Pandemic Tools | CREAMENO

Pages

Pandemic Tools

Gara-gara Corona gue jadi punya beberapa barang yang sebelumnya nggak pernah terpikirkan untuk punya, namun akhirnya jadi barang yang gue butuhkan 🀣✌ iyes, ini bukan barang yang gue punya hanya karena lapar mata, tapi karena gue butuh setelah menimang-nimang sebulan lamanya πŸ™ˆ dan setelah delapan bulan lewat sejak Corona pertama kali ada, gue bisa katakan kalau gue nggak pernah menyesal sudah punya Pandemic Tools versi gue cencunyah 😁

Alat Cukur Rambut

Gue putuskan punya alat cukur setelah sadar kenyataan bahwa gue dan si kesayangan nggak bisa pergi ke Barber untuk cukur rambut dia, which is rambut dia tipe gampang panjang while rambut gue lama panjangnya πŸ˜‚ dibulan pertama, gue masih berusaha cukur rambut dia pakai gunting, tapi hasilnya jelek parah hahahahaha. Gue sampai kasihan lihat potongannya πŸ™ˆ meski dia selalu bilang, "It's okay, Hon." tapi gue tau, dalam hati terdalam, dia pasti kesal 🀣




That's why, gue putuskan punya alat cukur dan memberanikan diri gue untuk belajar pakai alat cukur profesional πŸ˜† seriously, not in a million years, gue pernah punya cita-cita belajar soal alat cukur, namun karena keadaan, gue akhirnya BISA! Dan ternyata, cara pakainya mudah, bahkan gue berhasil pada percobaan pertama, rambut dia jadi terlihat bagus dan rapih seperti dicukur sama kapster profesional 😝✌ so, gue bisa dengan yakin bilang kalau si kesayangan nggak perlu lagi pergi ke barber langganan karena gue bisa melakukannya πŸ™ˆ

Kacamata Anti Radiasi

Semenjak WFH, kegiatan gue di depan laptop meningkat dibanding sebelum Corona dan hal ini menyebabkan mata gue cepat lelah, karena gue bisa duduk depan laptop 10-15 jam lamanya saat sedang banyak pekerjaan πŸ™ˆ gue sadar, mata gue perlu gue jaga kalau gue mau mata sehat sampai tua. That's the time gue putuskan punya kacamata anti radiasi berdua si kesayangan πŸ˜‚

UV Sterilized Box

Kehadiran Corona membuat gue kawatir sama virus yang tertempel tanpa sengaja pada barang, dan gue jadi parno kalau handphone, dompet dan barang lainnya ketempelan virus yang datang entah darimana πŸ˜•πŸ˜… since then, gue memutuskan punya UV Sterilized Box untuk handphone, dompet, perhiasan, even paket kecil agar terbebas dari virus, bakteri dan teman-temannya πŸ˜‚



Apakah gue menyesal? Not at all! Jujur, gue merasa aman semenjak punya UV Sterilized Box, sebab setiap kali ada sesuatu yang kotor, pasti gue steril hahahaa, especially handphone karena sering gue pegang, pasti ada banyak bakteri di layar 🀭 alhasil, sebelum tidur, gue selalu steril handphone, agar keesokan harinya bisa gue gunakan tanpa rasa cemas 😁😍 gue bahkan steril mouse juga karena selalu gue gunakan setiap hari untuk kerja dan gue merasa puas! πŸ™ˆ

🐰🐰🐰

Teman-teman bagaimana? Ada yang mendadak punya suatu barang karena Corona? πŸ˜† eniho, gue mau beri alat cukur (Xiaomi Enchen) untuk satu teman, siapa tau yang dapat butuh alatnya, hehehe. Kalau nggak butuh, nanti bisa reject hadiah dan akan gue pilih ulang 🀣✌ ohya, alat ini untuk cukur rambut pria (nggak bisa untuk wanita), dan cara pakainya super mudah 😍

54 comments:

  1. Pasti lah Eno.. Semua akan punya koleksi barang baru yang nggak terpikirkan harus dikoleksi


    Hahaha..🀣🀣🀣🀣🀣🀣

    Pas waktu kasus merebak di Cina, saya kasihan melihat orang harus memakai face shield, sekarang setiap hari saya pakai kalau mau merasa aman..

    Saya juga pikir kenapa ada yang pakai sarung tangan lateks saat bepergian..repotzz dan pasti nggak nyaman...sekarang saya merasa lebih aman ketika pakai sarung tangan itu..

    Maklum harus pake KRL ke kantor.

    Tambahkan dengan segala macam hand sanitizer beberapa jenis, dari yang pakai gel sampe cair..bahkan jenis semprotan ada beberapa (makasih sama si Yayang yang seneng barang-barang kecil yang unyu unyu)

    Entahlah berapa jenis barang lain yang disiapkan untuk menghadapi kehidupan di masa pandemi..termasuk disinfektan beberapa versi buat nyemprot rumah dan kendaraan..

    Masker saja ada beberapa versi..

    Kalau pas lihat koleksi masker mah saya ngakak

    🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahahaha iya mas, mendadak ada banyak barang baru yang nggak terpikirkan sebelumnya πŸ˜‚

      Saya pribadi belum punya face shield karena masih teramat sangat jarang ke luar rumah πŸ™ˆ tapi kalau nanti jadi balik kerja lapangan, mungkin akan lain cerita πŸ˜‚ hehehehe. Kalau hand sanitizer berhubung dari dulu sudah selalu bawa, jadi bukan hal baru untuk saya πŸ˜† bicara soal masker, itu kejadian sama saya mas hahahahaha. Entah kenapa lately hobi hunting masker kain yang bagus di pasaran, tau-tau saat dikumpul sudah ada empat di rumah dan harus tahan jempol biar nggak kalap πŸ˜‚

      Rasanya, saya bisa relate sama Yayangnya mas Anton soal hobi kumpulkan barang unyu hahahaha 🀣

      Delete
  2. Soal beli alat cukur rambut mirip bener sama kakak saya mbaa, haha. Jadi semenjak Corona melanda, dia udah wanti-wanti mau cukur rambut ponakan saya pakai apaan? Soalnya takut kalau pergi tempat barbershop langganan, awalnya juga pake gunting tapi hasilnya bikin ngakak, hahahah. Jahat emang saya, untung si bocil percaya banget sama bundanya, jadi pas selesai potong rambut dia tanya "Jadi gimana rambut abang, bun?" Yang lansung dijawab sama emaknya "Ouhh ganteng dong" hahahah padahal nggak sama sekaliπŸ˜‚πŸ˜‚.

    Sekarang bundanya juga udah rajin ngeyutup gimana caranya gunain cukur rambut dan cari-cari model rambut, tapi ujung-ujungya di cukur cepak, tapi nggak cepak amat. Entah model apa saya nggak tahu. Tapi tetep dia selalu percaya bundanya, jadi mau diapain pun dia tetap percaya kalau dia ganteng, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiaaaah sama banget jawaban kakaknya mba Sovia dengan ucapan saya hahahahaahaha 🀣 saya bilang ke pasangan kalau dia looks handsome habis saya cukur rambutnya pakai gunting, padahal aslinya hasil potongan saya mencang mencong dan nggak beraturan πŸ˜‚ saya sampai merasa bersalah setelahnya hahahahaha. Untung anaknya sabar dan nggak komplen meski mungkin dalam hati kesal πŸ™Š semoga keponakan mba Sovia percaya kalau dia betulan ganteng terlepas potongan mamanya yang mungkin agak berantakan πŸ˜‚

      Eniho, saya so far baru bisa potong cepak persis kakaknya mba Sovia 🀣 tapi si kesayangan style rambutnya memang minimalis, selama poninya nggak dipotong nggak jadi soal πŸ˜… hahahahaha. Saya mau belajar dari Youtube juga sepertinya. Semoga next cukuran ada peningkatan πŸ˜†

      Delete
  3. Masker dan antibakteri sejenis antis. Ini yang jadi pandemic tools ala aku karena kemana-mana selalu pakai masker dan siap antibakteri di dalam tas 🀣 sebelum pandemic pernah sesekali juga bawa antibakteri tapi kalau udah habis ya nggak restock lagi. Berbeda dengan sekarang, kalau udah habis langsung buru-buru beli baru 🀭

    Aku juga ingin punya alat cukurr, belum kesampaian buat beli wkwk Soalnya aku belakangan ini suka potongin rambut adik-adikku dan nasibnya sama kayak rambut kesayangan kak Eno, selalu nggak rapih karena potongnya pakai sisir dan gunting aja 🀣 lihatnya sedih groak-groak, untung mereka nggak bisa lihat 🀣

    Btw, kak Eno beli kacamata antiradiasi dimana? Itu beneran works nggak sih? Di Tokped ada yang jual belasan ribu, aku pernah mau beli tapi nggak yakin sama hasilnya πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sekarang sebisa mungkin harus selalu bawa, Liaaa ~ biar aman dan nyaman plus dijauhkan dari Corona πŸ˜†

      Naaaah kan pasti groak groak bagian belakangnya πŸ˜‚ I feel you, dear. Kadang kalau diingat hasil potongan kakak jaman pakai gunting rasanya mau ketawa lebar hahahahaha. Jelek parah soalnya untung si kesayangan nggak mempermasalahkan πŸ˜‚

      Eniho kakak beli kacamatanya di optik, hihihi, klaimnya berfungsi dengan baik dan kakak pun merasakan efeknya selama ini -- seenggaknya mata jadi nggak begitu sakit dan harapannya semoga nggak kenapa-napa di kemudian hari πŸ˜„ tapi kalau harganya belasan ribu, kakak agak ragu apa itu betulan anti radiasi atau bukan πŸ™ˆ sebabnya yang kakak beli di optik itu harganya hampir sejutaan. Tapi coba Lia cek review di olshop-nya, kalau banyak yang bilang bagus mungkin memang bagus kualitasnya πŸ˜†

      Delete
    2. Setuju kak ~

      Kalau gitu, kak Eno akan ngakak juga lihat hasil potonganku ke rambut adikku karena parah juga huahahha. Untung si kesayangan kakak, juga adikkua nggak marah ya :P

      Wah, aku rasa kacamata yang dibeli kak Eno pasti berfungsi dengan baik karena belinya aja di optik >.< Apalagi kak Eno senang baca Ebook, rasanya harus punya kacamata antiradiasi ini biar mata nggak cepat lelah hahaha. Terima kasih informasinya ya kak! Aku coba ceki-ceki lagi, siapa tahu ada yang cocok dengaku :D

      Delete
    3. Mereka mungkin sudah pasrah Lia, mau marah pun percuma karena sudah terlanjur dipotong rambutnya hahahahaha 🀣

      Iya dear, so far kakak merasa kacamata yang kakak punya ini berfungsi dengan baik, dan memang sudah dari lama kakak ingin punya semenjak sering baca e-book πŸ˜† dan saat Corona datang, kakak jadi punya alasan tambahan untuk membelinya πŸ™ˆ hehehehehe ~ though kakak sadar kalau efek radiasi mungkin nggak terasa dalam waktu cepat, tapi kalau kita aktif lihat layar setiap harinya, memang ada baiknya pakai kacamata untuk jaga mata agar mata kita sehat sampai tua πŸ˜‚

      Sama-sama Lia, harga lensanya nggak begitu mahal setau kakak, yang punya kakak itu lensanya around 250k (mahal diframe-nya), jadi Lia bisa cari frame yang murah secara terpisah, terus bawa ke optik untuk beli lensa khususnya apabila mau aman 😍

      Delete
    4. Kak Eno, terima kasih untuk rekomendasinya~
      Akhirnya ku putuskan untuk membeli kacamata via online karena aku pikir nggak akan bisa ke optik dalam waktu dekat πŸ˜‚
      Akhirnya aku beli di salah satu olshop yang kata reviewnya sih beneran asli anti radiasi karena dia udah cek di optik *ya nggak tahu benar atau nggak sih* 🀣
      But, I hope bisa merasakan manfaatnya juga karena mataku udah mulai nggak beres kayaknya 😭
      Anyway, terima kasih atas racun dan rekomendasi dari kak Eno ❤️
      Komen ini nggak usah dipublish nggak apa kak 😁
      Karena aku cuma ingin kasih tahu dan berterima kasih sama kak Eno hihihi.

      Delete
    5. Liaaa komennya kakak publish yah agar teman-teman yang butuh rekomendasi bisa baca. Mungkin nanti Lia bisa komen balasan setelah kacamatanya tiba dan info nama olshopnya 😍

      Sama-sama Lia, memang sebaiknya kalau sering lihat layar hape atau laptop harus dijaga matanya. Karena kalau terjadi sesuatu sama mata kita, bisa bahaya πŸ˜† lebih baik mencegah daripada mengobati, kan? πŸ˜‚

      Delete
    6. Kak Eno, kacamatanya udah tiba dan udah aku coba, nggak tahu ada bedanya atau nggak, masih belum terlalu terasa 🀣
      Nanti kalau udah terasa "oh nyaman sekali menatap layar menggunakan kacamata ini", maka baru akan aku share nama olshopnya ya 🀭

      Delete
    7. Wah finally, Lia 😍 kalau efeknya mungkin nggak akan kelihatan dalam waktu dekat, tapi seenggaknya untuk jangka waktu lama akan memproteksi mata kita especially kalau kita hampir seharian lihat layar 😁 kakak pribadi yang paling berasa, mata jadi nggak sakit karena keseringan lihat layar 🀣

      Okay dear, semoga kacamatanya berfungsi maksimal πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  4. yang nggak terpikirkan olehku adalah uv sterilized box, ternyata ada ya, berarti scrolling olshop aku mainnya kurang jauh hehehe
    masuk akal juga ya alat cukur itu, waktu awal awal corona dulu, memang jarang aku liat ada tukang cukur buka, pas ada yang dibuka, konsumennya nggak sebanyak hari biasa, mungkin masih ada warga yang takut dan riskan juga, karena alat yang dipakai bisa dipakai juga ke orang lain

    kalau aku, barang yang mendadak banyak adalah masker hahaha, astaga masa tiap buka sosmed yang dibuka toko lucu lucu yang jualin masker imutttt, dan malah kebeli juga meskipun harganya wew, aneh tapi berkali kali dibeli wkwkwk
    nahh sama hand sanitizer, awal langka langkanya hand sanitizer dan sekalinya nemu di olshop, dengan pedenya beli banyak, dan sampe sekarang masih ada bahkan makenya juga ga rutin, heran aja, padahal kemasannya kecil tapi berasa ga habis habis

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mbaaa, olshop sepertinya banyak yang jual 😍 saya beli di Ace Hardware merk Krisbow, bagus kualitasnya. Terus bisa dilipat jadi ringkas. Mau dibawa-bawa pun gampang, ada pilihan charger atau baterai hehehehehe πŸ˜‚ dan betul kata mba Ainun, awal-awal Corona banyak barber tutup, sekalinya buka tetap sepi pengunjung 😩 tapi mau bagaimana, kita takut kalau harus ke luar setiap cukur rambut, mana si kesayangan bisa sebulan sekali cukuran πŸ˜‚ that's why tercetus ide beli alat cukur daripada pakai gunting terus-terusan 🀣

      Hahahaha soal masker, sama bangets mbaaa. Saya sekarang punya empat masker kain karena nggak tahan lihat masker lucu-lucu di Tokped πŸ™ˆ untungnya sekarang sudah bisa tahan diri agar nggak kalap 🀣

      Delete
  5. Wahh ngomong2 ttg pisau cukur, saya juga belinya pas ada corona.. Sebenrnya dari dlu pengen beli, cuma nggak tau kenapa ditunda2 mulu. Mungkin mikirnya masih bisa ke tempat potong rambut karena emnk jaraknya deketan sama ribet banget ngebersihin rambut yang bercecer. Tapi pas sejak corona, kan perasaan agak was-was buat kemana-mana jadi beli alat potong sndiri.

    Karena model rambut saya dari dulu selalu 1 cm, jadi gampang motongnya tinggal sreet-sreet pke ukuran 1 cm. beres.

    Sama masker kain. Saya bawa sampai 6 biji di tas buat ganti-ganti kalau lagi diluar. Sebelumnya nggk pernah make masker diluar rumah selain di tempat kerja.

    Tapi yang paling jomplang itu pas ada corona. Saya jadi sering sendirian. huhuh, efek nggak punya kesayangan.. *Ups malah buka kartu. Soalnya dulu kalau pas libur kerja, pasti ada aja yang nginep di rumah. Temen kuliah, atau temen kerja.. Ehh skrang kamar jadi kriik-kriik. Akhirnya milih buat berlangganan internet, netflix, sama spotify.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalah rambut yang tercecer itu juga jadi pertimbangan saya mas Bayu, agak pusing membersihkannya pada awalnya πŸ˜‚ namun berjalan dengan waktu, saya akhirnya mulai paham bagaimana membersihkannya 😁✌ dan saya nggak menyesal sudah beli alat cukur, selain ternyata sangat mudah digunakan, si kesayangan pun bisa berhemat uang yang mana 150k/sekali cukuran 🀣

      Wedew mas Bayu bisa saja 🀭 untung ada Netflix dan Spotify yah, jadi nggak sepi-sepi amat karena Corona πŸ™ˆ

      Delete
  6. Aku juga sempat ingin beli alat cukur rambut, Mbaa. Maklum, ada suami dan cah lanang yang cepet gondrong rambutnya πŸ˜‚ Tapi suami nggak mau dicukurin rambutnya sama aku, kayaknya dia ragu sih dengan kemampuan istrinya 🀭

    Untungnya dekat rumah memang ada barber langganan yang sekarang membatasi jumlah customer yang datang. Karena mereka menjalani protokol kesehatan dan tempatnya memang bersih, aku berani membawa Josh sekalian untuk cukur rambut di sana.

    Kalo tools lainnya apa yaaa. Kayaknya kebanyakan seperti orang lainnya deh. Aku jadi koleksi beberapa masker kain (ternyata yg bahan scuba lebih nyaman dipakai di telinga daripada yg earloop-nya bahan karet *random fact 😝*), terus aku beli disinfectant berbahan dasar essential oils buat bersih-bersih ruangan dan ada juga yang khusus disemprot di seluruh ruangan, bedding dan pakaian, jadinya bersih dan juga wangii 😍 Soalnya kalo pake cairan seperti de*t*l baunya alkohol banget yaa untuk bersih-bersih, yang ini segerrr hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, sama kayak si kesayangan, awalnya ragu, tapi karena nggak ada pilihan akhirnya pasrah, sebab barber langganan letaknya lumayan jauh dari rumah, mba 🀣 untung sekali percobaan langsung bisa, apa mungkin karena style rambut dia terbilang mudah, alhasil kemungkinan fail-nya kecil dibanding cukur pakai gunting normal πŸ˜‚✌

      Wah iya kah? Saya nggak begitu perhatikan material, yang saya perhatikan justru design maskernya πŸ˜† tapi memang earloop karet agak nggak nyaman digunakan kalau terlalu lama ~ ini karena saya sering kerja lapangan, dan tiap trip pasti pakai masker, jadi tau drama sakitnya kalau kelamaan pakai earloop karet 🀣 terus saya baru tau ada disinfectant berbahan dasar essential oils, enak donggg wanginya 😍 woaaaah, nanti coba saya cari di Tokped, ah hahaha. Terima kasih mba infonya πŸ₯³

      Delete
  7. Saya juga dulu pernah niat banget punya alat cukur listrik Mba, tapi ujung-ujungnya saya malah beli gunting seharga 5 ribu di warung depan rumah, karena duitnya malah beralih untuk beli wajan teflon biar masaknya bisa irit minyak πŸ˜‚ (maklumlah emak2) πŸ˜…

    Kacamata radiasi ini apa bisa bikin mata minus atau plus bertambah juga gak Mba ? kok jadi pengen juga ya πŸ˜…πŸ˜

    Dan saya baru tau sama UV sterilized Box, karena biasanya kan saya steril-steril barang yang gak bisa di cuci itu langsung dibawah matahari, karena lebih irit gak perlu desinfectan atau handsanitizer yang harganya melonjak dan langkah itu. Meskipun barang-barang yang dijemur itu warnanya jadi buram ato layu-layu semua karena lupa diangkat. πŸ˜‚πŸ˜… Merepotkan banget sebenernya. Trus sekarang yah udah jarang-jarang jemur-jemur lagi, udah bosen Mba πŸ˜‚, ribet banget dah pokoknya, paling elap-elap aja pake alkohol yang saya masukin ke botol spray. Soalnya udah hampir gak keluar-keluar rumah sama sekali. πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, teflon memang lebih penting dari cukuran ya, mba 😍 kalau cukuran masih bisa pakai gunting soalnya πŸ˜†πŸ’•

      Setau saya kacamatanya nggak menambah plus atau minus, jadi aman ~ karena fungsinya lebih ke menjaga mata dari sinar radiasi layar laptop, hape dan sejenisnya, mba 😬

      Nah kalau UV Sterilized Box ini saya gunakan untuk barang elektronik atau barang kecil-kecil yang sering saya pegang. Sebetulnya sudah dari tahun lalu ingin punya, sebab saya merasa layar handphone saya kotor sekali setiap saya pegang especially setelah dari luar πŸ˜… tapi dulu masih maju mundur mau belinya, karena merasa nggak butuh-butuh amat. However sejak ada Corona langsung memutuskan punya dan lumayan membantu dalam hal membersihkan perintilan πŸ˜‚

      Mong-ngomong, kalau barang yang masih bisa dicuci dan dijemur, saya juga lebih pilih cuci jemur, mba πŸ™ˆ seperti masker, jaket, baju, sepatu, karena selain ribet semisal dimasukkan ke UV Box, menurut saya dijemur akan lebih afdol untuk mematikan bakteri dan virus yang mungkin menempel di barang 😍 tapi setuju sama mba Rini, ribet bukan main hahahahaha ~ untungnya saya ke luar cuma kalau harus ke supermarket atau ada keperluan kerja. Selalu malas membayangkan pulang ke rumah harus buru-buru mandi dan ini itunya πŸ™ˆ

      Delete
  8. Ya ampun sempat kepikiran juga mau beli UV Sterilized Box, itu ukurannya besar kah kak? Soalnya aku di apartment jadi ga mau punya barang gede-gede, maklum tempatnya minimalis 🀣 Pernah lihat di medsos orang kayanya agak besar gitu. Apa pengaruh posisi pas foto yaa 🀣

    Rasa-rasanya aku juga butuh kacamata anti radiasi nih, makin sering lihat laptop dan HP bikin mata cepat lelah. Minimal ga mau minus atau silinder nambah sihhh πŸ˜…

    Pastinya sejak pandemi jadi punya banyak masker kain, apalagi banyak motif lucu-lucu sekarang. Ada juga satu box masker medis, buat jaga-jaga saja. Handsanitizer juga punya banyak, buat taroh di mobil, tas aku dan tas koko, taroh di kantor, dan di apartment. Meskipun kalo di apartment bisa cuci tangan, tapi aku tetap sedia handsanitizer. Tisu basah juga sedia. Bahkan sampai beli sarung tangan plastik dan sedia juga di mobil. Masker juga sedia beberapa di mobil. Maklum masih WFH jadi pasti butuh buat jaga-jaga atau mau ganti.

    Alhasil sekarang kerjaan aku setiap hari ada semprot-semprot menggunakan cairan disinfektan. Mulai semprot sepatu atau sendal yang habis di pakai, gagang pintu, kunci-kunci, tas, dompet, HP, tas belanja (karena sekarang sudah jarang plastik), dll. Pokoknya tiap hari semprot-semprot. Gpp lah dibilang lebay, soalnya merasa aman jika melakukan hal itu.

    Oh yaa, sejak pandemi aku jadi punya vacuum kasur Kak. Alhasil tiap minggu pasti vacuum kasur dan kebetulan bisa juga untuk gorden. Karena kadang ngerasa bahwa kasur atau seprai kelihatan bersih tapi pasti ada debunya juga kan. Aku juga beli vacuum lantai sebagai pengganti sapu dan pengki. Karena kalau pake sapu, debu bisa terbang-terbang.

    Sejauh ini masih itu saja kak hhhaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang foto atas ukurannya kecil mba, dan bisa dilipat. Versi lipatannya ada pada foto pertama, dan versi dibuka ada pada foto ke dua 😁 kurang lebih setebal dan sebesar buku, dan bisa dimasukkan ke tas macam totebag πŸ˜‚

      Iya ya mba, nowadays banyak masker kain dengan desain lucuk dan unik, bisa match sama pakaian yang kita gunakan πŸ™ˆ jadi seru gonta-gantinya. Hehehe. Semenjak WFH, kita sepertinya semakin rajin jaga kebersihan, karena parno kalau sampai kena virus menyebalkan. Semoga usaha kita membuahkan hasil maksimal, seenggaknya kita bisa dijauhkan dari Corona 😬

      Eniho, bicara soal vacuum sebagai pengganti sapu dan pengki, seriously, ini salah satu the best decision yang saya buat dalam hidup saya, mba 🀣 karena betul-betul menghilangkan banyak debu yang berterbangan πŸ™ˆ jadi saya bisa relate sama komentar mba mengenai vacuum, karena menurut saya, salah satu alat kebersihan yang palingggg berguna itu adalah vacuum kasur dan vacuum ruangan 😍 dan setuju sama mba, saya merasa kadang kasur dan seprai terlihat bersih, tapi bisa jadi ada debu dan tungaunya πŸ˜… alhasil harus sering dibersihkan ~

      Thanks for sharing, mba πŸ˜πŸ’•

      Delete
  9. Saya tertarik punya UV sterelized box sebenarnya.. tapi kok kelihatanannya mahal.. 🀣🀣🀣.. Belum sanggup duitnya.. πŸ˜‚.

    Apalagi kemarin sempet liat design sally and piper bikin gemeeez..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yang ukurannya kecil nggak begitu mahal mba Evva, ehehehehe. Di Ace Hardware harganya under 300k 😁 worth sama fungsinya dan kualitasnya apalagi kalau dipakai setiap hari ~ ohya Sally and Piper pasti bagus designnya 😍

      Delete
  10. Aku aku!!!
    Selama pandemi belanja sport bra Mbak, wkakaka..
    Ini rencana mau beli lagi sama celana pendek gitu.
    Pandemi kali ini bener-bener bikin semangat gerak badanku lebih membuncah ketimbang sebelumnya. Walaupun aku jogging juga sebelum pandemi, tapi g pernah memperhatikan kalau penggunaan sport bra itu penting. Apa mungkin gara-gara olahraganya beda kali ya? Yang ini g masuk kategori olahraga sih, soalnya emang tujuannya buat hiburan. Jadi aku ikut dance classes gitu Mbak. Dan setelah pake sport bra, ampun.. nyaman banget!!

    Terus kemarin aku juga abis beli mini chopper, ini khusus buat Mama. Supaya pas mau bikin sambel Rudi kw biasa nggak kesulitan. Hohoho..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbaaa, semenjak Corona lebih rajin gerakkan badan πŸ˜‚ tapi belum sampai tahap jogging, hehehehe. Saya lebih sering main bulu tangkis sama olah raga rumahan πŸ™ˆ

      Eniho, saya termasuk pecinta sport bra karena terasa sekali manfaatnya especially saat trip yang membuat saya harus jalan kaki berkilo-kilo jauhnya 🀣 karena sport bra membuat langkah kaki menjadi lebih ringan 🀭 jadi saya paham kenapa mba Pipit bisa merasa nyaman menggunakan sport bra saat ikut dance classes 😍 semoga dapat jodoh sport bra yang bagus ya, mba ~

      Duuuuh so sweetttt bangettt, mama mba Pipit pasti senang dikasih mini chopper apalagi kalau mama suka buat sambal Bu Rudi meski versi KW tapi rasanya saya yakin nggak kalah enak sama aslinya πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  11. Setelah dipikir-pikir, kayaknya tidak ada hal yang saya beli karena memang kebutuhan masa pandemi ini. Paling yang paling jelas adalah internet harus selalu ada untuk kebutuhan tugas dan lain-lain. Tapi, itupun juga sudah teratasi dengan wifi.

    Kalaupun ada yang mau saya beli untuk kebutuhan berada di rumah, paling saya mau beli barbel saja untuk latihan ringan. Karena selama pandemi ini, salah satu yang paling jarang saya lakukan adalah olahraga.

    Ohya, saya mau bilang kalau Save Me, rekomendasi kak Eno bagus. Sudah jalan 7 episod karena saya nontonnya nyicil. Sepanjang series, antara kasihan sama jengkel dengan Sang-mi. Tapi, motifnya untuk bertahan juga sangat kuat. Jadi yah, harus nonton dulu baru liat endingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau internet sepertinya sebelum ada pandemi pun sudah selalu beli ya, mas πŸ˜† ehehehehe. Waduh angkat barbel, berat tuuuuh. Mau beli yang berapa kilo, kah? 😍

      Mas Rahul sudah menonton SAVE ME sampai episode 7? OMG, cepat sekali hahahaha 🀣 sama mas, saya pun kadang merasa kesal dan jengkel, seperti nggak jelas ini anak maunya apa. Saya sampai bilang ke pasangan, semisal saya jadi Sang Mi, sudah saya tinggal bapak saya yang tega begitu sama anaknya πŸ™ˆ

      Delete
  12. Kalau saya sejauh ini cuman face shieldnya anak-anak sih ya, hahaha.
    Dasar anak rumahan sayah.

    Palingan lebih sering beli alkohol.
    Ponsel saya lap pakai alkohol, kalau rusak, yowis lah hahaha.

    Bahkan semprot-semprot pake atau apapun pakai alkohol :D
    Untungnya ga tiap hari saya keluar masuk atau ada paket, kalau enggak tekor juga beli alkohol :D

    Kalau masker, sebenarnya sejak sebelum pandemi kami sering stock masker, cuman memang sekarang akhirnya beli masker kain, tapi saya belom beli sih, cuman punya 1 masker hadiah dari blogger perempuan, kalau keluar-keluar ke warung pakai masker medis sisa yang dulu.

    Terus kalau hand sanitizer juga sebelum pandemi selalu ada di tas saya, cuman sekarang beli tempat yang spray gitu, biar mudah makenya.

    Yang lainnya apa ya?
    Nggak ada sih, masih tetap sama yang dulu, cuman kangen pengen keluar, tapi pulangnya nggak ribet bebersih ini itu.
    Atau habis belanja semprotin barang satu-satu trus di lap, hahaha.

    Oh iya, paling yang nambah boros ya kuota, ampun deh sekarang lebih boros, karena si kakak nge zoom tiap hari, dan saya nge streaming sesering mungkin :D

    Oh ya, btw kok jadi pengen beli alat cukur ya?
    Si kakak merengek minta dipotongin pendek rambutnya, tapi saya nggak bisa, dan masih parno ke salon :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mbaaa, berharap sekali bisa ke luar tanpa harus langsung bersih-bersih saat sampai rumah 🀣 kadang kan mau duduk-duduk dulu depan TV sambil selonjoran, apalagi setelah lelah seharian di luar 😁 ini gara-gara Corona, baru sampai depan pintu saja sudah harus bersih-bersih badan.

      Saya pun awalnya sering bersihkan hape tapi pakai tisu basah πŸ˜† cuma setelah itu tetap merasa kurang greget, seperti masih ada bakterinya. Alhasil saya putuskan beli UV Sterilized Box yang di atas khusus untuk handphone dan perintilan kecil lainnya which is ternyata sangat berguna 😍 hehehehehehe.

      Eniho, belinya tunggu undian randompicker mba, siapa tau nanti mba Rey yang terpilih oleh website randompickernya 😬

      Delete
  13. Hi Mba Eno... i'm sorry i have missed so many posts lately. it feels so longg..

    gara-gara pandemi, saya mulai buka-buka buku mbak. Banyak. Yang sebelumnya kebeli (sampai tertimbun setahun) dan enggak kebaca, jadi akhirnya kubaca dan dapat juga faidahnya.

    Malah mikir, "Ini buku sebagus ini kenapa enggak kubaca dari dulu?" hahaha

    Hobi baru selama pandemi ini muncul lagi, jadi pembaca buku dan pengoleksi buku. haha...

    i'm here to say hi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Rifan haiiii, how are you? Semoga sehat ya 😍

      Wah seru donggg ada banyak buku yang akhir dibaca setelah setahun lamanya tertimbun dan nggak dibuka 😁 semoga nanti ada tulisan review buku baru di blog mas Rifan 😝✌

      Happy reading, mas! 😁

      Delete
  14. Baru tahu kalo ada UV Sterilize itu mbak. Seberapa valid ya buat mendeteksi virus gt mbak? kalo buat mendeteksi anggota tubuh kita bisa nggak mbak?

    suka parno jg soalnyaa. Kayaknya perlu beli nih. sampe saat ini tools yang selalu dibawa cuma masker, hand sanitizer dan face shield tp jarang dpake. kalo kacamata radiasi untungnya di kacamata bawaan udah ada anti radiasinya. mungkin belikan kacamata radiasi ini buat suami ya.


    Saya terlalu parno keluar nih, kemarin keluar rapid test aja yaa ampun pikiran rasanya was-was aja takut kenapa-kenapa, takut ketemu virus di jalan dan takut ketemu kurang steril bersih2nya.

    Semoga dengan ikhtiar ini mampu menjaga kita dari virus ini yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau UV Sterilized Box ini untuk membunuh virus dan bakteri, semisal beli yang brandnya bagus, bisa berfungsi maksimal membunuh sampai 99% mba. However ada banyak produk fake juga, jadi better beli yang jelas brandnya 😬 however, kalau untuk tubuh nggak bisa pakai UV Box, mba. Jadi mau nggak mau harus berjemur, mandi atau semprot disinfektan ke badan πŸ™ˆ

      Kalau pasangan mba Ghina jarang pakai laptop, nggak usah dibelikan nggak apa-apa mba. Nanti nggak terpakai jadi sayang 😁 tapi kalau pasangan hobi pakai laptop berjam-jam lamanya, ada baiknya dijaga matanya agar tetap sehat πŸ˜†

      Amiiiin mba, semoga kita dijauhkan dari virus Corona πŸ’•

      Delete
  15. Wah..mbak eno berhasil membongkar bakat terpendam dong. Bisa jadi tukang cukur juga. Saya juga kadang nyukur bapak saya mbak, pakai gunting juga dan emang agak susah. Sampai sekarang kalau nyukur kadang ada yang plontosπŸ˜‚ untung bapak enggak marah. Kemarin selain nyukur rambut nyukur kumis sama brewoknya karena agak susah akhirnya kakak saya yang lanjutin.

    Di tempat saya alhamdulillah masih aman mbak, nggak terlalu terasa dampak corona ini jadinya nggak ada barang-barang tambahan. Palingan saya aja yang jadi makin boros kuota karena sering buka internet di rumah😁.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahaha iya mba, saya menemukan bakat baru jadi tukang cukur rambut pria 🀣 mungkin nanti saat sudah pensiun, saya akan buka barbershop mba hahahahaha 😁

      Nah kan, nah kan, itu yang saya rasakan ketika cukur pakai gunting, mba πŸ™ˆ susah dan hasilnya berantakan. Untung nggak kena marah, mungkin karena sudah pasrah πŸ˜‚ waduuw kalau kumis dan brewok sangat susaaaah, salut sama kakaknya mba Astria bisa melakukannya 😍

      Syukurlah apabila aman, semoga mba Astria dan keluarga selalu dijauhkan dari Corona ~ hehehe, kalau sering di rumah memang bawaannya jadi mau internetan terus ya, mba 🀣 saya pun jadi lebih sering internetan sekarang πŸ™ˆ

      Delete
  16. Aku beli lampu khusus kerja. Dan jadi pengen banget beli free standing cooker, kompor plus oven. Ngerasa banget selama pandemi jadi sering banget masak hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Barang-barang yang mau dibeli semua berhubungan sama dapur mbaaa 😍 hehehe. Iya semenjak Corona, memang lebih enak makan di rumah, terus jadi banyak ide kreasi menu bermunculan. Terlihat dari apps Cookpad yang sekarang setiap menitnya ada menu baru muncul di layar 😁

      Eniho, semangat memasak, mba πŸ’•

      Delete
  17. selama corona aku nambah koleksi apa yaa, rasanya tidak ada. jika ada hanya nambah beberapa buku yang masih tersegel ke dalam dafatr tunggu bacaan. Kebanyak ngoleksi buku, sampai belum sempat dibaca semuanya.

    Sejak pakai kacamata sekitar bulan februari 2019, aku langsung memambahi antiradiasi pada lensanya. harga frame+lensanya jadi lumayan. Hingga pada akhirnya kacamataku secara tidak sengaja terinjak. Walaupun tidak patah, frame jadi melengkung. Lensa sebelah kanan lebih tinggi dibandingkan sebelah kiri. akhirnya beli kacamata baru lagi :D

    Sejak tahun 2016, aku punya ritual potong rambut menjadi gundul atau pendek banget. Awalnya cuma iseng pengen punya rambut gundul. Rasanya kayak gimana yaa punya rambut gundul. SOale belum pernah punya rambut gundul. Ternyata asyik juga. kepala rasanya jadi lebih ringan dan semilir kalau kena angin..hahhaha. Sejak saat itu tiap akhir tahun selalu potong gundul. Momen itu aku jadikan sebagai perayaan atas apa yang aku capai dan jalani selama setahun dan sebagai semangat baru di tahun depannya.

    Tahun ini bakal gundul..? tentu saja. Seperti tahun-tahun sebelumnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayoooo bukunya dibaca, jangan sampai debuan 🀣 by the way, sama kita mas, saya pun lagi selesaikan buku Becoming - Michelle Obama (biografi) yang tebalnya cukup untuk jadi tatakan panci ramyeon hahahahaha πŸ˜‚

      Waduuuuh naas bangettt endingnya, jadi tinggi sebelah πŸ˜† padahal umurnya masih baru kalau dibelinya tahun 2019 🀣 semoga kacamata yang baru bisa awet dalam kurun waktu lamaaaa 😍 hehehehe. Eniho, mas Rivai berarti cukur rambut setahun hanya sekali? Sepertinya good idea untuk cukur botak, jadi nggak perlu sering-sering cukuran πŸ˜‚ Si kesayangan selama ini cukurnya hanya dirapihkan sisi bawah dan samping saja, alhasil cepat panjang, bisa sebulan sekali harus cukuran πŸ˜‚ untung sudah ada alat cukur jadi nggak perlu pakai gunting hahahaha.

      Ps: selamat gundul 2020, mas! πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
    2. kalau tebal seperti itu berasa baca kitab suci mbak. Ga kelar-kelar bacanya :D
      Kacamata yang baru lebih enteng. Lebih enak, walaupun ga pakai antiradiasi :D

      Kalau aku biasanya 3-4 bln baru potong rambut. Walaupun belum jatah potong rambut, kalau menjelang akhir tahun ya tetap tetap potong gundul :D
      Cukur cuma dirapihkan itu model generasi 90an mbak. Ga mau ribet dengan model rambut. Akhirnya cuma minta dirapikan saja...hahhaha

      Delete
    3. Hahahaha iya mas, mungkin sebulan baru kelar 🀣 tapi bagus bukunya, jadi lumayan untuk isi waktu luang πŸ™ˆ eniho, semoga awet minimal 5 tahun kacamata barunya, mas 😍

      Oh memang ada skejul untuk cukuran akhir tahun rupanya 😬 enaknya cukuran hanya 3-4 sekali, nggak perlu pusing setiap bulan, mas hahahaha. Iya si kesayangan cukurnya mode dirapihkan saja karena saya cuma bisa itu, belum jago hair style macam-macam takut nanti gagal 🀣

      Delete
  18. Kalo aku selama pandemi ini awalnya aja libur 1 bln n meliburkan karyawan, pas pemerintah umumin PSBB.
    Udah itu masuk.

    Ternyata ribet bener. Harus nyetok tisu, masker, handsanitizer. Gak ketinggalan alat pengukur suhu. Bikin kran
    Air di depan utk cuci tangan n
    kaki..

    Tiap hari ruang kantor disemprot,
    lantai, komputer, n de el el yg ad di dlm ruangan...
    Ada kerjaan tabahan si satpam
    Duh bener2 dituasi pandemi ini
    sangat merepotkan.

    Blm lagi dirumah...
    udah gak sebebas dulu, pas pulang langsung sterilkan semua
    barang bawaan
    Haiya lama2 bisa amsiong :)

    Mbak Eno, aku jadi pengin beli
    alat cukur. Untung kami udah
    punya kaca mata anti radiasi, jd pas awal serem2nya corona di jkt, aku suami n ank ngaso ja drmh. Baca, nonton, mkn, tedur hihihi






    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaah pusing ternyata ada banyak perubahan yang harus dilakukan. Saya pribadi sampai detik ini masih WFH mba, tadinya sampai September tapi mungkin akan diperpanjang. Entah nanti saya bisa beradaptasi dengan mudah apa nggak pada hal-hal yang menyangkut protokol new normal πŸ™ˆ hanya bisa berharap Corona segera hilang, jadi kita bisa beraktivitas seperti sedia kala tanpa ribet ini itunyah πŸ˜πŸ’•

      Eniho kita sama mba, awal-awal Corona justru lebih banyak ngaso, makan nonton tidur baca-baca πŸ˜…

      Delete
  19. Halo kak eno,

    Itu alat cukurnya kayanya praktis ya, sampai kak eno bisa pakein buat si kesayangan. paksu aku mah malah seneng pandemi begini jadi gak perlu cukur rambut dan jadi alasan rambutnya bisa tetep gondrong! hahaha.

    padahal aku gak suka kalo dia udah gondrong. tapi lagi pandemi begini, saya khawatir kalo ke salon/barbershop. jadi ya, pasrah aja deh nerima liat dia gondrong kaya Topan ali si anak jalanan walau dedek juga liatnya, hufff

    Wah, saya juga tiba-tiba beli pandemic tools begitu denger psbb diberlakukan.

    pertama, saya langsung panic buying cairan desinfektan dong! hahaha, asli. sampai beli 3 botol ukuran 1 liter sekaligus biar gak bolak balik supermarket.

    kedua, aloe vera gel + alkohol 70% biar bisa bikin hand sanityzer sendiri kalau-kalau di apotek/supermarket abis

    ketiga, stok tisu basah buat kalo pergi-pergi keluar rumah

    keempat, masker kain. ini harus! soalnya sering keluar rumah kan jadi sekali pakai langsung cuci, stok buat besok udah ada. aman

    kelima, sabun cair buat cuci tangan yag ada desinfektannya. ini saya beli lumayan banyak soalnya udah kebayang pasti cepet abisnya.

    wah, banyak ya....hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara pakai alat cukurnya sangat praktis mba, saya yang sangat nggak pandai pakainya pun tetap bisa pakai πŸ˜† si kesayangan dulunya setiap bulan pasti cukur rambut, lumayan sekali cukur 150k. Sekarang sejak ada alat cukur jadi nggak perlu bayar tukang cukur hehehehe. Heymat! πŸ™ˆ

      By the way, list-nya banyaaaaak banget mba Eka. Tapi memang gara-gara pandemi, ada banyak produk kesehatan yang saya beli untuk jaga-jaga. Apalagi awalnya sempat susah dicari produknya πŸ˜… even dulu masker dijual dengan harga puluhan kali lipat πŸ˜‘

      Delete
  20. Gara-gara Corona, aku beli kompor, alat masak, teko listrik, dan seperangkat meja-kursi kerja.

    Yang UV Steril Box itu menarik, berapaan harganya?
    Lalu cara pakenya gimana?

    Cukurku masih manual, mungkin kalo dikasih alat cukur bakal berguna karena kumis dan jenggot/jambangku gampang panjang :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya pernah baca pada salah satu tulisan mas Nugie soal mendadak beli alat masak dan meja kerja πŸ˜† seru ya jadi sering masak di rumah 😁 hehehehe. Kalau UV Sterilized Box itu saya beli di ACE Hardware merk Krisbow harganya under 300k, mas. Saya lupa tepatnya berapa, 260++ sepertinya πŸ™ˆ untuk cara pakai, tinggal colok kabelnya, terus masukkan barang yang mau di-sterilized, setelah itu pilih waktunya, mau 5 menit, 6 menit atau 8 menit dan diamkan sampai lampu UV mati yang artinya barang di dalam box sudah steril 😍

      Eeee tapi saya nggak tau ini alat cukur bisa untuk jenggot atau jambang mas, semoga bisa dan semoga nanti saya pilih pakai randompicker, nama mas Nugie keluar πŸ˜‚

      Delete
  21. Selama Pandemi Corona, saya hanya koleksi dua benda " Masker dan Hand sanitizer " .Bahkan kalau ada orang - orang yang sedang bagi - bagi gratis dua benda tersebut, saya kadang ikutan ambil antri.Biar banyak serep-nya dirumah.hahaha......

    Kalau mau keluar rumah, saya malahan bawa dua masker. Satunya buat dipakai dan satunya lagi buat serep. Biar aman coy,hahaha.........

    Untuk urusan cukur rambut , saya masih ke tukang cukur Mbak, walau perasaan dag dig dug dan was - was.......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin banyak serep semakin merasa aman, mas 😁

      Saya kalau ke luar juga bawa dua masker kain, buat ganti-ganti incase yang satu kotor atau kenapa-napa πŸ˜‚ hahaha. Ohya mas, yang penting selalu jaga kebersihan dan ikuti protokol kesehatan agar bisa dijauhkan dari Corona πŸ˜†

      Delete
  22. Alat UV utk steril itu aku udh lama plan mau beli, tapi ga jadi muluuuu. Si suami bilang ga udahlaaah, tapi kayaknya itu beneran berguna sih :). Mungkin aku bakal diem2 lgs beli aja.

    BRG yg jd ada setelah pandemi ini, paling banyak pasti masker. Trus face shield, dan disinfectan spray. Jadi sblm mau tidur aku biasa semprot semua kamar. Ohiyaaaa , koleksi oil2 Young livingku jadi komplit lagi trutama oil yg bagus utk menghilangkan kuman, menghilangkan stress, menenangkan pikiran dan utk pernapasan , pasti slalu ada di kantong oilku :D.

    Cukuran rambut cowo itu gampang yaa dipake mba? Aku kalo liat anakku dicukur lgs serem aja kulit kepala lecet hahahahaha. Blm lagi denger suara dengungnya itu :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau buat saya sangat berguna mba, even nggak ada Corona, UV box bisa untuk bersihkan hape, dompet dan perintilan kecil, apalagi hape yang dipegang setiap hari, pasti banyak kumannya πŸ˜‚

      Wahahahaha TOSSSS! Koleksi oils saya juga semakin bertambah mba, sekarang setiap hari pasti coba-coba rekomendasi mixing oils dari internet πŸ™ˆ dan bakal happy banget kalau ketemu wangi yang disuka 😍

      Cukuran rambutnya super duper gampang dipakai dan aman, mba ~ jadi kemungkinan besar lecet itu nggak kejadian. Sebab ada semacam penyangga dibagian bawahnya, nah penyangga ini yang menyentuh kulit kepala sedangkan clipper-nya ada pada posisi atas πŸ˜† tapi saya kurang tau kalau merk lain, yang saya pakai Xiaomi Enchen tipe Hummingbird 😁

      Delete
  23. Corona tools saya kayaknya cuma 4, Mbak: masker, botol hand-sanitizer, masker, dan corona finger. :D Tapi kayaknya UVC itu lagi banyak yang cari sekarang, Mbak. Kayaknya juga ada yang portable. Jadi bisa dibawa ke mana-mana untuk dipindai entah di moda transpor atau penginapan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Corona finger itu yang buat buka tutup sesuatu ya, mas? 😍

      Hehehehe. Ini yang saya punya yang portable, bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam tas ~ jadi gampang mau dibawa ke mana-mana 😁

      Delete