Thursday | CREAMENO

Pages

Thursday

Bingung mau kasih judul apa, jadi gue kasih judul nama hari saja 🀣 hahaha. Sebetulnya isi post gue ini random, karena mau bahas beberapa hal. Dan daripada pusing memikirkan judul, better langsung tulis post-nya πŸ™ˆ Dimulai dengan Es Loder, ada yang pernah coba? 🀀 Jaman sekolah, abang Es Loder sering lewat di komplek rumah, dan setiap lewat, gue pasti order karena doyan (harga IDR 500 pada jamannya) πŸ˜‚ Long story short, sejak gue lulus sekolah, gue sudah nggak pernah beli Es Loder hingga one day, gue iseng buka Cookpad dan menemukan resep Es Loder di urutan paling atas! Which means baru di-update oleh salah satu orang 😍

Gue bergegas buka resep, sambil cari resep lain sebagai perbandingan dan minta mba gue buat. OMG, setelah puluhan tahun, finally gue bisa icip Es Loder lagi, kawaaan *bersorak gembira!* 🀣 Wk. Dari resep Cookpad itu, gue baru tau kalau Es Loder asli Bogor, mungkin mba Jane atau mas Anton kenal? πŸ˜† hehehehehehehe. Eniho, rasa rindu gue dibayar tunai oleh mba gue yang super jago masak. Thank you mba, I love you so much! πŸ’• *besok buat lagi, ya* 😜
I was confused about what should I write for the title, so I just put THURSDAY (the day when I publish this post) 🀣 Actually, the contents of my post are quite random, because I want to talk about several things. So, instead of worrying about the title, I better write right away πŸ™ˆ Starting with Es Loder, have you ever tried it? 🀀 Back to my school era, there was Es Loder seller often passed in my house's area, and every time he passed, I always bought (IDR 500 at that time) πŸ˜‚ Long story short, since I graduated, I've never bought Es Loder anymore, until one day, I opened Cookpad and found Es Loder recipe at the top! Which means, the recipe just recently updated.

I opened the recipe, while looking for another recipe for comparison and I asked my household assistant to make it. OMG! After decades, I finally ate Es Loder again, guys 🀣 LOOOL. And from Cookpad recipe, I realized that Es Loder is originally from Bogor, maybe Mrs. Jane or Mr. Anton know this kind of food? πŸ˜† hehehehee. Anyhow, my longing for Es Loder is paid all thanks to my household assistant who is super good at cooking. Thank you mba, I love you so much! πŸ’•

Es Loder 😍

By the way, setelah dua tahun ke belakang si kesayangan dapat uang jajan lima juta / bulan dari game yang iseng dimainkan saat luang (gue pernah bahas ini di post lama), sekarang uang jajan dia naik jadi tujuh juta / bulan hahaha πŸ˜‚ Alasannya karena karakter dia tambah kuat. Well, gue pribadi nggak paham (it seems semakin lama main, karakter akan semakin kuat, dan player bisa dapat koin dengan mudah), namun begitu gue senang *yaiya~lah, tabungan gue tambah gemuk dibuatnya* 🀣 Gue nggak larang dia main game asal pekerjaan dan tugas domestik kelar 😁

🐰🐰🐰

Bicara soal domestik, gue jadi mau bahas satu drama on going (fresh from the oven) yang sudah lama gue tunggu jadwal tayangnya. Drama ini tipe satir (black comedy) bercerita tentang hidup seorang wanita (usia matang, sudah menikah) sukses karir dengan jabatan mentereng yang tiba-tiba hamil dan melahirkan. Lalu dia masuk ke dunia baru yang nggak dia tau sebelumnya, yaitu dunia para ibu yang berlomba untuk memberi motherly love ke anak mereka. Dan saat itu, dia yang terbiasa jadi wanita keren, istilah kata selalu masuk first class langsung ganti posisi ada di urutan terbelakang karena dia nggak paham sama sekali cara urus anak πŸ˜†

Drama ini berpusat di sebuah Joriwon (Birthcare Center). Fyi, di Korea, biasanya para ibu yang baru melahirkan akan tinggal di Joriwon selama beberapa minggu untuk adaptasi dan recovery pasca melahirkan. Di Joriwon, para ibu diberi fasilitas, dari mulai ilmu parenting dan bagaimana cara menyusui anak, baby sitter yang membantu ibu clueless (tokoh utama), sampai fasilitas spa (massage) harian, dan fasilitas lainnya ~ On top of that, para ibu bisa punya network sesama ibu di sana, untuk saling kasih dukungan. Semacam punya teman senasib sepenanggungan 😁

Gue sama si kesayangan menonton drama ini sambil ketawa karena ceritanya real yang dikemas dengan lucu dan ringan ~ Dari perdebatan soal working mom dan stay at home mom, sampai drama ibu yang memilih ASI eksklusif 24 bulan dan ibu yang prefer kasih formula ke anak. Terus di Joriwon ini yang terkenal dan punya kedudukan paling atas justru ibu yang bisa kasih ASI ke anak, while ibu dengan jabatan mentereng (tokoh utama) became nothing di sana 🀣

Try to watch guys, gue rasa teman-teman (yang pernah melalui fase melahirkan) bisa relate. Dan buat yang belum pernah, tetap bisa belajar ~ Oh, ajak pasangan menonton juga, sebab di drama ada banyak topik untuk para suami yang bingung harus bagaimana saat menghadapi istri pasca melahirkan πŸ˜† Ps: Judul drama μ‚°ν›„ 쑰리원 (Birthcare Center), masih on going (total 8 episode! Gue jarang bahas drama on-going, tapi yang satu ini gue rekomendasikan) 😍

🐰🐰🐰

For the last, gue mau berterima kasih sama teman-teman yang sudah ikut program Paid Guest Post #2. Bahkan ada yang join untuk bantu gue reach 30 tulisan 🀣 You guys are the sweetest~! Terima kasih banyak πŸ™ˆ Gue pun senang, ada beberapa nama baru yang nggak ada di program pertama akhirnya ikut program ke dua. Yay! Nggak sabar mau baca. Kemarin gue sempat intip-intip tapi belum baca lengkap πŸ˜† Penasaran ~ hahaha. Once again, terima kasih banyak teman-teman tersayang πŸ’• Your support sangat berarti banyak untuk blog gue berkembang 😍

Mwah.
By the way after the past two years, my man has managed to get five million / month from game he played in his spare time (I wrote about it in my old post), now it has increased to seven million / month hahahahaa πŸ˜‚ The reason is because his character's getting stronger. Well, I personally don't really understand ~ (it seems the longer he play, the stronger his character will be, and he can collect coins easily). Hmmm, to be honest I'm happy. I never forbid him when he wanna play game as long as his job is finished, and the domestic assignment is over 😁

🐰🐰🐰

Talking about domestic matters, I want to talk about one on-going drama (fresh from the oven) that I've been waiting for. This drama is satirical drama (black comedy) which tells the story of a successful career woman with high position who suddenly gets pregnant and gives birth to her baby. And she entered a new world that she had never known before, the world of mothers who try to give motherly love to their kid. However, she..... who always live as first class, immediately changed position to the last class because she didn't understand how to care her baby πŸ˜†

The drama is centered in Joriwon (Birthcare Center) ~ Fyi, in Korea, mothers who just give birth will stay in Joriwon for several weeks to adapt and recover πŸ˜‰ They will get many facilities, from parenting information and being taught how to breastfeed their kid, also there are baby sitters who are ready to help a clueless mom (just like the main character), to daily spa (massage) and various other facilities. On top of that, these mothers can have a network with fellow mothers, to support each other. It's kind of 'having a friend with the same fate' 😁

Me and my man watching this drama while laughing hard because the story is real in funny and light way. From the arguement about working moms and staying at home moms, to problems of mothers who choose exclusive breastfeeding and mothers who prefer formula milk. And in Joriwon, the one who is famous is the mother who can give exclusive breastfeeding for their kid, while the woman with a good position (the main character) became nothing 🀣

Try to watch guys, I'm sure you (especially who have gone through the phases of childbirth) can relate. And for those who haven't, you can learn a lot. Oh, invite your man to watch it, because in the drama there are many topics for husbands who feel confused about how to deal with their wife after giving birth πŸ˜†πŸ’• Ps: The title of the drama is μ‚°ν›„ 쑰리원 (Birthcare Center), and the drama is still ongoing (2 episodes out of a total of 8 episodes, yes really short!) 😍

🐰🐰🐰

For the last, I wanna thank you guys who have participated in Paid Guest Post #2 program 😁 There is some friends who join with an intention to help me reach 30 posts 🀣 You guys are the sweetest! Thank you very much πŸ™ˆ And I'm happy, there are some new names that weren't in the first program, now joined in the second program. Yayy! Can't wait to read all of your writings. Yesterday I took a peek but I haven't read it much πŸ˜† I'm curious ~ hahahaha. Once again, thank you very much dear friends πŸ’• Your support means a lot for me to develop this blog 😍

Mwah.

56 comments:

  1. Aku gatau apa itu es loder. Tapi tahu komponen yang terlihat di foto.
    Aku sudah nyobain es doger. Mungkin itu saudaranya es loder. *maksa...hahhahaa

    mbak eno...!!!!
    ini pengiriman paid guest post #2 belum ditutup khan...?
    aku sedang finishing tulisannya... Mungkin menjelang pukul 00:00 bakal baru dikirim...hahahhaa
    deg-degan juga nulis untuk ikutan paid guest post-nya mbak eno. takut ga sesuai ekspektasi...hahahahha

    maafkan aku yang mengabaikan tulisan tentang drakornya. soalnya bukan pencinta drakor..wkkwkwkkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha, beda bangettt Es Loder dan Es Doger, kalau Es Loder taste wise lebih mirip sama es Cendol mas, hanya materialnya beda 😁

      Beluuuum, masih dibuka sampai malam ini jam 00.00 hahahaha. Tuh saya tunggu sampai jam 00.00 sesuai rencana mas 😜 By the way, jangan deg-degan dong, saya yakin tulisan mas Rivai bagus 😍

      Itu maksudnya nggak sesuai ekspektasi saya? πŸ˜‚
      No worries, buat saya semua karya keren, mas πŸ˜†

      Delete
    2. iyaa, itu ada bubur candil dan biji delima. Kalau es doger pakai ketan hitam..hehhehee

      iyaa mbak eno. ini lagi otw editing mbak eno.
      jangan terlalu yakin mbak eno...hahhahaha :D
      ekspektasi saya mbak eno. Kadang saya mesti mengerjakan secara maksimal. Jadi biar hasilnya bagus..hahahhahaha

      eeh, ternyata aku dapat pertamax...wkwkwkk

      Delete
    3. Es Doger kita beda versi sepertinya mas, Es Doger yang saya kenal itu yang pakai serutan kelapa terus warnanya pink 🀣 Es Doger versi mas itu yang mana ya, mungkin beda nama di tempat saya 😍

      Baaah, saya orangnya sangat yakin mas 😜 Jadi penasaran mas Rivai bahas apa soal 2020 hahahaha. Orait mas, semangat ya, semoga dapat hasil maksimal sesuai yang mas harapan πŸ˜†πŸ‘

      Selamat, sudah jadi pertamax 🀣

      Delete
  2. Hahaha ada aja yang bisa diangkat mba eno ini jd topik. Kereen.

    Sering nonton bareng Mba ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, salah satu quality time yang kami pilih itu menonton drama, film atau serial berdua hehehehe 🀣 Lumayan untuk isi waktu luang 😁

      Delete
  3. Kak Eno, aku baru dengar Es Loder lho 🀣 Isinya apa itu? Kayak cendol kah teksturnya? Dekat tempat tinggalku juga nggak ada yang jual Es Loder, jadi ini Es asing buatku 🀣.

    Anyway, si Kesayangan Kakak panen banget dari main game 😍 bisa sampai dapat 7juta tuh udah hebat banget. Berarti levelnya udah tinggi ya 😱

    Oiyaaa, aku nggak bisa ikutan PGP ke2 😭😭😭 bahkan untuk memeriahkan juga nggak bisa karena tak ada ide 🀣 maafkan aku! Semoga nanti bisa ikutan yang ke3 kalau ada 🀭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Isinya mirip cendol Lia, tapi ada tambahan apa tuh yang pink namanya, mutiara ya, lupa kakak, dan ada cendil yang biasa di dalam kolak, terus disiram santan dan kuah gula merah 🀀 Segar rasanya especially ketika dimakan dingin-dingin, brrrrrrr 🀣

      Iya panen uang dia dari iseng main game, kata dia levelnya belum terlalu tinggi, kalau sudah super tinggi bisa dapat lebih banyak lagi. Mungkin tembus belasan / puluhan juta kayaknya. Lumayan, buat tambah uang jajan dari hobi yang dia lakukan πŸ˜‚

      Nggak apa-apa Liaaa, hehehe, amiiin semoga adaaaa πŸ˜πŸ’•

      Delete
    2. Huaaa bayanginnya bikin ngiler euy 🀀 apalagi kalau dimakan saat dingin-dingin dan hawa panas. Mantappp! Eee tapi aku belum pernah makan cendil 🀣

      Mantep banget gamenya 😱. Asik banget kalau bisa dapat uang dari game. Game yang aku tahu, rata2 hasilnya nggak sampai jutaan gitu πŸ˜‚πŸ˜‚

      Delete
    3. Cendil itu mirip biji salak, yang ada di kolak 🀣
      Semoga one day Lia bisa mencicipinya 😍

      Iya, game di Korea sepertinya banyak yang begini Lia, tapi hanya bisa jual koinnya di Naver, kurang tau kalau foreigners πŸ˜‚ Pembelinya pun Korean semua, even transaksinya pakai Kakao Talk 😁

      Kakak selama ini nggak tau ada game bisa jual koin, padahal jaman main Mario sempat berpikir, "Wah coba koin gue bisa dijual." 🀣

      Delete
  4. Saayyy, kucuman iseng sebenarnya buka blog ini, sambil makan (astagaaaaaa, makanya perutnya gendut, makan sambil buka hape, wakakakak).
    Diriku suka banget intipin blog ini, cuman biasanya baca dulu, nanti maleman baru komen, tapi kutaktahan buat komen sekarang, gara-gara Birthcare Center.

    Ooooo eeemmm jiiiii.
    Lupakan dulu esnya yang sesungguhnya diriku baru denger tuh namanya.
    Saya mau bahas drakor itu.

    Jadi, kemaren tuh pas mau tidur, diriku iseng bukan hape, dan menemukan drakor itu, baru tayang kan ye, masih episode 1, nggak tahu kenapa diriku iseng aja langsung nonton, padahal biasanya diriku menghindari drakor.

    Dan you know? astagaaaaa... saya ngakak nggak berhenti-berhenti liatin proses persalinannya.

    Btw kalau Enno pernah ke blognya Ursula Meta, mungkin pernah baca ceritanya tentang persalinannya yang mengakibatkan perawatan intensif after persalinan.

    Nah, meskipun saya baca sambil ngilu luar biasa, tapi saya jadi penasaran banget, sebenarnya orang bersalin normal itu kayak gimana sih?
    Karena, anak saya udah 2 dong, tapi sedikitpun saya belum pernah merasakan yang namanya sakit karena kontraksi, bahkan rasanya kontraksi itu gimana saya nggak tahu.

    Karena kedua anak saya, dibelah perut maknya saat mereka masih diam-diam aja di perut hahaha.

    Nah baca ceritanya Meta itu, diriku jadi sedikit membayangkan, bagaimana sakitnya orang lahiran normal. meski ya nggak bisa juga langsung dibayangkan.

    Barulah diriku liat drakor ini, jadi bisa membayangkan secara visual banget gimana Meta kemaren.
    Saya sering baca dan dengar bahwa yang paling menyakitkan melahirkan normal itu, ketika kita harus bisa mengontrol sakit, agar nggak bertindak sendirian, kudu ikut apa kata dokter dan bidan.

    Udah mulesnya minta ampun, tapi ngedennya kudu tunggu aba-aba dulu, nah sementara itu mules itu sakitnyaaaa ampun-ampunan.

    Persis kayak si lakon ceweknya itu kan ye..
    Dari tahap penghinaan di mana ama suster atau bidan seenaknya masuk-masukin tangannya ke jalan lahir, dan yang paling memalukan itu dokter bawa dokter muda kayaknya ya, buat belajar di kondisi seperti itu, kebayang malunya, kalau saya keknya udah saya tendang semuanya hahahaha.

    Terus yang masa menjelang kelahiran anak, yang sakitnya ampun-ampunan kayaknya, jangankan ikut aba-aba, lah malah udah nggak bisa bedain, gimana ngeden, gimana meringis, gimana menggerutukan gigi, astagaaaa saya terlalu mendalami deh nontonnya kemaren, sambil kebayang ceritanya Meta, dan saya ngakak mulu liatin drakor itu.

    Astagaaa, kayaknya menarik nih drakornya, mau saya ikutin ah.
    keren banget genrenya tentang persalinan.

    Dan bikin saya mengerti banyak hal, yaitu mengapa saya udah punya 2 anak, tapi belom tahu sama sekali rasa sakit kontraksi, lah ya karena saya nggak sanggup kayaknya say.

    You knowlah, saya diambil darah aja, bidannya kena pukul dong, pas anak kedua, bidannya sekali periksa jalan lahir, dia sampai kejengkang kena tendangan, padahal ya mungkin itu nggak seberapa sakitnya dibanding persalinan normal, hahaha.

    udah ah say, nanti lagi saya lanjutin ahahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahaha mba Rey sudah menonton ya, episode ke 2 sudah out mba, lebih kocak lagi ceritanya. Betul-betul real struggle para ibu dijabarkan di sana. Saya pun jadi bisa membayangkan secara visual chaosnya bagaimana. Selama ini hanya dengar cerita jadi imajinasi saya yang bekerja. Namun setelah menonton drama itu, saya jadi, "Oaaaah." πŸ˜†

      Benar-benar belajar banyak hal. Eniho, saya sudah baca tulisan mba Meta mengenai persalinannya. Dan iya mba, scene dokternya check bukaan itu buat saya kaget, dokternya pada santai bangettt padahal tokoh utamanya sudah teriak-teriak minta epidural. Huhuhu. By the way, bahasan suami perlu pakai baju netral warna cokelat itu betul banget, sebab saya pernah belajar soal warna tapi ke business, dan memang warna netral seperti cokelat itu punya meaning πŸ˜‚

      Pokoknya drama ini keren, and thankfully pendek hanya 8 episode jadi sebulan kelar hehehehe. Di Korea, Joriwon itu sudah semacam rules nggak terlihat buat para ibu untuk masuk ke sana. Jadi jarang yang baru lahiran terus pulang ke rumah. Sebab pada lebih suka istirahat dan recovery dulu sebelum dijenguk banyak orang πŸ™ˆ

      Eniho, terima kasih review tambahannya mba 🀣
      Biar teman-teman yang penasaran bisa tau detailnya πŸ˜†

      Delete
    2. Hadeeehh, baru baca post ini, dan baru ingat, saya belum meneruskan lagi nonton ini, keasyikan liatin film-film terbaru dong, hahaha.

      Biar gimanapun, saya memang lebih time oriented *halah!
      Maksudnya, saya hanya lebih mementingkan sesuatu yang bisa saya tulis, kalau nulis film itu asyik, karena lebih pendek, kalau drakor, mengulas per episode itu rasanya kebanyakan juga hahaha.
      Meskipun sebenarnya menghadirkan PV yang lebih banyak ketimbang film sih :D

      Delete
    3. Huahahaha 🀣 Iya nggak enaknya menonton drama tuh perlu waktu berjam-jam, while film bisa kelar dalam waktu cepat alias hanya dua jam 😁

      Semoga nanti mba Rey ada waktu untuk melanjutkan dramanya 😜

      Delete
  5. Es loder baru denger tapi kalo sayur loder mah dulu suka makan *lodeh maksudnya kak, duh garing ya

    dari penampakannya kok kyknya ga asing. kyknya waktu kecil suka makan tapi ga tau namanya, taunya enak aja.

    itu siapa kak yg ikutan paid post cuma biar kak eno reach 30 post? baik sekalii..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiah, hahahaha, nih saya kasih kerupuk *kriuk* πŸ˜‚
      Sepertinya nggak banyak yang tau Es Loder huhu.

      Penampakannya memang nggak asing, rasanya enak! Cuma jarang ada yang jual 🀣 Masih kalah pamor sama cendol / Pisang Ijo πŸ˜† Wk.

      Ada beberapa teman, Ady salah satunya, ikutan PGP#2 agar saya reach goals 30 posts. Hahahahaha. Untung meski niatannya untuk support, tulisan yang diberikan bagus semua 😍 Thank you, yah 😁

      Delete
    2. itu mah kalimat pembuka aja kok kak, semacam gimik aja, emang niat ingin menangin hadiahnya kok, hehehehehe...

      Delete
    3. I know hahahaha, thank you Ady sudah berniat memeriahkan 😍

      Delete
  6. Es loder baru dengar nama makanan ini tapi kalau lihat dari fotonya yang ada cendil, pacar cina dan yang berwarna hijau itu entah apa namanya serta pakai santan dan es batu itu di sini disebutnya bubur sumsum atau es bubur sumsum.

    Enak juga main game dapat uang sampai tujuh juta perbulan yang udah-udah saya main game malah disuruh
    beli pakaii uang atau pulsa bukannya dapat uang.

    Kalau drakor atau film korea saya ngga ngerti sama sekali karena belum pernah nonton soalnya bukan pecinta drakor atau film Korea.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru ya, beda kota beda nama 😍 Kalau saya taunya bubur sumsum itu yang warnanya putih cokelat, terus kuahnya pakai gula merah mas 🀣

      Hihihi iya kebanyakan game yang saya mainkan pun pada minta uang, entah untuk bayar coin dan ini itunya πŸ˜‚ Padahal game hape doang hahaha. Sedangkan si kesayangan nggak pernah ke luar uang untuk main game, justru dapat uang setiap bulan. Lumayan banget buat tabungan πŸ™ˆ Mas Kal biasa main game apa? Mobile Legend, yah? 😁

      It's okay mas, nggak semua orang berminat sama drakor 🀣

      Delete
    2. Beda kota beda nama memang jadi seru dan juga kadang jadi bikin bingung, setelah searching di google tenyata di Cilegon itu disebutnya es bubur jodo. Es bubur jodo sungguh nama yang unik..hihihi
      Es loder atau es bubur sumsum hampir tiap hari lewat kadang berhenti di depan rumah yang pakai gerobak atau yang dipikul. Sama di sini juga yang warnanya putih itu juga disebut bubur sumsum cuma ngga pakai es biasanya campuran cendil sama ketan hitam yang diguyur gula merah sama santan.

      Yang biasa saya mainkan hanya game offline, game brother in arms, game n.o.v.a sama asphalt.

      Delete
    3. Huahahaha baru dengar nama es bubur jodo, lucuk ugha πŸ˜‚

      Sayangnya, di Bali nggak ada yang jual mas, nggak pernah lihat. Makanya jika ingin, paling minta mba buatkan 😍 hehehe. Nah iya, bubur sumsum yang saya tau warnanya putih, dan ini yang hijau beda dengan bubur sumsum sebab tepung yang dipakai beda 😁 Duuuh makanan Indonesia nih enak-enak, ya πŸ’•

      Saya nggak tau semua game yang mas sebutkan πŸ™ˆ

      Delete
  7. Saya baru tau ada macam es yang namanya es loder. Hampir semua jenis es pernah saya coba, jadi agak merasa terhina juga baru dengar nama es loder ini πŸ˜…

    Kemarin dapat rekomendasi Save Me dari kak Eno dan seru. Sekarang saya mau simpan dulu judul itu sambil nunggu episodnya tayang semua baru dilibas. Padahal aslinya mah cuma sanggup maksimal 2 episod sehari 😁

    Ohya, saya tergolong terlambat dalam mengirim tulisan. Sempat lupa lagi melampirkan filenya. Padahal badan emailnya sudah saya buat se-semi formal mungkin 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha jangan merasa terhina mas 🀣 Mungkin nanti kalau ada kesempatan ke Bogor, mas Rahul bisa coba bareng mas Anton πŸ˜‚

      Kalau untuk mas Rahul, saran saya menonton Start Up, itu cocok sama usia mas Rahul karena ada banyak pembelajaran di sana 😁 Dan mungkin mas Rahul bisa relate sama tokohnya πŸ˜‰

      Nah iya, mas Rahul padahal pembuka emailnya sudah formal tapi dokumennya nggak ke-attach πŸ™ˆ It's okay, mas hihihi, that's cute.

      Delete
    2. Ha ha ha, iya, pengen ke kota hujan dan ketemu banyak blogger Bogor macam kak Jane dan Om Anton 😁

      Wah, iya, saya sudah dengar Start Up ini dari banyak orang. Kayaknya memang keren. Saya masukkin ke watchlist dulu.

      Iya kak Eno, saya sampai malu sendiri πŸ˜…

      Delete
    3. Hahahahaha, tiati habis nonton Start Up nanti kena sindrom actor-nya macam Ji Chang Wook dan Deong Cheol πŸ˜‚ Selamat menonton mas 😍

      Delete
  8. Mba Enooo... maapkeun belum bisa ikut meramaikan PGP kali ini... :((
    Tapi tetap tak sabar menunggu tulisan-tulisan teman2 kali ini. Semoga pada post di blog masing2 juga. Aamiinn *ngarep boleh ya ;)*

    Btw, saya juga baru dengar tentang es loder, mba. Dari penampakannya sepertinya gabungan cendol, biji salak, dan adonan es pisang ijo ya mba? :D

    Btw (lagi), Birthcare Center itu bisa ditonton di mana ya, mba? Sepertinya bukan serial Netflix ya, mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Hicha, nggak apa-apa mbaaa ~ saya sudah berterima kasih banyak karena mba Hicha ikut PGP#1 😍 Amiiiin, nanti akan saya link tulisan teman-teman yang menuliskannya di blognya 😁

      Iya sepertinya begitu mba, saya pribadi nggak hapal namanya apa saja, hanya tau cendol tapi ternyata itu bukan cendol melainkan tepung Hung Kwee (info dari mas Anton), terus ada tambahan biji salak, yang pink itu mutiara 🀣 Rasanya enak bangetttt πŸ™ˆ

      Birthcare Center bisa ditonton di VIU, bukan serial Netflix mba 😁

      Delete
  9. Aku baru denger Es Loder, tapi kalo lihat fotonya kayak familiar dan pernah makan deh... Itu isinya ada candil, bubur mutiara sama yang hijau itu hunkue ya Mba Eno? Ibu aku paling suka nih bikin-bikin jajanan begini, tapi kadang aku ga tau namanya :))

    Btw Mba Eno, menarik banget yaa tentang Joriwon ini. Aku baru tahu, ibu-ibu di Korea Selatan habis melahirkan bisa ke tempat seperti itu. Menurutku itu bagus yaa, biar sesama ibu yang baru punya anak bisa sama-sama saling belajar dan enggak merasa sendirian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Eya, kata mas Anton yang hijau itu hunkue hahaha, saya justru baru tau, saya kira itu cendol karena rasanya mirip cendol, mba 🀣 Berarti mba Eya pernah coba, kah? Enak kan mbaaaa 🀀

      Sangat menarik dan sangat bermanfaat 😁 Menurut saya, para ibu begitu terbantu dengan kehadiran Joriwon, apalagi ibu-ibu clueless, karena langsung dibantu oleh para ahlinya. Terus kata teman saya yang sudah pernah pakai fasilitas Joriwon, yang asik di sana itu dia bisa fokus recovery, nggak perlu harus berhadapan dengan banyak tamu.

      Kadang ada kan, yang maunya setelah melahirkan bisa fokus ke diri sendiri dulu, apalagi nggak punya waktu make up-an atau berhaha hihi sama tamu, nah dengan masuk Joriwon, dia jadi nggak perlu pusing memikirkan hal itu πŸ˜† Ditambah lagi seluruh penghuni Joriwon adalah ibu-ibu yang baru melahirkan, jadi mungkin bisa relate to each other, kalau ada ibu struggling, bisa saling support 😁

      Delete
  10. Tau dong Eno es loder mah.. Itu mah jajanan legendaris Kota Hujan.. Kalo g salah puddingnya dari tepung Hung Kwee dan biasanya berwarna hijau..🀀🀀🀀

    Jadi pingin..

    sampe sekarang masih ada kok di Bogor walau sudah tidak banyak yang jualan lagi..

    Di Bogor juga ada bir kocok legendaris loh kalau mau...😬

    mudah mudaham tembus 50 yah Eno πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas, betuuul hihihi, saya check di Cookpad ternyata nama tepungnya Hung Kwee hahaha. Selama ini saya mengira itu cendol 🀣

      Enak bangetttt mas makanan ini, saya dulu jaman sekolah sangat doyan. Too bad yang jual sudah sangat jarang πŸ™ˆ Padahal segar apalagi saat musim panas, dijamin lakuuuu kalau dijual di Bali πŸ˜‚

      Wedew saya nggak minum bir, mas πŸ˜†

      Delete
    2. Mas Anton, bir kocok itu sama ngga dengan bir pletok?

      Delete
    3. Sama mas..cuma kalo bir kocok ditambah dikocok...dan dikasih es...

      Delete
    4. Eno : namanya saja bir . Bir kocok & bir pletok sebenarnya minuman sehat Eno..

      Dibuat dari rempah rempah, ditambah jahe, kayu manis. cuma karena dicampur es dan dikocok jadi ada busanya dan mirip bir.

      Seger diminum kalau lagi tengah hari..

      Nggak ada alkoholnya..🀣🀣🀣

      Minuman saya masa kecil juga

      Delete
    5. Oalaaah saya kira bir betulan πŸ˜‚
      Lebih mirip jamu ya berarti 😍

      Delete
  11. Asli baru tau ada yang namanya es loder euy. Ngertinya es doger sama es podeng hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waw es podeng saya sukaaaa πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  12. Happy Friday, Mba Eno! *nggak sesuai judul* πŸ˜†

    Soal es loder itu akupun nda tau namanya es loder, Mbaa πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi lihat penampakannya dan setelah browsing di Google, Es Loder ini agak-agak mirip bubur sumsum bukan yaa?

    Wowww si kesayangan mantap banget, Mbaa bisa naik level lagi 😱 ini sih beneran tabungan Mba Eno yang hepii karena terus menggedut wkwkwk

    Rekomendasi dramanya menarik nih, Mbaa. Sepertinya relatable dengan kehidupanku sehari-hari πŸ˜‚ kayaknya makin ke sini tema drama Korea semakin beragam yaa, gak melulu romantic yang menye-menye hihi Ada di Viu yaa, coba ah nanti dicek. Biasanya rekomendasi Mba Eno cocok sih di aku, mulai dari Dr Romantic sampai House Detox πŸ™ˆ

    Terima kasih sudah berbagi, Mba Eno! Semoga weekend-mu menyenangkan yaa πŸ’•

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda sikit mba dari bubur sumsum, tepungnya beda. Tapi rasa sebelas dua belas kayaknya hahahaha πŸ˜‚ Kata mas Anton di Bogor banyak 😍

      Iya mba, baru bulan kemarin dia mulai naik level jadi lebih strong, lumayan tabungan bertambah. Semoga bisa tambah kuat karakternya 🀣

      Saya rasa mba Jane akan relate dengan drama tersebut, apalagi sekarang mba Jane sedang hamil anak ke dua πŸ™ˆ hehehe. Iya mba, senang karena genre dramanya semakin banyak. Semoga cocok dengan drama Birthcare Center mba, thankfully hanya 8 episode jadi nggak terlalu panjang hahahaha πŸ˜‚

      Delete
  13. Es loder belum pernah coba saya, saya biasanya makan es cincau dan es cendol. Ngomong - ngomong itu siapa mbak Eno? Yang gak pernah ikut post guest 1 tapi ikut post guest 2 .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin kapan-kapan bisa coba esnya.
      Hehehe, ada beberapa orang, mba πŸ˜„

      Delete
  14. Es loder nya kelihatan menggoda, Mbak Eno 🀀. Pengen cobain juga niiiiih. Soalnya di sini gak ada yang jualan es loder kyknya. Kalau es doger ada.🀭

    Ngomong-ngomong tentang drakor birthcare center kyknya aku pernah lihat gambar posternya deh. Di story ig nya Mbak Rey kalau gak salah 🀭. Duh, jadi pengen nonton juga. Sepertinya bakal seru kalau nonton bareng suami nih.πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Es Loder ini jarang ada di kota lain sepertinya. Atau ada namun namanya berbeda. Kalau Es Doger tersebar di mana-mana πŸ˜‚

      Iya mba Rey ada komentar di atas, katanya dramanya bagus, hihihi, coba tonton mba siapa tau mba Roem bisa relate sama ceritanya 😍

      Delete
  15. Kayaknya dulu waktu SD ada yang jualan minuman seperti es loder itu, tapi lebih sederhana, di sekolah, tapi saya nggak tau namanya sampai baca postingan ini. :D

    Ngomong-ngomong soal film, saya baru aja selesai nonton The Queen's Gambit. Seru, Mbak. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah mungkin sama mas, saya pun cobanya jaman sekolah πŸ˜‚
      The Queen's Gambit baguuuus bingits massss! Saya suka 😍

      Delete
  16. Seperti ci jane, aku tahu nya ini bubur sumsum Mba. Di tempat aku ada jg yg jual tapi dia namain bubur campur. Isinya persis kaya fotonya Mba Eno, cuma bubur sumsum dia warnah putih bukan hijau. Emang rasanya enaaak. Makanan tradisional gitu emang enak-enak.

    Btw mbanya Mba Eno jago yaa bisa masak apa aja hhha..

    Mbaa, nonton drakor itu dimana? Aku jadi mau nonton biar bisa berdamai sama keadaan saat ini hhhe. Mungkin jadi flashback ke pengalaman pribadi sih, tapi aku jg mau belajar agar lebih siap untuk kedepannya.

    Karena di satu sisi ngerasa belom siap utk hamil lagi. Disisi lain kepikiran umur koko yg uda ga muda lagi jadi ingin hamil biar nanti punya anak saat umur papanya blom tua banget. Walaupun sekarang emang uda lewat sih, karena seumuran dia biasanya uda ada yg punya sampe dua anak πŸ˜‚

    Walaupun aku sadar punya anak bukan perkara sekedar usia. Butuh kesiapan mental. Tapi aku jadi penasaran sama drakor tsb dan ingin nonton hhha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak bangettt ya mba, hihihi, makanan Indonesia memang nggak ada tandingannya, apalagi yang pakai kuah gula jawa 😍 Maknyuuuus!

      Drakornya ada di VIU mba yang Birthcare Center hehehe, baru 2 episode dari 8 episode, jadi nggak terlalu lama ceritanya 😁 Ayo mba ditonton, ceritanya bagus dan ringan, banyak komedinya, namun penuh makna. Mungkin mba Devina bisa relate πŸ˜†

      Eniho, semoga rencana kehamilan berikutnya bisa berjalan lancar ya mba, dan semoga Koko bisa selalu awet muda, it's okay jika menurut mba telat, yang penting mba dan Koko sehat sampai tua 😍

      Delete
  17. aku baru denger nama es loder, malah aku kira tadi es doger hehehe
    kalau es doger ada di kotaku.
    kalau dilihat dari foto, ini mirip kayak bubur sumsum atau jenang kalau di jawa. aku biasa beli di pasar, soalnya ada yang bulat bulat coklat itu, aku sukakkkkk
    mirip sih ini. atau jangan jangan cuman beda nama aja
    lama juga ga makan beginian, soalnya belinya kudu di pasar dan pagi, kan males hahahaha
    besok ehmmm kayaknya boleh juga tuh ke pasar mumpung minggu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Es Doger sepertinya ada di mana-mana mba 😍
      Hehehe iya banyak yang bilang mirip bubur sumsum πŸ˜†
      Mungkin betulan sama mba hanya beda nama πŸ˜‚

      Waaah semoga ada di pasar mba makanannya πŸ™ˆ

      Delete
  18. Kali ini aku juga gak ikut paid ques post #2. Aku nanti ikut tepuk tangan aja deh, klo udah diumumin pemenangnya😊

    Wah, ada perkembangan y...
    yang ikutan bertambah banyak, capai 30/lbh?

    Mengenai es loder, ini baru pertama dengar. Tapi, nanti mau lihat resepnya di cookpad jg. Di jkt pas udara panas minum es ini mantaf bener😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, terima kasih mba Ike untuk tepuk tangannya πŸ˜†

      Pesertanya nggak sampai 30, tapi artikelnya tembus 30 karena ada yang kirim beberapa artikel mba 😍 hehehe. Thank God, ternyata tetap ada yang ikutan, sudah was-was kemarin tuh πŸ˜‚

      Iya mba Ike paling enak dimakan saat panasssss πŸ™ˆ

      Delete
  19. Aku malah baru denger es loader mba :D. Ngeliat bentuknya di foto juga blm familier. Tp mungkin ini bakal aku cari kalo ntr staycation di Bogor :D. Menarik enak kayaknya...

    Naah drakor ini udh masuk ke listku, tp blm ditonton, soalnya nunggu tamat :D. Aku ga suka kalo nonton drakor yg masih on going, bikin penasaran ga bisa marathon hahahahah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nanti saat mba Fanny ke Bogor bisa menemukan abang penjual es Loder yah mbaaa, kata mas Anton sudah jarang yang jual πŸ˜‚

      Tamatnya masih akhir bulan November mba, hihihi semoga cocok sama selera mba dramanya. Menurut saya, mba akan suka 😍

      Delete
  20. Es Loder, baru denger sekarang sih namanya.
    Liat dari fotonya juga kayaknya baru kali ini liatnya.
    Ternyata nggak mirip ama Es Doger. 🀣

    Wuih... 7 juta dari main game, itu sih udah master. πŸ‘

    Drakornya kayak diangkat dari kisah nyata ya Mbak, karena nggak cuma di Korea, tapi di Indonesia pun ibu yang punya jabatan mentereng nggak ada apa-apanya kalo untuk urusan ngurus bayi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda jauh mas sama Es Doger kayaknya, hahahahaha 🀣

      Soal game, itu belum master hitungannya mas. Kalau sudah master mungkin dapatnya lebih banyak dari yang si kesayangan dapat 😁

      Iya mas, banyak drakor diangkat dari kisah nyata atau keseharian. Seperti drakor Birthcare Center, atau Reply series dan banyak lainnya 😍 Lumayan sih, jadi bisa tau lebih banyak 🀣 hehehe.

      Delete