Purpose | CREAMENO

Pages

Purpose

Sebelumnya, gue mau terima kasih (always!) sama teman-teman yang kirim email, entah untuk curhat, bertanya atau kasih dukungan πŸ˜‰ Seriously, it means a lot, though sometimes gue nggak bisa balas dengan cepat atau beberapa tanpa sengaja ke-skip emailnya (maafkan), however, gue sangat mengapresiasi deretan email manis dari teman-teman 😍 Hehee. Nowadays, perhari gue dapat 5-10 email dengan beragam bahasan, and some of it, gue jadikan tulisan, maksud gue biar next time kalau ada pertanyaan serupa, gue bisa link tulisan ini untuk memudahkan 😁
First, I wanna say thank you very much to everyone who sent me emails, whether to talk about personal matters, ask questions or giving support. Seriously, it means a lot, though sometimes I can't reply quickly or accidentally skip the email (I'm sorry), however I really appreciate all of your sweet emails! 😍 Nowadays, I can get 5-10 emails a day with many kind of topics, and I try to use it as my writing material, so when someone asks similiar topic, I can link this post 😁

One of emails from a good friend πŸ’•

Yuk dengar lagu Power of the Dream : Celine Dion -- sambil baca 😍

Nah, pada topik kali ini, gue tertarik untuk bahas pertanyaan salah satu teman perihal PURPOSE a.k.a tujuan. Jadi, teman gue ini (pada emailnya yang panjang) bercerita mengenai kehidupannya as a blogger yang cari job dari blog dan permasalahan yang dihadapinya. Kemudian teman gue tanya, tujuan gue membuat blog apa πŸ˜† Dari pertanyaan itu, gue langsung ingat tujuan gue saat awal, cencu sambil buka post lama untuk tau tujuan gue tetap sama atau sudah berubah πŸ˜‚

And well, setelah gue pikirkan ulang, ternyata dari awal buat blog, tujuan gue sangat sederhana (dan beberapa kali pernah gue bahas) yaitu ingin rekam memories perjalanan. Duluuuu blog ini diisi cerita perjalanan gue di berbagai negara sambil diselingi satu atau dua tulisan THOUGHTS, while now, tulisan perjalanan gue justru jadi selingan (gubrak!) πŸ€ͺ Terus, dulu gue berniat rekam memories perjalanan untuk gue share ke circle gue (belum ada pikiran blogwalk~) agar mereka yang nggak ada waktu yalan-yalan bisa virtual trip lewat tulisan. That's why, plan gue itu menulis berurutan dari negara terdekat Indonesia (ASEAN countries) πŸ™ˆ

Namun, dalam prosesnya, gue merasa bosan karena, "Kok nggak kelar-kelar yaaah bahasan soal ASEAN, kapan gue bisa tulis soal Australia, NZ atau Eropa kalau begini ceritanyah." hahahahaha πŸ˜… -- lantas rasa bosan itu membuat gue tambah malas edit foto yang puluhan ribu jumlahnya. Sampai gue KEZAL lihat folder foto perjalanan πŸ₯΄πŸ˜† Which ended up mempengaruhi keputusan gue untuk lebih banyak menulis THOUGHT / MOONLIGHT / RANDOM STORIES dan beberapa tema lain dengan alasan cetek, karena tema itu nggak melalui proses edit foto berjam-jam 🀣

Nggak disangka, tulisan curcol plus not-so-important stories mengenai hidup gue justru memiliki banyak pembaca yang membuat tulisan perjalanan gue terpinggirkan, jadi nggak laku kawan πŸ€ͺ Wk. Terlihat dari jumlah comments and page views tulisan perjalanan lebih rendah dari curcolan πŸ™ˆ Since then, tujuan gue sedikit berubah, gue mulai berpikir bahwa kita bisa bercerita tentang penggalan hidup kita dan berbagi sudut pandang lantas sama-sama belajar dari pengalaman.

Yep, karena faktanya, gue belajar banyak dari komentar teman-teman. So now, my purpose as a blogger adalah untuk belajar. Gue mau dapat ilmu langsung dari pengalaman yang teman-teman bagikan, karena gue percaya bahwa pengalaman adalah guru terbaik di hidup kita, while kita nggak bisa alami semua kejadian di dunia, seenggaknya kita tetap belajar dari pengalaman yang dibagikan oleh orang-orang di sekitar kita 😍 And that's also the reasons kenapa program Paid Guest Post #1 gue bertema THOUGHTS. Karena ada banyak ilmu yang bisa dibagikan πŸ’•

🐰🐰🐰

Gue mungkin punya privilege finansial, jadi gue akui, gue nggak solely fokus cari uang dari blog, makanya blog gue sering dikategorikan sebagai blog senang-senang. But, gue nggak menampik kalau gue menerima offers yang menurut gue harganya cocok dengan standar yang gue punya. So, gue nggak pernah berpikir bahwa teman-teman yang menulis blog untuk cari uang itu bukan bloggers, sebab menurut gue, selama punya blog dan menulis di blog, means you're a blogger 😁 -- hanya mungkin prioritas yang dipunya teman-teman berbeda and nothing wrong with that, meski gue berharap, kalau bisa ada selingan post personal (organik yah namanya?) πŸ˜†

Eniweis, menjawab pertanyaan, "Am I doing right as a blogger?" gue nggak bisa jawab panjang lebar, maybe nanti teman-teman lain bisa bantu jawab. Hehehe. On a short note, gue cuma mau bilang, setiap dari kita pasti doing right on our own version, kalau kata mas Anton yang pernah gue baca, jadi blogger itu nggak ada benar dan salah ~ Artinya, mau tulisan kita sederhana atau complicated, mau job atau personal, kalau itu yang kita suka, ya lanjutkan πŸ˜‰ I'm sure, we have our own right version, so, just keep going til the end 😍 -- saran dari gue mungkin satu πŸ‘‰ buat goals, especially jika teman-teman anggap blog bagian dari pekerjaan 😁

Gue pribadi punya goals cukup banyak, salah satunya menyelesaikan travels journey (gue baru tulis 10% dari total perjalanan yang gue lakukan πŸ™ˆ), sampai goals spesifik lainnya for example rekrut lebih banyak Paid Writer setiap bulan, buat lebih banyak label tema dari yang sudah ada, tulis lebih banyak pengalaman dan belajar lebih banyak ~ Plus, goals related to blog yang mana gue harap blog bisa setara dengan platform lain (Youtube / Instagram) dalam segi ratecard 😁 Maunya, teman-teman gue yang penulis berbayar bisa dapat paling sedikit IDR 1.000.000/tulisan *mimpi dulu boleh, kan?* *gue mulai pelan-pelan dari Paid Writer di blog gue* 🀣

🐰🐰🐰

Gue nggak tau... dikemudian hari apakah purpose gue akan berubah, atau gue berhenti menulis selamanya. Tapi daripada pusing, gue cenderung pilih enjoying my present time, apa yang ada di depan mata, dan menjalani dengan suka cita 😍 Karena gue tipikal orang yang selalu usaha untuk enjoy hidup yang gue punya, termasuk blog. Prinsip gue, kalau gue masih melakukannya, itu berarti gue suka dan gue akan terus melakukannya sampai hilang rasa πŸ˜‚ hahahaha.

For the last, being happy itu asalnya dari dalam, jadi jangan berharap dari luar atau sekitar πŸ˜‰ It would be better if you guys happy ketika menulis blog, jangan sampai menulis blog berubah jadi beban. Terlepas blogging bagian dari pekerjaan atau bukan, semoga bisa dijalani dengan suka cita. Walau kenyataannya, akan ada masa dimana pekerjaan itu adalah beban, still, you need to find your own purpose untuk membuat teman-teman semangat melangkah 😁

Seperti kata Roy T. Bennett -- "If you have a strong purpose in life, you don't have to be pushed. Your passion will drive you there." πŸ˜‰ ---- Semoga usaha teman-teman dalam mengembangkan blog yang teman-teman punya dapat membuahkan hasil maksimal. Setiap dari kita punya timing berbeda, ketika kita lihat teman lain sukses duluan, jangan berputus asa. Keep giving your best and let God care the rest. Hehehehehehe. Himnaera! Semangat! πŸ’•
Let's listen Power of the Dream : Celine Dion while reading 😍

Now, I'm interested to talk about one question sent by a friend related to PURPOSE. Hehee. This friend (in her long email) tells me about her life as a blogger who's looking job from her blog and some problems she had. Then she asked me, what is my goal in creating a blog? πŸ˜† From that question, I began to think about my goal when I first started my blog ~ and it made me checked my old post to see if my goals remain the same or have changed πŸ˜‚

And well, after thinking about it, I realized, my goal was pretty simple (I've wrote it several times), which is to record my travel memories πŸ˜‚ In the past, my blog was filled with my travel stories to various countries, and in addition, there were THOUGHTS and RANDOM STORIES, while now, my travel posts became an additional posts (LOL!) πŸ€ͺ --- and in the past, I intended to record my travel memories so I can share it to my circle (I don't have any thoughts on blogwalk, yet) so that my friends, family, partners etc., who don't have time to travel at least can take virtual trips with me. That's why, my original plan was to write travel posts from the closest country (SEA) πŸ™ˆ

However, in the process, I became bored, "Why this travel trips around SEA still many? When will I write about Australia, NZ or Europe?" hahahahaha πŸ˜… -- and that bored feeling made me lazy to edit tens of thousands photos I have. I was fed up every time I saw the travel photo folders πŸ₯΄ Which ended up influenced my decision to write much more about THOUGHT / MOONLIGHT / RANDOM STORIES and several other labels for crazy reason, because when I write about that topics, I didn't need to go through the photo editing process for hours 🀣

Unexpectedly, my personal life slash not-so-important stories have many readers who made my travel writing became marginalized hahahahahahaha πŸ€ͺ -- Yeah, I keep checking the number of comments and page views and the fact is... my travel posts have lower numbers compare to my personal life posts πŸ™ˆ ---- Since then, my goals have changed a bit, I started to think that we can tell about parts of our lives and share perspectives, so both of us can learn from experience.

I learned a lot from the comments you guys gave. So, my purpose as a blogger now is to learn. I want to learn about life directly from your experiences, because I believe that experience is the best teacher in lives. While we can't experience all the things in this world, we should learn from experiences shared by others ~ 😍 And that's the reasons why my Paid Guest Post #1 themed was THOUGHTS. Because I know, there will be a lot of knowledge that you guys can share πŸ’•

🐰🐰🐰

I have financial privilege, so I admit, I'm not solely focused on make money from blog, that's why my blog is categorized as a fun blog. But, I don't deny that I accept offers which I think are priced according to my standards. So, I've never thought that you guys who write blogs to make money are not blogger, because in my opinion, as long as you have blog and write on blog, means you are a blogger 😁 Maybe your priorities are different but nothing wrong with that, though I hope, if possible, there will be a personal post (organic, eh?) so readers can enjoy your blog evenmore.

Anyways, about the question, "Am I doing right as a blogger?" - I can't answer at length, maybe other friends can. Hehee. On a short note, I can only answer, we as person always doing right on our own version, just like Mr. Anton ever said in one of his posts, being a blogger doesn't have connection with right and wrong, so, let's just write and if that kind of topics (personal life, jobs, advertising, etc.,) are what we like, then do it πŸ˜‰ I'm sure, we have our right version, so, just keep going til we reach our goals 😍 -- my advice for you is to make goals, especially if you think that blog is a part of your work which need a clear purpose 😁

I personally have a lot of goals, one of them is to finish my travels journey, to other specific goals for example recruit more Paid Writers every month, open more labels than existing ones, write more experiences and learn more from others. Plus, I have goal related to blog world so that the blog can be equal to other platforms (Youtube / Instagram) in terms of ratecard 😁 I wish, my friends who write ads can be paid over than USD 100 / article *I can dream first, right?* 🀣

🐰🐰🐰

I don't know in the future my purpose will change, or will I stop forever? But instead of worrying about it, I tend to enjoy my present time, what has been presented in front of me, and live it with joy 😍 Because I'm a typical person who always tries to enjoy the life I have, including blogging, my principle is, if I still doing it, means I like it and I'll keep doing until it's no longer enjoyable πŸ˜‚

For the last, being happy comes from within, so don't expect from outside or around us. It would be better if you are happy when blogging, don't let writing blogs turn into a burden. Apart from blogging is part of a job or not, wish you can enjoy. Even in any job, there will be times where the job is a burden, still, you need to find your own purpose to make you keep moving forward.

As Roy T. Bennett said, "If you have a strong purpose in life, you don't have to be pushed. Your passion will drive you there." πŸ˜‰ ---- I hope the efforts that you give in developing your blog can produce a good result. Each of us has different timing, when we see other friends succeed first, don't give up. Keep giving your best and let God care the rest. Hehehehe. Himnaera! πŸ’•
---------------------------------------------------------------------------------------
Korean translation coming soon, guys!
Sorry if I make you wait. Check later.

---------------------------------------------------------------------------------------

56 comments:

  1. I agree!
    For me blogging is almost like a journey.

    Berangkat dari mengisi waktu, tidak ada target apa-apa, lalu perlahan bertransformasi. Tsaaah.
    Kayak kupu-kupu itu lho. Bermetamorfosis.

    ... dan juga ada mood yang up and down, apparently!

    ... dan aku termasuk yang percaya, melakukan rutinitas itu membunuh kreativitas!

    Sometimes you have to have a "holiday" dari menulis.

    Mengkosongkan gelas lagi then learning something new. Gak harus yang ribet, jlimet.
    Doing something simple. Enjoying me time, a cup of tea/coffee and snack. Reading book or article. Watching your favorit movie, etc, etc.

    Escape from your routine!

    Yes. Agree again with mas Anton.

    "In regards to blogging, everyone have their own right vesion!"

    ... and this is my favorit:

    "... enjoying my present time!"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Rosanna, seperti kupu-kupu, setiap dari kita bermetamorfosis, dan melalui proses, dari yang amatir jadi profesional, dari yang belum bisa akhirnya bisa, dan proses-proses lainnya 😁 Setuju soal escape from our routine, even saat kerja pun kita butuh istirah

      at, butuh break, me time, you name it, jadi nggak ada salahnya untuk hiatus dari blog apabila memang itu yang paling baik 😍 -- dengan harapan next time kembali dalam keadaan fresh and fit πŸ˜†

      Semoga kita bisa selalu enjoy our present time ya, mba πŸ’•

      Delete
  2. Waahh mbaaa mau bilang apa aku tadi ya? πŸ˜‚πŸ˜‚ yaah lupaaa πŸ™ˆπŸ™ˆ.

    Jangan berhenti ngeblog mbaaa, nanti kalau kangen aku cari mba kemana? Wkwk. Ngomongin tujuan ngeblog, aku nggak pernah nyangka bisa komunikasi sama orang-orang baik yang positive banget lewat blog, karena dulu tujuannya emang curhat dan nulis issue-issue yang buat aku menarik. Nggak pernah tahu BW, nggak tahu juga kalau ternyata ninggalin komen bisa dikunjungi balek, sampai aku kaget ada yang komentar di blogku. Lha? Orang ni kok bisa main dimari? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ™ˆ, dapat first comment rasanya aku mau guling-guling saking malunya, alasan yang buat aku malas ninggalin komentar di tempat teman bloggers dulunya.

    Ngomongin teman blogger rasanya masih ajaib banget aku bisa say hi sama mba, Lia and others like we're old friend padahal nggak pernah jumpa, it's amazing.

    Buat teman mba Eno, aku nggak tahu mau ngasih saran apa, tapi buat aku, jalani aja apa yang buat kita happy, kalau hiatus pun it's okay, take your time and come back STRONGER. Mungkin kalau niatnya buat menghasilkan dari blog bisa baca-baca tulisan teman bloggers yang serupa. Semangats!

    Buat mba Enoo thank you udah ngeblog let's be friend sampai kapan-kapan ya mba πŸ˜πŸ˜πŸ˜‡

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Enoooo, aku sehati dengan Kak Sovia πŸ™ˆ. Sewaktu membaca tulisan ini, dalam hati aku berharap supaya Kak Eno bisa senang terus untuk ngeblog sebab Kak Eno benar-benar membawa perubahan besar bagi kehidupan blogging dengan cara-cara Kakak yang unik dan inspiratif sekali 😍. Benar Kata Kak Sovia, kalau Kak Eno berhenti ngeblog, nanti aku kalau kangen, gimana caranya mencari Kakak? Membayangkannyja saja udah menyedihkan 😭
      So, aku harap Kak Eno bisa terus bahagia dan semangat untuk menulis di blog 🀭
      Mau itu tulisan tentang travel atau curhatan Kakak, aku selalu suka membaca tulisan-tulisan Kakak!

      Kak Eno, aku bersyukur sekali bisa bertemu Kakak ♥️

      Anyway, tujuanku untuk ngeblog dari tahun lalu sampai hari ini masih sama yaitu untuk membagikan hal-hal yang aku sukai agar orang-orang juga bisa dapatkan manfaat yang aku dapatkan walaupun diselingi juga sama curhatan dan cerita receh 🀣

      Delete
    2. Lho kok lupa? πŸ˜‚

      Kalau kangen nggak usah dicari mbaaa, didoakan saja 😝 hahahaha. Saya suka tulisan mba Sovia, makanya sempat syedih waktu mba tutup blog mba. However saya menghargai keputusan mba sambil berharap next time mba comeback πŸ˜πŸ’•

      Dan, saya paham kenapa mba sampai merasa mau guling-guling saat ada orang visit blog mba, that's what I felt in the past, saya malu sama tulisan saya sendiri kadang even until now 🀣 Wk.

      I think, that's the power of writings. Kita bisa merasa dekat dan kenal lama karena interaksi yang kita punya. Apalagi kalau update setiap hari dan dikasih komentar setiap hari, hhahaha. Jadi macam saudara karena ada interaksi berkali-kali πŸ˜†

      Eniwei, terima kasih masukan untuk teman saya, mba. Semoga teman saya baca dan bisa hiatus dengan tenang lalu comeback membawa perasaan riang gembira 😍 hehe. Siap mba, let's be a good friend sampai lamaaa πŸ’•

      Delete
    3. Liaaaaa,

      No worries, kalau teman-teman blognya seperti Lia dan mba Sovia, yang selalu menebar positive vibe dan berbagi kebahagiaan, pasti kakak akan betah blogging dalam waktu lama 😁

      Hahahaa jangan dibayangkan yang belum kejadian, better kita keep doing well selama masih ada kesempatan untuk saling berinteraksi satu sama lainnya. So, we won't regret if one day we should say good bye to each other, yah. Mwah πŸ˜πŸ’•

      By the way, terima kasih Lia karena sudah selalu mau meluangkan waktu Lia untuk baca tulisan-tulisan kakak apapun topiknya. That's what I feel setiap kali baca tulisan Lia. Always lavvvv! Suka semua yang Lia bahas πŸ˜† -- semoga kita bisa selalu berbagi manfaat meski sedikit dari apa yang kita tulis, and let's keep going πŸ˜‰

      Delete
  3. Ckckck .. keren ..kereeen ... tujuan dan usaha yang dilakukan kak Eno dalam activity blog. Juga bikin salut kontinyu hampir tiap hari ada pos baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Him apa kabar? Sudah lama nggak saling berkomen, langsung kaget ternyata mas Him update banyak tulisan πŸ™ˆ *brb mampir*

      Terima kasih mas, semoga kita bisa terus blogging 😍

      Delete
  4. Setuju banget nih sama Mba Eno, apapun tujuannya dalam menulis blogger selama ia terus nulis blog namanya akan tetap jadi seorang blogger. Gak salah sih kalau orang cari uang dari blog, kan katanya pekerjaan terbaik adalah hobi yang dibayar. Jadi aku rasa sah-sah aja.

    Yang penting tetap sehat akal dan pikiran aja ya kan Kak. Jangan sampai hobi juga malah menjadi penyebab utama kita stress. Siapa sih yang gamau tulisannya dibayar ya Kak hahaha. Tapi, tujuan Mba Eno mulia banget, apalagi tentang yang pengen naikin ratecard blogger waaah semoga bisa berhasil Mba! Siapa tau kan bisa kecipratan juga hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kita nggak perlu menilai seseorang itu pantas atau nggak menjadi blogger, pun nggak perlu menilai diri kita, just keep doing what we love menurut saya adalah yang terbaik, nama pun manusia, preferensi dan prioritasnya beda-beda 😁

      Iya mba Tika, jangan sampai stres, tapi kalau pun ended up stres, semoga nggak sia-sia *means semoga hasilnya sesuai harapan* 😍 hehehe. Amiiin, semoga ke depannya, ratecard teman-teman yang mencari uang dari blog bisa meningkat, termasuk ratecard mba Tika πŸ˜‰ semangat selalu, and keep update, mba πŸ’•

      Delete
  5. Sepakat dengan om Roy. Kalo kita suka yang kita kerjakan, pasti semangat ngerjainnya. Berlaku buat semua hal juga ya, Mbak 😊

    Kadang aku juga mikir, hidup sekali doang, gak usah lah yang susah2 amat hahaha. Maksudnya apa yg kita kerjakan harus yg kita sukai. Biar semangat kerjanya, ikhlas ngerjainnya, dan berkah rejekinya.
    Kalaupun saat ini "terpaksa" harus melakukan hal yg kurang disukai, coba dicari, pasti ada satu aja hal yg baik yang bisa membuat kita bertahan. Buat diri kita sendiri aja.
    Aku selalu percaya, semua yang kita lewati ada hikmah yang bisa buat belajar. Semangat buat kita semua yaaa πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cencunya, mba Kartika. Berlaku untuk semua hal, kalau kita punya purpose dalam menjalani hidup kita, secara nggak langsung passion kita akan membawa kita ke sana dan membuka jalan untuk kita. Just keep moving forward 😍

      Yep, idealnya hidup adalah bisa menjalani dan melakukan apapun yang kita suka, though pada kenyataannya nggak semudah yang dibayangkan 🀣 that's the time kita diberi kesempatan untuk melihat sisi lain dari hal yang kita kerjakan. Seperti yang mba Kartika bilang, pasti ada hal baik di sana, mungkin kita hanya perlu melihat lebih dekat 😁

      Semangat, mba πŸ’•

      Delete
  6. Yes yes yesss!! Can't agree anymore with this thought, Mba Eno! πŸ’―

    Memang awalnya vibe blog Creameno ini travel blog yaa, aku juga rasanya begitu. Eh saat topik thoughts, random stories dan ditambah moonlight berkembang, blog ini jadi punya tujuan yang berbeda, and that's totally fineee. Apalagi garis besar Mba Eno nulis blog adalah untuk belajar, which means belajar kan bisa dari aspek kehidupan manapun hihi 😊

    Aku pernah baca somewhere about purpose, "Purpose is dynamic and not static." Mungkin ada masanya kita galau, nggak tau blog ini mau dibawa ke mana, harus ngapain lagi dll. Sama kayak hidup yaa, seringkali kita galau juga. Tapi kalau kita diam aja, kita juga nggak akan bisa bergerak ke mana-mana. Sedangkan kalau kita bisa selalu mengingat apa purpose kita dalam melakukan sesuatu, pasti kita akan 'digerakkan' secara tidak sadar. Aduh ini belibet yak wkwkw semoga Mba Eno nangkep yaa πŸ˜‚

    Eniweiii, yesss setiap kita punya timing yang berbeda-beda, but semua pasti akan indah pada waktunya. So keep in faith, tetap semangat dan jangan lupa bahagiaa πŸ’•πŸ€—

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mba Jane termasuk yang saya kenal awal-awal 🀣 Jadi mba mungkin tau kalau dulu saya banyak post travels, while post thoughts cuma selingan (as pemanis) biar foto covernya balance. Wk πŸ™ˆ

      Namun, berjalan dengan waktu, purpose blog ini bergeser, dari yang tadinya bahas perjalanan, berubah jadi bahas apapun related to kehidupan 😁 -- karena ternyata seru banget bisa belajar dari komentar teman-teman yang berdatangan 😍

      Agree with that quote, mba. Hidup ini basically dynamic, dan kita akan selalu punya purpose baru yang bisa jadi berubah karena keadaan atau pembelajaran. Yang tadinya purpose saya solely untuk share perjalanan, lalu berubah jadi untuk belajar, who knows nanti berubah lagi entah untuk apa πŸ˜‚

      That's life, dalam hidup pun purpose saya terus berubah, dari yang tadinya saat muda mau punya karir cemerlang, hidup kaya raya (maygad dunia sekali yaaah πŸ˜…), terus sekarang berubah jadi wanna be happy and having a peaceful life πŸ™ˆ

      Intinya just like mba Jane said, kita akan terus bergerak, tinggal pilih mau bergerak ke mana. Though sometimes kita berpikir kita nggak ke mana-mana, bisa jadi, tanpa sadar, kita telah bergerak ke suatu arah. So, makesure, kita bisa direct gerakan kita ke arah yang kita suka dan nggak akan kita sesali ke depannya πŸ’•

      Semangat selalu untuk kita, mba. Dan jangan lupa bahagia 😍

      Delete
  7. Hmmm, first of all...blognya kak Eno ini udah dapet audiens yang tepat, jadi ketika kak Eno memperhatikan respon audiens lebih suka yg mana, kak Eno mengikutinya (lbh banyak menyukai tulisan thoughts drpd travel).

    Soal purpose, iya sih ya, bukan masalah benar atau salah karena blog itu sangat personal, kalo bloggernya mau ngebawa ke bisnis ya oke banget, educating mantap, entertaining oke pisan, bahkan sampe curhat pun gpp banget. Tapi itu dia, harus tahu tujuan awalnya apa, kalo beneran buat kesenangan diri, jgn ngelihat jumlah hits, followers, likes atau comment, nah kalo udah ngelihat kesana berarti tujuannya harus direvisi biar kedepannya bikin blogpost yg mengikuti apa yg disukai audiens atau target marketnya, ya kan? *CMIIW

    Aku, udah lama sebetulnya blogging, kyknya dari pas awal kemunculan facebook deh.. berawal dari platform blogspot ampe sekarang berlabuh di wordpress (yg gratisan aja, hehe) dan ya gitu, karena ga punya tujuan pasti dengan blog, jadinya naik turun, mati hidup, ga konsisten, karena double standard, mau seneng-seneng nulis dan berbagi foto aja tapi terpengaruhh juga sama jumlah interaksi yang didapat dari orang lain.

    Mungkin aku adalah salah satu contoh blogger yg udah lama blogging tp ga kemana-mana karena ga punya tujuan. purpose itu penting banget, dari purpose bikin goals-goals kecil realistis. dan itu berguna biar perkembangan blog itu terarah, niche juga jelas.

    Dan sampai saat ini, itu masih jadi PRku, karena ternyata aku masih blm punya purpose sejelas itu, masih sangat memperhatikan jumlah komentar yg masuk.. dengan tulisan yg educating engga, entertaining jg kyknya yaa biasa-biasa aja.

    i have a little problem with making goals, gimana sih caranya bikin goals yg realistis?
    satu-satunya goals saya dgn blog sekarang adalah nulis setiap hari, jam 4 sore udah up, dan blm ngeliat kualitas tulisannya apakah bagus atau biasa banget. itu juga karena kak Eno dan bbrp blogger circle-nya kak Eno setiap hari ngasih komen yg kyknya emang beneran baca tulisan saya.

    Dan kalo difikir-fikir, perjalanan blogging saya ga jauh beda dengan hidupku.
    again, i have a little problem with making goals. apa mungkin karena saya ga bisa komit dengan goals yg saya bikin sendiri ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Ady, kita perlu punya audience yang tepat agar bisa longlast. Hehehe. Kalau dalam business, sama seperti mempelajari market kita 😁

      Bicara mengenai kesenangan diri, ternyata ada yang kesenangannya itu memang mengkoleksi numbers (likes, comments, followers, this and that) hehehe, kalau memang purpose-nya ke arah sana, berarti perlu paham dulu, topik apa yang paling bisa membuat pembaca engage, dan setelah ada pembacanya, perlu berusaha untuk interact dengan begitu, numbers akan bertambah secara perlahan. That's why, mengenal diri kita dan mencari tau purpose kita apa especially dalam dunia blog itu sedikit banyak akan membantu kita terus berjalan πŸ˜‰

      Waaah dari jaman Facebook berarti sudah lama banget, Dy. Hehehe. Semoga Ady bisa menemukan purpose Ady ya, better late than never. Seenggaknya pelan-pelan bisa membangun blog yang Ady punya. Goalsnya kecil-kecil saja dulu, sambil membangun konsistensi kita. Nggak perlu muluk-muluk hehehe, saat awal blogging, goals saya bisa rajin post seminggu minimal sekali, terus naik jadi dua kali, dan so on. Habis itu saya buat another goals, program, events, games, etc, pelan-pelan tapi saat tercapai rasanya senang 😁

      On a side note, buat~lah goals yang kita rasa bisa kita gapai, jadi bukan untuk keren-kerenan, karena ini semacam battle dengan diri kita sendiri akhirnya. So, we should make sure, goals kita adalah hal realistis yang masih bisa kita kejar πŸ’•

      Kalau soal kualitas bagus nggaknya jangan terlalu dipikirkan Dy, berjalan dengan waktu, kualitas kita akan berkembang, karena jam terbang kita yang tanpa kenal lelah terus berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. No worries yah, dari kacamata saya as pembaca pun tulisan Ady sudah sangat menarik, so Ady better fokus ke pengembangan topik hehe. Kira-kira besok enaknya bahas apa, or upload foto yang mana πŸ™ˆ

      Kalau Ady merasa punya masalah dengan making goals, bisa jadi alasan paling mendasarnya karena Ady nggak bisa komitmen dan disiplin menjalankan step by step untuk kejar goals yang Ady punya. Atau mungkin Ady tipe yang cepat menyerah kalah, dan another reason can be, Ady selalu cari support dari luar, semacam api pemantik dari sekitar, alhasil kalau api itu nggak ada, Ady nggak bisa jalan. Padahal sebaiknya, api pemantik berasal dari dalam. Hehehe. Semangat Ady, semoga Ady bisa menemukan purpose paling pas 😍

      Delete
    2. Manggut-manggut lagi...

      Kayaknya kalau keterusan disini, saya jadi Woody Woodpecker karena kebanyakan mengangguk-anggukan kepala.

      Writer, inspirator, motivator, solution maker, itulah kenapa Eno mengikat banyak orang...

      #angkattopi sambil angkat jempol

      Delete
    3. Paragraf terakhirnya emang kyknya, duhh... tp selain mudah menyerah, moody juga, mudah bosan dan mudah teralihkan dengan hal lain. makanya blogging dari zaman itupun karena moody, ada dan tiada terus, dan setiap balik lg ke blogging, starting over terus.
      tp anehnya, aku selalu balik ke platform blog, ibaratnya, blog ini adalah rumah yang ketika bosen di rumah, maen-maen dl yg lama ke tempat main baru kyk IG, twitter dan lainnya, tp ketika bosen ya akan balik lagi ke rumah, yaitu blog.

      hanya saja, dulu rumahnya di blogspot, sekarang udah pindah ke WP, hehe..

      Semoga dengan goals nulis/post blog setiap hari ini, ada pengaruhnya ke kualitas tulisan dan akselerasi dalam menemukan tujuan dari blogging selama ini.

      Yg ga kalah penting juga yaa..itu. semoga pemantiknya berpindah dari komen orang lain menjadi purpose yg kuat dari dalam diri (ga terlalu memperhatikan angka insight)

      dan niche! biar lebih jelas posisiku di fotografi ada dimana, dgn target audiens seperti apa.

      Kak Eno, as always.... hatur nuhun pisan!

      Delete
    4. Mas Anton: wahahaha sudah lama sekali nggak dengar nama Woody, dulu saya suka lihat kartunnya tiap sore jam lima (masih hapal) πŸ˜‚

      Eiwei, terima apresiasinya mas, sedikit banyak saya belajar dari mas soal hidup especially dari tulisan mas dan komentar mas di blog 😍

      Delete
    5. Ady: you know yourself well, Dy. Pastinya Ady tau dong sekarang apa yang perlu dilakukan dalam menghadapi beberapa karakter Ady yang mungkin bisa jadi penghalang Ady dalam berkarya πŸ˜†

      Tapi iya Dy, analogi soal blog seperti rumah, saya pun merasakan hal yang sama. Saya merasa blog ini tempat healing untuk saya. Nyaman sekali bisa berlama-lama di blog, dan berbagi cerita πŸ™ˆ

      Amiiin, semoga Ady bisa segera menemukan sesuatu yang Ady cari selama ini dalam kegiatan blog, hehe. Semoga Ady merasa nyaman, senang, tenang, bahagia, dan banyak rasa positif lainnya 😁 Take your time, you will get there anyways. Semangat!

      Delete
    6. aku ikut angkat gelas aja mas anton. Untuk merayakan semua ini.
      merayakan apa yang telah terjadi, apa yang sudah tercapai, dan untuk harapan-harapan yang belum tercapai :D

      Delete
    7. Amiiiiiin mas Rivai, cheers! 😍

      Delete
  8. Saya senang bisa ketemu circle blogger yang keren, dipertemukan dengan blogger yang keren-keren. Kalo saya mah memperlakukan blog sebagai jurnal, terlepas dari prioritas saya yang sudah bergeser saya tetap berusah untuk tetap waras dengan menulis sesuka hati. Maksudnya, tidak ada ikatan kaidah yang mengekang saya. Tidak ada klien yang menyuruh saya revisi tulisan. Makanya, saya mengandalkan ads blog yang mudah-mudahan bisa menutupi anggaran dirinya sendiri πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mas, saya senang bisa kenal mas Rahul yang keren 😁

      Make it balance ya, mas ~ walau prioritas bergeser, namun tetap berusaha menjalankannya dengan hati senang 😍 hehehehe. Semoga hasil yang didapat mas Rahul dari blog bisa maksimal. Dan purpose yang mas Rahul punya pun bisa berjalan sesuai harapan πŸ˜‰

      Semangat, mas!

      Delete

  9. Duh mbak Eno ??? Jangan berhenti ngeblog mbak, dan berbicara soal ngeblog dulu aku ngeblog awal 2016 dan menjadikan blog sebagai ladang tuk cari sesuap nasi ya ??? Meskipun tak setiap hari dapat penghasilan dan itupun cuma dapat Rp 450.000/ per bulan dari klik iklan google adsence. Namun sekarang persaingan di dunia blogging itu makin ketat dan sulit jadi ya aku kembali ke tujuan awal lagi menjadikan blog sebagai tempat untuk menyimpan memori dan tempat untuk menyalurkan uneg - unegku yang terpendam di dalam hatiku slama ini.


    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dapat 450.000/bulan dari adsense sudah termasuk lumayan ya. Mungkin sekarang karena semakin banyak yang kejar adsense jadi semakin sulit untuk dapat pemasukan dengan nominal sama 😬

      Semoga apapun tujuannya bisa berjalan lancar, mba πŸ˜‰

      Delete
  10. Iya..

    ibaratnya tuh Your Blog Is Yours. Mau isinya receh, bermanfaat, nulis buat diri sendiri, full of sponsor post, bebas ! Karena setiap orang punya keinginan dan tujuan yang berbeda-beda.

    Dan harusnya memang gak perlu diperdebatkan tentang blog yg benar dan salah itu seperti apa. Hihihi..

    Suka-suka pemiliknya ya.. 😁😁😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, yes mba, purpose setiap orang berbeda, ada yang memang untuk share, curhat, cari uang, dan lain sebagainya 😁 Jadi tinggal pilih, mau kejar purpose yang mana dan tetap semangat! 😍

      Semoga mba Evva diberi kelancaran selalu, ya πŸ˜‰

      Delete
  11. Terima kasih buat motivasinya Mbak.

    Hmm... Tujuan ngeblog ya.
    Kayaknya tujuannya belum berubah sih, masih tetap nulis tentang perjalanan yang kulakuin selama ini.

    Masih tetap sebagai tempat buat ngerekam kisah perjalananku.

    Dan sambil tetap berharap ada yang terbantu ama tulisan tersebut, misalnya jadi mudah buat nyari info tentang destinasi itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, mas Rudi πŸ˜†

      Semoga mas Rudi bisa terus semangat menjaga dan menjalankan rencana mas agar tujuan mas dapat berjalan lancar 😍 hehehehe.

      Dan semoga, semakin banyak yang merasa terbantu dari info yang mas bagikan ~ Apalagi pembahasan mas Rudi sangat detail untuk tempat wisata yang belum banyak dibahas 😁

      Delete
  12. Satu hal yg selalu aku kagumi dan bikin aku ngefans sama kak Eno, setiap postingannya pasti selalu muncul aura-aura kakak buatku yang nggak pernah berhenti buat nyebarin semangat baik ke orang-orang yg baca🀧 Dalam hal ini aku berasa jadi adik kak Eno yg lg dikasih wejangan. Sama seperti komentar kak Sovi dan kak Lia di atas, sekelebat baca tulisan ini aku jd takut kalau-kalau suatu saat kita mulai fokus menata real life dan perlahan meninggalkan blog. Soalnya banyak juga aku liat dulu blogger2 yg udah "pensiun" padahal pembacanya banyaak, semacam ada rasa khawatir jugaπŸ˜₯. Tapi syukurlah langsung diingatkan lg sama kak Eno, bahwa kita cukup kerjakan apa yg ada sekarang, jangan terlalu risau dengan apa yg belum terjadi. Though kalau suatu saat kita sampai di situasi itu, aku berharap sekali email creameno ini diaktifkan terus ya kak, biar komunikasinya bisa terjalin terus, hehehehe🀧

    Pokoknya semangat terus kak Enoo, aku padamuuuhh😁🀧😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aura kakaknya semoga nggak menyeramkan ya, Awl πŸ˜†

      Tapi kakak memang merasa Awl seperti adik sendiri, however adik yang pemikirannya dewasa dan bisa memberi kakak banyak ilmu dari sudut pandang yang Awl punya 😍 hehehe.

      Waduuuh Awl, jangan dipikirkan soal itu sayang. Selama di blog ada Awl, Lia dan teman-teman lainnya yang selalu bawa positive vibe, dijamin kakak dan pastinya semua teman-teman bloggers akan betah πŸ˜‰ And yes, jangan terlalu risau sama sesuatu yang belum terjadi, nanti kalau kita terlalu fokus akan hal itu, kita jadi nggak bisa menikmati momen yang kita punya saat ini. So, let's enjoy the present time, Awl 😍

      Awl too, always semangattt! πŸ˜†πŸ’• lavvvv ~

      Delete
  13. Perubahan adalah sesuatu keniscayaan dalam hidup. Sesuatu yang tidak akan bisa ditolak.

    Sering menjadi sesuatu yang menakutkan.

    Blog ini luar biasa, menurut pandangan saya, tetapi pada akhirnya, saya menyadari juga kalau suatu waktu "perubahan" dalam kehidupan mungkin membuat Eno memutuskan untuk berhenti.

    Sesuatu yang bakalan susah untuk diterima, tetapi harus diterima.

    Tapi, bila saat itu tiba, mungkin yang saya akan lakukan adalah hanya membungkuk dalam, kemudian mengucapkan "terima kasih" untuk semua inspirasi dan pertemanan yang diberikan kepada saya.

    Kemudian, saya akan lambaikan tangan sebagai seorang kawan yang sudah memutuskan jalan yang akan ditempuhnya.

    Tidak ada pesta yang tidak berakhir. Tidak ada pertemuan tanpa perpisahan.

    Semua itu akan terjadi suatu waktu, entah saya yang duluan, atau Eno.

    Pada saat itu, saya akan katakan "Good luck in your new journey" kepada kawan tersebut.

    Ketika pertama kali berteman saya menerima dengan "tangan" dan "hati" terbuka, begitu jugalah seharus ketika perpisahan dengan seorang kawan terjadi, harus dengan "tangan" dan "hati" terbuka juga.

    Saya pikir itu yang akan saya lakukan ketika Eno menyatakan berhenti menulis.

    Mengenai salah benar dalam blogging?

    Hmm.. blogging bagi saya adalah tentang perjalanan anak manusia di dunia maya. Jalan yang ditempuhnya akan berbeda satu dengan yang lain. Tidak akan ada yang sama. Masing-masing blog akan merupakan cerminan bloggernya, tujuannya, nilai-nilai ideal yang dianutnya, semangatnya, dan semua yang ada dalam diri bloggernya.

    Ketika semua berbeda, maka tidak akan ada kriteria standar untuk dijadikan patokan untuk menentukan benar atau salah.

    Lha ya semua berbeda. Mana yang harus dijadikan patokan untuk mengukur benar atau salah? Siapa yang bisa menjatuhkan vonis benar atau salah?

    Menurut saya, yang bisa menentukan itu hanyalah bloggernya sendiri.

    Ia bisa menilai apakah perjalanan ngeblognya sudah sesuai dengan apa yang diinginkan atau belum. Bukan benar salah.

    Bila memang belum sesuai yang diinginkan, maka sebaiknya ia berusaha mengoreksi langkah agar jalannya blog bisa mencapai "goal", tujuan yang ditetapkan oleh bloggernya.

    Orang lain mungkin memiliki penilaian lain, itu hak mereka, tetapi wewenang menentukan perjalanan ngeblog kita, ya kita sendiri. Bukan orang lain.

    Sebagai penutup, saya tahu suatu waktu entah Eno atau saya harus mengatakan 'Bye", tapi mudah-mudahan masih diberikan waktu yang agak panjang supaya bisa membaca tulisan inspiratif di blog ini.

    Sekian saja.. kayaknya sudah kepanjangan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhu mas Anton,

      Itu pula yang saya akan lakukan (menerima) kalau one day mas Anton pilih pamit dari blog tempat di mana saya bisa dapat ilmu banyak 🀧

      Saya tentu akan merasa kehilangan, but I know, itu bisa jadi adalah keputusan terbaik untuk mas. Hehehehe. Meski tetap berharap mas Anton bisa blogging dalam waktu yang lamaaaa, biar sama seperti para bloggers yang pernah mas Anton bahas, yang blogging sampai usia 80'an πŸ™ˆ

      Nah ini tulisannya soal salah dan benar, exactly saya pernah baca tulisan serupa dari mas (that's why saya mention di post saya), karena saya belajar bahwa nggak ada istilah benar atau salah dalam menjadi bloggers, sebab dari awal pun goals setiap dari kita sudah berbeda 😁 hehehehe.

      Karena goals berbeda, standar jadi terlihat nggak jelas. Patokan benar salahnya buram hahaha, I think everyone doing right on their own ya, mas. Selama sesuai dengan plans dan goals masing-masing. Jadi saya sangat berharap teman saya yang email di atas bisa terus semangat menulis, dan nggak terlalu pusing memikirkan soal doing right 😍

      Again and as always, thank you for the insight, mas πŸ˜‰

      Delete
  14. Setuju banget sama Mbak Eno dan Mas Anton.
    Ngeblogku bagian dari journey, yang awalnya cuman hobi, terus pingin dapat job dari ngeblog, lalu kembali lagi menjadi hobi dibarengi dengan belajar.

    Untuk teman-teman yang ngeblog dengan tujuan yang berbeda, you do you guys!
    As long as you are happy kan yaaah.. πŸ˜†

    Semangat untuk semua temen-temen blogger!! πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, you do you, yang penting happy dalam menjalankannya 😍

      Tapi kalau sampai nggak happy, berarti perlu ditanya lagi ke diri sendiri, apa yang paling buat happy, atau bagaimana menjalani jobs dengan rasa senang hati hehehe. Selalu ada jalan pasti πŸ˜†

      Semangat untuk mba Pipitttt πŸ’•

      Delete
  15. Ngikik sejenak di bagian folder foto perjalanan. I feel you mbak! Di bagian nulisnya suka berkobar-kobar, tapi inget harus ngedit foto segambreng langsung beraaaaatttt....

    Makanya saya nggak sanggup jadi travel blogger kali ya hahahaha...Maunya kalau foto ya foto aja, nulis ya nulis aja...

    Sebetulnya masing-masing dari kita sudah tahu jawaban kenapa kita melakukan apa yang kita lakukan. Jadi kebayang mbak Eno pasti bingung juga ya kalau ditanya seperti diatas, "apakah saya sudah benar sebagai blogger?"

    Olah raga yang kita suka beda, otot yang dilatih tentu juga beda-beda....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhuhuuuu TOOSSS mba, seriously malas banget kalau sudah masuk bagian edit foto, padahal saat menulis lancar jaya nggak ada hambatan πŸ˜‚

      Mungkin karena itu pula, saya yang tadinya hobi tulis perjalanan jadi berubah haluan. Angkat topi sama teman-teman yang niche-nya cerita perjalanan. Sebab nggak mudah dilakukan πŸ™ˆ hehehe. Sama-sama nggak cocok nih kita sepertinya, mba 🀣

      Sebetulnya kita semua sudah tau apa yang kita lakukan dan alasan yang melatarbelakanginya. Tapi bisa jadi tetap bertanya karena jawaban yang kita dapat, memberi kita 'support' especially kalau jawabannya ternyata senada dengan apa yang kita pikirkan πŸ˜† Begitu kali ya, mba ~

      Mungkin mba Phebie bisa bahas topik kenapa kita tetap bertanya ketika kita sudah tau jawaban dari pertanyaan kita apa 😍 -- ulasan mba Phebie lebih deep soalnya hihihi πŸ’•

      Delete
    2. Nah exactly. Biasa diatur, biasa diberikan jawaban, biasa ikut arus, biasa menurut apa yg org lain sarankan, kadang juga salah satu sebabnya...

      Wah jangan ah, kalau saya bahas itu nanti isinya kalimat tanya semua mba...

      Delete
    3. Wahahaha, menurut saya pembahasan mba Phebie especially dari kacamata psikologi sangat seru untuk dibaca ~ jadi semacam dapat ilmu sambil bisa mengenal diri sendiri lebih dalam πŸ˜†

      Delete
  16. Sepertinya apa yang aku pikirkan, ditulis di sini oleh mbak eno. Aku berpikir jika mbak eno akhir-akhir ini jarang nulis tentang traveling lagi. Dulu aku kenal mbak eno juga dari tulisan tentang traveling. Jadi berpikiran bakal sering baca posting tentang traveling. tapi akhir-akhir ini tema postingan random, dan anehnya semua tulisan sangat menarik untuk dibaca. terutama tema thought dan moonlight

    Pernah kepikiran untuk menjadikan blogku sebagai ladang bisnis, termasuk daftarin adsense, kemudian dikumpulin untuk beli saham..wkwkwkkwk
    tapi ternyata aku kurang menikmatinya. Akhirnya saat ini berada di posisi nulis blog untuk berbagi pengalaman dan untuk ruang menyimpan kenangan. Kemudian masuk ke dalam circlenya mbak eno dan bisa berkenalan dengan blogger lainnya. Dari sana aku mendapatkan cerita-cerita yang sangat menarik.

    Editing foto memang sangat merepotkan mbak eno. Itu yang aku rasakan. Tapi aku sangat sedih ketika mmc hp ku rusak. Semua foto tentang perjalanan di aceh hilang semua. Saat itu lupa dibackup di laptop atau google drive. Makanya di artikel tentang aceh, lebih banyak menggunakan foto dari temanku.
    Kejadian ini membuatku untuk selalu backup foto-foto dalam beberapa storage.

    Semoga harapan mbak eno tentang paid writer bisa terwujud...aamiin
    Aku sangat senang mendengarnya...hehhehe

    semangat mbak eno :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaa, mas Rivai sudah baca dari jaman post-post traveling? Berarti kita sudah kenal lumayan lama dong yah hahahaha πŸ˜‚ Iya nih mas, tulisan traveling saya jadi nggak laku, kalah pamor sama tulisan curcol πŸ€ͺ Alhasil sekarang jadi tulisan pendukung alias selingan πŸ˜… However, semoga teman-teman yang datang karena tulisan traveling (seperti mas Rivai) tetap bisa menikmati topik saya yang lain πŸ™ˆ

      Kalau mau pakai adsense sepertinya blog kita perlu punya niche yang pas yah, agar bisa terdeteksi oleh Google. Kalau blog saya nggak pakai adsense karena isinya curcol, jadi jarang masuk Google hahahaha. Well, apapun itu, yang penting mas Rivai nyaman, dan saya sebagai pembaca akan menikmati apa yang ditawarkan 😍

      Waaah mas, pengalaman hilang foto itu menyebalkan. Saya sempat mengalaminya and I know how it feels. Meski saya malas editing, tapi kalau foto hilang rasanya tetap ngenes hahahaha πŸ˜‚ Kalau saya, fotonya hilang karena kesalahan saya sendiri, yaitu salah hapus πŸ˜‘ Sakitnya masih sampai sekarang jika ingat hihihihi ~ Semoga ke depannya mas Rivai nggak lupa back up dan semoga next time dikasih kesempatan balik ke Aceh 😍

      Amiiiin terima kasih mas, semoga nanti kalau ada yang tawarkan job berbayar ke mas Rivai, honor yang ditawarkan besar πŸ˜†

      Delete
    2. Lumayan mbak eno. Mungkin sekitar 6 bulan..hahahaa
      Kalau saya sih selalu menikmati ceritanya mbak eno. Setiap tulisannya selalu menarik untuk dibaca. Kadang beda. Judulnya apa, isinya apa..wkwkkwk

      Aah, apalah arti sebuah pencarian di google. Google hanyalah sebuah mesin, sebuah robot. Ga punya rasa. Meskipun (mungkin) blognya mbak eno ga terindeks di google, tapi mbak eno punya pembaca setia. Yang punya rasa, yang bisa saling interaksi, membuat sebuah ikatan. Bukan sebuah mesin yang ga punya rasa...hahahaha 🀣🀣

      Aamiin..lebih penting lagi bisa tetap konsisten 🀣🀣

      Delete
    3. Lama ugha sudah 6 bulan, hahahaha ~ kalau dalam hubungan, lagi anget-angetnya tuh mas. Wk πŸ€ͺ Iya, judul blog saya sering kali random, biasanya diambil dari satu kata yang muncul di post πŸ™ˆ -- Biar simple dan punya makna luas hahahaha. Jadi yang lihat judulnya langsung penasaran, kira-kira mau bahas apa *GR padahal nggak ada yang penasaran* 🀣

      Duuuuh betul banget mas, terima kasih lho kata-kata positifnya πŸ˜‚ Semoga saya bisa page one di hati teman-teman yaah, nggak apa-apa ada di urutan bawah, yang penting page one πŸ˜†

      Semangat untuk konsisten, mas! 😍

      Delete
  17. Kalau menurut aku, tergantung mereka menjadikan blog sebagai 'pekerjaan' atau sebatas 'hobi'.
    Kalau memang blog adalah pekerjaan dan mereka memang menharapkan penghasilan dr situ, pasti ada masanya mereka merasa terbebani dan mnrt aku ga ada masalah dg itu, namanya kerjaan pasti ada masa2nya kita lelah melalukukan tp tetap hrs dilanjutkan krna ada tanggung jawab di situ. Tp mungkin bisa disiasati dg tetep memasukkan unsur hobi di situ, menulis hal2 yg disenangi tanpa terbebani SEO, komen dll, untuk kembali memunculkan sparks of happiness.
    Itu pandangan receh aku doang sih mba. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba Thessa 😁

      Kalau masuknya sudah ke pekerjaan, automatically akan ada bebannya meski berbeda-beda beban yang dirasa. Tapi nama pun pekerjaan, pasti yang tadinya untuk senang-senang akan berubah jadi tanggung jawab. Hehehe. Dan teman saya yang menulis email di atas sangat bagus karya-karyanya, cuma mungkin sedang butuh istirahat agar bisa kembali menulis dengan maksimal 😍

      And yes, saran mba Thessa cocok sekali, mungkin dengan selingan tulisan yang ringan tanpa peduli SEO dan lain sebagainya, bisa kembali memunculkan sparks of joy sebagai penulis blog yang ingin bersenang-senang πŸ˜†

      Terima kasih for the insight, mba πŸ’•

      Delete
  18. Sukaaa deh baca quote yg dibawah. Krn memang, kalo kerjaan kita adalah passion yg memang udh lama diidam2kan, ga perlu paksaan utk ttp ngelakuinnya. Dengan sendirinya bakal ikhlas utk ttp memberikan hasil yg terbaik.

    Blog buatku juga utk reminder diri sendiri sebenernya. Krn aku pelupa, ga pengen aja nantinya aku malah lupa gimana cara menuju tempat wisata A, gimana rasa restoran B, detil2 harga dan rasa, makanya itu semua aku tulis. Kalo memang bisa berguna utk pembaca, itu bonus buatku. Apalagi kalo bisa dpt temen dr sana. Makin seneng :D. Walopun kayaknya ga pengen sih utk cari duit dr blog :). Biar aja itu jd ladang rezeki orang lain. Rezekiku bukan di sana :D. Msh kepengen blog hanya tempat utk bersenang2 aja di dunia Maya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mba, kalau apa yang kita lakukan sesuai dengan apa yang kita suka, automatically kita akan melakukannya dengan senang hati, though nggak semua hal pastinya kita suka dan kadang keadaan memaksa kita melakukan hal-hal yang nggak cocok dengan kita 😁 Semoga apapun itu, kita bisa semangat menjalankannya, terlepas apapun purpose kita πŸ’•

      Sama mba, blog buat saya adalah reminder, sebelum saya lupa, hehe. Mungkin 10 tahun lagi saat dibaca ulang bisa ketawa sendiri karena merasa aneh sama pemikiran saya 10 tahun sebelumnya 🀣 hahahaha. And thank God, from blog saya bisa ketemu banyak teman keren seperti mba Fanny salah satunya 😍 -- semoga kita bisa terus blogging dalam waktu lama ya, mba πŸ’•

      Delete
  19. Hai Eno,, aku baru kenal blog kamu dan suka dengan gaya tulisan kamu yang random post. Jujur aja, aku malah kangen lho baca tulisan random dan thoughts yang ditulis di blog. Dulu, pas aku awal-awal ngeblog, blog yang rajin aku baca justru blog berisi tulisan random dan thoughts.

    Aku sendiri bukan tipe orang yang bisa nulis thoughts di blog. Lebih ke takut rahasianya terbongkar karena ada sisi introvert. Wkwkwkwk.

    Aku sendiri ngeblog demi mendokumentasikan tulisan perjalanan. Emang makin ke sini, urusan edit foto makin menyita waktu. Tapi ya namanya suka, ya tetep aja dilakukan.

    Btw, aku mau lanjut ubek-ubek blog kamu lagi ah. Penasaran nih sama tulisan perjalanan kamu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Dinilint 😁

      Terima kasih sudah main-main ke blog saya dan baca post-post saya. Senang rasanya kalau mba bisa menikmati apa yang saya tuliskan 😍

      Wehehe, kalau mba takut, better jangan dilakukan. Tulis sesuatu yang membuat mba nyaman saja, seperti cerita-cerita perjalanan mba πŸ˜† By the way, maaf ya mba saya baru bisa blogwalking ke blog mba hari ini, dua hari kemarin nggak sempat melakukan banyak aktivitas blogging πŸ™ˆ

      Tulisan perjalanan saya nggak sedetail tulisan mba 🀣 Pendek-pendek semua kebanyakan. Tolong dimaklumi yah, hahahahahaha 😁

      Delete
  20. yess ketika kita melihat temen kita udah sampe puncak dan kitanya belum, tetep maju terusss, apapun badai menghadang. karena jalan menuju puncak tiap orang juga beda-beda, ibaratnya Tuhan sudah membuat jalannya
    jalani apa yang dikerjakan sekarang, entah suka nulis atau nyanyi atau bikin content di platform manapun dengan santai dan hati riang gembira, niscaya hasilnya akan bikin hati seneng juga, #ecieee hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walau badai menghadanggg... jadi ingat Ada Band 🀣

      Agree mba, Tuhan sudah merancang jalan hidup kita, tinggal tugas kita menjalaninya dengan kerja keras dan berusaha keep on track. Semoga apapun itu, hasilnya bisa membuat kita bahagia. Hehehehe.

      Semangat untuk kita 😍

      Delete
  21. Aamiin ya Allah, doa saya ketika hari blogger kemaren nih, semoga fee blogger bisa lebih manusiawi.
    Dan semoga para blogger mau melindungi dan memperjuangkan hak blogger lainnya terutama dalam hal fee ini.

    Karena yang terjadi memang, kebanyakan fee blogger pada ancur ya gara-gara beberapa pihak yang membuat job yang ada jadi berjenjang turunnya.

    Maksudnya jadi kek MLM hahaha.
    Dari klien dikasih ke marketingnya, dari marketingnya dikasih ke koordinator, dari koordinator nyuruh lagi koordinator kecil buat ngumpulin blogger, dari itu kadang didelegasikan lagi ke koordinator lebih kecil.

    kebayang nggak sih jadi berapa fee yang nyampe di blogger yang nerima, setelah dipotong beberapa kali? hahahaha.

    Di satu sisi memang nggak salah sih, tapi di sisi lain, kalau gitu terus, harga kerjasama blogger semakin hancur.
    Padahal, kebanyakan kerjasama blogger itu jangka panjang, nitip backlink, dihargai kecil, dengan alasan performa kecil.

    ternyata blog tersebut tetap dirawat dengan baik sampai bertahun-tahun, sampai performanya bagus, dan backlink kerjasama tersebut tetap melekat dan ikut menikmati performa blog yang terawat tersebut.

    Kan ngehek banget ngingatnya hahaha.

    Btw lagi, diri saya jadi merasa ketampar dong liat postingan ini, soalnya baru ingat, kalau ada beberapa email dari teman-teman yang belom saya balas hiks.
    Sok sibuk dan mamak Rey ini, Eno aja yang saya tahu banyak hal penting yang dikerjakan, tapi masih mau membalas email-email yang masuk, huhuhu.
    Thank ditulis pengalaman ini, jadi pengingat saya juga buat lebih peduli ama email dan DM yang masuk :D

    Btw lagi dan lagi hahaha.
    Sejujurnya saya iri sama beberapa teman blogger yang kayak Eno ini, bebas menulis apa yang dia suka, khususnya thoughts, sejujurnya tulisan seperti ini saya suka banget, saya bisa asal nulis, dan nggak perlu mikirin foto.

    CUman, untuk di blog saya, nggak bisa lagi hanya memikirkan asal nulis, karena duit dan duit hahaha.
    Iya, karena duit, saya jadinya kudu mikir, meskipun curcol, setidaknya ada yang nyambung dengan tema-tema yang sering diadakan klien buat kerjasama, juga mikirin hal-hal tentang yang sering pembaca cari di google.

    Makanya saya pernah berpikir mau bikin blog baru lagi, kayak blognya Pak Anton tuh, asyik banget bebas ceritain hidupnya di blog personalnya, bebas nulis serius di blog lovely Bogornya, serta bebas bahas blog di maniak menulis.

    CUman memang kayaknya bertahap, karena jujur waktunya nggak cukup, huhuhu.

    Bahkan akhir-akhir ini saja saya kewalahan balas komen dong, udah numpuk banget tuh komen di blog saya, mau bilang sibuk kok ya malu, soalnya meski saya udah kurangi begadang untuk ngeblog, nyatanya saya nggak tidur dong, saya malah nonton wakakakakakaka

    kabooorrrrr :D

    Udah ah, ini tulisannya bahas apaaa? saya malah bahas apa?

    Intinya, thanks Eno karena udah selalu menginspirasi dan selalu jadi penyemangat buat kami para blogger khususnya yang juga monetize blog sekaligus having fun :D

    Oh ya, tadi sebelum ke sini, saya iseng googling creameno dong!
    Dan saya takjub banget dengan banyaknya berita tentang blog ini di google.
    keeeereeeeennnn to the max! saaayyy!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin mba 😍

      Prinsipnya sama, kalau bisa dijaga harganya, maka nggak akan dibanting habis-habisan hehehe. Jadi perlu dimulai dari blogger-nya itu sendiri, tapi memang susah-susah gampang karena setiap personal punya standar ratecard masing-masing, yang mungkin diambil berdasarkan banyak pertimbangan pribadi πŸ˜†

      Nggak apa-apa mba Rey, balas email sesempatnya saja, saya pun kadang baru balas lama, dan acapkali nggak sengaja ke-skip. Hehe. Awalnya sudah baca, terus berniat balas saat senggang, tapi habis itu lupa karena ketumpuk dengan email lainnya seperti email notifikasi saat ada balasan komentar, atau email saat komentar masuk ke blog, dan email-email personal kiriman teman-teman. Penuh akhirnya πŸ™ˆ

      Ohya mba, it's okay banget kalau kita melakukan sesuatu berlandaskan uang, it means kita anggap apa yang kita lakukan itu adalah pekerjaan. Dan saya pribadi suka cara mba Rey berbagi cerita even saat menulis iklan, karena masih diselingi dengan tulisan personal. Jadi saya as pembaca tetap bisa menikmatinya dengan hati senang πŸ’•

      Slowly but sure, mba Rey bisa menyelesaikan apapun plan yang ada di depan mata. Hehehe. Jangan lupa take a rest ya, mba 😁 hehehe. Eniho saya justru nggak begitu memperhatikan nama blog ini di Google, terus jadi penasaran dan lihat, ternyata isinya review teman-teman 🀣

      Terima kasih mba Rey dan teman-teman 😍

      Delete
  22. Nggak terasa sudah hampir setahun saya baca-baca tulisan di blog Mbak Eno. :D Kalau nggak salah dulu waktu Mbak Eno nulis tentang Vietnam, dan kebetulan saya juga lagi nulis tentang Vietnam.

    Yang bikin Creameno menarik itu, blog ini hidup, Mbak. Komentar-komentarnya ramai dan obrolan-obrolannya seru.

    Soal tema tulisan, saya rasa itu privilese Mbak Eno sepenuhnya. Nggak ada yang punya kuasa lebih buat menentukan arah blog ketimbang narablognya sendiri--dan itulah keindahan blogging. :D Cuma, kalau dipikir-pikir lagi, tetap saja secara nggak sadar Mbak Eno dalam genre perjalanan, entah perjalanan dimensi jarak ataupun dimensi waktu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, waktu itu kita sama-sama menulis soal Vietnam tapi dari sudut pandang yang sangat berbeda which is fuuuuun 🀣 hehehe.

      Terima kasih mas, itu semua bisa terjadi tentu berkat mas Morishige yang selalu turut serta meramaikan blog saya πŸ™ˆ Dan saya suka analogi yang mas berikan, mungkin kita semua, para narablog adalah para pejalan, baik itu dalam dimensi jarak ataupun waktu 😍 Wooooaaaahhh πŸ’•

      Delete