Things to Know | CREAMENO

Pages

Things to Know



Gue sempat dapat pertanyaan mengenai Jeju dan gue jadi berinisiatif untuk membahas soal Jeju lebih dalam. Semacam things to know before going to Jeju kali, yaaah πŸ˜‚ Yang pasti, pertama, teman-teman check soal visa. Sebelum ada Corona, Indonesians bisa masuk Jeju tanpa visa 😍 Cuma semenjak ada Corona, untuk sementara waktu, fasilitas bebas visa ditiadakan. Nah, buat teman-teman yang mau ke Jeju, mungkin bisa tunggu sampai fasilitas bebas visa kembali dibuka, yang mana fasilitas bebas visa ini diberikan kepada 169 negara termasuk Indonesia.

Kalau ke Jeju tanpa visa apa bisa masuk ke mainland? Jawabannya nggak yaa, teman-teman. Jadi kalau teman-teman mau liburan ke Jeju terus lanjut ke mainland (Seoul, Busan, dan kota besar lainnya), teman-teman harus apply visa melalui KVAC (Korean Visa Application Center) yang ada di Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan 😁 sayangnya, dari berbagai pengalaman yang pernah gue baca dan hasil curhat kenalan, visa Korea termasuk visa paling susah didapat. Even visa Amerika, Schengen dan Australia jauh lebih mudah πŸ˜… Apalagi bagi yang belum punya pekerjaan, freelancer, atau ibu rumah tangga, akan besar kemungkinan ditolaknya.

Sebab di Korea banyak pekerja ilegal dari Indonesia, alhasil pemerintah Korea termasuk jajaran embassy-nya sangat strict dalam memberikan visa approval. Kalau teman-teman dianggap mau cari kerja ilegal di Korea, maka mereka nggak akan segan untuk reject pengajuan teman-teman. That's why, yang punya kerja lebih gampang dapat approval daripada yang nggak punya kerja. Itu pun harus ada bukti lapor pajak. Dikarenakan alasan tersebut, gue sering kasih rekomendasi ke orang-orang dan kenalan gue untuk datang ke Jeju saja πŸ˜‚ promosi ceritanyah ~


So, pada post ini, gue khusus akan membahas bagaimana caranya masuk Jeju tanpa visa. Which means nggak bisa lewat bandara Incheon, sebab apabila mau lewat sana harus punya visa. Kalau cuma transit bagaimana? Tetap harus punya visa, karena pesawat untuk pergi ke Jeju itu adanya di bandara Gimpo yang artinya teman-teman harus lewat imigrasi Korea, lalu pindah bandara untuk melanjutkan perjalanan ke Jeju, makanya visa dibutuhkan. Di sini gue tekankan, jika teman-teman nggak punya visa, jangan pesan pesawat tujuan bandara Incheon, Korea πŸ˜‰

Terus pesannya tujuan ke mana? Ke bandara Jeju, Korea. Sampai hari ini, hanya ada dua transit flight tujuan Jeju yang terdekat dari Indonesia. Yang pertama menggunakan Garuda Indonesia / Cathay Pacific lanjut HK Express / Jeju Air transit di Hong Kong, dan ke dua menggunakan AirAsia flythru transit di Kuala Lumpur, Malaysia. Kalau teman-teman mau sekalian mampir ke Disneyland bisa transit di Hong Kong, tapi kalau mau harga lebih murah, menurut gue AirAsia jauh lebih murah harganya πŸ˜‚ berhubung gue lebih sering naik AirAsia kalau ke Jeju, jadi gue akan kasih informasi lebih banyak mengenai AirAsia 😍 promosi again ceritanyah.

🐰🐰🐰

First, beli tiket AirAsia flythru kalau bawa bagasi banyak. Sebab dengan tiket flythru, teman-teman nggak perlu pusing ambil bagasi terus check-in bagasi ulang, yang artinya teman-teman nggak perlu ke imigrasi Malaysia. Harga tiket flythru dari Bali ke Jeju PP termurah yang pernah gue dapat itu IDR 3.500.000 (tanpa bagasi hanya bisa bawa koper kabin 7 kg per-orang) while dari Jakarta ke Jeju PP sekitar IDR 3.000.000 😍✌ tips dari gue untuk dapat tiket murah adalah sering check promo mereka, plus hindari musim panas karena harga pasti melonjak tajam 😁

Too bad, penerbangan ke Jeju via Kuala Lumpur Malaysia hanya ada di pagi hari yaitu jam 6.50 a.m ~ alhasil teman-teman harus bermalam beberapa jam di bandara KLIA2 sambil menunggu penerbangan berikutnya 😁 thank God, bandara KLIA2 termasuk bandara ramah pengunjung, jadi teman-teman bisa beristirahat di ruang tunggu yang disediakan. Menurut gue, ruang tunggu bandara KLIA2 nggak jauh beda kualitasnya sama ruang tunggu bandara Changi, Singapura.

Kalau lelah dan butuh penginapan bagaimana? No worries, ada hotel di satelit bandara (nggak perlu ke luar imigrasi Malaysia) namanya Sama-Sama Hotel yang disewakan per-6 jam, dan per-12 jam. Jadi teman-teman bisa pilih sesuai kebutuhan πŸ˜‰ Gue pribadi, setiap kali ke Jeju selalu ambil penerbangan malam dari Bali ke Kuala Lumpur, biar gue nggak perlu transit terlalu lama (maksimal sekitar 6 jam), dan gue bisa mengisi waktu untuk main game di ruang tunggu, atau tidur di Sama-Sama. Harga menginap di Sama-Sama sekitar IDR 900.000 / 6 jam.

Apa boleh ke luar imigrasi Malaysia? Boleh banget. Siapa tau teman-teman hobi koleksi stempel di paspor *eakh* teman-teman boleh ke luar dan yalan-yalan di area Gateaway Shopping Mall. Bagi yang belum tau, bandara KLIA2 ini jadi satu dengan shopping mall. Jadi teman-teman yang bosan menunggu di dalam bandara bisa ke luar untuk makan atau belanja. Gue pribadi kadang ke luar hanya untuk makan Nasi Lemak di Rich Papa (persis di samping ekskalator lantai dua) πŸ˜‚ Ps: apabila waktu transit terbatas, baiknya jangan ke luar imigrasi Malaysia sebab antriannya panjang. Takutnya teman-teman ketinggalan pesawat πŸ™ˆ Wk.

🐰🐰🐰

Penerbangan dari Kuala Lumpur ke Jeju ditempuh dalam waktu kurang lebih enam sampai tujuh jam. Dan kita nggak dapat makan di pesawat kecuali pesan inflight meals yang dijual 🀭 Harga inflight meals-nya bervariasi, tapi saran gue beli langsung di website mereka sebelum berangkat karena harganya lebih murah daripada beli di atas pesawat. Salah satu menu andalan mereka yang paling gue suka namanya Nasi Lemak Pak Nasser, yang biasanya gue pesan bersamaan dengan es krim Haagen Dasz, Kit-Kat dan beberapa snacks lainnya 🀣

Ohya, jangan lupa catat alamat hotel dan nomor kontak hotel yang teman-teman sewa. Karena nanti di atas pesawat, teman-teman akan diberi arrival card yang perlu teman-teman isi untuk dikembalikan pada petugas imigrasi bandara. Salah satu data yang perlu ditulis adalah alamat hotel dan kontak hotel yang teman-teman sewa. Selain arrival card, teman-teman akan diberi custom card untuk menginformasikan pihak bandara mengenai barang-barang yang dibawa. Makesure untuk jawab jujur agar nggak kena denda 😁 beberapa barang / makanan yang nggak boleh dibawa masuk ke Korea adalah makanan berbahan dasar susu dan daging-dagingan.

So, silakan say goodbye sama bekal rendang dari rumah πŸ˜‚

🐰🐰🐰

Next soal penginapan, di Jeju ada dua area terkenal untuk menginap. Yang pertama di Jeju City dekat bandara, di mana ada banyak hotel bintang lima dengan brand-brand terkenal di sana. Harganya rata-rata di atas satu juta, salah satunya hotel Urban Island. Dan yang ke dua adalah Seogwipo yang lokasinya berjarak satu jam dari bandara. Di Seogwipo harga hotel cenderung murah, mulai dari IDR 400.000 / malam. Salah satu hotel yang bisa gue rekomendasikan adalah Kenny Inn, yang sudah pernah gue coba. Menurut gue hotelnya bagus, bersih, dan meski agak kecil cenderung sempit, tapi tetap terasa nyaman dan kasurnya empuk sangat πŸ˜‚

Lokasi Kenny Inn di samping Seogwipo Olle Market, jadi teman-teman bisa ke Seogwipo Olle Market atau Lee Joong Seop Art Street tanpa harus naik kendaraan 😍 eniho, gue sarankan teman-teman untuk sewa penginapan di sekitar Seogwipo pada hari-hari awal. Baru setelah itu saat mendekati waktu pulang, teman-teman bisa sewa penginapan di Jeju City dekat bandara. Karena di Jeju City tempat wisatanya lebih banyak tempat wisata belanja. Salah satunya Lotte Duty Free yang terkenal dengan harga produk murah sampai banyak orang Tiongkok belanja di sana untuk kembali dijual di negaranya πŸ˜† yuk, sista-sista jastip mungkin bisa buka jastipan 😁

🐰🐰🐰

Berapa hari yang tepat untuk berlibur ke Jeju, Korea? Menurut gue kalau mau puas yalan-yalan, ada baiknya siapkan waktu semingguan. Karena hari pertama sudah terpakai setengah hari di pesawat πŸ˜‚ jadi mungkin baru bisa serius berwisata dihari ke dua. Hehehehe. Selain itu, musim cantik untuk berkunjung adalah musim gugur dan semi, jadi teman-teman bisa pilih tergantung warna yang mau dilihat 😍 kenapa gue nggak menyarankan musim dingin, karena suhu udara suka drop, plus badai salju bisa muncul mendadak. Kalau sudah begitu, rencana perjalanan bisa berantakan. Another reason is, fashion musim gugur jauh lebih kece, kawan! Hahahaha πŸ€ͺ

By the way, berapa budget yang perlu disiapkan kalau mau ke Jeju, Korea? Well, ini tergantung dari seberapa banyak niatan teman-teman untuk belanja. Kalau hanya ingin 100% wisata tanpa belanja, it means budget digunakan untuk pesawat, penginapan, makan dan bayar tiket wisata, mungkin tujuh sampai delapan juta sudah cukup asal teman-teman dapat tiket pesawat promo dan hotel murah meriah πŸ™ˆ hehee. Sebab dua hal itu yang menyita uang paling banyak while harga makanan di Jeju, kisaran 3.000 won - 10.000 won, atau jika mau hemat, teman-teman bisa beli dosirak (lunch box) di SevEl seharga 4.000 won / box saja 😁


Harapan gue, teman-teman yang sudah pergi jauh ke Korea bisa mencoba menu lokal Korean. Nggak perlu sehari makan tiga hari, karena akan too much. Tapi sebisa mungkin sehari makan minimal sekali menu meals yang sehat. Agar teman-teman punya tenaga. Atau teman-teman bisa ke Olle Market, di sana ada banyak kedai jual makanan dengan harga lebih murah. Seperti tempat langganan gue yang menjual Bibimbab seharga 5.000 won, atau Gukbab kesukaan di Lee Joong Seop Art Street seharga 3.900 won dengan nasi bebas tambah sepuasnya hahahaha. Gue memang hobi hunting makanan murah, apalagi kalau rasanya enak 😍

🐰🐰🐰

Now, gue mau bahas soal transportasi, jadi di Jeju itu Indonesians nggak bisa sewa mobil pakai SIM internasional. Iyaaa, SIM internasional Indonesia nggak berlaku karena mereka tau mostly orang Indonesia dapat SIM hasil tembak. Sedangkan di Korea mau dapat SIM itu nggak mudah, harus tes dulu dan berkali-kali gagal πŸ˜‚ dan dikarenakan Indonesians nggak bisa sewa mobil, mau nggak mau teman-teman yang ingin liburan ke Jeju harus naik transportasi publik seperti bus atau taxi ~ untungnya, di Jeju transportasi publik terbilang baik, jadi teman-teman bisa naik bus dengan mudah karena rute-nya sangat lengkap dan jadwal kedatangannya selalu ontime.

Apabila teman-teman berniat naik bus, teman-teman jangan lupa beli T-money, agar bisa tap-card saat naik bus, atau always ready cash yang menurut gue agak membuat ribet hehehehe. Dan setiap naik bus, pilih duduk di kursi yang nggak ada kain warna kuning atau putih dibagian kepala kursinya. Karena kain tersebut digunakan sebagai penanda bahwa kursi itu hanya boleh digunakan oleh orang-orang lanjut usia πŸ˜‰ ohya, saat mau turun harus pencet bel merah, kalau nggak pencet nanti busnya nggak berhenti di halte yang teman-teman inginkan 😁

🐰🐰🐰

Hmm, apalagi yah yang bisa gue bagikan. Sepertinya cukup sekian. Kalau ada pertanyaan bisa tulis di kolom komentar, akan dengan senang hati gue jawab 😁 gue pribadi berharap semakin banyak teman-teman yang interest pergi ke Jeju, karena Jeju nggak kalah cantik dari mainland Korea. Even Koreans selalu ingin pergi liburan ke Jeju minimal sekali dalam hidupnya πŸ˜†

See ya!
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no English translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian version.

---------------------------------------------------------------------------------------

80 comments:

  1. Wahhh... lengkap banget mbaa hahaha, berasa mau pergi beneran trus dikasih wejangan sama sodara sendiri, "Kalau kesana lu nggak boleh begini, nggak boleh begitu" atau "Jangan malu-maluin gue" hahahahaha ✌✌

    Ngomongin visa berarti kalau emang bener2 pengen mengunjungi Seoul, kalau visa nya ditolak gimana mbaa? Hahaha. Mungkin karena disana Ibu kota kali ya mba, makanya banyak banget kemungkinan pekerja gelap yang datang kesana.

    Trus mengenai naik di bus, kenapa harus duduk di tempat nenek2 mba Eno?

    Postingannya bermanfaat banget mbaa, ditunggu Things to Know part ke sekian mba Enooo, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya justru merasa ini kurang lengkap, mba πŸ˜‚ tapi bingung apalagi yang harus ditambahkan ~ hahaha. Eniho part jangan membuat malu gue itu betul banget, kalau bisa kita jaga nama baik Indonesia, jangan sampai nanti dianggap orang Indonesia jelek sikapnya 😁 jadi kita harus taat peraturan yang ada dan selalu berusaha jaga sikap 😍

      Kalau visanya ditolak, uang yang dibayarkan untuk apply visa nggak kembali dan mba baru bisa apply lagi tiga bulan kemudian. Belum ditambah tiket pesawat yang kemungkinan besar hangus dan mood yang hancur berantakan πŸ˜‚ that's why kalau ada teman yang mau ke Korea tapi takut di-reject atau merasa sepertinya akan di-reject, saya sarankan ke Jeju saja πŸ˜† Ohya, uang apply-nya kurang lebih 800 ribu mba ~ sudah include biaya admin KVAC. Tapi saya kurang tau sekarang berapa 😁

      By the way, larangan masuk tanpa visa bukan cuma ke Seoul mba tapi ke seluruh kota yang ada di mainland. Termasuk Busan, Daegu, Gangwon, dan lain sebagainya. Kalau orang Indonesianya justru kebanyakan kerja ilegal bukan di Seoul tapi di pabrik-pabrik yang ada di kota lainnya hehehe. Ps: Pulau Jeju ini terpisah dari pulau utama Korea 😬

      Bukaaan mba, bukan harus duduk di tempat nenek-nenek, justru maksud saya kalau lihat ada kursi dengan kain kuning / putih di atas kepala kursinya jangan duduk di sana sebab itu kursi khusus untuk orang-orang lanjut usia. Semisal kita duduk di sana, nanti kena marah πŸ˜‚ jadi harus menghindari kursi-kursi tersebut, mba πŸ˜†

      Hahahaha siaaaap nanti saya semedi dulu, yah 😍

      Delete
    2. Hahahaha salah kaprah soal duduk dibangku bus (bacanya nggak teliti) πŸ˜‚✌ mba Eno jadi paniiik hahahaha. Oke, I see mba, thank you mba informasinya ❤❤

      Delete
    3. Kawatir disangka saya mengajarkan duduk di kursi nenek-nenek hahaha 🀣 iya mba Sovia, sama-sama. Semoga one day bisa ke Korea, ya 😍

      Delete
    4. Aamiin mbaa πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    5. 😍😍😍

      Delete
  2. Baca pos ini macam lagi dengar tour guide Jeju lagi ngomong 😁

    Semenjak nonton banyak drakor, saya jadi pengen ke Korea. Atau paling tidak makan makanan Korea selain samyang. Pas nonton Save Me, saya jadi pengen makan mi hitam yang dimakan Dong Chul.

    Sekalipun Jeju sudah minim aturan, ternyata masih banyak yang harus dipersiapkan. Harga makanan pun saat saya konversikan mahal-mahal juga ternyata. Kalau jajanan kaki lima apakah ada kak Eno? Yang kalau di Indonesia jualan nasi kuning 10rban 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sudah cocok jadi tour guide, mas? πŸ˜‚ hahahaha. Apa saya perlu buka usaha guide untuk orang-orang Indonesia ke Jeju yaaah? πŸ˜†

      Mie Hitam Jjangmyeon maksud mas Rahul? Di Indonesia susah carinya kalau yang versi homemade. Kecuali yang instan 🀣 nanti saya kirimkan kalau mau coba yang instan. Ada brand kesukaan saya 😍 ngomong-ngomong mas Rahul sudah selesai menonton SAVE ME? πŸ˜‚

      Iya tetap ada banyak yang perlu dipersiapkan mas, tapi yang dipersiapkan mostly basic things semua jadi lebih gampang. Dan pastinya mas Rahul nggak perlu urus visa jauh-jauh ke Jakarta 😁 bayar agent juga nggak murah soalnya dan persyaratan dari kebanyakan agent harus punya tabungan minimal 30 juta. Hehehe. Kalau free visa kan enaknya mau berangkat kapan pun bisa. Tinggal cari penerbangan ke Kuala Lumpur terus lanjut ke Jeju, Korea. Nggak pusing visa di-accept apa nggak πŸ˜‚

      Jajanan kaki lima ada banyak, seperti corn dog, teokpokki, kimbab, twigim (ini semacam gorengan kalau di Indonesia), fishcake, hotteok, dan lain sebagainya. Rata-rata harganya dari 1.000 won (IDR 12.000) ke atas πŸ˜† kalau di-convert ke rupiah memang mahal, jadi jangan di-convert biar nggak sakit hati bayarnya, mas 🀣 hehehehe. Buat seminggu menurut saya siapkan dana IDR 1.000.000 cukup kalau mau makan sederhana yang perporsi kisaran IDR 70.000-an. Apalagi air minum dingin selalu gratis di resto-resto Korea jadi nggak usah beli minum cukup beli makan 😁

      Delete
    2. Kalau dari pembahasannya, kayaknya sudah cocok kak Eno. Apalagi cukup interaktif dan ringan.

      Saya pernah mau coba buat homemade, tapi ada bahan khusus yang tidak ada. Tidak usaha kak Eno, saya ngga enak. Ha ha ha. Saya sudah nonton Save Me season 1. Bagus. Mau lanjut season 2, tapi setelah dilihat-lihat tidak ada kaitannya dengan season pertama.

      Wah, aslinya memang punya standar harga yang cukup mahal. Kalau seperti ini, jadi bersyukur bisa makan nasi padang yang cukup terjangkau.

      Delete
    3. Hahahaahaha, susah tapi aslinya jadi guide, mas πŸ˜‚

      Kalau homemade memang susah cari bahannya ~ di Korea pun jarang ada yang buat homemade, rata-rata pasti beli di restoran biar lebih gampang πŸ˜† hehehehe. Nggak apa-apa mas Rahul, coba dulu saja, sudah saya pesankan. Sekalian saya kirim ramyeon lain biar bisa cek rasanya 😍 Eniho saya justru nggak tau kalau SAVE ME ada season 2 hahahaha πŸ˜‚ pemainnya sama, kah?

      Harga di Korea rata-rata memang mahal mas, hehe. Biaya hidup lumayan tinggi kalau dibanding Indonesia 😬 jadi kita harus banyak bersyukur karena makanan di Indonesia jauh lebih murah πŸ™ˆ

      Delete
    4. Pertama-tama, terimakasih kak Eno. Ha ha ha. Saya memang lagi pengen makan itu sih. Save Me 2 itu kayaknya adaptasi dari film animasi. Ceritanya beda, pemainnya beda. Temanya saja yang sama.

      Ha ha ha, iya. Paling enak kalau kongsi gorengan sama teman. 20 rb sudah bisa makan rame-rame.

      Delete
    5. Sama-sama mas Rahul, mungkin sampai dalam waktu beberapa hari mas 😁 hehehehe. Oalah SAVE ME 2 berarti soal sekte juga? πŸ˜‚ saya pusing tapi menonton SAVE ME pertama, terlalu dark πŸ™ˆ

      Kalau di Indonesia, gorengan 20 ribu sudah dapat banyak mas πŸ˜† di Korea, gorengan satunya 13.000 ~ nggak ada tempe dan tahu isi pula πŸ˜‚

      Delete
  3. CATET GARIS KERAS hahahahaha
    bener banget mbak, kalau pas AA lagi promo, tiketnya masih masuk akal untuk ukuran pergi ke Jejunya
    kalau ke Jeju pokoknya datengin tempat tempat yang direkomenin mbak tamara karen eno ini, dulu aku sampe dikirimin sama KTO jakarta map korea, peta wisata korea, dan masih kesimpen dengan baik sampe sekarang.

    ngomong ngomong nasi lemak AA, apa kabar pak nasser sekarang ya hehehe, lama nggak order
    foto makanan yang berkuah itu mirip tomyam ya

    di jeju ada night market nggak mbak? atau seogwipo olle ini macam bugis di singapore ya? jadi semua muanya ada gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kalau promo harganya jadi murah. While nggak promo bisa menggila, kadang menyentuh IDR 7.000.000 PP hahaha. Jadi kalau mau ke Jeju harus rajin check promo. Sayangnya sekarang mereka masih close untuk Kuala Lumpur - Jeju mungkin sampai tahun depan baru kembali dibuka 😬 hehehe. Nanti saya share tempat wisata lain di Jeju yang oke punya πŸ˜‚

      Foto makanan yang berkuah itu bukan tomyam melainkan seafood ramyeon yang terkenal di Jeju, Korea 😁 kalau ke Jeju sempatkan makan seafood ramyeon mba, bisa pakai kerang, udang, atau gurita sekalian 🀣 hehehehe. Yang saya foto di atas itu seafood ramyeon di tempat langganan saya, lokasinya di Seongaksan. Kedainya kecil, persis di tepi laut lepas 😍 makan di sana sambil lihat laut rasanya juarak ~

      Di Jeju ada night market, Seogwipo Olle Market ini buka sampai malam mba. Segala macam jajanan ada di sana. Mau belanja oleh-oleh juga ada. Tapi kebanyakan snack. Jeju dikenal sebagai produsen Hallabong, alhasil banyak snack bermaterialkan Hallabong tersebut ~ ohya, Jeju juga terkenal akan greentea-nya. Snack greentea mereka enak-enak 😍

      Di Jeju ada beberapa market, selain Seogwipo Olle Market, ada pula Dongmun market dan beberapa market lainnya. Jadi mba bisa pilih sesuai lokasi terdekat dari tempat mba menginap 😁

      Delete
    2. mantullll mbak
      ehiya mbak KL masih lockdown kan kayaknya ya?
      kalau ga salah, pemerintah korea juga masih nutup untuk penerimaan penerbangan internasional. Ini berita udah agak lama juga, berarti masih tutup kalau gitu

      seger bener liat si ramyeon ini, apalagi makan sambil liat view laut, aduhgileee
      kalau baca greentea yang terlintas pertama adalah kit kat hahaha

      Delete
    3. KL masih lockdown sampai sekarang mba, bahkan katanya Indonesia di-banned karena naik terus curva-nya πŸ₯΄ heufft. Kalau pemerintah Korea tetap buka penerbangan internasional, cuma yang sudah punya visa harus apply ulang dan saat tiba di Korea nanti harus karantina 2 minggu dengan biaya hampir 30 juta 😁 sebetulnya kalau punya rumah bisa karantina di rumah dan nggak perlu bayar, however saat ke rumah nanti diantar ambulance. Makanya kita prefer di Bali daripada dilihat orang-orang πŸ™ˆ

      Iyes mba, makan seafood ramyeon, sambil lihat laut, mantap 😍

      Delete
  4. Yang paling murah berarti pesawat airasia ya mbak, tiketnya paling murah 3.5 juta dan balik lagi 3 juta. Berarti untuk tiket saja 6.5 juta.

    Untuk menginap bisa pilih seongwipo, harganya 400k permalam. Kalo nginap lima hari (karena mau liburan seminggu) maka butuh 2 juta.

    Untuk makanan sekitar 4000 won atau 50 ribu. Misalnya makan dua kali berarti sehari 100 ribu, lima hari 500 ribu, ditambah makan lainnya mungkin sejuta kali ya.

    Untuk biaya transportasi naik bis di Jeju tidak ada harganya diatas, tapi aku perkirakan habisnya sekitar setengah juta kali ya kalo mau puas jalan jalan.

    Kalo ditotal, tiket 6.5 juta, biaya nginap 2 juta, makan sejuta, tambah ongkos transportasi setengah juta, berarti habis 10 juta ya.

    Terima kasih mbak, saya jadi tahu sekitar itu biayanya kalo mau jalan jalan ke Jeju. Aku juga mau ke Jeju ah, tapi naiknya pakai google maps saja yang lebih murah.😍😍😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksud saya PP itu tiket pulang pergi mas jadi tiket dari Jakarta ke Jeju terus balik lagi ke Jakarta paling murah total 3.000.000 kalau Bali - Jeju - Bali termurah yang pernah saya dapat itu 3.500.000 😁

      Kalau mau ambil penginapan termurah around 400.000 / malam jadi 5 hari sekitar 2.000.000 an. Sisa uangnya sekitar 1.500.000 - 2.500.000 bisa dipakai untuk makan dan bayar tiket masuk ke tempat wisata. Hehehe. Kalau wisata alam di Jeju kebanyakan gratis, yang bayar itu theme park. Harga tiket theme park bervariasi dari mulai 4.000 won sampai 15.000 won -- tergantung brand theme parknya 😁

      Untuk biaya naik bus sekitar 1.300 won sekali tap itu IDR 15.000 kurang lebihnya. Dalam sehari biasanya hanya bisa jalan ke dua sampai tiga tempat wisata apabila ingin betul-betul menikmati perjalanan 😁 sebab rata-rata tempat wisata seperti Loveland theme park itu butuh waktu dua jam untuk keliling dan main-main atau foto-foto di sana. Kalau ke wisata alam, seperti mau treking etc butuh waktu tiga jam minimal sudah termasuk waktu istirahat untuk makan 🀣

      Kalau bawa uang 10.000.000 sudah bisa belanja banyak barang, mas. Kebanyakan itu menurut saya apabila pure hanya ingin jalan-jalan tanpa belanja bisa lebih di-press pengeluarannya. Siapa tau mau berhemat πŸ˜† apalagi kalau pergi sama teman-teman, uang penginapan bisa dibagi dua, jatuhnya akan lebih murah. Dan makanan bisa share semisal beli 3 porsi untuk 4 orang. Atau beli 2 porsi untuk 3 orang πŸ˜‚ ini tips yang biasa saya kasih ke teman-teman yang mau jalan-jalan hemat. Jadi biasanya memang part paling mahal itu bayar tiket pesawat dan penginapannya. Kalau makan dan perintilan lain bisa adaptasi dengan keadaan 😁 paling kalau mau ekstraaaaa hemat, bisa makan ramyeon atau triangle kimbab mas. Di SevEl banyak yang jual. Harganya kisaran 1.500 won saja πŸ˜†

      Delete
    2. Oh tiket PP itu pulang pergi mbak, kirain aku satpol PP mbak.πŸ˜†

      Berarti bawa 10 juta bisa buat beli oleh oleh yang banyak ya mbak, soalnya kalo pergi ke luar negeri lalu ngga bawa oleh oleh itu katanya bukan orang Indonesia.πŸ˜‚

      Asal muat di bagasi nya saja ya barangnya.

      Delete
    3. PP itu artinya Pulang Pergi mas, hihihi maaf saya nggak jelaskan di atas πŸ˜‚ kelupaan ~ hehehe. Iya kalau bawa 10 juta per-orang sudah bisa belanja oleh-oleh juga. Tapi saya pribadi jarang belanja oleh-oleh, mas πŸ˜† paling beli cokelat di duty free bandara atau beli lipstik buat mba-mba, biar nggak penuh kopernya 🀣

      Delete
    4. Semprul dah Mas Agus ini, nyebelin!
      Udah dibaca dengan serius komennya, ujung-ujungnya ajak pacarnya juga, si google maps wakakakakkaka

      Delete
    5. Iya tuh mbaaa hahahaha 🀣🀣

      Delete
  5. Asik banget baca tulisan seperti ini kak Eno, seperti kata kak Sovia, kayak lagi baca wejangan yang diberikan kakak sendiri :p
    Berarti ke Jeju sendiri kalau bisa dapat tiket murah, harganya lebih bersahabat dibandingkan langsung ke Mainland ya kak. Makin ngiler buat nabung ke sana~
    Kak Eno, coba tolong bisikin biasanya tiket promo itu untuk keberangkatan bulan apa? Wkwk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you sudah baca Lia 😁

      Langsung ke mainland juga banyak promonya. Direct flight pula. Sometimes Garuda Indonesia buka promo PP 3.500.000 ke mainland nggak pakai transit, Lia πŸ˜‚ sebetulnya tiket ke Korea ini mirip sama Jepang, sering diobral murah. Tinggal rajin hunting promonya di sosial media. Biasa mereka buka sale di sebuah mall atau di website-nya. Kemungkinan besar kalau Corona sudah hilang, mereka akan sale besar-besaran untuk kembali berputar. Jadi menabung dari sekarang biar nanti saat sale buka, Lia bisa beli tiketnya πŸ˜†✌

      Di luar musim panas suka keselip tiket promo ~ enaknya bulan Oktober atau November untuk musim gugur dan Maret untuk musim dingin ke arah musim semi. Akhir maret sampai awal april itu kadang ada promo. Hehe. Sebisa mungkin hindari musim panas dan musim dingiiiin (Desember Januari) hahaha. Kalau mau lihat salju better ke Jepang jangan ke Jeju, meski saljunya banyak, tapi di Jeju tuuuh semisal badai langsung stop semua kendaraan jadi susah mau jalan. Nggak seru kan sudah jauh ke Jeju tapi stuck di hotel nggak bisa ke mana-mana πŸ˜‚

      Delete
    2. Betul juga kata kak Eno. Nabung dulu dari sekarang deh >.<
      Karena aku jarang travelling jadi nggak terlalu update dengan harga tiket pesawat gitu kak. Hiks.

      Huaaa terima kasih atas informasinya! Well noted kak. Berarti di bulan ber-ber atau di bulan Maret April ya saat yang tepat ke Jeju.
      Btw, aku ingin lihat salju tapi sepertinya kalau pergi saat musim dingin, aku nggak kuat >.<
      Karena baru suhu 11 derajat aja, aku udah menggigil banget apalagi kalau suhu sampai minus-minus. Foto jadi kurang bagus karena hidung merah, bibir pucat WKWKWk

      Delete
    3. Hihihi nggak apa-apa masih ada waktu untuk menabung sedikit sedikit, nanti bisa ke Korea mungkin musim gugur 2021 atau 2022 😍

      Kalau lihat salju enaknya di Jepang Lia, kalau di Jeju tuh nggak ada subway jadi ribet nanti kalau ada salju yang ada susah ke mana-mana πŸ˜‚ di Seoul bisa lihat salju tapi kalau Lia jarang traveling, maka visa Jepang akan lebih mudah didapat daripada visa mainland Korea 😁 eniho, kakak pun suka salju, tapi mau main salju paling cuma 5 menit habis itu masuk rumah. Seriously dinginnya bisa menusuk ke tulang πŸ₯΄ belum kulit kering, atau mimisan, ini biasa terjadi ke orang-orang yang badannya belum terbiasa dengan suhu dibawah rata-rata. Hahahahahaha.

      That's why kakak sarankan datang musim gugur atau semi, selain suhunya masih bersahabat, foto pun akan terlihat merona hahahaha 😍

      Delete
  6. Asikkkk, langsung dibuatkan postingannya lho. Gercep banget memang Mba Eno, you're the best! 😍

    Aku baru tau lho kalau ke Jeju itu bebas visa, wah kalau begitu ceritanya pan-kapan aku dan keluarga cari waktu khusus main di Jeju aja deh, nggak perlu ke kota-kota lain dulu. Biar puwassss menyambangi setiap tempat main yang Mba Eno rekomendasikan di Jeju πŸ˜† Kebetulan aku dan suami hobi hunting kuliner murmer dan street food gitu, yaa paling diselipin cafe hopping karena Jane tidak boleh melewatkan kafe cantik di Jeju πŸ™ˆ Btw, Mba Eno pernah coba Yudong Coffee? Apakah itu enak? :D

    Untuk biaya liburan ke suatu tempat, sepertinya memang dari awal kita harus menentukan pengen liburan mewah atau on budget ya. Atau misalkan tujuannya kulineran, berarti biaya akomodasinya bisa dipepet-pepetin supaya ada budget lebih untuk ke makanan, begitu juga kalau tujuannya untuk belanja. Soalnya waktu ke Jepang dulu, tujuan kami juga di makanan. Jadi kami sengaja cari penginapan yang murmer dan dekat area wisata tujuan. Jadi nggak perlu naik transportasi umum, by walk aja biar hemat *siap-siap koyo biar nggak pegel πŸ˜†*

    Terima kasih banyak, Mba Enooo untuk tips-tipsnya! 😊 Aku bookmark post ini untuk referensi mendatang. See you soon, Jeju (entah kapan pokoknya see you soon aja dulu 🀣)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mumpung sempat, mba πŸ˜‚

      Iya Jeju bebas visa, tapi khusus Jeju area saja termasuk Pulau Udo dan Pulau Mara (pulau Mara terkenal sebagai Pulau Jjangmyeon -- karena banyak resto khusus jual Jjangmyeon di sana) 😍 hehehehe. Kalau tujuan mba hunting kuliner, street food dan coffee shop, pastinya seru karena Jeju punya banyak cafe dan coffee shop unik yang cakep untuk background foto sosial media 🀣 hehehehe. Jajan street food paling enak ke lokal market, mba ~ harganya lebih murah 🀭

      Agree, setiap mau liburan, saya selalu buat rencana perjalanan. Maunya on budget atau bagaimana. Lebih suka ke tempat wisata atau kulineran. Atau justru mau leyeh-leyeh di hotel saja πŸ˜† dari situ baru bisa susun itin dan siapkan uang yang dibutuhkan. Apalagi kalau di hotel cuma untuk tidur malam, nggak perlu sewa yang mahal-mahal πŸ˜‚ semisal mba Jane ke Jeju sekeluarga, menurut saya Kenny Inn itu bagus dan murah. Meski kamarnya sempiiiiit macam kamar kosan, tapi kasurnya juarak. Hahahaha. Minusnya hanya perlu lapang dada karena nggak ada banyak tempat untuk buka koper, sebab betul-betul mini kamarnya.

      Atau mba Jane bisa sewa hotel nggak jauh dari Kenny Inn, saya lupa namanya apa tapi harganya agak lebih murah sekitar IDR 350.000, dan kamar tidurnya tanpa dipan (alias tidur di lantai), jadi ala-ala tradisional Korea 😬 kalau itu kasurnya bisa dilipat dan lumayan tebal, jadi mau buka koper gampang 🀣 too bad saya belum pernah coba menginap di sana, however beberapa teman pernah dan menurut mereka worth it banget sama uang yang dibayarkan πŸ˜†

      Hahahaha saya aminkan mba, semoga bisa datang ke Jeju, soon! 😍

      Delete
  7. Aku mau cari tau dulu deh, selesai pandemi THN depan ato setidaknya 2022, apa Jeju masih free visa ato msh dihold. Aku jd beneran pengen lgs ke Jeju aja dari Jepang ntr mba. Coba ntr aku cari tau Peach airlines apa ada rute kesana :D.

    KLIA itu bandara fav ku. Walopun yg aku paling suka Klia2 sih, Krn shopping mall nya LBH lengkaaaap dan cakep :D. Makanya tiap kali transit ke KLIA, aku pasti cari yg lama mba. Puasin shopping dulu . Malah kdg nginep sehari, aku biasanya book Tune hotel bandara sih, yg tingal ngesot juga tp hrs kluar imigrasi.

    Rekomendasi hotelnya aku catet nih mba. Jd udah tau stay di mana kalo ke Jeju.

    Eh btw ya, di Jeju toko2 skincarenya sama banyak kayak di Seoul ga? Pas ke Seoul itu aku cm borong skincare utk stok setahun sbnrnya. Kalo memang di Jeju koleksinya sama komplit kayak di Seoul, ya berarti fix ke Jeju aja, ga usah mampir Seoul biar ga pake visa :D.

    Naaaah kalo soal musim, aku ini selain ratu kucing, juga ratu es mba wkwkwkwkkw. Jadi makin dingin cuaca, makin minus, apalagi kalo pake acara salju segala, uwaahhhh makinlah aku happy ❤️😁.makanya tiap traveling aku sllu pas winter. Ga pengen musim yg lain. Jadi berarti winter di Jeju ada salju juga yaaa :D.

    Trus mba, T money itu ada expirednya ga? Aku masih punya kartunya. Tp trakhir pake 2017. Ga tau deh apa msh berfungsi ato ga. Kuatirnya ada batas waktu dormant Krn ga digunakan lama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya 2022 sudah dibuka free visanya mba, semoga vaksin sudah bisa digunakan tahun depan 😍 jadi kita bebas jalan-jalan seperti semula. Hehe. Dari Jepang ada beberapa penerbangan ke Jeju direct mba, tapi saya kurang tau nama pesawatnya apa 🀣

      Sama dong kitaaa, saya pun suka KLIA2 that's why hobi naik AirAsia biar bisa mampir ke sana hahaha. Senangnya kalau transit lebih dari enam jam bisa yalan-yalan dulu ke Gateaway buat belanja atau makan di Rich Papa πŸ˜† eniho saya kadang menginap di Tune Hotel juga mbaaa, tapi biasanya kalau transit lama. Sebab harga hotelnya murah, untuk full time 900.000 ribuan, better di Tune Hotel daripada Sama-sama yang hanya dapat 6 jam πŸ˜‚ di Gateaway ada Aerotel, tapi ini justru lebih tinggi harganya dari Sama-sama. Cuma pernah dua kali di sana dan menurut saya Tune Hotel masih lebih oke sebab ada jendelanya jadi nggak berasa engap πŸ™ˆ

      Waduuuu jangan tanya soal skincare mbaaa, yang pasti banyak banget. Lebih enak lagi kalau beli di Lotte Duty Free, semua brand lengkap di sana 😬 tapi kalau mau store yang di pinggir jalan ada. Seperti di Baozan, atau di beberapa area lainnya ~ cuma saya dari dulu kalau belanja lebih suka di Lotte Duty Free biar lebih gampang 🀣 hihihi. Yuk ke Jejuuu *komporrr* πŸ˜†

      Winter di Jeju ada salju, dan kadang badai, jadi jalanannya putih semua, kalau sudah begitu akan susah mau ke mana-mana πŸ˜‚ semisal wisata dan nggak sewa mobil (+driver), better jangan datang saat musim salju mba. Bakal susah nanti menunggu busnya, cari taxi-nya dan lain-lainnya. Kecuali mba Fanny berencana sewa mobil dan driver untuk wisata, nah itu nggak apa-apa. Bisa gampang yalan-yalan keliling Jeju, Korea 😍 di Jeju nggak ada kereta soalnya. Hihihi semisal mba suka dingiiiin, akhir-akhir Oktober masuk ke November sudah mulai dingin, suhunya bisa under 10 degree 😁

      T-money bisa dipakai setau saya kalau baru lewat 3 tahun hehehe, tapi nanti coba dicheck ulang mba πŸ˜† saya pribadi selalu pakai Korean card jadi kurang tau soal T-money ini bisa expired apa nggak. Cuma si kesayangan bilang tetap bisa digunakan jadi nggak usah beli ulang 😍

      Delete
    2. Ya Allah, baca infomu ,langsuuuung looh berasa merinding, saking excited bangetttttt ngebayangin ke Jeju, hahahahahaha. Aku udh terlalu lama sakaw ga trveling. Bayangin salju dan aneka skincare ituuuuuu wkwkwkkwkwkw.

      Kalo memang sudah utk transport, aku pasti bakal milih sewa kendaraan dan driver sih. Biar gampang juga kan. Apalagi kalo bawa anak2 nya.

      Td aku lgs cari rute mba. Korean air ato Asiana ada sih rute dr jepang. Tp setelah cek, LBH aman kalo aku berangkat dari Osaka ternyata. Tadinya mau dari Sapporo, tapi kebanyakan trnsit di Seoul semua kalo dr sana. Pake visa dunk itu :p.

      Kalo dr Osaka ada yg direct. Okeeelaaah, aku seneeeeng loh nyari rute2 begini :D. Walopun travelingnya nth kapan bisa wkwkwkwkwk

      Delete
    3. Samaaa mba, saya juga rindu mau travelling huhu sudah terlalu lama berdiam diri di rumah nggak ke mana-mana. Makanya kemarin ke supermarket senangnya luar biasa 🀣 hahaha. Saya betul-betul berharap dan berdoa Corona segera hilang sehingga tahun depan kita bisa kembali yalan-yalan melihat dunia 🀧

      Iyes mba, kalau sekeluarga enak sewa mobil dan driver harian, nanti tinggal kasih itin-nya mau ke mana. Kalau nanti mba jadi ke Jeju, jangan lupa minta drivernya ajak ke Forest Tunnel ya, mba. Pemandangannya spektakuler hahahaha. Jadi Forest Tunnel ini sebetulnya jalan penyambung dari utara ke selatan Jeju, namun melewati pegunungan yang mana ada banyak forest di sana. Berhubung pohonnya besar-besar, jadi membentuk sebuah tunnel panjang which is indah sangattt 😍 saya pribadi suka bolak balik ke sana karena pemandangan dari mobilnya membuat saya nggak bisa berkata-kata πŸ˜†

      Siiiip mba kalau ketemu penerbangannya 😍 jadi lebih ada bayangan nanti kalau mau ke Jeju bagaimana. Hihihi saya nggak sabar baca cerita mba Fanny di Jeju, pastinya akan seruuuu banget sebab jarang ada orang yang bahas Jeju compare to mainland 🀣 so, semangat browsing, mba πŸ₯³

      Delete
  8. Ha..ha.. Mereka tahu orang indonesia dapat sim dengan cara nembakπŸ˜‚
    Tapi liburan emang lebih enak naik transportasi umum aja, sambil lihat kiri kanan pemandangan bersatu dengan suasana sekitar dan penduduk lokal.
    Siapa tahu suatu hari nanti bisa pergi ke pulau jeju. Salah satu pulau terkenal di korea😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Astria, ini kata kenalan saya yang memang paham soal rentalan di Jeju hahaha. Katanya nggak disewakan ke orang Indonesia karena SIM internasional Indonesia nggak berlaku di Jeju, sebab tipe SIM internasionalnya beda, selain itu karena mereka tau orang Indonesia dapat SIM-nya pakai cara tembak πŸ™ˆ waktu dibilang begitu, saya hanya bisa tutup muka, habis mau disagree nggak bisa karena yang diucap adalah fakta πŸ˜…

      Iyes mba, naik bus di Jeju menyenangkan asal paham rutenya. However untuk beberapa area bisa menunggu agak lama. Semisal 30 menitan. Jadi kalau mau naik bus, harus bisa atur waktu agar sampai ke halte minimal 5 menit sebelum bus datang 😁 hehehehe. Amiiiiin saya bantu doakan semoga mba Astria bisa ke Jeju, yah 😍

      Delete
    2. Akoh kesindiiirrrr, akoh dong bikin sim C nembak, SIM C PADAHAL! hahahaha.
      Lah gimana dong, sampai ayam beranak kucing juga kayaknya saya nggak bakal lulus kalau di suruh naik motor dan sukses muterin angka 8 tanpa turunin kaki hahaha

      Delete
    3. Hahahahaha sepertinya kebanyakan orang Indonesia dapat SIM-nya hasil tembak, mba πŸ™ˆ

      Delete
  9. Berkunjung ke blog Mba Eno ini serasa semangat berkumpul kembali. Tulisan yang fresh dan gaya tutur khas gaya mba Eno plus Emot yang berseliweran di setiap kalimat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mas Ishaq, apa kabar? Sudah lama nggak bersua hehehe πŸ˜†

      Delete
    2. Alhamdulillah baik Mba eno. Mba eno sendiri kabar?

      Iya nih mba maap kaga sempat bersua di blognya Mba.

      Sibuk corona mba hehe

      Delete
    3. Baik mas πŸ˜„ Semoga mas Ishaq sehat selalu meski disibukkan dengan Corona πŸ˜†

      Delete
  10. Jadi makin gak sabar nih, pengen Corona cepet berlalu, Mbak Eno. Soalnya gara-gara ada Corona rencana jalan-jalan jadi buyar semuaaaaa.😭

    Ngomong-ngomong informasinya bermanfaat banget nih, Mbak. Siapa tau suatu saat aku ada rezeki buat main ke Jeju. Soalnya pengen banget jalan-jalan ke korea, tapi kok cari visa nya susah 🀭. Kalau Jeju kan gak pake visa, asal udah gak corona. Hehehe. Sekalian ntar kalau kesana aku mau buka jastip sekalian. πŸ€‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. SAMAAAA MBAAA, banyak rencana gagal 😭 tapi harus tetap bersyukur karena kita diberikan rizki sehat oleh Yang Maha Kuasa πŸ’•

      Terima kasih sudah baca mba, semoga one day mba Roem bisa ke Jeju bersama pasangan tercinta 😍 iya kalau ke mainland visanya agak susah mba, that's why ke Jeju saja 🀭 hahahahahaha.

      Delete
    2. Sama diriku aja Roem, soalnya saya buta, apa itu visa apa itu paspor
      ndesoh..


      wakakakakakakakak

      Delete
    3. Semoga mba Rey dan mba Roem bisa ke Jeju yaaa. Amiiiiin. Siapa tau ada rejekinya 😍

      Delete
  11. Hahaha
    Oh jadi di sana udah tahu ya klo banyak yg pake sim nembak di Indo?
    Tapi better sih pakai tap-tap cashless begitulah kalau pergi2 biar gak repot nyetir2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Katanya, tipe SIM internasionalnya beda mba, dan beberapa dari mereka (atau mungkin semua) sudah tau kalau di Indonesia pakai cara tembak. Mungkin mereka merasa sangat riskan menyewakan mobil ke Indonesians takut rusak atau kenapa-napa. Entah kalau soal ini saya nggak paham 😁 hehehehe. Iya kalau di Jeju pakai transportasi umum enak dan nyaman kok mba, busnya punya rute banyak. Sampai ke pelosok ada πŸ˜†

      Delete
  12. Waah ternyata Indonesia di mata Korea terkenal akan pekerja ilegal nya ya mbak πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bisa dipungkiri, mas πŸ™„ data berbicara kalau TKI ilegal di Korea cukup banyak (kalau nggak mau dibilang sangat banyak) πŸ™ˆ semoga ke depannya yang berniat jadi TKI pilih jalur legal, demi kebaikan bersama 😁

      Delete
  13. Waah lengkaaap dan informatif 😍😍 Pesawat, hotel, sampai budgetnya dijelasin detail. Sukaaa.. Masalah musim, kayaknya paling seru ke sana pas musim gugur ya Mba. Ntr bisa foto dg latar pepohonan coklat yg berguguran.. hehehhe.. Kalau musim dingin, mungkin seru juga bisa megang salju, tp berisiko kayak kata Mba Eno, kalau ada badai bisa2 ambyar semua rencana n itenerary yg disusun..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Thessa sudah membaca 😁

      Iya mba menurut saya paling oke musim gugur, hehe. Musim semi juga oke kalau mba Thessa suka lihat cherry blossom pinky pinky 😬 tapi berhubung Jeju lebih banyak alam hijaunya, jadi musim gugur dia lebih ciamik menurut saya. Kalau pinky sepertinya sakura di Jepang belum ada yang bisa mengalahkan 🀣 hehehehehehe.

      Musim dingin enaknya cuma bisa pegang salju, tapi itu nggak bertahan lama, mba. Sebab kalau badai, bisa ambyar semua rencana πŸ™ˆ

      Delete
  14. Lama-lama Jeju bakal jadi sebuah menu tersendiri di blognya mbak eno. Bisa jadi duta Jeju juga...hahaha :D

    Informasi yang ditulis lengkap sekali mbak. Seperti pesawat, hotel, dan tempat makan. Ehm, tapi lebih banyak tempat makannya yang dibahas...hahahaha

    Ehm, tnyata ga bisa bawa masuk susu dan daging yaa. Sepertinya sangat ketat dengan aturan ini. Semuanya demi kualitas yang beredar di korea yaa mbak...?
    Ehm, berarti bawa pecel lele masih aman yaa mbak...?hahahaa :D

    Kalau bus di sana, apa bisa turun buka di haltenya mbak..? Atau memang harus sesuai halte.
    Khan bus kota di indonesia bisa turun di pinggir jalan sepanjang jalan yg dilewati. Penumpang tinggal mengetok jendela dengan koin.
    "Tok..tok..tok...Pak, depan kiri yaa", teriak seorang penumpang 🀣


    Eeh itu tahu aja kalau orang indonesia biasa nembak sim 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha jadi duta Jeju cobakkk πŸ˜‚

      Iyes kalau pesawat dan hotel rata-rata sudah pada tau harus cari ke mana 🀣 jadilah saya fokeuuus bahas tempat makan. Wk. Soal kenapa nggak boleh bawa daging karena daging bisa bawa virus mas ~ makanya dilarang. Dan lele termasuk yang nggak boleh dibawa hahahahaha.

      Nah untuk bus harus turun di halte, nggak bisa asal turun sembarang. Mirip sama kalau naik TransJakarta yang turunnya harus di halte Trans 😁 by the way di Jakarta masih ada Kopaja kah, mas? Hehehehe.

      Delete
    2. Betul banget tuh Eno, jujur ya, dibanding teman lainnya, saya kurang begitu ambisius mau tahu tentang negaranya si oppa tersebut.
      Biar kata teman-teman melambungkan impiannya pengen ke Koreah, pengen ke Jeju, saya biasa-biasa ajah.

      Nah sejak sering main ke sini, saya tiba-tiba jadi cinta negara itu, jadi berasa sedikit kenal negara yang nama orang-orangnya susah diingat itu, saya ingatnya Jang Na-ra aja dong, ama Gong Yoo hahahaha.

      Terus, akhirnya, pas BW di list gitu, ketemu drakor atau bahasan tentang Koreah, saya udah bisa dengan bangga menuliskan.

      "Saya pernah baca di blognya Creameno yang memang tinggal di Jeju, kalau di sana itu bla..bla..bla.."

      Sombhongnya kambuh, padahal hasil baca di sini wakakakakakakak

      Delete
    3. Waduuuw jadi malu saya, mba 🀣 padahal info yang saya bagikan nggak seberapa ~ hehehe tapi senang kalau bisa membuat mba dan mas Rivai jadi lebih kenal soal Jeju, Korea πŸ₯³

      Semoga dengan mba Rey semakin kenal Korea, bisa semakin akrab terus akhirnya berkesempatan pergi liburan ke Korea setelah Corona hilang πŸ˜‚ saya doa dan berharap dulu, mana tau jadi kenyataan, mba 😍

      Delete
  15. Setelah baca postingan ini, semoga suatu saat saya juga bisa kesana, πŸ‘ doakan saya Mba Eno πŸ˜‚πŸ˜ Amiiin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. AMIIIIIIN mba, semoga mba Rini dimudahkan rizkinya, dicukupkan hidupnya, agar bisa yalan-yalan ke Jeju selama seminggu lamanya πŸ˜πŸ’•

      Delete
  16. Itu makanan yang di foto ada yang kayak pizza vegan....
    Mantap infonya mbak Eno. Kayaknya kalau jalan-jalan kesana nggak usah beli buku guide cukup baca-baca saja blog dan tulisan ini. Hihihi...
    Moga-moga pandemi segera berakhir dan mbak Eno sekeluarga bisa kembali ke Jeju ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang mirip pizza vegan itu seafood jeon (pancake) mba 😁 kalau di Indonesia mungkin mirip bakwan seafood tapi size besar macam pizza. Rasanya enak. Salah satu menu yang perlu dicoba saat ke Jeju / Korea 😬

      Amiiiiin mba Phebie, semoga Corona cepat hilangggg 😍

      Delete
  17. Sebelum jadi pembaca blognya Mbak Eno, pengetahuan saya soal Jeju hampir nol. Tapi sejak rajin ke sini dan membaca tulisan-tulisan Mbak Eno soal Jeju, sedikit-sedikit saya jadi tahu soal pulau ini. Lama-lama jadi penasaran juga main ke sana. :D Kayaknya enak santai-santai di sana semingguan sama Nyonya di musim gugur. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi senang kalau tulisan saya bisa membuat mas Morishige penasaran dan tertarik mau ke Jeju, Korea 😍 ayoook mas capcus berangkat hahahahaha. Apalagi kalau mas suka aktivitas santai dan main di alam. Ohya, pastinya Nyonya juga akan suka πŸ˜†

      Delete
  18. baru tahu ternyata kebijakan masuk Jeju berbeda dengan Korsel daratan,, ternyata masuk Jeju cukup mudah yaa..

    ngomong2 soal makanan, walaupun aku kurang cocok sama makanan korea, tapi kalau berkunjung langsung ke sana nanti tentu WAJIB nyobain kuliner lokalnya, itu udah jadi kebiasaanku saat berkunjung ke suatu daerah. Tapi sayang SIM Int Indonesia gak berlaku yaa,, padahal saya sih lebih suka bawa kendaraan sendiri dibanding pakai transport umum, tapi disesuaikan dana yang ada juga sih wkwkwk..

    Btw, makanan berbahan dasar susu dan daging kenapa gak boleh yaa? pinisirin..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyap mas, karena Jeju ini kalau di Indonesia mungkin sebutannya wilayah otonomi khusus kali ya. Jadi aturannya berbeda dengan mainland πŸ˜† hehehe.

      Untuk makanan, saya pun agak picky dan banyak yang nggak cocok mas. Tapi ada beberapa makanan yang rasanya masih oke dan enak diterima lidah Indonesia. Kapan-kapan saya share di blog, yaaah πŸ˜† eniho, perihal sewa mobil, harganya murah kalau sewa jauh-jauh hari setau saya. Tapi memang SIM internasional Indonesia nggak diterima. Alhasil mas nggak punya pilihan selain naik bus atau sewa driver untuk yalan-yalan πŸ™ˆ

      Makanan berbahan dasar daging itu bisa bawa virus dan bakteri, that's why nggak boleh mas. Susu sama sepertinya. Kalau nekat bawa, nanti kena denda up to 10 juta won (sekitar 100 juta rupiah). Jadi kalau mau bawa makanan better yang aman seperti Indomie dan teman-temannya 🀣

      Delete
  19. Ya ampyuuunnn mupeng banget setelah baca artikel ini.
    Etapii, WNI sekarang lagi dilarang ke beberapa negara :((

    Apakah KorSel juga nge-banned WNI yak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak mba Nurul, WNI tetap bisa masuk KorSel tapi harus ikut karantina dua mingguan. Kalau nggak ada rumah di sana, harus bayar around 30 juta untuk sewa fasilitas pemerintah. Hehehe. While kalau punya rumah bisa stay di rumah tapi nanti dari bandara sampai rumah akan diantar pakai transportasi khusus, bisa limo bandara atau ambulance πŸ˜‚

      That's why saya nggak mau ke sana sampai Corona hilang. Nggak enak nanti dilihat orang. Hehehe. Lagipula better stay at home sekarang daripada melakukan perjalanan πŸ˜„

      Delete
  20. Akuh belum pernah ke Koreah. Tapi baca tulisannya mbak aja udah seneng. Apalagi pandemi gini. Mana bisa halan-halan. Cukup baca cerita orang yang halan-halan aja.

    Walopun mupeng, wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiahahaha syukurlah kalau bisa buat senang. Anggap saja yalan-yalan virtual, mas πŸ˜†

      Delete
  21. Keceeehhh banget si Eno!
    Ini mah lengkap kap kap banget!
    Even saya nih yang belom pernah bepergian jauh, jadi bisa mengira-ngira saya kudu ngapain dulu, gimana dulu.

    Mungkin karena udah familier ama bahasa yang Eno gunakan kali ya, beneran jadi ngeh banget, detail!

    Kudu di save nih, bookmark!
    Siapa tau kan ye, besok-besok saya bisa ke Jeju?
    Who knows?

    Dan izin share ye, banyak nih teman-teman pecinta drakor yang mengidolakan Jeju banget!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat bayangan, mana tau one day mba bisa ke Korea 😍

      Hihihi senang kalau tulisan saya ada sedikit manfaat. Pankapan saya share another detail soal Things to Know negara atau kota lainnya and terima kasih sudah share tulisan saya, mba πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  22. Wah, mba Meno. Ini mantullll pisan. Ini perlu di bookmark sebenarnya.
    Saya senang alam. Kayanya bakal cocok sama Jeju.
    Tadinya nol besar banget pengetahuan saya tentang Jeju habis baca ini tiba-tiba googling2 :D

    Mba, itu foto makanannya, plz.. temptingnya!
    Nasi Lemak pak Nasser is my favorite too! entah kenapa makanan di AA meskipun makan di pesawat rasanya tetap nikmat.

    adik saya lagi demam BTS dan k-drama, dan nanyain terus kapan bakal ada promo ke Korea. dia juga ngefans untuk mencoba makanan lokalnya.

    berkali-kali ia mencoba masak makanan ala Korea dari jajanan yg tersedia di toko online lokal. Semoga kapan2 bisa ngajak adiku kesana, dan bebas visa diberlakukan kembali setelah coro raib.

    Terima kasih tipsnya mba Meno.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoooo mas Rifan, kalau mas suka alam akan cocok sama suasana Jeju, Korea 😬 memang kebanyakan orang lebih interest pergi ke Seoul dan kota besar lainnya. Tapi kalau ingin suasana beda, mungkin Jeju bisa jadi pilihan πŸ˜†

      Makanan yang saya foto itu seafood jeon dan seafood ramyeon mas. Rasanya mantap. Dimakan di pinggir laut lepas. Jadi sambil makan bisa sambil lihat pemandangan 😍 hehehe. Kalau Nasi Lemak Pak Nasser memang nggak ada dua. One of the best inflight meals versi saya. Enakkkk banget soalnya πŸ™ˆ

      Wah kalau fans-nya BTS pasti lebih suka pergi ke mainland sebab bisa visit Big Hit Company dan cafe-cafe yang ownernya salah satu member idol hahahahaha. Mungkin nggak akan minat sama Jeju, mas πŸ˜‚ tapi it's okay, mungkin buat percobaan bisa ajak ke Jeju, meski nggak ketemu oppa BTS, namun bisa ketemu oppa lainnya 🀣

      Sama-sama, mas Rifan 😍

      Delete
  23. baru tahu ke Jeju bisa bebas visa.. kenapa bisa begitu ya, mbak? πŸ€”

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena Jeju ini otonomi khusus mas, jadi sistem pemerintahannya agak beda sama mainland. Semacam daerah istimewa mungkin kalau di Indonesia 😁 Atau mirip Guangzhou dan Hainan di China, yang mana untuk kota tersebut, WNI bisa masuk tanpa harus apply visa sebelum keberangkatan ~ meski sekarang VOA sudah nggak berlaku di Guangzhou katanya πŸ™ˆ

      Delete
  24. Menarik sekali kak Eno pengalamannya. Kalau disana tempat wisata kids friendly yang paling recommended apa ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Iffia,

      Di Jeju banyak theme park, tapi theme park-nya lebih ke educational theme park 😁 namun kalau mau cari theme park mirip Dufan pun ada ~ menurut saya, wisata Jeju ramah untuk anak-anak πŸ’•

      Delete
  25. Huaaaa :( aku jadi ingin liburan ke Koreaaa
    gara-gara coronce, batal liburanku di lebaran kemarin untuk menjambangi negeri ginseng ini huhuhuhu

    Terus baru tau ternyata dapat visanya lebih sulit ya! Pantas saja kemarin ini aku dimintain rekening koran untuk apply visa.. Ternyata untuk memastikan seberapa mampu bisa liburan ke Korea gitu ya supaya ga dicap sebagai pekerja ilegal hihihi

    Makasih juga infonya soal biaya makanan di sanaa! Jadi bisa siap2in budget juga untuk suatu saat bisa ke sanaa kalau memungkinkan >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Corona memang merubah rencana banyak orang, mba πŸ™ˆ

      Iya, kalau mau apply visa Korea harus ada rekening koran, slip gaji, laporan pajak dan lain sebagainya. kalau nggak punya pekerjaan, biasanya akan di-check siapa sponsornya, semisal pasangan atau orang tua πŸ˜… dan kalau pergi pakai dana sendiri, meski tabungan ada banyak isinya, kadang ada yang kereject apabila mereka menduga ada kemungkinan kerja ilegal. Kasihan banyak yang kereject karenanya ~ apalagi jaman mereka membebaskan biaya single visa tahun lalu, mba πŸ™ˆ

      Budget makanan kalau mau yang proper meals biasanya 6000 - 10.000 won, mba. Namun kalau set 20.000 atau 30.000 won bisa untuk 2 orang ~ kalau mba pergi sama pasangan, dan tujuannya kuliner, maybe sehari bisa habis 500.000 IDR untuk makan doang πŸ˜‚

      Delete
    2. iyaa nih
      mengubah rencana orang-orang huhuhu

      wadow wadow
      bahkan tabungannya banyak juga kena reject?! Ngeri kali korea ini hehee

      woaaah 500rb sehari >.<
      ke sana kayanya ga buat kulineran sih kak
      tapi buat blanja skin care haaha

      Delete
    3. 500 ribu kalau makannya harus meals all day, mba πŸ˜‚ honestly kalau mau belusukan cari yang murah pasti ada. Atau makan street food hahaha. Sometimes saya jajan teokpokki, twigim dan kimbab itu 100.000 sudah bisa dimakan berdua karena porsinya banyak 😁

      Waw mau belanja skincare, sama kayak mba Fanny dooonggg hahaha. Memang surga skincare sih ya, apalagi kalau beli di negaranya langsung harganya akan jadi lebih murah. Well eniweis, semoga tahun depan rencana mba ke Korea bisa terlaksana dan Corona sudah musnah 😍

      Enjoy Korea, mba πŸ’•

      Delete
    4. Kayanya juga ga mungkin meals all day terus deh. Soalnya suami ga gitu suka rasa masakan korea yang pedas asam gitu. Kimchi aja doi ga suka..Apalagi sup yang ada kimchinya hahaah

      aaah semoga saja jalan-jalan ke Koreanya bisa terwujud πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

      Iyaaa mau blanja skincare hihihi Pengen beli masker yang banyak buat setok di rumah #eh

      Delete
    5. Hahahahaha, sama mba, nggak begitu cocok sama lidah saya πŸ˜‚ tapi mba perlu coba Gopchang, ini enak banget dan cocok sama lidah Indonesia in general selain Bulgogi, Teokpokki, Gukbab Beef dan teman-temannya 😍 hehehehehe ~ amiiiiin wish next year mba Frisca bisa ke Korea πŸ˜†

      Delete