The House Detox | CREAMENO

Pages

The House Detox




Belakangan ini gue hobi lihat makeover rumah, entah kenapa gue merasa puas kalau hasilnya berubah total dari hancur berantakan jadi bersih bersinar πŸ˜‚ however, kebanyakan makeover di luar sana terkesan 'menyarankan' kita untuk beli barang baru yang cukup menguras budget kita, jadi kurang cocok sama misi gue mengubah suasana rumah tanpa harus belanja perintilan πŸ€ͺ til one day, gue menemukan satu variety show Korea berjudul The House Detox yang mengajak pemilik rumah untuk makeover rumahnya hanya dengan merubah layout ruangan!

Yep, kita nggak perlu beli furniture baru, perintilan baru, ini itu baru, karena yang kita perlukan hanya~lah emptying (membuang barang yang nggak kita perlu), kemudian atur layout ruangan and BOOOM! rumah jadi terasa berbeda. Bahkan di luar bayangan kita semuaaa! 😍 -- and well, terlalu sukanya gue sama variety show ini sampai gue review khusus di blog agar teman-teman yang pusing sama rumahnya bisa menonton siapa tau dapat inspirasi dalam merawat rumah 😁

Eniho, selain proses makeover rumah peserta (orang-orang terkenal, ada aktor, aktris, atlet, etc) yang menarik untuk dilihat, gue juga tertarik dengan cerita mereka. Jadi ada beberapa keluarga yang sudah punya anak merasa pusing karena rumahnya seperti kapal pecah. Bahkan si ibu give up sebab nggak punya waktu untuk membereskan rumah. Si ibu full harus urus anak padahal si ibu orang terkenal, tapi di rumah, dia selayaknya ibu yang kadang lupa mandi atau makan 🀧

Terus ada juga aktor terkenal yang sudah berumur, bapak dari anak-anak yang sudah beranjak dewasa ~ dia ini nggak punya ruang khusus untuk me time di rumah, padahal nggak beda sama ibu, bapak juga butuh tempat untuk bisa menyegarkan dirinya. Cuma karena rumahnya sudah penuh barang, dan seluruh ruangan sudah memiliki fungsi personal, alhasil si bapak setiap kali mau me time hanya bisa duduk di kursi kecil dekat jemuran! πŸ™ˆ dan ketika The House Detox kasih dia meja kecil untuk kerja, dia menangis cobak ~ 😭 Sebegitunya dia usaha banting tulang agar bisa memberi fasilitas untuk keluarga sampai dia nggak punya tempat untuk dirinya.

Dan yang membuat gue semakin relate karena rumah mereka bukan rumah gedongan seperti rumah Cheongdam atau Gangnam. Seriously, size-nya nggak jauh beda sama rumah Indonesia. Ada salah satu peserta yang apartment-nya kecil, mungkin kalau di Indonesia mirip rumah dua kamar tapi bisa terlihat rapi setelah ditata ulang 😁 by the way, pada variety show The House Detox, kita akan diberi tips bagaimana melakukan detox pada rumah. Yang memberi tips bukan orang sembarangan, melainkan salah satu pakar layout ruang di Korea 😍

🐰🐰🐰

Gue pribadi sudah pernah lihat Netflix Konmarie, terus yang terbaru ada Home Edit ~ namun menurut gue The House Detox ini more than that πŸ˜† hehehe. Apabila teman-teman berminat mau menonton bisa search di Google, setau gue ada banyak situs streaming yang menyediakan The House Detox dengan subtitle dan show ini baru 12 episode, jadi bisa marathon jika suka 😁✌ untuk episode pertama pesertanya aktor - single man (dia akan jadi host episode dua dan seterusnya), semisal teman-teman mau lihat episode keluarga bisa check dari episode dua 😍

Gue jujur menangis saat menonton beberapa episode, mostly episode keluarga, karena gue tau susahnya urus rumah yang berantakan dan terlihat jelas betapa stresnya mereka 😭 terus gue semakin sedih waktu lihat reaksi mereka setelah rumahnya di-makeover, karena ada yang shock nggak sangka rumahnya berubah. Ibarat kata mereka sudah give up dan merasa rumah mereka nggak akan bisa menjadi normal, tapi ternyata bisa! 🀧 iyes, sebegitu desperated-nya mereka.

Cus yang mau menonton bisa cek Google, nanti cerita di kolom komentar jika sudah menonton yaaaaa. Semisal suka, mari kita kompor teman-teman lainnya πŸ˜‚ ohya, satu pelajaran berharga yang gue dapat adalah membuat sistem di rumah. Ternyata sistem diperlukan, mulai dari sistem penempatan barang, sistem tata letak, bahkan sistem pergerakan anak agar anak tau di mana mereka bisa bermain dan di mana mereka nggak bisa ~ Tentunya gue belajar, tanpa harus beli barang baru agar rumah terlihat indah dan nyaman, kita tetap bisa mengganti suasana rumah hanya dengan mengubah layout-nya. Eniwei, teman-teman suka makeover rumah? 😍
Lately I've a hobby related to watch home makeover show. For some reason, I feel satisfied if the makeover result changes completely from bad to a better home πŸ˜‚ However, most of makeover shows always ask us to buy things (such as container, etc.) which take quite our budget, so it's not suitable for my mission who want to change the atmosphere of my house without having to shop πŸ˜† til one day, I found a Korean show called The House Detox that invites homeowners to makeover their homes by simply changing their layout! Woooooooow 😲

Yep, we don't need to buy new furnitures, new things, this and that, because all we need to do is emptying (throw things we don't need), then adjust our room layout and BOOOOM! the house becomes different. Even beyond our imagination! 😍 - and well, I like this variety show too much that it makes me want to write a special review on my blog so that you guys who feel stress with your house can watch the show, who knows you can get an inspiration to care your house 😁

Anyhow, apart from the house makeover process, I'm interested with the stories related to the homeowners. So there are some families who have kids and got stressed because their houses always messy. Even the Mom gave up because she doesn't have time to clean the house and she has to take care the kids all day loooong. And though the Mom is a famous person, but at home, she's just like an ordinary mom who sometimes forgets to eat or take a shower 🀧

There are also famous actor, a father of kids who have grown up ~ He doesn't have a space for me time at home. Yeah, he is no different from Mom, he also need a place to be able to refresh himself. But because the house is full of things, and the whole room has a personal function, as a result, every time he want to get me time, he can only sit on a small chair near the clothesline! πŸ™ˆ and when The House Detox gave him a small table for work, he burst into tears 😭 Because he tried hard to provide any facilities for the family, and he doesn't had place for himself.

Albeit, what makes me more relate with the show is because the houses are not too big like in Cheongdam or Gangnam. Seriously, the size is similiar with the houses in Indonesia πŸ˜† There is even small apartment, maybe in Indonesia it looks like a 2-bedroom house but it looks neat after being rearranged 😁 LOOOL. By the way, on this show, we will be given tips on how to detox our house and the one who gives tips is one of room layout experts in Korea 😍

🐰🐰🐰

I've personally ever seen Netflix Konmarie, and the newest one is Home Edit ~ but I think The House Detox is more than those two πŸ˜† hehehehehee. If you are interested, you can search on Google, there are many streaming sites that provide The House Detox English subtitles and this variety show is relatively new in Korea, so you can watch it if you like 😁 and the homeowner for the first episode is an actor - single man (he will be a host for episode two and so on), but if you want to watch family episode, you can check from episode two 😍

I was cried hard when watching some episodes, mostly family episodes, because I know it's not easy to care a messy house and I understand clearly how much stressed they had 😭 I became more sadder when I saw their reaction after their house was made over, and some of them was shocked also did not expect it at all. They said they already gave up and know that their house will not be able to change, but it can! 🀧 yes, that's how desperated they were.

For those who already watched, please later tell the story in comments column. If you like it, let's make other friends like it, too πŸ˜‚ oh yeah, one valuable lesson I learned was to make a system at home. It turns out that the system is needed, starting from a system for placing goods - things - furnitures, a layout system, even a system for how kids move so that kids know where they can play and where they can't ~ and of course I also learned that without having to buy new things to make our houses look good and comfortable, we can still change the atmosphere of our houses just by changing the layout 😍 anyway, do you like makeover show, guys?
μ΅œκ·Όμ— μ €μ˜ μ·¨λ―ΈλŠ” 집을 κΎΈλ©°μ£ΌλŠ” ν™ˆλ©”μ΄ν¬μ˜€λ²„ μ‡Όλ₯Ό λ³΄λŠ”κ±°μ—μš”. λͺ‡κ°€μ§€ 이유둜 λ‚˜μœμ μ„ λ³€ν™”μ‹œμΌœμ„œ 더 λ‚˜μ€ μ§‘μœΌλ‘œ μ™„λ²½ν•˜κ²Œ λ°”κΎΈλ©΄ μ €λŠ” λ§Œμ‘±κ°μ„ λŠκ»΄μš” πŸ˜‚ ν•˜μ§€λ§Œ λŒ€λΆ€λΆ„μ˜ λ©”μ΄ν¬μ˜€λ²„μ‡ΌλŠ” 항상 μš°λ¦¬μ—κ²Œ μ˜ˆμ‚°μ΄ λ“€μ–΄κ°€λŠ” λ­”κ°€λ₯Ό μ‚¬μ•Όλœλ‹€κ³  ν•΄μš”(μˆ˜λ‚©μž₯ λ“±) κ·Έλž˜μ„œ 그건 쇼핑을 ν•˜μ§€ μ•Šκ³  μ§‘μ˜ λΆ„μœ„κΈ°λ₯Ό λ°”κΎΈλ €λŠ” 제 μž„λ¬΄μ™€ λ§žμ§€ μ•Šμ•„μš” πŸ˜† 그러던 μ–΄λŠλ‚  μ €λŠ” 집주인이 μ΄ˆλŒ€ν•΄μ„œ μ§‘μ˜ λ ˆμ΄μ•„μ›ƒμ„ λ°”κΏ”μ„œ λ³€ν™”μ‹œν‚€λŠ” μ‹ λ°•ν•œ μ •λ¦¬λΌλŠ” ν•œκ΅­ 예λŠ₯을 μ°Ύμ•˜μ–΄μš” ! Woooooooow 😲

λ„€, 이것저것 μƒˆλ‘œμš΄ 가ꡬλ₯Ό μ‚΄ ν•„μš”κ°€ μ—†μ–΄μš”. μ™œλƒλ©΄ μš°λ¦¬κ°€ 할건 λΉ„μš°κΈ° λΏμ΄μ—μš”(ν•„μš”μ—†λŠ”κ±Έ λ²„λ¦¬κΈ°λ§Œν•˜λ©΄λ˜μš”) 그런 λ’€ λ ˆμ΄μ•„μ›ƒμ„ λ°”κΎΈλ©΄ BOOOOM! 집이 λ‹¬λΌμ Έμš”. μƒμƒμ΄μƒμœΌλ‘œμš”! 😍 - 그리고 μ œκ°€ 이 예λŠ₯을 λ„ˆλ¬΄ μ’‹μ•„ν•΄μ„œ λΈ”λ‘œκ·Έμ— λ¦¬λ·°κΉŒμ§€ μ¨μ„œ 집이 μ–΄μ§ˆλŸ¬μ Έ 슀트레슀 λ°›λŠ” μ—¬λŸ¬λΆ„μ΄ λ³Ό 수 있게 ν–ˆμ–΄μš”. 집에 λŒ€ν•΄μ„œ 영감이 λ– μ˜€λ₯Όμ§€ λˆ„κ°€ μ•Œμ•„μš” 😁

μ—¬ν•˜νŠΌ 집 λ³€ν™”κ°€ μ§„ν–‰λ˜λ©΄μ„œ 집주인에 λŒ€ν•œ 이야기가 ν₯λ―Έλ‘œμ› μ–΄μš”. κ·Έ 쀑 ν•˜λ‚˜λŠ” 아이가 μžˆλŠ” 가쑱인데 집이 항상 μ–΄μ§ˆλŸ¬μ Έ μžˆμ–΄μ„œ 슀트레슀λ₯Ό λ°›κ³ μžˆμ—ˆμ–΄μš”. 집을 치울 μ‹œκ°„λ„ μ—†κ³  아이듀을 ν•˜λ£¨ 쒅일 돌볼 수 μ—†μ–΄μ„œ μ—„λ§ˆκ°€ 포기할 μ •λ„μ˜€μ–΄μš”. μ—„λ§ˆκ°€ 유λͺ…μΈμ΄μ§€λ§Œ μ§‘μ—μ„œλŠ” λ°₯도 μžŠκΈ°λ„ ν•˜κ³  μƒ€μ›Œλ„ μžŠκΈ°λ„ν•˜λŠ” λ³΄ν†΅μ˜ μ—„λ§ˆμ—μš” 🀧

큰 아이λ₯Ό ν‚€μš°κ³ μžˆλŠ” 아빠인 λ°°μš°λ„ μžˆμ—ˆμ–΄μš” ~ κ·ΈλŠ” 집에 λ‚΄μ‹œκ°„μ„ κ°€μ§ˆ 곡간이 μ—†μ—ˆμ–΄μš”. Yeah, μ—„λ§ˆμ™€ λ‹€λ₯Όλ°” μ—†μ—ˆκ³  λ¦¬ν”„λž˜μ‰¬ν•  곡간이 ν•„μš”ν–ˆμ–΄μš”. ν•˜μ§€λ§Œ 집이 λ¬Όκ±΄λ“€λ‘œ κ°€λ“μ°¨μžˆμ—ˆκ³  방은 개인의 κΈ°λŠ₯이 μžˆμ–΄μ„œ κ·Έκ°€ λ‚΄μ‹œκ°„μ„ 가지고 싢을 λ•Œ λ§ˆλ‹€ λΉ¨λž«μ€„ κ·Όμ²˜μ— μžˆλŠ” μž‘μ€ μ˜μžμ— μ•‰μ•„μžˆλŠ”κ²Œ λ‹€μ˜€μ–΄μš”! πŸ™ˆ 그리고 μ‹ λ°•ν•œμ •λ¦¬κ°€ κ·Έμ—κ²Œ μž‘μ€ 책상을 μ£Όμ—ˆμ„ λ•Œ κ·ΈλŠ” λˆˆλ¬Όμ„ ν˜λ Έμ–΄μš” 😭 μ™œλƒλ©΄ κ·ΈλŠ” κ°€μ‘±λ“€μ—κ²Œ μ‹œμ„€μ„ μ œκ³΅ν•˜λ €κ³  μ• μΌμ§€λ§Œ κ·Έ μžμ‹ μ€ 곡간을 가지지 λͺ»ν–ˆμ—ˆκ±°λ“ μš”.

이 쇼에 더 κ³΅κ°ν•˜κ²Œ 된건 μ²­λ‹΄μ΄λ‚˜ 강남에 μžˆλŠ” 큰 집이 μ•„λ‹ˆλΌλŠ” μ μ΄μ—ˆμ–΄μš”. 진심 크기가 μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ˜ 집과 λΉ„μŠ·ν–ˆμ–΄μš” πŸ˜† μž‘μ€ μ•„νŒŒνŠΈλ„ μžˆμ—ˆμ–΄μš”. μ•„λ§ˆ μΈλ„λ„€μ‹œμ•„μ—μ„œ νˆ¬λ£Έμ •λ„ λ˜λŠ” μ§‘μ΄μ—ˆλŠ”λ° 재배치 후에 κΉ”λ”ν•΄μ‘Œμ–΄μš” 😁 LOOOL. 그런데 이 μ‡Όμ—μ„œ μš°λ¦¬λŠ” ν•œκ΅­μ˜ κ³΅κ°„ν¬λ¦¬μ—μ΄ν„°μ—κ²Œ 집을 정리할 수 μžˆλŠ” νŒλ“€μ„ 얻을 수 μžˆμ–΄μš” 😍

🐰🐰🐰

μ œκ°€ λ„·ν”Œλ¦­μŠ€ Konmarieλ₯Ό λ³Έ 적이 μžˆμ–΄μš”. μ΅œμ‹ μž‘μ΄ Home Editμ΄μ—μš” ~ ν•˜μ§€λ§Œ μ‹ λ°•ν•œμ •λ¦¬κ°€ κ·Έ λ‘˜λ³΄λ‹€ 더 λ‚˜μ€κ²ƒκ°™μ•„μš” πŸ˜† hehehehehee. κ΄€μ‹¬μžˆμœΌμ‹œλ‹€λ©΄ κ΅¬κΈ€μ—μ„œ κ²€μƒ‰ν•΄λ³΄μ„Έμš” μ˜μ–΄ μžλ§‰μ„ μ œκ³΅ν•˜λŠ” 슀트리밍 μ‚¬μ΄νŠΈκ°€ λ§Žμ•„μ„œ μš”μ¦˜ μƒˆλ‘œν•˜λŠ” 이 ν•œκ΅­μ˜ˆλŠ₯을 보싀 수 μžˆμ–΄μš” 😁 첫번째 μ—ν”Όμ†Œλ“œμ—μ„œ 집주인은 싱글남 μ—°κΈ°μžμ—μš”(λ‘λ²ˆμ§Έ λΆ€ν„°λŠ” ν˜ΈμŠ€νŠΈκ°€ λ˜μš”) μ—¬λŸ¬λΆ„μ΄ κ°€μ‘± μ—ν”Όμ†Œλ“œλ₯Ό λ³΄κ³ μ‹ΆμœΌμ‹œλ‹€λ©΄ λ‘λ²ˆμ§Έ μ—ν”Όμ†Œλ“œ λΆ€ν„° λ³΄μ„Έμš” 😍

λͺ‡λͺ‡ μ—ν”Όμ†Œλ“œλ₯Ό λ³΄λ©΄μ„œ μ €λŠ” 많이 μšΈμ—ˆμ–΄μš” λŒ€λΆ€λΆ„ κ°€μ‘± μ—ν”Όμ†Œλ“œμ˜€μ–΄μš”. μ™œλƒλ©΄ μ–΄μ§ˆλŸ¬μ§„ 집을 μΉ˜μš°λŠ”κ²Œ μ–Όλ§ˆλ‚˜ 쉽지 μ•Šκ³  슀트레슀 λ°›λŠ” 일인지 μ•Œκ³ μžˆκΈ° λ•Œλ¬Έμ΄μ—μš” 😭 μ˜ˆμƒμΉ˜ λͺ»ν•œ 변화에 λ†€λΌλŠ” λ¦¬μ—‘μ…˜λ“€μ„ λ³Ό λ•ŒλŠ” 더 μŠ¬νŽμ–΄μš”. 그듀은 이미 ν¬κΈ°ν–ˆμ—ˆκ³  집이 λ°”λ€Œμ§€ μ•Šμ„κ±°λΌκ³  λ§ν–ˆμ§€λ§Œ 그게 κ°€λŠ₯ν–ˆμ–΄μš”! 🀧 μ–Όλ§ˆλ‚˜ μ ˆλ§μ μ΄μ—ˆμ„κΉŒμš”.

이미 보신뢄듀은 λŒ“κΈ€λ‘œ 이야기λ₯Ό λ§ν•΄μ£Όμ„Έμš”. μ’‹μœΌμ…¨λ‹€λ©΄ μΉœκ΅¬λ“€μ—κ²Œ μΆ”μ²œν•΄μ£Όμ„Έμš” πŸ˜‚ oh yeah, μ œκ°€ ν•œκ°€μ§€ λ°°μš΄κ²ƒμ€ 집에 μ‹œμŠ€ν…œμ„ λ§Œλ“€μ–΄μ•Ό ν•œλ‹€λŠ”κ±°μ˜€μ–΄μš”. 물건을 λ†“λŠ” μ‹œμŠ€ν…œ λΆ€ν„° 가ꡬ,λ ˆμ΄μ•„μ›ƒ, 심지어 아이듀 동선을 λ§Œλ“€μ–΄μ„œ μ–΄λ””μ„œ 놀아야할지, 놀지 말아야할지 μ•Œ 수 μžˆλŠ” μ‹œμŠ€ν…œμ΄ ν•„μš”ν•˜λ‹€λŠ” κ±°μ—μš” ~ μƒˆλ‘œμš΄ 것을 사지 μ•Šκ³  λ ˆμ΄μ•„μ›ƒλ§Œ 바꿔도 집을 보기쒋고 νŽΈμ•ˆν•˜κ²Œ λ§Œλ“€ 수 μžˆλ‹€λŠ” 것도 λ°°μ› μ–΄μš” 😍 μ—¬λŸ¬λΆ„μ€ λ©”μ΄ν¬μ˜€λ²„ μ‡Όλ₯Ό μ’‹μ•„ν•˜μ„Έμš”?

68 comments:

  1. Wahh menarik banget ini mbaaa
    Ntar aku cari dulu dah


    Pingin dapat inspirasi bebenah kamar dan rumah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap mba, selamat bebenah rumah πŸ˜πŸ’•

      Delete
  2. Mbaa Enoo kayaknya aku bakalan nonton deh hahaha. Tbh, im sooooo bad dalam menata ruangan supaya terlihat lapang dan banyak space. Kayak yang mba bilang diatas perlu sistem tata letak dan penempatan barang, aku bener-bener clueless tentang itu. Sebagai seseorang yang lebih banyak menghabiskan hidupnya di kos, aku sering banget frustasi sama tata letak barang di kos, gimana kamar kos yang nggak gede bisa terlihat rapi hahaha.

    Kalau di rumah sendiri aku nggak ada masalah si mba, karena si mamak kayaknya lumayan jago narok perabotan, sehingga rumah kelihatan lapaaang.

    Ternyata aku nggak sendiri hahaha, thank you mba Eno for sharing πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes mba, coba tonton beberapa episodenya. Seru banget karena mereka itu lebih ke seni menata ruang. Bagaimana dengan pindah kasur, lemari dan lain-lain bisa merubah mood seruangan πŸ˜† dan serunya, mereka nggak pernah minta ownernya beli barang baru semacam storage dan sejenisnya. Jadi hanya mengandalkan barang yang sudah ownernya punya 😍 padahal beberapa rumah sudah amat sangat berantakan. Tapi bisa berubah. Daebak pokoknya πŸ˜‚

      Nanti kalau jadi menonton dan memang bagus, komen di sini lagi yah mba ~ biar yang mau menonton semakin banyak. Especially di-era pandemi sekarang. Program ini lumayan memberi healing dan semangat untuk kita bersih-bersih rumah πŸ™ˆ

      Delete
  3. Waaah fix aku harus nonton The House Detox! Aku juga sekali nonton acara makeover rumah, Mbaa. Rasanya ikut kagum melihat sebuah rumah yang tadinya kacau balau, mendadak jadi hunian yang nyaman dan hangat untuk pemiliknya. Waktu nonton KonMarie rasanya juga gimana gituuu saat Marie Kondo ngajak home owner untuk say gratitude untuk rumahnya. Kalo gak salah ada cerita seorang nenek yang tinggal sendiri, dan enggan membuang barang-barang peninggalan almarhum suaminya. Terus saat Marie ke rumahnya, akhirnya dia punya keberanian untuk melepas semua itu dan memulai lembaran yang baru. Aku hampir ikutan nangis, soalnya itu pasti berat sekali ya buat dia πŸ˜₯

    Aku lebih suka acara makeover rumah yang bisa menyentil perasaan penontonnya. Nggak sekedar bongkar rumah habis-habisan, tapi yang kayak Mba bilang di acara House Detox itu, seperti membawa harapan baru yaa bagi pemilik rumah, padahal hanya dengan bebenah sistem dan layout (:

    Aku juga baru nonton Home Edit di Netflix beberapa waktu lalu, sayangnya nggak semenarik KonMarie πŸ˜… terlalu polisheddd hahaha

    Anyway, terima kasih banyaaak, Mba Eno atas rekomendasinya! ❤️

    ReplyDelete
    Replies
    1. YESSS tonton mba, mostly episode keluarga dengan anak-anak balita jadi mungkin mba Jane bisa relate sama mereka 😍 beberapa ada yang anaknya sudah dewasa semacam SMP atau SMA, dan ternyata meski anak tambah besar, permasalahan menyangkut rumah tetap ada πŸ˜† nanti kalau sudah menonton, kasih komentar lagi yah mba. Biar yang belum menonton bisa ikutan. Seriously saya merasa healing setiap kali selesai menonton episodenya 🀣 serasa beban saya ikutan diangkat ~ hahahaha.

      Iya saya lihat episode Konmarie yang itu mba, sedih banget rasanya 😫 di House Detox pun ada beberapa homeowners yang nggak bisa pisah dengan barang berharga mereka. Seperti tropi penghargaan dan hadiah atau kenangan saat anaknya masih balita. Tapi mereka berproses di sana, ada yang bisa tetap keep barang berharga mereka, dan ada pula yang akhirnya menyerah. Seru lihat bagaimana mereka memilah-milah barang yang punya kenangan untuk mereka πŸ™ˆ yang membuat saya tersentuh itu adalah episode-episode para aktor yang sudah jadi bapak. Mereka sebegitu merelakannya nggak punya space personal demi keluarga, padahal mereka sebetulnya butuh space untuk mereka kerja atau minimal me time personal. Terus ada episode di mana ibu stres lihat laundry room dan tumpukan cucian alhasil dia sering menangis di sana 😭 sehabis melihat itu saya jadi sadar kalau kita semua sama. Even mereka terkenal sekali pun nggak membuat mereka jadi punya privilege. Apalagi di Korea nggak ada ART untuk bantu-bantu di rumah 🀧

      Kalau Home Edit kurang cocok ke saya, mungkin karena yang di makeover hanya satu ruangan nggak full satu rumah seperti Home Detox πŸ™ˆ dan di Home Edit kebanyakan harus beli barang baru seperti storage dan lain-lainnya. Hahaha. Nggak sesuai dengan prinsip saya untuk berhemat. Plus menambah barang di rumah yang ada 🀣 makanya saya lebih suka Home Detox karena fokus dipenggunaan barang yang sudah ada 😍 semoga mba Jane enjoy dengan show-nya. Selamat menonton, mba ~πŸ’•

      Delete
    2. Mba Enoo, aku baru selesai nonton episode pertama dan JATUH CINTA 😍 btw The House Detox ada di Viu, jadi streaming-nya aman plus free hihi

      Baru episode awal aja udah banyak yang bisa dipelajari. Tentang keinginan vs kebutuhan, terus rumah itu harusnya tempat untuk kita, bukan untuk barang. Jujur sebagai yang masih tinggal di rumah mertua, aku kewalahan dalam beberes. Jadi aku cuma bisa fokus membereskan wilayah teritori kami aja. Menyingkirkan barang yang kita simpan memang nggak mudah ya. Aku keingat semua prakarya Josh sejak kecil yang nggak tega kubuang, akhirnya kubuang juga dan menyimpan yang benar-benar memorable aja. Rasanya plong bangettt ☺️

      Habis ini lanjuttt episode dua hahaha gak sabaar untuk lihat hasil before-after nya yang memuaskan banget. Pantas Mba Eno bilang bisa sebagai healing yaa πŸ˜†

      Makasih Mba Enoo udah rekomendasi ini ❤️

      Delete
    3. Wahaha cepat syekali mbaaa 🀣 kalau mau menonton episode family mulai dari episode tiga, yang pertama dan dua itu episode single man semua 😁 senang kalau mba Jane suka. Selera kita sama πŸ™ˆ

      Betul banget, yang episode pertama itu berasa owner rumahnya justru kucing peliharaannya sedangkan si actor cuma 'numpang' hidup di sana. By the way layout kamarnya berubah total ya, mba 😍 sama kamar khusus kucingnya jadi nggak terasa penuh barang πŸ™ˆ

      Sama mba, saya pernah ada pada masa kesulitan mau buang barang. Rasa-rasanya semua barang itu berharga dan punya memori indah. Tapi ketika akhirnya saya bisa merelakan, hati jadi plong dan beban seperti diangkat dari pundak 🀣 bahkan dulu saya pernah merasa berat buang hadiah-hadiah dari si kesayangan, karena merasa itu hadiah harus disimpan meski sudah rusak. Contoh sepatu yang jebol dan lain sebagainya. Tapi now sudah saya buang biar dibelikan yang baru lagi ceritanyah πŸ€ͺ hahahahaha.

      Iyes mba, menonton before after makeover rumah serasa healing buat saya. Penasaran akan jadi bagaimana πŸ˜† apalagi rumah episode tiga ke atas itu rata-rata keluarga dengan anak yang mana mainannya banyak, buku berserakan, endebla bla, jadi lebih puas waktu rumahnya berubah total πŸ˜‚ semoga mba Jane bisa turut merasakan healing yang sama 🀭 enjoy the show, mba πŸ’•

      Delete
    4. Wuaaa Mba Jane udah nonton ajaa.. Baca postingan Mba Eno, plus komen Mba Jane bikin aku makin penasaran mau nonton inii 😍 Mana di rumah makin lama kerasa makin penuh aja gitu. Hehehe.. Plus aku butuh tips buat ngatur barang2 anak2 yg ternyata makan tempat πŸ˜…
      Makasii reviewnya ya Mba Eno πŸ’–πŸ’–

      Delete
    5. Kalau cari tips untuk mainan anak-anak bisa lihat episode family mba, dari mulai episode tiga ke atas itu beberapa family dengan anak bayi, balita dan ada pula yang anaknya sudah besar (SMP/SMA) 😁

      Selamat menonton, mba 😍

      Delete
  4. Saya pernah nonton show serupa di Netflix, Queer Eye. Selain make over rumah, Queer Eye ini lucu. Jadi nontonnya ngga perlu serius. Atau kalau dari Jelang ada Tyding Up with Marie Kondo. Salah satu penggaung minimalisme.

    Baca tulisan kak Eno, jadi pengen bersihin kamar sendiri. Tapi saya tau, setelah diberesin ngga sampai seminggu barang akan mencar-mencar lagi πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mas bersihkan kamar 🀣

      Kalau nggak sampai seminggu berantakan lagi, berarti perlu dibersihkan lagi, begitu terus sampai barang kembali tertata dengan sempurna hahaha πŸ˜† hitung-hitung bantu mama di rumah πŸ™ˆ

      Delete
    2. Baru-baru aja nih kak Eno. Ha ha ha. Meski cuma mengeluarkan beberapa barang, mengepel, dan menyapu.

      Tadi pas nyari sapu, Mama nyeletuk,"bagus, bersih-bersihkan itu kamarmu.". Soalnya, saya beresin kamar paling cepat sebulan sekali πŸ˜‚

      Delete
    3. OMG sebulan sekali, nanti ada sarang laba-laba lho 🀣 hahaha. Berarti buat mama mas Rahul, melihat mas Rahul menyapu itu kebahagiaan tersendiri sebab jarang-jarang mas melakukannya πŸ˜…

      Delete
  5. Aku belum nonton drama The House Detox mbak, sepertinya menarik ya karena kita bisa mengubah tampilan ruangan tanpa beli barang baru yang harganya kadang mahal.

    Kunci perubahan itu ada di tata letak agar nanti ruangan jadi berubah lebih baik ya.

    Ntar cek dulu, ada berapa sisa kuota untuk nonton drama nya, mudah-mudahan cukup.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu bukan drama mas, itu variety show hehehe ~ jadi kisah nyata orang-orang yang punya masalah sama rumah sampai ada yang merasa sangat stres dan tertekan sebab sudah terlalu bingung bagaimana membuat rumahnya kembali normal. Ada yang bahkan sampai menangis sebab dia bilang dia merasa sesak setiap lihat rumahnya berantakan, tapi dia nggak bisa berbuat apa-apa karena dia punya tiga anak balita yang kesemuanya butuh perhatian 😁

      Nah iya, yang paling saya suka itu karena team House Detox nggak memberi ide untuk beli barang baru melainkan ide untuk gunakan barang yang sudah ada. Sebetulnya mengubah suasana rumah itu bisa dengan mudah dilakukan asal kita paham bagaimana mengganti layout ruang, dan efeknya bisa besar pada psikis penghuninya. Mungkin mas Agus bisa sesekali ganti lokasi kursi atau meja atau furniture lain di rumah untuk memberi suasana baru agar lebih fresh feelingnya 😍

      Delete
  6. Kalau baca dari tulisannya kakak, The House Detox sama Konmarie Show sih kelihatan berbeda sekali karena kalau Konmarie Show lebih fokus ke merapihkan barang-barang sehingga rumah bisa terlihat lebih nyaman, sedangkan kalau The House Detox ini, aku baru dengar dan sepertinya menarik untuk ditonton >.<
    Aku membayangkan sang Bapak yang menangis saat diberi tempat untuk me-time, kok aku juga jadi ingin menangis padahal baru bayangin aja :(
    Tapi memang mengubah layout rumah itu dapat mengubah suasana banget, Kak. Di rumahku, posisi sofa di ruang tamu sesekali suka diubah layoutnya dan terasa perbedaannya banget. Kadang kalau posisinya nggak tepat, rasanya ruangan jadi sempit, tapi kalau tepat, rasanya ruangan jadi lebih lega padahal ruangannya mah segitu-gitu aja kan hahaha. Beneran sebesar itu pengaruhnya kalau menata ulang perabot >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya beda Lia, kalau Konmarie lebih ke rapikan barang terus menurut kakak kurang menyeluruh dan nggak begitu kelihatan before afternya. Jadi rasa puasnya nggak greget hahahahaha 🀣

      Nah kalau House Detox yang dimakeover seluruh ruangan, dari kamar tidur, ruang tamu, walking closet, kamar mandi, kamar main anak, dapur, semua-muanya. Kadang ada barang yang tadinya di ruang tamu bisa masuk ruang tidur, terus yang di ruang tidur pindah ke ruang lain, mix and match πŸ˜† that's why hasilnya lebih terlihat jelas dan puas, sebab acapkali sukses membuat kakak 'waaah' tersepona πŸ€ͺ Wk.

      Kalau Lia suka merapikan rumah, mungkin akan cocok sama House Detox, hehehe, bisa coba ditonton beberapa episodenya saat senggang 😝 dan iya, kakak pun ikut sedih pas episode aktor bapak-bapaknya. Dia aktor terkenal, penghargaannya banyak, tapi dia punya anak tiga dan sudah besar semua. Berhubung rumahnya nggak punya banyak ruang, jadi dia nggak ada tempat khusus untuk kerja atau me time, padahal aktor butuh area khusus apabila mau mempelajari script, kan. Makanya shock waktu tau ternyata dia belajar di samping mesin cuci dan area jemuran 🀧

      Terus ada bapak-bapak lain musisi terkenal, dia give up semua area di rumah untuk kebahagiaan anak-anaknya. Pokoknya dia kerja untuk keluarga. Mana secara psikologis, pria butuh cave untuk mereka hibernasi setelah pusing kerja. Then sama team House Detox dibuatkan area khusus di loteng rumah, dan dia senang bukan main sampai matanya berkaca-kaca. Padahal loteng rumah itu tadinya gudang 😭 kalau lihat itu jadi sedih, keingat ortu sendiri, kebayang bagaimana lelahnya bekerja dan membesarkan anak. Huhuhu. Pasti ada masa ingin sendirian tapi nggak bisa. Begitupula para ibu, ada yang bilang kalau hobi menangis di area laundry sebab pusing lihat cucian nggak kelar-kelar. Semacam ada lagi ada lagi ada lagi sampai pusing dibuatnya 🀧

      Agree Lia, rubah layout rumah ternyata bisa rubah mood dan suasana. Bahkan refresh feeling kita. Even yang pindah cuma kasur atau sofa atau lemari, tapi berefek besar pada psikis penghuninya. Ternyata rumah yang berantakan, atau nggak ada perubahan layout selama bertahun-tahun meski rapi dan bagus bisa membuat penghuninya tertekan. Begitu yang kakak pelajari dari sana. Secara nggak langsung membuat stres meski mungkin awalnya nggak kelihatan πŸ˜• nanti pankapan kalau Lia sudah menonton mungkin bisa komen lagi pendapat Lia πŸ˜†

      Delete
    2. Ah, iya, betul sekali kak! Rasa puas dari nonton Konmari kurang greget meskipun tetap ada rasa emosionalnya juga *atau mungkin aku yang terlalu emosional saat nonton*

      The House Detox kalau gitu mirip sama Bedah Rumah kalau di Indonesia ya 🀭 kalau Bedah Rumah versi lebih ekstem karena rumahnya benar-benar diubah dari yang udah mau hancur sampai jadi bagus lagi. Merinding lihatnya 😭
      Huaaa aku membayangkan adegan-adegan yang Kak Eno ceritakan aja, udah pengin nangis karena otomatis kebayang ayah di rumah 😭

      Okai. Sepertinya aku harus nonton langsung The House Detox ini! Nanti aku kembali ke sini kalau aku udah nonton ya. Terima kasih atas rekomendasinya, Kak Eno 😍

      Delete
    3. Kalau rasa emosionalnya pasti ada Lia, sebab kakak merasakannya πŸ˜† tapi kalau di kakak belum sampai tahap sedih bangettt sampai srat srot tarik ingus seperti saat menonton House Detox πŸ™ˆ

      Beda kayaknya sama Bedah Rumah. Kalau bedah rumah kan dibongkar semua kebanyakan bangunannya yah. Kalau House Detox lebih ke organizing dan layouting, sebab kadang kita taunya aturan basic seperti lemari harus di pojok, sofa harus begini, kasur harus begitu, nah lewat House Detox, kita jadi tau ternyata layout yang berbeda bisa tetap digunakan dan justru membuat ruangan terlihat fresh dan menyenangkan 🀣 hehehe. Cuma episode awal masih biasa-biasa, mulai seru di episode family (3 ke atas) ~ sebab challenge-nya lebih rumit hahaha.

      Siap, enjoy the show, Lia 😁

      Delete
    4. Kak Eno, aku kembali ke sini setelah hari ini.menonton 2 eps The House Detox dan aku ingin mengucapkan terima kasih karena Kakak udah merekomendasikan acara ini. Benar-benar takjub banget aku nontonnya wkwkwk
      Beneran mempengaruhi perasaan banget. Saat awal lihat rumah sesak, hati ikut sesak dan saat melihat hasil penataan ulang, hati ikutan lega dan senang juga lihat orang-orang yang bahagia melihat rumahnya yang sekarang 😍 aaah, seru sekalii. Benar kata Kakak, ini berbeda dari acara Marie Kondo dan lebih ngena banget ke hati.
      Aku akan tonton terus sampai habis, tentunya 🀭 sebab banyak sekali pembelajaran yang bisa diambil dari acara ini. Terima kasih atas rekomendasinya, Kakak sayang ♥️

      Delete
    5. Hahaha Lia, finally sudah menonton, yah 🀣 kakak kira itu bukan taste Lia. Thank you sudah mau kasih komentar tambahan, sayang 😍

      By the way, seingat kakak dua episode pertama isinya single man semua. Wk. Rumah mereka belum terlalu berantakan compare to yang keluarga, mungkin kalau Lia sudah menonton versi keluarga, langsung stres lihat rumahnya karena berantakan parah πŸ˜‚

      Setuju sama Lia, hati kita ikutan lega saat lihat mereka bahagia punya rumah dengan layout baru, sampai ada yang batal mau pindah, karena rumahnya sudah terlihat layak. Padahal sebelumnya mereka mau pindah rumah karena nggak sanggup lihat rumah berantakan 😁 hehehe. Kebetulan kakak suka Marie Kondo, tapi ini agak beda namun sama-sama menyenangkan 😍

      My pleasure Lia, semoga bisa dapat banyak ilmu dari sana πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  7. Selain mengubah layout berarti ada yang dibuang-buang juga ya, mba?

    Kayaknya kalau di LN tuh rata-rata selebritas kalau di rumah jadi kayak orang biasa ya, mba...
    Dalam artian beresin rumah sendiri, masak sendiri, yang gitu-gitu deh...
    Biaya ART kadang lebih mahal daripada karyawan kantoran sih ya... ^^"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, ada yang dibuang-buang, kebanyakan dari mereka susah untuk berpisah sama barang padahal banyak yang sudah rusak ~ ada pula yang jarang digunakan. Hehehe. Dengan belajar iklas merelakan, mereka jadi bisa lepas beban mereka. Dan saat rumah sudah kosong, mereka jadi berpikir keras sebelum membuatnya kembali penuh, karena mereka nggak akan mau rumahnya kembali berantakan πŸ˜‚ however nggak semua barang dibuang, tetap disortir, yang masih layak disumbangkan, yang sudah jelek baru dibuang 😁

      Betul mba, sebetulnya tergantung negaranya. Semisal US atau Europe sepertinya rata-rata seleb masih pakai jasa sejenis ART. Meski mahal tapi ada yang mau kerja jadi ART atau mereka pakai tenaga kerja foreigners. Cuma kalau di Korea (dan mungkin Jepang), nggak banyak orang lokal yang mau jadi ART dan mereka jarang mengambil tenaga ART dari negara luar. Jadi~lah semua diurus sendirian. Kalaupun ada maid biasanya yang pulang sore, dan itu jaranggg. Sekalinya dapat, harganya maha, mba πŸ˜‚

      Delete
  8. Kayanya seru juga acaranya. Dibandingkan acara idol, kayanya acara ini lebih relate ke kehidupan nyata. Saya belum nonton, karena memang belum sempat untuk menonton hiburan. Tapi dengan membaca artikel ini aja bisa ikut ngebayangin perasaan yang punya rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba Nisa, kita bisa relate karena yang mereka alami itu dialami oleh kita 😁 hehehe. Terima kasih sudah membaca, mba 😍

      Delete
  9. Aku belajar mengganti layout rumah itu dari ibuku mbak. Ibuku ini ternyata punya hasrat terpendam soal interior. Mungkin dulu di jamannya beranjak dewasa gak aware soal istilah interior yaπŸ˜…πŸ˜… tapiii beliau sukaaa sekali merubah susunan rumah kami. Berhubung rumah kami ukurannya sederhana saja dengan furnitur yang itu2 aja, jadilah kreativitas beliau di seputar ubah2 susunannya saja πŸ˜‚ seingatku hampir tiap bulan ada aja perubahan yg ibuku buat. Entah sofanya pindah arah, lemarinya dipindah, meja tamu diganti taplaknya, bunganya diganti yang baru. Ada aja yang baru ketika aku pulang sekolah πŸ˜‚ Dan sepertinya yg notice perubahan itu cuma aku, di antara 3 anaknya πŸ˜‚ sepertinya passion interiorku menurun dari blio. Dari ibu aku belajar, memang perubahan itu perlu, dan gak perlu mahal. Macam bapak yg dikasih meja itu yaaa, I feel him banget (meski cm dr cerita mbak Eno aja hihi). Ibuku diam2 juga sudah lama mengidamkan dapur yang cantik dengan island, alhamdulillah di rumah kami yang sekarang bisa terwujud, beliau nangis pas ngeliat dapurnya πŸ˜‡
    Btw aku mau cari ah home detox juga ah. Selalu sukaaa sm acara rumah2an begini ❤

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru ya mba punya ibu yang hobi layout rumah 😍

      Ibunya mba Kartika mirip saya, hobi utak-atik susunan barang di rumah. Tapi saya nggak sampai setiap bulan pindah posisi barang. Paling 6 bulan sekali atau setahun sekali baru cari layout baru untuk refresh hati dan pikiran πŸ˜‚ however, kalau untuk perintilan, saya lumayan hobi gonta-ganti seperti seprai, sarung bantal, foto-foto di dalam frame atau tanaman πŸ˜†

      Setuju sama mba Kartika, perubahan itu perlu dalam hidup kita, dan perubahan secara berkala ada memberi efek positif pada psikis kita. Itu yang saya pelajari dari show-show related to rumah. Ternyata hanya dengan sentuhan dan perubahan kecil, hidup kita bisa terasa lebih baik, persis sama bapak yang dikasih meja kerja kecil sampai menangis. Padahal dia kepala keluarga, dia yang kerja keras banting tulang, dia cari uang, tapi dia bahkan nggak punya meja untuk dirinya, karena merasa rumahnya sudah terlalu penuh barang. Jadi ingat post salah satu teman blogger (mas Anton) yang bercerita kalau beliau baru beli meja kerja dan beliau begitu bahagia 😍 saya yakin ibu mba Kartika pun merasa bahagia karena akhirnya bisa punya island πŸ˜†πŸ’•

      Kalau mba mau lihat bisa di VIU kata mba Jane, dan di-site streaming lainnya sepertinya ada ~ hehehe. Enjoy, mba 😁

      Delete
    2. Hahahaha.. Mbak Eno masih ingat saja yang itu.. Tapi benar sekali ! Begitulah fakta dan kenyataannya.

      Sampai sekarang saya masih hepi banget dengan meja kecilku.. wakakaka

      Delete
    3. Masih ingat doooong 🀣 sekarang meja itu justru jadi tempat mas Anton menelurkan banyak tulisan bagus 😍 hehehehe.

      Delete
  10. Waah, nampaknya menarik nih. Nitip sendal dulu. Kalo udah nonton bakal ke sini lagi :D

    ReplyDelete
  11. Kakaak, kamu ituu banyak refrensi hal-hal unik nan bermanfaat yaaa. Mulai dari barang selama pandemi, tempat-tempat kece, makanan-makanan enak, sampe ini malah variety show yang kece.

    Tadi aku baru sepintas liat di youtube. Cuma yg ada english subtitle baru eps 1. Trus tadi liat komen ci jane katanya bisa nonton lewat viu. Mungkin besok aku mau nonton lewat viu deh.

    Sebagai orang yg tinggal di apartment, aku butuh refrensi nih buat ubah layout. Meskipun luasnya terbatas, tapi pasti tetap bisa di ubah.

    Disini tuh kebanyakan mainan sih koko, karena doi demen koleksi mainan mobil-mobilan. Rasanya pengen aku singkirin tapi dia suka ngoceh-ngoceh 🀣

    Semoga dengan nonton ini bisa bikin aku dapet pencerahan agar ubah layout. Minimal dapet angin segar liat suasana baru πŸ˜‚ makasih kak enl atas refrensinya πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, banyak yang bagus mba, sayang kalau nggak dishare 🀣

      Iya ada di VIU kata mba Jane, sekarang sudah 13 episode kalau nggak salah ~ by the way, kebanyakan dari mereka itu tinggal di apartment juga mba, dan beberapa apartmentnya minimalis jadi mungkin mba Devina bisa related sama situasi dan kondisi mereka 😍

      Mungkin kalau ada banyak mainan bisa di-display mba ~ πŸ˜† hehe. Selamat menonton semoga bermanfaat show-nya πŸ˜πŸ’•

      Delete
  12. Baru tahu acara yang kau sebut mbak. Kalau acara Marie Kondo dan Home Edit tahu karena saya penggemar acara2 sejenis :D

    Belum lihat kyk gimana yg mbak maksud tapi saya ingat di channel Jepang ada juga model2 spt itu. Tapi rombak total arsitekturnya scr keseluruhan. Pihak sponsor hire arsitektur terkenal, keluarga kasih budget sekian arsitek menyesuaikan. Rumah dikosongin terus dirombak sesuai kebutuhan. Ohya ada cerita2 ttg keluarga yg tinggal disitu juga. Biasanya kondisi awal rumah menyedihkan dan berantakan banget.

    Setelah jadi biasanya pada nangis2 dan tampilan baru rumah bikin kita bengong.

    Cuma show yg kayak gitu bikin saya bertanya2..setelah lama ditempati dgn barang2 penghuninya tar bakal berantakan lagi nggak ya...:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita suka acara serupa ternyata, mba πŸ˜†

      Kalau rombak total sepertinya mirip sama Extreme Makeover yang di USA, ya? Itu gila-gilaan perubahannya 😍 mba pernah menonton juga nggak? Seru lihatnya, especially yang season 10 tahun 2020 ini bagus-bagus, mba. Cuma nggak masuk sama misi saya untuk nggak belanja barang 🀣 yang ada, hasrat belanja justru jadi berkobar 🀀

      House Detox prinsipnya agak beda, sebab mereka hanya pakai barang yang sudah ada di rumah pemiliknya ~ jadi memang lebih ke detox, menghilangkan 'racun' di dalam rumah 🀣 plus mengembalikan hidup pemiliknya yang berasa hilang 😁 hehehe. Eniho, saya sering bertanya demikian, setelah show akan berantakan nggak, yah?

      Tapi di House Detox nanti setelah beberapa episode akan dikasih surprise visit gitu, dan ternyata para pemiliknya tetap menjaga rumahnya dalam keadaan rapi, mereka bilang karena mereka sudah punya sistem yang diberlakukan saat House Detox, jadi mereka tinggal menjaga dan mengikutinya 😍

      Delete
  13. Mbaaaa di viu adaaa ternyataaa, ya ampuuun aku happy :p. Ntr aku mau tontonin :D.

    Aku tuh sbnrnya ada niat mau renov rumah skr. Tp pandemi keburu melanda. Ya ga mungkin jadinya. Tp setelah baca ini, bener sih ga harus beli barang baru, tp cukup membuang yg ga dipakai dan ubah layout-nya.

    Walopun dengan para krucils yg masih aktif byangeeet ini, kdg susah mengaplikasikannya :p.
    Belum lagi maianan mereka itu, agghhhhh kadang aku mau triak , tp kemudian jd ga tega :D.

    Ntr deh mba, aku tonton dulu house detox nya. Semogaaa yeeee aku dpt ide dan pencerahan dari sana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba mba tonton, hihihi, kalau episode keluarga ada di episode tiga ke atas ya mba, yang pertama dan dua itu episode single man 😁

      Agree, mungkin setelah mba Fanny menonton House Detox, keinginan untuk renov nggak diperlukan. Bisa jadi mba Fanny hanya butuh detox rumah dari barang-barang yang nggak lagi mba butuhkan 😍 plus ganti suasana dengan ubah layout yang ada ~ hehehe.

      Semisal bagus menurut mba Fanny, nanti cerita, yah πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  14. Kok aku baru ngerti ada The House Detox ini. Ku simpan dulu deh, nanti bakalan nonton. Soalnya dari dulu taunya yang KonMarie ajaaa. Makasih atas rekomendasinya, Mba Enooo :D

    Tapi emang menyenangkan loh Mba kalau bisa menata rumah dan merapikan rumah. Jadi PR buat aku sekarang karena masih banyak benda-benda nggak dipakai yang membuat rumah terlihat lebih rapi dan membuat bahagia.

    Jujur, kadang ngerasa sumpek banget kalau lihat banyak barang numpuk tuh :')))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba Andhira, di VIU atau Google ada mba semisal mau menontonnya 😍 dan kalau mba sampai merasa sumpek, mungkin memang sudah saatnya melakukan detox untuk rumah atau ruangan mba. Siapa tau bisa kembali fresh feelingnya πŸ˜†

      Delete
  15. Tampak menarik acaranya, tapi saya merasa saya tu susah relate sama teori beberes2 rumah ini. Karena masih sering pindah-pindah, belum menetap permanen di satu tempat, jadi mindset-nya itu masih gimana biar ga ribet lagi saat pindah nanti. Positifnya siiih, jadi ga gampang tergoda beli ini itu, beli barang seperlunya, bekas pun tidak apa-apa. Negatifnya jadi males nata2 rumah. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Reisha πŸ˜†

      Iya ya mba, kalau masih sering pindah, mindset-nya lebih ke berusaha agar barang nggak terlalu banyak agar nggak ribet saat pindahan 😁 mungkin nanti kalau sudah menetap, bisa mulai diintip shownya apabila dibutuhkan ~ semangat selalu, mba πŸ˜πŸ’•

      Delete
  16. Jadi penasaran juga nih Mbak. Soalnya akhir-akhir ini sering nonton tentang makeover kamar tapi biayanya cukup besar juga.

    Boleh juga nih The House Detox makeover tanpa banyak biaya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeps mas, ayo ditonton makeover rumah tanpa biaya πŸ˜† yang penting bisa utak-atik layout siapa tau kamar mas jadi berubah 😍

      Delete
  17. Nampaknya saya tidak akan menontonnya mbak. 😁

    Bukan apa-apa, takut mupeng tapi tidak bisa menerapkannya di rumah karena saya, Becca dan K tinggal di apartemen yang sempit, yang cenderung sudah mentok tidak bisa diapa-apain lagi dekorasinya. Lemari, ya sudah mentok di situ saja, meja juga, apalagi kasur. Hehe.

    Masih terus bermimpi punya rumah yang lebih lega supaya bisa atur sendiri interiornya, sambil tetap bersyukur sudah diberkati rumah kecil yang sekarang untuk tempat tinggal kami sekeluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe it's okay mas Agung, kalau di apartment memang begitu yah, susah mau utak-atik ruangannya πŸ˜† eeeetapi di show ini kebanyakan tinggal di apartment juga, ahuahaha. Dan memang mereka merasa struggle untuk layout ruangan, mentok di mana-mana 😁

      Amiiiiiiin saya turut mengaminkan doa mas Agung, semoga bisa segera memiliki rumah impian yang lebih besar jadi K bisa lebih leluasa berlarian, sambil terus berbahagia di rumah yang sekarang 😍

      Delete
    2. Wah, iyakah? Saya harus nontoh tuh kalau yang "diobrak-abrik" adalah apartemen. Jadi lebih mudah dibayangin karena problemnya kemungkinan sama, yaitu ukuran apartemen yang tidak terlalu luas.

      Delete
    3. Iya mostly apartment mas, orang Korea kebanyakan tinggal di apartment soalnya ~ meski beberapa ada yang di rumah, tapi sepertinya 80% peserta tinggal di apartment semua dengan berbagai size dari yang minimalis mungil sampai yang besar 😁

      Delete
  18. Hi kak Eno! Salam kenal. Aku baru tau bangeeet soal The House Detox ini.. aku baru baca bukunya Marie Kondo aja sih.. belum nonton filmnya. Soon pengen deh nonton ini hehe

    Selama ini masih tinggal sama keluarga.. yang mana masih sulit untuk diterapkan tuh apa yang dijelasin di buku Marie Kondo. Soalnya masih sama orang tua, kalo aku kebanyakan ngatur takut ngga sopan. Tapi masih proses pencerdasan sih ke ibu bapak, supaya rumah lebih rapi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Jezibel, salam kenal πŸ˜†

      Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya 😁 hehehe. Kalau mba berminat mau organizing rumah atau ruangan dengan barang yang sudah ada, mungkin mba bisa coba menonton House Detox 😍

      By the way, semisal mba masih tinggal sama keluarga, mungkin fokusnya dimulai dari kamar yang mba tempati terlebih dahulu, baru meluas ke ruangan lainnya πŸ˜† siapa tau saat Ibu Bapak melihat kamar mba berubah, beliau jadi minat rumahnya dirapikan πŸ™ˆ

      Delete
  19. Kak Eno!!!! Ini yang aku butuhkan untuk rumah orang tuakuuu huhuu
    Rumah tuh berantakan banget kaya gudang rasanyaaa huhuhu
    Ntar aku coba nonton aah
    cuma kayanya aku nemu yang ga bersubtitle gitu wkwkwk
    tapi belom googling bener2 sih hahaha
    Makasih rekomendasinya kak Eno!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo ayoooo mba Frisca coba tonton hehehe πŸ˜† ada di VIU kata mba Jane, semisal mba nggak pakai VIU, bisa cari di streaming site yang khusus Korean drama / variety show / film biasanya ada 😁

      Delete
    2. Iyess aku uda nemu tempat buat nonton yang bersub nya ehehehe
      ntr aku mo nonton bareng mama ah biar mama bisa ikutan The House Detox hahaha

      Delete
    3. Selamat menonton, mba 😍 kalau bagus, komen-komen yah πŸ™ˆ

      Delete
    4. okei kak Eno hehehe

      Delete
    5. 😍😍

      Delete
  20. Wah.. Sepertinya acara ini cocok untuk saya mbk, soalnya saya suka sembarangan naruh barang terus lupa. Apalagi kalau tergesa-gesa, main lempar aja. Sering juga menimbun barang-barang tak berguna karena merasa itu ada kenangannyaπŸ˜‚... Alhasil kamar saya yang kecil makin sumpek deh. Pernah beberapa kali coba make over kamar, karena saya suka menggambar tapi nggak jago jadinya tembok kamar saya malah jadi kayak kelasnya anak tkπŸ˜‚
    Akan saya coba tonton mbak, siapa tahu saya bisa buang barang-barang printilan saya😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiyaaa jangan dilempar mba, nanti hilang bagaimana? 🀣

      Hehehehe coba ditonton saja apabila mba Astria suka πŸ˜† cukup memberi rasa healing kalau untuk saya, especially saat melihat result-nya hahaha. By the way, mungkin setelah menonton show tersebut, kamar mba Astria bisa diutak-atik kembali dan berubah total 😍

      Delete
  21. Aku suka make over mbak, tapi kamar sendiri, sampe belain rutin ngeliat pinterest buat cari ide soal space dikamar buat kerja, saking seringnya ngendon dan lama lama di depan laptop, jadi semacam kantor kedua

    Masalahnya make overnya bukan yang meminimalisir barang, tapi malah beli barang buat pajangan ini itu hahahaha.
    Padahal beberapa barang sudah disumbangin, dibuang, tapi kok masih sempit aja

    Aku cobain kepo si house detox ini ah, sampe luar biasa pengaruhnya acara ini ke owner rumah, malah bikin emosional juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi seru ya mba cari ide-ide baru untuk ganti suasana ruang apalagi kamar merupakan salah satu ruang yang kita butuhkan kadang untuk istirahat, untuk kerja dan lain sebagainya. So, sebisa mungkin kita berusaha untuk membuat kamar kita nyaman 😍

      Wadawww kalau tambah barang dengan beli barang baru jelas jadi sempit, mba 🀣 mungkin mba Ainun butuh makeover tanpa harus beli barang baru dan fokus ke penggunaan barang lama 😁

      Siap mba, enjoy the show. Semoga suka πŸ™ˆ

      Delete
  22. Diriku browsing sebentar, tapi belom sempat liat say.
    Ah dirimu selalu punya tontonan atau bacaan keceh dah.

    Kalau mengenai beberes rumah mah, hobi saya banget.
    Bukan hobi sih, tapi memang habbit saya, sejak sekolah usia 5 taon, saya udah dikasih kewajiban beberes rumah.

    Saya jarang masuk dapur, tapi selalu suka dengan kerjaan beberes.
    Hanya saja saya kurang kreatif sih, lebih suka minimalis sebenarnya.

    Cuman semenjak menikah, kacau, banyak barang yang saya buang ke tong sampah, eh besoknya masuk lagi ke teras, seminggu kemudian, masuk lagi di sudut dapur.
    Pusying sayah hahaha.

    Pak suami mirip bapaknya, suka banget ngumpulin barang bekas, katanya suatu saat nanti bakalan dipake, masalahnya adalah yang gitu-gitu kecuali punya gudang kan, nah ini kagaakkk, mana di sini banyak banget debu, duuhh bete.

    Saya bahkan sebulan sekali suka geser-geser barang, meja saya ubah, lemari yang beratnya minta ampun bisa saya pindahin, sampai lemari dan lantai jadi beset-beset hahahaha.

    Dan saya kurang suka memajang barang, semua barang saya masukan ke kotak, karena banyak debu, dan i hate debu karena bikin anak-anak alergi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lhooo hahahaha, kok sudah dibuang bisa masuk kembali ke dalam rumah, mba? 🀣 berarti suami mba tipe hoarder ya, yang hobi kumpulkan barang even itu barang bekas ataupun rusak 😁 sebetulnya kalau bekas namun berfungsi baik nggak masalah untuk tetap disimpan. Tapi kalau sudah rusak sepertinya akan jauh lebih baik dibuang. Untuk kesehatan keluarga πŸ™ˆ sebab semakin banyak penumpukan barang, maka semakin banyak debunya.

      Semangat mba Rey bersih-bersih rumahnya 😍 anak-anak pasti nyaman di rumah karena suasana selalu fresh feeling-nya πŸ˜πŸ’•

      Delete
  23. Yang paling menantang dari bersih-bersih seperti ini buat saya itu merelakan barang-barang yang punya cerita, Mbak. Mesti berbesar hati buat membuang atau menaruhnya di gudang.

    Saya jadi penasaran sama acaranya. Nanti tak coba tonton, ah. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mas, paling susah merelakan sesuatu, but sometimes, kita perlu move on hahahaha. Nggak cuma hubungan sama anak manusia, ternyata kita butuh move on dengan barang juga 🀣

      Enjoy the show, mas 😍

      Delete
    2. jadi penasaran, apakah di Korea ada kebiasaan membuang barang lama yang masih dipakai ke orang lain. di sini ada kebiasaan "zu versenken" di mana si orang meletakkan barang yang masih berfungsi (karena mungkin tidak dibutuhkana tau ganti yang baru) di depan rumah untuk boleh diambil oleh siapa pun secara gratis.. sepertinya kegiatan "zu versenken" juga salah satu cara Home Detox-nya orang sini.. 🀭

      Delete
    3. Ada mas Zam, barangnya biasanya diletakkan di trash house tapi area cleannya, dan siapapun bisa ambil kalau memang butuh barangnya. Terus disortir dulu sama pemilik barang, ada yang memang untuk dibuang dan nggak layak dipakai, pun ada yang dibuang namun masih layak 😁 cuma memang nggak ditaruh di depan rumah seperti di Jerman 😍

      Kalau di Indonesia agak sulit menerapkan hal tersebut, karena kita terbiasa kalau nggak preloved, mungkin dijual ke tukang loak hehe πŸ˜‚

      Delete
  24. Mampir ke sini gara-gara bahasan declutteringnya Kak Frisca, btw aku juga seneng banget nontonin home makeover sama tidying up kaya kanal youtube The Sorry Girls sama serial Marie Kondo. Kayanya The House Detox bisa dimasukkin ke playlist juga nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Rere 😁

      Menonton show soal home makeover memang seru yah, hihihi, saya pun penyuka acara serupa. Semoga mba Rere bisa menikmati The House Detox seperti saya dan mba Frisca πŸ˜†πŸ’• enjoy, mba.

      Delete