So Called Power | CREAMENO

Pages

So Called Power




#NowPlaying: Day by Day - Paul Kim
(click to listen the song while read this post)

Teman-teman, ada yang pernah main game PLANTS VS ZOMBIE? πŸ˜‚ game ini lumayan terkenal, dan sekarang pun masih terkenal πŸ€­πŸ’• so, kali ini gue mau kembali menulis edisi From Game to Life bersama Plants Vs Zombie (baca edisi 1: Is That Okay to Quit? bersama Bubble Witch Saga) πŸ˜†✌ Jadi apa itu From Game to Life? Nah, buat yang baru baca blog gue, From Game to Life adalah tulisan berisi pemikiran gue soal hidup yang gue pelajari dari GAMES yang gue mainkan 😁

Okay, here we gooo! Kalau teman-teman pernah main game Plants Vs Zombie pasti teman-teman sudah tau bagaimana cara untuk menang di setiap levelnya πŸ™ˆ bagi yang belum tau, gue infokan saja, caranya adalah dengan menyusun plants yang kita punya, pada posisi yang kita tentukan, agar plants kita dapat mengeluarkan power maksimal untuk membunuh zombie di depan mereka. Means, kemenangan kita dipengaruhi oleh bagaimana kita menyusun plants yang kita punya dan meletakannya pada tempat yang tepat πŸ˜„
Friends, have you ever played PLANTS VS ZOMBIE game? πŸ˜‚πŸ˜ this game is quite well known, and now it's actually still famous ~ so, this time I want to write the 2nd edition of From Game to Life with Plants Vs Zombie (read 1st edition: Is That Okay to Quit? With Bubble Witch Saga) πŸ˜†✌ what is From Game to Life? For those who are new to my blog, From Game to Life is an article containing my thoughts related to life that I learned from the GAMES that I played 😁

Okay, here we go! If you have played Plants Vs Zombie game, you will probably know how to win at each level πŸ™ˆ however, for those of you who don't know, I'll just inform you, the way to win is with arranging the plants that we have, in the position that we thought will be good, so that the plants can put out their power to kill the zombies in front of them πŸ˜„ means, our victory is influenced by how we arrange the plants we have while put them in the right place 😁
ν”ŒλžœμΈ  VS μ’€λΉ„ 이 κ²Œμž„ 해보신 λΆ„ μžˆλ‚˜μš”? πŸ˜‚ μ΄κ²Œμž„μ€ μ˜ˆμ „μ— κ½€ 유λͺ…ν–ˆμ–΄μš”. μ•„μ§κΉŒμ§€λ„ 유λͺ…ν•΄μš”~ κ·Έλž˜μ„œ μ΄λ²ˆμ—λŠ” κ²Œμž„μ—μ„œ μΈμƒμœΌλ‘œ 2탄을 써보렀고 ν•΄μš” πŸ˜†✌(read 1st edition: Is That Okay to Quit? With Bubble Witch Saga) κ²Œμž„μ—μ„œ μΈμƒμœΌλ‘œ μ‹œλ¦¬μ¦ˆλž€ λ­˜κΉŒμš”? 음, 제 λΈ”λ‘œκ·Έμ˜ μƒˆλ‘œμš΄ λ…μžλ“€μ€ λͺ¨λ₯΄μ‹œκ² μ§€λ§Œ κ²Œμž„μ—μ„œ μΈμƒμœΌλ‘œ μ‹œλ¦¬μ¦ˆλŠ” μ œκ°€ μžμ£Όν•˜λŠ” κ²Œμž„μ—μ„œ 인생을 λ°°μš°λŠ” κ²ƒμ—λŒ€ν•œ μ‹œλ¦¬μ¦ˆλ¬Όμ΄μ—μš” 😁

μ’‹μŠ΅λ‹ˆλ‹€ 가보죠! μ’€λΉ„ν”ŒλžœμΈ  κ²Œμž„μ„ μ•ˆν•΄λ³΄μ‹ λΆ„λ“€μ€ λͺ¨λ₯΄μ‹œκ² μ§€λ§Œ 맀 μŠ€ν…Œμ΄μ§€μ—μ„œ 이기렀면 식물을 μš°λ¦¬κ°€ μ„ νƒν•œ μœ„μΉ˜μ— λ°°μΉ˜ν•΄μ„œ μ’€λΉ„λ₯Ό 죽일 수 μžˆλ„λ‘ ν•˜λŠ”κ±°μ—μš” πŸ™ˆ 그말은 μŠΉλ¦¬λŠ” μš°λ¦¬κ°€ λ°°μΉ˜ν•œ μ‹λ¬Όλ“€μ˜ μœ„μΉ˜μ— 영ν–₯을 λ°›λŠ”λ‹€λŠ”κ±°μ—μš” πŸ˜„


Jadi saat bermain game, gue belajar banyak menyangkut leadership yang bisa diterapkan saat berbisnis, menjadi karyawan, atau saat kita 'mengelola' keluarga ~ kenapa gue bilang demikian? Karena di game Zombie Plants ini, gue pribadi belajar soal strategi, dan belajar untuk tau bahwasanya setiap plants memiliki fungsi dan power-nya masing-masing 😁 iya, bahkan untuk plants yang paling murah, mereka tetap punya fungsi dan power untuk mendukung plants excecutive. Artinya, nggak akan bisa satu plant pun bertahan (mau sekuat apapun power-nya) kalau nggak didukung oleh plants yang lainnya.

Dari situ gue belajar, as a leader myself, untuk bisa melihat power apa saja yang dimiliki oleh team. Dan sebisa mungkin dari power tersebut, gue bisa menempatkan mereka pada posisi sesuai fungsinya masing-masing agar mampu bersinergi dan bersatu padu kejar target πŸ˜„✌ dan gue jadi paham bahwa setiap plants -- sekecil apapun fungsi dan harganya (in real life -- gaji maupun posisinya), tetap memiliki power yang diperlukan agar bisa mendukung satu sama lainnya 😍

Itulah saat dimana gue sadar, kalau seorang leader mau dimana saja posisinya, bahkan leader dalam keluarga (orang tua) sekalipun, nggak akan bisa berjuang sendirian 😬 kita butuh partner atau team untuk mengejar goals kita. "Ah, gue belum punya pasangan." -- Eits, jangan salah, jadi pemimpin diri sendiri juga sama pentingnya, bahkan diri kita punya power yang biasa disebut dengan LIFE SKILL dan power itu bisa kita atur secara maksimal 😍✌ asal jangan lihat skill yang besar-besarnya sampai lupa bahwa skill yang kecil juga dibutuhkan, seperti dalam bentuk manner, karakter dan lain sebagainya ~

Nonetheless, gue rasa, kalau semua power yang kita punya itu mampu kita kumpulkan, baik di lingkungan kerja, rumah atau pun personal, bukan nggak mungkin untuk kita bisa sukses ke depannya πŸ™ˆπŸ’• so, dalam From Game to Life edisi 2 ini, gue berharap, kita nggak looking down diri kita, partners kita, team kita, keluarga kita, sekecil apapun perannya. Sebab, semua peran punya power untuk saling menopang. Hehee. Eniho, teman-teman sudah tau belum power apa yang teman-teman punya? πŸ˜†πŸ‘Œ Yuk kita cari tau. Semangat!
When I play this game, I could say that I learn a lot about leadership which can be applied when we run a business, being an employee, or managing a household πŸ˜† why did I say that? Because in this game, I learned about strategy, and learned to know that each of plants has their respective functions and power 😍 and yeah, even the cheapest plants still have the function and power to support other expensive plants πŸ™ˆπŸ’• it means, no plants can survive, no matter how strong the power they have, if not supported by others 😁

From here I learn about leadership, as a leader myself, to be able to see, what powers my team has 😬 and from these powers, I can put them in the position according to their respective functions so that they can work together and unite in pursuit of our goals πŸ˜„✌ and I learned more about strategy, also understand that each person -- no matter how small the function (in real life -- salary and position) they have, they still hold the power to be able to support one another.

Moreover, I realize, when we become a leader wherever we are, even a leader in our own family (as parents) though, we will not be able to survive alone πŸ˜‚ we will always need our partners to work together to pursue our goals. "Ah, I don't have a partner yet." -- don't get me wrong, being a leader for ourselves is also important, even we as a human have power so called LIFE SKILL and this kind of power can be set as high as possible 😍 well, as long as we aren't forget that the small skills also needed, in the form of manner, character and so on.

Nonetheless, I think, if we can gather all the power we have, whether in the work, home or personal environment, it's possible for us to be successful in the future πŸ˜πŸ’• so, in this 2nd edition of From Game to Life, I wish, we will not looking down to ourselves, to our partners, our team, our family, no matter how small our roles are. Because, all roles have power to support each other. Hehe. Anyhow, do you know what kind of power that you have? πŸ˜†πŸ‘Œ let's find it out, cheer up!
이 κ²Œμž„μ„ ν•˜λ©΄μ„œ 사업을 ν•˜λŠ” μ‚¬λžŒμœΌλ‘œμ„œ 리더쉽에 λŒ€ν•΄μ„œ 많이 λ°°μ› κ³  μ§μ›μ΄λ‚˜ μ§‘μ•ˆμΌμ„ ν•˜λŠ” μ‚¬λžŒμ—κ²Œλ„ ν•΄λ‹Ήλœλ‹€κ³  μƒκ°ν•΄μš” πŸ˜† μ™œ κ·ΈλŸ΄κΉŒμš”? 그건 μ œκ°€ 이 κ²Œμž„μ„ ν•˜λ©΄μ„œ μ „λž΅μ„ λ°°μ› κ³  각 식물듀이 각각의 κΈ°λŠ₯κ³Ό 힘이 μžˆλ‹€λŠ” 것을 μ•Œκ²Œλ˜μ—ˆκΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” 😍 λ§žμ•„μš”, κ°€μž₯ μ‹Ό 식물이라도 λΉ„μ‹Ό 식물을 λ•λŠ” κ·Έ λ‚˜λ¦„μ˜ κΈ°λŠ₯κ³Ό 힘이 μžˆμ–΄μš” πŸ™ˆπŸ’• 그건 아무리 κ°•ν•œ 식물이라도 ν˜Όμžμ„œλŠ” 살아남을 수 μ—†λ‹€λŠ” κ±°μ—μš” 😁

μ—¬κΈ°μ„œ μ €λŠ” λ¦¬λ”λ‘œμ„œ νŒ€μ΄ 가진 νž˜μ€ 무엇인지 λ³Ό 수 μžˆλŠ” 리더쉽에 λŒ€ν•΄ λ°°μ› μ–΄μš” 😬 κ·Έλž˜μ„œ κ·Έ λŠ₯λ ₯듀을 μ μž¬μ μ†Œμ˜ μœ„μΉ˜μ— λ°°μΉ˜ν•΄μ„œ 각자의 λͺ©ν‘œλ₯Ό μœ„ν•΄ ν•¨κ»˜ μΌν•˜κ³  단합할 수 μžˆμ–΄μš” πŸ˜„✌ 그리고 κ°œμΈμ€ 각자 μž‘μ€ 역할이 μžˆλ”λΌλ„(ν˜„μ‹€μ—μ„œ-봉급과 직책) λ‹€λ₯Έ μ‚¬λžŒλ“€μ„ μ„œλ‘œ 도와쀄 수 μžˆλŠ” 힘이 μžˆλ‹€λŠ” 것에 λŒ€ν•΄μ„œ 더 λ°°μ› μ–΄μš”.

λ”μš±μ΄, μš°λ¦¬κ°€ κ°€μ‘±μ΄λ‚˜(λΆ€λͺ¨λ‘œ) 리더가 λ˜λ”λΌλ„ ν˜ΌμžλŠ” 살아남을 수 μ—†λ‹€λŠ”κ±Έ λ°°μ› μ–΄μš” πŸ˜‚ μš°λ¦¬λŠ” 일할 λ•Œ λͺ©ν‘œλ₯Ό 이루기 μœ„ν•΄μ„œλŠ” 항상 νŒŒνŠΈλ„ˆκ°€ ν•„μš”ν•΄μš”. "μ•„, 아직 νŒŒνŠΈλ„ˆκ°€ μ—†μ–΄" -- 제 말을 μ˜€ν•΄ν•˜μ§€ λ§ˆμ‹œκ³  μš°λ¦¬κ°€ 우리 μžμ‹ μ˜ 리더가 λ˜λŠ”κ²ƒλ„ μ€‘μš”ν•΄μš”. 심지어 μš°λ¦¬λŠ” μ‚¬λžŒμœΌλ‘œμ¨ μ‚Άμ˜ 기술이라고 ν•˜λŠ” 힘이 있기 λ•Œλ¬Έμ— 이런 μ’…λ₯˜μ˜ νž˜μ€ 높은 κ°€λŠ₯ν•œ λ†’κ²Œ μ„€μ •ν•  수 μžˆμ–΄μš” 😍 음, λ§€λ„ˆλ‚˜ 성격 λ“±κ³Ό 같은 것듀도 우리의 μž‘μ€ κΈ°μˆ μ΄λΌλŠ”κ±Έ μžŠμ§€ μ•Šμ•„μ•Όλ˜μš”.

κ·ΈλŸΌμ—λ„ λΆˆκ΅¬ν•˜κ³ , 제 생각에 μš°λ¦¬κ°€ 가진 νž˜μ„ ν•©μΉœλ‹€λ©΄ μΌμ΄λ‚˜ 집 ν˜Ήμ€ 개인적인 ν™˜κ²½μ—μ„œ λ―Έλž˜μ— μ„±κ³΅μ μœΌλ‘œ μž‘μš©ν•  수 μžˆμ–΄μš” πŸ˜πŸ’• κ·Έλž˜μ„œ 이번 κ²Œμž„μ—μ„œ μΈμƒμœΌλ‘œ 2νƒ„μ—μ„œλŠ” μš°λ¦¬κ°€ 우리 μžμ‹  ν˜Ήμ€ νŒŒνŠΈλ„ˆλ‚˜ νŒ€, κ°€μ‘±, 역할이 μž‘λ”λΌλ„ λ¬΄μ‹œν•˜λ©΄ μ•ˆλœλ‹€λŠ”κ±°μ—μš”. μ™œλƒλ©΄ λͺ¨λ“  μ—­ν• μ—λŠ” 각자λ₯Ό 도와쀄 힘이있기 λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” Hehe. μ—¬ν•˜νŠΌ μ—¬λŸ¬λΆ„μ€ μ—¬λŸ¬λΆ„μ΄ μ–΄λ–€ μ’…λ₯˜μ˜ νž˜μ„ 가지고 μžˆλŠ”μ§€ μ•„μ„Έμš”? πŸ˜†πŸ‘Œ 우리 잘 μ°Ύμ•„λ΄μš”, νž˜λ‚΄μš”!
"Recognizing power in another does not
diminish your own." ― Joss Whedon

48 comments:

  1. games di kala ku gabut dulu ini mah ahahahahha
    dan kalau uda ngadep leptop sambil selonjoran kaki, tembak-tembakin zombie yang dateng berasa kek lagi dikejer apa gitu, paling bete ama zombi yang geraknya cepet banget yaitu pas zona malam hari n bisa renang di aer, tapi senjata andalan yang palih murah i
    dan menurutku ampuh itu walnut hahahhahaha...klo kasi makan zombie pake kentang sambil tembakin dan rapetin benteng senjata yang lain aku lakukan pas yang mau dateng adalah zombie terjahadnya


    next, ngomenin bab though nya....

    Setelah beranjak dewasa akupun baru sadar akan arti penting setiap orang di profesi manapun, di level manapun, ga ada terlintas sedikitpun pengen mengecilkan yang satu lalu mengagung-agungkan yang lain, karena kita adalah sama-sama manusianya, sama-sama makan nasinya #eh,

    maksudnya kayak yang dah mba jabarkan di atas, antar satu profesi dengan profesi lainnya jika dirunutkan dalam kehidupan nyata ya sifatnya complete to each other, makanya saling respek itu adalah koentjie dari segala koentjie supaya antar manusianya bisa hidup dalam keharmonisan

    kita bisa makan karena petani
    kita bisa berpakaian karena penjahit
    kita bisa memenuhi kebutuhan sehari2 karena pedagang
    kita bisa pake gadget karena ada yang ngrakit or teknisi
    kita bisa berteduh di rumah karena ada tukang
    kita bisa pake lagi kendaraan yang bannya bocor karena ada tukang tambal ban/montir
    kita bisa baca tulis dan mengenyam bangku pendidikan untuk meningkatkan kualitas pola pikir di universitas kehidupan yang sebenarnya juga berkat diajari guru setelah madrasah pertama yakni orang tua dalam lingkup keluarga
    pegawe bisa dapet gaji ke-13 karena sokongan boss dan kerja sama antar semua lini, dll
    boss perlu karyawan, begitupula karyawan juga ga bisa apa-apa kalau ga ada bosnya
    pedagang bisa hidup kalau ada konsumen, begitupula konsumen bisa hidup kalau sanggup memenuhi kebutuhannya yang dah ditawarkan oleh pedagang hehe

    intinya karena sifatnya serba saling, makanya dibutuhkan suatu sikap saling menghargai dan tepo sliro supaya damai kehidupan inihhh 😍😍😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha kok sama kita, mba πŸ˜‚ kesal banget sama Zombie yang di air dan malam hari, hufttt sering kalah pas di sana πŸ˜† kalau senjata andalan saya selain walnut ada bean yang tembak 2 bola sekaligus hahahaha 🀣 oh dan sama apa ya itu nama sayurannya dalam bahasa Indonesia, semacam pokcoy kali ya, yang jago tinju πŸ™ˆ

      Betul mba, sekecil apapun perannya di mata kita, peran tersebut akan memiliki fungsi untuk complete to each other. Jadi nggak boleh kita ignore apalagi mengecilkan fungsi mereka ~ 😍 dan seperti contoh yang mba Nita jabarkan, even peran-peran tersebut sangat diperlukan dalam keseharian kita menjalani kehidupan πŸ’•

      Terima kasih sudah berbagi insight, mba Nitaaa πŸ₯³ semoga kita bisa saling melengkapi dan menghargai sesama 😍

      Delete
  2. suka banget sama paragraf terakhir mbak, berasa dikasih semangat dan energi positif. aku pun yakin tiap orang punya power untuk saling menopang, melangkapi. bukan hanya orang yang berpasangan aja, tp lebih kepada sesama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, pada setiap hubungan anak-anak manusia, kita harus bisa saling menopang, melengkapi, membantu, menghargai sesama.

      Terima kasih, mba Ella πŸ˜πŸ’•

      Delete
  3. Saya pernah bahas ini juga. Bedanya, saya membandingkan game dulu, Tetris, dan game sekarang, Fortnite. Analogi tetris adalah membangun sedangkan Fortnite adalah membangunkan dan menghancurkan. Saya bandingkan dengan kehidupan sekarang bahwa membangun saja tidak cukup. Beberapa orang saling menghancurkan demi apa yang mereka ingin.

    Sebagai orang yang pernah main PvZ, saya sangat relate dengan topiknya. Meski kebanyakan pake cheat engine juga πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah mau baca tulisannya mas Rahul soal game πŸ˜†

      Yeah, some people merasa kalau membangun saja nggak cukup, tapi sangat disayangkan kalau sampai harus saling menghancurkan hanya untuk kepentingan personal 🀧

      Mas Rahul main PvZ pakai cheat engine? 🀣
      Cari di mana cheatnya saya nggak tau hahaha.

      Delete
    2. Pada masanya, cheat engine maupun game dicopy dari satu flash ke flash yang lain. Tapi kalau mau download sekarang, tautannya banyak di google kak Eno 😁

      Delete
    3. Hoalahhh 🀣 pusing deh, saya nggak jago code-code hahaha. Ini mainnya pakai hape pula πŸ˜… hahahaha.

      Delete
  4. Uwah.. Keren banget mbk Eno bisa mikir gitu😍. Saya main game ya maen aja.
    Tapi emang bener ya mbk. Setiap orang punya perannya masing-masing dalam hidup, punya kelebihan. Kita nggak pernah bisa maju sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Jadi saling menghargai itu penting banget😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Astria 😁

      Setiap dari kita punya peran dalam kehidupan, nggak ada satu pun yang useless meski kadang merasa kalau kita nggak bisa apa-apa dan nggak berguna. Karena pada dasarnya, kita ini punya peran, hanya kadang mungkin kita belum tau, belum menemukan atau belum sadar πŸ™ˆ

      Semoga kita bisa saling menghargai satu sama lainnya 😍

      Delete
  5. Saya tidak main game plants vs zombie mbak Eno, tapi baru tahu kalo ternyata game juga bisa ada inspirasi nya.

    Memang benar sih, tidak ada leader yang bisa berjuang sendirian, harus ada partner lain yang mendukungnya.

    Setiap orang punya perannya masing-masing ya mbak Eno, sekecil apapun peran tersebut.😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya suka cari inspirasi dari game, mas 🀣

      Hehehehe, betul, kita nggak bisa berjalan sendiri dalam hidup ini, itu makanya kita disebut makhluk sosial 😍 semangat terus mas, apapun peran yang kita punya, semoga kita bisa menjalani hidup kita dengan rasa syukur dan bahagia 😁

      Delete
  6. Plants vs Zombie, belum pernah main gamenya, mungkin itu game bergenre strategi kali ya yang menyusun pertahanan agar bisa bertahan dari gempuran serangan dan akhirnya menyerang balik untuk meraih kemenangan seperti kerja tim yang membutuhkan strategi dengan menempatkan masing-masing personel di tempat yang benar untuk bisa meraih sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan mas, sepertinya itu game seperti tetris atau Tamagotchi.😁

      Coba download saja mas, kan nanti jadi tahu. Kalo sudah tahu kasih tempe mendoan ya.πŸ˜„

      Delete
    2. Pengen download game-nya tapi apalah daya belum makan..hiks

      Delete
    3. Iya mas Kal, game genre strategi tapi gampang banget mainnya cuma harus memikirkan posisi masing-masing plant agar bisa berfungsi maksimal 🀣 hahahahaha.

      Mas Agus: yakali sama kayak Tamagochi πŸ˜‚ Wk.

      Delete
  7. dulu bisa addict banget main plant and zombie. lalu pas ternyata ada di hape makin seneng. satu lagi game onet juga seru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya senang sekali waktu PvZ ada di handphone 🀣 wah game Onet baru tau saya, nanti saya searching mas πŸ˜πŸ™

      Delete
  8. Huah, game ini πŸ˜‚.

    Game ini dulu selalu pengen dimainin sama Si Kk, tapi entah kenapa banyak banget alasan yang bikin game ini gak pernah jadi buat dimainin πŸ˜‚

    Pertama, pas mo di instal di tab nya. Eh ternyata gak jalan, karena spek tablet nya yang terlalu rendah. Gagal

    Kedua, nyoba nginstal di netbook, Eh gagal juga. Karena bingung yang mana master aplikasinya dan spek netbooknya juga rendah.

    Ketiga, jadi makin penasaran akhirnya numpang maen di laptop adik saya Mba, eh ternyata Si Kakak gak bisa main, nanya saya? tambah gak bisa saya mah, gak punya naluri seorang gamer soalnya.πŸ˜… Gagal lagi

    Keempat, Akhirnya saya belajar maen juga. Biar bisa ngajarin Si Kakak, eh baru belajar sebentar laptopnya di minta balik, mo di pake bikin skripsi. Gagal maning gagal maning πŸ˜‚

    Akhirnya yang kelima, Ini game di instal di henpon saya Mba, Si Kakak maen sambil meraba-raba. Dan saya jadi cemas, karena itu hape satu2nya, belinya aja susah, dan henpon nya ini bisa-bisa pindah hak milik, kan gawat πŸ˜‚ dan menimbang bahwa Si Kakak belom cukup umur buat maenin game ini, akhirnya saya uninstal gamenya. πŸ˜‚

    Sebenernya emang iya banget Mba, Tuhan menciptakan mahluknya sekecil apapun itu pasti ada fungsi dan kebermanfaatannya hanya saja kadang kita belum tau atau tidak mencoba untuk mencari tau apa peran dan sebesar apa jasanya dalam kehidupan.

    Apalagi ini berada dalam lingkup kehidupan manusia, kita semua memiliki perannya masing-masing sekecil apapun itu agar terjadi keseimbangan di bumi ini. Meskipun kadang kita merasa tidak adil tapi kita juga harus menyadari bahwa apa yang kita miliki ini hanya sementara, mungkin sekarang kita hanya memiliki peran kecil tapi suatu saat kita pasti memiliki peran yang lebih besar.

    Hidup ini terus berputar. Kalopun berhenti, berarti kita sudah pindah alam 😁😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wadooow perjalanannya panjang banget untuk memainkan game PvZ yah, mba πŸ˜‚ endingnya di-uninstall saja πŸ™ˆ

      Yep, agree mba, kadang banyak yang merasa useless, nggak punya peran apa-apa, nggak berguna, dan lain sebagainya. Sedih, tapi saya tau some people merasa demikian karena masih belum menemukan perannya di-kehidupan seperti apa, dan hanya bisa berharap agar pelan-pelan yang merasa 'hilang' bisa kembali menemukan perannya 😍

      Dan setuju sama mba, hidup ini akan terus berputar, yang bisa kita lakukan adalah melakukan yang terbaik dalam hidup kita day by day, apapun peran yang dipunya πŸ’•

      Delete
  9. Wahhh keren banget Mbak Eno punya tema game for life.
    Sebagai penyuka game kok aku gak pernah kepikiran ya hahaha

    Aku pernah main palnt and zombie, tapi gak terlalu suka sih karena modelnya strategi (jadi harus mikir) dan tampilannya gak unyu (zombie) wqwqwq

    Aku lebih suka yang gampil (gak mikir) macam candy crush atau bikin kota sekalian, planning2 begitu lah :D


    Nah kembali ke topik power, aku pernah baca juga mbak soal peran sekecil apapun itu tetap penting. Kalau gak salah kisahnya tentang kakek yang bekerja sebagai pembersih pintu di sebuah hotel. Banyak yang meremehkan pekerjaannya, seperti halah kerjaan ngelap pegangan pintu saja kok serius amat. Tapi yang orang-orang gak ketahui adalah kalau sampai pintunya macet bisa jadi sebab kecelakaan. Jadi kakek itu menganggap tugasnya itu sebuah misi penting, yang bisa jadi kesulitan buat orang lain kalau kakek tidak melakukan tugas dengan sebaik2nya.

    Dari situ aku belajar dan benar2 kuingat, apapun yang kita sedang kerjakan, kerjakan dengan sepenuh hati dan semaksimal yang kita bisa. Paling nggak biar kita gak nyesel di kemudian hari karena kurang maksimal berusaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah membaca, mba Kartika 😍

      Iya beberapa zombienya ada yang nggak unyu dan cenderung menyebalkan hahahaha. Tapi plantsnya unyu-unyu mba, jadi lihat plants-nya saja πŸ˜‚ eniho, saya juga suka candy crush tapi yang tipe jewel saga 🀭

      Setuju mba, kita harus berusaha memberikan yang terbaik dan maksimal pada setiap peran yang kita punya. Terlepas bagaimana pandangan orang terhadap peran kita πŸ™ˆ seperti kakek tersebut yang tetap berusaha mengerjakan tugasnya. Sudah sepatutnya kita melakukan hal yang sama dan jangan jadi bermalas-malasan 😁

      Delete
  10. Waaaaw, ini penjelasan dari sebuah game aja daging bangeeet kalo kata orang-orang mah.

    Emang dari hal yang orang fikir ga manfaat, padahal hampir di suatu hal itu ada sisi baik dan buruknya yaa. Termasuk main game ini.

    Aku bukan pecinta game nih sayangnya. Tapi suka salut gitu kalo sama orang yg suka banget, bisa faham sampe ke filosofinya macam mba eno ini, hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi segala sesuatu itu bisa jadi buruk kalau kita berlebihan termasuk game πŸ™ˆ jadi selama masih moderate, seharusnya nggak akan memberi keburukan dalam hidup kita, tul nggak, mba? πŸ˜‚ ahahahahaha ~

      Saya sebenarnya dibilang gamer sejati juga bukan mba, karena main game hanya untuk isi waktu luang. Tapi beberapa game yang saya suka memang memberi sedikit gambaran soal hidup untuk saya πŸ˜†

      Delete
  11. Masuk Mbak Eno. Benar-benar pas penerapan strategi main Plants vs Zombie ke strategi bisnis atau kehidupan sehari-hari.

    Semuanya punya peran, punya manfaat yang sekalipun kecil dan lemah, tapi akan punya dampak yang besar bila ditempatkan dan difungsikan secara tepat.

    Sepakat.

    Untung saya tahu game ini, jadi kebayanglah sama isu dalam tulisan ini, secara saya sudah hampir tak pernah lagi main game belakangan ini. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, mas Agung πŸ˜‚

      Iya, segala sesuatu bisa berjalan sempurna kalau ditempatkan pada posisi-posisi yang tepat 😍 wah mas Agung pernah main PvZ juga rupanya πŸ™ˆ

      Delete
  12. Halo mbak Eno. Salam Kenal yah... :D
    Ini game tumbuh saya, dari SMA pas punya notebook pertama. Selalu main game ini pas tiap istirahat. Nggak kerasa udah smpe seri PvZ ke-3..

    Iyah bner juga yah... Sebenrnya dari game ini mengajarkan suatu hal yang pnting. Saya nggk kepikiran sampe situ. hehe
    Satu hal. Ada satu sistem yang saya benci di kerjaan atau bahkan di sekolah yang saya pikir nggak pernah hilang. Itu tentang Senioritas.

    Hmmm, nggak terlalu suka kalau ngeliat orang yang punya pikiran bahwa dirinya yg paling tau dan paling benar hanya karena masalah waktu. Padahal kan kita punya tujuannya sama. Sama-sama kerja, sama2 pengen majuin perusahaan. Tapi karena ada satu orang yg kaya gitu malah kerja tim sedikit terhambat...

    Aduhh kok jadinya panjang bangett.. hahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Bayu, salam kenal 😍

      Saya juga mengikuti PvZ dari awal banget, sampai sekarang masih tetap memainkan versi terbarunya πŸ˜‚ seruuuuu! Hahaha. Eniho soal senioritas, di mana-mana pasti ada hal menyangkut senioritas, sebenarnya senioritas sendiri punya poin positif dan negatif tergantung bagaimana personalnya. Ada yang memang tau banyak dan memberi pengetahuannya dengan tujuan agar bisa jadi manfaat, tapi ada juga yang seperti mas Bayu bilang, jadi merasa dirinya paling tau dan paling benar 😁

      Kalau menghadapi orang yang demikian, salah satu cara yang tepat adalah berusaha memberi contoh bagaimana seharusnya menjadi senior dengan kita menjaga sikap kita dan nggak semena-mena pada junior kita ~ daripada buang tenaga untuk kesal sama orang tersebut, hehe. Kasih contoh pelan-pelan saja, berharap orang tersebut sadar kalau caranya salah 🀭 semangat, mas!

      Delete
  13. Aku baru sadar lho ada tema sendiri untuk tulisan yang terinspirasi dari game ini 😝 such a great idea, Mba Eno!

    Inget banget main game ini di kala ngantuk di tengah jam kuliah wkwkwk suka gregetan karena betul yaa, harus pinter-pinter pasang strategi supaya si zombie mati sebelum makanin plant kita 😞

    Pelajaran yang dibagikan Mba Eno ini juga baru dapatkan beberapa waktu lalu waktu kami ikutan kelas semacam leadership di gereja. Kalau ingin melayani (service), nggak bisa mengandalkan kekuatan diri sendiri, harus bareng-bareng dengan lainnya supaya bisa bersinergi dengan baik. Karena dengan power dan keunikan yang berbeda-beda akan menciptakan something bigger yaa.

    Menjadi orangtua juga sama sih, aku juga nggak bisa sendirian tanpa pasangan untuk ngulik bakat dan potensi si kecil. Harus satu suara dulu, biar tujuan tercapai 😊

    Thank youu Mba Eno for writing this! Btw, gara-gara postingan sebelumnya, aku juga jadi main Bubble Witch Saga 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya tema ini pecahan dari Thoughts mba πŸ˜‚

      Saya masukkan sesekali buat selingan hehehe. Kebetulan saya punya beberapa game yang memang saya suka πŸ™ˆ dan iya banget tuuuh gregetnya, saya masih sering merasakannya apalagi kalau sudah hampir menang tapi zombie sudah mendekat dan bersiap makan plants kita πŸ€ͺ

      Iyes, sinergi itu penting menurut saya mba, dengan kita bersinergi, kita bisa memberikan kualitas lebih baik, yang mana bisa jadi jauh lebih besar impact-nya daripada dilakukan seorang diri 😍 hehehe. Dan setuju, memiliki satu suara, visi dan misi bersama pasangan menurut saya penting adanya. Especially kalau sudah ada anak seperti mba Jane 😁

      By the way, jangan-jangan habis ini mba Jane akan download game Plants Vs Zombie jugaaaaa hahaha πŸ˜‚

      Delete
  14. xixixixi nggak pernah main game ini
    apalagi permainan yang bener-bener "harus mikir taktik" dan ternyata taktiknya bisa diimplementasikan dalam kehidupan juga

    aku setuju sama pendapat mbak eno, sekecil apapun peran seseorang tetap berperan membantu seseorang yang lain untuk mencapai tujuannya, sama kayak di dunia kerja, paling simple aja, keberadaan OB yang dibutuhkan saat kita kita meeting, untuk bantu buatin minuman atau beliin sesuatu buat keperluan kantor.
    aku sendiri belum yakin dengan kekuatan apa yang bener-bener aku miliki dan sampai sekarang juga masih belajar dari orang orang disekitar, seperti leadership

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, OB itu sering banget dianggap kecil, padahal perannya penting bangettt, coba kalau ada becekan licin di lantai semisal nggak dibersihkan OB, bisa-bisa orang yang lewat kepleset dan jatuh di lantai πŸ™ˆ

      Semangat mba, kita terus belajar, yah πŸ˜πŸ’ƒ

      Delete
  15. Sayaaaa... sayaaaahhhh...

    Dari kecil memang saya paling suka permainan strategi.
    Saya pintar main domino (dulu, sekarang udah lupa, hahaha), main congklak, tapi mudah ketebak sih cara menangnya.

    Dan setelah kenal permainan digital, saya keranjingan banget.

    Dulu waktu lulus kuliah saya nganggur, saya menghabiskan waktu dengan main gameeee aja (makanya ga dapat-dapat kerjaan hahaha).

    Main the Sims, main apa sih namanya yang menaklukan banyak kerajaan, saya bisa kuasai semua kerajaan dong, sampai level tersulit (saking tiap hari main).

    Sampai punya anak akhirnya udah ngga main lagi, soalnya memang bikin lupa waktu.

    Nah pas hamil anak kedua tuh, saya bedrest sepanjang hamil, mabok berat.
    Karena bosan, saya main games dong.
    Di hape sih.

    Dokuro, itu sampai level yang tersulit.
    Daaann juga si plant and zombie ini.
    Sampai level paling sulit dong, kadang sampai subuh nggak tidur gegara main game ini.

    Hasilnya, setelah anak kedua ini lahir, astagaaaaa, dia gamer sejati.
    Sampai shock saya liat dia main lincah amir, sebelum usianya 2 tahun pun udah bisa main dokuro, whisch is itu mainnya pakai strategi juga.

    Sampai saya yang hobi main game juga ternganga-nganga liatnya.
    Kadang kesal gitu dia sukanya ngegame, tapi saya ingat, ya iyalaahh, orang sepanjang hamil kerjaan saya ngegameee mulu hahaha.

    Tapi sebenarnya game itu melatih otak banget, meski ada sisi negatifnya.
    Si adik ini cepat banget penangkapannya, sekali liat kita ngapain, dia niru bahkan improvisasi.

    Barang yang kita sembunyiin di manaaa aja, dia nemu dong.

    btw, setuju banget leader yang baik itu yang bisa mengenali kekuatan teamnya dan memaksimalkan, sama kayak ibu, yang kudu bisa mencari kelebihan anaknya dan memaksimalkan hal tersebut, sehingga nggak fokus menaikan kekurangannya.

    Dan pastinya, seorang leader juga butuh banget team.
    Karena tangannya cuman 2, kakinya 2, means terbatas banget kalau semuanya kudu dikerjakan sendiri hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woah mba Reyyyy gamer sejati rupanya 😍🀣🀣

      Dokuro itu apa? Saya jadi penasaran mba, nanti saya cari tau hahahaha. Terima kasih buat rekomendasi game terbarunya πŸ™ˆ well, nggak heran kalau si adik jadi game addict, sebab maminya juga gamer hihihi ~

      Menurut saya pun game nggak selamanya buruk, tetap ada sisi baiknya, tapi memang harus moderate, nggak boleh berlebihan kecuali memang mau dijadikan mata pencaharian 😁 which is masih agak susah kalau di Indonesia karena hanya segelintir orang saja yang bisa seperti Jess No Limit 🀣

      Eniho, insight dari mba sangat berguna untuk menambah tulisan saya di atas, hehe. Terima kasih sudah berbagi pemikiran mba ~ dan iya, semoga kita bisa fokus untuk melihat kelebihan dan sisi positif dari setiap peran yang ada di dalam kehidupan terlepas bagaimana peran tersebut terlihat di mata banyak orang πŸ˜¬πŸ’•

      Delete
  16. Setujuu :D. Waktu msh jadi team leader di tempat trakhir aku kerja, aku selalu anggab semua teamku punya kelebihan masing2. Dan bersyukurnya mereka semua sangat cooperative dan saling support sama lain. Mungkin ada 1 org yg jualannya lemah, tp dalam service dia jago. Naah aku tau pasti, anak2ku yg lain support dia juga dengan memberikan referal jualan, sehingga setidaknya seluruh team ttp ada hasil untuk jualan.

    Secara regular aku jg mereview pencapaian mereka, dan kalo ada yg posisinya sbnrnya ga sesuai Ama skill, sebisa mungkin kok aku usahain dia bisa menduduki posisi yg lebih sesuai.

    Aku sadar banget, sehebat apapun seorang leader, tapi kalo ga disupport dengan team yg hebat, dia ga bakal bisa bertahan. Jadi akupun ga mau ngeremehin kemampuan masing2 staff di teamku , Krn semuanya punya andil untuk bisa membantu cabang buat achieve target bersama :D.

    Kalo buatku yaaa, saat suatu target ga tercapai, itu bukan salah si anak2 buah. Tp si team leader yg ga bisa memberikan motivasi atopun support utk anak2nya :) .

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's it!

      Menurut saya pun begitu mba Fanny, sudah seharusnya saling topang, membantu satu sama lainnya dan melengkapi, especially kalau dalam sebuah team 😍 karena dengan begitu, hasilnya justru akan jauh lebih maksimal dan nggak timpang hehehehe.

      Dan saya yakin, selama setiap dari kita ingin belajar, apalagi anggota team kita, sudah sewajarnya kita saling membantu agar anggota team bisa menduduki posisi yang sesuai ~ demi kebaikan bersama pada akhirnya πŸ’•

      And yes, satu dan lainnya saling terkoneksi, dan berkaitan. Nggak bisa seorang pemimpin bertahan kalau nggak punya team dan staff yang hebat dan menopang. Jadi semua harus saling bersinergi dan memberikan usaha terbaik 😍 terima kasih banyak mba Fanny, untuk komentar membangunnya 😬 dan sudah berbagi pengalaman pada kolom komentar πŸ™ˆπŸ’•

      Delete
  17. omg, mba gue setuju banget sama statement terakhir meskipun kita belum punya pasangan saat ini tapi kita bisa jadi leader buat diri kita sendiri. Hal itu menurut gue lebih sulit mba, karena kita harus menimbang dan memikirkan ego kita, selain ego kita juga harus mikir tentang keputusan yang akan kita ambil dalam hidup apakah itu baik atau buruk. Kadang lingkungan kita juga ga mendukung buat apa yg kita putuskan. That word "semua peran punya power untuk saling menopang" sekecil apapun kita, selalu percaya kalo kita selalu punya peran dalam hidup siapapun.. Sehat selalu mba keep inspiring with your thoughts...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, kita harus bisa jadi leader untuk diri kita 😍

      Sulit pada awalnya namun pelan-pelan bisa kita lakukan. Memang yang tersulit adalah memulai sebuah kebiasaan dan itu terjadi pada saya juga, mba πŸ˜πŸ’• dan apabila mba sedang berada dalam lingkungan yang kurang mendukung, saya berdoa semoga efforts mba bisa membuat mereka beralih mendukung mba 😍

      For the last, semangat, apapun peran yang kita punya πŸ₯³

      Delete
  18. Ngomong-ngomong ini game kompatibel sama Windows 10 ga ya? Terakhir main ini kayanya jaman Windows nganu.... *sinyal ilang

    :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduuuuh saya kurang tau, mas 🀣 sekarang mainnya di handphone soalnya nggak di laptop / komputer πŸ˜†

      Delete
  19. Lucuk tema blognya game vs real life. Dulu gue suka main game judulnya Civilization. Dari sana gue belajar gimana susahnya membangun negara. Serba salah hahaha.

    Kalau sekarang game yg disukai Pandemic. Bukan karena lagi pandemi ya. Suka soalnya mengedepankan kerjasama tim, bukan ngelawan teman main. Kesel banget rasanya kita saat kalah sama outbreak πŸ˜…πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aha, pernah dengar Civilization juga, lupa dengar dari mana, tapi sepertinya seru, yah πŸ˜† memang game yang pakai strategi lumayan susah cuma sayang buat ditinggalkan 🀣 eniwei, saya belum tau kalau Pandemic, game saya kebanyakan game anak-anak soalnya πŸ™ˆ

      Have fun, mba! 😍

      Delete
  20. Hei! Aku udah tamat dong maen ini. Butuh waktu seminggu untuk menamatkannya 🀣

    Game ini bener2 melatih kepemimpinan kita ya mbak, serasa jadi bos, tapi kalo kalah rasanya jadi pemimpin yg gagal πŸ˜‚

    Baru nyadar juga nih, kalo karakter sun flower super sabar abis, apalagi pas dimakan sama zombienya, mereka tetep tersenyum πŸ˜­πŸ˜‚

    Ah, jadi flashbackkan 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooow cepat sekali mba hanya dalam seminggu πŸ˜‚ saya butuh waktu lumayan lama menamatkannya, karena nggak bisa sering-sering main hahahahaha sedihnyaaaa πŸ™ˆ

      Iya mba, game ini sedikit banyak bantu kita atur strategi dan betul-betul mengenal power yang dipunya team kita πŸ˜† dan iya tuh, si sunflower tetap senyum meski dimakan zombie πŸ˜…

      Delete
  21. Mba Eno, jujur, saya tu nggak suka ngegame.πŸ™ˆCuma satu yang sering saya mainin, yaitu halma. Sampai nyari di play store. Game yang lain, babar blas nggak ngerti.

    Tapi, saya sukanya baca blog Mba Eno, membahas game untuk hidup. Jadi Mba Eno selalu bisa belajar dari apa pun. Saya pun juga masih dalam tahap seperti ini. Melihat hal2 sekecil apa pun untuk bisa dipelajari. Pasti ada hikmahnya. Dan saya juga nggak pernah mengecilkan profesi apa pun karena saya sadar bertahan hidup itu susah meski utk sekedar bisa makan.

    Sayangnya saya masih sering looking down myself. Beneran. Aduh, parah, hahaha. Sampai saya berubah banget jadi lebih pendiam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga suka halma mbaaa 😍 tapi terakhir main jaman sekolah sepertinya, soalnya sekarang susah cari halma board. Kalau dulu belinya kan bisa di abang-abang penjual mainan keliling hahahahaaha πŸ˜‚

      Kebetulan saya suka banget main game, tapi game yang gampang hihihi ~ dan ternyata berjalan dengan waktu, saat main game, saya jadi belajar soal hidup, mana keputusan yang biasa saya ambil saat main game sedikit banyak mirip sama keputusan saat di dunia nyata πŸ˜† dan saya senang kalau mba Pipit suka bacanya πŸ™ˆ

      Betul mba, bertahan hidup itu nggak gampang, setiap dari kita pasti struggling hanya mungkin permasalahan yang dipunya berbeda-beda 😬 hehehe. Semoga ke depannya, mba Pipit nggak looking down mba Pipit's self lagi yah, karena mba Pipit... you are good, nice, pretty just the way you are 😍 semangat mba! πŸ˜†πŸ’•πŸ’ƒ

      Delete
  22. Kayaknya game terakhir yang saya mainkan di ponsel itu Temple Run deh Mbak, sama Flappy Bird. :D Abis baca pemaknaan Mbak Eno dari game ini, saya akan menyesal nggak pernah memainkannya dulu. :D

    Ditunggu cerita-cerita lain tentang game-nya, Mbak Eno. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah dulu saya hobi main Temple Run mas, tapi game itu cuma naikkan poin jadi challenge-nya nggak banyak perubahan, akhirnya lama-lama bosan πŸ˜‚ kalau Flappy Bird lupa pernah main apa nggak hahahahaha.

      Siap, mas πŸ˜†✌

      Delete