After a While | CREAMENO

Pages

After a While

Nggak pernah terbayangkan sebelumnya, kegiatan pergi ke supermarket menjadi kegiatan yang gue nantikan sejak pandemi Corona ๐Ÿ™ˆ Padahal dulu sebelum ada Corona, setiap kali asisten gue pergi ke supermarket, gue nggak tertarik untuk ikutan hahahahaa ๐Ÿคฃ Well, semua bermula dari awal Agustus, dimana kepala rasanya mau pecah dan gue butuh ke luar. Beberapa bulan ke belakang, gue memang nggak ke mana-mana. Jadi kegiatan gue 100% di rumah dan nggak jauh dari kerja makan tidorrr, main bulu tangkis di halaman, main board games sama si kesayangan atau sekedar zone out melihat tanaman Liquan Yu yang bergelantung dari atap bangunan ๐Ÿ˜

Satu sisi, gue kawatir sama Corona, tapi pada sisi lain, gue ingin pergi walau sebentar ๐Ÿ˜… setelah pikir panjang, dan kebetulan gue harus ke dokter gigi untuk check up tahunan, gue akhirnya ke luar kandang ๐Ÿฅณ I know, nggak seharusnya gue senang dalam keadaan Corona, tapi gue nggak bisa bohong, kalau gue excited setelah sekian lama terkurung di rumah ๐Ÿฅด tanpa sangka, gue langsung keluarkan koleksi make up gue yang nggak seberapa.... dan mulai mewarnai wajah gue padahal habis itu ketutup masker dan kacamata hahahahahaha ๐Ÿคฃ

Rencana gue setelah ke dokter gigi, adalah supermarket ~ gue janjian sama asisten gue untuk groceries shopping plus belanja snacks, dan dengan langkah kaki gembira, gue capcus tentunya nggak lupa bawa hand sanitizer dan perintilan lainnya ๐Ÿ™ˆ seriously, seandainya gue bisa buka masker gue saat itu, mungkin siapa pun akan lihat senyum gue dari ujung telinga kiri ke telinga kanan ๐Ÿ˜‚ entah kenapa gue bisa sesenang itu ke luar rumah, dan tanpa sadar, si kesayangan melihat tingkah gue sambil berkata, "You look so happy, Hon." ๐Ÿ˜ e~ketauan!
I never imagined, going to supermarket has become an activity that I've been waiting for since Corona started ๐Ÿ˜†✌ before there was Corona, every time my assistant went to supermarket, I was not interested in joining her hahaha ๐Ÿคฃ Well, it all started from early August, when my head felt like it was about to 'break' and I needed to 'go out' ~ In the past few months, I haven't been anywhere. So my activities are 100% at home. I work, eat, sleep, play badminton in the yard, play board games with my man or just zone out seeing plants hanging from the roof of building ๐Ÿ˜

I do feel worry about Corona, but on the other hand, I want to go out for a moment ๐Ÿ˜… after much thought, and I also need to visit dentist for an annual check-up, I finally out of my cage ๐Ÿฅณ I know, I shouldn't be happy because the situation still dangerous, but I couldn't lie that I was excited after being cooped up at home for a long time ๐Ÿฅด I took out my make-up collection and started coloring my face even though I was later covered with masks and glasses hahahaha ๐Ÿคฃ

My plan after visit dentist is supermarket ๐Ÿคญ I made an appointment with my assistant, and with cheerful footsteps I went out for the first time, while not forget to bring hand sanitizer and other things ๐Ÿ™ˆ seriously, if I could open my mask at that time, maybe anyone will see my ear-to-ear smile ๐Ÿ˜‚ hehehehehe. I don't know why I could be that happy to go out from house, and without realizing it, my man saw my behavior while saying, "You look so happy, Hon." ๐Ÿ˜
์ฝ”๋กœ๋‚˜ ์‚ฌํƒœ๊ฐ€ ์‹œ์ž‘๋˜๊ณ  ์ €๋Š” ์Šˆํผ๋งˆ์ผ“์— ๊ฐ€๋Š”๊ฒŒ ๊ธฐ๋‹ค๋ ค์ง€๋Š” ํ™œ๋™์ด ๋ ๊ฑฐ๋ผ๊ณ  ์ƒ์ƒ๋„ ๋ชปํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ™ˆ ์ฝ”๋กœ๋‚˜ ์ „์—๋Š” ์–ด์‹œ์Šคํ„ด์Šค๋งŒ ๊ฐ”์—ˆ๊ณ  ์ €๋Š” ๊ฐ™์ด๊ฐ€๋Š”๋ฐ ๊ด€์‹ฌ๋„ ์—†์—ˆ์ฃ  hahahahaa ๐Ÿคฃ ์Œ, 8์›” ์ดˆ๋ถ€ํ„ฐ 'ํœด์‹' ๊ทธ๋ฆฌ๊ณ  '์™ธ์ถœ'์ด ํ•„์š”ํ•˜๋‹ค๋Š” ์ƒ๊ฐ์ด ๋“ค์—ˆ์–ด์š” ~ ๋ช‡๋‹ฌ๋™์•ˆ ์•„๋ฌด๋ฐ๋„ ์•ˆ๋‚˜๊ฐ”์–ด์š”. ๊ทธ๋ž˜์„œ ์ œ 100% ํ™œ๋™์€ ์ง‘์—์„œ ์ด๋ค„์กŒ์–ด์š”. ์ผํ•˜๊ณ , ๋จน๊ณ , ์ž๊ณ , ๋ฒ ๋“œ๋ฏผํ„ด์น˜๊ณ  ๋‚ด๋‚จ์ž์™€ ๋ณด๋“œ๊ฒŒ์ž„์„ ํ•˜๊ฑฐ๋‚˜ ๋นŒ๋”ฉ ์ง€๋ถ•์—์„œ ์‹œ์ž‘๋œ Liquan Yu ์‹๋ฌผ์„ ๋ณด๋ฉด์„œ ๋ฉ๋•Œ๋ ธ์–ด์š” ๐Ÿ˜

์ฝ”๋กœ๋‚˜์— ๋Œ€ํ•ด์„œ ๊ฑฑ์ •ํ–ˆ์ง€๋งŒ ๋‹ค๋ฅธ ํ•œํŽธ์œผ๋กœ ๋‚˜๊ฐ€๊ณ ์‹ถ์—ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜… ๋งŽ์€ ์ƒ๊ฐ๋„ ํ–ˆ๊ณ  ์ ๊ฒ€ํ•˜๋Ÿฌ ์น˜๊ณผ์— ๊ฐ€์•ผํ•ด์„œ ๋งˆ์นจ๋‚ด ์ €๋Š” ์šฐ๋ฆฌ์—์„œ ๋‚˜์™”์–ด์š” ๐Ÿฅณ ์•„์ง ๋ฐ–์€ ์œ„ํ—˜ํ•œ ์ƒํ™ฉ์ด๋ผ ๋งˆ๋ƒฅ ํ–‰๋ณตํ•ดํ•˜์ง€๋Š” ๋ชปํ•˜์ง€๋งŒ ์ง‘์— ์˜ค๋žœ์‹œ๊ฐ„ ๊ฐ‡ํ˜€์žˆ์–ด์„œ ๊ฑฐ์ง“๋ง์€ ๋ชปํ•˜๊ฒ ๋„ค์š” ๐Ÿฅด ์•ˆ๊ฒฝ๊ณผ ๋งˆ์Šคํฌ๋ฅผ ์ผ์ง€๋งŒ ๋ฉ”์ด์ปต ์ปฌ๋ ‰์…˜์„ ๊บผ๋‚ด ์–ผ๊ตด์„ ๊พธ๋ฏธ๊ธฐ ์‹œ์ž‘ํ–ˆ์–ด์š” hahahahahaha ๐Ÿคฃ

์น˜๊ณผ ๋‹ค์Œ ๊ณ„ํš์€ ์Šˆํผ๋งˆ์ผ“์ด์—์š” ๐Ÿคญ ์–ด์‹œ์Šคํ„ด์Šค์™€ ์•ฝ์†์„ ํ•˜๊ณ  ํ™œ๊ธฐ์ฐฌ ๋ฐœ๊ฑธ์Œ์œผ๋กœ ์†์†Œ๋…์ œ ๋“ฑ์„ ์žŠ์ง€์•Š๊ณ  ๋‚˜์„ฐ์–ด์š” ๐Ÿ™ˆ ์ง„์‹ฌ์œผ๋กœ ๋ˆ„๊ตฐ๊ฐ€ ์ œ ๋งˆ์Šคํฌ๋ฅผ ๋ฒ—๊ฒผ๋‹ค๋ฉด ์ž…์ด ๊ท€์— ๊ฑธ๋ ค ์›ƒ๋Š” ์ €๋ฅผ ๋ณผ ์ˆ˜ ์žˆ์—ˆ์„ ๊ฑฐ์—์š” ๐Ÿ˜‚ hehehehe. ์ง‘์—์„œ ๋‚˜๊ฐ€๋Š”๊ฒŒ ํ–‰๋ณตํ•œ์ง€ ๋ชจ๋ฅด๊ฒ ์ง€๋งŒ ์ œ๊ฐ€ ๊ทธ๊ฑธ ๊นจ๋‹ซ๊ธฐ ์ „์— ๋‚ด๋‚จ์ž๊ฐ€ ์ œ ํ–‰๋™์„ ๋ณด๊ณ  "ํ–‰๋ณตํ•ด๋ณด์ธ๋‹ค?" ๋ผ๊ณ  ๋งํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ˜

Copyright © 2020 - Ajun X Creameno

Eniho, di supermarket gue belanja banyak snacks. Though gue sedang program jaga makan, tapi gue punya cheat day untuk snacks bulanan ๐Ÿคญ✌ jangan tanya kenapa, jawabannya sederhana, snacks menjaga gue tetap waras selama Corona. Untungnya, berat badan gue bisa dikendalikan dan timbangan nggak bertambah besar, all because of Corona yang membuat gue stres nggak bisa yalan-yalan ๐Ÿคช gue mungkin jarang atau nggak pernah tunjukkan rasa frustrasi gue di blog, tapi kalau boleh jujur, pandemi ini mempengaruhi mental gue yang tadinya baik-baik saja ๐Ÿ˜‘

Phhhfftt, okay back to topic, setelah pulang dari supermarket, gue merasakan keribetan yang ruarrr biasa dimana gue harus buru-buru mandi dan memasukkan semua pakaian ke laundry bag, plus steril perintilan yang gue bawa, termasuk tas yang harus dijemur agar mati kumannya ๐Ÿ™„ hadehhh dari situ gue sadar kalau pergi ke luar meski menyenangkan, lebih banyak nggak enaknya hahahaha. Yaiyalaaah nggak enak kalau pulang ke rumah nggak bisa selonjoran sambil buka kaos kaki dan pegang remot TV which is.. itu salah satu kenikmatan hakiki ๐Ÿคญ Nonetheless, gue bersyukur untuk hal-hal kecil seperti pergi ke supermarket dan mamam chiki ๐Ÿ˜†

Teman-teman, bagaimana? ๐Ÿ˜
In supermarket, I bought a lot of snacks. Though I am on a diet, but I have a cheat day for snacks ~ Don't ask why, the answer is simple, these snacks keep me sane during pandemic. Fortunately, my weight can be controlled and the number doesn't get bigger, all because of Corona ๐Ÿ˜‘ which makes me stressed because I can't go out zzzzz ๐Ÿคช I may rarely or never show my frustration on blog, but to be honest, This pandemic affected my mentality which was fine ๐Ÿ˜‘

Phhfttt, okay back to topic, after I got home, I had bad experience where I had to hurry to take a shower and put all my clothes to laundry bag ๐Ÿ™„ I also need to sterilized all the things I brought, including bags that had to be dried under the sun. And since then, I realized, going out though it's fun, it's also bad hahahahahaha. OF COURSE! Because I can't right away lay down on bed or couch while taking off my socks which is one of the best pleasures on earth ๐Ÿคญ✌ Nonetheless, I'm grateful for simple things like going to supermarkets after a while ๐Ÿ˜†

How about you, guys? ๐Ÿ˜
์Šˆํผ๋งˆ์ผ“์—์„œ ๊ณผ์ž๋ฅผ ์—„์ฒญ ์ƒ€์–ด์š”. ๋‹ค์ด์–ดํŠธ ์ค‘์ด์ง€๋งŒ ๊ณผ์ž๋ฅผ ์œ„ํ•ด ์น˜ํŒ…๋ฐ์ด๋ฅผ ๊ฐ€์กŒ์–ด์š” ๐Ÿคญ ์™œ๋ƒ๊ณ  ๋ฌป์ง€๋Š” ๋งˆ์„ธ์š” ์ œ ๋Œ€๋‹ต์€ ๊ฐ„๋‹จํ•ด์š”. ์ด ๊ณผ์ž๊ฐ€ ์œ ํ–‰๋ณ‘ ๋™์•ˆ ์ €๋ฅผ ์ œ์ •์‹ ์œผ๋กœ ์œ ์ง€์‹œ์ผœ์ค˜์š”. ์šด์ข‹๊ฒŒ ์ œ ๋ชธ๋ฌด๊ฒŒ๋Š” ์•„์ง ์ œ์–ดํ•  ์ˆ˜ ์žˆ๊ณ  ๋Š˜์–ด๋‚˜์ง€ ์•Š์•˜์–ด์š” ์ฝ”๋กœ๋‚˜๋กœ ๋‚˜๊ฐˆ ์ˆ˜ ์—†๋Š” ์ŠคํŠธ๋ ˆ์Šค ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š” ๐Ÿคช ์ œ๊ฐ€ ์•„๋งˆ ๋ธ”๋กœ๊ทธ์—์„œ ์ง€์นœ ๋ชจ์Šต์„ ๊ฑฐ์˜ ๋ณด์—ฌ์ฃผ์ง€ ์•Š์•˜์ง€๋งŒ ์†”์งํžˆ ์ด ์œ ํ–‰๋ณ‘์€ ์ œ ๋ฉ˜ํƒˆ์— ์˜ํ–ฅ์„ ์คฌ์–ด์š”. 

Phft, ๋„ค ์ฃผ์ œ๋กœ ๋Œ์•„๊ฐ€์„œ ์ง‘์— ๋Œ์•„์™€์„œ ๋ชจ๋“  ์˜ท์„ ์„ธํƒ๋ฐ”๊ตฌ๋‹ˆ์— ๋„ฃ์–ด์•ผํ•˜๋Š” ์•ˆ์ข‹์€ ๊ฒฝํ—˜์„ ํ–ˆ์–ด์š” ~ ํ–‡๋ณ•์— ๋ง๋ ค์•ผ ํ–ˆ๋˜ ๊ฐ€๋ฐฉ์„ ํฌํ•จํ•ด ์‚ฌ์˜จ ๋ฌผ๊ฑด๋“ค์„ ์‚ด๊ท ๋„ ํ•ด์•ผ ํ–ˆ์–ด์š” ๐Ÿ™„ ๊ทธ ์ดํ›„๋กœ ์ €๋Š” ๋‚˜๊ฐ€๋Š”๊ฑด ์žฌ๋ฐŒ์ง€๋งŒ ๊ท€์ฐฎ๊ธฐ๋„ ํ•˜๋‹ค๋Š”๊ฑธ ๊นจ๋‹ฌ์•˜์–ด์š” hahahaha. OF COURSE! ๋ฐ”๋กœ ์นจ๋Œ€๋‚˜ ์†ŒํŒŒ๋กœ ๋Œ์ง„ํ•  ์ˆ˜ ์—†๊ธฐ ๋•Œ๋ฌธ์ด์—์š” ๐Ÿคญ✌ ๊ทธ๋Ÿผ์—๋„ ๋ถˆ๊ตฌํ•˜๊ณ  ์Šˆํผ๋งˆ์ผ“์— ๊ฐ€๋Š” ๋‹จ์ˆœํ•œ ์ผ์—๋„ ๊ฐ์‚ฌํ•˜๊ฒŒ ๋ฌ์–ด์š” ๐Ÿ˜†

์—ฌ๋Ÿฌ๋ถ„์€ ์–ด๋– ์„ธ์š”? ๐Ÿ˜

40 comments:

  1. Posisinya sekarang di Jeju atau di Bali tho mba? Postingan sebelumnya tak pikir Jeju, tapi disini ditulis ada asisten. Maklum membaca artinya harus membayangkan suasana heuheuheu..

    Senang kalau keluar tapi keribetan untuk sterilisasinya itu nggak senang XD. Cuma kan nggak boleh abai juga.
    Jadi kalau nggak penting banget ya santuy saja di rumah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang lagi di Bali mba Phebie, saya kalau tengah tahun prefer di Bali daripada Jeju karena panas di sana ๐Ÿ˜ hehe. Dan kenikmatan hidup di Bali adalah adanya mba asisten tercintah ๐Ÿ˜†๐Ÿ’• waktu itu pikirnya karena di Korea sedang tinggi Coronanya while di Indonesia masih zero case, jadi pulang ke Indonesia sebab merasa lebih aman ๐Ÿ™ˆ

      Iya mba, ribet banget ternyata. Makanya setelah itu jadi pikir-pikir lagi kalau mau ke luar rumah ๐Ÿ˜‚ nggak sanggup melewati proses pulang tanpa selonjoran soalnya ๐Ÿ˜‘

      Delete
  2. Saya dari awal pandemi tetap keluar rumah karena kerja mbak, soalnya ngga ada libur cuma memang ketat tiap mau masuk kerja di test suhunya dan disuruh cuci tangan.

    Untuk jalan jalan paling ke pasar saja karena tempat wisata ditutup. Paling perginya ke supermarket juga karena kadang anak minta jajan. Untuk supermarket nya menyediakan hand sanitizer jadinya bisa cuci tangan disana habis pegang pintu masuk. Kalo masker mah wajib, tapi sekarang aku lihat orang sudah malas pakai masker, mungkin karena merasa sudah aman kali, padahal kan belum normal ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah, semangat mas Aguuuus kerjanya ๐Ÿ˜

      Iya mas, sekarang sepertinya beberapa orang sudah mulai nggak mau pakai masker, kapan hari lihat di berita ~ sedih, padahal Corona masih bertebaran di Indonesia ๐Ÿคง di Korea pun sekarang sudah masuk gelombang ke tiga setelah ada demo besar-besaran beberapa waktu silam yang menyebabkan curva meningkat tajam. Huft. Semoga orang-orang lebih aware betapa pentingnya masker untuk digunakan saat di luar rumah ๐Ÿ˜

      Delete
    2. Sekarang mah lagi nganggur mbak, pabriknya belum buka lagi, katanya kalo sudah normal baru dipanggil lagi.๐Ÿ˜Š

      Tapi biarpun begitu tetap keluar rumah karena anak bosan terus dirumah, untungnya ini di kampung jadinya tidak terlalu banyak orang, paling juga pelesiran lihat kebun atau sawah.๐Ÿ˜€

      Wah, Korea banyak lagi ya yang kena virus Corona, semoga saja cepat berlalu ya.

      Delete
    3. Oh begitu, semoga pabriknya akan buka segera saat keadaan sudah lebih baik dari sebelumnya ya, mas ๐Ÿ˜ dan semoga rezeki mas Agus dicukupkan selagi menunggu panggilan ~

      Enaknya di kampung itu bisa jalan-jalan ke alam terbuka tanpa harus takut ketemu banyak orang ~ saya pun ingin pergi ke alam, cuma tempat favorit saya lumayan jauh dari rumah hahahahaha. Terus memikirkan nanti pulangnya harus ribet buru-buru bebersih, langsung meredupkan niatan saya untuk ke luar even perginya ke alam ๐Ÿคฃ

      Amiiiiin, semoga Corona cepat hilang! ๐Ÿ˜ฅ

      Delete
  3. Couldn't agree more! Memang rasanya sueneng banget kalau bisa jalan-jalan keluar meskipun cuma ke supermarket aja gitu. Ini juga yang aku rasakan saat pertama bisa keluar rumah untuk pergi ke Indomaret ๐Ÿคฃ meskipun sangat amat berjaga-jaga, buka pintu Indomaret aja pakai sikut atau kaki yang masih aku lakukan sampai saat ini sih ๐Ÿคฃ tapi seneng bangettt akhirnya bisa keluar rumah hahaha. Kemarin itu pertama kali ke emol juga seneng bangettt tapi kagok juga karena nggak bisa pegangan saat ingin naik atau turun eskalator, kan takut jatuh kalau nggak pegangan tapi kalau pegangan juga takut karena kotor ๐Ÿคง
    Habis pulang dari luar juga harus langsung bersih-bersih, nggak bisa ngaso dulu, ini yang nggak enakin juga ๐Ÿคฃ
    Pokoknya kalau emang nggak penting-penting banget, mending di rumah aja ya kak hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, sama Lia, kakak ketika akhirnya ke luar untuk pertama kali, buka apapun pakai sikut atau kaki, untungnya cuma ke dokter gigi dan supermarket jadi nggak begitu banyak kegiatan maupun interaksi ๐Ÿ™ˆ dan iya, rasanya senang, meski takut, tapi seenggaknya bisa sedikit lihat dunia luar ๐Ÿ˜† however habis itu mulai berpikir ribuan kali kalau mau ke luar, karena malas bersih-bersihnya ๐Ÿคฃ

      Seenggaknya dengan ke luar beberapa waktu lalu, kakak jadi punya pengalaman dan paham kalau memang sebaik-baiknya disaat pandemi adalah stay di rumah saja ๐Ÿ˜

      Delete
  4. Paham betul perasaan senang itu, Mba Enooo. Sejak PSBB dan nggak bisa ke mana-mana, bisa keluar sekedar belanja bulanan ke supermarket aja aku udah senang banget. Meskipun hati tetap was-was harus jaga jarak, trolley belanjaan kudu dilap dulu dari segala sisi biar germs-free ๐Ÿคฃ

    Kemudian sejak PSBB dilonggarkan awal bulan Juli kemarin, aku dan suami sempat dine in di luar. Tentunya kami lihat-lihat keadaan juga sih, kalo tempat makannya nggak menjalani protokol kesehatan seperti social distancing alias nggak membatasi pengunjung, kami cabut dehh. Daripada risiko ): soalnya walikota Bogor katanya wanti-wanti bisa zona merah karena tiap hari pasti ada kasus baru T_T

    Semoga pandemi ini cepat selesai dehhh. Dan apapun aktifitas kita, tetap jaga kesehatan dan stay happyyyy :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiahahahaha saya ada banyak temannya ๐Ÿคฃ ternyata nggak cuma saya saja yang merasa tiba-tiba excited padahal cuma ke supermarket doang, even sampai dandan segala ๐Ÿ™ˆ dan iya banget mba, saya pun bawaannya lap-lap troley terus hahaha.

      Too bad, saya belum dine in sama si kesayangan sampai sekarang. Paling jadinya hobi minta asisten masak ala ala menu restoran terus di-layout biar mirip makan di luar ๐Ÿ˜‚

      Semoga Bogor nggak masuk zona merah mba, dan semoga kita bisa kembali aktivitas normal seperti sedia kala tanpa embel-embel NEW, PSBB dan lain sebagainya. Betul-betul banyak pelajaran saya dapat gara-gara Corona ๐Ÿ˜ฌ

      Delete
  5. Hahaha senyumnya lebar amat mba ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚, aku jadi auto ngebayangin trus cekikikan. Trus ngga tahu kenapa waktu mba Eno bilang senang banget pergi keluar, aku bayangin mba jalannya sambil jingrak2 kayak si bocil ponakan aku habis beli Yupi, hahaha.

    Sama mba eno aku juga juga nggak baik-baik aja pas pandemic, rasanya kepala mau pecah, selalu mencari-cari pelarian supaya tetap waras, aku harus bersyukur karena satu-satunya yang hilang dari aku pas Corona adalah kebebasan aku yang nggak bisa kemana-mana, cuman nggak bisa lagi jajan sembarangan, nggak pernah dibolehin lagi minum es, di luar sana banyak banget orang lain yang harus memperjuangkan banyak hal selama Corona.

    Tetap semangat mbaaa ❤❤ tetap sehat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Sovia, senyum saya terlalu lebar hahahahahahaha. Bahagia betul waktu itu rasanya bisa ke luar dari kandang ๐Ÿคฃ padahal kalau dipikir cuma ke supermarket, tapi dandannya macam mau pergi entah ke mana haha malu kalau diingat ๐Ÿ˜…

      Agree mba, saya merasa kepala saya entah kenapa sakit padahal saya baik-baik saja, tapi berasa panas seperti ingin meledak ๐Ÿคฏ dan yang mba bilang betul adanya, kita serta dicabut kebebasannya, nggak bisa bebas ke mana-mana, mau makan apa, mau minum apa, mau berbicara sama siapa, semua jadi mengkawatirkan karena Corona ๐Ÿคง semoga semua segera berlalu, mba. Jaga kesehatan selalu untuk mba dan keluarga ๐Ÿ’•

      Delete
  6. Akoohhh banget, termasuk si kakak.
    Keluarnya rempong, soalnya persiapkan 2 bocah, ya maskernya, face shieldnya dan sebagainya.

    Di mall juga was-was kalau anak-anak dekat-dekat orang, meski udah pake masker.

    Tapi nggak bisa dipungkiri, rasanya plong dikit, meski deg-degan.

    Dan pulangnya ampuuunnnn...

    Saya tuh mudah capek, biasanya kalau abis jalan-jalan, sampai rumah tepar.
    Tapi sekarang, mau pengsan pun kudu terjaga buat bebersih semuanya.
    Baju-baju di pisahkan, langsung di cuci, mandiin anak-anak, sampai ngepel lantai segala takut ada kuman yang nyantol di kaki pas masuk, hadeehhh hahaha.

    Si kakak juga akhirnya bete, katanya nggak enak banget jalan-jalan sekarang, pas pulang, masihcapek tapi kudu mandi dan bebersih segala hahaha.

    Ah semoga pandemi cepat berlalu ya, bahkan yang anak rumahan kayak saya udah mulai pengen keluar rasanya, apalagi yang sering jalan-jalan ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya relate banget sama cerita mbaaaaa hahahaha, itu yang saya rasakan, mau pengsaaan sampai di rumah tapi harus buru-buru mandi tuh rasanya nggak enak ๐Ÿคฃ seriously kaki sakit kebanyakan jalan keliling supermarket, maunya pas pulang selonjoran dulu, ehhh ini nggak bisa ๐Ÿ˜… hahahaha.

      Amiiiiin mba, saya berharap betul pandemi cepat berlalu, ini sudah sampai ke tahap sangat pasrah tapi nggak putus berdoa agar kita bisa kembali hidup normal tanpa Corona ๐Ÿ’•

      Delete
  7. Nothing change sih mba.
    Dari sebelum corona emnk udh mesti keluar buat kerja. Yah walaupun smpet vacuum dari ngajar. Tapi semenjak new normal udh mulai lagi karena Ibu anak-anak katanya sedikit tertolong buat ngajarin anak-anaknya selama school from home.

    Jadi hampir tiap hari keluar rumah dan yah jadi lebih ribet karena sehari jadi mandi 3 kali. Sebelum ke pabrik, pas pulang dari pabrik sama pas pulang dari ngajar. sama cucian juga membludak. heheh

    Tapi seru sih. Berharap semoga tetep aman meskipun angka kasus positif terus bertambah di Kota saya tinggal.. Yah semoga pandemi ini cepat berlalu. Amin soalnya kayanya rungsing juga setiap libur kerja jadi mikir2 buat kemana-mana kalau nggk penting..

    Sehat selalu yah mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wadooooh 3x mandiiii, mas? ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ nggak kebayang capenya hahahahaha ~ tapi demi keamanan dan kesehatan memang lebih baik mencegah daripada mengobati, ya ๐Ÿ˜… walau pada akhirnya cucian jadi membludak hahahaha.

      Thank God kalau mas Bayu dalam keadaan sehat, semoga selalu dijaga kesehatannya dan dijauhkan dari Corona. Dan semoga si Coro cepat hilang agar next time saat libur kerja nggak perlu rungsing berpikir mau ke mana ๐Ÿ˜

      Delete
  8. Kalau saya harus berada di rumah terus selama berbulan-bualn kayaknya juga bakalan stress mbak๐Ÿ˜‚ apa para binatang di kebun binatang juga merasa begitu ya?
    Eh malah sampai kebun binatang๐Ÿ˜‚

    Apalagi diluar rumah memang ada ancaman si coronah. Karena itu saya bersyukur banget masih bisa pergi ke toko dan nggak masalah kalau nggak pakai masker. Di sini semua masih terkendali. Kecuali kalau perginya agak jauh baru auto tutup muka. Atau kalau saya malas cuci muka, muka kucel tapi kudu pergi maka dengan senang hati saya pakai masker๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Astria hatinya ini seluas samudera, sampai memikirkan para binatang ๐Ÿ˜ hehehe, saya rasa para binatang justru happy dan nggak stres karena nggak perlu ketemu manusia mba, asal mereka betul-betul dirawat oleh para penjaga ๐Ÿ’•

      Senang dengarnya kalau di area mba aman terkendali dan nggak banyak yang terkena Corona, semoga soon segera zero case mbaaa ๐Ÿ˜ eniho itu teknik saya juga kalau muka kucel, pasti pakai masker saat ke luar rumah ๐Ÿคฃ

      Delete
  9. Salam kenal Mba Eno,kemarin2 masih mampir superindo, bulan ini mau belanja online aja deh, di jakarta tambah memerah nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh, sedih dengarnya, semoga segera menurun curva-nya ๐Ÿคง stay safe and healthy, semoga mba dijauhkan dari Corona ~

      Delete
  10. tahun 2020 terasa sangat berat yaa mbak eno. Doanya, semoga kita semua bisa melawati tahun ini dengan tetap sehat dan baik-baik saja :)

    Aku kadang berkelakar kepada temanku, "Ayo ngopi, biar kesehatan jiwamu juga stabil."
    Dan kemarin pas balik semarang, selain menghabiskan waktu bareng keluarga. Aku juga menghabiskan waktu bersama temanku. Walaupun cuma ngobrol. Iyaa, seharian kerjaannya cuma ngobrol, makan, dan ngopi. Itu cara kami untuk memberikan asupan energi pada kesehatan mental kami. Tentu saja ngobrolnya cuma empat orang dan jaga jarak.

    Ketika di kerjaan juga beberapa kali mengalami kejenuhan. Tidak pergi kemana-mana. Pada akhirnya aku memilih untuk bersepeda minimal seminggu 1x. Masker, hand sanitazer, dan bersepeda sendiri (kadang berdua) menjadi pilihanku untuk minimalisasi ketemu dengan banyak orang. Melalui bersepeda aku mendapatkan energi baru.

    Untuk mendapatkan energi baru kadang juga baca blog teman-teman.
    sehat-sehat terus yaa mbak eno :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berat bingits, mas ~ dan nggak terasa tau-tau sudah tengah tahun menuju ke akhir huhu semoga semua segera berakhir dan segala sesuatunya segera pulih ๐Ÿคง

      Iya, saya pikir, setelah 6 bulan lebih, semakin banyak dari kita akhirnya nggak bisa bertahan untuk tetap di rumah 100%. Jadi mulai beraktivitas ke luar nggak apa-apa asal tetap mengikuti protokol kesehatan demi kebaikan kita. Lagipula ekonomi perlu untuk terus berputar, thank God, UKM Indonesia termasuk yang mampu bertahan di tengah gempuran saat beberapa negara sudah menyatakan resesi dan kemunduran. Berharap, negara kita akan baik-baik saja ๐Ÿ˜ harus optimis dan semangat!

      Eniho, nowadays banyak yang hobi naik sepeda even beberapa staff dan mates saya ikutan ๐Ÿ˜† sebetulnya saya sangat ingin naik sepeda, tapi saya nggak berani kalau naik sepeda di jalan raya, entah kenapa takut melihat kendaraan bermotor seliweran ๐Ÿ˜… jadi sekarang satu-satunya outdoor sport yang saya lakukan hanya bulu tangkis di halaman ๐Ÿ˜‚

      Sehat selalu, mas!

      Delete
    2. Perekonomian umkm juga mulai bangkit lagi. Kita sebagai warga negara juga mesti mendukung. Beberapa tempat wisata juga sudah mulai dibuka. Boleh saja datang, tapi tetap mesti memperhatikan protokol kesehatan.

      Untung saja aku bukan orang yang bersepeda karena tren. Sebelum pandemi, aku sudah mulai bersepeda hingga sekarang. Ayo mbak eno mulai bersepedaan. khan jalanan di bali cukup mendukung untuk bersepeda :D

      Delete
    3. Agree, selama kita bisa mematuhi protokol kesehatan, saya rasa it's okay untuk ke luar sebentar, demi berputarnya perekonomian, karena sedikit banyak, ada peran kita di dalamnya yang nggak bisa kita ignore terlalu lama ๐Ÿคง

      Waaah keren! Berarti mas Rivai termasuk pesepeda lama hihihi, jalan di Bali seram tauk mas, kecil soalnya, takut keserempet mobil atau motor yang lewat ๐Ÿคฃ paling harus bawa sepedanya dulu naik mobil ke Kebun Raya biar aman ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  11. Aku ampek saat ini baru 3 kali
    ngemall :) sanking udah gak
    tahan si anak pengin jalan..

    Ribet bangettt, pakek sarung
    tangan, masker, bawa handsanitizer beberapa botol

    and itu barang mesti bawa
    keluar dari mobil, yg
    biasanya jln santai, ini
    ngeberatin banget di tas.

    Mana sana sini mesti nyemprat
    nyemprot. Gak bisa nyender sembarangan, pun megang2.
    Yg ada ngemall bukan utk
    nyatai malah agak2 nyikse hehe..

    Skrg mutusin blanja online
    aja deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ribet parah mbaaaa, saya pun merasakannya ๐Ÿคฃ that's why setelah pengalaman yang sebelumnya, saya jadi pikir-pikir lagi saat mau ke luar hahahahahaha. Nggak kuat ribetnya ๐Ÿ˜…

      Delete
  12. kebayang nikmatnya bisa mamam ciki sambil selonjoran pegang remot, hihihi asoy geboy

    kalo keluar rumah lagi pandemi gini emang ribet. pulang langsung cuci baju semua dan mandi. paksu saya juga gitu dan itu tiap hari. sering merasa khawatir sih, tapi we have no choice karna berkaitan sama kerjaan. stay safe aja jadinya

    kalo soal belanja, tiap hari keluar rumah sih. warung sayur depan rumah soalnya, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asoooyyyyy donggg, too bad sejak Corona nggak bisa dengan mudah selonjoran setelah pulang ke rumah ๐Ÿ˜…

      Betul mba, lebih baik mencegah daripada mengobati though ribet syekali rasanya harus langsung bersih-bersih setelah tiba ๐Ÿ™ˆ fortunately mba Eka ada warung di depan ๐Ÿ˜

      Delete
  13. hahahah.Di musim corona, jangankan ke supermarket terdekat, nongolkan kepala ke luar Jendela saja udah happy banget loh.......kayak jiwa terbebas dari belengu gitu.hahaha.......

    Apalagi bisa ke Supermarket, mmm.....saya yakin perasaan kita serasa seperti sedang jalan - jalan ke sebuah Objek Wisata.Seneng banget rasanya. :)

    Namun.....seperti saya, kalau sudah sampai rumah. Repotnya minta ampun, semua pakaian yang dikenakan harus di sterilkan, badan harus dibersihkan cepat - cepat, gagang pintu harus disemprot, dan kendaraan juga harus dibersihkan.

    Bukan hanya itu, hape juga kudu harus di lap dahulu dengan pembersih, biar ikutan steril juga.Repot banget deh pokoknya, hahaha.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mas, ke luar pintu rumah seperti ke halaman sebetulnya sudah cukup menyenangkan, tapi kemarin rasa-rasanya saya ingin ke luar dari rumah that's why memutuskan ke supermarket untuk belanja ๐Ÿ˜‚

      Nah cuma nggak enaknya saat pulang harus buru-buru bersihkan baju dan lain sebagainya. Lantas merasa lelah ๐Ÿคฃ alhasil sekarang lebih memilih di rumah dan ke luar kalau memang sangat diperlukan ๐Ÿ˜✌

      Delete
  14. bisa nyemil chiki sepuasnya itu sudah nikmatt sekalee mbak, aku sampe belain beli yang kiloan biar puas sepuasnya
    baideweiiiii headernya unyuuunya hehehe
    tadi sore habis pergi ke moll dan sampe sana bingung mau beli jajan apaan hahaha, kebiasaan pokoknya, saking banyaknya yang ingin dibeli jadi bingung dan pulang dengan tangan hampa
    saking lamanya ga pergi pergi, sekalinya pergi memang menyenangkan ya, cuman ya ada tambahan PR lagi, bersihin perkakas yang tadi dibawa keluar rumah, biar steril lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG kiloan! Banyak itu mbaaaa bisa lama habisnya ๐Ÿคฃ

      Terima kasih apresiasi untuk header baru saya, mba ๐Ÿ™ˆ ceritanya ganti suasana ~ hahahaha. Bicara soal emol, sepertinya niat dari rumah sudah tau mau beli apa, terus sampai sana biasanya lupa. Tau-tau pulang nggak bawa apa-apa ๐Ÿ˜‚ dan memang menyenangkan betul bisa ke luar setelah sekian lama mba, meski PR-nya bejibun saat pulang ke rumah ๐Ÿคช

      Delete
    2. hahaha kalau beli snack yang kiloan, mungkin seminggu habisnya, dan juga makannya ga tiap hari mbak, kemarin aja beli sekilo wkwkwkwkwk

      Delete
    3. Di Bali agak susah cari snack kiloan mba, kecuali di hypermart tapi pilihannya kurang banyak dan kurang greget macam toko pinggir jalan ๐Ÿ˜‚

      Delete
  15. Setelah kehebohan temen-temennya suami yang positif covid kemaren Mba, meskipun sampe tiga kali hasilnya ternyata negatif namun stress karena harus berurusan dengan hal seperti bukan kepalang menohoknya.

    Tapi sejak mengalami momen-momen seperti itu, justru sekarang tingkat ketegangan menghadapi si coro ini mereda. Mungkin karena sudah terbiasa, kalo sebelumnya was-was terus sampe paranoid dan sejenisnya kalo sekarang, jadi lebih paham. Kalo yang rentan tertular itu kebanyakan para nakes plus keluarganya dan orang-orang dekatnya (kalo disini) jadi butuh pengamanan tingkat tinggi ketika berinteraksi karena orang-orang dekatnya ini jugalah yang menularkan ke orang lain diluar lingkaran itu. Kalo untuk kita yang gak berpotensi gak bersinggungan dengan mereka-mereka ini (yang semoga nyadar diri), kita cukup pake masker, cuci tangan dan jaga jarak itu udah sangat membantu ketika mo keluar-keluar, karena kita kan gak bersinggungan langsung dan gak berlama-lama bertemu dengan orang lain. Dan lagi kan orang-orang yang kita temui diluar juga menerapkan protokol yang sama sehingga tingkat penularan bisa saling dicegah. Tapi pengecualian buat mereka yang gak ngikutin protokol, buang ke laut aja itu mah ๐Ÿ˜‚

    Mba Eno lagi diet kah? Kalo saya bukan cheat day kayaknya Mba tapi cheat month, kebalik ๐Ÿ˜‚ Paling sehari dua hari yang pola makannya dijaga, sisanya mah bebas makan apa yang ada daripada gak makan ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜

    Iya emang kerasa juga disaya Mba, ke minimarket berasa kayak lagi liburan weekend, ampe anak-anak pake baju bagus segala, dikira mo ngemall padahal jalan kaki pun bisa kesana ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh sampai tiga kali, pusing pastinya ya, mba ๐Ÿ˜•

      Tapi iya, menurut saya, ketika kita dihantam satu masalah yang sama sampai berkali-kali, tingkat kekebalan kita jadi meningkat, dari yang tadinya bingung dan nggak terbiasa, kemudian jadi paham bagaimana mengatasinya dan lebih relaks. Yang penting kita tau apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari virus, dan always be mindful ketika ke luar dari rumah ๐Ÿ™ˆ harapannya, usaha kecil kita bisa membantu para petugas medis agar nggak bertambah banyak pasien yang masuk ke hospital ๐Ÿ’•

      Saya lebih ke jaga pola makan mba, kalau dulu apa pun dimakan, nah sekarang sedang berusaha jaga, jadi mau masukkan sesuatu ke mulut tuh dipikir dulu apa-apa saja menunya ๐Ÿ˜‚ cuma saya akui cutting snack nggak mudah, that's why yang tadinya biasa beli Chitato sampai 10 pcs buat stock cemal cemil entah lagi kerja, di mobil, etc, sekarang hanya stock 2 pcs perbulan ๐Ÿคฃ lumayan ada peningkatan, mba hahahaha.

      Nah itu sama kayak anak-anak mba, saya sampai pakai make up (lipstik, blush on) segala padahal ketutup masker dan nggak ada yang lihat hahahahaha. Entah kenapa excited waktu akhirnya bisa ke supermarket ๐Ÿ˜‚

      Delete
  16. Makanya aku LBH milih ga kluar mbaaa, Krn printilan yg hrs dilakukan setelah sampai di rumah lebih rempong dan ga bisa ditunda pula :D.

    Sebelumnya pas aku msh kerja, adalah yaa kluar dari rumah ke kantor di anter jemput suami. Itu tiap liat dari jendela mobil, rasanya seneeeeeng banget. Walo ga bisa jalan2, tp liat gedung yg dilewatin aja seneng :p.

    Tapi sejak mamaku meninggal akibat covid, aku dan suami lgs ga pernah kluar lagi mba. Sbnrnya sih mama juga ga serumah Ama kami, tp suami dan Abang iparku msh sesekali ke rumah mama Krn mobil suami juga parkirnya di rumah mama yg garasinya LBH gede. Rumah mama cuma 5 menit jalan kaki dr rumahku. Mungkin Krn kami terpukul banget mama bisa tertular padahal ga pernah kluar, jadinya semua pada LBH ketat lagi memberlakukan aturan pandemi ini. Kabar ga enaknya, pas sekeluarga di tes swab , suami dan aku positif , tapi Alhamdulillah tanpa gejala. Jadi makin nambah alasan aku dan suami ga bisa kluar2, lakuin isolasi mandiri, dan fokus Ama jaga imun supaya si virus bisa cepet hilang dari bdn kami. Doakan 8 sept ini aku tes ulang dan semoga udh negatif yaa mba :D.

    Kalo groceries , mau ga mau aku skr pake online . Pdhl dulu kegiatan belanja ini msh hiburan kami supaya bisa kluar :). Eh tapiii, belanja bulanan yg kmrn, aku pake aplikasi Ha*pyFr*sh dan semua keperluan bulanan kering, diantar dengan selamat sampai rumah, dan komplit. :D. Aku jd mikir ulang utk belanja sendiri, Krn jujurnya walo happy, bisa milih barang2, tp kdg ribet apalagi org2 di dalam swalayan ruameee, dan barang belanjaan bulanan malah bengkak, Krn aku srg ambil BRG yg g ada di list hahahahah.

    Enak online gini ternyata. LBH hemat , sesuai Ama list yg dibeli :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa, saya setelah ke luar pertama kali itu, langsung berpikir ulang setiap kali mau ke luar, apabila nggak penting-penting amat baiknya di rumah. Malas total harus bersih-bersihnya, mba hahahahahahaha ๐Ÿคฃ

      Wah mamanya mba Fanny meninggal karena COVID? I'm sorry to hear that ๐Ÿ˜ญ semoga mama tenang di sisi-Nya ya, mba ~ dan semoga mba Fanny serta pasangan bisa sehat seperti sedia kala. Dijauhkan dari Corona, serta dalam keadaan baik-baik saja hingga dinyatakan negatif pada pengecheckan berikutnya ๐Ÿคง hiks. Pasti berat banget untuk mba melewati hari-hari ke belakang especially karena mama tercinta berpulang.

      Enaknya di Jakarta tuh ada HappyFresh dan banyak olshop groceries jadi gampang mau belanja. While di Bali masih agak susah cari olshop groceries yang trustable dan brand besar, mba ~ semoga one day HappyFresh atau Sayur Box buka di Bali hahahahaha ๐Ÿ˜‚

      Delete
  17. Saya juga jadi ikutan senyum-senyum sendiri baca cerita Mbak Eno yang senyum-senyum sebelum ke Supermarket.

    Kalau nggak salah, saya terakhir kali nge-mal sebelum pandemi itu bulan Januari, Mbak, pas nonton film di bioskop sama Nyonya. Sejak itu sampai sekarang, saya belum pernah ke mal lagi. Nggak tau sampai kapan ini. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berangkatnya senyum, pulangnya merengut mas hahahaha ๐Ÿคฃ
      Wadooow ternyata mas Morishige lebih lama daripada saya ~
      Semoga Corona cepat hilang ya mas, sudah rindu yalan-yalan ๐Ÿ™ˆ

      Delete