Nyam Nyam | CREAMENO

Pages

Nyam Nyam



Satu kegiatan yang paling gue rindukan dimasa pandemi Corona adalah kulineran 😭 seriously, berasa banget rindunyaaaa! Hingga gue kepikiran untuk, "Mari berdayakan mba ART agar bisa masak menu yang gue suka." 🙈 tugas gue cari resep -- tugas mba menyiapkan makanannya, dan tujuh bulan berselang sejak Corona datang, sudah ada banyak jenis makanan yang mba masak which is some of them nggak pernah dimasak sebelumnya ðŸĪĢ -- ini menu yang mba gue masak semasa Corona, beberapa sudah beliau tau resepnya dari lama 😍

Nasi Lemak


Yep, makanan Malaysia ini adalah salah satu makanan yang gue rindukan. Berhubung jaman gue trip sering transit di KLIA2, gue jadi hobi makan Nasi Lemak yang rasanya mirip Nasi Uduk tapi beda (mirip tapi beda bagaimana maksudnyah?) ðŸĪŠ Wk *bingung sendiri gue menuliskan cerita* -- so, sambal Nasi Lemak biasanya dibuat menggunakan ikan Belibis dan rasa nasinya gurih mirip Nasi Uduk sebab nasinya dimasak pakai santan, dan Nasi Lemak ini paling enak dimakan sama ayam - kacang - teri goreng, telur rebus dan ketimun 😍 sebegitu rindunya gue sama Nasi Lemak, gue sampai minta mba masak menu ini untuk porsi dua harian hahaha 😂

Mie Ayam


Makanan satu ini lumayan tricky, susah banget cari yang cocok di lidah. Nggak terhitung sudah berapa banyak Mie Ayam yang gue coba, tapi belum ada yang bisa membuat gue merasa 'wah' seperti Mie Ayam jaman gue sekolah 😅 karena penasaran, gue minta mba ujicoba beberapa resep yang ada. Bahkan mencari mie yang enak ternyata nggak gampang ðŸĪĢ thank God, setelah melalui proses trial, gue sudah temukan resep untuk Mie Ayam kesukaan 😍

Menurut gue, yang sering membuat Mie Ayam nggak cocok sama lidah gue itu karena pilihan mie yang digunakan, atau kuahnya ada yang kurang. Gue pribadi suka kuah Mie Ayam yang thick bumbunya, sedikit manis dan agak kental ~ terus sayur sawinya matang sempurna ðŸĪĪ well, Mie Ayam versi gue paling enak dimakan bersama bakso sapi, telur rebus, kerupuk pangsit dan kuahnya jangan terlalu banyak yang penting basah 😂 *maaf nggak jago deskripsi makanan*

Choco Brownie Cake


Umm, nggak lengkap rasanya kalau nggak bahas Choco Borwnie Cake sebagai menu kesukaan ðŸĪĢ maklum sudah lama nggak ke cafe, jadi sedih nggak bisa makan desserts bermaterial cokelat ðŸĪ§ by the way, untuk menu satu ini, gue nggak request awalnya, tapi mba gue tiba-tiba antarkan dessert ini saat gue sedang kerja dan rasanya ENAAAKS! Mba tau gue suka desserts, mungkin beliau kasihan lihat gue makanya beliau iseng cari resep dan membuatnya diam-diam 🙈

Curry Jepang


Gue suka curry, tapi compare to Curry India, gue lebih suka Curry Jepang. However, membuat kuah curry dengan rasa yang gue suka itu susah. Bahkan pakai curry block nggak dapat yang pas ~ Alhasil, mba perlu trial beberapa resep yang gue berikan hingga akhirnya ketemu resep curry favorit gue sampai sekarang. Uwaaaaaaa! 😆 and yes, Curry Jepang ini dibuat homemade oleh mba jadi nggak menggunakan curry instan 😍 Eniho, makan Curry Jepang paling enak ditemani Chicken Katsu dan telur mata sapi, tanpa nasi tetap enak 🙈

Fish & Chip


Ada satu restoran di Bali yang gue suka menu Fish & Chip-nya sebab memakai saus jamur 😍 berhubung gue nggak bisa ke sana, jadi gue minta mba buatkan dan ternyata menu ini gampang dibuat selama ikan Dori tersedia di supermarket terdekat 😂 Gue suka Dori yang dibalur tepung terus dituang saus jamur dan dipanggang dengan keju mozarella 🙈 paling enak dimakan sama kentang goreng pedas, biasanya di supermarket ada yang jual sudah berbumbu kentangnya 😁

Clean Food


Karena gue harus jaga makan, jadi makanan yang gue tulis di atas nggak bisa gue makan setiap saat. Gue jadikan menu-menu di atas sebagai selingan saat gue bosan dengan menu clean food yang biasa gue makan 😂 salah satu menu clean food kesukaan gue adalah brokoli rebus, ayam dada rebus (dipanggang sebentar pakai olive oil) dan telur rebus 😁✌ biasanya untuk tambah sedikit rasa pada brokoli rebus gue tabur Bon Cabe atau Gurih Seaweed hahahahaha.

🐰🐰🐰

Honestly, ada banyak menu yang mba gue buatkan ~ termasuk Vietnam Pho, Mango Sticky Rice (mumpung musim mangga), Bibimbab, Jjampong, Tom Yam, Bitterballen, Batagor, Tahu Bulat (yang digoreng dadakan) hahahahaa, Nasi Hainan, Rawon, Gudeg, Gado-gado, Rendang, dan lain sebagainya. Maybe next time akan gue bahas 🙈 and within this post, gue mau bilang terima kasih banyak buat mba gue yang selalu masak dengan penuh cinta 😍 dan terima kasih sudah memberi gue makanan sehat though sometimes yang gue request ada-ada saja menunya 😆

Mba tau gue sering lemah letih lesu karena nggak bisa pergi ke luar, jadi mba suka iseng plating makanan di rumah biar terlihat seperti makanan restoran hahahahaha. Kreatif banget, kan? ðŸĪĢ nggak kebayang hidup gue bagaimana dimasa pandemi Corona kalau nggak ada mba, mungkin gue akan kesulitan karena gue nggak jago masak ~ biasa di Korea masak menu standar diselingi makan di luar, lhaa kalau ada Corona mana mungkin ke luar. Untung sekarang gue di Indonesia, and one of the best decision I've ever made adalah stay di Indonesia 😂

Teman-teman menu kesukaannya apa? 😍
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no English translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------

64 comments:

  1. Mbaa Enoo jam segini masih melek aja, hahaha. Mba ngiler ih lihat mie ayamnya, even aku nggak terlalu suka mie ayam 😂😂, aku lebih doyan bakso dan bakmie, hehehe.

    Si mba keren ya, bisa masak macam-macam dan membuat mba Eno senang tidak terkira haha. Betewe, kalau ngomongin makanan yang dikangenin saat pandemi, aku nggak ada deh kayaknya mba, nggak tahu kenapa wkwk. Tapi kangen minum es, tapi nggak dibolehin, cuman diizinin sekali pas bulan lalu, hufttt.... udahlah hahahaha.

    Jadi gimana mba Eno masakan dan plating ala-ala si mba bisa menuntaskan kerinduan pergi ke cafe? Haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Sovia kok belum tidur? Hehe. Saya jam segini biasanya baru selesai cek laporan terus iseng tulis post biar besok pagi bisa bangun dengan tenang 😂

      Waaah sama dong, saya juga suka bakso mba. Kalau bakmie jarang makan 😆 tapi my most favorite tetap mie ayam. Apalagi mie ayam bakso, double enaknya ðŸĪĢ eniho, mba rindu minum es apa? 😍 mungkin bisa coba buat di rumah. Apalagi sekarang musim panas ~

      Mba saya ini memang jago masak mba 😆 salah satu yang saya envy dari beliau karena tangannya terampil di dapur, hehehe. Padahal usianya masih muda tapi pengalamannya sangat banyak kalau urusan masak memasak 🙈

      Thankfully, berkat beliau, saya nggak begitu rindu ke cafe sebab bisa minta beliau buatkan 😂 seperti beberapa hari lalu saya minta burger dengan homemade patty setelah lihat post Lia makan burger dan ternyata beliau bisa buatkan ðŸĪĢ

      Delete
  2. Cantikkk banget tuh penampilan makanan di piring *eaaakk, penampilan, emangnya dandan hahaha :D

    Dari semua makanan di atas, jujur yang paling saya suka tuh yang clean food.
    Brokoli, dada ayam, telur rebus.
    Serius loh, itu Mba nya beneran jago masak, sekaligus jago platting.
    Lah itu loh telur rebusnya matang dengan sempurna, saya nggak pernah bisa masak telur jadinya matang dengan pas seperti itu, adanya kematangan hahahaha.

    Btw, kalau makannya enyak semua gitu, mana tampilannya kece, udah nggak terlalu kangen makan di luar yak, sama aja, di rumah juga bisa makan enyak dan cantik :D

    Duh, kan saya jadi pengen masak brokoli deh, tapi jujur sih saya seringnya ditumis ama bawang putih hahaha.
    Makanan kesukaan anak-anak.
    Brokoli, wortel, terus ditumis ama bawangputih, kasih udang dan siramin telur.
    Mau masaknya banyak, pasti habis oleh si kakak dan si adik doang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya justru nggak sadar kalau telurnya matang sempurna, bedanya kalau kematangan bagaimana warnanya, mba? ðŸĪĢ tapi memang masakan mba ART di rumah rasanya enak-enak. Buat saya jadi malas makan di luar hahaha bahkan setiap kali iseng scroll Go-food jadi nggak mood sebab langsung berpikir, "Ah sepertinya minta mba masak saja." 😆

      Eniho, sama seperti mba Rey, kadang saya suka brokoli tumis bawang putih campur wijen. Teman paling cocok si wortel. Tapi saya belum pernah campur udang dan disiram telur, next time saya coba 😍

      Delete
    2. Kalo saya cuma sukanya telur rebus, mbak. Kalo dada ayam, menurutku rasanya hambar. Lebih enak paha atau sayap sih

      Delete
    3. Huahahaha iya mas Dodo, saya waktu kecil lebih suka paha ayam, cuma semenjak eat clean, saya pilih dada karena itu yang disarankan ðŸĪĢ

      Delete
  3. kalau ngomongin nasi lemak aku jadi terinat uncle Muhtu
    liat di kartun aja udah negces apalagi aslinya
    eh itu ikan belibis rasanya gimana mbak penasaran wkwk

    kalau mie ayam aku juga suka yg thick dan manis makanya sering tambah kecap dan kuahnya engga begitu banyak biar bumbunya lebih meresap ke mienya

    kalau menu clean food aku lebih suka wortel dan buncis yang biasanya buat steak
    jadi, sering beli sayur steaknya aja tapi enggak beli dagingnya
    agak aneh tapi ya biar ini tubuh engga tambah bantet hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya mirip ikan teri, mas 😂 dan semisal mau buat nasi lemak tanpa ikan belibis bisa, nanti diganti dengan ikan teri tapi yang kecil, yah 😍 kata mba ART cara masak nasi lemak ini gampang, dan kuncinya ada pada nasi dan sambal. Untuk toping bisa pilih sesuai selera 😁

      WAAAAAH kita sama cara makan mie ayamnya haahaha. Memang paling enak kalau rasanya thick dan manis dengan kuah sedikit yah, mas ðŸĪĢ terus dikasih kecapppp, totally my style hahaha.

      By the way, menu clean food saya pun nggak jauh-jauh dari brokoli, wortel, buncis, bayam, kangkung, toge dirotasi setiap harinya 😆 yang terpenting nggak pakai banyak minyak. That's why saya minta rebus dan ditabur boncabe agar lebih terasa lezat 😍

      Delete
  4. Merasa membaca ini di waktu yang salah. Bacanya pas di perantauan, bawaannya pengen balik semarang. Terus ngajak ibu ke pasar untuk belanja untuk apa yang pengen dimakan. Huufft

    Btw ibuku juga bisa masak, tapi mesti dikasih saran (dan duit lebih) dulu. Biar masaknya beda dengan biasanya. Seperti masak kepala ikan manyung, dan pepes kakap. Kalau masak seperti makanan luar belum pernah. Kadang bingung dengan bahan yang digunakan..hahaaaa

    Kemarin aku masak nasi goreng sarden. Beberapa kali gagal, tapi akhirnya jadi juga. Memang menyenangkan makan dari masakan sendiri. Berasa puas..hahahaha

    Saya tertarik dengan fish dan chipnya mbak eno. Kebetulan juga suka makan ikan dori. Ntar minta tolong ibu masak ginian..hahahaa ðŸĪĢðŸĪĢ

    Pertama mengenal tahu bulat itu tahun 2015 di bandung.
    Aku dan tahu bulat
    Bandung, november 2015
    Hahahhahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti di Bekasi mas Rivai selalu beli makan, kah? 😁

      Semua ibu pasti bisa masak dan biasanya masakannya enak-enak 😆 hihi. Mungkin next time mas Rivai yang masak buat ibu siapa tau mau bekreasi dengan menu luar 😂 sebetulnya saya lebih sering makan menu Indonesia, while menu luar hanya selingan. Sebab menu Indonesia still one of the best, mas 😍

      Aduuuh sudah lama sekali nggak makan sarden, jadi ingat masakan ibu waktu kecil, kadang ibu buat sarden pakai cabe merah dan hijau terus dimakan pakai nasi hangat. Woaa rasanya enak! 😆 hehehe. Kalau mas Rivai mau masak ikan dori yang di atas gampang bangetttt, pasti mas Rivai bisa buatnya 😁 by the way di Bekasi ada tuh brand yang jual paket nasi uduk dan ikan dori cripsy pakai sambal. Namanya Ngikan kalau nggak salah. Harganya 20k hahahaha. Rasanya enak ~

      Saya baru tahu bulat belum lama ini, mas ~ ternyata enak, tapi di Bali jarang ada yang jual. Alhasil minta mba buatkan ðŸĪĢ

      Delete
    2. Seringnya beli makan. Masak paling pas sabtu/minggu. Itu kalau pengen..hehhehe

      Aku sudah makan ngikan mbak. Deket tempat tinggalku...hahaha
      Ikan dan sambalnya enak. Tapi aku kurang cocom dengan nasi uduknya. Kayaknya lebih cocok sama nasi putih biasa...hehehe

      Wkwkwk..buka usaha tahu bulat aja kalai gitu mbak ðŸĪĢðŸĪĢ

      Delete
    3. Memang beli makan paling ringkas, hahaha, saya kalau di Korea karena nggak ada mba ART pun seminggu sekali ada jadwal beli mas. Meski masaknya masih lebih sering sih, paling beli seminggu sekali saja atau dua kali kalau malas bangettt ngettt hahaha 😂

      Ohya Ngikan itu ternyata bukan nasi uduk melainkan nasi liwet, yah? Itu sama apa beda, mas ~ entahlah hahaha. Tapi saya pernah coba, ikan dan sambalnya enak dengan harga terjangkau 🙈

      Delete
  5. Mbaaa... pagi-pagi belum sarapan ngeliat ginian bikin ngeces beneran iniiii XD

    Dari foto-foto di atas, semuanya menggugah selera... bahkan clean food yang katanya 'tak berasa' aja kok kayaknya yummy bangettt. Beruntung banget nih, mba Eno ada mba yang jago masak ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, ini saya lagi balas-balas komentar terus lihat fotonya jadi lapar hahahahaha. Salah jadwal, harusnya balas habis makan 😂

      Clean foodnya nggak begitu berasa, tapi tetap enak sebab ditabur Boncabe dan ayam rebus panggangnya dikasih oregano dengan sedikit salt 😆 iya mba Hicha, I'm so lucky punya mba ART jago masak. Nggak kebayang kalau nggak ada beliau, bagaimana nasib saya. Mungkin saya akan masak tapi menunya itu-itu saja 🙄

      Delete
  6. Kaakkk, itu tampilan di piringnyaa kereen amat. Mengundang untuk dimakan huhuhu...
    Kece bangeet mba nya kakak bisa masak macam-macam menu dari berbagai negara. Top deeh karena belum tentu semua orang pada bisa begitu.

    Kalo di tanya menu kesukaanku apa, aku bingung. Karena aku suka semua hhha. Kalo di tanya yang ga suka, mungkin masih bisa di jawab. Curry itu aku kurang suka. Entah dari rasanya atau wanginya. Atau memang waktu itu coba curry yang kurang nikmat, lantas jadi ga ada kesan positif terhadapnya 😂 Jadi sampai sekarang kalau mau coba curry masih mikir-mikir dulu.

    Nasi lemak aku cukup familier. Selain pernah coba saat ke malaysia, mama mertua suka bikin. Keluarganya sih koko seneng makan itu, jadi tiap ada acara biasanya itu jadi menu yang rada wajib ada hhha. Oh.. aku menyukai dessert, khususnya cheese cake. Penggemar banget keju dan sedih sekarang ga ada cheese cake factory di Jakarta. Dulu selalu suka kesana.

    Btw kakak pernah makan cumi asin di sambelin ga? Itu jugaa enak loh atau ikan teri medan yang dicabein campur kacang. Mantap! Mungkin karena mama aku orang sunda, jadi aku cukup familier makanan sunda. Jadi aku juga menyukainya. Setiap makanan unik-unik dan selalu senang kalau menemukan makanan yg enak, cuma aku bukan penggemar coba-coba makanan. Jadi kesannya makanan yg aku makan ya itu-itu aja hhha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo dipilih.. dipilih, mau makan yang mana, mba 😂 hehe. Setuju, nggak semua orang bisa, saya pun nggak bisa mba 🙈 hanya tau masak yang mudah-mudah saja, jadi nggak kreatif sangat 😅 tapi saya yakin mba Devina jago masak. Yaa, kaan? 😍

      Apa mungkin seperti tongkol, mba? Karena salah makan jadi punya pengalaman nggak enak 😆 tapi ada orang yang memang nggak suka curry, teman saya ada satu yang nggak suka. Kalau teman saya alasannya bumbu curry terlalu thick, kebetulan dia lebih suka clean 😁 jadi saya paham semisal mba Devina nggak suka. Nama pun selera 😍

      Wooooaaa mba Devina sukanya makan Nasi Lemak pakai toping apa? 😆 pasti masakan mama mertua juarak banget yaaah. Apalagi setiap acara masak, berarti itu salah satu menu favorit keluarga 😁 hehehe. Eniho saya suka cheesecake juga mba, cuma di Bali biasanya beli di Breadtalk hahaha. Sebab nggak tau tempat lain yang jual 😂

      Nah kalau sambal cumi suka 😍 apapun yang pakai sambal saya suka. Teri medan kacang balado. Tempe balado. Telur balado. Cumi balado. Udang balado. Semuaaaa syuka 😆 sambal Indonesia tiada dua hahahaha. Dan saya suka makanan Sunda mbaaa. OMG, di Bali ada resto Sunda langganan saya namanya Mang Engking, paling suka makan Udang Bakar Madu dan Gurame Goreng pakai sambal kecap ðŸĪ§ jadi laparrrr ~ huhuhu.

      Delete
    2. Kakaakk, aku ga bisa masak ðŸĪ­ masak tumis sederhana gitu bisa. Kalo masak ribet dengan beragam bumbu, wah saya ga jago.

      Mungkin bener kata kakak, entah karena terlalu thick atau emang pengalaman pertamanya aja ga bagus. Jadi ga pengen coba curry lagi 😂

      Topping pilihan nasi lemak kurang lebih sama kaya kakak makan. Tapi biasanya ada udang balado atau octopus balado.

      Omaigat, itu di jakarta juga adaaa resto Mang Engking. Emang udang bakar madu nyaa juaraaa. Enaaakk. Duh jadi pengen juga hhhaa.

      Delete
    3. Sama mbaaa, saya bisanya tumis sederhana. Kalau sudah pakai rempah yang ribet macam Jahe, Lengkuas, endebla bla saya nggak bisa ðŸĪĢ

      Woaaah baru tau bisa makan Nasi Lemak dengan paduan Udang Balado atau Octopus Balado 😍 jadi ingin coba ~ selama ini saya cuma pakai ayam goreng sambal ikan belibis / teri soalnya 😂 tadi kata Cik Tk juga sebetulnya memang bisa pakai lauk lain. Next time mau request mba buatkan hehehe thank you idenya mbaaa 😆

      Iyes, Mang Engking ini fave saya di Bali kalau urusan resto Sunda nggak ada lawannya 😍 semua menu di sana enak-enak ya, mba ðŸĪĪ

      Delete
  7. Mba Enooo, ini membuatku lapar seketika!
    Pengen nyobain nasi lemaknya sih, penasaran seberapa mirip sama nasi uduk. Tapi ngeliat platingnya gitu, kujadi kangen nasi campur Bali :(

    Sebenarnya salah satu menu makanan favoritku adalah nasi goreng, tapi kujuga lagi mengurangi nasi, apalagi di malam hari, jadi kadang menunya clean food seperti yang dimakan Mba Eno, brokoli kukus dan telur rebus pakai Bonnori. Atau kadang salad sayuran pakai light mayo. Hehe

    Sebagai pemakan segala, kujuga kangen kulineran di luar, tapi apa boleh buat, karena PSBB hanya bisa take away atau delivery aja udah bersyukur. Semoga pandemi segera berakhir biar bisa kulineran lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Firda, ayo makaaan 😆

      Nasinya mirip nasi uduk mba, yang beda cuma sambalnya 😂 hehe. Kalau sama nasi Bali jauh beda. Lebih deep lagi rasanya 😍 -- by the way, saya suka nasi goreng, biasanya terpaling suka itu nasi goreng kambing dan nasi goreng ati ampela hehehe. Tapi saya sama seperti mba Firda, mengurangi nasi alhasil makan nasi hanya sesekali saat ingin saja.

      Amiiiiin, mari kita berdoa agar Corona segera hilang, mba ðŸĪ§

      Delete
    2. Mba Eno, akhirnya waktu hari Senin aku langsung nyari nasi lemak di gr*bfood. Begitu nemu, ternyata dia jual nasi Bali juga! Alhasil saya order nasi Bali deh. Nasi lemaknya next aja. Haha
      Duh, nasi goreng kambing emang ngga bisa dilawan deh, kebayang nikmatnya..
      Makasih ya Mba Eno, saya jadi ga pusing mikir mau makan siang apa hari itu :)

      Delete
    3. Hahahaha Nasi Bali nggak bisa dilewatkan yaaaa 😂

      Iyes mbaaa nasi goreng kambing rasanya juarak 🙈 tapi kadang tricky cari penjual yang bisa masak kambing tanpa bau aneh dari kambingnya ðŸĪĢ jadi kalau sudah ketemu yang cocok, akan susah pindah ke resto lainnya 😆 hehe. Sama-sama mba, giliran saya jadi ingin makan nasi Bali nanti malam. Thanks lhooo mba sudah meracuni saya 😂

      Delete
  8. Mba Eno mbaknya luar biasa keren masakannya, sampe plating-nya top bangeeeettt 😍

    Fish n Chip sama Mie Ayamnya sumpah bikin pengin icip banget ahaha

    Aku laper sendiri liat foto-foto makanannya astaga 😭 dan aku setujuuu nyari Mie Ayam yang enaknya sesuai lidah kita tuh susaaah.. Aku udah 10 tahun lebih di Bandung dan belum ketemu Mie Ayam yang seenak Mie Ayam abang gerobak deket rumah di Jakarta dulu 🙈

    Salam buat mbaknya Mba Eno yang jago banget masak.. Jadi makin kangen masakan ibu di rumah, coronces kapan perginya sih ku ingin mudik 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi jago yah, saya pun kadang kaget karena si mba niat 😂 ayo mba buat Fish & Chip, cara buatnya gampanggg. Asal ada ikan Dorinya. Kebetulan di carefour ada Dori murah satu potong besar 20.000 harganya. Bisa untuk dua porsi di foto atas 😆

      Tuuukan nggak hanya saya ternyata yang merasakannya. To be honest saya sudah coba banyak sekali mie ayam dari yang abang-abang sampai yang restoran. Tapi susah dapat yang pas seperti jaman sekolah 😂 mirip sama mba Eya, jaman sekolah itu mie ayam langganan saya yaa mie ayam abang gerobakan. Hahahaha. Thank God sekarang mba saya sudah dapat resep yang cocok di lidah 🙈

      Siap mba Eya, akan saya sampaikan salamnya. Semoga Corona cepat hilang agar mba Eya bisa mudik ketemu ibu di rumah 😍

      Delete
  9. Mbak ART nya juaraaak banget! Pahalamu besar di surga, Mbakk karena bisa masak yang enak-enak kayak gini 😍

    Liat Nasi Lemak aku jadi kangen Nasi Lemaknya Old Town Coffee. Dulu waktu di Guangzhou kusuka sekali makan itu. Bener kata Mba Eno, rasanya sebelas dua belas dengan Nasi Uduk, serupa namun tak sama, apa karena lauknya berbeda yaa 😆

    Awal PSBB lalu aku juga sering bikin mie ayam di rumah. Kebetulan ada yang jual mie mentahan di pasar lumayan enak, tinggal olah kaldu dan topping dagingnya deh ðŸĪĪ

    Setujuuu! Plating itu adalah koentji biar makannya makin semangat dan enakk. Mbak ART nya pengertian sekali dengan Mba Eno hihi

    Sayangnya sejak hamil ini aku nggak nafsu masak, cium bawang aja rasanya udah mau pingsan. Herannya, kalo delivery food atau makan di luar tuh gak pernah nolak. Aneh 🙈😜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuuuujuuu mba, pahala beliau besar banget, masak setiap hari, serius memikirkan nutrisi dan gizi saya dan seisi rumah 🙈 nggak kebayang kalau nggak ada beliau, bagaimana nasib perut saya 😂

      Sepertinya karena sambalnya beda, dan lauknya beda. Kalau nasi uduk langganan saya isi lauknya telur balado, bihun, dan bakwan mba 😆 tapi rasa nasinya sebelas dua belas. Bahkan bisa dibilang sama 😁 hehe. By the way, semenjak bisa makan mie ayam di rumah entah kenapa jadi malas beli di luar. Mba merasakannya, kah? Apa karena makan di rumah bisa ambil ayam sepuasnya ya? Hahahaha. Secara kalau makan di luar pasti dikasihnya sedikit saja ðŸĪĢ *curhat*

      Semoga lancar kehamilannya mba Jane, huhuhu, sampai hilang nafsu makan 🙈 tapi untung kalau delivery tetap dimakan 😍 sehat-sehat mba. Mungkin ini saatnya delivery setiap saat 😂

      Delete
    2. Nah benerr, Mba. Apalagi suamiku memang lebih doyan masakan rumahan, kalo udah bikin mie ayam plus pangsit sendiri di rumah, dia bisa nambah sepuasnya sampe begah 😆

      Maacih banyak, Mba Eno! ❤️ Iya deh, kayaknya emang lagi kepengen masakan luar. Padahal lebih sehat makan rumahan yaa 🙈😆

      Delete
    3. Hahahaha. Mumpung ada, sebab kalau di resto mau tambah toping nggak bisa, pasti ditambah juga mie-nya. Padahal cuma ingin ayam atau bakso kadang ðŸĪĢ ini seriusan curhat sebab jarang ada resto yang kasih toping ayam banyak ðŸĪŠ

      Sama-sama mba Jane, sesekali nggak apa. Saya yang nggak hamil saja kadang bosan sama makanan rumah terus maunya makanan luar 😆

      Delete
  10. Liat fotonya bikin ngiler. Kalo ada yang masakin tentu saya juga mau. Sayang beberapa nama makanannya pun saya tak kenal. Ibarat minta masakin pun ngga tahu mau nyebut apa.
    Untungnya lidah saya ngga pemilih. Semua masakan enak dimakan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, enaknya nggak pemilih jadi apapun terasa enak ya, mba Nisa 😍 saya sama seperti mba, kalau ada yang masak pasti makan 😆

      Delete
  11. wow those food looks delicous.
    emang ya gara-gara corona saya juga sering beli bahan masakan yang enggak pernah saya pakai sebelumnya. kayak bubuk cinnamon, ya ampun bahan itu juga baru pertama kali saya pakai buat cinnamon roll and hasilnya enak ternyata. hahahahah

    btw itu brokolinya pake bon cabe level berapa mba? level 30 kah :o ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mbaaa 😆 indeed, it's delicious! ðŸĪĢ

      Agree mba, karena Corona jadi pada rajin coba-coba di rumah. Nggak heran Dalgona sampai hits dan semua orang pun membuatnya 😍 by the way, seru juga buat cinnamon roll, jadi ingin makan 🙈

      Saya pakai Boncabe level 10/15 biasanya mba. Nggak sanggup kalau 30, bisa memble bibirnya karena kepedasan 😂 hahahaha.

      Delete
    2. hahaha enggak apa apa mba, saya pun makan yang level 30 kalau lagi marah tapi enggak bisa melampiaskan hahahahah.

      mba aku baca di atas mba suka makanan clean food ya?. aku baru mau mencoba nih, kapan-kapan bisa di sharing tentang pengalaman mba dong... (atau jangan-jangan udah pernah tapi saya kelewatan)

      Delete
    3. Mba itu 30 nggak kepedasan? OMG 😂

      Iya saya makan clean food mba, diselang-seling sama menu lainnya 🙈 saya nggak ingat sudah pernah sharing apa belum, mungkin next time akan saya share tapi saya bingung mau share apa soal clean food, mba ðŸĪĢ sebab menu saya biasa saja dan saya ini cenderung picky orangnya. Alhasil menu yang saya suka terbatas, dan biasanya memang maunya harus enak. Kalau clean food tapi nggak ada rasa, saya nggak bisa makan 😅

      Delete
  12. Kalo disini masih agak longgar sih mbak, ngga terlalu ketat seperti di Jakarta atau Surabaya yang kasusnya tinggi, jadi masih bisa keluar rumah asal pakai masker.

    Dari semua menu yang mbak Eno bagikan maka aku suka mie ayam. Memang tidak semua mie ayam rasanya enak, ada yang bumbunya enak tapi mie nya kurang nendang. Ada yang mie nya maknyus tapi kuahnya kurang. Beruntung mbak Eno punya si mbak yang pintar masak ya.😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaknya mas, semoga di sana selalu aman, yah 😍 di Bali lumayan tinggi angkanya. Sebetulnya belum separah Jakarta atau Surabaya, hanya saja permasalahan di Bali adalah rumah sakit nggak banyak ðŸĪ§

      Iyaaa itu dia yang saya rasakan setiap coba-coba mie ayam. Ada yang bumbunya enak tapi mie-nya nggak enak. Ada yang mie-nya enak, eh bumbunya kurang ðŸĪĢ susah cari yang pas. Untung mba saya di rumah bisa trial error resep sampai ketemu yang saya suka 🙈 kalau mas Agus beruntung ada mba Sarilah yang jago masak, atau ibunya mas 😍

      Delete
  13. Salah satu momen kulineran yang aku rindukan itu salah satunya menikmati makan mi ayam di warungnya langsung. Menikmati bauran mi, kuah dan topping yang pastinya khas masing-masing warung. Hmm, jadi pengin makan mi ayam nih.

    Terimakasih untuk sharing kulinerannya. Jadi pengin kunyah-kunyah nih. Salam kenal. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mas Bangkit, salam kenal 😁

      Makan mie ayam di tempat memang menyenangkan. Apalagi kalau sudah langganan, pasti rindu ya, selain sama mie ayamnya tentu sama penjualnya ðŸĪĢ biasa kalau langganan jadi akrab sama penjualnya ~ semoga setelah Corona hilang, mas Bangkit bisa mampir ke tempat mie ayam langganan mas. Hehehehe.

      Delete
  14. Wuaa art nya Mba Enoo jagoaan yaa 😍 Dari fotonya keliatan enak2 semua.. Dari semua itu aku paling suka mi ayam. Hehehe.. Aku tuh paling suka mi ayam abang2 (bukan yg rasa resto), tp sejak pandemi aku ga pernah berani lg beli makanan di abang2 keliling gt. Huhu..
    Eh mba aku di rumah waktu itu jg ujug2 masak mi ayam, berbekal liat resep. Akhirnya berbulan2 ga makan mi ayam abang2, bisa juga merasakan itu. Hehehe.. So far sejak pandemi dia udah berkreasi macem2 jg, dr mi ayam, bubur ayam, lontong, dll.. Lumayan mengobati kekangenan aku jajan di abang2 gerobak yg lewat 😁 Sama kaya Mba Eno, entah gimana aku menjalani pandemi klo ga ada support sistem para Mba di rumah.. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, mie ayamnya memang enak, mirip sama mie ayam jaman saya sekolah. Luckily dapat mie yang bagus materialnya. Jadi nggak terlalu PR saat masak kata mba di rumah 😂 hehe.

      Menurut saya pun mie ayam abang-abang lebih enak. Dulu mie ayam jaman sekolah yang saya suka itu mie ayam abang-abang gerobakan, mba 🙈 cuma yaitu, sekarang susah dapat rasa yang pas ~ 😅 eniho mie ayam mba-nya mba Thessa di rumah pasti juga sangat enak 😍 thank God kita diberkahi mba-mba ART yang jago masak. Nggak kebayang bagaimana rasanya tanpa beliau semua 😆 mana saya nggak diberkahi skill advance untuk masak. Meski belajar, tapi levelnya masih paling bawah 😂

      Delete
  15. Kemarin aku diam-diam udah baca post ini tapi belum absen :p
    Aku mau bilang bahwa aku salut banget sama ART-nya Kak Eno! Masak apa aja bisa, bahkan bisa plating ala-ala restaurant juga. Keren banget sih. ART-nya Kak Eno gahul ya orangnya hahahaha.
    Aku kepo sama rasa curry-nya, Kak! Penasaran karena si Mba benar-benar mengolah dari nol tanpa curry instan. Asli, salut banget! Besok-besok si Mba bisa kerja di hotel nih :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha macam sekolah saja pakai absen ðŸĪĢ Lia apa kabar? Lagi sibuk pasti yaaah ~ hehehe. Iya Lia, beliau gaul orangnya. Tau saja kalau plating ala resto meski sederhana bisa membuat mood makan naik seketika 😅 bahaya ini kalau nggak dikontrol nanti bisa gendats.

      Rasa curry-nya enak, mirip curry Jepang 😍 hahaha. Wadaw bahaya kalau si mba sampai kerja di hotel, nanti kakak bisa menangis tujuh hari tujuh malam karena kehilangan mba tersayang ðŸĪĢ

      Delete
  16. Semua gambar makanannya menggoda banget tuh mba Eno.. hehe.. Nasi lemak ini kalau di Malaysia selalu dimakan sebagai sarapan kebiasaannya yang paling ringkas bersama timun, sambal, kacang dan ikan teri.

    Sebagai tambahan, ada juga yang makan sekali bersama ayam goreng atau sambal sotong. Dengan sambal paru juga ada. Rasanya enak banget. Juga ada yang bikin nasi lemak itu jadi hijau warna nasinya. Dipanggil nasi lemak hijau. Kalau di Cameron Highland, ada Nasi Lemak Strawberry. Pink warna nasinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Cik, apa kabar? 😆

      Nasi Lemak Malaysia memang nggak ada lawan. Enak sekali rasanya kalau dimakan pakai sambal, kacang, ikan dan ayam 😍 saya nggak pernah bosan memakannya. Tapi saya belum pernah coba Nasi Lemak dengan sambal paru dan sambal sotong, penasaran akan jadi seperti apa 😁 by the way seru sekali ada warnanya, yang pink interesting, pasti cantiiik sangat tampilannya. Akan sayang untuk dimakan 😂

      Delete
  17. Mbaku di rumah lumayan kemampuan masaknya, tp terkadang utk menu2 western ato yg blm terbiasa, dia msh kagok bikinnya :p. Tp aku bersyukur dia lgs sukses Pas disuruh msak yg khas sumatra kesukaanku, seperti gulai ayam sumatra, tauco Medan ato masakan solo kayak tengkleng :D.

    Duuuh beneeer mba, mie ayam enak itu susaaaah nyarinya. Banyak yg jual tp Nemu yg sesuai lidah udh kayak nyari kutu. Di JKT aja mie ayam fav ku cuma yg di Kwitang tuh, ada mie ayam bang bedo. Aku paling suka mie ayam itu kalo pake jamur. Trus mienya itu dimakan tanpa kuah udh berasa enak. Kan ada juga yg hambar soalnya.

    Aku liat fish and chips ya jd pengeeen :p. Tp mau cari resep saus jamur dulu. Sekalian gitu mba tulis resep saus jamurnya :D.

    Aku bisa dibilang selama pandemi jajan di luar delivery juga makin banyak, trutama sbnrnya utk cari konten sih :p. Tau sendirilah LG begini aku ga bisa andelin cerita traveling, jd pasti fokus ke tulisan kuliner Mulu, dan itu yg bikin jd banyak jajan :D. Tp tetep sih aku juga milih2 banget vendornya. Hrs yg reputasinya udh bagus, ato aku kenal. Jd makanannya juga aku yakin hygenis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG Tengkleeeenggg. Itu tricky buatnya, mba 😆 jago banget mbanya mba Fanny hihihihi ~ memang setiap mba punya skill beda-beda 😍 pasti tambah disayang deh mbanya mba Fanny karena jago masak makanan khas daerah. Memang paling gampang membuat seseorang jatuh cinta itu dari perutnya 😂

      Nah agree sama mba Fanny, mie Ayam paling enak kalau kuahnya betul-betul sedikiiiiit, jadi cuma basah saja, cuma nggak berair hehehe. Dan itu betulan susah menurut saya membuat mie tanpa kuah tapi nggak hambar. Acap kali yang berasa kuahnya soalnya, saat kuah nggak ada, mie jadi hambar dan nggak enak 🙈 huhu. By the way jauh ugha mba harus ke Kwitang dulu setiap mau makan mie ayam ~ jadi penasaran rasa mie ayam Bang Bedo bagaimana ðŸĪĪ

      Ohya untuk resep creamy mushroomnya nanti pan-kapan saya tuliskan mba 😂 tapi kata mba saya, resepnya gampang banget untuk yang creamy mushroom, beliau cari di Cookpad. Dan menu Fish & Chip ini ikannya cuma dibuat crispy pakai tepung sesuai selera terus dituang saus jamur di atas ikannya, kemudian tabur keju mozarella dan panggang 😍 -- kalau next time mba di rumah masak lagi, akan saya minta tuliskan resepnya 🙈

      By the way, saya baru sadar ada post terbaru soal makanan di blog mba Fanny huhuhu mana sudah lama tayangnya. Padahal saya follow di reading list tapi nggak ke luar 😭 kayaknya yang ke luar kalau ada post menyangkut travel saja ðŸĪ§ jadi saya telat bacanya. However, karena baca Kepiting Nyinyir semalam, saya hari ini jadi request minta dibelikan kepiting, mba. Berkat racun dari mba cencunyah hahahaha 😂

      Delete
  18. Omaigodddd enyak enyak semua
    Aku besok pengen makan enak deh wkwkwkwk
    Entah kenapa kalau makan nasi lemak di Malaysia sana, enaknya ga ketulungan, nah pas giliran makan di Indo, lidahku kok berasa biasa aja hahaha.
    Dulu pernah beli bumbu instan curry kalau ga salah waktu ke LN, pas udah dibuat sendiri, masih mending yang ga pake instan beginian hehehe.
    Justru yang pake bumbu alami langsung, itu yang enyakk

    Aku kok pengen hire mbaknya ya :D. Takut ga sanggup bayar fee nya tapi hehehe

    Bisa bikin cake juga, serba bisa dah mbak di rumah mba Tamara Karen ini. Makmur jaya sentosa kalau aku punya mbak serba gercep di dapur begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahaha, kalau makan di tempat asalnya memang rasanya jauh lebih enak mba Ainun, mungkin karena suasana juga 😂 atau karena sentuhan lokal selalu lebih enak sebab material yang digunakan asli dari sana 😍 hehehehe. Bumbu instan curry sebetulnya ada banyak yang enak. Cuma setelah dapat resep homemade, akhirnya resep ini~lah yang paling pas di lidah saya dan membuat saya nggak mau pakai bumbu instan curry lagi dihari kemudian ðŸĪĢ

      Setujuuu mba, bukannya si mba yang takut kehilangan saya, yang ada saya yang takut kehilangan si mba 😆 sebab berkat si mba, makanan saya jauh lebih beragam dan lebih sehat serta terarah 🙈

      Delete
    2. Hehehehe kalau sampe kehilangan mbaknya berasa nggak ada chef pribadi dirumah. makanan kayak kurang berwarna gitu ya.
      Kalo ada mbaknya tiap hari request menu berbeda ayok aja, mo bistik, koloke, sayur asem, hajarrr

      Kok aku sebutin makanan jam segini, astagahh, ini aja ngemil wafer 😁

      Delete
    3. Iya mba, bakal beda rasanya. Sebab saya nggak jago masak 😂 apalagi yang pakai rempah-rempah seperti Jahe dan teman-temannya 🙈

      Asiiiik banget mba Ainun BW sambil makan wafer ðŸĪĢ bagi dooong!

      Delete
  19. Well, seperti Mba Eno tuliskan, ada dua makanan favorit aku disana, yaitu Mie Ayam dan Nasi Lemak! AHAHAHA. Secinta itu aku sama dua makanan di atas sampai-sampai rela nggak diet kalau ketemu dua makanan itu ~XD

    Sama seperti Mba Eno, aku tuh tricky banget kalau milih mie ayam. Jarang ada yang sesuai sama lidah aku, tapi sekalinya nemu langsung ku sayang-sayang dan bakal langganan terus, mhahaha. Tapi kalau versi aku sih nggak pakai telur rebus karena nggak terbiasa, wkwk.

    Baca ini langsung pingin beli mie ayam pagi-pagi, huhuhuuuu~~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wohoooo Mie Ayam dan Nasi Lemak memang enak sangat ya mba, makanya saya taruh diurutan paling atas hahaha ðŸĪĢ nggak ada lawan.

      Sepertinya mayoritas teman-teman semua merasa kalau mie ayam itu tricky, cari yang cocok sama lidah sangat susah. Nggak heran kalau sudah ketemu jadi disayang-sayang dan nggak mau pindah haluan hehehe. Saya pribadi baru mulai makan mie ayam pakai telur itu semenjak di Bali mba. Normally cuma pakai bakso sapi dan pangsit. Terus iseng pakai telur rebus dan ternyata enak, hahahaha. Jadi kebiasaan sekarang 😂

      Yuk makan mie ayam 😍

      Delete
  20. Kalau mbak Eno memberdayakan ART buat masak kalau aku memberdayakan suami buat masak makanan yg aneh2, ARTku ga bisa masak yg aneh2, bisanya masakan harian aja. Nah karna suami full WFH sedangkan aku full WFO, jd aku rayu2 suami masak yg sedikit beda selama pandemi ini.

    Btw mbak itu platingnya napa cantik2 banget gitu sih, udah kaya plating di cafe aja deh, seriusan, sebagus itu.

    Aku setuju banget kalau cari mie ayam yg cocok di lidah itu susah, udah hampir 8th di tinggal Jkt aku belum nemu mie ayam yg klik sama lidahku, kebanyakan yg hambar lah, kurang ini lah, kurang itulah, pokoknya ga ada yang seenak di kampungku Purwokerto, hampir semua mie ayam di sana itu cocok sm lidahku, nagih bgt rasanya. Apalagi mie ayam samping rumah nenekku, tinggal triak doang mie ayamnya nyampe ke rumah deh, mana murah banget, cuma 8K. Di Jkt mie ayam hampir 35K aja kadang cuma gitu2 doang rasanya, nyesek banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cool! Pasangan mba berarti jago masak 😍 senang ya mba kalau ada yang mau bantu masak di rumah 🙈 hehehe. Pasangan saya hanya bisa masak makanan Korea, jadi~lah dia jarang masak sebab saya tetap lebih suka makanan Indonesia 😂

      Kalau plating sebetulnya hasil keisengan mba saya di rumah, hehehe, tapi memang plating makanan bisa mempengaruhi nafsu makan mba. Kalau cantik entah kenapa jadi semangat ðŸĪĢ *bahayaaaa*

      OMG 8k itu dapat mie ayam mba? Murah sekaliiiiii, bisa puas makannya 😍 hahaha. Memang apa-apa kalau sudah masuk kota besar harganya jadi naik berkali-kali lipat 🙈 mana kadang rasanya kurang pas di lidah. Hehehe. Mungkin mba Meta bisa coba Mie Ayam Bang Bedo kesukaannya mba Fanny yang ada di Kwitang seperti cerita mba Fanny di komentar atas 😆

      Delete
  21. Aduh aduh itu liat mie ayamnya jadi kepingin ðŸĪĪðŸĪĪðŸĪĪ aku mbahas mie ayam aja yaaa

    Aku juga suka banget nget aneka mie. Entah kenapa yaaa gak pernah bisa menolak mie 😋 Sejak mulai menjaga makan, aku bisa meninggalkan bakso karena berasa banget micinnya dan lemaknya. Gak enak banget after tastenya. Ta..tapi kalau mi, meski micin juga, aku belum bisa berpaling 😂

    Aku amati mie ayam yg mbak Eno suka adalah mie ayam rombong biru. Hahaha, maksudnya di Surabaya mie ayam yg dimaksud itu dijual oleh bapak2 dengan rombong warna biru. Mgkn itu soal franchisenya ya 😂
    Jadi mie ayamnya disajikan bersama kuah kental hampir seperti kari, rasanya agak manis, dengan taburan krupuk pangsit, sawinya matang. Biasanya memang bisa ditambah pentol bakso. Bener gak? 😁 aku sebutnya sih mie rombong biru ini mie ayam jawa.

    Kalau aku lebih suka mie ayam chinese. Yang kuahnya bening berbau bawang putih, kuahnya dipisah, mienya kering dengan taburan suwiran ayam, bawang goreng, dan daun bawang, dan ada pangsit basahnya. Bisa juga ditambahin pentol bakso atau pangsit goreng. Edodoeee aku jadi nelen ludah ðŸĪĪðŸĪĪðŸĪĪ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, sama mba, susah berpaling dari mie, mau eat clean sekali pun, pasti akan ada masa di mana saya minta mie Ayam 😂 karena memang suka dan rasanya enak, jadi sayang untuk dilewatkan ~ huhuhu.

      Rombong maksudnya gerobak kah, mba? Sepertinya mie ayam kesukaan saya memang masuk ke mie Ayam Jawa 😍 hehehe. Sebab dulu mie Ayam favorit saya pun dijual sama abang-abang gerobakan ~ dan iya, deskripsinya persis yang mba Kartika bilang. Kuahnya kental dan sedikit, agak manis, dengan sawi matang. Terus suka dikasih toping pangsit dan bakso sesuai pilihan 🙈 hehehe.

      Waaah mie Chinese itu yang seperti mie BAKMI GM bukan, mba? Saya sambil membayangkan hahahaha. Biasa beli Bakmi GM kuahnya terpisah. Atau mirip mie ayamnya Es Teler 77? 😆

      Delete
  22. Wah, semua makanan di atas kayaknya sudah lebih dari cukup buat jadi makanan kafe, Mbak. :D Dari sekian makanan di atas, yang paling menggoda buat saya itu kari Jepang. Bikin inget udon kari yang sering kami makan sebelum nonton di bioskop... ah.... kapan bisa nonton di bioskop lagi ya... :D

    Mengejutkan sekali memang, ternyata masa pandemi ini bikin orang-orang sadar bahwa makanan yang semula dikira cuma bisa dibikin sama chef-chef pro di resto bisa dibikin sendiri di rumah cuma pakai panduan resep dan tutorial. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduuuuh mas Morishige sebut Udon Kari, saya jadi kebayang Marugame, huhu jadi mau makan itu besok siang 😂 eniho, sama kita mas, rindu menonton bioskop, terakhir menonton sebelum Corona datang mengacak-acak dunia 😭 entah kapan bisa kembali ke sana.

      Iya ternyata tinggal contek di Cookpad bisa buat ala-ala resto, mas. Mungkin mas bisa coba sama Nyonya untuk quality time berdua 😍

      Delete
  23. AKU SUKA BANGET NASI LEMAK DAN TEH TARIK PANAAASSS. Like, aku bisa makan itu tiap hari di Malaysia. Nasi Lemak itu enak, porsinya pas buatku, dan harganya murah hehe.

    Selalu suka minuman-minuman dengan citarasa bittersweet macam Teh Tarik, Burmese Tea, Kopi Tarik, Kopi-C, Vietnamese Coffee, dsb. Nggak ada nasi lemak dan teh tarik yang nggak enak sejauh ini hahaha, tiap sesapan teh tarik tuh rasanya, nyesss...

    Kalau di Thailand, aku malah nggak terlalu suka pad thai, tom yum, atau makanan khas lainnya, lebih suka mie-mie yang menggoyang lidah. Mie di sana enak-enak, and usually contains pork hehe. Mango Sticky Rice masih suka.

    Aku nggak terlalu suka Vietnamese Food karena anyep, hambar gitu dan semriwing hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. SAMA MASSSS NASI LEMAK MEMANG ENAKKK! 😂😂😂

      Kalau saya pernah cobanya hari teh tarik, rasanya memang enak, tapi minuman lain yang mas sebutkan sepertinya saya belum pernah coba 🙈 by the way, teman nasi lemak saya itu teh tarik es. Kalau mas Nugie sukanya panas, while saya nggak bisa minum panas 😆

      Di Thailand, yang paling saya suka Pad Thai dan chicken-nya 😍 kalau noodle jarang makan ~ Tom Yum sesekali saja dan Mango Sticky Rice tergantung di mana penjualnya ðŸĪĢ hahahaha.

      Berarti mas Nugie nggak suka Pho, yah? 😁

      Delete
    2. Hm kalo pho masih edible buatku, meski bukan favorit hehe

      Delete
    3. Ahaaa. I see, mas 😆

      Delete
  24. Corona memang bisa mengubah banyak hal yaa.. termasuk kebiasaan dari jajan ke masak sendirii.. 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, iyaaah, jadi pada mulai masak 😂

      Delete