Betta Fish | CREAMENO

Pages

Betta Fish



Habis baca tulisan mba Devina soal Betta Fish (ikan Cupang), gue jadi mau cerita pengalaman gue bersama ikan Cupang bernama Gong Yo dan In Seong hahahaha 🀣 di rumah, ikan Cupang ini sudah mirip anak gue sampai membuat gue (mba dan si kesayangan) sibuk mengurusnya πŸ™ˆ eniho, kenapa gue pelihara ikan Cupang, awal mulanya karena gue ingin punya peliharaan di rumah biar ada yang gue lihat (selain lihat si kesayangan). However, si kesayangan nggak ijinkan gue punya kucing karena nggak bisa rawat, dan dia kawatir rumah penuh bulu bertebaran πŸ˜…

Terus, setelah browsing cari peliharaan apa yang gampang, terpilih~lah ikan. Waktu itu gue ingin ikan Mas, tapi setelah lihat foto ikan Cupang, gue langsung jatuh cinta sama warna ikan Cupang yang indah 😍 -- nggak pakai lama, gue bilang ke asisten gue, "Saya mau ikan Cupang. Maunya yang berwarna biru merah." dan asisten gue bergegas carikan ikan Cupang berdasarkan request yang gue minta πŸ˜† Well, sebetulnya, cari ikan Cupang itu nggak susah, ada banyak breeder ikan Cupang di Pulau Dewata, cuma yang susah cari warna biru merahnya 🀣

Kami sempat cari di OLX, dan beberapa olshop regional Bali tapi nggak dapat. Sampai gue iseng bilang mba gue kalau gue mau ikan Cupang dan ternyata beliau tau tempat penjual ikan Cupang yang ready warna biru merah πŸ˜† ----- mba gue berangkat untuk jemput ikan Cupang, while gue buru-buru pesan aquarium. Thank God ternyata di Bali ada banyak penjual aquarium yang gue mau which is gue maunya aquarium dengan alas kayu dan bentuk bulat 🀣 *ribet, yah*

🐰🐰🐰

Siang hari, mba gue sudah sampai rumah bersama ikan Cupang yang kelak gue beri nama Gong Yo. Tapi karena aquarium pesanan gue belum diantar, jadi Gong Yo sementara harus hidup di one room studio a.k.a botol hahahaha. Sejak Gong Yo datang, gue sering lihat Gong Yo sambil senyam senyum kesenangan. Kadang saat gue sedang asik lihat TV sama si kesayangan, lalu gue mau check Gong Yo di meja samping si kesayangan, gue langsung mendorong mundur badan si kesayangan pakai lengan biar gue bisa lihat Gong Yo sampai si kesayangan kesal πŸ˜‚

Swimming happily 😍

Pokoknya gue sukaaaaa banget sama Gong Yo, tiada jam tanpa lihat Gong Yo, sikit-sikit check Gong Yo πŸ˜† -- hehehehe. Long story short, sekitar jam tujuh malam aquarium gue datang. Gue isi air dan berusaha memindahkan Gong Yo ke rumah barunya. Setelah pindah ke rumah baru yang lebih besar, si kesayangan bilang, "Asik yaaah jadi Gong Yo dalam waktu sehari bisa pindah ke villa (aquarium lebih besar maksudnya)." 🀣 hahahahahahaha.

By the way, semenjak di rumah baru, Gong Yo berubah lincah seakan-akan mau berterima kasih sudah diberi rumah besar 😍 gue tanpa sadar jadi sering pegang aquarium pakai telunjuk biar Gong Yo mendekat. Namun saat gue sedang asik pegang, si kesayangan bilang, "Jangan sering pegang, nanti berubah temperatur aquarium-nya karena badan kita menyalurkan panas. Kalau mendadak berubah temperatur, Gong Yo bisa stres akhirnya." -- yang gue jawab dengan, "Iya, lu juga jangan sering pegang gue (skinship), nanti gue bisa stres tau nggak." πŸ˜‚

🐰🐰🐰

Pagi gue berbeda sejak ada Gong Yo, gue jadi semangat bangun untuk kasih makan Gong Yo, namun pagi itu, gue mendapati Gong Yo sudah terbujur kaku di dasar aquarium yang membuat gue shock dan berteriak, "Honeeeeeey, Gong Yo dieeeee. Honey hurry up!" -- si kesayangan lari tunggang langgang menghampiri gue yang sudah bercucuran air mata. Nggak tau kenapa gue sampai sebegitu sedihnya. Serius gue sedih banget guys, hati gue retak. Gue bingung apa yang salah. Gue minta mba gue check Gong Yo mati apa tidur yang membuat si kesayangan mendelik semacam nggak percaya dengan pertanyaan yang gue lontarkan 😭

Mba gue bilang, "Nanti dicari yang baru, sekalian tanya abangnya kenapa bisa mati ikannya." -- gue kawatir takut kalau pelihara yang baru bisa mati lagi, masa mau patah hati dua kali πŸ’” kata mba gue, "Nggak apa-apa, saya urus biar nggak mati ikannya." -- dan disitu gue request ke mba, "Mba coba check abangnya. Apa mungkin ikannya takut gelap? Apa nggak bisa kedinginan? Apa kurang makan? Apa nggak bisa pakai air AQUA (iya gue pakai air Aqua tapi di internet katanya harus air sumur)? Apa kenapa? Coba tolong tanyakan." πŸ˜₯

Beberapa jam berlalu, mba gue datang dengan ikan Cupang baru yang lebih kecil badannya dari Gong Yo. Gue beri nama In Seong. Gue minta mba urus karena gue takut kenapa-napa. Setelah In Seong masuk rumah baru, mba gue cerita, "Itu ikannya mati karena kurang makan. Kemarin mba yang jual bilang kasih makan sehari lima butir saja ~ tapi barusan kata masnya (sepertinya suaminya) bilang harusnya dikasih makan dua kali sehari saat siang dan malam." πŸ™„

In Seong and Appa wearing couple clothes (red and blue) 😝

Hadeeh pantas matii, ternyata Gong Yo sama seperti gue nggak bisa kelaparan 🀧 rest in peace, Gong Yo. gue yang sudah merasa tenang, bergegas makan siang sama si kesayangan. Menunya tumis tempe kacang panjang dan ikan Nila goreng sudah disuwir sama mba gue dagingnya agar gue nggak ribet harus pisahkan tulang. Si kesayangan celetuk, "Lu tadi sedih sampai sebegitunya karena ikan mati terus sekarang lu makan ikan." πŸ˜’ yeeeeee mana gue tau Gong Yo bakal mati, kalau gue tau, gue nggak akan minta menu ikan buat makan siang.

Gue yang ingat Gong Yo langsung tanya ke mba gue, "Mba, ikannya dikubur, kan?" yang dijawab dengan, "Saya goreng mba, itu mba makan." WHATTTSS?! Suka becanda deehhh orang-orang πŸ˜‘ and yeah, begitu~lah cerita gue bersama Gong Yo dan In Seong, teman-teman. Wk. Thankfully, gue hidup bahagia bersama In Seong sampai sekarang hehehehehee doakan In Seong tumbuh sehat dan ceria, yah πŸ₯³ eniwei, teman-teman ada yang punya peliharaan? πŸ˜†
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no English translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------

72 comments:

  1. Halo mbak eno..gimana kabarnya...? 🀣🀣
    Mbak eno, aku termasuk orang yang ga bisa punya hewan peliharaan. Aku orangnya ga bisa komitmen dengan peliharaan. Apalagi sering keluar kota, jarang di rumah. Jadi daripada kenapa-kenapa dengam hewannya, mending ga usah pelihara sekalian. Tapi aku punya beberapa kucing yang sering mampir ke kantor untuk minta jatah makan..hahahaha

    Ngomongin pelihara ikan dan ikan cupang, aku jadi ingat keponakanku yang usia 6 tahun. Dia punya peliharaan beberapa ikan, termasuk ikan cupang. Tiap hari dia kasih makan. Kalau akuariumnya kotor, dia akan bersihin akuariumnya sendiri. Aku cuma bantu ngasih tahu dan bantu sedikit-sedikit. 3 ikan cupangnya dipisah. Kata dia "Biar ga beratem om." Hahahaha

    Pernah ada suatu kejadian, balik dari pasar dia nangis karena tidak dibeliin ikan. Akhirnya balik ke pasar lagi buat beli ikan. Ikane dikasih makan lho. Iyaa om, nanti dikasih makan ikannya...hahahaha

    Kalau pakannya habis, dia langsung laporan. Yah/ma/om, pakan ikannya sudah habis 🀣🀣

    Ikan cupangnya mbak eno cantik sekali warnanya. Semoga panjang umur ikannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Rivai, baik kabarnya πŸ˜† mas bagaimana?

      Sama mas, sebetulnya saya takut mau punya binatang peliharaan. Tapi ingin punya hehehe. Untungnya setelah berpikir lamaaaa, akhirnya saya bisa adopsi Gong Yo dan In Seong hahaha. Cuma saya sedih Gong Yo mati karena kurang makan 😭 hiks ~ ohya, kata mba saya ikan Cupang jangan digabung nanti berantem, mas. Makanya saya nggak bisa pelihara lebih satu soalnya nggak mungkin beli aquarium tiga πŸ˜…

      By the way keponakan mas Rivai manis bangettt, kelihatan penyayang sama ikan-ikannya. Saya bisa paham apa yang keponakan mas Rivai rasakan hahaha. Saya soalnya saat lihat ikan peliharaan saya langsung jatuh cinta, terus sedikit sedikit mau lihat, sampai dikomplen sama si kesayangan karena saya too much lihat ikan dibanding lihat dia πŸ€ͺ

      Ngomong-ngomong soal warna, saya mau biru merah biar bisa couple-an baju sama saya dan si kesayangan, mas hahahahahaha πŸ™ˆ

      Delete
    2. kabar baik di awak bulan, siap menyongsong hal baru di bulan ini..halaah...hahahhaa :D
      balada yang peliharaan emang gitu kali yaa, peliharaan mendapat perhatian khusus dibandingkan yang lainnya...wkwkkwkkwk :P

      Mungkin keponakanku ngikut ayahnya, ayahnya punya 10-13 burung yang dipelihara...wkwkwkkwk

      Delete
    3. Mantap, semoga bulan Oktober bisa berjalan lebih baik dari bulan sebelumnya ya mas, dan semoga kita semua sehat 😍

      Wahahaha ikan saya sekarang jadi nomor satu di rumah menggeser kedudukan si kesayangan πŸ˜‚ entah kenapa lagi hobi banget lihat ikan. Setiap saat pasti saya mampir ke aquariumnya untuk lihat dia lagi apa πŸ™ˆ mana kadang lucu banget tingkahnya πŸ˜†

      OMG 10 burung banyak bangetttt, dulu ayah ibu saya punya peliharaan burung satu dan itu susaaah. Mana kalau pup bau pula πŸ˜… saya paling kesal saat disuruh bersihkan kandang ~ hahaha.

      Delete
  2. Ketawa saya bacanya. Tadi habis nangis dan sedih karena ditinggal mati ikan, lha kok sekarang malah makan ikan.πŸ˜‚

    Terus bagian, lu juga jangan sering sering pegang gue, nanti bisa stres.πŸ˜‚

    Saya dulu juga pernah pelihara ikan cupang tapi bukan dalam akuarium tapi dalam kolam karena kolamnya ada jentik nyamuknya mbak. Alhamdulillah bisa tahan setengah tahun sebelum akhirnya mengambang.😭

    Akhirnya pelihara ikan mas, tapi baru tiga hari ikutan ngambang juga. Aduh, rugi soalnya ikannya kecil ngga bisa digoreng.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pas banget kebetulan menu makan saya hari itu ada ikan Nila, mas πŸ˜‚ makanya si kesayangan heran. Tadi sedih sampai sebegitunya karena Gong Yo mati, tapi saat makan tetap lahap πŸ˜† Dan soal jangan sering-sering pegang, itu karena dia setiap saat peluk, gerah sayanya hahahaha. Makanya saya kasih celetukan pas dia bilang aquariumnya si Gong Yo jangan kebanyakan dipegang πŸ€ͺ

      Iya mas, saya pernah baca kalau salah satu makanan ikan Cupang itu jentik nyamuk. Makanya bisa bertahan lama 😍 kalau Gong Yo sama In Seong saya kasih makanan yang dibeli dari breeder-nya. Saya nggak tau itu apa. Bentuknya bulat keciiiiiil kecil sangat 🀣

      Mas kalau mau goreng, peliharanya ikan Mas atau ikan Lele dan ikan Nila / Gurame sekalian. Jangan ikan Cupang, nggak bisa dimakan soalnya πŸ˜‚

      Delete
    2. Samaaa, aku juga ketawa pas bagian itu πŸ˜‚ jd inget waktu itu ikan mas peliharaan mertua mati, aku bisikin ke suami kenapa ga digoreng aja lumayan gede. Kata suami jangan sampe kedengeran bapak, kasian lg sedih. Itu pet soalnya, bukan food πŸ˜…
      Seruu ya Mba Eno, melihara ikan cupang gt. semogaa yg In Seong berumur panjang yaa 😍😍

      Btw, asiik kolom komentar ada lagii. Welcome back mba eno 😘

      Delete
    3. Terus akhirnya betulan digoreng nggak, mba? πŸ˜‚ hehehe. Kalau pet memang nggak enak rasanya kalau sampai dimakan. Beda sama food. Jadi ingat film Dono, yang bawa ayam terus ayamnya digoreng hahahaha. Eh Dono bukan, yah? Pokoknya film lawas, dulu sering lihat waktu jaman sekolah πŸ™ˆ

      So far pelihara ikan Cupang asik, mba. Nggak ribet perawatannya, yang penting rajin ganti air dan kasih makan sama taruh area yang dekat sinar 😍 -- eniho, terima kasih mba Thessa sudah kembali datang ke rumah saya πŸ’•

      Delete
    4. Sepertinya ikannya mertuanya mbak Thessa jadi digoreng, terus dihidangkan ke bapak mertuanya tidak ya? πŸ˜‚

      Kalo soal film Dono itu, aku jadi ingat pernah pelihara ayam juga, dari kecil sampai gede hampir tiga kilo. Mau dipotong kasihan karena pelihara dari kecil tapi ngga dipotong jalannya udah sempoyongan karena badannya kegedean. Akhirnya dijual saja deh.πŸ˜€

      Besoknya aku main ke rumah sama yang jual. Disuruh makan bareng sama mereka. Habis makan iseng nanya ayamnya yang kemarin aku jual kemana ya. Kata teman saya udah masuk ke perut tadi.πŸ˜±πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    5. Sepertinya nggak mas, kalau langsung digoreng, bapak mertua mba Thessa pasti 'ngeh' itu ikan peliharaannya πŸ™ˆ

      Hahahahaha iya itu cerita di film Dono begitu juga mas πŸ˜‚ ayamnya dipotong sama ortunya terus si Dono kaget dan menangis karena dia ikutan makan ayam peliharaannya. Tapi saya lupa, itu betulan Dono, Benyamin atau film Kadir, yah hahaha. Pokoknya jadul banget, mana ayamnya sempat naik pesawat 🀣

      Delete
    6. Akhirnya sama bapak mertua langsung dikubur ikannya sambil sedih gt. Dia ga tau klo kita n bumer bisik2 dibelakang mau ngegoreng πŸ˜…
      Dono, Benyamin, Kadir, jaduul semua yaa Mbaa. Hehehe.. Aku jg dulu juga suka itu nonton warkop DKI 😁

      Delete
    7. Kalau tau pasti bapak akan marah, mba ~ beliau akan berpikir, kok anak istri sama mantunya pada tega hahahahahahahahaha πŸ˜‚

      Iya jadul semua mba Thessa, however kisah ayam itu cukup membekas diingat saya, karena filmnya sering diulang jaman sekolah πŸ™ˆ

      Delete
  3. Kak Eno! Welcome back πŸ₯° udah kangen lihat Kak Eno padahal baru ditinggal 2 hari, gimana kalau ditinggal 1 minggu, yang ada malah semakin kangen πŸ™ˆ

    Btw, warna ikan cupangnya cantik sekali 😍 pantas Kak Eno mau yang warnanya seperti itu. Eksotis~ hiahahaha gaya sekali aku ni. Aquariumnya juga aesthetic banget πŸ™ˆ. Semoga Kak Eno dan In Seong hidup bahagia bersama dalam waktu yang lama πŸ™πŸ»
    Gong yoo memang nggak di dunia film, nggak di dunia nyata, tetap harus pergi duluan ya (re: Train to Busan) 🀣

    Aku juga dulu pernah punya peliharaan dari ikan sampai hamster. Kalau ikan sih, papaku yang pelihara, ikan mas gitu tapi ditaruhnya di baskom aja pakai alat oksigen πŸ™ˆ. Ikannya kalau malam suka loncat-loncat kayak lumba-lumba deh πŸ™ˆ. Terus suatu saat, dibeliin seekor lagi sebagai teman. Eh, ikan yang baru mati, nggak lama, ikan yang lama juga mati 😭. Tapi, paling sedih pas hamsterku mati sih. Itu hamster adalah hewan peliharaan yang paling aku ingini saat itu karena lagi zamannya banget pelihara hamster, baru juga dua malam dipelihara, lalu aku tinggal ke sekolah, pas pulang, dia udah kejang-kejang sambil gigitin kandang terus nggak lama, dia mati 😭. Sedih banget, sampai minta papa tolong bawa ke dokter hewan tapi kata papa kasih minum aja, eh terus malah mati πŸ˜‚. Semenjak itu, udah nggak pernah pelihara apa-apa lagi di rumah, paling adanya kucing liar yang kalau udah jam makan, suka datang ramai-ramai se-RT terus pergi lagi entah kemana 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya padahal baru dua hari nggak post, sayang πŸ˜‚

      Eniwei, nama Gong Yo inspirasi dari Gong Yoo dan In Seong inspirasi dari Jo In Sung hahahaha. Kasihan Gong Yo harus pergi duluan karena kurang makan 😭 ohya, kakak mau warna biru merah agar bisa couple sama baju kakak dan si kesayangan. Dan ternyata ikan Cupang biru merah memang eksotis aslinya. Sampai membuat kakak nggak bosan untuk terus melihat 😍

      Ahhhh, ikut sedih bacanya 😭 mungkin ikannya nggak bisa hidup berdua, makanya nggak lama kemudian mati setelah dikasih teman. That's life, nggak semua bisa hidup berdua, some of us (termasuk ikan) ada yang lebih nyaman sendirian πŸ™ˆ ohya, bicara soal Hamster, kakak jadi ingat peliharaan teman kakak jaman sekolah. Dia suka Hamster dan pelihara banyak. Kebetulan dia jago merawatnya alhasil Hamster yang dipunya bisa beranak pinak. Hehe. Setiap kali kakak dan teman-teman mau lihat Hamster pasti pergi ke rumah dia. Sebab dulu kakak dan banyak teman lainnya nggak diijinkan punya peliharaan. So, cuma bisa lihat di rumah teman πŸ˜‚ -- kakak paling senang kalau Hamster berlari di rolling wheel besar. That's cute! Mana jaman dulu ada kartun Hamtaro, semakin menjadi jadiiii cintanya kakak pada Hamster 😍 Well, semoga Hamster Lia rest in peace di hati Lia πŸ’•

      Delete
  4. Waah Mba Eno, so happy to see you here again! ❤️

    Yaaaaah ternyata Gong Yo malah pergi duluan, RIP Gong Yoo πŸ₯Ί semoga kamu tenang di alam ikan sana yaa.

    Baru ajaa aku komen di blognya Devina juga soal peliharan ikan, Mbaa. Kebetulan suamiku yang hobi melihara ikan, tepatnya ikan koki jenis Ranchu dan Oranda. Awal mula dia bisa pelihara ikan gara-gara kami LDR sebulan Bali-Bogor (karena waktu itu aku ada kerjaan), dia kesepian gak ada aku dan Josh, doi memutuskan untuk pelihara ikan-ikan deh πŸ˜‚ lucu juga lihat suami tuh sayang banget dengan para ikannya. Sampai akhirnya aku juga jadi ikutan sayang. Pernah sekali dua kali aku yang milih ikan baru sendiri, Mbaa. Ikannya cantik sekalii warna hitam, ekornya juga panjang melambai-lambai. Eh suatu hari dia sakit, tubuhnya mendadak luka 😭 bener aja, nggak berapa lama dia sekarat tapi nggak mati. Sekarat aja gitu berhari-hari. Suami udah minta direlain aja, aku bilang nggak mauu. Akhirnya nggak tega lihat si ikan mati gak segan hidup tak mau, suami buang si ikan ke kali hiksss

    Btw, mbaknya Mba Eno kocak juga bisa ngajakin becanda wkwwk 🀣 aku juga ngebayangin si kesayangan pasti bingung lihat Mba Eno bercucuran air mata karena Gong Yo πŸ˜‚

    Anyway, semoga In Seong sehat-sehat selalu yaaa. Yang betah di rumah appa dan eomma πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Jane, holaaaa 😍

      Amiiiin, Gong Yo akan selalu hidup di hati saya dan si kesayangan 🀧 I know rite, kesedihan kita nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Mungkin karena sudah terlanjur sayang hehehehe. Eniho, ikan Koki kelasnya sudah susaaah mbaaa 😍 nggak akan bisa saya merawatnya. Kawatir tiwas semua ~ huhu. Ikan Koki di rumah mba Jane sekarang bertambah banyak? Josh pasti senang lihat ikan πŸ˜† saya tuuuh dari Gong Yo dan In Seong datang, lumayan sering duduk di depan aquarium mereka sambil videokan πŸ˜‚ kadang norak dan teriak teriak sendiri kalau mereka kebas kebas buntutnya. Semacam mau show off kalau mereka bisa πŸ™ˆ kadang kalau In Seong habis dikasih makan, In Seong akan gerakkan siripnya semacam bilang terima kasih sudah dikasih makan 🀣 wahahahaha. Cuma saya yang mengerti apa yang In Seong lakukan. Kalau si kesayangan bilang, "Mana mungkin dia bilang terima kasih. Ini sama saja seperti si A (temannya pelihara anjing) yang merasa anjingnya bisa bilang mama papa. Jangan gila lu." -- wk πŸ˜‚

      Amiiiin mba. Sampai sekarang In Seong sehat. However saya tau tenggat hidup In Seong nggak bisa berpuluh-puluh tahun lamanya. Jadi harus siapkan mental apabila sewaktu-waktu In Seong pergi meninggalkan dunia 🀧 hehehe. Semoga bisa bertahan minimal setahun~lah. Doakan sehat yaaa imo Jane. Mwah 😍

      Delete
    2. Bahahaha jangankan sama hewan peliharaan, Mba Enoo. Waktu aku melihara tanaman mini pertamaku aja (sekarang udah mati T_T) suka kuajakin ngomong pagi-pagi, sampai kesayangannya Mba Eno tau aku juga bisa disangka gila wkwkwk πŸ™ˆ

      Lumayan, Mbaa. Sekarang kokinya sudah ada 8 hihi tadinya lebih banyak, tapi ternyata satu aquarium itu nggak boleh menampung terlalu banyak koki, mereka bisa mudah sakit dan akhirnya mati hiks ini jadinya 4-4 di aquarium terpisah. Tiap hari Josh pasti menyapa ikan-ikannya ahahaha

      Memang kalau punya hewan peliharaan itu seperti merawat anak sendiri yaa. Kalau dia sakit kita sedih, dia senang kita senang, kita suka ajak ngobrol padahal nggak bisa disahutin juga hihi tapi inilah seninya memelihara pets yaa, Mbaa πŸ˜†

      Delete
    3. Nah iya, hahaha, buat dia, orang kayak kita itu aneh mba, tapi dia paham cuma sering meledek saja hahaha. Sebab temannya itu seperti yang saya bilang, ada yang sering mengobrol sama anjingnya bahkan merasa kalau anjingnya bisa bicara πŸ˜‚ unik, yah ~

      Josh sama seperti saya, kerjaan setiap hari pasti menyapa ikan πŸ˜† ternyata punya peliharaan di rumah nggak terlalu buruk, padahal saya sempat kawatir kalau nggak bisa merawat ikan Cupang 🀣 semoga ikan Koki koleksi mba sekeluarga sehat terus, yah 😍

      Delete
  5. Mba Eno welcome baaack πŸ’•

    Aku baru tau nama lain ikan Cupang itu Betta Fish :D akhir-akhir ini ikan cupang emang lagi populer lagi yaa kayaknya, sering banget liat orang pelihara ikan cupang 😊

    Aku ngakak Mba Eno dijulidin si kesayangan gara-gara abis nangisin ikan malah makan ikan goreng πŸ˜‚

    Bapak aku suka banget pelihara ikan, dulu waktu masih tinggal di Jakarta, kami punya kolam dan akuarium kecil. Di kolam isinya ikan lele sama kura-kura, sementara di akuarium ikan-ikan kecil yang aku ga tau namanya.. Sempat punya ikan lohan juga dikasih sahabatnya Bapak πŸ˜„

    Sekarang aku di kostan ga punya peliharaan sih, tapi kadang ditemenin kucing yang dateng tiap aku masak, ngeong-ngeong minta dibagi makanan πŸ˜‚

    Semoga In Seong sehat-sehat terus yaaa biar selalu nemenin Mbak Eno, kesayangan dan si mba di rumah πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Eya, hai hai πŸ˜†πŸ’•

      Iya nama lainnya Betta Fish, mba πŸ˜† hehehe. Sepertinya belakangan ini ramai yang pelihara ikan Cupang karena sudah mulai bosan di rumah. Agak mirip sama era tanaman hias tiba-tiba meledak 🀣 kalau saya nggak minat pelihara tanaman hias karena di rumah ada banyak tanaman peliharaan mba saya yang memang hobi urus tanaman. Itu si Janda Bolong sampai bejibun di rumah. Mana di berita infonya sekarang ratusan juta, padahal aslinya kalau beli di tukang tanaman cuma 50k (tapi itu dulu sih sudah beberapa tahun silam) πŸ˜‚ kaget harganya bisa meroket segitu besar ~ semoga breeder ikan Cupang nggak sampai naikan harga terlalu banyak πŸ€ͺ

      Memang dia anaknya hobi julid mba, sukanya meledek saya. Padahal saya nggak tau kalau Gong Yo akan mati makanya request menu ikan 😩 huhuhu. By the way, habis baca komen mba soal Lohan jadi ingat jaman sekolah, ikan Lohan sangat terkenal pada masanya. Sampai banyak ortu teman yang hunting ikan Lohan entah di mana. Kata mereka semakin lonjong jidatnya semakin mahal πŸ˜‚ eh sekarang saya justru nggak pernah lihat ikan Lohan. Masih hits nggak, yah. Hehehe. Dulu kalau ada Lohan bertuliskan huruf atau something pasti viral masuk berita 🀣 -- bapaknya mba Eya pasti senang pelihara ikan karena peliharaannya ada banyak. Sekarang masih pelihara kah, mba? Seruuu bingits ada Lele, kalau sudah besar apa akan dimakan? πŸ˜†

      Terima kasih doanya mba, In Seong senang dapat doa panjang umur dari banyak teman 🐠

      Delete
    2. Mba-nya Mba Eno serba bisa yaa.. Masak jago, hobi ngurus tanaman pula kereeen! πŸ‘ iya lho kaget banget liat tanaman Janda Bolong gitu harganya tinggi banget, padahal kayak banyak dijual di tukang tanaman pinggir jalan gituu kan? πŸ˜‚

      Tapi gapapa Mba punya kesayangan yang julid biar hidup lebih berwarna πŸ˜†

      Beneerr populer banget juga dulu ikan lohan! Dan ada yang bilang pelihara ikan lohan bisa buat investasi karena kalo dijual pas udah jenong sama ada motif tulisan di badannya, harganya tinggi πŸ˜‚ sayangnya ikan lohan Bapak ga sempat jadi investasi keburu bye-bye 😌 sekarang udah ga pelihara ikan lele soalnya di rumah yang sekarang ga ada kolam, tapi Bapak beralih jadi pelihara ayam πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Banyak bangetttt mba Eya, kalau di kampung mba saya justru jadi makanan kambing apa sapi gitu katanya πŸ˜‚ dulu saya beli banyak untuk usaha villa saya dan itu belinya di penjual tanaman pinggir jalan. Harganya 50k / pot plus sudah rimbun jadi tinggal dikembangbiakan 😍 tapi itu harga beberapa tahun lalu, mungkin sekarang naik walau aneh saja kalau naiknya sampai seratus juta (apa ada yang mau beli?) hahahaha. Harusnya paling makesense naik jadi 70k / 90k-an πŸ™ˆ

      Nah iyaaa saya pun pernah dengar info serupa. Kalau semakin jenong jidatnya semakin mahal harga ikan Lohannya. Hahaha. Sedih banget ikan Lohan bapaknya mba Eya bye-bye. Huhuhu. Meski untuk investasi pasti ada ikatan batin di sana 😭 Kalau sekarang ikan untuk investasi sepertinya ikan Koi ya, mba 😍 too bad, ikan Koi harus punya kolam sendiri yang besar, nggak bisa di aquarium kecil seperti aquariumnya ikan Cupang hahaha πŸ˜‚

      By the way bapaknya mba Eya sepertinya memang hobi pelihara binatang. That's sweet! πŸ˜† jadi ingat simbah saya di rumah, pelihara berbagai macam ternak. Tapi untuk dijual kembali, cuma tetap rasanya beda karena setiap hari dirawat hehehe. Saya waktu kecil sering ke kandang ayam dan binatang lain di rumah simbah. Seru bisa kasih makan mereka. Dan senang dengar ayam jantan berkokok saat pagi datang. Rasanya sudah lama nggak dengar suara kokok ayam semenjak tinggal di Bali / Korea πŸ™ˆ

      Delete
  6. Haha mba, itu Gong Yo bukannya nama aktor Korea yang ngguanteng itu ya? XD XD

    Ya kok mati...memang ikan cupang rentan....
    Punya saya paling lama setahun setengah ya....

    Semoga In Seong sehat terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes mba, inspirasi dari sana cuma beda sikit namanya. Kalau yang aktor bernama Gong Yoo sedangkan anak saya namanya Gong Yo hahahaha 🀣 -- untung gantengnya sama πŸ€ͺ

      Woaaaa satu setengah tahun hitungannya lama, mba Phebie 😍 semoga In Seong bisa berumur selama ikan Cupangnya, mba. Hihihi, timikici doangnya Imooo. Lavvvv πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  7. Walaupun cuma ikan tapi kalau udah suka yah gimana yah mba.. Suka sedih kalau ngeliat mereka sakit atau mati.. Sama kaya ikan saya mba. Skrang lagi sakit.. Kemungkinan ada yg nggak beres sama pencernaannya karena perutnya membesar dan sisiknya berdiri.


    Agak ribet emnk ikan itu.. Airnya harus bersih, nggak boleh air PAM katanya. Saya kalau lagi kuras kolam ataau aquarium airnya kudu beli di air minum isi ulang dlu 2 galon.. :(

    Sehat terus Mba Eno...

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG. Sakit apa itu, mas? 😭 sedih banget pasti ya, semangat mas Bayu, semoga ikan mas cepat sehat. By the way, kalau ikan sakit nggak bisa bawa ke dokter hewan sepertinya. Atau bisa? πŸ˜–

      Mas Bayu pakai aquarium besar, kah? Banyak sekali samlai habis dua galon air huhu. Memang ikan cukup rentan, dan harus ekstra diperhatikan. Wish ikan-ikan kita bisa hidup dalam waktu lama πŸ™ˆ hehehe. Sehat selalu mas Bayu dan para ikan πŸ˜πŸ’•

      Delete
  8. ..Supaya ada yg bisa dilihat selain kesayangan..

    Jomlo bisa apa ini mah hahaha πŸ˜…πŸ˜…

    Ikan Cupang, kalo zamanku SD, dijadiin untuk ikan aduan, bukan ikan hias. Kasihan ya cupangnya, hahaha

    Cerita mbak Eno, membuatku ketawa sendiri di depan hape. Awalnya sedih ditinggal mati ikan peliharaan, eh endingnya malah makan ikan, wkwkwk :"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jomlo lihat diri sendiri di kaca, mas Dodo 🀣

      Sama mas, jaman saya kecil taunya ikan Cupang itu untuk diadu, however ternyata ikan Cupang ada tiga jenis dari yang saya baca. Salah satunya bisa jadi ikan hias 😍 nah, yang saya pelihara kata breeder-nya adalah tipe ikan hias. Entah benar atau nggak, hahaha. Cuma anteng ikannya nggak begitu agresif suka loncat πŸ˜†

      Wk. Iya saya nggak tau kalau Gong Yo akan mati tepat dihari saya makan siang dengan menu ikan. Mau nggak dimakan nanti kasihan mba yang sudah cape-cape masak 😞 untung Gong Yo bukan tipe ikan Nila, jadi saya nggak begitu merasa bersalah meski sempat kesal karena mba saya bercanda bilang goreng ikannya πŸ˜‘

      Delete
    2. Plot twistnya, tuh ikan beneran digoreng mbaknya hahahaa...

      Delete
    3. Untungnya nggak, mas 🀣 Masalahnya ikan yang saya makan itu sudah disuwir sama mba saya, jadi kalau si Gong Yo betulan digoreng, saya nggak akan bisa membedakannya. That's why kaget πŸ™ˆ

      Delete
  9. Sedih baru sehari udah mati, semoga In Seong bisa berumur panjang.. sambil googling2 aja mbak cari tambahan info.. Rasany ikan cupang tu mudah kok peliharanya..

    Saya waktu SMP pernah beli beberapa ekor ikan cupang.. Awalnya ditaruh di gelas gitu,, lama-lama kasian yaudah gabungin deh di kolam ikan depan rumah sama beragam jenis ikan.. Hari berganti, heran kok ikan cupangnya makin dikit, sampai suatu saat melihat dengan mata kepala sendiri ternyata ikan cupangnya dilahap sama satu jenis ikan.. Hiks.. Jadi ikan yg satu itu emang bentuknya agak unik dan sering ngejar ikan-ikan lainnya yang seukuran.. Kirain karena suka iseng aja, tapi ternyata jenis ikan predator (lupa nama ikannya)..

    Saya termasuk orang yg suka pelihara hewan sih.. Waktu kecil selain beragam jenis ikan juga pelihara beragam jenis burung. Waktu kuliah pernah tinggal sekamar sama kelinci.. lalu tinggal sekamar sama kucing.. Sekarang masih pelihara kura-kura sejak tahun 2008,, tapi di rumah ortu deng, jadi saya ngga ngerawatnya :D ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sedih banget mas, makanya waktu In Seong datang, saya langsung kasih perhatian ekstra. Thankfully In Seong masih bisa hidup sampai sekarang 😍

      Waaaah kasihan ikan Cupangnya jadi makanan ikan lain di kolam 😭 pasti dia shock di sana. Huhuhu. Rest in peace ikan Cupangnya mas Bara ~ by the way, mas Bara pernah pelihara Kelinci di kosan? Hehehe. Saya dulu ingin sekali punya Kelinci / Kucing. Tapi pemeliharaannya susah katanya. Terus harus dikandang khusus nggak bisa ditaruh di dalam rumah. Alhasil nggak bisa sering dilihat πŸ˜† makanya saya pilih ikan akhirnya karena ikan bisa dilihat kapanpun saya inginkan 🀣

      Kalau Kura-kura lucuk juga sebetulnya apalagi tante saya pernah pelihara Kura-kura saat saya masih anak-anak. However, Kura-kura lebih sering masuk ke dalam "rumahnya" so kinda not fun sebab jarang bergerak hahahaha. Mamanya mas Bara keren lho, bisa pelihara Kura-kura 12 tahun lamanya. Berarti Kura-kura termasuk binatang yang bisa hidup lama 😍

      Delete
    2. pelihara kelinci ngga susah kok,, saya waktu kuliah itu malah sempat sampai kelincinya beranak pinak, tapi kebanyakan ditaruh lepas di halaman belakang kosan sih..

      kalau yg tidur di kamar cuma satu aja, kelinci kecil jenis dwarf hotot (yg lebih unyu lagi jenis nederland dwarf).. bisa kok kelinci tinggal di dalam ruangan. kelinci juga bisa di-toilet training kaya kucing. Jadi nanti dia pup dan peenya bakal di satu tempat itu aja,, banyak contoh dan tutorialnya di youtube..

      kura-kura di rumah sih dia nggak pemalu, mungkin karena udah terbiasa sama manusia yaa..

      yup, betul bgt, kura-kura umurnya panjang, bisa puluhan tahun..

      Delete
    3. Woaaaaah, ingin banget punya kelinci, apalagi yang warna putih polos terus matanya berwarna. Dulu pernah lihat peliharaan teman langsung suka. Mana giginya unyu mirip saya πŸ˜‚ semoga one day saya dikasih ijin pelihara kelinci, harus meyakinkan dulu soalnya πŸ€ͺ

      Sepertinya kura-kura peliharaan tante saya itu tipe pemalu, mas πŸ™ˆ dia jarang menunjukkan wajahnya. Lebih sering masuk rumah πŸ˜‘

      Delete
  10. Kak Enoooooo, aku baca postingan terakhir kak Eno kemarin gak ada comment sectionnya kirain bakal gak update dulu atau take a long long break, eh gak taunya posting cerita baru lagi tentang cupang! Eheheh😍😍

    Btw aku baca Gong Yo kok kagok ya kak, tanggung kenapa nggak Gong Yoo aja sekalian biar berubah jd Dokkaebi, huahahahaπŸ˜†
    Kalau peliharanku di rumah so pasti kucing sih kak, karena eyang, tante, pokoknya keluargaku seneng banget sama kucing, bahkan udh kayak bagian dari cucu sendiriπŸ˜‚ Sayangnya, udah beberapa tahun ini intensitas waktu ketemunya udah jarang sih, karena jauh🀧 kalau lagi liburan paling baru bisa leyeh-leyeh bareng si Ican (namanya ngasal bgt memangπŸ˜‚). Berhubung nggak bisa rawat kucing sendirian di kost, dan gak sanggup juga ngasih makannya wehehe, jadi better nggak pelihara sendiri, deh. Toh di sekitar tempat tinggalku banyak kucing uchul dan cakep2, kayaknya emg bener2 diurus sama empunya😁

    Anyway semoga In Seong🐠 sehat terus dan bisa segera tumbuh besar kayak Jo In Seong ya kak! *lah kok* wkwkwkwπŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Awl, hahaha saya nggak akan lama break-nya. Biasa paling lama 7-10 harian 🀣 hehehehe. And yes, finally saya menulis soal ikan Cupang. Gemash soalnya. Mereka lucuuu bangats! πŸ™ˆ

      Iya mba itu dikasih nama Gong Yo biar mirip Goblin yang punya umur panjang. Tapi si Gong Yo justru cepat matinya karena kurang makan 😭 huhuhu. Eniho, pelihara Kucing memang menyenangkan mba. Makanya saya ingin sekali, namun saya sadar merawat Kucing nggak mudah. Sudah begitu saya sering ke luar Bali saat nggak ada Corona, takutnya Kucing kesepian kalau nggak ada saya 🀣 PD berats hahahaha. Si Ican pasti happy tuuuh kalau ketemu mba Awl. Yang saya suka dari Kucing adalah attachment feeling-nya. Thank God, meski sekarang saya cuma punya ikan, saya tetap bisa merasa attach dan sayang πŸ˜†πŸ’•

      Amiiiiin terima kasih doanya, mba. Itu harapan saya, semoga In Seong bisa tumbuh besar dan jadi lebih rupawan seperti Jo In Sung kesayangan semua wanita hahahaha 🀣

      Delete
  11. Dalam keluarga, saya cukup punya banyak hewan domestik. Mulai dari kucing, ikan, burung, ayam, sampai bebek. Meski begitu, burung dan beberapa kucing saya sudah mati. Sama seperti kak Eno, memelihara hewan memberi kedekatan emosional. Jadi pas mati, merasa kehilangannya juga berasa.

    Kalau ikan cupang sendiri pada masa kecil saya, mungkin sampai sekarang, biasanya diadu-aduin kak Eno. Maap, tapi saya tetap berbelasungkawa untuk Gong Yo. Jadi setiap anak punya satu ikan jagoan untuk diadu dengan ikan anak lainnya. Biasanya yang punya ekor panjang dan warnanya cantik itu yang menang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waow mas Rahul sempat pelihara Bebek? Kalau Bebek itu harus dilepas ke sawah nggak, mas? Bisa pelihara di rumah, kah? 😍 saya suka banget lihat Bebek apalagi saat berbaris jalan sama-sama di tepi sawah. Dulu sering lihat saat makan di resto Bebek Tepi Sawah hahahaha. Lucuk banget, jalan bareng-bareng sambil kwek kwek kwek πŸ˜‚ dan iya mas, kalau sudah dekat secara emosional rasa sedihnya jadi beda 🀧

      By the way, saya tau ikan Cupang itu ikan yang bisa diadu, cuma saya nggak pernah lihat langsung bagaimana cara adunya. Mas tau bagaimana cara menentukan pemenangnya? πŸ˜† hehehe. Apa hanya dilihat ekor panjang dan warna cantiknya? Atau mereka betulan berantem di air, mas? Penasaran ~ 😁

      Delete
    2. Kalau di rumah saya cuma ditaroh di kandang. Soalnya ngga banyak juga. Cuma dua ekor. Tapi kalo punya halaman yang luas, kayaknya bisa dibikinkan semacam penghalang. Asal ada tempat buat bebeknya berendam.

      Saya ngga pernah ikutan. Paling cuma liat. Seingat saya, diadu berantem. Sampai ikannya menyerah baru dipisahkan dan tau pemenangnya. Ekor panjang dan cantik biasanya identik dengan jagoan, makanya anak yang punya ikan biasa cenderung minder pas ketemu ikan cupang yang ekornya panjang dan cantik

      Delete
    3. Kalau di kandang rumah, nanti berendamnya di mana, mas? Atau dimandikan sendiri seperti memandikan ayam? -- Seru ya ada bebek 😍

      Oh nggak sampai mati kan ikannya? Sereeem huhuhu. Sekarang sepertinya kebanyakan orang lebih pilih pelihara untuk hias, bukan diadu seperti jaman baheula. Hehehehe. Semoga nggak ada lagi yang adu ikan Cupang. Kasian ikannya mau hidup tenang πŸ˜‚

      Delete
    4. Kalo di kadang disiapkan baskom yang isinya air sama kayu untuk tenpat naiknya. Kalau ayam, juga jarang dan tidak perlu dimandikan. Kecuali memang mau ikut lomba keren-kerenan. Hal yang paling menarik adalah, bebek dan ayam ternyata bisa hidup berdampingan. Saya kira akan musuhan.

      Sampai pingsan saja, mungkin. Sekarang mah orang lebih senang mempercantik akuariumnya. Ada banyak kesenangan ketika melihat tingkah laku ikan.

      Delete
    5. Saya pernah lihat simbah saya memandikan ayam, saya pikir ayam harus dimandikan hahahaha ternyata nggak perlu, yah πŸ˜‚ by the way, ini mirip sama anjing dan kucing, banyak yang kira mereka musuhan dan nggak bisa hidup berdampingan. Namun nyatanya bisa 😁

      Iya mas, sekarang sudah jarang ada yang adu-adu ikan, lagi pula, lebih menyenangkan lihat ikan senang daripada bertengkar πŸ€ͺ

      Delete
  12. Wakakakakakaka.. paradoks.. ikan cupang disayang, ikan mujair dimakan...

    Berarti harga juga berpengaruh terhadap menghadirkan rasa sayang yah. Pastinya si Gong Yo harganya lebih mahal dari mujair yang dimakan tuh.. wakakaka.. ngakak abis saya..

    Btw, yah karena ada "keterikatan" itu yang berat dalam ngurus hewan peliharaan. Tetap saja seperti ada yang terputus dan hilang kalau tiba-tiba hewan itu mati. Makanya, sejak si kribo begitu saat kucingnya mati, saya nggak mau lagi melihara binatang apapun..

    Pusingnya, sekarang si Yayang dan si Kribo punya si Geboy, kucing blasteran yang tiba-tiba masuk ke rumah dan langsung jadi peliharaan mereka berdua.. repotzz dah..

    Tapi.. jangan salah nanti si kesayangan ga skinship Eno, dikau malah kebingungan sendiri loh.. hahahahahahaha

    Ikan takut gelap? haaa.. ntar kalau iya, Eno mau nambahin neon gitu dalam akuariumnya? wakakakakakak.....

    Asli ngakak dan senyum senyum baca cerita ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya mas, sedih banget harus makan ikan dihari kematian Gong Yo, tapi kalau ikan yang dimasak mba saya nggak dimakan nanti kasihan mba saya-nya. Jadi serba salah. Akhirnya saya tetap makan sampai kenyang πŸ˜‚ hehehehehe. Yang penting sudah doakan Gong Yo rest in peace, dan makesure mba saya nggak menggorengnya πŸ™ˆ

      Kalau harga sebetulnya masih mahal ikan yang dimakan, sebab Gong Yo itu harga dari breeder-nya 30k 😁 cuma karena niatnya untuk dipelihara, that's why sedihnya bisa sebegitunya hahaha. Kaget tauk mas, bangun pagi mau kasih makan terus lihat Gong Yo sudah di dasar nggak bergerak total. Saya kira itu dia tidur, tapi kalau tidur kan nggak mungkin kayak manusia tidurnya yang suka rebahan πŸ˜…

      Waduuuuw semoga Geboy kucing kesayangan mas Kribo dan mba Hes bisa hidup lama 😍 nggak kebayang sedihnya mas Kribo nanti kalau Geboy mati karena sudah tua. Saya yang belum lama sama Gong Yo saja sudah sediiiiih parah, apalagi Geboy yang sudah lama dipelihara mas Kribo, bisa-bisa mas Kribo nggak bisa move on dan terus kebayang πŸ™„

      Hiahahahaha, skinship boleh-boleh mas tapi jangan kebanyakan. Gerah soalnya dipepet terus, sikit sikit peluk tuh jadi nggak bisa gerak πŸ˜‚ Wk. Macam Gong Yo, saya pun bisa stres kalau kebanyakan dipegang πŸ€ͺ *ini becandaan saja untuk meledek dia, mas* 🀣

      By the way, saya betulan mengira Gong Yo mati karena gelap. Karena saat malam lampu ruangan dimatikan ~ gara-gara itu saya sampai mau beli lampu portable mas buat ditaruh samping aquarium, kecil lampunya yang penting ada penerangan hahahahaha. Masih buta banget perkara ikan. Jadi sempat kaget waktu Gong Yo mati mendadak πŸ™ˆ

      Delete
  13. Mbak Eno, apa kabar?
    Akhirnya aku bisa blogwalking santuy lagi.. hehehe

    Ini kok lucu amat, Mbak Eno mirip sama orang kantor, pada nge hype melihara cupang!
    Tapi yang bikin beda ceritanya, soalnya ngakak.
    Apalagi pas bagian, jangan pegang aquarium, ntar panas! I can't handle this XD

    Aku g sanggup Mbak buat memelihara makhluk hidup, kecuali si partner, hohoho
    Kemarin si partner ngasih aku tanaman kaktus-kaktus yang lagi ngetren itu, mereka cuman bertahan 3 bulan di aku, abis itu is ded..
    Aku bilang, "Aku kalau dikasih ginian g bisa, tapi kalau kamu kasih duit, bisa aku jadiin berkali-kali lipat"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik mba Pipit, mba apa kabar? 😍

      Sekarang ikan Cupang sedang hype lagi mba, banyak banget yang pelihara. Seru ternyata urus ikan, untungnya nggak terlalu ribet untuk dirawat yang penting rutin ganti air dan kasih makan 😁

      OMG, kasian kaktusnya 🀧 tapi pelihara kaktus memang susah mba, saya pun pernah mengalami kaktus saya mati padahal sudah saya coba rawat dibantu mba di rumah. Menurut saya, kaktus agak ringkih untuk tipe kita yang masih belajar memelihara πŸ™ˆ hehehehe. Tapi saya setuju sama mba Pipit, kalau dikasih uang justru lebih mudah aturnya 🀣

      Delete
  14. Ikan cupang bisa pakai air aqua, tapi harus ditambah sedikit garam ikan kalau bisa. Klo aquarium kecil gitu, sebutir jg udah cukup. kalau pakai air sumur, bisa juga. Tapi jangan air keran karena ada clorine. Air jangan penuh2, dia bisa lompat keluar aquarium ahhahaha.

    Kasih makan sih benar cukup sedikit saja, tapi air harus sering diganti. setidaknya 3 hari sekali ganti air 30-50% kak. Jangan semua, nanti adaptasi lagi dia.

    Semangat piara ikannya. lagi naik daun nih cupang.
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahaaaa, menurut mas, air di aquarium saya kepenuhan apa nggak? 😍 hehehehe. Itu saya pakai air aqua, sebab saya nggak ada air sumur. Apakah air sumur itu sama dengan air tanah yang di bor ke tanah? 😁

      Oh begituuuuu, terima kasih mas info soal penggantian airnya. Berarti nggak perlu dibuang semua yang penting dibersihkan dan ganti setengahnya. Okay, noted πŸ˜† hihihi. Maklum newbie ~

      Siaaaap, mas punya ikan Cupang juga? πŸ™ˆ

      Delete
  15. Welcome back kak Eno!!!! Untung ga jadi pergi lama-lama huhu uda syok banget aku kak pas kakak bilang gitu!!! 😱😱😱

    Ngomong-ngomong soal peliharaan, aku pernah pelihara ikan mas...Ikan ini sebenarnya dibeli buat praktikum biologi di sekolah. Eh tapi karena uda banyak yang bawa, jadi ikan masku masih hidup. Ga jadi dibelek diaa. Jadilah akhirnya aku pelihara. Ada dua dan aku taro di bekas bucket KFC yang gede itu loooh. Terus saat itu aku sekeluarga harus pergi. Jadi si ikan mas itu aku tinggalin seharian. Tentunya aku tutup dengan tutup bucketnya yang masih ada bolong-bolongnya itu biar dia ga "amit-amit" digondol tikus rumah kaan.

    You know what??

    Pulang dari jalan-jalan, aku langsung cek ke dalam bucket kan memastikan si ikan-ikan mas masih hidup. Bucket masih dalam keadaan tertutup tapi ikannya uda ga ada?!!! 😧😧😧

    Jujur saja aku sekeluarga kaget dan bingung. Masa dimakan tikus??! Tapi tikusnya pinter amat uda buka tutupnya terus ditutup lagi?!

    Sampai detik ini, kejadian itu masih misteri. 😨😨😨

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Friscaaaaa, hahaha maaf buat shock 🀣 lavvv ~

      Waduuuh baca cerita mba jadi ingat dulu saya harus bawa binatang untuk dibelek ke sekolah πŸ˜‚ sumpah stres banget saya. Karena saya takut membunuh binatangnya. Alhasil teman saya yang kedapatan membelek sedangkan saya lebih pilih tutup mata πŸ™ˆ

      Itu siapa yang makaaaan? 😱😱😱😱 mba taruh lantai atau meja bucket KFC tempat simpan ikannya? OMG, tikus memang pintar apalagi untuk curi ikan. Hiks. Kasian ikan mba Frisca 😭

      Delete
    2. Hihihi iya saat praktikum belek hewan bikin merasa ibaa gituuu! Apalagi terhadap marmut nan lucu yawlaaaaa >.<

      Terus juga merpatiii yang temen cowoku tega banget pas patahin sayapnya dan malah dipake maen haduh haduuuh. Sungguh tidak berprikehewanan!

      Nah itu kak Eno!!! Sungguh misterius sekaliiiii! Bucketnya ditaro di atas meja ruang tamu gitu kak Eno!!! Aneh bangetttt. Dan dua-duanya lenyaaap. Ga ada tanda-tanda pengrusakan bucket. Bahkan tutupnya masih tertutup rapat gituu loh kak! Misterius kan???

      Delete
    3. Aduuuuh burung merpati, omg, kasihan bangettt 😭 kalau hewan-hewan besar begitu seriusan sedih dan takut. Semisal hewan kecil seperti belalang atau kupu-kupu masih berani lihat ~ though tetap sedihnya sama 🀧 nggak bisa bayangkan darah dari merpatinya.

      Lhaaa itu serius misterius mba, apa lompat yah? Tapi nggak mungkin karena ada tutupnya πŸ™ˆ Mungkin diam-diam di lepas sama mamanya mba Frisca biar ikannya bisa hidup di alam bebas πŸ˜‚

      Delete
    4. Iya kak Eno. Pas bagian belek marmut dan merpati itu aku ga berani liat. Sediiiih ajaaa. Eh terus belek marmutnya, jantungnya masih berdenyut dong. Jadi kaya operasi gituuu. Tapi udahannya kan ttp aja musti dimatiin. Nyessss. Jadi sedih 😭😭😭
      Sudah tentu darahnya ke mana-mana. Tapi ga banyak kak Eno. Kan kecil hewannya... Jadi bukan adegan simbah darah gituuu

      Iya misterius banget kak. Puguh mamaku juga ikut pergi hari itu. Jadi bener2 di rumah tuh ga ada orang. Tapi hilang aja itu dua ikan masku. Huhuhu

      Delete
    5. Gooood, masih berdenyut, mba? Duuuh yang belek berani bangettt. Saya nggak akan bisa melihatnya apalagi kalau ada darah 😭 --

      By the way mungkin tikusnya pintar mba, macam Jerry mouse hahahaha. Habis colong ikan langsung ditutup kembali tutupannya 🀣

      Delete
    6. Iya masih berdenyut! Aku liat soalnya jantungnya degub-degub. Huhuhu Kan sebelom belek tu marmut dibius duluuu. Trus tangan dan kakinya dipantek di media belek. Ah syudahlah ga perlu diingat lagi hahaha Kak Eno takut darah ya?

      Iya tuuu kayanya pinter bener bisa nyolong ikan masku tanpa ada jejak-jejaknya. Cem kasus pembunuhan dalam ruang tertutup gitu kak Eno haha #plak (efek kebanyakan baca novel Agatha Christie)

      Delete
    7. Kalau darahnya banyak lumayan takut mba, hahahaha. Saya nggak begitu suka lihat darah, seram soalnya πŸ™ˆ

      Mungkin perlu panggil Conan Edogawa untuk bantu cari jawaban ke mana perginta ikan mas mba Frisca hahahahaha 🀣

      Delete
    8. wah iya mba, perlu bantuan detektif nih buat mecahin kasus ini πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    9. Panggil Conan, mba πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
  16. Mbaaaa welcome back ❤❤ aku sempat mikir mba bakal take a long break , thankfully enggak πŸ˜†

    Well, ngomongin ikan cupang aku jadi keinget Tari, sahabat aku mba, dia punya banyaaaaak banget ikan cupang dan warnanya cantiik dan unik. Hobi dia hunting ikan cupang dari dulu, sehingga di atas lemari dia berjejer botol-botol unik berisi ikan-ikan unik juga. Dia juga rajin banget hias dan gantiin air ikannya, karena nggak punya aquarium di kos, hahaha.

    Tiap hari dia selalu ngajakin ikannya ngomong like "Hi Jenny, Tomo, Lalisa,...." aku nggak tahu nama ikan dia siapa aja hahaha.

    Apalagi pas bimbingan skripsi, sebelum berangkat sering bilang "Jenny doain kakak ya, biar cepat acc" atau "Tomo doain kakak biar mood pak Nesdi bagus hari ini" btw, Nesdi itu nama pembimbingnya, lucu pokoknya.

    Aku seriiing banget godain dia dengan bilang "Tar ikannya aku jemur ya, biar jadi ikan asin cantik" yang lansung ditabok sama diaaa hahahaha, katanya ucapan aku mempengaruhi suasana hati ikannya. Kalau dipikir-pikir omongan aku kejam juga sihh, tapi dia juga suka jail sama akuuuu, makanya aku selalu balas dengan becandain ikannya.

    Tbh, aku nggak pernah pelihara binatang mba, adanya kucing itupun nggak sengaja, karena dia selalu minta makan sama aku, yaudah deh aku beliin makan dia terus, ya sebagai lumbung makan dia doang, kucingnya aku kasih nama Bambang, padahal dia betina, ya gapapalah, lagian dia juga nggak protes kok aku kasih nama bambang, hehehe. Sekali lagi welcome back mbaa ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak long break mba sayang, cuma sebentar πŸ™ˆ

      Teman mba Sovia kelasnya sudah seperti breeder hahaha, punya banyak ikan Cupang 😍 -- nggak kebayang rasanya jadi mba Tari punya banyak peliharaan di rumah 😁 mba Tari ini berarti tipe telaten yah, karena bisa urus lebih dari satu ikan πŸ˜† --- eniwei yang mba Tari bilang itu juga saya bilang ke pasangan, mba. Menurut saya, ikan bisa tau bad vibe dari manusia. Makanya saya bilang ke pasangan, "Kita nggak boleh debat depan ikan, nggak boleh kasih badvibe." hahahaha 🀣

      Bambang itu kucing peliharaan mba di kosan? 😍 gumaashhh namanya Bambang padahal betina. Wk. Tapi apalah arti sebuah nama, mungkin buat Bambang, dikasih nama saja sudah wasyukurilah πŸ˜†

      Delete
  17. hai hai hai mbak tamara karen eno, aku kirain semua kolom komentarnya di off kan lho, pagi tadi malah mo kirim email personal, karena keburu ngantor & hectic, lupa deh, ehh malemnya post ini udah kebuka komennya hehehe

    pelihara ikan cupang dengan air aqua malah nggak ada di pikiranku mba. udah kayak sohib si cupang ini.
    seandainya dia bertahan sampe gede, bakalan seneng tuh punya owner yang perhatian, sayang kayak mba eno.
    hehehehe ikan aja nggak bisa tahan lapar meskipun dikit ya, ga cuman manusia aja, makannya dikit, tapi cemilannya buanyak. masa cupang mau dikasih cake kan ya ga mungkin :D

    dirumahku sekarang ada peliharaan ikan, mungkin cupang juga, adikku yang pelihara mbak. ada juga ayam, sumpek juga kadang kalau ayam ini hahaha, berisiknya dan kadang ayamnya jahat wkwkwkw, masa aku kalah sama ayam, kan siwalan wkwkwkwk
    kadang ada saatnya, kalau si ayam ini nakal, ya udah disembelih aja, tapi aku nggak pernah makan daging ayam yang disembelih sendiri, nggak tau kenapa kok gimana gitu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Ainun cantiiiiik, untuk post ini dan post-post ke depan nggak ditutup kok kolom komentarnya 😁 yang ditutup hanya 4 kemarin, mba ~

      Saya pakai air aqua sebab saya pikir harus pakai air sumur, namun saya nggak ada air sumur, makanya saya coba aqua 🀣 -- dan iya mba, ikan ternyata nggak boleh lapar, meski makannya nggak banyak, tapi tetap nggak boleh kekurangan. Hehehehe. Sama seperti manusia, sebetulnya manusia kalau lapar masih bisa tahan πŸ™ˆ

      Mba kenapa kalah sama ayam? Ayamnya mematuk mba, yah? Hahaha πŸ˜‚ beberapa ayam memang menyebalkan. Dan sama seperti mba, saya nggak bisa makan yang saya lihat proses potongannya atau yang saya pelihara. Nggak kebayang sudah dipelihara dari kecil lalu dimakan 🀧

      Delete
  18. Astagaaa Eno, untung bukan Gong Yoo ya, kutak bisa bayangkan Oppa Gong Yoo *tsaelah, wakakakka, jadi ikan.
    Tiba-tiba membayangkan Gong Yoo, berenang sambil matanya makin ketutup saking susah melihat di air hahahaha.

    Enooo, ada-adaaa aja, wakakka.

    Tapi saya juga pernah punya peliharaan ikan say, waktu kuliah dulu, saya pernah kedatangan meong kecil hitam, saya ambil trus dirawat, dikasih makan sarden, saya ajarin pup dan pipis di kamar mandi, udah pinter dong, sayangnya ada anak kos yang takut banget ama meong, jadinya dengan berat hati si meong yang namanya Leo itu, di bawa ke rumah si pacar, dan dipelihara di sana sampai gede dan dia menghilang.

    Saking saya patah hati, saya cari peliharaan lain, dan jatuhlah pada ikan hias.
    Saya beli akuarium kecil dari kaca yang bundar gitu, trus pergilah saya ke tempat jualan ikan hias daaan diriku kalap sodara, beli banyak banget, warnanya lucu-lucu, semuanya saya masukan dalam satu tempat, besoknya pada mengambang dong, dengan kondisi mengenaskan, ternyata nggak semua ikan boleh disatukan, sebagian ikan lainnya memangsanya, sampai ekor dan siripnya habis hahahaha.

    Setelah itu saya dimarahin ama temen-temen kos, katanya saya pembunuh, udahlah kagak usah kurang kerjaan pelihara hewan, dan begitulah, besoknya saya beli tamagochi aja, lebih aman peliharanya wakakakakakak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha mba Rey bayangannyaaaa superb πŸ˜‚

      By the way, Leo menghilang apa mungkin mencari mba Rey as ownernya? Karena ada kucing yang meski dibuang (for example) ke suatu tempat, tapi kucing itu balik lagi cari rumah ownernya. Apalagi kalau dibuang nggak jauh dari rumah, kemungkinan besar balik lagi pasti ada 😁 hehehe. Mana tau Leo merasa rindu sama mba Rey πŸ™ˆ

      Yaaah sedih banget jadi dimakan ikannya. Saya pun dari hasil baca-baca komentar dan blog yang bahas ikan akhirnya tau kalau nggak semua ikan bisa disatukan mba. Ada ikan yang harus sendiri biar lebih tenang hidupnya termasuk ikan Cupang πŸ˜‚ hehehe. Mong-ngomong Tamagochi sekarang hits lagi, mba ~ sempat mau beli tapi sudah tua, malu ugha kalau bawa Tamagochi ke mana-mana πŸ˜†

      Delete
    2. wakakakakaka serius hit lagi?
      Itu mainan saya dulu waktu kuliah, wakakakkaka.

      Nah masalah Leo itu bisa jadi ya?
      Mungkin dia mencari saya, tapi jarak rumah si pacar ama kosan saya dulu jauuuhhh banget, kayaknya dia malah tersesat hiks.

      Eh bentar ralat, namanya bukan Leo, astagaaahh kupikunnn..
      Namanya Tom.
      Saya ingat kasih nama Tom karena bulunya hitam pekat dan berkilat, awalnya mau saya panggil Hitam, atau Itam, jadinya Tom, hahaha.

      Leo itu nama boneka saya.
      Hadiah ultah satu-satunya yang pernah si pacar ngasih ke saya, kalau nggak salah dulu waktu ultah saya yang ke-20 hahahaha.

      Dan you know, boneka itu masih ada sampai sekarang, jadi teman tidur si kakak, hahahaha

      Delete
    3. Iya mbaaa, hits lagi, lumayan banyak yang main tapi anak-anak sih hahaha, anaknya salah satu mba saya kapan hari minta beli itu soalnya 🀣

      Untung dikasih nama Tom bukan Itam, lebih keren jadinya mba 😁 macam Tom yang ada di kartun ituuuu tuh Tom and Jerry hahaha. By the way itu boneka yang masih mba simpan berarti umurnya lebih tua dari kakak, sudah hampir dua puluh tahunan 😍 omaygad, dari mantan pacar alias ayahnya anak-anak, mba? So sweet masih disimpan πŸ˜†

      Delete
  19. Mbaaaa, jd postingan yg 3 sebelumnya itu memang ga dibuka komen yaaa. Aku sampe mikir apa sinyal internetku mati, jadi postingan mba Eno ga bisa lanjut kebawah kah...

    Tapi yasudahlaaah, setelah baca semua aku jd ngerti :D.

    Ya ampuuuun kasian si gong Yo... :( Ikut sedih mba. Aku tau banget kalo kehilangan binatang peliharaan itu gimana. Bagi yg bukan pecinta hewan, mungkin itu biasa aja, hanya binatang. Tp bagi yg mliara, hewan peliharaan udh kayak anak sendiri :(

    Aku memang ga pliara ikan. Aku LBH seneng hewan yg bisa dipeluk2 dan berbulu, kayak kucing. Tapi temenku banyak yg mliara ikan,dan aku jd tau pliara ikan itu ga semudah hanya beliin akuarium, cemplungin si ikan, kasih makan selesai.

    Printilan ya ternyata banyaaaak bgt yaaa. Temenku pliara ikan laut, itu aja airnya hrs air laut, blm lagi ada alat apalah itu di dalamnya yg berhubungan Ama oksigen, trus mau naro aksesoris tanaman juga ga sembarangan. Temenku kmrn nangis2 Krn ikannya mati. Ternyata di dlam aquarium dia masukin tanaman laut, yg ga bgus utk si ikan. Kalo dimakan bisa bikin ikannya mati. Dan dia ga tau .. sampe segitunya...

    Aku ngerasa pliara kucing LBH gampang wkwkwkwkwk

    Kucingku sbnrnya 1, itu jg ditaro dlm rumah mama yg Deket Ama rumah kita. Soalnya rumahku ga ada kebun, jd kami pikir kasian si Maxy kalo tinggal di sini, geraknya terbatas. Sementara di apartmen ga bisa mliara hewan. Makanya Maxy kami titipin di rumah mama yg ada penjaganya. Tp aku rutin ksana.

    Nah tapi supaya aku ttp bisa berhubungan Ama kucing, aku sengaja nyetok dry foods dan wet dioda utk makanan kucing2 liar yg mampir ke rumah mba. Aku taro depan lengkap Ama air dan kardus yg aku lapisin kain , kali aja ada kucing liar yg capek dan mau istirahat :D.

    Awalnya cm datang 1-2 ekor. Trus skr jd banyak dan sampe ada yg beranak hahahaha. Tp ya itu, mereka cm numpang makan :). Ama istirahat. Trus pergi lagi. Gitu aja aku udah seneng liat mereka DTG. Kayaknya nih kucing2 pada cerita ke yg lain kalo mau makan, mampir ke rumahku :p. Stok dry food bbrp bulan ini jd nambah, 6 kg per bulan :D. GPP lah, selagi aku bisa, ya aku selalu stok in. Ga pernah tega Ama kucing2 telantar gini. Itung2 ini juga ngajarin anak2ku utk slalu sayang Ama hewan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG ikan laut itu susah bangetttt mba rawatnya, mana harus pakai air laut pula. Nggak bisa deh saya, hahahaha ~ however saya bisa bayangkan sedihnya teman mba saat ikannya mati, especially kalau sudah dirawat lama. Sebab saya yang hanya beberapa waktu sama Gong Yo bisa sesedih itu sampai menangis lihatnya 🀧

      Nah kalau kucing, memang lucu bangetttt saya tuh awalnya mau kucing atau kelinci gitu mba, tapi lebih ke kucing sih cuma nggak dikasih ijin sama si kesayangan πŸ˜‘ tapi saya meski nggak pelihara kucing di dalam rumah tetap suka lihat kucing liar di luar rumah. Kadang saya kasih makan kalau lihat. Dan kucing itu bisa hapal lhooo sama orang yang kasih mereka makan. Keren banget yaaahhh 😍 saya yakin kucing-kucing yang mba Fanny kasih makan pun mengingat mba dan sayang sama mba πŸ™ˆ

      Delete
  20. Mba Eno.... sama banget sih koko juga pake air aqua buat ikan cupangnya. Cuma dia ga kasih nama ikan-ikannya. FYI sekarang uda lima ekor mbaaa. Padahal senin kemarin baru dua ekor πŸ™ˆ Aku tanya ke dia mau kasih nama ga ikan-ikannya. Singkat dia cuma jawab "nggak" hhaa. Tapi dia bercandain dengan bilang nama ikannya Waw, Widiw, Ice Blue, Abstract, Tepu. Aku cuma bisa ketawa dan geleng-geleng aja hhhaa.. Semoga In Seong bisa sehat-sehat dan makan cukup yaaa mba.

    Ini juga kali pertama untuk kami berdua melihara hewan. Kalau dulu sebelum married, memang papa aku suka melihara hewan. Cuma kalau sama suami ya baru kali ini ngerasain punya hewan peliharaan. AKU sih belom pernah urusin seperti ganti air dan kasih makan. Biar dia saja laah yang urus hhhaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaauw bertambah banyak ikannya mba, itu hidup dalam satu aquarium semua atau dipisah? 😍 cakep yaaah ikan Cupang warnanya πŸ˜†

      By the way namanya itu inspirasi darimana coba, masa ada Tepu segala 🀣 kalau abstract keren tuuuh, yang Ice Blue keren ugha mba 😁 hehehehe. Amiiiin semoga ikan-ikan mba Devina dan koko sehat semua, bisa hidup dalam kurun waktu lama dan bahagia πŸ’•

      Ohya, saya kasih makan setiap hari gantian sama si kesayangan. Namun untuk ganti air masih dilakukan mba di rumah sebab saya takut In Seong mati kalau saya yang ganti airnya hahahaha 🀣

      Delete
  21. Dulu waktu saya kecil pernah ada satu atau dua ikan cupang di rumah, Mbak. Sampai besar ikan-ikan itu. Cuma, dulu saya anggap ikan cupang itu sama kayak ayam jago, karena buat diadu. Ya, penampilannya lumayan sangar, punya baret-baret jejak berkelahi. :D

    Mulai semingguan yang lalu ada kawan saya yang lagi senang cerita soal bisnis cupang. Di lagi budidaya lele, rencana mau sekalian pelihara cupang buat memanfaatkan kutu air di kolam lelenya. Katanya, sekarang orang banyak jualan cupang di FB. Bisa laku mahal kalau ikannya menarik. Sampai diekspor segala katanya. :D

    Turut berduka cita atas kepergian Gong Yo, Mbak Eno. Semoga In Seong berumur panjang. Hehehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu kalau diadu sampai mati nggak mas lawannya πŸ™ˆ serem yaaah, saya tau sih ikan Cupang memang untuk aduan dari kecil sering lihat teman adu ikan hahahaha. Tapi sekarang setelah pelihara sendiri jadi sedih kalau bayangkan ikan saya beradu sama ikan lainnya πŸ™„

      Eh iyaaa betul harga ikan Cupang sekarang mahal bangettt, dulu jaman sekolah kayaknya cuma berapa ribu gitu harganya. Namun nowadays bisa sampai dua ratus ribuan lho, mas πŸ™ˆ di Korea pun lumayan banyak penggila ikan Cupang, mereka import entah dari mana, jangan-jangan dari Indonesia hahahahaha.

      Terima kasih mas Morishige atas doanya 😍

      Delete