Tan Hiok Nee | CREAMENO

Pages

Tan Hiok Nee




Dari sekian banyak tempat wisata di Johor Bahru, Malaysia, ada satu tempat yang paling gue suka, dan sudah bisa ketebak dong ya jenis tempatnya apa? Yeps, apalagi kalau bukan kota tua yang dipenuhi dengan bangunan tua ~ πŸ˜‚ Gue memang suka melihat bangunan, apalagi kalau tua, asal jangan ketemu setan yang melotot dari jendela hahahahaha. Nah, kali ini, gue mau ajak teman-teman untuk liburan virtual ke Jalan Tan Hiok Nee, Johor Bahru, Malaysia 😍
From sooo many tourist attractions in Johor Bahru, Malaysia, there is one place that I like the most, and can you guess what kind of place is it? Yeps, it's an old town filled with old buildings πŸ˜‚ I do really like looking at old buildings, as long as there is no ghost glaring from the window. LOL. Well, this time, I wanna take you to Tan Hiok Nee Street, Johor Bahru, Malaysia 😍
λ§λ ˆμ΄μ‹œμ•„Johor Bahru의 μ—„μ²­λ‚˜κ²Œ λ§Žμ€ κ΄€κ΄‘λͺ…μ†Œλ“€ μ€‘μ—μ„œ μ œκ°€ κ°€μž₯ μ’‹μ•„ν•˜λŠ” μž₯μ†Œκ°€ μ–΄λ”œκΉŒμš”? Yeps λ°”λ‘œ, ꡬ식 λΉŒλ”©μ΄ μžˆλŠ” κ΅¬μ‹œκ°€μ§€μ—μš” πŸ˜‚ μ°½λ¬Έμ—μ„œ 유령이 μ³λ‹€λ³΄μ§€λ§Œ μ•ŠλŠ”λ‹€λ©΄ ꡬ식 λΉŒλ”©μ„ λ³΄λŠ”κ±Έ μ’‹μ•„ν•΄μš”. LOL μ΄λ²ˆμ—λŠ” μ—¬λŸ¬λΆ„μ„ λ§λ ˆμ΄μ‹œμ•„Johor Bahru의 Tan Hiok Nee Street둜 λ°λ €κ°ˆκ±°μ—μš” 😍




Jalan Tan Hiok Nee merupakan salah satu jalan yang dijadikan sebagai area HERITAGE WALK oleh pemerintah setempat, sebab di sana, ada banyak bangunan peninggalan masa silam. Even beberapa toko sudah buka dari jaman orang tua kita masih gadis dan bujang 😁 yep, Jalan Tan Hiok Nee ini berisi jajaran toko yang diantaranya masih dipegang oleh pengusaha jadul berbaur dengan banyak pengusaha muda. Hehehe. Eniweis, meski sisi sejarahnya menarik, to be honest alasan mendasar gue ke Jalan Tan Hiok Nee sebetulnya karena gue mau ke cafe yang terkenal dengan BEST CHICKEN CHOP in town (versi majalah lokal) 😍 (iya, makan doang pikirannya).
Tan Hiok Nee Street is one of streets that is used as HERITAGE WALK area by local government ~ because there are many old buildings around the area. Even some shops have opened since our parents were young 😁 and yeah, there are many shops in Tan Hiok Nee Street, some are still manage by old entrepreneurs mingling with many young entrepreneurs. Hehehe. Anyways, although the historical side is interesting, to be honest, my real reason when I visited Tan Hiok Nee Street was because I wanna go to cafe which famous for BEST CHICKEN CHOP in town 😍
Tan Hiok Nee StreetλŠ” ν˜„μ§€μ •λΆ€κ°€ HERITAGE WALK μ§€μ—­μœΌλ‘œ μ§€μ •ν–ˆμ–΄μš” ~ λ§Žμ€ ꡬ식 λΉŒλ”©λ“€μ΄ μžˆλŠ” 지역이기 λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš”. λͺ‡λͺ‡ κ°€κ²Œλ“€μ€ λΆ€λͺ¨λ‹˜ μ„ΈλŒ€κ°€ 어렸을 λ•Œ λΆ€ν„° μ—΄μ—ˆλ‹€κ³  ν•΄μš” 😁 그리고 Tan Hiok Nee Streetμ—λŠ” λ§Žμ€ κ°€κ²Œλ“€μ΄ 있고 μ Šμ€ 사업가와 λ‚˜μ΄λ“  사업가가 μ„žμ—¬μ„œ μš΄μ˜ν•˜κ³ μžˆμ–΄μš”. Hehehe. 역사적인 λΆ€λΆ„ λ˜ν•œ ν₯λ―Έλ‘œμ›Œμš”. 사싀 Tan Hiok Nee Street을 λ°©λ¬Έν•œ μ§„μ§œ μ΄μœ λŠ” BEST CHICKEN CHOP으둜 유λͺ…ν•œ μΉ΄νŽ˜μ— κ°€κ³ μ‹Άμ—ˆκΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ§€λ§Œμš”πŸ˜


Nama cafe-nya adalah IT ROO CAFE, dengan menu andalan Chicken Chop. Kalau teman-teman ke Johor Bahru, gue sarankan untuk mampir dan coba Chicken Chop mereka karena memang enak, harga terjangkau dan porsi besar ~ Too bad, gue nggak punya foto bagus yang layak untuk dipajang hahahahahaa. Gue sama si kesayangan ke It Roo Cafe naik GRAB dari hotel dan turun tepat di depan cafe-nya. Pada waktu itu gue harus menunggu sebentar karena full di dalam, jadi gue sarankan jangan datang diwaktu makan siang apalagi saat perut keroncongan πŸ˜‚
The cafe's name is IT ROO CAFE, with signature Chicken Chop menu. If you visit Johor Bahru, I suggest you stop by and try their Chicken Chop because it's delicious with affordable and large portions. Too bad, I don't have a good photo of the food hahahahahaha. Anyhow, me and my man went to It Roo Cafe, and at that time we had to wait for a while because it was full inside, so I suggest you not to come during lunch, especially when you feel really hungry πŸ˜‚
Chicken Chopκ°€ μ‹œκ·Έλ‹ˆμ²˜ 메뉴인 카페 이름은 IT ROO CAFEμ΄μ—μš”. μ—¬λŸ¬λΆ„μ΄ Johor Bahru에 λ°©λ¬Έν•˜μ‹ λ‹€λ©΄ Chicken Chopλ₯Ό κΌ­ λ“œμ…”λ³΄μ‹œκΈΈ μΆ”μ²œλ“œλ €μš”. λ§›μžˆκ³  μ €λ ΄ν•˜κ³  양도 λ§Žμ•„μš”. μ•ˆνƒ€κΉκ²Œ 쒋은 μŒμ‹μ‚¬μ§„μ€ μ—†μ§€λ§Œμš” hahahahahaha. μ—¬ν•˜νŠΌ 저와 λ‚΄λ‚¨μžλŠ” It Roo Cafe에 κ°”κ³  μ†λ‹˜μ΄ 꽉 μ°¨μ„œ μ’€ κΈ°λ‹€λ Έμ–΄μš”. κ·ΈλŸ¬λ‹ˆ μ—¬λŸ¬λΆ„μ€ μ μ‹¬λ•Œ, 특히 λ°°κ³ ν”Œ λ•ŒλŠ” ν”Όν•˜μ‹œλŠ”κ±Έ μΆ”μ²œλ“œλ €μš” πŸ˜‚



Eniho, selain It Roo Cafe, gue juga mampir ke Bev-C Cafe yang menjual berbagai macam pie. Plus ada satu bakery enak persis di depan It Roo Cafe yang sudah berusia lima puluh tahunan. Wadaaw. Nama bakery-nya Salahuddin Bakery. Sila dicoba kakak! Lumayan untuk ganjal perut saat lapar (padahal baru makan!) πŸ€ͺ mana waktu gue ke sana lagi panas-panasnya. Gue sama si kesayangan lupa bawa payung, alhasil di sepanjang jalan gue misuh karena gerah πŸ˜… So, untuk membuat gue stop bicara, dia terus menyuapi gue dengan roti yang dia pegang πŸ˜‘πŸ˜‚
Besides It Roo Cafe, I also visited Bev-C Cafe which sells various types of pies. Plus there is one delicious bakery in front of It Roo Cafe which already running fifty years. Wadaaaw. The name of the bakery is Salahuddin Bakery. Please try it! Because it will help you when you feel hungry (though I just ate chicken chop!) πŸ€ͺ I was unlucky, I visited Johor Bahru when summer peak, so it was pretty hot and we forgot to bring an umbrella, as a result, I kept rambling and annoyed. So, to make me stop, my man kept feeding me the Salahuddin bread that he holds πŸ˜‘πŸ˜‚
It Roo Cafe 외에도 λ‹€μ–‘ν•œ μ’…λ₯˜μ˜ 파이λ₯Ό νŒŒλŠ” Bev-C Cafe에도 κ°”μ–΄μš”. It Roo Cafe μ•žμ—λŠ” 문연지 50λ…„μ΄λ‚˜ 된 λ§›μžˆλŠ” 빡집이 μžˆμ–΄μš”. Wadaaw 빡집 이름은 Salahuddin Bakeryμ—μš”. ν•œλ²ˆ λ“œμ…”λ³΄μ„Έμš”! λ°°κ³ ν”Œ λ•Œ λ„μ›€λ κ±°μ—μš”(μ €λŠ” 막 chicken chopλ₯Ό 먹은 μƒνƒœμ˜€μ§€λ§Œμš”!) πŸ€ͺ μš΄λ‚˜μ˜κ²Œ Johor Bahru에 μ œκ°€ 갔을 λ•ŒλŠ” 여름이 피크라 μ—„μ²­ 더웠고 양산을 μ•ˆλ“€κ³ κ°€μ„œ 계속 λ°©ν™©ν•˜κ³  μ§œμ¦λ‚¬μ—ˆμ–΄μš”. κ·Έλž˜μ„œ λ‚΄λ‚¨μžλŠ” 계속 λ©ˆμΆ°μ„œ κ·Έκ°€ λ“€κ³ μžˆλ˜ Salahuddin 빡을 λ¨Ήμ—¬μ€¬μ–΄μš” πŸ˜‘πŸ˜‚



By the way, nggak banyak cerita yang ingin gue bagikan pada liburan virtual di Jalan Tan Hiok Nee, tapi semoga teman-teman suka foto-foto yang gue bagikan, siapa tau jadi berminat liburan ke Johor Bahru saat Corona sudah hilang 😍 gue pribadi mau balik ke sana, karena ada banyak restoran enak yang kami suka ~ Kalau disuruh pilih antara Kuala Lumpur, Johor Bahru, Melaka, atau Penang, jujur gue akan pilih Johor Bahru karena kami punya ratusan memori indah di sana πŸ™ˆ so yeah, kindly enjoy sekian persen memori indah yang kami punya πŸ˜†πŸ’•

Teman-teman ada yang hobi lihat bangunan tua? 😬
By the way, there aren't many stories that I want to share on this virtual vacation series, but I wish you like the photos I shared, who knows you interested to go to Johor Bahru when Corona is gone 😍 I personally wanna go back there, because there are many good restaurants that me and my man love ~ If I should choose between Kuala Lumpur, Melaka, Penang and Johor Bahru, to be honest I will choose Johor Bahru because we have hundreds of beautiful memories there πŸ™ˆ so yeah, kindly enjoy some of beautiful memories we have πŸ˜†πŸ’•

Do you like seeing old buildings, guys? 😬
참고둜 이번 κ°€μƒνœ΄κ°€ μ‹œλ¦¬μ¦ˆμ—μ„œ κ³΅μœ ν•˜κ³  싢은 이야기가 λ§Žμ€κ±΄ μ•„λ‹ˆμ§€λ§Œ μ½”λ‘œλ‚˜κ°€ λλ‚˜κ³  Johor Bahru에 가보고 μ‹ΆμœΌμ‹  뢄듀이 κ³΅μœ ν•΄λ“œλ¦° 사진을 μ’‹μ•„ν•˜μ…¨μœΌλ©΄ μ’‹κ² μ–΄μš” 😍 개인적으둜 저와 λ‚΄λ‚¨μžκ°€ μ’‹μ•„ν•˜λŠ” 식당듀이 λ§Žμ•„μ„œ λ‹€μ‹œ 가보고 μ‹Άμ–΄μš” ~ μ œκ°€ Kuala Lumpur, Melaka, Penang 그리고 Johor Bahru μ€‘μ—μ„œ ν•œκ°€μ§€λ₯Ό 선택해야 λœλ‹€λ©΄ μ €λŠ” μˆ˜λ°±κ°€μ§€μ˜ μ•„λ¦„λ‹€μš΄ 기얡이 있기 λ•Œλ¬Έμ— Johor Bahruλ₯Ό 선택할 κ±°μ—μš” πŸ™ˆ so yeah μš°λ¦¬κ°€ 가진 λͺ‡κ°œμ˜ μ•„λ¦„λ‹€μš΄ 기얡을 μ¦κ²¨μ£Όμ‹œκΈ° λ°”λž˜μš” πŸ˜†πŸ’•

ꡬ식 λΉŒλ”© λ³΄λŠ”κ±°, μ—¬λŸ¬λΆ„μ€ μ’‹μ•„ν•˜μ„Έμš”? 😬

40 comments:

  1. Mba Eno header-nya ganti lagi ya? Hehe. Soalnya kemaren aku perhatiin "a" si bunny sweety, profilnya juga ganti. Lhaa? Kok aku jadi komenin yang ini siih πŸ˜‚

    Hujan-hujan gini kayaknya enak makan pie-nya mbaa, hayoloh mba Eno tanggung jawab, haha.

    Belum pernah ke Malaysia mbaa, ntar deh kalau kesana aku bakalan main ke Tan Hiok Nee, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha iya mba saya ganti lagi habisnya si bunny dibully sohibul saya katanya peyot begitu gambarnya. Wk. Jadi saya mau minta dibuatkan bunny sama designer langganan. Tapi nggak tau kapan kelarnya 🀣 eniho, mba Sovia matanya jeli banget, sampai tau saya ganti profil padahal kecil lho itu fotonya πŸ™ˆ berhubung sudah masuk musim gugur, jadi ceritanya mau ganti profil yang match dengan feel musim gugurnya mba *banyak gaya* 🀣

      Kalau hujan lebih enak makan mie instan atau jeon mba dibandingkan makan pie, apalagi sambil menonton drama hahaha. Eniho di sana sedang hujan, mba? Asiiiik dong bisa melamun sambil mendengar bunyi suara hujan πŸ˜† well, siapa tau bisa sambil membayangkan one day mba Sovia main ke Malaysia. Jangan lupa mampir Tan Hiok Nee ya, terus makan chicken chop ugha hahahaha 🀣

      Delete
  2. Nyiaaww kak Eno, foto profilenya baru :3 #salfok.

    Terima kasih udah diajak jalan-jalan virtual ke Malaysia 😍. Aku suka foto-fotonya, cakep sekali! Tone-nya membuat fotonya jadi terlihat lebih hangat πŸ€—

    Foto cheesecakenya juga membuat aku ngiler 🀀. Sayang nggak ada foto chicken chopnya padahal aku penasaran pengin lihat hihihi.

    Si kesayangan emang udah hafal banget sama kakak ya 🀭 misuh dikit, langsung disodorin makanan. Tahu aja cara ngobatin ke-misuh-an kak Eno πŸ€ͺ

    Ditunggu invitation untuk jalan-jalan virtual lainnya, kak Eno 🀭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa pada salfok syiiih hahaha. Mau ganti suasana, biar feel-nya ala musim gugur gitchu, Lia 😝

      Sama-sama sayang terima kasih sudah membaca tulisan kakak meski isinya singkat dan padat 🀣 kalau untuk foto chicken chop nggak ada yang lolos kurasi masuk blog sebab jelek semua. Wk. However, sebagai bayangan, chicken chop ini mirip steak dengan saus dan ayam yang digunakan merupakan ayam fillet dada berukuran cukup besar. Rasanya crispy di luar, juicy di dalam, nggak heran yang makan di sana sampai antri terkadang 🀀 meski mirip steak ayam tapi beda, susah dijelaskan pokoknya hahaha *kakak nggak jago mendeskripsikan makanan* πŸ€ͺ

      Pssst, rotinya terlalu enak untuk ditolak makanya meski misuh tetap diterima suapannya dengan lapang dada hahahaha. Tapi asli deh, kalau ke Malaysia jangan saat summer peak, nggak kukuuuu panasnyaaah 🀣

      Delete
    2. Nyiahaha soalnya tetiba si bunny nenghilang tapi aku suka profile picture yang sekarang, berasa warmnya kak 😍

      Singkat, padat tapi cukup membuat ngiler 🀣. Untuk chicken chopnya, aku udah terbayang nih kak. Pokoknya mirip steak ayam tapi beda kan. Oke! Kira-kira mirip shilin mungkin tapi pakai saos 🀭. Udah cukup mendetail itu penjelasannya kak, udah cukup bisa menampilkan bayangan chicken chop di otak aku 🀭

      Huahahaah kak Eno!! Tapi emang kalau cuaca terlalu panas nggak enak banget, bikin badan jadi cepat lengket karena keringetan ya πŸ˜‚

      Delete
    3. Si bunny dihilangkan sementara waktu sampai dapat gambar bunny yang baru hahahaha. Yang kemarin meletat-meletot bentuknya πŸ€ͺ

      Shilin kan tipis, kalau chicken chop tebal, Liaaa 😍 jadi mungkin anggap makan dua shilin ditumpuk satu kali, ya 🀣 susah ternyata mau deskripsikan makanan. Nggak semudah lidah influencer di luar sana 🀣 hahahaha.

      Ngomong-ngomong kalau terlalu panas memang rasanya nggak enak. Selain bisa buat kulit terbakar, rambut terasa gatal, emosi pun jadi nggak jelas arahnya. Wk. That's why sebisa mungkin harus bawa payuuung ke mana-mana πŸ˜‚ tapi masalahnya, kadang sudah dibawa jauh-jauh liburan, eh ended up ketinggalan di kamar tempat menginap. Nggak ada gunanya πŸ€ͺ

      Delete
  3. Saya juga suka mbak lihat bangunan tua, soalnya unik saja bangunannya, beda dengan zaman sekarang. Kesannya seperti kembali ke masa silam gitu.

    Jalan Tan Hiok Nee itu banyak juga ya mbak bangunan kuno nya, tapi yang utama karena ada cafe It Roo Cafe yang ada jajanan Chicken Chop.🀭

    Tahu saja, biar mbak Eno ngga misuh lagi maka disuapin.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooooss mas, cakep cakep yah bangunan tua tuh design-nya. Apalagi kalau terawat dan warnanya pas. Di Bali atau Jeju sayangnya jarang lihat ada bangunan tua. While di Jakarta ada banyaaaak 😍 makanya kalau ada heritage area di negara lain, sometimes nggak mau saya lewatkan πŸ™ˆ

      Jalan Tan Hiok Nee ini secara keseluruhan isinya bangunan tua berbentuk ruko berjajar. Cuma beberapa sudah disulap jadi cafe modern while beberapa lainnya masih tetap dijaga keasliannya. Serunya lagiiiih, di sana ada banyaaak cafe, jadi bisa pilih yang paling disuka. That's why saya nggak bosan main ke sana mas, icip satu cafe ke cafe lainnya πŸ˜†

      Mungkin kalau mba Sari lagi misuh bisa dipakai trick-nya mas ~ disuapi makanan siapa tau misuh dan kesalnya hilang πŸ˜‚

      Delete
    2. Di daerah saya ada bengkel motor yang ngontrak nya di halaman rumah yang bangunannya tua mbak, bahkan ada dua patung depan pintunya, jadinya cukup terkenal disini.

      Kalo mbak sarilah misuh dikasih makanan sih diam, tapi lebih senang kalo dikasih duit gambar pak Karno.πŸ˜‚

      Delete
    3. Waakwkwwkk mas agus

      Delete
    4. Kenapa mas Dodo? 😁

      Delete
    5. Patung apa mas? Seram nggak? πŸ˜† terus bengkelnya itu di halaman rumah tua kosong atau ada orangnya? πŸ˜‚ Hehehehe.

      Kalau dikasih uang gambar pakai Soekarno saya mau juga 😜 mana bisa menolak, yang ada gerahnya langsung hilang apalagi kalau dikasih 100 lembar πŸ€ͺ

      Delete
    6. Kurang tahu patung apa, soalnya saya juga kurang paham masalah patung. Ada penghuninya mbak. Bangunannya memang masih kuno tapi lantainya sudah keramik sih.

      Kayaknya cuma mas Dodo yang ngga suka gambar duit pak Karno. Maunya duit gambar rongdo.πŸ˜‚

      Delete
    7. Rongdo itu apa syiiih hahaha saya selama ini lihat mas Agus sebut Rongdo tapi nggak tau artinya 🀣

      Delete
    8. Rongdo bahasa Jawa artinya Janda mbak.. Rangda bahasa Sundanya...

      :-D

      Delete
    9. Hoalaaah 🀣 baru tau saya ~ thank you infonya, mas πŸ™ˆ

      Delete
  4. Saya belum pernah ke perkotaan tua gitu mbk, karena emang saya jarang ngluyur alias anak rumahan yang tiap hari hibernasi di kamarπŸ˜‚. Tapi kalau liburan saya juga suka tempat bersejarah. Sesuatu yang sudah ada bahkan sebelum saya lahir. Aura tempatnya tuh beda. Bikin saya berpikir "wah.. Ini low sejarah. Mungkin suatu hari nanti rumah saya juga akan jadi sejarah"😁

    Lihat foto kue di atas perut saya mendadak minta diisi, karena memang belom makan dari kemarin sore. Efek pilek jadi males makan. (Lah malah curhatπŸ˜‚)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Astria anak rumahan ternyata πŸ˜† hehehe. Memang seru melihat-lihat bangunan peninggalan sejarah. Mungkin lima puluh tahun dari sekarang, design rumah kita sudah dianggap jadoel mba. Mana tau dimasa depan design rumahnya bisa melayang-layang 🀣

      Kalau sakit justru dipaksa makan agar cepat sehat, mba πŸ™ˆ kalau nggak mood makan nanti sakitnya betah nggak mau pergi dari badan mba hehehe. Get well soon, mba Astria 😍

      Delete
  5. Aku bukan yg terlalu suka liat bangunan tua gitu, tapi pernah trip singkat sama teman-teman ke kota tua di jakarta. Mampir ke museum-museum di sekitarnya, kaya museum layangan. Trus saat jalan-jalan kita naik sepeda sama di kasih pinjam topi lebar yg ala pantai. Cuma topinya di desain ala2 macem nona Belanda. Jadi ada pita-pitanya gitu.

    Dulu masih kuliah keliling gitu kota batavia sih sebutannya. Cuma aku lupa nama-nama tempatnya.

    Wahhh... Makasih loh kak refrensi tempat makannya. Aku belum pernah ke daerah sana sih, waktu ke malay malah mampir ke genting. Ternyataaa udara disitu sejuk-sejuk aga dingin. Mungkin karena daerah yg tinggi yaa..

    Foto makanannya menggoda sekali kak 🀀🀀 jadiii mau cari pie jugaa #loh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kota Tua Jakarta memang kece yah buat wisata sejarah. Ada persewaan ontel pula πŸ˜† saya pribadi ke Kota Tua sudah sangat lama mba, sebelum seindah dan serapi sekarang. Wish one day bisa balik ke sana ~ meski nggak tau kapan karena saya pun sudah lama nggak ke Jakarta πŸ˜‚

      Iya mba kalau Genting pasti dingin karena lokasinya di dataran tinggi, agak-agak mirip Ba Na Hills. Sebetulnya Johor Bahru bisa dingin kalau datang saat musim hujan hahahahaha 🀣 eniho, selamat hunting pie mba, semoga ketemu yang enak 😍

      Delete
    2. Aku tiap dua minggu atau seminggu sekali bisa lewatin daerah kota tua jakarta kak Eno!!! Memang sudah jauh lebih rapi karena Kota Tua menjadi salah satu 10 destinasi Bali Baru gagasan pemerintahan pak Jokowi. Tiap weekend, di sini pasti bisa foto-foto sama para hantu. Ada kuntilanak, pocong, vampir, zombie, dll Terus tentunya spot Toko Merah menjadi tempat yang paling diincar para kaula yang ingin mempercantik feeds instagram hahaha

      Namun sejak Corona ini, daerah Kota Tua tidak seramai duluuu. Para hantunya juga jadi uda ga ada sekaraaang....Huhuhu

      BTW foto profil kak Eno ucul beneerr heheehe Cieee yang baru ganti >.<

      Delete
    3. Waaaaahhh kenapa ada hantu di Kota Tua? πŸ˜‚ seraaaam dongggg. Padahal Kota Tuanya sendiri sudah cukup seram apalagi museum Fatahilah (ini masuk kawasan Kota Tua nggak, yah?) ~ saya waktu kecil pernah ke sana dan rasa seramnya masih teringat sampai sekarang. Especially saat lihat bangunan berair di bawah tanah dan penjara yang ada di belakang bangunan 😫 by the way spot Toko Merah itu apa, mba?

      Semoga nanti kalau Corona sudah hilang, Kota Tua bisa ramai lagi dan hantu-hantu bisa berkumpul kembali 😍 by the way terima kasih sudah dibilang lucu mba, padahal gambar kaki sama slippers doang 🀣

      Delete
  6. Aku juga mau ikutan komen profile pic-nya Mba Eno yang baru hahaha sebenernya udah notice pas Mba Eno komen di blog teman yang lain. Aku kira foto apa, ternyata slippers ya πŸ˜†

    Aku jadi ketawa sendiri ngebayangin kesayangan nyumpelin roti ke Mba Eno biar nggak misuh-misuh terus wkwkwk ini sih judulnya kalau Mba Eno lagi kesal, sodorin aja makanan biar adem yaa πŸ™ˆ

    Aku kira bakal ada penampakan si chicken chop-nya, ternyata yang nongol malah cheese cake favorit akoh 😍 itu atasnya oreo crumbs bukan, sih, Mba? <3

    Ternyata di Malaysia itu banyak sekali tempat yang layak dikunjungi, ya. Jujur kalau ngomongin Malaysia, aku hanya tertarik dengan Penang, Ipoh, Melaka dan mungkin sekarang Johor Bahru ini karena direkomendasikan Mba Eno sendiri :D alasanku ingin ke kota-kota tersebut, apalagi bukan karena kulinernya πŸ˜† tapi juga penasaran dengan pemandangan kota tuanya sih hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa foto kaki sama slippers mba, nggak penting memang 🀣 eniho saya mau gantian cwit cwittt karena foto profil mba Jane juga berubah. Cantiiiik bangets, kayak masih 17 tahunan 😍

      Hahahahaha saya segampang itu orangnya, dikasih makan langsung lupa kalau sedang kesal. Apalagi kalau makanannya fave saya, langsung mendadak hilang ingatan tadi kesal kenapa πŸ€ͺ eniwei, betul yang di atasnya itu oreo crumbs kesukaan kita semua hahahaha. Saya lemah sama apapun yang diberi oreo crumbs, entah kenapa pasti langsung pesan πŸ˜†

      Iyes mba, di Malaysia banyak tempat yang kece ~ sebetulnya ada yang lain yang nggak kalah kece dari Johor Bahru seperti Langkawi, terus Kota Kinabalu (selain Penang, Melaka atau KL), cuma buat saya yang terdabest itu Johor Bahru sebab saya punya banyak kenangan indah di sana 🀣 ditambah waktu ke sana, banyak coba resto sama si kesayangan jadi tambah suka hahahaha. Ohya ada satu tempat makan (berbagai macam restoran dan bar) yang lokasinya di tepi parkiran yatch which is view-nya bagus sangat saat sunset datang 😍 saya suka ke sana dan coba berbagai macam resto yang ada. Mostly terkenal akan seafood-nya. Kalau mba Jane suka seafood, direkomendasikan untuk ke sana πŸ˜†

      Delete
  7. Aku juga suka sama bangunan tua, tapi emang bener sih, asal jangan sampe ada kepala yang nongol tiba-tiba disana kwkwwkwk.

    Selalu amaze kalo lagi ngereview, dan foto2nya memang ciamik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akan lain cerita kalau ada yang tiba-tiba muncul di jendela mas, bukannya suka yang ada lari terbirit-birit ketakutan 🀣 hahahahahaha. Thank you so much, mas Sabda 😍

      Delete
  8. Dulu aku ngiranya Johor Baru, dan kalau ada tulisan Johor Bahru berarti salah ketik. Eh ternyata namanya emang Johor Bahru ya ahaha..

    Aku sukanya mobil tua dibanding bangunan tua.. kalau mobil2 yang parkir dan berseliwera di sana mobil tua macam Mini Morris atau Fiat 500, perfect deh kombinasinya :D ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya saya juga baru tau setelah check tiket pada waktu pertama kali ke sana kalau ternyata namanya Bahru bukan Baru, mas πŸ˜†

      Waaaah kalau mas Bara suka mobil tua, mungkin akan suka sama Cuba di mana banyak mobil tua berseliweran di sana. Bisa kita sewa untuk yalan-yalan keliling kota, even jadi taxi pun bisa 😍 sayangnya setau saya di Johor Bahru nggak ada mobil tua berseliweran, adanya cuma mobil tua kotak mirip roti yang saya pajang fotonya di atas πŸ™ˆ

      Delete
  9. aduh fotonya ciamik banget mbak
    suasana jadulnya terasa banget
    johor memang salah satu persimpangan budaya yang cukup kaya ya di Malaysia
    tapi kayak di Kota Tua Jakarta panasnya masya allah ya mbak
    cuma kalo dapat minuman seger kayak gitu pasti terobati hehe

    semoga bisa ke sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas apresiasinya, jadi senang πŸ˜†

      Iya betul, Malaysia ini persimpangan budayanya cukup kental. Banyak area peranakan. Seru jadinya untuk cari tau lebih dalam πŸ˜† by the way kalau panas memang paling enak minum yang segar-segar, mas. Adem Sari contohnya, too bad di sana nggak ada hahahaha 🀣

      Amiiiin, soon semoga bisa 😍

      Delete
  10. Bagus juga view kota tuanya, tapi kalau diperhatikan bentuk bangunan kunonya ... , bentuk khas bangunan rumah etnis Tionghoanya (terutama atapnya) kok ngga gitu kentara, ya πŸ€” ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Model bangunannya rata-rata mirip It Roo Cafe itu mas, tapi ada pula yang beda πŸ˜† memang kalau dibanding kota tua peranakan Tionghoa seperti di beberapa tempat lainnya beda, tapi feel kota tuanya masih tetap terasa di sana. Karena bangunannya memang tua tua bangettt though beberapa ada yang melewati proses perombakan 😍

      Ohya nama jalannya sendiri diambil dari nama orang yang dulunya memang tinggal di sana puluhan tahun silam. Kalau etnis Tionghoa atau bukan, saya kurang tau mas, makanya nggak saya tuliskan ini kota tua dari etnis Tionghoa atau bukan πŸ˜„ Bisa jadi ini kota tua (heritage area) untuk asli Melayu sebab ada bakery yang sudah lama buka itu namanya Salahuddin Bakery, bukan keturunan etnis Tionghoa sepertinya ~ hehe.

      Mungkin kalau mas penasaran, bisa buka Wikipedia soal Tan Hiok Nee, nanti ada info jelas di sana. Saya pribadi nggak mempelajari terlalu dalam sejarahnya. Karena niatan datang untuk cari makanan hahaha πŸ˜‚

      Delete
  11. Jujurnya aku bukan tipe pecinta old vintage buildings kalo sedang traveling mba. Tapi bukan berarti nolak melihat2 gitu, Krn suami sukaaa :p. Jd aku ga masalah kalo hrs nemenin diaaa :D.

    Johor sayangnya aku blm pernah main kesitu, walopun 4 THN study Kat Penang :p. Waktu msh kuliah aku blm doyan jalan2. Masih anak baik yg belajar Mulu hahahahhaha.

    Suami nih udh ngomong, kalo Corona bhaaay, ke Johor yuk, stay di Legoland hotel supaya bisa main di Legoland bareng anak2. Aku mau banget laaaahh hahahahah.

    Ditambah referensi kuliner dr mba, bakal aku coba jugaaa :D . Malaysia sih makanannya aku slalu cocok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pasangan suka, apapun akan dilakukan ya mba 🀣 ataukah ini yang dirasakan si kesayangan setiap kali menemani saya lihat-lihat bangunan tua (?) hahahaha. Sebab setau saya, dia dulunya bukan yang hobi lihat bangunan πŸ˜‚

      Wadaw padahal sudah dekat ituuu dari Penang. Mungkin memang panggilan untuk ke Johor Bahrunya baru datang sekarang 😍 well, kalau mba Fanny yang ke sana pastinya list kuliner akan bertambah banyak secara mba Fanny lebih jago dalam mereview-nya hahaha. Saya ada beberapa list kuliner favorit di Johor, cuma permasalahannya saya nggak jago menulis post soal makanan. Alhasil foto-fotonya mengendap mana nggak banyak yang oke jepretannya πŸ™ˆ

      Eniho, buat orang Indonesia, nggak lengkap rasanya ke Johor Bahru kalau nggak mampir Legoland 😍 anak-anak mba Fanny pasti senang bisa ke sana sebab saya yang bangkotan saja senang hahaha. Enaknya Johor Bahru menurut saya selain karena ada banyak makanan, juga ada banyak theme park jadi nggak bosan πŸ˜†

      Delete
  12. Mbak eno, kok kita sama yaa. Sama-sama suka jalan kaki di kawasan heritage. Kebetulan aku asli semarang dan di sana terdapat kotalama yang memiliki ratusan bangunan peninggalan kolonial. Rata-rata bangunan berusia lebih dari 100th...lebih tua dari alm simbahku 🀣🀣
    Kemudian ada kawasan pecinan yang juga memiliki banyak klenteng dan ceritanya :D

    Eehm...besok kalau pasanganku misuh karena kepanasan, aku bakal suapin makanan aja. daripada capek dengerin misuhnya, mendingan tanganku yg capek nyuapin...hahahhaha

    Kuliner di kawasan heritage memang rata2 unik dan punya ciri khas tersendiri. Belum lagi kalau ada cerita di balik makanan tersebut. Kalau di semarang ada di toko oen dan loenpia gang lombok di kawasan pecinan semarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, saya pernah dengar di Semarang banyak bangunan tua dari cerita teman-teman bloggers, mas 😍 jujur, ingin sekali rasanya main ke Semarang, bisa sekalian makan Lumpia khas sana πŸ˜† hehehe.

      Naaah iya, biasanya kalau misuh itu alasannya nggak jauh dari panas, lapar, haus dan mungkin seperti mba Sarilahnya mas Agus, bisa senang bila diberi uang Pak Karno katanya πŸ˜‚ hahahaha.

      Eniho, saya penasaran kira-kira ada nggak Lumpia Semarang yang bisa dikirim frozen ke luar kota? Di Bali sebetulnya ada yang jual Lumpia tapi nggak pakai rebung seperti di Semarang 😁 Jadi kurang greget makannya hahahaha. Lapar deh saya sekarang πŸ™ˆ

      Delete
    2. Kawasan kotalama sudah selesai diperbaiki. Kalau pengen tahu sejarah bangunannya bisa ikut walking tour keliling beberapa bangunan di kotalama semarang.

      Meskipun sering sekali ke kotalama, aku malah belum pernah menulis tentang kotalama dan beberapa bangunannya..hehehe 🀣

      Nah itu mbak eno. Aku belum dapat info lumpia yang tahan untuk dikirim keluar kota. Nantilah kalau pas balik semarang, aku coba cari infonya.

      Delete
    3. Iya mas, kemarin ada yang bahas soal heritage walk di Semarang, mba Pipit kalau nggak salah hehehe. Terus jadi penasaran mau lihat 😍 semisal mas Rivai punya materinya, ayo dituliskan ~ hehehe saya mau bacaaa πŸ˜‚ penasaran mau lihat lebih detail ceritanyah πŸ˜†

      Siap mas, berkabar kalau ada, yah 🀭

      Delete
  13. selalu suka dengan bangunan-bangunan tua yang tetap dipertahankan, walau fungsinya sudah berubah. kalo mba Eno ke Berlin, bakal pusing karena hampir seluruh bangunan di Berlin adalah bangunan tua, dengan arsitektur dan sejarahnya masing-masing.

    biasanya gedung-gedung tua yang sudah ada sejak jaman perang ini jadi kawasan residensial, mol, dan gedung perkantoran. beberapa bangunan dibilang "baru" dibangun ulang saat Berlin hancur karena perang dunia kedua. yang selamat dari serangan bom, tahun bangunan bisa 1800-an.

    kantorku saja menempati gedung yang dulunya pabrik roti. di dekat rumah, kami sering ke mol yang dulunya gedung pabrik bir (brewery). bangunan fisik boleh tua, namun dalamnya sudah modern dan tetap mempertahankan beberapa cirinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mas, suka bangettt sama bangunan tua yang dipertahankan. Apalagi rumah dengan design yang beda dan sudah jarang digunakan pada era modern seperti sekarang 😍 saya sampai berharap one day rumah saya bisa jadi bangunan tua yang terpelihara juga hahaha.

      Kalau di Eropa bangunan tuanya lebihhhh tuaaaa lagi usianya. Kadang bisa ratusan tahun seperti cerita mas Zam πŸ˜† Pernah saya bercita-cita mau lihat istana milik raja-raja Eropa hahaha. Pasti indah-indah bentukannya πŸ˜† too bad, dulu nggak kepikiran sampai sana. Taunya hanya makan dan have fun haha. Next time apabila diberi kesempatan, mau lebih serius yalan-yalannya. Wish Corona segera hilang πŸ™ˆ

      Seru ya mas kalau bangunan tua tetap dijaga bahkan diperbaiki untuk kembali digunakan, especially karena kebanyakan bangunan tua itu kokoh-kokoh fondasinya. Di Indonesia jadi ingat ada pabrik gula yang diperbaiki, dan jadi rest stop area 😍

      Delete