Get Acquainted | CREAMENO

Pages

Get Acquainted

Banyak yang mengira karena pasangan gue Korean, gue jadi berubah ke-Korea-Korea-an dan itu nggak masalah, menurut gue wajar kalau ada yang berpikir demikian walau nggak sepenuhnya benar 😁 so within this post, gue mau berbagi kisah bagaimana si kesayangan kenal Indonesia (biar adil ceritanya) 🀣 yep, mungkin teman-teman pernah baca post dimana gue sering diledek gukppong alias orang yang terlalu cinta negara, dan gue akui, terlepas carut marut yang terjadi di Indonesia, gue ini gukppong garis keras. Gue sangatttt cinta Indonesia πŸ™ˆ

That's why, sejak gue berniat serius sama dia, gue mulai kenalkan dia dengan segala hal yang berhubungan dengan Indonesia 😁 -- dari berbagai jenis makanan, permainan, budaya, pakaian, lagu dan lain sebagainya 😍 Even gue acapkali putar lagu-lagu nasional Indonesia seperti Tanah Airku, Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, sampai lagu tradisional seperti Burung Kakak Tua, dan lagu pop Indonesia. Dia hapal lho nada lagu Ebiet G. Ade (cover by Shanna Shannon) berjudul Masih Ada Waktu (klik, bagus bangats!) atau lagu Mahen berjudul Pura Pura Lupa πŸ˜†πŸ’•

Selain itu, karena gue yang siapkan baju dia, gue jadi rajin selipkan baju Batik untuk dia. Tentu gue pilih design yang cocok, and luckily, banyak yang bilang dia looks good menggunakan Batik which is membuat dia jadi suka Batik yang gue pilihkan hehehehehe 😍 -- gue pun suka ajak dia main game tradisional seperti Congklak yang pernah gue tulis pada post silam, dan gue baru sadar kalau ternyata di Korea ada game BANTENG DUDUUUUUUUK! Wk. Ada yang ingat? Game dimana kita lari dari jauh terus loncat kemudian duduk di punggung teman kita 🀣
Some people may think because my partner is Korean, I become trying to be Korean and I guess it's natural that they think like that, though it's not completely true 😁 so within this post, I want to share the story of how my man get acquainted with Indonesia 🀣 and yep, maybe you have read my post which talked about me who often got teased as gukppong aka people who love their country too much πŸ™ˆ And I admit, despite the chaos that has occurred in Indonesia, I am a hardcore gukppong. I love Indonesia and always be proud as an Indonesian 😍

That's why, since the beginning, I started to introduce him to all things related to Indonesia 😁 -- from various types of food, games, cultures, clothes, songs and so on 😍 I even play Indonesian national songs: Tanah Airku, Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, to traditional song: Burung Kakak Tua, and many Indonesian pop songs. And he memorizes the tone of Ebiet G. Ade's song (cover by Shanna Shannon) : Masih Ada Waktu also Mahen's song : Pura Pura Lupa πŸ˜†πŸ’•

Besides that, because I usually prepare his clothes, I became diligent in tucking Batik for him to wear. Of courseee, I choose a modern design, and luckily, many say he looks good and it makes him like the Batik that I chose even more hehehehehe 😍 -- I also like to play traditional games with him, for example Congklak that I've ever wrote about it in the past. And I just realized that in Korea there is a game called BANTENG DUDUUUUUUK (I dunno the English or Korean name)! LOL. Does anyone remember? A game where we run, and jump, then sit on our friends back 🀣

Wearing Batik 😍

Naaah, bicara soal makanan, lately, dia suka kering tempe, rendang, tumis kangkung, tumis labu siam, tumis kacang panjang, ayam balado, bakso, batagor dan pempek hahahahahaha πŸ˜‚ bisa dibilang, dia jarang pilih menu Korea (nggak setiap hari), dan untung dia bukan penggila Kimchi jadi nggak masalah dikasih menu Indonesia. Sometimes gue tanya, "Mau makan menu Korea? Mau apa?" dan dijawab, "Sweet bean (maksudnya kering tempe) dan ayam balado." *lha?* πŸ€ͺ

🐰🐰🐰

Eniho, gue sadar kalau di hidup gue sekarang ada percampuran budaya dan instead of berusaha berubah atau menarik satu sama lain ke dalam budaya personal, gue dan dia pilih untuk blend dan belajar mengenal 😁 -- kalau ada istilah tak kenal maka tak sayang, menurut gue itu benar, sebab kami bisa mulai sayang dengan budaya setelah berusaha kenal bertahun-tahun lamanya. Dan anehnya, semakin lama kenal, semakin banyak hal-hal baru yang kami tau belakangan 😍

Kira-kira, apalagi yang bisa gue kenalkan ke dia related to Indonesia, yah? Ada saran? πŸ˜†
Well, talking about food, lately, he likes tempeh, rendang, sauteed kale / chayote / long beans, balado chicken, meatballs, batagor and pempek hahahahaa πŸ˜‚ and I could say, he rarely choose Korean menus (not every day), and fortunately he is not a kimchi enthusiast, so it doesn't matter if he's given an Indonesian food. Sometimes I ask him, "Do you wanna eat Korean food? What do you want?" and he answered, "Sweet bean (means tempeh) and balado chicken." *whats?* πŸ€ͺ

🐰🐰🐰

Anyhow, I realize.. there is a mixture of cultures in my life now and instead of trying to change or attract one another into a personal culture, me and my man decided to blend and learn about each other cultures. And strangely, the more we learn, many new things we know in the end 😍
---------------------------------------------------------------------------------------
Sorry, no Korean translation for this post.
Kindly check the Indonesian / English version.

---------------------------------------------------------------------------------------

70 comments:

  1. Hahaha mau menu Korea, tapi malah minta tempe kering. Mba Eno aku juga sama, terlepas dari baik buruk negara ini, aku masih cinta. Nggak pernah berhenti berharap bahwa negara ini suatu saat bisa mencapai kejayaannya, even nggak tahu kapan.

    Lagu yang bilang "Rumah kita ada di sini" itu beneran buat aku, kalau dengar orang lain (negara lain) jelek-jelekin negara ini, aku sakit hati dan gondok, kayak tetangga gunjingin keluarga sendiri gitu, hahahaha.

    Ngomongin hal-hal yang related to Indonesia yang bisa dikenalin ke si kesayangan mba, apa lagi ya? Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanannya sudah Indonesia sekali sekarang, mba 🀣 ditanya mau makan Korea apa, jawabannya tempe dan hari ini pun menunya tempe pakai tumis kangkung, ikan dan sambal πŸ˜† hahaha. Ohya, nggak lupa dessertnya bubur kacang ijo, dan es kelapa πŸ˜‚

      Well, kita sebagai warna negara Indonesia cencunya harus cinta negara kita dengan baik buruk yang dipunya, sambil pelan-pelan doing our own part dalam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik ke depannya 😁 saya optimis Indonesia bisa jadi negara maju, generasi bangsanya semakin cerdas dan bukan nggak mungkin, one day Indonesia bisa! πŸ™ˆ jadi tetap zeeemangat mba Sovia πŸ˜πŸ’•

      By the way kenapa mba Sovia balik tanya? Wk. Nggak dapat jawaban dong saya. 🀣 hahahaha.

      Delete
  2. Asik dong Mba Eno kalo pasangannya juga suka masakan Indonesia, jadi gak bakal ada tuh ngidam-ngidam berat makanan Indonesia karena sama-sama cocok. Soalnya pernah ada teman yang cerita kangen banget makanan Indo tapi gak bisa sering bikin karena pasangannya gak cocok, beda kayak Mba Eno hehe

    Hmmm kalo makanan udah, lagu juga udah emang yang paling bener kenalin sama wisatanya Indo Mba Eno, ajak keliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke seru tuh hahaha tapi mugkin emang belum bisa sekarang yaaa... πŸ˜”

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Tika, saya cukup beruntung karena dia nggak rewel soal makanan dan terima apapun yang disediakan. Nah, tapi kalau saya sedang di Korea, karena material buat masak makanan Indonesia lumayan susah dicari, jadi sometimes saya masak menu Korea 😁 -- hehe. By the way, teman mba Tika pasti rindu sekali sama makanan Indonesia, yah 🀧

      Sebetulnya saya ingin ajak dia keliling Indonesia tapi saya sendiri jarang keliling, mba πŸ™ˆ dan waktunya yang susah karena nggak bisa break terlalu lama. Jadi so far, dia baru saya ajak ke yang dekat-dekat seperti Pulau Jawa dan pulau-pulau kecil tetangga Bali saja 🀣 semoga next time bisa ke area timur Indonesia 😍

      Terima kasih masukannya, mba Tikaaaa πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  3. Yah lebih asik blend kan yah mba.. Berasa lebih asik karena nano-nano rasanya.. Kira2 si kesayangan suka odading Mang Ole nggak yah?? Yang katanya "rasanya seperti anda menjadi iron man".. wkwk Kan sekarang odading lagi booming di Indonesia berkat si Bapak yang ngiklanin produk dia sendiri dengan bahasa yg super dan bikin viral... Odading di sekitar rumah saya aja mendadak sering abis..

    Yah baik buruk Indonesia tapi aku tetap cinta walaupun kadang suka kesel kalau liat tingkah warganya.. Kaya skrang yg lagi demo masalah UU itu.. Sampe males kalau ujung-ujung anarkis.. hehe tapi yaudah, Doaku untuk Indonesia semoga bisa menjadi negara yg lebih baik lagi...

    Oh ya mba?? Mba Eno suka kimchi nggak?? Bagi resep donk kalau pernah bikin kimchi simpel dirumah, Kimchi yg bisa dibuat dengan bahan mudah yg tersedia di Indonesia.. Soalnya dulu smpet bikin kimchi itu rasanya agak aneh dan malah nggk kemakan.. soalnya kan salah satu bahannya mesti pake bubuk cabe korea sama Gochujang.. Nah itu aku improve (Sok ngide tanpa mikir) pake saos sambal sama bubuk cabe biasa,, udh gtu saya salah baca kecap asin.. nggehnya malah saya tambahin kecap manis.. Pas udh dicampur baru sadar.. Dan yesss rasanya itu amazing banget buat dilepeh.. Temen-temenku pada ketawa terbahak2 nyobain kimchi buatan saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum pernah makan Odading, mas πŸ˜‚ ahahaha itu viral kenapa? Saya nggak tau, mungkin ke skip beritanya. Tapi saya pribadi belum pernah coba Odading dan jarang dengar namanya πŸ™ˆ -- barusan saya search semacam gorengan yah? Hehe. Kalau gorengan khas Indonesia yang baru dia coba itu gehu jeletot (yang super pedas) 🀣, tempe mendoan, pisang molen (ini dia suka banget), kemudian cireng, dan bakwan πŸ˜† hehehe. Semoga next time kalau lihat ada Odading di Bali bisa coba 😍

      Amiiiiin ~ kita doakan yang terbaik untuk kesehatan Indonesia dan orang-orang yang berada di dalamnya. Semoga bisa sama-sama membangun dan pelan-pelan belajar dari pengalaman yang sudah lewat. Let's do our own part 😁

      Bicara mengenai Kimchi, saya ini nggak begitu suka Kimchi, mas πŸ™ˆ masih bisa makan tapi bukan tipe makanan yang mau saya makan setiap harinya hehe. Dan karena itu, seingat saya, mba saya hanya sekali membuat Kimchi di rumah. Paling kalau ingin makan, kami beli mas πŸ˜‚ -- ohya betul, pakai Gochugaru namanya (bubuk cabe Korea) dan Gochujang. Dan ituuuu kenapa dikasih kecap manis, huwaaaa 🀣 -- nggak bisa bayangkan rasanya, bukan Kimchi yang ada nanti jadi semur, mas hahahaha πŸ˜†

      Eniwei, kalau mas Bayu suka masak makanan Korea, basic materialnya Gochujang, Gochugaru dan minyak wijen, hehe. Dengan itu (tentu plus garam dan teman-temannya), bisa buat banyak menu makanan 😁

      Delete
    2. Ikut nimbrung. Odading mang Oleh itu viral di twitter kak Eno. Viral karena dia promosiin pakai kata2 yang ajib. Coba aja search di Youtube deh kak. Kata-kata "Ikan hiu makan tomat" juga jadi viral karena diucapkan si mang Oleh ini.

      BTW odading itu biasa disandingkan dengan cakue kak. Kalau cakue itu asin, odading ini yang manisnya. Bahasa lainnya itu kue bantal kak hehe

      Delete
    3. Oalah, saya nggak begitu mengikuti berita viral Twitter mba, kadang-kadang saja lihat jadi mungkin ke-skip makanya nggak tau apa itu Odading hihihi ~ tapi setelah browsing dan kemarin mba Ainun bahas khusus di blog-nya, saya jadi lebih kenal Odading sekarang πŸ˜‚

      Kalau Cakwe saya suka dan sering makan dulunya though di Bali sudah jarang πŸ™ˆ nah, kalau Odading atau Kue Bantal nggak pernah lihat πŸ˜†

      Delete
    4. Saya pun ga begitu mengikuti, cuma kemaren temen-temen ramai ngomongin "ikan hiu makan tomat". Aku jadi penasaran itu maksudnya apa. Ternyata karena si Mang Oleh ini hahaha

      Iyaak odading ini memang jarang sih. Ga selalu tukang cakue jualan odading soalnya hehe

      Delete
    5. Sekarang apa saja gampang banget viralnya yah, efek Corona mungkin jadi orang-orang lebih sering buka sosial media 😍 hehehehehe.

      Iya mba, saya sempat cari di Go-Food tapi nggak ada yang jual πŸ˜‚

      Delete
  4. Batiknya cakep Kak! Pantas cocok dengan Si Kesayangan Kakak 🀭
    Aku nggak kepikiran untuk menyebut kering tempe dengan sweet bean 🀣 kalau dipikir-pikir, cukup nyambung juga sih.
    Kalau kue-kue jajanan pasar, apakah oppa udah pernah coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa warnanya cakep yah, nggak terlalu formal 😍 -- kakak waktu pertama kali lihat pun langsung suka. Hehehehe.

      Naaaah itu dia karang sendiri namanya. Dari awal memang sebut tempe as bean, jadi karena kering tempe rasanya manis that's why disebut sweet bean hahahahaha 🀣 -- kalau kue jajanan sudah coba beberapa, sayang.

      Favoritnya itu risoles, klepon, es pisang ijo, es kacang ijo, es ketan hitam, bakso goreng, tahu bulat, pastel, dan gorengan abang-abang macam bakwan, gehu jeletot dan martabak πŸ˜‚ sepertinya masih banyak lagi yang belum kakak sebutkan, which is kalau di-list ternyata banyak ugha πŸ˜† -- kata dia, makanan Indonesia rasanya juarak!

      Delete
  5. Kita mesti bangga sebagai orang indonesia. Karena indonesia memeiliki kebudayaan, kebiasaaan, kuliner, adat istiadat yang sangat beragam. Kearifan lokalnya tidak ada tandingannya. Aku suka dengerin cerita-cerita orang tua tentang kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun.
    semoga kesayangannya mbak eno semakin meng-indonesia dibandingkan mbak eno sendiri..hahhahaa

    Kering tempe kalau di bekasi dan sekitarnya nyebutnya orek tempe. Kalau di semarang nyebutnya kering tempe. Di Indonesia banyak nama kuliner yang beda, padahal bentuknya sama. contoh: martabak manis. di semarang nyebutnya kue bandung, di solo nyebutnya terang bulan, di banyak kota menyebutnya martabak manis. Sedangkan orang bandung bingung dengan orang semarang karena mereka tidak mengenal nama kue bandung. Tahunya martabak manis..hahhahaa

    Yang menarik dari indonesia itu salah satunya budaya ngumpul2nya atau nongkrong. kadang orang indonesia sering menghabiskan banyak waktu hanya untuk ngumpul dan ngobrol.
    Kalau kelak ke jogja, solo, atau semarang, kesayangannya bisa diajak ke angkringan aja mbak. Makan nasi bungkus (kalau di semarang nyebutnya sego kucing (nasi kucing)). terus menikmati suasana kota sambil dengerin orang ngomong pakai bahasa daerah (kemudian roaming)....hahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahahaha malu dong kalau dia lebih Indonesia daripada saya 🀣 -- dengan semakin giatnya dia belajar, otomatis saya harus semakin giat belajar pula πŸ€ͺ hehehe. Tapi jujur, saya senang karena dia respect cultures yang ada di Indonesia πŸ™ˆ

      Betuuuul mas, tiap kota namanya beda. Sebetulnya ibu saya dulu memperkenalkan nama masakan itu sebagai orek tempe, cuma karena mba saya di rumah lebih sering sebut kering tempe alhasil saya ikutan 🀣 eh sekarang si kesayangan justru kasih nama baru as sweet bean hahahahaha ~ by the way, saya pernah dengar terang bulan dan martabak manis namun nggak pernah dengan kue Bandung, mas 😍 -- it means kalau ke Semarang dan ingin makan martabak, yang harus dicari adalah penjual kue Bandung, yah πŸ˜†

      Well, ingin banget rasanya pankapan ajak si kesayangan makan di angkringan. Pasti seru hahahaha. Sebetulnya dia sudah sering makan menu angkringan versi masakan mba di rumah such as nasi kucing, sate telur puyuh, sate usus atau sate ati ampela -- cuma vibe angkringannya itu yang nggak ada. Wish one day bisa ke sana 😍 hehehehe. Terima kasih idenya, mas!

      Delete
    2. Iyaap, penjual kue bandung...wkwkwk

      Oyaa, kalau jadi ke jogja, jangan lupa mampir ke makam raja mataram/jogja yang ada di kotagede. Di sana ada persewaan baju jawa untuk wisatawan. Nah mungkin mbak eno dan kesayangan kepikiran buat cosplay pakai baju jawa. 🀣🀣

      Bajunya ga ribet kok. Bukan baju pengantin. Yang laki-laki pakai sorjan dan perempuan jarit+kemben..hehehe

      Delete
    3. Hahahaha seru ugha cosplay baju-baju daerah. Dulu sempat kepikiran tapi belum terealisasi, mas. Niatnya pakai baju bodo karena saya dari kecil suka baju bodo dan warna warninya yang khas 😍

      Terus mau coba kebaya ala wanita khas Jawa yang warna hitam klasik hehehe. Entah deh bisa apa nggak, baru angan-angan sebab nggak tau kapan bisa yalan-yalan ke sana πŸ€ͺ

      Delete
  6. sweet bean hehehe, aku mungkin ga akan mengira kalau yang kesayangan mba eno maksud adalah kering tempe.
    kering tempe the best apalagi dicampur sama nasi kuning, orang jawa banget pokoknya menu ini, plus biasanya ada perkedelnya,ulala enyak hhahaha
    kekinian banget ya si kesayangannya mba tamara eno, tau lagunya mahen lho, makjoss :D

    kenalin ke angsle mbak, ronde, minuman yang tradisional begini tapi enak sepanjang masa.
    kayaknya dari tadi jawabannku adalah apa yang aku suka, kayak angsle, yang tote bag lah hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, awalnya saya pun bingung maksudnya apa hahahahaha. Setelah ditela'ah barulah saya paham πŸ™ˆ -- by the way saya setuju kalau kering tempe sangat enak dimakan bersama nasi kuning atau nasi uduk, mba 😍 omaaaygad, paling cocok dimakan bareng perkedel, bakwan dan telor balado hahahaha.

      Eiiits, jangan salah, dia tau lagu Mahen dan penyanyi Indonesia lainnya. Hahahaha meski cuma tau nada sambil bergumam 🀣 mungkin karena saya sering dengar lagu pop Indonesia niatannya biar dia lebih familiar dengan bahasa Indonesia πŸ˜†

      Nah, untuk minuman Indonesia, saya belum pernah kasih dia ronde sebab saya sendiri makan ronde mungkin jaman sekolah πŸ€ͺ -- however dia sudah coba jamu-jamuan dan suka. Termasuk rutin mengikuti saya minum jamu kunyit asam, mba πŸ˜‚

      Delete
    2. ngomong ngomong jamu, beras kencur enak juga mbak hehehe
      kalau lagi males minum yang pahit pahit, milihnya ini aja :D
      lama juga ga beli jamu sampe kangen jamu

      Delete
    3. Saya justru awalnya suka jamu beras kencur, mba πŸ˜‚ -- dari kecil sukanya itu, sama jamu yang manis (lupa namanya apa). Namun sekarang lebih sering minum kunyit asam untuk kesehatan. Jadi sudah jarang minum beras kencurnya πŸ˜‚

      Ayo minum jamu lagi, agar sehat 😍

      Delete
  7. saya setuju mbak,, daripada menarik salah satu untuk condong ke budaya tertentu, lebih baik ngeblend,, jadi masing-masing bisa saling mengenal lebih dalam tentang seluk beluk dan budaya pasangannya, jadi lebih banyak lagi wawasan yang bisa didapat oleh keduanya.. menurut saya ini cocok diterapkan tak hanya bagi pasangan beda negara, beda suku dan atau pulau di Indonesia pun bisa.. contohnya saya sunda, istri lampung-palembang, dan itu banyak hal-hal baru juga yang bisa saya pelajari dari tempat asal istri..

    hmmm, coba mbak Eno kenalkan tentang kos-kosan, kontrakan rumah petak, kehidupan kampus di Indonesia, tentang mitos-mitos di Indonesia dan lain-lain yang kiranya jarang dijumpai di negaranya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuu mas, untuk bekal one day apabila punya keturunan hehehe. Jadi bisa didik anak dengan akar budaya yang dimiliki orang tuanya secara seimbang. That's why orang tuanya harus belajar sama-sama πŸ˜† dan setuju sama mas Bara, hal ini berlaku bagi siapa saja even untuk pasangan beda kota. Especially Indonesia memiliki aneka ragam budaya 😍 hehe.

      Wahaha kalau bicara kos-kosan, to be honest, sepertinya kosan di Indonesia size-nya lebih manusiawi daripada kosan di Korea yang maju mundur tembok karena terlalu kecilnya πŸ˜‚ tapi mungkin ilmu dan informasi yang saya punya mengenai kosan dan rumah kontrakan nggak begitu banyak ~ untuk mitos, ternyata ada beberapa mitos yang cukup similiar lho di Indonesia dan Korea. Salah satunya bersiul malam bisa panggil ular hahahaha. Saya kaget waktu tau pertama kalinya 🀣

      Delete
  8. Meski tidak bisa dibilang nasionalis, saya sangat senang dengan lagu-lagu wajib Nasional. Mulai dari lirik sampai nada, semuanya keren. Bahkan saat nonton bareng Indonesia waktu itu, kami juga ikut berdiri sambil bernyanyi Indonesia Raya. Merinding kalo diingat. Bangga bisa lahir dan tumbuh besar di Indonesia 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lagu nasional Indonesia bagus-bagus, mas πŸ˜† hehehe. Jadi ingat, setiap tujuh belasan, saya suka ajak si kesayangan lihat upacara bendera hahahaha. Disitu dia lihat pasukan berbaris, dan dengar lagu-lagu nasional πŸ™ˆ

      Saya pribadi kalau di rumah sometimes putar lagu cover-nya Shanna Shannon, dia ada cover beberapa lagu nasional Indonesia dan suaranya indah 😍 -- atau biasanya dengar versi paduan suara, hehe.

      Delete
  9. jika biasanya sering liat orang-orang Indonesia gandrung ama budaya Korea (sejak K-pop menggila), ini malah kebalikannya.. 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, iya mas ada banyak orang Korea dan negara lainnya yang suka budaya Indonesia ~ cuma mungkin nggak kelihatan sebab budaya Indonesia belum seterkenal budaya K-pop yang sudah mendunia πŸ˜†

      Namun saya optimis, budaya Indonesia bisa berkibar pada waktunya 😍

      Delete
  10. Mba Enoo, aku tadi udah publish komentar masuk nggak ya? Kalo nggak aku nulis lagi deh, kalo dobel yg pertama masuk aja yaa yg di post πŸ˜†

    Aku lagi mikir sweet bean itu apa ternyata tempe yaa hahahaha

    Sebetulnya cerita Mba Eno dan pasangan mengingatkan aku pada kakak sepupuku sendiri yg menikah dengan suami Korea. Jadi ingat katanya dulu suaminya pernah diajak makan ke resto Padang, dan suaminya dengan santai mencomot semua makanan yg disajikan di atas meja. Pas bayar dia kaget kenapa mahal sekali, kemudian baru tau kalau di resto Padang makanan yg di atas meja disentuh harus dibayar, suaminya kira itu banchan 🀣 itu culture shock pertama yg dialami di Indonesia hahaha

    Btw, si kesayangan suka masakan Padang nggak, Mba Eno? Biar Indonesia makannya pake tangan sekalian 🀭 i know beberapa orang nggak nyaman sih yaa pake tangan, tapi siapa tau kesayangan ingin bereksperimen hihi 😁

    Nanti kalau kalian main ke Bogor, aku ajak jalan kaki jajan di pasar terus makan soto tendaan yaa hahaha 😝

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada mba Jane, hanya komentar ini yang masuk hehehe. Maaf ya mba jadi tulis dua kali πŸ™ˆ

      Iya, dia sebut tempe dengan sweet bean hahaha. Kocak banget, kan 🀣 -- saya nggak pernah kepikiran kasih nama tempe dengan sweet bean padahal πŸ˜†

      By the way itu pengalaman pasangannya kakak sepupu mba persis pengalaman si kesayangan waktu pertama kali saya ajak ke restoran Padang Sederhana, mba 🀣 seriously semua diambil sama dia, karena dia kira itu banchan hahahaha. Akhirnya kami bayar almost 400k though cuma makan berdua. Lucu kalau diingat-ingat πŸ˜‚ oh dan tentu saja dia suka makanan Padang, salah satunya Rendang 😍

      Untuk makan pakai tangan sudah pernah coba beberapa kali mba, especially kalau diajak ke resto Padang atau Sunda πŸ™ˆ however dia agak kagok makannya dan comot makannya sedikit sedikit, jadi ujung jari saja yang menyentuh makanan πŸ€ͺ -- kata dia, makan ikan (resto Sunda) lebih gampang pakai chopsticks daripada pakai tangan hahahaha.

      Seru kayaknya makan soto tendaan, mba ~ di Bali nggak pernah punya pengalaman makan di warung tendaan soalnya 🀣

      Delete
  11. Iyaa sebenarnya jika mbak Kareen bergaya ke Korea2,an bukan suatu keburukan menurut saya, Bahkan si kesayangan juga jika ingin bergaya ke Indonesia2,an bukan masalah juga. Karena sebagai pasangan harus bisa saling memberi dan menerima, Baik kekurangan serta kelebihannya.😊😊

    Apa yang mbak Kareen lakukan juga sudah sangat tepat mengenalkan budaya Indonesia khas ala budaya timur pada si kesayangan bahkan disini si kesayangan hafal lagu2 nasional dan lagu Ebiet G Ade. Ngomongin Ebiet G Ade gw jadi ingat mantan gw, Yang namanya Nilu Ayu wanita asal pulau Bali. Dan ia paling suka kalau gw nyannyi lagu Ebiet G Ade yang berjudul 'Nyanyian Rindu'..🀣 🀣 Liriknya seperti ini.

    'Gemuruh ombak di Pantai Kuta
    Sejuk lembut angin di bukit Kintamani
    Gadis-gadis kecil menjajakan cincin
    Tak mampu mengusir kau yang manis'

    'Bila saja kau ada di sampingku
    Sama-sama arungi danau biru
    Bila malam mata enggan terpejam
    Berbincang tentang bulan merah'

    Ciieee preett! lah..🀣 🀣 🀣 Jadi kangen ingin ke Bali.

    Oiya yayangmu suka makan gado2 nggak mbak Kareen, Kalau suka jika sudah memakannya suruh nyanyi deh pasti nggak kaku lagi deh kalau berbicara Indonesia.🀣 🀣 Kata orang Bali sewaktu aku pacaran sama Nilu dan tidak bisa bahasa Bali. Tahu deh benar apa nggak...🀣 🀣 🀣

    Eehh malah curhat gw disini...🀣 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, namanya beda budaya, sudah tugas kita untuk belajar πŸ˜† -- agar kita bisa lebih kenal pasangan dan dunianya. Lagipula nggak ada salahnya tambah ilmu dan pengalaman πŸ˜†

      OMG, mas Satria mantannya di mana-mana. Sampai di Bali pun ada πŸ˜‚ hahahaha. Mantaplah! Jangan-jangan setiap mantan punya kenangan lagu yang beda-beda 🀣 jadi penasaran kalau sama mba Vina, keingatnya lagu apa πŸ™ˆ

      Eniho, si kesayangan suka makan Gado-gado, mas πŸ˜† dia suka makanan apapun yang berbumbu kacang hahaha. Kata dia ternyata saus kacang itu enak πŸ€ͺ -- tapi sampai saat ini belum pernah menyanyi habis makan gado-gado, hahaha. Valid nggak tuh infonya? 😁

      Delete
  12. Wah si kesayangan di tawari menu makanan Korea tapi malah mintanya tempe kering ya mbak.πŸ˜„

    Kok hampir sama ya kesukaannya dengan saya. Tumis kangkung, tumis kacang panjang, rendang.

    Saya belum tahu apakah dibilang nasioalis atau tidak tapi yang pasti saya juga cinta Indonesia.

    Saran apa ya buat kesayangan mbak Eno? Sepertinya tidak ada mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, kesukaan kita semua itu kayaknya 🀣 -- dia sudah tau nikmatnya dunia saat bisa makan nasi pakai sambal terasi, ikan asin, tumis kangkung dan tempe goreng hahahaha πŸ˜†

      Kalau soal nasionalis atau nggak, itu nggak perlu kita pikirkan. Yang terpenting kita berusaha jalani hidup kita dengan baik dan menunjukkan rasa cinta kita terhadap Indonesia 😍 -- semangat!

      Delete
  13. Halo Creameno,
    first of all, terimakasih ya untuk komen yang sangat menyenangkan hati di blog saya (adynura.wordpress.com) dan maaf baru kebaca karena masih adaptasi dengan dunia perkontenan yang ternyata fyuuh deh...jadi baru punya waktu dan baru untuk blogging lagi dan blogwalking lagi tentunya, hehe

    Tapi lebih ucapin terimakasih karena mau nulis komen dan ninggalin jejak yang mana membuat saya bersyukur karena dengan jejak komen itu,, saya jadi kepo dan ketemulah satu lagi blogger yang sangat layak untuk ditunggu-tunggu postingan terbarunya.

    sementara nunggu postingan terbarunya, mau ngerapel aja baca postingan-postingan sebelumnya biar kenal lebih dalem, hehe...

    Ps, oia...komenmu juga udah kubales, hehe...maaf yaaa telat bacanya..

    Terimakasih Creameno....nama aslinya siapa yaaa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi hi, terima kasih sudah berkunjung balik ke blog saya πŸ˜† -- I know, sepertinya Ady (saya panggil nama yah, sebab katanya jangan panggil mas) sangat sibuk dan saya senang akhirnya Ady bisa kembali blogging walau sebentar 😁

      Eniwei, you can call me Eno. Salam kenal πŸ˜†

      Delete
    2. iyah nama aja. saya masih semuda itu kok.
      kalo 'sangat sibuk' sih sebetulnya engga juga. cuma mungkin dulunya terbiasa santai dan bisa misahin zona waktu kerja dan waktu untuk sendiri.
      kalo sekarang, lagi menyesuaikan lagi dengan hal baru. semoga dalam waktu dekat ini ritmenya udah dapet dan bisa punya waktu senggang yg banyak untuk melamun dan nulis di blog. well, nulis sih terlalu berat, mungkin lebih ingin nunjukin foto-foto aja, hehehe.

      Tapi kalo dilihat, blog Eno ini sangat aktif ya, sebulan bisa 30 post?
      mungkin baru nemu blog seaktif ini. semoga kedepannya terus aktif apapun kesibukan di real life nya.

      oia,, sebagai orang yg tipenya visual banget.
      boleh request sebagai followers baru? hehehe.... banyakin lagi fotonya. :D

      Delete
    3. I see, wajar kok, nama pun baru masuk dunia baru dan butuh penyesuaian. Jadi yang dipunya pada akhirnya digunakan untuk mengejar prioritas πŸ˜† hehe.

      Iya saya update setiap hari kalau sedang rajin, namun kadang kala ketika malasnya kumat bisa nggak update berhari-hari, jadi menulis blog masih tergantung mood yang dipunya 🀣 -- however saya punya harapan sama seperti Ady, semoga bisa rajin update terlepas apapun kesibukan in real life yang menyita perhatian πŸ™ˆ

      Eniho, saya biasanya pasang banyak foto hanya pada post perjalanan (label TRAVELS), kalau untuk post lain sangat jarang πŸ˜† -- bahkan kadang saya nggak isi foto apapun (mostly karena malas editnya) πŸ˜‚

      Delete
    4. jadi penasaran, wajah dibalik blog keren ini tuh kyk gimana, jadi bisa ngebayangin pas komen atau pas nulis, muka penulisnya kyk gimana. tp cuma penasaran aja, ga di reveal jg ga jadi masalah... yg penting update terus blognya, ada terus cerita-cerita barunya, ada atau tanpa foto. hehehe...

      Delete
    5. Hehehe akan diusahakan untuk selalu update, semoga mas Ady pun semangat update yah 😁

      Kalau soal foto memang dari awal buat blog memutuskan untuk nggak reveal demi jaga privasi diri sendiri, pasangan dan keluarga. However, semoga tanpa harus membayangkan penulisnya, teman-teman tetap bisa enjoy baca ceritanya πŸ˜†

      Delete
  14. Wah... kayaknya yang kepikiran udah dilakuin semua nih sama mba Eno. Saya malah baru kepikiran tentang congklak, kenapa dulu ga nyoba kenalin ke teman2 WNA saya ya... ^^"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah sayang ya mba, hihihi, maybe next time kalau ada kesempatan bisa ajak teman-teman main Congklak πŸ˜‚

      Yakin deh, mereka akan dengan sangat cepat belajar bagaimana caranya menang, seperti si kesayangan yang sudah paham lubang mana yang harus diambil duluan biji Congklaknya 🀣

      Delete
  15. Kenalkan tentang film-film Indonesia yang keren, No. Btw batiknya agak-agak kayak baju koko gitu ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau film Indonesia paling yang sudah ditonton baru Habibie & Ainun yang pertama hehehe 🀣 next time akan saya coba kenalkan film lainnya ~

      Iya mas Nugie, kerahnya agak mirip baju koko ya. Saya sengaja pilih yang itu biar nggak terlalu formal dan masih oke untuk dipakai ke kantor Korea 🀣

      Delete
  16. Setuju banget tuh Mbak, dengan pencampuran budaya, bisa lebih mengenal dan lebih harmonis lagi.
    Selain itu juga bisa nambah wawasan.

    Wah... Kesayangan Mbak udah suka banget ama kuliner Indonesia tuh, ditawarin menu Korea malah pilih tempe kering. πŸ˜†

    Coba kenalin ama jajanan pasar Mbak, seperti kue-kue tradisional gitu dan makanan khas dari tiap daerah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu salah satu tujuan utamanya. Tambah wawasan. Jadi nggak ada ruginya belajar budaya satu sama lainnya 😍 hehehe. Dan nggak heran kalau dia jadi doyan tempe, mas. Sebab tempe memang enak 🀣

      Kalau jajanan pasar sudah saya coba, dia suka banyak jajanan pasar. Tadi ada saya balas list-nya pada salah satu komentar teman di atas πŸ˜† beberapa diantaranya, dia suka Klepon, Risoles, Bubur Kacang Ijo, Bubur Ketan Hitam dan masih banyak snack pasar lainnya πŸ˜πŸ’•

      Delete
  17. tempe in Korea is suuuuper expensive right. I want to learn how to make tempe myself because I really really love tempe! I got really stressed out when I'm not in Indonesia because of the food. I keep craving for bakso, tempe, rendang, and many other delicious foods :c thank you for leaving a comment on my blog too, yes I really had fun in Lembang^^, I really like that place. as for me now I'm working. it's really nice to stumble upon your blog. hope to see more posts from you, have a good day!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, in Korea super expensive! Haha. And I should order from mainland whenever I wanna eat tempe πŸ˜†

      Woooaaah, how long you live in Indonesia? Seems you already in love with the food, even craving for bakso and feel stressed when you were not in Indonesia 🀣 you just same like my man, he sometimes craving for Bakso or tempe while he was abroad hahahaha.

      Yeah, me too, really nice to know you. I wish you have a good time in Indonesia πŸ˜‰

      Delete
  18. Yeee, ☺ saya suka pasangan kak Eno yang suka makan pempek, karena saya orang palembang dan itu makanan khas palembang, saya bangga aja udah bisa menjadi menu pilihannya. Hehe

    Sweet bean 🀣🀣🀣makan favorit saya itu kak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pempek itu karena saya sukaaaa banget pempek, mas. Jadinya dia ketularan πŸ˜‚ -- kebetulan pempek adaan dan kapal selam adalah salah satu menu makan tradisional yang saya suka 😍

      Kalau sweet bean sepertinya semua suka πŸ˜‚

      Delete
  19. Gukppong itu cara bacanya gimana sih mbak Eno? Lidah Indonesia bingung baca triple konsonan huruf beda gitu. Maklum.
    Kalau bahasa Arab ada sih tapi bacanya dengung dan konsonannya hurufnya sama/setipe wkwk #dibahas

    Menurut saya ya yg plg penting dalam pengenalan budaya adalah kemampuan berbahasa. Semakin cas cis cus yg mirip penduduk asli (sampai mereka bengong bertanya2 ini org Indonesia atau bukan??) maka semakin berhasil XD

    Saya punya kawan org asing yg modelnya kalau diem2 dibisikin di belakang saking fasihnya bahasa Indo bisa protes langsung ke orgnya "lo ngomongin gue ye ...gue jitak lu ye" soo funny..:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara bacanya guk-pong mba πŸ˜‚ hehehe. Memang agak susah susah gampang bahasanya. Saya pun pada awalnya mengira bacanya guk-bong (karena tulisan hangeulnya pakai huruf γ…‚ yang dalam bahasa latin itu similiar sama b) πŸ™ˆ

      Aha, setuju mba Phebie, belajar bahasa apalagi kalau sudah mahir bisa membuat foreigners terlihat seperti Indonesian πŸ˜† namun sayangnya, belajar bahasa itu lebih susah buat dia ketimbang mempelajari hal lainnya, yaiyalah yang lainnya tinggal makan hahahaha. That's why sampai sekarang bahasa Indonesia-nya masih level bawah πŸ€ͺ -- butuh usaha extra agar bisa. Hehehehe.

      By the way, itu temannya mba Phebie lucuk bangettt sampai bisa paham kalau lagi dibahas 🀣 -- membayangkan ucapannya jadi ketawa saya. Wk. Pasti kocak banget raut wajahnya πŸ˜†

      Delete
  20. Ya ampuuun serius di sana ada permainan banteng duduk??? Aku suka main ini pas SD, tp benci kalo disuruh yg jaga, yg jd punggungnya. Krn badanku kecil, auto roboh pas didudukin wkwkwkwkwk. Seru banget itu memang.

    Jangankan beda negara ya mba, lah beda suku aja kdg suka kebawa Ama culture ato kebiasaan si pasangan. Aku Batak, suami solo. Dan dia terbiasa ngomong lembuuuut pakai bahasa jawa halus. Aku ttp ga bisa Ampe skr, tp mulai ngerti :p. Naah anak2 dia ajarin tuh kdg ngomong pake cara Jawa. Si adek dan Kaka kalo dipanggil, pasti slalu jawab, 'dalem papi/eyang/mami/mba' . Udah kebiasaan aja :D. Aku sih ga masalah. Toh kalo budaya Batak kan rada keras yaaa hahahahha. Biarlah mereka ikut budaya papinya :p.

    Apaan lagi yaa utk dikenalin ke suami mba.. udh semua kayaknya itu :D. Palingan tinggal diperbanyak ajakin liburan k tempat2 seluruh Indonesia mba :D. Jadi kenal budayanya lebiiiih banyak lagiii :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mbaaaa hahahaha, permainan banteng duduk dan beberapa permainan yang kita kenal di Indonesia ternyata ada pula di Korea πŸ˜‚ -- pankapan saya list deh permainan apa saja 😍

      By the way, anak-anak mba Fanny pasti merasa senang bisa belajar dua budaya orang tua mereka 😍 saya pun ingin sama-sama belajar budaya dengan pasangan agar kelak apabila punya keturunan, mereka bisa kenal dua budaya orang tuanya (nggak hanya condong ke satu budaya), dan mereka bisa paham kalau dunia ini luas, plus sudah seharusnya kita menghargai perbedaan 😁

      Soal jalan-jalan di Indonesia, ada keinginan ke sana, namun entah kapan dapat terealisasikan πŸ˜† semoga segera. Terima kasih banyak idenya, mba 😍

      Delete
  21. Kenapa bisa kenal sama pempek yaa mbak? Apakah di Korea banyak mamang-mamang yang jualan pempek? *eh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenal karena saya kenalkan, mas πŸ˜‚ kalau lagi di Indonesia suka saya ajak makan pempek, makanya dia kenal dan suka 😁

      Di Korea nggak pernah makan pempek, susah cari penjualnya πŸ˜‚

      Delete
  22. Fix ini judul dramanya apa? Wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini nggak lagi bahas drama, mas πŸ˜†

      Delete
  23. Nggak heran kalau dia suka batik mbak, lha wong motifnya sebagus itu, ukurannya pun pas.
    Lucu ya waktu ditawarin makanan korea malah milih kering tempe hihihi.

    Coba ajakin ke museum mbak, sama tempat wisata bersejarah hihihi, jgn lupa ajakin minum jamu beras kencur, rasa khas Indonesia wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Motifnya bagus yah, mba 😍 -- saya pun suka sama motif dan warnanya hehehe. Dan iya ukurannya pas jadi terlihat bagus ketika dikenakan πŸ˜† -- by the way, dia suka tempe banget banget, dari tempe kering sampai tempe mendoan sambal kecap pun suka πŸ˜‚

      Kalau minum beras kencur sudah coba. However dia lebih suka kunyit asam πŸ˜† dan so far, ke museum baru yang di Malang (museum Angkut) hahahaha. Semoga nanti ada kesempatan lain untuk yalan-yalan di Indonesia πŸ˜πŸ’• -- terima kasih idenya, mba Metaaaaa 😍

      Delete
  24. Ternyata gak cuma Mbak Eno yang ke-korea-korea-an, tapi kesayangannya Mbak Eno juga ke-Indonesia-Indonesia-an ya, Mbak.πŸ˜†

    Kalau menurutku itu bagus juga, Mbak. Karena masing-masing saling berusaha untuk memahami pasangan. Kalau dua-duanya gontok-gontokan saling menarik pasangan ke budaya yang dimilikinya, sepertinya malah bakal gak nyaman dan sering berantem jadinya. Jadi sebaiknya malah seperti yang dilakukan sama Mbak Eno sama kesayangannya Mbak Eno 🀭.

    Eh iya, sebenarnya ini gak cuma buat yang beda negara doang. Pasangan yang sama suku aja masih ada bedanya dan harus saling menyesuaikan diri saat sudah menikah.

    Eh iya, ngomong-ngomong suami sudah pernah dikenalkan sama sinetron Indonesia belum, Mbak Eno? Terutama yang ost nya kumenangis itu.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Roem, kalau saling tarik dengan paksaan jadi nggak nyaman. That's why enaknya secara sukarela mempelajari budaya pasangan 😍 dan betul yang mba Roem bilang, ini nggak berlaku hanya untuk pasangan beda negara, kalau beda provinsi pun pastinya dibutuhkan. Apalagi Indonesia kaya akan budaya, even satu provinsi ke provinsi lainnya sangat berbeda 😁

      Wk. Beluuuum mba, nggak kepikiran mau kenalkan dia ost Ku menangis hahahaha. Selama ini, film Indonesia yang ditonton baru Habibie dan Ainun pertama saja. Kalau lagu lumayan sering saya kenalkan, dan banyak yang dia suka. Hehehehehe 😁

      Delete
    2. Kalau ngomong Ebiet G Ade, aku pasti ingetnya lagu "Perjalanan ini...Trasa sangat menyedihkan. Sayang engkau tak duduk, disampingku kawan" Yang dipakai sama suatu iklan sewaktu bulan Ramadhan.

      Balik ke topik yang kak Eno bicarakan, sudah kenalin si kesayangan sama pakaian adat? Mungkin bisa tu kali-kali sesi foto pakai pakaian adat. Temenku pas pre-wedding gitu konsep fotonya pakai pakaian adat Dayak yang hiasan kepala ada bulu-bulu panjang menjuntai gitu. Bagus sekali.

      Hmmm apa lagi ya yang bisa dikenalin..Oh bahasa daerahnya mungkin? Bali sendiri kan punya bahasa daerah, seperti manggil "kakak" itu "beli". Terus tarian khas daerah dong tentunya. Seperti tari Kecak di Bali yang sungguh populer. Kalau ngomongin soal budaya, di Bali sendiri menurutku masih kental sekali deh budayanya. Seperti naro sesajen di depan rumah, terus ada juga tuh tradisi ngaben yang kalau lagi beruntung, bisa ngeliat arak-arakannya. Aku slalu seneng tiap liat upacara-upacara adat di Bali. Sungguh menarik. Sama pakai butiran beras di jidat. Aku pernah tuh sekali dikasih butiran beras di jidat pas di Tanah Lot. Terus telingaku dikasih sekuntum bunga kamboja. Aku berasa jadi orang Bali. Hehe.

      Delete
    3. Iklan rokok biasanya yang pakai lagu Ebiet G. Ade ya, mba πŸ˜‚ saya pun ingat lagu itu karena selalu diputar saat ramadhan tiba hehehehehe ~

      Kalau pakai pakaian adat daerah, saya sangat ingin coba pakai baju Bodo hahahahaha ini keinginan saya sih, while dia ikut-ikut saja apabila diajak 🀣 -- yang penting syaratnya nggak buka-bukaan katanya πŸ™ˆ

      Untuk panggilan daerah, so far dia hanya tau 'mba' dan 'mas' serta 'abang' hahaha, itu yang dia hapal πŸ˜† tapi dia tau kalau panggil orang di Bali bisa pakai Bli, cuma dia nggak hapal ~ nah untuk tarian daerah, saya sudah pernah kenalkan Kecak dan Barong, kebetulan waktu itu lihat tari Kecak dan Barong di GWK sama Uluwatu yang menghadap laut lepas 😍 -- dan untuk tradisi sebetulnya saya paling ingin memperkenalkan Toraja. Sudah berkali-kali baca cerita perjalanan teman-teman yang ke Toraja, entah kenapa saya semakin penasaran. Atau tradisi di Nias, yang loncat itu mba, dulu terkenal suka ada di iklan πŸ™ˆ

      Negara kita ini kaya bangettt yah budayanya πŸ˜†

      Delete
    4. Iyaaak iklan yang sering bener diputerin sampai bikin aku hafal hehee

      Ah iya, pakaian adat ada yang prianya telanjang dada soalnya ya hihihi

      Wah itu bagus banget pasti yaaa. Aku sendiri sampai sekarang belum liat tari kecak secara langsung. Pernahnya tarian Bali lain di GWK. Soalnya saat di GWK, tari kecak baru akan dipertunjukkan jam 6 sore, sedangkan aku sudah harus pergi saat itu.. huhu sayang sekali

      Wah aku punya teman orang Toraja. Kalau ke sana agak creepy gitu sih ke tempat pemakamannya. Cukup ekstrim nguburin orang yang meninggalnya. Lalu sulit juga kan tuh harus manjat-manjat tebing tinggi untuk menguburkan orang...
      Oh loncat batu tinggi yang sempet ada di gambar uang Rp 1000 itu bukan kak?

      Iya negara ini sungguh kaya akan budaya. Tiap daerah budayanya sungguh menarik. Aku yang tinggal di tanah sunda, sedari kecil sudah dikenalkan dengan basa daerah, yaitu basa sunda dan lagu-lagunya. Jadi sampai sekarang, aku hafal sama lagu daerah Jawa Barat serta beberapa kosa kata Sunda hehe... Suami yang orang Jakarta juga jadi keikut pakai basa Sunda karena pernah tinggal di Bandung dan aku suka beberapa kali pakai basa Sunda... Hihi jadi lucu

      Oia, peribahasa sama majas Indonesia sudah pernah dikenalkan ke si kesayangan kak?

      Delete
    5. Iya mba di GWK ada banyak tarian, jadi seharian betah di sana karena event-nya ada banyak ~ kalau kecak memang bagusnya saat sunset yah πŸ˜† hehehehe. Agree, setiap baca tulisan teman-teman yang ke Toraja dan lihat foto tengkorak-nya agak creepy, tapi tetap penasaran πŸ˜‚ -- cuma saya ini bukan tipe petualang, lebih suka liburan santai, dan ternyata ke Toraja itu katanya nggak gampang, makanya sampai sekarang cuma jadi cita-cita yang entah kapan bisa direalisasikan πŸ™ˆ

      Iya mba, pernah jadi gambar di uang 1000-an. Dulu suka ada di iklan RCTI kalau nggak salah ~ dari kecil lihat itu, seriously penasaran πŸ˜πŸ’•

      By the way, setiap provinsi di Indonesia ini karena kaya budaya, saya jadi berasa pergi ke 'luar negeri' setiap biztrip mba hahaha. Pernah saya ke Riau, Batam, Palembang, Solo, Semarang, Surabaya, dan kota lainnya, semua terasa beda vibe dan bahasanya πŸ˜† jadi kadang saya nge-lag, semacam ini gue di Indonesia tapi rasanya kayak lagi di negara orang. Even saat turun pesawat, suasananya kerasa beda, however bahagia, karena di dalam Indonesia 😍 -- sebegitu kayanya negara kita. Semoga bisa terus kita jaga kekayaannya hehehehe.

      Untuk majas dan peribahasa belum, sebab saya pun belum belajar majas dan peribahasa mereka 🀣 kayaknya baru bisa ke arah sana kalau dia sudah menguasai bahasa Indonesia, mba πŸ˜†

      Delete
  25. Asik banget iya mba Eno, si kesayangannya udah banyak adaptasi. Mulai dari makanan, permainan, n lagu2 Indonesia.

    Aku paling tertarik dengan batik, karena pencinta batik. Suamiku juga paling suka pakai batik. Ini ciri khas budaya Indonesia. Ya, meskipun ada negara2 lain yang katanya punya batik juga.

    Mungkin mba Eno bisa kenalkan kesayangannya juga dengan berbagai batik dari daerah di Indonesia spt

    1. Batik Simbut [daerah Banten]. Motifnya dari suku Badui
    Motifnya daun, mirip daun talas. Motif ini berasal dari Suku Badui yang berada di Sunda.

    2. Batik Parang, identik dgn batik sogan di pulau Jawa. Motifnya, huruf S yang bergelombang, n miring.
    Asal kata Parang yaitu Pareng, artinya : miring. Kalo di Jateng namanya slobog. Jabar : klisik

    3. Batik Pekalongan 7 Rupa. Motifnya, tumbuhan. Campuran budaya lokal n etnis Cina

    4. Batik Madura atau Gentongan. Motifnya, abstrak, n sederhana, tapi, warnanya mencolok

    5. Batik Keraton [Yogyakarta]. Sarat dgn budaya Jawa [kesultanan n keraton]
    Motifnya, bunga, n burung. Batik Keraton punya simbol kharisma, kearifan, n kebijaksanaan dari raja2 Jawa

    6. Batik Megamendung, batik khas daerah Cirebon. Motifnya, awan. Warna Mencolok [biru tua, ungu, merah tua, hijau tua]

    7. Batik Sogan [Batik Solo]. Motifnya, bunga2, titik, dan garis lengkung. Dulu dipake raja2

    8. Batik Priyangan Tasikmalaya. Motifnya, tumbuhan [simetris]

    9. Batik Lasem [dari daerah Lasem - Jateng]. Dipengaruhi kebudayaan etnis Cina, sehingga ciri khas warnanya merah menyala.

    10. Batik Bali. Pasti Mba Eno lebih tau :D

    Mba Eno bisa googling utk liat lbh jelas motif2, n warnanya yang indah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Ike, pelan-pelan dia beradaptasi πŸ˜† -- eniho, motif Batik ternyata ada banyaaaak yah, saya hanya tau beberapa saja 😍

      Terima kasih mba Ike untuk list-nya, saya bisa kembali belajar mengenal Batik lebih jauh hehehe. Semoga next time punya kesempatan untuk mengenalkan tipe Batik lain ke pasangan πŸ™ˆ

      Delete
  26. Btw Eno, saya baru dengar loh lagu pura-pura lupa itu, udah sering banget liat judulnya di yutub, tapi baru kali ini dengar seutuhnya hahaha.
    Langsung jadi merasa abegeh sayah, jadi kembali ketarik ke beberapa tahun silam, saat masih galau tentang cinta.
    *lah malah bahas cinta hahaha.

    Btw senangnya beda kebudayaan dan segalanya itu, jadi bertambah hal-hal baru yang mungkin saja kita sukai ya.
    Dan benar, tak kenal maka tak sayang.

    Saya awalnya kurang tertarik loh ama makanan Korea, biar kata demam Korea di mana-mana, bahkan nggak tahu nama-namanya selain Kimchi hahaha.

    Tapi sejak demam korea di mana-mana, menemukan makanan instan Korea yang ada di drakor-drakor itu jadi lebih mudah.
    Apalagi kesayangan Eno yang jadinya ke Indonesia ya, jadi cobain banyak hal baru :D

    Btw, itu batik yang dikenakan cucok bangeeetttt.
    Dan diriku puyeng baca banyaknya jenis batik rekomendasi Mba Ike.
    Lah saya taunya ya batik itu namanya batik aja hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, sama mba, saya pertama dengar lagu ini karena ada di Youtube hasil rekomendasi, terus saat dengar ternyata asik liriknya 🀣 -- eh si kesayangan pun suka dan hobi menyenandungkan πŸ™ˆ

      Agree mba, karena beda budaya, kita jadi diberi kesempatan untuk saling belajar budaya baru yang tadinya kita nggak tau dan bisa jadi, kita pun jatuh cinta pada budaya pasangan kita 😁 though sampai sekarang saya nggak begitu suka Kimchi, tapi untuk beberapa makanan lain, ada yang jadi favorit saya. Begitu pun sebaliknya si kesayangan jadi suka makanan Indonesia 😍

      Thank you mba, pilihan Batik saya berarti tepat yah hahahahaha 🀣 dan iya, Batik rekomendasi dari mba Ike banyak banget, saya pun baru tau, meski ada beberapa yang sudah pernah saya lihat 😁 Indonesia ini memang kaya, harus dilestarikan budayanya πŸ’•

      Delete
  27. Wah, kayaknya kalau sudah bisa menikmati makanan-makanan yang Mbak Eno sebut di atas, sudah bisa survive itu kesayangannya Mbak Eno di berbagai penjuru Indonesia. :D

    Jadi, batiknya dipakai ke kantor jugakah, Mbak, di Korea sana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya bisa mas, kalau soal makanan kebetulan anaknya nggak picky, dikasih apapun pasti dimakan dan memang suka 😁✌ Wk.

      Dia kerja kebanyakan pakai kaos (pakaian casual), mungkin karena perusahaan IT yah, tapi sometimes dipakai kerja batiknya kalau ada acara-acara penting atau ketemu clients πŸ˜†

      Delete