Make a Book | CREAMENO

Pages

Make a Book

Seperti yang sudah teman-teman tau, gue memproduksi buku berjudul THOUGHTS yang berisi hasil karya teman-teman bloggers, dan buku tersebut minggu depan sudah siap kirim ke rumah teman-teman 😍 berhubung gue dapat pertanyaan dari beberapa teman mengenai bagaimana produksinya, berapa biaya yang dikeluarkan dan publisher mana yang gue gunakan, maka pada post kali ini, gue akan bahas proses yang gue lewati ketika membukukan karya 😁 

Design Cover

Hal pertama yang gue proses saat gue memutuskan buat buku adalah memikirkan soal design cover-nya 🙈 berhubung kemampuan gambar gue dibawah rata-rata, jadi gue menggunakan jasa designer langganan yang sudah kerja lama sama gue, dan biaya yang gue keluarkan untuk design cover adalah IDR 500.000 -- harga ini berbeda-beda tergantung designer yang teman-teman gunakan. Gue pribadi dikasih harga segitu karena designer gue bilang gambarnya nggak susah 😂 ps: kalau ingin pakai jasa designer, makesure untuk nggak tawar harga 😉

Editing

Berhubung semua tulisan yang masuk akan jadi buku, gue harus editing ulang tulisan yang ada agar fit size buku yang gue gunakan. Gue memilih size 13x19 cm dengan font 12 dan setelah melewati proses editing selama seminggu, gue berhasil mengumpulkan tulisan teman-teman ke dalam 170 halaman buku THOUGHTS yang siap naik cetak 😆 pada proses editing ini, beberapa perubahan terjadi, dari mulai kata panggil orang pertama yang gue ganti jadi 'saya' dan tentunya susunan kalimat agar terlihat rapi dan nggak renggang ~ Selain itu, penggunaan kata 'tidak' gue ganti jadi 'nggak' karena mayoritas penulis menggunakan kata 'nggak' pada tulisannya 😁

Jujur, proses editing merupakan proses yang paling banyak menghabiskan waktu dan tenaga karena gue butuh konsentrasi total saat melakukannya. That's why gue dibantu oleh rekan yang bertugas sebagai editor dan proofreader sebelum draft gue kirim ke publisher untuk dicetak. Apabila teman-teman ingin menggunakan editor dan proofreader, harga mereka akan berbeda mengikuti ratecard orangnya. Gue bayar IDR 500.000 sesuai harga yang diminta 😉

Publisher

Setelah design cover dan draft selesai, teman-teman bisa cari publisher indie yang sekarang ada banyak di mana-mana 😍 gue memilih publisher NULIS BUKU yang sudah terkenal dari lama sebagai publisher indie di Indonesia. Di Nulis Buku, teman-teman bisa jual buku teman-teman juga, namun berhubung gue hanya ingin produksi tanpa dijual, jadi gue menghubungi team mereka melalui email untuk prosesnya ðŸ˜ yep, semisal hanya ingin produksi tanpa dijual melalui halaman website mereka, teman-teman perlu kontak personal ke email mereka.

Nanti mereka akan bantu hitungkan berapa biaya produksi yang dibutuhkan sesuai jumlah buku yang diinginkan. Gue produksi 25 pcs buku black and white dengan kertas novel, dan untuk satu buku dikenai biaya IDR 61.000. Jadi untuk 25 pcs buku, gue membayar IDR 1.525.000 -- apabila teman-teman mau lebih murah, bisa pilih kertas HVS biasa 😉👌 gue pilih kertas novel karena materialnya lebih bagus, meski harga lebih mahal ~ selain biaya produksi, gue juga bayar biaya pengiriman. Karena gue request bukunya langsung dikirim ke teman-teman agar nggak dua kali kerja, alhasil gue hanya perlu beri alamat teman-teman ke mereka. Total biaya pengirimannya (regular dikirim dari Surabaya) IDR 553.000 untuk 25 pcs buku yang gue pesan.

Letter Card

Karena buku dikirim langsung ke teman-teman, gue merasa perlu selipkan letter card sebagai greeting pada teman-teman berisi doa dan harapan gue agar teman-teman semangat berkarya. Enaknya dari Nulis Buku, kita bisa request Letter Card dan mereka akan produksi berdasarkan request kita 😆 Gue request letter card dengan kertas A6 menggunakan art-paper sebanyak 25 lembar, dan harga yang diberikan cukup murah yaitu IDR 35.000 saja 😍

🐰🐰🐰

Total biaya yang gue bayar untuk 25 pcs buku around IDR 3.113.000 sudah termasuk ongkos kirim ke rumah teman-teman. Kalau dilihat-lihat, ternyata nggak banyak proses gue lewati ketika produksi buku, jadi teman-teman yang berniat membukukan karya, bisa mulai kumpulkan hasil karya teman-teman. Di Nulis Buku, kita bisa produksi mulai 1 pcs dengan harga terjangkau dan tentunya jadi kenangan indah untuk kita 😆 Eniho, tulisan ini gue buat berdasarkan pengalaman pribadi gue saat memproduksi buku THOUGHTS dan nggak dibayar oleh pihak Nulis Buku alias semua biaya ke luar dari dompet personal 😉 semoga informasinya bermanfaat ~
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no English translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------

78 comments:

  1. Biayanya lebih dari 3 juta ya mbak, lumayan banyak juga ya padahal mencetak buku sekitar 25 pcs. Berarti harga satu bukunya lebih dari seratus ribu ya. Sayangnya aku ngga ikut kemarin karena ngga pede.😂

    Selamat ya buat kawan kawan yang nantinya dapat bukunya.😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya satu buku jatuhnya jadi 124.500 mas Agus. Tapi kalau mau produksi sendiri, design cover sendiri, editing sendiri, then akan lebih murah. Mungkin hanya 75.000 sama ongkirnya untuk buku 170 halaman 😄 hehehe. Iya niiih mas Agus kenapa nggak pede teruuuus, sedih saya. Padahal karya mas Agus bagus-bagus lhooo 😍

      Terima kasih ucapannya, mas 😁

      Delete
  2. Wah, ini jadi antologi buku pertama yang tulisan saya ada didalamnya. Ngga sabar pengen baca tulisan sendiri dalam buku fisik, ngga sabar pengen baca cerita teman-teman yang lain.

    Eksekusi dan langkah yang keren kak Eno. Salute

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cieeee cuit cuiiit hahahaha. Semoga akan ada buku ke dua, ke tiga, ke empat dan seterusnya ya, mas 😄 siapa tau nanti mas Rahul bisa seterkenal penulis yang menjadi inspirasi mas saat pertama kali menulis blog, kan 😍

      Eniwei, terima kasih apresiasinya 😆

      Delete
  3. Mba Enooooo nggak tahu lagi deh komen apaan, yang pasti kereeen mba ❤❤, even aku nggak ikutan, merasa terharu juga sama perjuangan dan semangat mba dalam mengapresiasi tulisan teman-teman bloggers. Semoga semua kebaikan dan ketulusannya balik lagi ke mba ❤😇

    Semangat terooos mba, fix aku terharu ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Sovia sayang 😆 semoga next time kalau ada Paid Guest Post lagi bisa ikutan, ya *berharap ceritanyah* hahahaha 😂

      Saya tentu semangat mengerjakannya, karena karya yang dikirimkan bagus-bagus semua, mba 😍 semoga hadiah kecil dari saya bisa membuat teman-teman penulis ikut semangat dan bisa terus menghasilkan karya 😆💕

      Well, terima kasih dukungannya, mba 🥳

      Delete
  4. Kak Eno, terima kasih banyak udah berbagi kebaikan dan informasi juga untuk teman-teman semua 🥰. Semoga kak Eno makin cantik 😘.

    Melalui post ini, aku jadi kebayang proses menerbitkan buku itu butuh perjuangannya seperti apa dan berapa biaya yang harus dikeluarkan dan tidak murah 😂. Aku akan semakin menghargai sebuah buku nih setelah baca tulisan kak Eno ini 😊.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama sayang, terima kasih sudah baca 😁 semoga Lia semakin cantik karena rajin baca 😍

      Iya Lia, produksi buku itu nggak murah. Kalaupun produksi dalam jumlah ribuan, paling hanya turun berapa ribu rupiah saja. Jadi kebayangkan untuk buku dengan harga sekian, maka biaya produksi sekian, sisanya untuk royalti dan pajak. That's why royalti penulis kecil belum lagi dipotong pajak yang besar. Jadi sebisa mungkin kita perlu menghargai karya penulis yang ada 😍

      Delete
    2. Ternyata memang cost terbesar di produksi fisik ya kak ��
      Iyaaa, aku sebisa mungkin menghargai karya penulis-penulis, salah satunya dengan tidak membeli buku bajakan dan free pdf gitu. Aku udah say no dengan hal tsb setelah tahu royalti penulis kecil dan kadang dibayarkan setelah beberapa bulan sekali huhuhu sedih dengarnya :(

      Delete
    3. Betuuul, cost paling besar diproduksi ~ apalagi kalau penerbit mayor, otomatis ada gaji pegawai, operasional dan lainnya 😁

      Cara Lia sudah paling baik, memang kita seharusnya jangan beli buku bajakan dan free PDF. Kalaupun dulu pernah melakukannya karena nggak tau, sekarang sebisa mungkin berubah. Untungnya sudah ada banyak toko buku atau perpus digital yang memudahkan kita untuk dapat membaca buku dengan lebih mudah dan biaya murah 😆 semoga dengan begitu, nggak ada lagi yang berminat cari bajakannya 💕 agar para penulis tetap semangat berkarya karena pemasukan yang didapat setimpal ~

      Delete
  5. Amazing banget! saya ketinggalan banyak sekali stories akhir2 ini, and i'm really fascinated by the changes and influence mba meno has made. Berarti project pertama ini sukses hingga finish ya mba. Gerak cepat banget mba Eno. Salut.

    Selamat untuk teman2 yg sudah dibukukan dan yg dapat kiriman :D Huhu ngga mau bohong pdhal saya juga ingin sekali baca :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lagi sibuk banget kan mas Rifan katanya, that's why banyak ketinggalan 🤣 hehehehe. Tapi saya senang, meski sibuk, mas Rifan tetap menyempatkan mampir ke blog saya 😍 eniwei, project pertama sukses dan sudah selesai, mas. Tinggal kirim minggu depan. Semoga sampai tujuan ke rumah teman-teman dengan selamat 😆

      Kalau mau baca, nanti ikut giveaway hadiah buku THOUGHTS ya, mas 😜 hahahaha. Coming soon!

      Delete
  6. Iyah saya tau banget publisher Nulis Buku Mba dan emang banyak yang join dengan Publisher satu ini soal penerbitan buku Indi Mba. 😂

    Pasti melelahkan proses editingnya Ya Mba *puk puk 🙂. Makasih untuk semuanya ya Mbaaaaaa 🥰

    Dan sayapun penasaran pengen liat Letter Cardnya 😁

    Walo sebenernya saya gak pede dengan tulisan saya di Buku Thought ini, setidaknya kalo tulisan saya ikut dimasukkan dalam buku, saya akhirnya bisa baca tulisan temen-temen lain juga😁. Buku Limited Edition uy, keren! Mana bisa sesama kontributor saling pinjem, rumahnya pan jauh-jauh bangeet, gak bisa cuma disamperin pake sepeda doang. 😂

    Dan karena kebetulan, saya belum pernah denger ada kegiatan pinjam meminjam buku secara online, yak hihihi..



    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya saya nggak begitu lelah karena ada yang bantu mba 😂 tapi kalau garap semua sendiri memang akan melelahkan. Melalui proses produksi ini saya jadi belajar kalau membuat buku itu nggak mudah 🙈

      Untuk letter card-nya biasa saja. Hanya berisi greeting dari saya 😂 habis kalau nggak pakai letter card rasanya kurang sopan main kirim buku nggak ada surat dari pengirimnya hahahaha. Eniho, karya mba Rini bagus koook, jangan merasa nggak pede mba 😍 semoga setelah bukunya datang, mba Rini bisa semakin pede berkarya dan ikut lagi untuk Paid Guest Post ke dua 😆

      Ps: iyes teman-teman bloggers yang ikutan Paid Guest Post pertama ternyata dari Barat ke Timur Indonesia ada semua 😆 salut saya 💕

      Delete
  7. Saya udah tahu nulisbuku dari 2014, tapi enggak tahu kenapa masih belum pengin coba mencetaknya sendiri hingga hari ini. Selain biaya produksi yang lumayan mahal, ada rasa cemas aja gitu menerbitkan buku secara cetak yang digarap secara mandiri. Editornya masih diri sendiri. Biarpun saya punya standar yang tinggi, kayak masih belum puas gitu. Mungkin perasaan semacam ini akan berbeda sekiranya tulisan saya diakui oleh pihak penerbit atau memenangkan sayembara. Karena setiap kali mencetak buku kan artinya mengorbankan pohon yang telah ditebang. Saya masih takut jika buku yang saya tulis masih berisi omong kosong. Haha. Pikiran saya ada-ada aja.

    Tapi saya akui, niatmu membuat buku itu buat dibagikan ke teman-teman sungguh keren. Selamat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buku yang saya produksi untuk dibagikan ke teman-teman ini adalah buku berisi tulisan teman-teman tersebut yang disubmit pada event Paid Guest Post saya beberapa waktu lalu, mas 😆 jadi bukan buku berisi karya saya hehehehe. Saya produksi buku ini sebagai apresiasi pada karya teman-teman yang sudah luangkan waktunya untuk join program saya 😬 memang betul, dalam proses produksi karya mandiri akan melibatkan banyak pohon yang ditebang. Semoga bukunya menjadi manfaat bagi para penulisnya agar pohon yang ditebang nggak jadi sia-sia 😍

      By the way, keep going mas Yoga, one day doa dan harapan saya semoga ada penerbit yang berminat meminang karya mas 💕 semangat!

      Delete
  8. Selamat buat proyek buku pertamanya yang sukses ya Eno..

    Keep on inspiring yah...

    Senang melihat semua orang bersemangat :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas yang selalu jadi cheerleader untuk blog saya 🥳

      Delete
  9. Waah karena belum lama main-main ke blognya Mba Eno, aku jadi baru tau tentang buku Thought ini deh...

    Mba Enoo aku suka banget sama tulisan iniii menjabarkan biaya cetak buku, mulai dari design cover, proofreading, percetakan, bahkan sampai greeting card juga 💕

    Aku penasaran sama isi buku Thought ini.. Mungkin nanti teman-teman yang tulisannya ada di buku bisa sharing yaa isinya apa aja 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isi bukunya adalah buah pemikiran dari teman-teman yang menuliskan mba. Jadi beberapa waktu lalu saya buat program Paid Guest Post bertema THOUGHTS. Teman-teman boleh kirim tulisan ke email saya berisi pemikiran mereka akan hidup dan sebagainya. Lalu hasil kiriman teman-teman tersebut saya bukukan. While pemenang utamanya saya beri hadiah uang dan tulisannya saya pasang di blog saya. Mungkin mba Eya mau baca, judulnya The Architect karya mba Eka. Bisa dicari di Archive 2020 ya, mba 😍

      Karya teman-teman bagus semua. Pada saat itu saya sampai galau mau pilih yang mana. Dan dari tulisan teman-teman, saya jadi belajar mengenai buah pemikiran manusia yang membuat saya sadar kalau pengalaman masing-masing dari kita adalah berharga 😆 semoga nanti kalau saya buka Paid Guest Post ke dua mba Eya bisa ikutan 🙈

      Delete
  10. Wah... makasih banget buat totalitasnya, mba... 🙇‍♀️

    Ternyata bikin buku itu panjang, ribet, dan mahal juga ya prosesnya. Jadi sedih sekarang buku fisik makin jarang dilirik 😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, mba Hicha 😍 terima kasih juga sudah submit karya mba ~ senang bisa belajar dari tulisan mba 💕

      Betul sekali, mengenai produksi buku yang nggak mudah dan nggak murah. Tambah sedih karena itu artinya para penulis nggak mendapatkan banyak pemasukan kecuali bukunya terjual hingga jutaan eksemplar. Semoga dengan mengetahui prosesnya, kita bisa belajar untuk lebih menghargai buku-buku yang ada di luaran 😍

      Delete
  11. Selamat buat semua . Pasti keren banget karyanya..

    Selamat juga buat mbak Eno pengalaman jadi editor dan publisher (secara tidak langsung). Eh atau jangan2 sebetulnya sdh pernah punya pengalaman kerja jadi editor ya. ^^;

    Senang melihat prosesnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Phebie ucapannya 😍

      Wahahaha saya nggak punya pengalaman kerja jadi editor mba 😂 tapi ternyata jadi editor meski pusing tetap menyenangkan. Saat saya melalui proses editing kemarin, saya bisa sambil membayangkan bagaimana perasaan teman-teman yang nantinya akan menerima buku berisi karya mereka 🙈 entah kenapa hati jadi berbunga-bunga hehehe.

      Delete
  12. Congratsss Mba Eno untuk project pertamanya 🎉 semoga nanti bukunya bisa menjadi inspirasi untuk yang menerima ya!

    Jadi ingat waktu dulu pernah nerbitin buku dengan Nulis Buku 🙈 mereka helpful dan termasuk responsif yaa. Tapi aku baru tau ternyata bisa produksi sendiri tanpa dijual di situs mereka ya? Terus bisa request letter card juga, nice sekali ☺️

    Dan setuju sekaliii, proses yang paling menguras waktu adalah editing. Jadi paham jobdesc seorang editor itu benar-benar nggak mudah, apalagi mereka harus menyunting ratusan naskah setiap hari 😨

    Anyway, semoga proses pengiriman bukunya lancar yaa, Mba Eno! ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin terima kasih, mba Jane 😍

      Waaah mba Jane pernah rilis buku di sana? Masih dijual~kah? 😆 iya mba kalau mau produksi tanpa dijual bisa order langsung by email ke mereka. Sepertinya harga akan berbeda karena nggak ada sistem royalti di dalamnya. Setuju perihal mereka helpful dan sangat responsif, karena selalu membalas dengan cepat email dari saya. Setiap pertanyaan pun dijawab dengan baik, totally recommended 😆

      Nah iya mba, editing itu susah. Harus perhatikan kata demi kata satu persatu sampai kelar ~ salut sama para editor di luar sana yang bisa menyunting ratusan naskah. Saya baru urus editing satu draft buku saja langsung merasa ingin tidur sehari semalam karena kepala terasa panas 😂 Siap, mba! 😆

      Delete
    2. Sepertinya nggak ada, Mbaa, udah lama bangettt 😝 waktu itu iseng aja pengen tau rasanya punya buku fisik, dibagikan untuk circle terdekat aja hihi

      Delete
    3. Wah sayang syekaliiii pembaca bucin kuciwaaa 😂 tapi nggak apa-apa, yang penting bisa menikmati tulisan mba Jane di blog mba 😍

      Delete
  13. Mbaa Enoooooo.. #histeris 😁

    Mba Eno, makasi banyaak yaa udah merealisasikan proyek buku ini. Ga ngerti lagi deh baiknya 😍😍 Semoga dibalas dg kebaikan lain berlipat2 ganda oleh Yang Kuasa.

    Ternyata lumayaan ya Mba alurnya. Mulai dr cover, editing n cetak. Insya Allah terbayar saat melihat karya di tangan, apalagi dg kebahagiaan teman2 yg menerima bukunya. Gaa sabaaarr 😆😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaaa mba Thessaaa *ikutan histeris* 😂

      Sama-sama mba. Semoga suka sama bukunya dan bisa belajar dari isi cerita yang dibagikan teman-teman lainnya 😍 hihihi. Sama dong mbaa, saya pun nggak sabar mau tau sebahagia apa rasanya mba Thessa dan teman-teman ketika menerima bukunya 🙈 hope you guys enjoy it as much as I do, mba 😍 laaavvv ~

      Delete
    2. Astagaaaahh kok ya saya ikutan lompat-lompat ya













      *lalu ingat umur, boyokan hahahahahaha

      Delete
    3. 🤣🤣🤣

      Delete
  14. Selamat mbak eno. Aku ikut seneng mendengar berita ini. Seneng banyak blogger terus bersemangat untuk berkarya :)

    Aku sudah pernah bikin buku, yaitu skripsi. Kalau buku nikah belum..Hahahaha

    Secara tahapan proses ga terlalu lama. Tapi secara teknis menghabiskan banyak waktu, terutama di bagian editing. Tapi ga melelahkan. Khan mbak eno suka dengan project ini :D

    Sepertinya menyenangkan kalau bikin buku sendiri yang berasal dari blog. Khan lumayan banyak artikel di blog. Tinggal dipoles lagi. Mungkin cuma diproduksi beberapa aja. Ga diproduksi massal atau dijual. Cuma untuk koleksi dan mungkin hadiah bagi orang terdekat...hehehe

    Aku thu kalau beli buku online suka baca lettering card-nya. Selalu penasaran kira-kira bakal dapat tulisan apa dalam lettering card tersebut. Kadang menyebutkan namaku (sebagai pembeli). Rasanya itu sangat spesial dan bentuk penghormatan bagi pembeli...hehehe


    Makasih untuk cerita dan inspirasinya mbak eno :D
    Semangaat mbak eno :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga senang nowadays mas Rivai mulai rajin update lagiiiih setelah sekian purnama 😍 eniho itu kenapa buku nikah dibawa-bawa? Hahahaha. Semoga soon mas Rivai bisa punya buku nikah sesuai harapan dengan rencana 😆

      Iyes mas, secara waktu hanya butuh sebulan dari mulai cover, editing, sampai naik cetak dan selesai dicetak ~ tapi memang secara tenaga cukup menguras. Untungnya saya suka jadi fun dalam melakukannya. Saya anggap sebagai proyek pengalaman 😆 agar tau ternyata nggak mudah dan butuh proses dalam pembuatan buku yang kita pegang. Meski mungkin kalau di publisher profesional, prosesnya akan lebih panjang 😂

      Coba dong dibuat buku blognya mas Rivai, kan ada banyak cerita perjalanan. Biar bisa disimpan untuk nantinya diwariskan ke anak-anak 😍 saya pribadi berencana membukukan beberapa tulisan untuk saya simpan di rumah hehehe. Biar ada kenang-kenangan 🤣

      Sama mas, saya suka dapat letter card tapi karena sekarang lebih sering beli e-book dan jarang ikutan PO buku jadi sudah nggak pernah dapat 😂 mungkin nanti kalau mas Rivai menerbitkan buku, saya akan request letter card khusus untuk disimpan 😝 hehehehehe. Semangat untuk mas, dan semua! Terima kasih dukungannya 😍

      Delete
    2. yaa karena buku nikah bisa dimiliki oleh setiap orang mbak eno..wkwkwkk
      Iyaa, mulai ada punya stok tulisan di bagian draft..rasanya sungguh menyenangkan...hhahahhaa :D

      Ah uyaa juga, banyak cerita di blog yang bisa dijadikan buku. Ntar didata dulu mana kiranya yang bisa dijadiin buku.
      kalau mbak eno mau cetak buku dari tulisannya, aku juga bersedia untuk mengoleksinya lho mbak...hahhahaa :D

      Aku ga pernah beli ebook mbak. mata sering ga kuat kalau liat layar hp lama-lama..
      siaap mbak, nanti kalau emang mau cetak buku, bakal saya kirimkan...hhehhehe :D

      Delete
    3. Nggak sabar baca kelanjutan cerita Sinabang hahaha, mau tau rasanya naik kapal 15 jam bagaimana, terus di kapal melakukan apa saja. Dari dulu hal yang paling saya takutkan adalah naik kapal apalagi sampai berjam-jam. Jadi suka penasaran kalau di kapal apa kegiatannya 😍

      Ahemmm saya cuma cetak satu mas buat ditaruh di rumah 😂 level pede saya belum setinggi itu untuk cetak tulisan saya dalam jumlah banyak. Malu nanti sama rumput yang bergoyang hahaha. Jadi saya bagian menunggu tulisan mas Rivai dibukukan dan saya akan membelinya 🙈

      Delete
  15. Wah ada apa ini? Jiwa editor saya meronta-ronta baca-baca komen di atas. Hahaha .... BTW selamat ya MBak telah sukses dengan proyek bukunya. Semoga lanjut teruus. Salam literasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentar yang mana, mba? Hehehe. Terima kasih banyak ucapannya mba. Semoga buku karya teman-teman yang menuliskan bisa menjadi penyemangat teman-teman untuk berkarya 😆

      Delete
  16. lama ndak berkunjung, blognya udah ganti desain! mantap! konon blogger sudah terbiasa dengan menulis, menyunting, memotret, dan mendesain, jadi untuk membuat buku, rasanya juga lebih mudah.. bedanya cuma ada biaya yang dikeluarkan saja.. sukses terus, mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, jadi cute, kan? 🤣

      Ah I see, pantas kebanyakan bloggers yang saya lihat pasti punya sampingan memotret dan design, karena memang sudah satu paket, ya 😍 saya pun merasa lebih mudah padahal awalnya nggak ada bayangan sama sekali produksi buku akan seperti apa 🙈 terima kasih mas Zam!

      Delete
  17. Wah keren banget nih, Mbak!
    Kalau boleh tahu, tulisan yang bagaimana sih mbak yang masuk kriteria masuk buku ini? Jenis ceritanya bagaimana? Fiksi? atau curhatan ? hehe
    Ingin rasanya belajar menulis yang layak dibukukan seperti ini.

    Oke banget ini, keren! keren mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mas Ardhitya 😆

      Terima kasih apresiasinya ~ buku yang saya produksi maksudnya, mas? Kalau yang saya produksi ini buku berisi tulisan teman-teman yang di-submit pada program Paid Guest Post beberapa minggu silam. Nggak ada kriteria khusus, jadi siapapun yang submit pada waktu itu saya olah tulisannya kemudian saya jadikan buku untuk saya berikan sebagai hadiah kepada para peserta 😁 temanya berupa THOUGHTS, jadi lebih mirip curhatan hehehehehe.

      Tulisan mas bagus-bagus kok, mas bisa bukukan karya mas secara indie, atau semisal mau ikut program saya mungkin nanti bisa ikut pada program Paid Guest Post ke dua di waktu mendatang 😍

      Delete
  18. kak Eno!!!!
    Terharu banget sama project ini!!! 😭😭😭 Sungguh berdedikasi tinggi kak Eno!!! Aku jadi ga sabar nerima bukunya dan baca semua tulisan teman-teman hehee

    Proses editing memang sungguh menguras tenaga ya kak Eno... Harus betul-betul fokus dan konsentrasi penuh!

    BTW template blog barunyaaa jadi lebih banyak nampilin pos di home nya yaa... makin cepet akses ke blog kak Eno... (ketauan aku uda lama ga mampir jadi baru sadar kak Eno ganti template) >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Frisca, how are you? 😁

      Harap bersabar, mungkin minggu ini bukunya akan dikirimkan 😍 semoga sampai dengan selamat di kediaman mba Frisca 😆 hehehe. Iya mba proses editing memang menguras pikiran dan tenaga, however it was fun! 🙈 jadi nggak berasa tau-tau kelar 😂

      Iyap mba, saya melakukan perombakan pada template agar teman-teman bisa lebih leluasa membaca tulisan-tulisan saya 😍

      Delete
    2. I'm ok kak Eno. Thank you Hehe 😁😁

      Iyaaap aku sabar menunggu di siniii ehehehe

      Delete
    3. 😍😍😍

      Delete
    4. Kak Eno bukunya sudah sampai kemareeeen! Yeay makasih kak Eno hehehe

      Delete
    5. Waaaah finally, selamat membaca, mba 😍

      Delete
    6. iyaaah 😍😍😍

      Delete
    7. 😆💕

      Delete
  19. jaman sekarang memang agak lebih mudah kalau mau bikin buku karena udah ada publisher indie. saya juga punya mimpi bikin buku. mungkin nantii.....

    btw, congratulation mba atas karya nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree, mba 😆 semoga one day mba bisa buat buku hasil karya mba, ya 😍 terima kasih banyak untuk ucapannya, saya hanya bagian mengolah karya teman-teman bloggers lainnya 😆💕

      Delete
  20. Makasih banyak mbak Eno. Saya seneng dan terharu banget. Mbak eno udah mewejudkan keinginan saya untuk punya buku😁 buku ini akan jadi kenangan yang uwah banget dalam hidup saya. Jadi nggak sabar banget rasanya.
    Dan tiba-tiba saya memikirkan sebuah rencana tentang NULIS BUKU.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo nulis, saya PO deh :D
      Paling senang dan lucu aja gitu kalau baca tulisan blogger di buku, sama kayak buku antologi pertama saya dulu, ngakak aja gitu baca tulisan yang biasanya di blog jadi di bukukan :D

      Delete
    2. Mba Astria sama-sama 😄 senang rasanya kalau mba merasa suka ~ semoga bukunya bisa bermanfaat dan menjadi penyemangat mba dalam berkarya. Dan semoga one day mba terbitkan buku di Nulis Buku atau penerbit major lainnya 😍 힘내라!

      Delete
    3. Saya ikutan PO sama mba Rey kalau mba Astria mau membukukan karyanya 😆💕

      Delete
  21. dulu sempet kepikiran buat nerbitin indie mbak. Karena kehadiran penerbit seperti nulis buku dan kawan-kawannya ini bener bener membuat impian banyak penulis untuk punya buku sendiri jadi terwujud
    minimal bisa dicetak, dipajang dirumah, sepertinya udah bisa bikin bahagia dan semangat buat nulis lagi dan syukur syukur bisa diproduksi oleh mayor label
    aku nggak sabar buat baca review temen temen nanti pas terima bukunya, uhuyyyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Ainun ayo buat buku indie, memang kehadiran penerbit indie ini cukup mempermudah siapapun yang ingin membukukan karyanya terlepas ada yang membeli atau nggak 😍 dan setuju, minimal bisa ditaruh di rumah, sebagai kenang-kenangan 🙈

      Doakan semoga teman-teman suka, mba 😆

      Delete
  22. Waahhh nggak sabar Eno! sungguh luar biasa, nggak ada satupun hal dari Eno itu yang dilakukan dengan biasa-biasa, semua luar biasa :D

    Tengkiu ya Eno udah menyemangati kami semua dengan berbagai project-project Eno yang anti mainstream, rasanya belum pernah atau setidaknya saya belum pernah tahu ada yang seperti Eno selama ini.
    Eno itu udah bikin semangat semua blogger kembali membara, dan menciptakan circle blogger yang positif dan saling mendukung :D

    Dan tengkiu juga dengan reviewnya, saya sering banget liat teman facebook tuh jualan buku tulisannya sendiri, dia cetak di penerbit gini.

    Jual di facebook berbekal brandingnya, kayaknya bagus juga nih kalau saya mulai meluangkan waktu untuk menulis buku.

    Dulu saya cita-citanya bikin novel dong, biar kata imajinasinya nggak seluas penulis beneran hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Rey, dalam waktu dekat siap kirim 😍

      Sama-sama mbaaa, saya senang kalau teman-teman jadi semangat berkarya apalagi berbagi pengalaman serta ilmu yang dipunya. Dengan begitu kita bisa belajar darinya 😆 plus bahagia juga karena circle pertemanan yang ada sangat positif dan saling dukung satu sama lainnya 💕 semoga bisa bertahan dalam waktu yang lama 😁

      Ayo mba Rey mungkin bisa coba produksi buku sendiri dari tulisan-tulisan terpilih di blog mba Rey yang jumlahnya sudah ratusan atau ribuan 😍 saya siap membeli, hihihi. Semangat ya, mbaaa 😆

      Delete
  23. wah totalitas tinggi mba eno dalam mengapresiasi peserta paid postnya 🥰😍

    tentunya hal ini bisa memberi semangat kepada yang dah ikutan ya mba, ga nyangka bakal dikerjakan sedemikian detail dan produksinya ga main main untuk 25 teman yang beruntung hihi..

    selamat sekali lagi buat mba eno dan teman teman semuanya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karyanya bagus-bagus mba, sayang kalau nggak dibukukan 🙈

      Semoga teman-teman yang sudah submit karya bisa semakin semangat dalam berkarya ~ dan nggak berhenti menulis entah sampai kapan 😆 terima kasih banyak mba Nita ucapannya. Lavv 😍💕

      Delete
  24. Kalo ingin mencetak buku begini, utk percetakannya aku bisa pake perusahaan percetakan papaku. Tp aku ttp hrs cari designer cover nya dan editor hahahah. Tp memang design cover sekitaran itu sih. Dulu aku pernah minta dibikinin cover design dengan 4 motif, untuk kaos seragam keluarga, dari salah satu blogger yg aku tau single parents. Dia juga minta hrg 500 RB per motif design. Itu THN 2016 pula. Mungkin skr udh naik :D. Yo wis aku sanggupin dan memang bagus sih covernya. Aku ga pernah tega kalo nawar utk hal design2. Krn aku tau itu susah dan ga semua org bisa :). Kalo bisa, aku udh bikin sendiri soalnya hahahah.

    Semoga ini bisa jd gambaran kalo ada temen2 yg mau nerbitin buku secara indie, kisaran biayanya berapa yaa :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Papa mba Fanny punya percetakan? Seru donggg bisa cetak sendiri jadi nggak pusing lagiiii hihihi ~ ayo mba bukukan cerita travelling-nya, saya mau beliiii 😆

      Yes, kemarin waktu saya minta design cover buku, designer saya kasih harga segitu yang menurut saya affordable especially karena hasilnya bagus dan saya suka 😍 memang kalau sudah soal harga jasa sebaiknya jangan ditawar ya, mba. Karena harga tersebut pastinya sudah melewati banyak pertimbangan yang matang 😆💕 and yes, semoga siapapun yang ingin terbitkan buku bisa punya gambaran. Kalau jago editing tulisan dan buat cover design cencunya akan jauuuuh lebih murah 😬

      Delete
  25. Udah lama gak berkunjung ke blognya kak eno, eh gak taunya udah ada hal keren baru lagi..asik banget kak, ini blogger siapa aja yang berpartisipasi dalam bukunya ><

    Sukses dan lancar terus ya kak buat launching buku nya, Reka mendukungmu!! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Reka, how are you? Terima kasih sudah berkunjung kembali, mba 😄

      Ada 27 bloggers yang ikut program paid guest post saya, namun hanya 23 yang bersedia dibukukan 😆 hehe. Ke-23 bloggers tersebut beberapa mungkin mba Reka kenal ~ 😍 ada mba Rey, mba Eka (pemenang utama), mba Hicha, dan masih banyak teman-teman lainnya. Hehehe. Terima kasih doanya, mba 😄💕

      Delete
  26. penasaran bgt sama buku Thoughts ini, sayangnya diproduksi terbatas. Siapa tau besok2 mbak Eno kepikiran untuk menjualnya juga,, saya ikut PO haha..

    Publisher Nulis Buku ini udah beberapa kali denger sih, tapi baru sekarang tau rincian2 biaya untuk memproduksi bukunya, ternyata ngga ribet yaa.. dan itu kalau produksinya banyak pasti bisa lebih murah perbukunya yaa soalnya untuk beberapa biaya udah fix seperti desain cover, editor dan proofreader..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum kepikiran untuk jual mas, soalnya bingung urus royalti ke penulisnya bagaimana 🤣 hehehe.

      Iyap nggak ribet dan mudah prosesnya ~ kalau pesan banyak kemungkinan besar pasti lebih murah, apalagi kalau mas Bara design sendiri dan editing sendiri alias nggak bayar jasa 😁 mungkin modalnya around seratus ribuan sudah include biaya pengiriman. Ayo mas bukukan tulisan, mas 😍

      Delete
  27. Huaaaa, aku ketinggalan banyaaaak banget ini huhuhu. Selamat atas peluncuran bukunya, Mbaaaa! Dan selamat juga untuk teman-teman yang ceritanya masuk di buku iniii <3

    Duh, jadi penasaran banget aku isinya kaya apaaaa. Pasti bagus bangeeeettt :'))))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba Andhiraaaa, hehehe. Too bad mba Andhira nggak ikutan, semoga next program bisa ikut yah *berharap ceritanyah* 😂

      Delete
  28. halo kak eno,
    huaaaa......akhirnya jadi juga bukunya. Thanks a lot tak terhingga untuk kak eno. cant wait for the book come. jadi tau nih cara publish buku secara indie lengkap dengan perhitungan budgetnya. thanks to share ya kak.

    berencana punya perusahaan penerbitan buku kah nanti kak? hehehehe
    one again, thank you a lot yaaa kak. kiss kiss virtual

    salam hangat
    eka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Ekaaa 😁

      Iya finally jadi juga bukunya setelah sekian lama 🤣 sama-sama mba Eka, semoga mba suka bukunya dan semoga ada manfaat yang bisa didapat 🙈 by the way, saya belum ada rencana punya usaha penerbitan buku, mba. Sebab ilmu saya pada dunia produksi buku masih sangat cetek hahaha. Mungkin mba Eka bisa buka usaha penerbitan, sebab jam terbang mba lebih tinggi dari saya 😍

      Much kissessss, my pleasure, mba 💕

      Delete
  29. Waah.. lengkap sekali, boleh nih jadi pilihan buat membukukan puisi receh kuh, haha..
    Aku suka semua sisi bukunya, apalagi covernya, pas buka paketnya tadi pagi langsung tersenyum lebar akutuh, hihi.. Entah sudah berapa kali aku berterimakasih sama kak Eno nih, sekali lagi makasih ya kak *pelukjauh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleeeh banget mba, ayo bukukan karyanya hehehe. Atau ceki-ceki dulu website dan sosial media mereka 😍

      Thank God kalau mba Rizky suka. Saya ikut senang dengarnya 🙈 hehehe. Semoga isinya bermanfaat. Dan mba Rizky semakin semangat menulis blog serta melahirkan karya 😍 kembali kasih, mba. Hugs 💕

      Delete
  30. Kakaak, ga nyangka effort dan dana yg di keluarkan banyaak 😢😢 semoga semua kebaikan kakak di balas dengan mendapatkan kebaikan2 lainnya dalam hidup kakak yaa, amin 🙏

    Ga sabar terima bukunya dan bacaaa. Makasihh yaa kak enooo. So blessed ketemu dan kenal kakaakk.. ga pernah ketemu langsung, tapi mengutip kata-kata kakak di card yg dikirim sama bakpia tugu, "Terimakasih banyak untuk pertemanan hangatnya." 🤗🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua yang keluar setimpal dengan semua yang didapat, mba 😍 saya senang kalau teman-teman yang menerima bukunya senang 🙈 hihihi. Semoga mba Devina suka bukunya dan bisa mendapat manfaat dari cerita yang dibagikan oleh teman-teman 😆 -- terima kasih doanya mba, doa yang sama untuk mba. Semoga mba selalu dikelilingi oleh kebaikan 🥰

      Semoga buku mba Devina sampai segera. Atau mungkin sudah sampai karena dikirim ke kantor mba 🙈 hehehe. Terima kasih untuk pertemanan hangatnya, sehangat bakpia Tugu yang baru selesai dikukus, mba 🤣

      Delete
  31. Salut sama Mbak Eno yang sudah meluangkan waktu dan tenaga, juga menganggarkan biaya tentunya, untuk buku Thoughts ini. Buku ini kayaknya bakal jadi kenangan yang nggak terlupakan buat Mbak Eno dan kawan-kawan narablog yang berpartisipasi. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangetttts, saya nggak akan melupakan buku ini, mas 😁 pengalaman pertama bisa produksi buku untuk teman penulis lainnya 😍

      Delete