngeklik sama pemikiran aku. mbak eno juga baik banget mau mampirin balik ke blog aku yang masih bayik dan suka gak jelas maunya apa :P komennya selalu panjang2 dan kayak beneran baca sampai habis begitu (eh memang baca dong ya, makanya bisa komen panjang hahaha)

    tadinya aku ikutan grup blogwalking buat iseng, mbak. lama2 lelah juga sih, karena berasa jadi kewajiban banget, komennya juga maksa banget harus ngerti padahal ada topik2 yang aku gak ngerti blas, macam coding atau otomotif, tapi krn sudah komit ikutan BW jadi harus komen, akhirnya sedih juga karena komennya berasa gak sincere :( tapi kalo pas nemuin yang topiknya gueh banget itu jadi suka bales2an dan follow. akhirnya sekarang aku sudah lebih selow, gak ikutan grup BW lagi. bener2 organik saja, baca2 blog yang aku suka, aku follow, terus jadi berteman deh karena suka bales2an.

    mimpiku soal ngeblog sih tadinya ingin monetisasi dan jadi passive income. entah bagaimana ceritanya sampai skrg blum diapproved wqwqwq *aku tak tahu salahku dimana

    tapi gakpapa ternyata, karena dasarnya aku memang suka bercerita kan. sosmed lainnya sudah bikin jengah karena cuma gitu2 aja. di blog aku bisa cerita apa saja, yang remeh sekalipun, dan gak ada yang ngejudge. biasanya kalau gak suka gak repot2 komen begitu, paling ya gak dibaca sampe habis kan hehehe jadi gak sakit hati :P

    di blog juga gak banyak teman real life yang tahu, jadi aman hahaha *jaim*

    jadi sekarang lebih hepi sih ngeblognya karena gak ada kewajiban khusus. ngalir saja, jadi diri sendiri. tadinya mau cerita soal traveling saja, eh makin kesini, karena corona juga gak bisa jalan2, jadinya banyak cerita random yang kumasukkan, sebagian ya karena alasan curhat juga hehe

    harapan ke depannya, aku lebih rajin ngeblog. aku juga mulai semangat bikin post terjadwal, biar lebih fokus cari topik yang menarik tapi juga yang kusukai. biar blog ini benar2 menjadi gambaran diriku di dunia maya :D


    semangat buat kita semua para blogger yaa, apapun harapan ke depannya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya pertemanan di mana-mana nggak jauh beda (menurut saya yah) hehehe, I mean, kita pada akhirnya akan nyaman pada comfort circle kita meski kita melanglang buana ke mana-mana ๐Ÿ˜ cuma asiknya blogging, comfort circle yang kita kenal bisa dalam jumlah ratusan atau bahkan ribuan, means kita bisa berteman dengan banyak orang selama kita klik dengan tulisannya ๐Ÿ˜† eniho, saya baca semua tulisan yang saya komen mba, termasuk di blog mba Kartika, beberapa tulisan memang menarik untuk saya ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ’•

      Saya to be honest, nggak begitu paham sistem group blogwalking dan sejenisnya ๐Ÿ˜ฌ beberapa kali sempat dibahas oleh mba Reyne pada blognya, tapi karena saya nggak join jadi nggak punya gambaran jelas. However, dari komentar mba Kartika, saya hanya bisa encourage mba untuk lakukan apa yang membuat hati mba senang especially karena blogging ini kan masuk dalam kriteria hobi, jangan sampai hobi membebani mba ๐Ÿ˜

      Terus soal monetisasi blog, semoga soon blog mba bisa di-accept dan bisa mendapatkan passive income dari sana. Kalau pun belum, semoga mba nggak patah semangat dan terus mengerjakan apa yang mba suka. Asal jangan lupa take a break saat betul-betul lelah ๐Ÿคญ

      Himnae!

      Delete
  24. Aku tipe yg LBH suka membaca daripada mendengar :D. Makanya blog sampai kapanpun akan tetep jd favoritku daripada blog ato YouTube.

    YouTube aku tonton kalo memang isi kontennya lebih mudah untuk dilihat daripada di baca. Cthnya kayak kemarin aku ngubek2 YT hanya untuk mencari cara melipat dimsum dan gyoza :p. Karena pas dibaca aku ga mudeng blas hahahahaha.

    Tp selama kontennya LBH mudah aku pahami lwt bacaan, aku bakal jarang cari YT ato videonya.

    Tadinya aku pikir setelah aku resign, aku bakal bisa nulis lebih sering, setidaknya seminggu sekali. Tp ternyata ttp ga bisa mba :D. Tetep aja jdwalku update 2 Minggu sekali.

    Jujur sejak pandemi aku blm lagi traveling, jd bahan penulisan makin susah :D. Sementara kalo mau menulis dari foto2 lama, aku jarang dpt feel-nya lagi. Krn perjalanannya juga udah lama, dan aku banyak lupa :D.

    BW yg aku bisa lakuin makin rutin sejak resign, jadi aku makin banyak dpt temen baru dari cara itu :D.

    Kalo konten yg aku harapkan bisa makin berkembang, aku g ada preferensi khsus sih. Aku sndiri nichenya traveling dan kuliner. Tapi toh aku selalu suka baca blog temen2 yang diluar itu. Buatku baca blog di luar dari Niche kita, bisa nambah pengetahuan, memperkaya kata2 dan cara menulis blog yg LBH baik :). Jadi mau apapun Niche blognya, semoga semua bisa berkembang sama2.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dua minggu sekali pun nggak apa-apa mba, pembaca akan siap menunggu tulisan mba tayang dengan sabar ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Sama mba, saya sudah lama nggak travelling jadi mood mau tulis cerita travelling pun lenyap. Mau ingat-ingat cerita lama juga rasanya malas-malasan, apalagi mau edit fotonya, bah tambah malas hahahahaha ~ seriously butuh liburan ๐Ÿ˜‚

      Dan soal BW, nowadays saya pun menambah banyak link blog baru yang topiknya saya suka ๐Ÿ˜† sambil pelan-pelan menyelesaikan bacaan dari tulisan teman-teman yang saya ikuti blognya dan memang menjadi fave saya ๐Ÿ™ˆ dan sama seperti mba Fanny, meski niche saya lebih ke travelling, tapi bisa dibilang, saya sangat tertarik dengan niche personal hahahahaha alhasil sekarang lebih sering baca tulisan dari bloggers yang bercerita mengenai keseharian ๐Ÿ˜

      Delete
  25. Dengar dengar blog sekarang banyak yang ngutamain seo (search engine optimization) dari grub blogger sih.
    Duh aku baru komen pertama kali di post mbak eno nih๐Ÿ˜ aku selalu baca kok cuman gak pernah komen karena udah liat komenan yg banyak di setiap post jadi daripada komen mending bacain komentar๐Ÿ˜‚ *hehe gak pede
    Ya btw ngomongin blog yang aku dapet dari salah satu grub blogger ya itu katanya blog tanpa seo itu jadi kurang. Banyak yang ngebahas teknik teknik supaya page one, muncul dipencarian google, adsense, banyakin trafik, keyword yang banyak dicari dan yah teknik teknik lainnya. Aku juga baru bener bener ngikutin blog tahun kemaren dan belum banyak blogger yang aku tau. Bahkan yang aku tau blogger itu cuman bahas tutorial, cara cara tapi semakin kesini waktu aku kenal blogwalking jadi tau tema tema semacam di creameno atau tatangga. Dan aku salut banget sama temen temen yang ngisi blognya dengan cerita cerita ringan atau tema tema yang memang disuka tanpa mentingin teknik teknik algoritma google๐Ÿ‘๐Ÿ‘
    Omong omong sebenarnya sih tentang blogwalking aku jarang melakukannya, cuman baca sampe selesai tanpa ninggalin komentar๐Ÿ˜†, kalo sampe sreg banget ya setiap hari buka situsnya lagi nunggu post terbaru dan baca lagi atau baca baca di post lama.
    Yah intinya aku masih banyak belajar tentang blog, salah satu grub mentingin seo dan teknik teknik lainnya sementara grub lainnya lebih ngebahas tentang menulis apa aja yang ingin ditulis sendiri tanpa mentingin seo.
    Yeah intinya bagi seorang blogger kan ada yg baca itu udah luar biasa *hehe itu aku sih
    Salam kenal ya mbak eno, ini aku baru aja beraniin nyapa setelah sekian lama liat creameno bolak balik di depan mata ku hehehe
    Semangat untuk teman teman dengan harapan dan impian masing masing..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba Diyanti ๐Ÿ˜

      Terima kasih sudah berkomentar, berbagi pengalaman dan insight, dan terima kasih sudah baca post-post saya ๐Ÿ™ˆ kalau soal blog sekarang lebih banyak mengutamakan SEO sepertinya benar, seenggaknya itu yang saya baca dari blog teman-teman yang tengah berjuang agar blognya bisa page one ๐Ÿ˜† hehehe. Tapi saya pribadi nggak terlalu mementingkan SEO sebab saya nggak begitu paham sistem dan tata caranya, jadi saya blogging mostly just for fun ๐Ÿ˜

      It's okay kalau mba Diyanti masih jarang blogwalking dan lebih memilih membaca, karena sebagian orang ada yang nyamannya demikian seperti sahabat-sahabat saya pun lebih banyak baca tanpa komentar ๐Ÿ˜‚ however, it's okay juga kalau one day mba Diyanti mau saling berkomentar dan menjalin pertemanan. Semua bisa dilakukan mengikuti kenyamanan dan preference mba ๐Ÿ˜ satu yang pasti, para teman yang dikunjungi blognya oleh mba, tentu akan merasa senang dan welcome pada mba ๐Ÿ˜

      Salam kenal juga mba, nanti saya balik berkunjung ke blog mba yah, dan semoga mba tetap semangat berbagi cerita ๐Ÿ˜†

      Delete
  26. Postingan ini menarik perhatian..

    blognya mbak meno ini masuk dalam kategori personal blog paling istikomah dengan konten menarik yang saya baca dan kunjungi. loyal dan attentive banget ke pembacanya. Plus, relatable.

    Saya suka dengan apresiasi mbak ke sesama blogger/creator. sepakat bahwa Blog tetap memiliki pasar tersendiri terlepas dari platform lainnya youtube/tiktok dsb. Duh, konten trending di youtube beberapa makin gamenarik saja akhir2 ini.

    dan blognya mbak meno ini termasuk blog yang bener2 "murni" blog sih.. "personal blog" yang berbagi pikiran dan tidak money oriented..kayak melestarikan tradisi blogger di masa lampau.

    Yang juga menarik, kadang disini komentar2nya itu juga bisa jadi konten dan secara enggak langsung bisa membuka diskusi dan pengalaman.

    meski saya yang termasuk sesekali ninggalin komentar, masih salut dengan influence yang mbak berikan kepada pembaca. Semoga banyak lahirnya personal blog baru lainnya ya, membawa kesadaran bahwa blogging is not dead in 2020. bahwa aktifitas blogging masih bisa mengasyikkan. :D
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai hai, mas Rifan ๐Ÿ˜

      Duh terima kasih atas apresiasinya ๐Ÿ™ˆ jadi senang, Wk! Blog mas Rifan juga salah satu yang saya suka, tapi masnya lagi sibuuuuk jadi jarang update sepertinya ๐Ÿ˜

      Sepaham sama mas Rifan, blog akan tetap punya pembacanya sendiri meski platform lain lebih terkenal ๐Ÿ˜ dan kalaupun pada akhirnya semakin sedikit pembacanya, semoga kita bisa tetap menulis blog selama kita bisa. Seenggaknya untuk dibaca oleh diri kita ๐Ÿ˜‚

      Eniho, sebenarnya kalau mau money oriented nggak masalah mas, setiap dari kita pasti money oriented cuma berbeda-beda saja orientasinya ๐Ÿ˜ ada yang memang sarana prasarananya di blog jadi berusaha untuk dapat uang dari blog, namun ada pula yang punya chance cari uang di luar jadi blog hanya untuk senang-senang. Terlepas apapun alasan dari kita untuk blogging, yang terpenting kita berusaha untuk melakukannya dengan hati senang ๐Ÿ˜ jadi saya tetap akan mendukung teman-teman yang memang mau cari uang dari blog hehe ๐Ÿ’•

      Dan iya bangetttt mas, komentar yang masuk kadang rasanya jadi satu post sendiri plus pengalaman-pengalaman yang dibagikan sangat 'rich' jadi membuat saya dan mungkin teman-teman lainnya bisa belajar banyak dari apa yang telah teman-teman tuliskan ๐Ÿ˜ tentunya termasuk dari komentar mas Rifan juga ๐Ÿ˜†

      Amiiiiiiin, semoga banyak blog baru lahir dan semangat membaca bisa terus berlanjut ke generasi berikutnya ๐Ÿ’• semangat untuk kita, semangat untuk mas Rifan!

      Delete
    2. Hello again mba..

      (izin reply agak panjang lagi yah wkwk)

      pardon, mba meno. Seharusnya saya perlu mengedit istilah kata money oriented itu. Semoga enggak terkesan against the idea ya, haduuh. :D Betul banget mba. Sangat dibenarkan apapun niatnya.

      Tentu saja saya juga tim yang support make money through blogging karena saya sendiri selain tujuannya bersenang2, cenderung nyari jejaring, juga penasaran untuk iseng dengan memajang ads di blog wkw :D

      Bagi saya, blogger adalah orang-orang kreatif yang berjasa berbagi info, hiburan, pengetahuan dan konten ke mereka yang mungkin membutuhkan.

      Perihal BW, saya sama sebenernya, hanya komen di postingan yang menarik perhatian saja :D dan ga di visit balik pun sebenarnya sangat enggak masalah karena itu hak pembaca :D Sebagai orang yang demand dengan kualitas konten, saya pun juga hobi memilah niche mana yang sesuai dengan interest saya, dan yang relatable dengan saya.

      Saya juga sepakat mba, bahwa ada bwanyak banget blogger bagus-bagus disana yang sebenarnya punya value yang tinggi di setiap postingan yang mereka buat. Kayak wow banget konten dan tulisannya, tapi masih jarang ditemukan khalayak.

      karena baru banget ngeblog dari desember tahun lalu, Jadilah saya, saat ini bereksperimen menulis ala SEO. Beberapa postingan memang berhasil masuk page one. Tapi minusnya itu, bener kata Pak Anton, terkadang bisa lupa sama jati diri.

      Saat ini saya sedang belajar menulis ala SEO tanpa menghilangkan jati diri saya, dan ternyata engga gampang wkwk.

      Sama sih Kesulitannya, mba. Konsistensi. Dan terkadang terlalu ada ambisi untuk menulis ala keyword dan permintaan pasar. (ps, saya sempat dilema apakah mau ganti domain karena saya pikir tulisannya terlalu komersil bgt dan kurang personal) tapi bener banget sih, yang penting ngeblog dan bisa have fun ya.

      Saya tulus komentar begini, menurut pengamatan saya itu, blog mba meno ini kayak forum yang mana mba adalah creator dan moderatornya. Ga kutemukan di blog2 lain dan ini keren. Kayak bisa menampung pemikiran2 pembaca juga.

      Tulisan personal seperti mba meno ini sebenernya yang lebih mengikat dan punya kesan ke pembacanya. Maka pembaca setianya jadi gereget ingin komen.

      Mungkin jadi pengingat buat saya juga, kedepan untuk bisa sering-seringlah menulis pemikiran di blog pribadi biar orang tahu siapa kita, dan apa isi kepala kita. Agar tidak melulu trafik yang dikejar. Kapan2 sesekali mau melupakan SEO dan berbagi tulisan opini juga. Biar kesan personalnya dapat. Lagian, berbagi pikiran juga sebagai metode terapi bukan mba?

      Noted mba, apapun niatnya yang penting menulis ya mba, berkarya dan berbagi energi positif dan kebaikan untuk orang lain. Terima kasih apresiasi dan dukungannya ke sesama content creator.. Makasih juga sudah baca reply terpanjang yang pernah saya buat ini :D wkwk

      Semangat nulis dan update tulisan, dear Bloggers!
      :D

      Delete
    3. Hola mas Rifan, masuk-masuuuuuk ๐Ÿ˜‚

      Wahahaha saya mengerti maksud komentar mas Rifan, dan saya jelaskan lebih detail pada komentar balasan saya agar teman-teman yang baca komentar mas Rifan nggak salah paham ๐Ÿ˜ karena nyatanya, banyak yang cari uang dari blog, jadi kita harus dukung teman-teman tersebut juga ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Lagipula kalau bisa dapat uang dari blog akan sangat menyenangkan, bukan begitu, mas? ๐Ÿคญ semoga blog mas Rifan akan dapat banyak pemasukan baik itu dari adsense dan dari segi lainnya. Because tulisan mas Rifan termasuk yang menyenangkan untuk dibaca ๐Ÿ™ˆ

      Betul yang mas bilang, nggak visit balik nggak masalah, kalau kita suka, kita komentar di sana, karena memang kita suka dengan tulisannya ๐Ÿ˜† meski kalau dikasih visit balik akan double sukanya. Realistis hahahahaha ๐Ÿ˜‚

      OMG, blog mas Rifan baru dari Desember tahun lalu? Saya kok merasanya sudah lama kenal seperti around tengah tahun 2019. Hahahaha. Apa karena mas Rifan sering main ke sini yah, jadi berasa kenal lama ๐Ÿคฃ seriously kaget saya hahahaha. Kalau menurut saya, nggak diganti domainnya nggak apa-apa, itu sudah menjadi bagian dari personal branding mas Rifan, dan tulisan mas selama ini oke jadi tinggal berkembang pelan-pelan *duileh sok kasih komentar nih saya hahahaha* maapkaaan ๐Ÿ™ˆ

      Yep mas, berbagi pikiran merupakan terapi yang paling menyenangkan ~ kadang otak kita sudah penuh isinya, jadi ingin di keluarkan, why not dituliskan, siapa tau bisa dapat insight dari pembaca yang kembali membuka mata kita akan sesuatu yang nggak kita tau sebelumnya ๐Ÿ˜ that's what I got nowadays from blogging world, mas ๐Ÿ˜†

      Terima kasih banyak untuk komentar yang sepanjang post personal hahahahaha like it, semangat untuk mas! ๐Ÿ’ƒ

      Delete
  27. Kalo menurut saya sih mbak, kenapa blogger gak dibayar mahal kaya platform lain, karna budaya membaca kita yang masih rendah. Orang lebih suka disuguhi gambar macem instagram ataupun audio yang bergerak macem youtube. Kenapa? Karna menikmati karya visual kaya gitu gak perlu mikir capek-capek.

    Coba mbak bandingin dengan membaca. Membaca itu seni memahami kata-kata. Dengan membaca otak jadi bekerja untuk memahami maksud yang terkandung dalam tulisan, terus membayangkan lewat imajinasi di otak. Sehingga otak bisa merekam maksud dari tulisan tersebut.

    Kalo budaya membaca saja gak berkembang, gimana berkembang dunia blogging. Padahal dengan banyak membaca orang jadi kreatip. Karna otaknya udah terbiasa berimajinasi. Kalau udah terbiasa berimajinasi pasti gak sulit untuk menulis.

    Beda dengan di luar negeri yang budaya membacanya tinggi. Makanya harga postingan para blogger itu dihargai mahal. Karna minat orang untuk liat blog juga tinggi. Jadi yang masang iklan gak ragu-ragu untuk keluar duit banyak karna tau bakal banyak yang baca postingan si blogger. Karena banyak yang baca, otomatis produk yang diiklanin makin terkenal. Produk makin terkenal, penjualan makin meningkat. Sesederhana itu.

    Kalo ninggalin komentar menurut saya itu salah satu bentuk apresiasi pada penulis. Kalo tulisannya bagus (dan saya ngerti) pasti saya komen. Tapi kalo isi tulisannya gak ngerti gak pernah komen. Contohnya bahas otomotif, komputer, hadehhhh, udah deh, otak gw langsung ngehang (wkwkwkwk).

    Tapi kalo tulisannya bahas yang sederhana, receh-receh, malah saya suka. Mungkin ini juga karena kepribadian saya suka yang receh-receh, wkwkwkwk.

    Btw, nice posting !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hoi mas Riza, hawayu? ๐Ÿ˜‚

      I couldn't agree more! Sepertinya salah satu alasan memang begitu mas, kebanyakan nggak suka baca, alhasil pada nggak minat blogging dan lebih memilih info visual ๐Ÿ˜ nggak bisa disalahkan juga, especially di-era sekarang yang segalanya jauh lebih mudah ๐Ÿ™ˆ kalau ada yang mudah kenapa harus ambil yang susah, ya kan? ๐Ÿคฃ

      Betul, membaca itu seni kata-kata, dan otak perlu bekerja keras untuk memahami maksud dari setiap bacaan yang ada. Sayangnya nggak banyak orang tertarik melakukannya ๐Ÿ˜† hehehe. Meski begitu, saya tetap punya harapan besar kalau dunia blog bisa terus berkembang dengan isi konten positif yang suatu hari nanti, bisa diwariskan ilmunya pada generasi berikutnya ๐Ÿ’•

      Hehehehehe, kalau soal komentar memang akan kembali pada preferensi masing-masing, yah ๐Ÿ˜ nggak bisa diatur dan diganggu gugat, dan tugas kita as a blogger, cukup menulis apa yang kita suka terlepas nanti ada yang baca dan komentar atau nggak ๐Ÿ˜‚

      Thank you, mas!

      Delete
  28. Menarik, pernah membaca sebuah artikel bahwa sebetulnya soal pembagian share lebih gede blogger dg ads ketimbang youtuber dg ads. Karena share di YT hrs dibagi 50-50 dg platformnya. Entah benar atau nggak karena saya nggak main YT.

    Saya suka blogwalking walaupun terbatas masih sesama platform WP. Yes..WP terlalu memanjakan usernya dg kemudahan sehingga kita kdg enggan keluar dari zona nyaman reply2an ๐Ÿ˜„ yang tinggal klik tulis nggak perlu isi-isi name dan url. Sesuatu yg perlu saya rubah banget ini. Untuk ketemu blognya mba Eno yg menggoda untuk di-reply.

    Sebetulnya untuk yg tingkat literasinya tinggi lebih cenderung suka baca blog. Karena yg saya suka dari media ini seringkali komentar-komentar pembacanya berbobot demikian juga wawasannya.

    Yang kadang bikin saya bingung mau reply apa bila ada paid post...karena sifatnya lebih persuasif spt iklan jadi ya akhirnya berakhir dilihat saja...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya betul mba, karena blog ini kan masih bagian dari Google yah, tapi nggak tau juga deng hahaha takut salah ๐Ÿ˜‚

      Tadinya juga saya hanya komentar di blogspot mba, belum menjamah WP karena kalau ke WP harus isi URL dan lainnya, tapi semakin ke sini, WP pun saya kunjungi karena banyak teman bloggers yang tulisannya bagus di sana, termasuk tulisan-tulisan mba Phebie ๐Ÿ™ˆ sebenarnya ada banyak teman WP yang saya suka bahasannya, tapi masih malu-malu untuk komentar awalnya ๐Ÿคญ untung sekarang sudah mulai berani berproses ke depan ๐Ÿ˜‚

      Betul mba Phebie, blog ini lebih digemari sama teman-teman yang memang punya minat baca tinggi, kalau yang nggak suka seperti beberapa kenalan saya, mereka bilang lihat Youtube lebih menyenangkan ๐Ÿ˜† nggak salah juga, karena itu akan kembali para preferensi personal ๐Ÿ˜

      Delete
  29. Halo mba salam kenal, tadi awalnya mampir sini karna baca postingan paid post sejuta (ketauan dah kalo duit auto ijo).wkwk.

    Eniwe baswe, aku juga beberapa kali ada ganjalan soal ikutan list blogwalking. Tadinya berharap bisa kenal lbh banyak blogger lain dan membangun engagement. Ternyata kemampuan bacaku sangat rendah, 5 blog aja udah sepet. Jempol banget buat temen2 yg bisa BW puluhan per hari.

    Karna aku juga tipikal yg merasa bersalah kalau komen sebelum selesai membaca tuntas, atau membacanya skip skip, kasihan yg udah nulis sampe begadang. Bayangin ke diri sendiri, udah berusaha milih kalimat yg menurutku paling gokil (padahal engga gokil wkwk) eh malah ke skip.

    Jadinya sekarang ak ga ikutan list BW ✌๐Ÿ˜ท bw berdasarkan kemampuan aja ga pake target, dan kalau lg tertarik baca. Hihi.

    Salam untuk korea, dari Bali,
    ์•ˆ๋…•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mba Sera, anyeong ๐Ÿ˜

      Terima kasih sudah mampir mba, jangan lupa partisipasinya ๐Ÿ˜‚ ps: normal kok kalau ijo, saya pun ijo hahahaha ๐Ÿ™ˆ

      Saya belum pernah ikut list blogwalking mba, tapi bisa memahami kesulitan mba ๐Ÿ˜ nggak apa-apa, pelan-pelan saja dilakukan, apabila sudah berkomitmen ikut group, mau nggak mau harus dilakukan ๐Ÿ˜† tapi kalau nggak sanggup, mungkin bisa ke luar baik-baik agar nggak menyakiti teman-teman lainnya ๐Ÿ˜ dan setuju sama mba Sera, saya selalu salut sama teman-teman yang bisa blogwalking ke banyak blog seharian. Butuh dedikasi besar soalnya ๐Ÿ’•

      Wahahaha I feel you mba, that's why saya nggak mau skip tulisan, kalau saya suka pasti saya baca sampai kelar, kalau nggak bisa baca sampai kelar, better nggak komentar daripada asal-asalan nanti jadi nggak enak sama penulisnya yang sudah berusaha menuliskan ๐Ÿ˜ thankfully, semua blogs yang saya follow, isinya saya suka ๐Ÿ™ˆ hehehehehe.

      Delete
  30. Jujur, kadang ikut list BW kalau mengejar pv job.tapi itu sangat jarang, job nya jarang soalnya hahahaha..selebihnya aku tetap bw juga.memang sih sudah dari sononya, ada beberapa blog yang kita suka jd ya mampir terusss disana. selain itu, aku tetap berupaya juga mengunjungi blog-blog baru dan kadang kaget juga.misal ada travel blogger bagus dan ternyata kereen bgt tulisan dan pengalamannya. well, mari kita terus bw, nambah silaturahmi antar blogger dan tentu saja nambah ilmu juga loh. klo gak bisa bw balik gpp kok. tetap bermanfaat buat si penggemar bw hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mba Enny ๐Ÿ˜

      Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya ~ ehehe, ngomong-ngomong semoga jobnya semakin ramai ya, mba. Semangat! Jangan menyerah ๐Ÿ˜†๐Ÿ’• ps: sama seperti mba Enny, saya BW always apalagi kalau sudah suka, seperti kata mba Jane di atas, bisa jadi bucin karena terus-terusan menunggu update-an terbarunya ๐Ÿ˜‚

      Siappp, mari kita saling berbagi komentar dan saling membaca tulisan teman-teman yang kita suka. Agar silaturahmi terjalin hangat, dan ilmu pun bertambah ๐Ÿ˜

      Terima kasih, mba ๐Ÿ˜

      Delete
  31. Saya pun kalau blogwalking somehow gak kuat lebih dari 5-10 blog mba Enoo setiap harinya, hiks hiks๐Ÿ˜Ÿ Karena saya seringkali sakit leher dan punggung kalau terlalu lama diam di depan layar laptop atau smartphone, jadinya suka dicicil, walaupun kadang kewalahan jg karena banyak postingan terbaru. Gapapa sih, artinya banyak blogger pada aktif menulis dan tambah memotivasi saya juga buat aktif๐Ÿ˜‚.

    Sepertinya kenapa nilai blogger-blogger atau platform blog dalam soal iklan atau traffic gak separah media sosial naiknya, karena orang-orang cenderung lebih suka sama konten yg bergambar dan minim tulisan, alias males baca panjang-panjang. Sementara blog ini memang wadahnya para penulis atau mereka yg hobi menulis. Padahal kalau dipikir-pikir, keberadaan blog sendiri udh ada dari lebih dari sepuluh tahun yg lalu๐Ÿ˜– Tapi mungkin itu lah plus minusnya mba, sampai saat ini blogger masih bisa eksis karena tulisannya nggak pernah mati. Yang membuat tergerus hanya zamannya, produknya, misal blog khusus review produk kecantikan, yg berganti dan berubah kan produk kecantikannya, bukan nilai tulisannya:')

    Saya juga berharap semoga orang-orang bisa lebih "melihat" blog lagi sebagai platform yg gak kalah besar daripada media sosial Instagram—dan mungkin tiktok kedepannya.❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Awl kalau sampai sakit punggung dan leher jangan lupa sering-sering stretching badannya ~ karena stretching sedikit banyak bisa membantu membuat otot di tubuh kita lebih relaks ๐Ÿ˜ฌ jangan sakit yah, mba. Ehehehehehehe ๐Ÿ’•

      Nah iya, nowadays banyak bloggers lebih aktif dari awal-awal Corona datang ๐Ÿ™ˆ senang rasanya, saya jadi ikutan semangat untuk aktif update dan BW karenanya ๐Ÿ˜† dan betul yang mba Awl bilang, sepertinya kebanyakan di-era sekarang lebih suka lihat gambar atau video visual, dengan sedikit tulisan ๐Ÿ˜ nggak bisa disalahkan, mungkin jaman memang sudah berubah hehehehe. Hanya bisa berharap, blog tetap ada nggak dimakan usia ๐Ÿคญ

      Amiiiiiin, semoga bisa, yah ๐Ÿ˜

      Delete
  32. ketakutan saya terjadi mbak, ketika kesibukan in real life mulai menyerang, ntah kerjaan kantor maupun kerjaan sampingan sbg videografer (akhirnya mulai merambah dunia video wkwk), blog terbengkalai, terbukti ini udah hampir satu bulan ngga update tulisan baru, dan blogwalking pun ngga berjalan, di saat blogger2 lain ternyata lagi aktif2nya hiks..

    btw terkait rate bloggers sekarang emang rendah bgt mbak, dan saya sih (samai saat ini) mencoba idealis, di tawaran2 job bloggers yg umum/terbuka, tarifnya udah rendah bgt jadi ngga tertarik.. ada tawaran2 masuk di email, begitu kukasih ratecard, menghilang, jadi yaudah deh ngalir aja, nothing to lose :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cieeeeh yang semakin sakseiiiiis, good dong mas, nggak apa-apa kalau sedang sibuk kan nggak bisa dipaksakan semua harus dilakukan ๐Ÿ˜ mau nggak mau kita harus pilih prioritas ~ jadi terlepas saat ini mas Bara sedang nggak bisa rajin update seperti biasanya, saya as pembaca akan menunggu dengan sabar cerita Indonesia diwaktu yang akan datang ๐Ÿ˜ yang terpenting, sehat selalu, mas Bara ๐Ÿ˜ฌ

      Sadly, it happens quite a lot yah, tapi it's okay, pelan-pelan bisa berkembang lagi siapa tau jadi kenyataan ๐Ÿ˜‚ ehehehehe. Semoga yang tanya ratecard nggak menghilang, dan bisa bilang baik-baik kalau budget-nya belum masuk ke mereka ๐Ÿ˜✌

      Delete
  33. Salam kenal. Kesulitan blogging terbesar saya adalah ngumpulin ilmunya hingga jadi satu gambaran utuh hingga saya bisa bikin strategi ngeblog, bukan cuma comot dan terapin taktik sana-sini.

    Saya ngeblog tujuan utamanya buat cari duit. Awalnya saya kira gampang aja make money blogging, ternyata butuh dedikasi tinggi.

    Butuh beberapa tahun bagi saya buat dapetin dan praktekin ilmu ngeblog, gimana bikin konten (saya sering pakai template/recipe buat ngebantu tulisan saya yang jelek), SEO, monetasi, email list building, milih niche, dll. Untunglah saya dapat shortcut. Awalnya saya ikut free trial SEO course dan hasilnya saya pakai buat ngelamar kerja jadi tim SEO di salah satu blog milik orang Kanada.

    Saya diterima kerja dan mulai ikut ngurusin SEO blog yang baru aja dibikin. Ternyata gila juga, berat. Setahun pertama blog bos saya sepi earning dan trafik. Kerjaannya bikin konten, SEO, link building, gitu terus pokoknya membangun dan membangun. Tapi konten blognya nggak asal-asalan seperti yang sering saya temui pada blog yang dibikin buat monetasi. Bos saya jaga kualitas konten baik di blognya sendiri maupun di guest post di situs lain. Guest post-nya sampai tembus ke beberapa media besar.

    Baru tahun kedua trafik naik pesat, earning juga. Di akhir tahun kedua timnya dibubarin, termasuk saya juga diberhentiin kerja. Karena blognya udah tumbuh bagus dan bisa dia handle sendirian. Tapi nggak lama juga blognya dijual, laku tinggi.

    Itu pekerjaan yang paling berkesan bagi saya dan saya belajar sangat banyak dari situ. Saya bersyukur bisa ngalamin behind the scene sebuah blog yang sukses.

    Saya jadi tahu, blog yang sukses itu (dalam hal saya adalah secara earning) bisa direncanakan. Kemudian ilmunya saya praktekin. Saya jadi berani milih niche spesifik buat ngeblog. Maka beberapa blog saya yang isinya campur-campur saya matiin dan saya kasih ke orang. Sejauh ini hasilnya cukup bagus sih.

    Kalau soal konten apa yang saya ingin berkembang di blog Indonesia sih, nggak ada kali ya. Saya cuma ingin melihat lebih banyak blogger yang fokus bahas 1 niche sesuai pengetahuan mereka, biasanya bahasannya lebih mendalam dan ilmunya bisa dinikmati utuh.

    Untuk base price 1 jutaan per job saya setuju sekali. Cuma kayanya masih sulit diwujudkan sekarang ini.

    Klien/brand saya lihat sponsored post atau paid guest post ke blog tujuan utamanya adalah untuk link building. Menurut saya, banyak klien yang budget-nya nggak kuat bayar per blogger sejuta. Biasanya klien itu bangun link rata-rata antara 10-20 per bulan. Budget SEO mereka per bulan paling 4-10 juta, ada yang di atas itu tapi perusahaan besar.

    Lalu soal relevansi. Kenalan saya berani bayar gede ketika dia pasang link di blog yang temanya relevan dengan tema website dia. Kalau blognya tema campuran, apalagi trafik organiknya kecil banget, dia nggak mau bayar gede. Katanya link yang kaya gitu nggak gitu kerasa efeknya.

    Di sisi blogger sendiri kayanya mereka perlu ningkatin daya tawar. Banyak juga yang main dirty, mentang-mentang klien mensyaratkan DA gede maka mereka beli expired domain yang DAnya gede, tapi trafik zonk, ya susah dapat job.

    Lalu sumber monetasi blognya rata-rata cuma ngandalin job, sponsored post, dan paid guest post. Kenalan saya pernah nerima job 50 ribu karena butuh duit dan pengen blognya menghasilkan, sementara sumber monetasinya ya cuma job-job itu.

    Saya sering ngobrol sama blogger bule dan mereka sering nolak job dari brand kadang karena harganya nggak sesuai, atau karena persayaratannya mereka nggak suka. Saya heran, kok ditolak kan duitnya mayan beberapa ratus $ kadang masih ditambah benefit lain juga misalnya nginap gratis. Ternyata monetasi mereka nggak cuma dari job. Ada yang main affiliate, ads, jual produk, jual course, konsultan, dll. Jadi mereka enteng aja nolak job yang nggak sesuai standar mereka.

    Yah, intinya sih kalau saya pribadi ketika pengen duit yang layak dari blog ya harus serius dan tahan godaan job yang nggak masuk kriteria kita. Perlakukan blog seperti bisnis, bukan hobi. Dan banyak belajar, banyak praktek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal, mas Pur ๐Ÿ˜ terima kasih sudah berkunjung ke blog saya dan berbagi insight yang sangat panjang, penuh ilmu dan mengena. Senang rasanya bisa membaca semua ๐Ÿ™ˆ

      Dari komentar mas Pur, saya jadi belajar lebih jauh lagi mengenai blogging, especially bloggers seperti mas Pur yang memang pure fokus menjadikan blog sebagai salah satu sarana mencari pemasukan. Dan dari penjelasan mas Pur, saya jadi paham kalau mencari uang di blog memang sangat-sangat nggak mudah. Butuh efforts besar dalam prosesnya, dan membuat saya semakin salut dengan teman-teman bloggers yang 100% mendedikasikan waktunya untuk blogging world ๐Ÿ˜

      And now I know, alasan mas Pur memilih niche khusus Kucing, karena ilmu yang dibagikan bisa sangat utuh dan pembaca yang memang cinta kucing bisa mencari informasi lengkap dari blog mas. Hopefully, dari semua proses yang telah mas Pur lakukan hingga saat ini, akan membuahkan hasil dan pemasukan yang maksimal ๐Ÿ˜†

      Hehehehe, eniho, pada kenyataannya seperti yang mas Pur ceritakan mengenai pengalaman beberapa teman, dapat pemasukan dari blog di Indonesia sangat susah. Apalagi kalau berharap harga besar ~ meski nggak jarang juga ada brand besar yang mau bayar mahal, tapi faktanya, in most case, lebih sering bayar agak murah. Dan kita nggak bisa menyayangkan teman-teman yang tetap terima tawaran tersebut meski hanya dibayar 50K, nama pun butuh uang, apapun akan dilakukan selagi halal ๐Ÿ˜ jadi hanya bisa berharap dan berdoa, semoga dunia blog bisa berkembang pesat, dan lebih dihargai ke depannya, serta teman-teman bloggers bisa belajar pelan-pelan untuk membuat blog memiliki value besar ๐Ÿ˜

      Once again, thank you so much for the insight, mas ๐Ÿ’ƒ

      Delete
    2. Amiiin. Semoga mbak juga selalu diberi kebahagiaan dan kemudahan.

      Delete
    3. Amiiiin, terima kasih mas ๐Ÿ˜๐Ÿ™

      Delete
  34. Jujur, Mba, saya orangnya pemalu dan nggak pedean. Saya bw kebanyakan karena kunjungan balik. Kalau cocok, saya datengin lagi. Jarang banget saya komen duluan, hehehe. Entahlah saya seenggak pede itu. Lama2 kayak di dunia nyata, saya punya circle sendiri yang bikin saya nyaman.

    Sering banget saya kunbal tapi nggak ninggalin komen karena kadang nggak mudeng dengan topiknya. Atau bahkan nggak pede sama blognya yang sudah terkenal.

    Tapi saya suka blog melebihi platform apapun. Makanya ngeblog penuh suka cita.๐Ÿ˜Š. Nggak melulu soal materi karena saya banyak belajar dari tulisan para blogger.

    Kesulitan ngeblog, kayaknya soal konsistensi dan cari ide ya. Kalau konten, kayaknya beragam ya. Tergantung dari masing2 bloggernya karena banyak juga yang menulis niche tertentu. Bahkan ada komunitasnya dengan niche tertentu, misal travel bloggger.

    Reading listnya Mba Eno banyak banget. Kalau saya juga banyak, tapi makin lama saya pilah lagi. Kalau ada yang lama ga update atau cuma SP atau laporan event mulu, saya delete, hahaha.

    Btw terima kasih, Mba, sudah menyebutkan nama saya di blog yang kece ini. Terharu.

    Eh, btw blog creameno salah satu blog list yang saya sukai lho. Blognya kece banget dan berpotensi jadi seleb blog karena kontennya.๐Ÿ˜Š

    Btw sahabatnya Mba Eno ada yang tertarik ngeblog nggak sih? Hahaha, maafkan, kepooo.๐Ÿ˜‚๐Ÿ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang yang namanya comfort circle nggak di dunia nyata, nggak di dunia maya pasti akan ketemu berdasarkan rasa cocok dan nyaman ya, mba ๐Ÿ™ˆ hehehehehe ~ dan it's okay bangettt kalau memang mba Pipit nyamannya demikian ๐Ÿ’•

      Iyes mba, sepertinya permasalahan ide dan konsistensi ini yang paling sulit dilakukan dan dikejar hahahaha. Ada saja alasan untuk nggak konsisten, dan ada pula banyak kejadian yang menyebabkan hilang ide ๐Ÿ˜✌

      Reading list saya baru update beberapa bulan mba, sebelumnya masih sedikit, pelan-pelan saya tambah dengan beberapa blog yang memang saya suka ๐Ÿ˜‚ total jadi 250an sekarang ahahahaahaha. Tapi saya pisah sih, yang ditaruh dashboard yang memang saya aktif baca dan komentar, dan sisanya ada di notes ๐Ÿ˜

      Terima kasih juga mba sudah jadi comfort circle yang sering berkunjung ke blog saya ๐Ÿ™ˆ dan terima kasih sudah syukaaaak hehehehe. Sohibul saya nanti saya tanya ada yang tertarik apa nggak. Romannya sih nggak ada yang tertarik hahahahahaha ๐Ÿ˜‚ mereka bukan tipe yang hobi menulis dan nggak banyak yang hobi baca buku, news dan sejenisnya ๐Ÿคฃ however, mereka sering mampir blog saya entah kenapa ๐Ÿ˜… iseng mungkin, mba ๐Ÿคช

      Delete
  35. Saya sering melihat komentar mba Eno di Maniak Menulis, tapi belum tertarik untuk berkunjung. Sampai hari ini saya membaca ulasan Pak Anton tentang blog ini.

    Setelah membaca beberapa artikel, saya seakan langsung ngerti, kenapa orang suka mampir ke sini.

    Sehubungan dengan paid post saya coba membaca artikel ini yg bertema thought. Memang menarik.

    Sebenarnya saya merasa komentar ini tidak relevan dengan isi artikel. Tapi saya merasa tidak tahan untuk tidak menulis komentar di sini.

    Mungkin cuma mau bilang, salam kenal ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Nisa, terima kasih apabila akhirnya tertarik untuk berkunjung ๐Ÿ˜†๐Ÿ™ wah mas Anton ada ulas blog saya, kah? Saya belum ke sana, jadi penasaran mau baca ๐Ÿ™ˆ

      Dan terima kasih sudah meninggalkan komentar untuk saya ~ salam kenal juga untuk mba Nisa, sehat selalu ya, mba ๐Ÿ˜

      Delete
  36. Pertama kali main ke blog Eno saya langsung suka, karena yang diutarakan adalah hal hal yang sering saya alami setiap hari. Cara penyampaian pun enak, kayak ngomong langsung.

    Sejak munculnya berbagai media sosial yang mengandalkan audio visual, banyak blogger berlomba-lomba beralih status menjadi vlogger, ada beberapa yang sukses ada juga beberapa yang kurang sukses. Kenapa? Seni bertutur dan seni menulis itu beda. Beberapa orang mungkin memang mengandalkan blogging saat sulit mengungkapkan atau menceritakan sesuatu secara lisan. Pun dengan vlogging, sejumlah orang mungkin memang punya kemampuan bernarasi lisan dengan bagus, luwes dan lincah. Makanya transisi dari blogger menjadi vlogger kerap tak lancar. Mengerti sih, sekarang mungkin memang tawaran iklan atau sponsor banyaknya menyasar influencer yang aktif di media audio visual.

    Lalu bagaimana dengan blog? Menurut saya, meski mungkin jumlah blogger aktif makin berkurang, tapi ini seleksi alam saja sih menurut saya. Somehow, ada hal hal yang menurut saya mungkin memang lebih enak dituliskan dan diceritakan. Blogging dan blogwalking itu semacam sanctuary saya. Saya menikmati menulis dan menikmati tulisan orang. Saya berusaha meninggalkan komen, meski mungkin kadang telat kasih komennya karena kesibukan kerjaan plus jagain anak di rumah hehehe.

    Penikmat blog pasti masih banyak, cuma memang konten harus makin bagus dan menarik. Itulah tantangan kita dan teman teman blogger ke depan. Ayo semangat blogging semuanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Cipuuuu, thank you apresiasinya ๐Ÿ˜†๐Ÿ™ mas Cipu salah satu teman bloggers yang sering mampir ke blog saya, dan saya pun senang karena bisa belajar dari pengalaman yang mas Cipu bagikan pada topik-topik yang saya tuliskan ๐Ÿ™ˆ

      Iya mas, saya lihat beberapa bloggers yang tadinya saya suka tulisannya berubah haluan ke vlog dan meninggalkan blognya. Sedih tapi mau bagaimana lagi, mungkin vlog memang lebih menyenangkan untuknya. Jadi saya hanya bisa mendoakan semoga dia sukses di platform baru yang sedang dia kembangkan ๐Ÿ˜ dan saya pun paham kenapa banyak tawaran iklan menyasar audio visual, karena memang lebih menjual mungkin, yah ๐Ÿคญ

      Ehehehehe, betul mas, pada akhirnya seleksi alam akan berlaku di manapun kita berada, termasuk di dunia blog ๐Ÿ™ˆ entah mungkin one day saya pun bisa saja terkena seleksi alam dan meninggalkan blog selamanya karena bosan. Nobody knows hahahaha. Seenggaknya, selagi kita masih suka dan punya interest dengan hal ini, mari kita usaha memberikan yang terbaik *azeeeek* ๐Ÿคฃ

      SEMANGATTTT UNTUK KITA! ๐Ÿ’ƒ

      Delete
  37. Kerjaan sampingan blogger sepertinya memang blogwalking. haha// Jujur kalo aku sih bisa BW sampek 5-15 blog, suka ataupun nggak suka sama kontennya, aku pasti bakal komen, hehe.. Walopuuun, kadang suka langsung srcoll dan cuma baca last part nya aja, hihi..
    Karena kadang aku juga cari referensi dari BW buat next post di blog. Yaa, gitulah kak En :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya mba, selingannya blogwalking, sudah sepaket nggak bisa diganggu gugat ๐Ÿ˜‚ hihihi, style setiap bloggers memang beda-beda yah, mba ~ ada juga yang seperti mba Kyndaerim, yang terpenting nyaman sesuai kesukaan ๐Ÿ˜

      Semangat selalu, mba ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’•

      Delete