Give a Title | CREAMENO

Pages

Give a Title

Genks, hari ini, finally, gue bisa mulai gearing up untuk proses editing buku Paid Guest Post #2 (PGP #2) yang akhir tahun 2020 lalu sempat gue adakan ~ 😍 Seperti yang gue bilang sebelumnya, proses PGP #2 akan makan waktu lebih lama, sebab gue kejebak deadline akhir tahun yang harus diselesaikan duluan. So, now, when everything is done, gue bisa relaks baca ulang semua tulisan teman-teman sambil makan Roti O' hasil racun mas Rahul beberapa waktu silam 🀣

Si kesayangan with Roti O' 😍

Jadi mas Rahul komentar, kalau di bandara, suka beli Roti Boy, dan gue jadi ingin makan Roti Boy setelah baca komentarnya πŸ˜‚ Wk. Gue cari di Gofood, ternyata yang promo justru Roti O' which is soal rasa sebelas dua belas (nggak jauh beda), dan promonya lumayan bangaats, IDR 24.000 dapat 4 pcs, padahal biasanya IDR 12.000 cuma dapat 1 pcs hahahaha. Nah, setelah beli promo kemarin, hari ini gue kembali ingin makan Roti O' yang ternyata promonya sudah berubah jadi IDR 24.000 dapat 3 pcs. Well, still kinda cheap, tho, jadi gue beli 6 pcs untuk bagi-bagi sama yang lainnya 😍

🐰🐰🐰

Back to topic soal buku PGP #2, gue akan kasih judul 2020 rencananya, karena topik yang diangkat tentang apa yang kita pelajari di 2020, however to be honest, gue masih maju mundur antara 2020 atau Twiny Twenty (ide si kesayangan) πŸ˜‚ Semisal teman-teman ada ide lain untuk judul, boleh lho kasih masukan. Maklum as you guys know, gue paling nggak jago buat judul, terlihat jelas di setiap judul post blog ini yang sangat singkat dan kadang nggak - nyambung - sama isinya πŸ€ͺ✌ Akan ada hadiah uang cash IDR 200.000 untuk satu teman yang memberikan ide menariknya 😍

Ditunggu dengan sangat, teman-temaaaan πŸ˜†

66 comments:

  1. Secangkir Kopi di 2020 *ehgg

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih idenya, mba Maya 😁

      Delete
  2. Roti Boy dan Roti O itu (pernah) sodaraan Eno ... hahahaha.. karena kalau tidak salah, keduanya dulu satu perusahaan dan kemudian pecah kongsi.

    Sarapan saya kalau di rumah pada bangun kesiangan.. Beli di stasiun Roti O mah..

    Ikootan ajah soal judul mah .. #nggak punya pendirian

    ReplyDelete
    Replies
    1. WOAAAH SERIOUSLY, mas? 😱😱

      Saya baru tau, pantas rasanya sama persis, hahahaha, dan harganya pun sama, thankfully Roti O' di Bali lebih sering ada promo jadi setengah harga kadang πŸ˜‚

      Enak ya mas, saya pun kalau sedang buru-buru biztrip dan nggak kekejar harus sarapan, pasti cari Roti O, di bandara ada yang jual soalnya, which is yummy 🀀

      Delete
    2. Jadi ini penyebabnya kenapa rasa rotinya bisa mirip! Bahkan aromanya sama persis. Sama-sama menggiurkan πŸ˜‚ *ikutan nimbrung

      Btw, aku juga lemah sekali dalam menentukan judul πŸ˜‚ Twiny Twenty bagus juga, lucu 🀣.
      Kalau ide dariku "BTS of 2020" alias "Behind The Scene of 2020" 🀣 karena tulisan teman-teman seperti menceritakan dibalik kejadian pandemi di 2020 ada pengalaman berharga apa saja yang telah didapatkan. Cieelahh.

      Delete
    3. Seriosa... Hahaha.. kalau ga salah baca, dulunya Roti Boy hasil kerjasama perusahaan Malaysia dan Indonesia. Cuma kemudian pecah kongsi dan kemudian lahirlah Roti O (Indonesia). Gitchuu hasil baca-baca mah... hahahah Y

      Sumbang saran saja deh soal judul, yang kayak gini kelemahan saya banget karena judul tulisan ajah sering ngasal.. hahahahaha

      * The Year & Us : karena tahun 2020 benar-benar "spesial" bagi kehidupan banyak orang dan kita juga. Bukunya juga bercerita tentang pengalaman kehidupan dari "us", kita yang mengalami

      * The Lessons : karena pastinya banyak pelajaran yang diberikan oleh kawan-kawan semua dalam tulisan-tulisannya (dan sesuai dengan tema yang diberikan)

      Delete
    4. Nimbrung soal Roti Boy dan Roti O wkwkw kalau menurut yang pernah kubaca, Roti Boy memang dari Malaysia, sedangkan Roti O dari Indonesia. Tapi kalau dari yang Mas Anton bilang, aku juga baru tau kalau ternyata mereka pernah kongsian 😁 dan aku baru ngeh di Bogor nggak ada dua-duanya hiks mau ikutan delivery tapi beli di mana yak πŸ˜‚

      Eniwei, kalau soal judul sepertinya "2020" udah cukup menggambarkan keseluruhan isi buku, Mba Eno. Jujur aku nggak ada ide yang lebih fantastis dari itu ahahaha maaf kali ini aku nggak terlalu banyak membantu πŸ™ˆ

      Delete
    5. Ada Jane di Bogor.. cuma carinya harus di stasiun Bogor atau Mall BTM kalau ga salah ada .. wakakakaka...

      Delete
    6. Saya baru tau Roti Boy dari Malaysia, hahaha, tapi di bandara tuh paling sering lihat Roti O, kalau Roti Boy lumayan jarang kelihatan. Paling sesekali di jalan πŸ˜†

      Delete
    7. Eniho, terima kasih ide judulnya, teman-teman 😍 Mwah.

      Delete
  3. Thanks 2020, Welcome 2021 judulnya mbak hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih idenya, mba Hanifah 😁

      Delete

  4. Oke ??? Untuk judulnya buat buku post #2 ini ya mbak Eno :

    Di balik musibah ada hikmat yang mampu dipetik dari virus Corona 19.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih idenya, mba Tari 😁

      Delete
  5. The Amazing Twiny Twenty... bahahahha πŸ˜…

    Ehh saya baru aja bungkus roti'O nih mba.. lagi grand new opening mereka... murce beud... beli 2 gratis 2... hahah..
    Tapi yg antri ya ampunn... 😱 smpe yg jaga kewalahan suruh social distancing...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih ide judulnya, mas πŸ˜†

      Roti O' ini kayaknya sering banget promooo hahaha, nah promo beli 2 gratis 2 itu pula yang sempat saya dapatkan kemarin, mas. Jadi bayar 24k dapat 4 πŸ™ˆ

      Delete
  6. Alhamdulillah kalo racunnya bikin kak Eni pw baca tulisan teman-teman. Artinya saya bisa ngasih manfaat 😁

    Kalo untuk judulnya, saya lebih sreg ke "2020". Tapi kalo misalnya mau kasih ide, saya belakang ini banyak baca soal Force Majure atau Keadaan Kahar, semacam suatu peristiwa diluar kemampuan manusia. Untuk menggambarkan tahun 2020, " Force Majure" kayaknya akan menarik, dan bagi saya bahasa Prancis terdengar lebih seksi ditelinga

    ReplyDelete
    Replies
    1. PW baca tulisan teman-teman itu maksudnya apa mas Rahul? πŸ˜†

      By the way, terima kasih ide judul bukunya 😍 hehehe. Betuuul banget, tahun 2020 itu seperti Force Majure memang karena diluar kemampuan manusia.

      Akan saya tampung idenya, mas 😁

      Delete
    2. Maksudnya pewe kak Eno. Posisi Wuenak. Ha ha ha.

      Siap, ditampung saja dulu. Saran judul dari teman-teman juga keren dan punya makna yang keren. Kalo kemarin bingung milih antara dua judul, kayaknya berikutnya akan lebih bingung untuk milih lebih dari dua judul

      Delete
    3. Hoalaaaahhhh, hahahaha, sudah lama nggak dengar kata itu, mas πŸ™ˆ OMG, jadi ingat jaman sekolah, selalu bilang PW PW, cari tempat PW, endeblabla 🀣

      Iya nih, saya tambah pusing karena pilihannya jadi banyak πŸ€ͺ

      Delete
  7. Waaahh waahh aku mau ikutan nyumbang ide boleh ya kak???

    Tapi karena biasanya aku suka kasih judul itu yang singkat tapi unik, so ide judul dari aku untuk buku PGP kali ini adalah

    "Retrouvailles" (bahasa Perancis kalo nggak salah) ---> istilah untuk menyebut perasaan bahagia seseorang ketika akhirnya bertemu kembali dengan seseorang setelah sekian lama.

    Simply because, 2020 semua orang berjauhan dan saling merindukan satu sama lain. Dan berharap untuk segera berkumpul dalam suasana yang normal kembali.

    Hehehe, meski nggak bisa saling bertemu secara langsung seenggaknya temen-temen yang berpartisipasi di PGP sudah bertemu lewat "tulisan" mereka. 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh dong mba Syifana 😁

      Terima kasih untuk idenya, saya sukaaa hahahaha. Kebetulan judul pendek dan enak dilihat serta dibaca itu salah satu favorit saya. Akan saya pertimbangkan mba ide dari mba Syifana 😍 Dan semoga, kita bisa dipertemukan dengan orang-orang yang kita sayang, seperti dulu saat keadaan masih normal πŸ˜†

      Delete
  8. Horeeee ada IDR 200, hahaha.. ikut komen ah xixixi 🀣🀣

    Bingung antara 2020 dan Twiny Twenty?, menurutku dua kata lebih baik daripada satu kata. Jadi kurasa ide si kesayangan lebih baik 🀣

    Tapi aku gak ngerti "Twiny" artinya apa ya, kembar kah? 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, terima kasih masukannya mas 😁
      Iya Twiny artinya kembar, jadi 20 kembar (2020) πŸ˜‚

      Delete
  9. Sekarang giliran aku deh yang keracun Mba Eno, jadi pengen Roti O atau Roti Boy nih πŸ˜† otw nyari promo di Gofood 😁

    Btw aku mau sumbang ide juga ah buat judul. Aku kasih ide judulnya 'Hikmah dibalik Kisah'. Menggambarkan hikmah yang didapatkan selama 2020 alias pandemi ini dengan "kisah"nya itu sendiri adalah pandeminya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dapat nggak mba Tika promonya? πŸ˜‚

      Terima kasih ide judul buku PGP #2-nya mba 😍 Memang ada banyak hikmah dibalik kisah yang terjadi pada tahun 2020, yaaa. Betul-betul deh, salah satu pengalaman berharga yang membuat kita jadi harus adaptasi dengan virus yang nggak terlihat πŸ™„

      Delete
  10. Di kampung saya adanya Roti O juga ni mba, dulu kayaknya pernah ada Roti Boy, tapi ga tau deh, mungkin kayak yang dibilang Pak Anton, pecah kongsi terus gerainya dibagi2 kali ya...

    Saya sekeluarga juga suka dengan Roti O. Pernah ngajak teman Jepang ke Indonesia, terus pas di bandara jajan roti ini dan dia langsung klaim kalau Roti O adalah "Super Oishii (enak) Roti" :))

    Btw, untuk Judul saya jadi pengen ikut nyumbang ide.
    Kepikirannya To Love Two L'oeuf, penyebutan ngasal dari 2020 (dalam pertandingan tenis nol disebut love yang diambil dari l'oeuf dalam bahasa Prancis). Kepikiran begitu karena, biar kata 2020 itu tahun yang berat bagi hampir seluruh dunia, tapi tetap ada hikma yang bisa diambil. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya Roti Boy itu cuma ada di kota besar dan nggak banyak cabangnya, mba. Di Bali pun yang lebih sering kelihatan dan promo *ofcorz* si Roti O πŸ˜‚

      Nah, menurut saya pun, Roti O ini cocok sama lidahnya foreigners, sebab si kesayangan dan beberapa foreigner partners saya suka banget Roti O hahaha. Si kesayangan bahkan kalau makan Roti O nggak bisa satu mba, minimal dua baru puas katanya πŸ˜† Eniho, terima kasih banyak untuk sumbangan judulnya mba Hicha 😍

      Delete
  11. Hmm..

    Sebenernya saya penasaran banget dengan tulisan teman-teman yang ikutan di Paid Guest Post #2 ini, karena itu saya pengen ikutan nyumbang ide judul juga 😁

    Kalo saya judulnya, "2020 & Us" ato "Kami & 2020", Kami mewakili para penulis yang juga mewakili semua orang yang harus merasakan perasaan dan masalah yang sama, terutama dampak buruk dari pandemi. Dimana mereka pernah melewati sebuah tahun yang berat yang suatu saat akan dibaca oleh mereka yang tidak pernah mengalaminya, sebuah sejarah (lebih spesifik) yang kelak akan dibaca oleh keturunan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh boleh mbaaa πŸ˜† hehehe.

      Terima kasih banyak untuk sumbangan idenya, akan saya pertimbangkan dengan sangat 😍 Memang tahun 2020 ini betul-betul naik turun yaaa. Setelah baca banyak pengalaman teman-teman pada PGP #2, saya jadi belajar lebih jauh bagaimana pandemi ini memberi dampak keras pada sebagian orang 🀧

      Delete
  12. Pas mba eno bilang ga jago bikin judul saya langsung kepikiran judul judul film suara hati istri (judulnya panjang banget sampe bisa jadi tiga kalimat hehehe).

    Tapi kalo saya boleh saran ada beberapa ide judul sih di otak saya yang mungkin bisa cocok

    "Dua Ribu Dua Puluh"
    "di 2020"
    "Kita dan 2020"
    "Pada Suatu Hari di 2020"

    Itu aja mba yang kepikiran, btw semangat terus ya mba buat ngerjain projectnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sangat payah dalam hal menulis judul, mas πŸ˜‚ Eniho, baca suara hati istri jadi ingat tontonan sinetron yang sering ditonton mas Anton dan mba Hes πŸ™ˆ

      Ohya, terima kasih untuk ide judulnya, mas Ilham. Akan saya pertimbangkan 😍

      Delete
  13. Aku kasih satu judul yang susah untuk kak Eno tolak

    aku tahu kata ini dari film walter mitty, yaitu:

    "Quintessential of Twiny Twenty"

    Aku gabungin sama idenya hyung kesayangan, hehe..

    trus aku google translate artinya, dan ternyata arti dalam b.indonesia adalah:

    "paling mewakili"

    bukankah bukunya akan menjadi yang paling mewakili kita di 2020?

    katanya memang sulit tapi catchy, hard to forget.

    haha... semoga aku menang! hahaha..

    ya elah, gini amat ya gua sama cuan. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagi gue separoh bos, kalau menang 🀣🀣

      Delete
    2. aku kasih seluruh rasa bahagianyaaa... haha

      Delete
    3. Hahahahaha, saya suka gaya Ady, selalu bersemangat mengejar cuan dan niat banget πŸ˜‚ Eniho, terima kasih untuk idenya, Dy. Akan saya pertimbangkan 😁

      Delete
    4. ish.. ga niat banget kak, cuma menyemarakan dan nothing to lose aja.
      kalo cuan ya asik, kalo engga juga ya itung-itung berlatih bikin judul-buat-buku-aku-nanti-ga-tau-kapan-nulis-aja-ga-bisa

      apapun judulnya, it will be awesome. because it is matter.

      i count on you, kakah... *apasih

      Delete
    5. Justru niat itu perlu tauuuuk, apalagi urusan cuan 😍 Wk. Semakin kita niat kejar cuan, semakin cuan dengan mudah mendekat ke kita *sotoy, ya saya* πŸ˜‚

      Well eniweis, thank you Adyyyy, semoga tercapai bukunya πŸ˜†

      Delete
  14. Twiny Twenty bagus Kak Eno, kembar 20 kan artinyaπŸ€ͺ sotoy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul mba Endah, artinya kembar 20 πŸ˜‚

      Delete
  15. Buatku, salah satu yg bikin kangen bandara itu ya roti boy atau roti O ini Mba Eno. Karena walaupun ada d mall, aku biasanya beli pas di bandara biasanya. Dan aku bisa ngabisin bbrapa roti sendiri saking sukanya πŸ˜†πŸ˜† Trus ngeliat postingan Mba eno ini, aku jd pengen pesen gofood jg jadinya besok πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜†

    Hmm, apa yajudul bukunya.. Gimana kalau :

    Dear 2020,

    Karena isinya kan cerita tntng 2020, dianalogikan bisa seperti surat untuk 2020 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba, kalau ke bandara, semacam mewajibkan diri beli Roti Boy atau Roti O deh entah kenapa. Kurang afdol kalau nggak jajan πŸ˜‚ hahahaha. Saya biasa minimal makan dua jika sedang sangat ingin, mba. Rasanya kurang jika satu saja πŸ™ˆ

      By the way, terima kasih untuk ide judul bukunya, mba Thessa 😍

      Delete
  16. Roti O memang enak sih. Di stasiun kan juga tersedia tuh. Haha. Aromanya itu, ya Allah, menggoda banget.

    Yah, saya sering payah kalau bikin judul, Mbak Eno. Andai aja tiap tulisan boleh enggak ada judulnya, pasti nulis akan lebih mudah.

    Jika lagi enggak ada ide sama sekali, itu biasanya buat tulisan blog aja sering singkat satu kata gitu doang. Masalahnya, kadang sisi lain diri saya pengin memikat pembaca lewat judulnya juga. Jadi saya sampai menunda pos demi cari judul yang lebih oke dulu. Hmm, saya akan coba kasih saran:

    "Edisi Fluktuasi 2020".

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enaaaak bangets mas Yoga, aromanya nggak bisa ditolak πŸ˜‚

      Sama dong kita mas, saya pun payah dalam urusan menulis judul, makanya judul post saya pendek dan biasanya ambil cuplikan dari tulisan yang ada πŸ˜†

      Tapi saya perhatikan, judul post mas Yoga rata-rata panjang dan bagus kook 😍 Dan terima kasih banyak untuk ide judul bukunya, mas Yogaaaaa ~ πŸ₯³

      Delete
  17. Waah udah lama juga ga makan Roti'O niih... biasanya kalo pulang ke rumah, Ibu suka minta dibawain soalnya di stasiun pasti ada wkwkwk

    Soal judul 2020 itu menurutku sangat oke sih Mba Eno, karena menggambarkan banget isi bukunya yang bakal menceritakan banyak soal apapun di 2020. Jadi kayak judul yang singkat tapi punya arti/makna dalam gitu ahaha.. Tapi Twiny Twenty juga terdengar imutπŸ˜† Aku ga pintar nyari judul jadi aku ikut yang Mba Eno sajaaa hahhahaa *anaknya tidak kreatif*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah jadi seperti oleh-oleh untuk orang rumah ya, mba πŸ˜†

      Twiny Twenty memang imut bangettt, hahahaha, while 2020 terkesan simple dan minimalis, jadi judul bukunya nanti berpengaruh ke design cover-nya πŸ™ˆ

      That's okay mba Eyaaaa, terima kasih sudah kasih pendapat 😍

      Delete
  18. Twiny twenty imut banget sih hihihi tapi ya emang bener sih twenty nya kembar πŸ€—πŸ€—

    Susah juga ya kalo bikin judul buku nih, harus yang memorable dan unforgetable cieee πŸ˜‹πŸ˜‹

    Boleh ikutan sumbang saran ya mbaaa 🀠🀠🀠 kalo aku sih ngebayanginnya, karna temanya semangat survive di 2020, bisa juga judulnya "2020, yes we survived"

    Btw soal roti boy dan roti o, rasanya memang mirip meski lahir dr ibu yang berbeda, loh πŸ€ͺπŸ€ͺ bikin kangen sama bandara karna wanginya itu loh kemana2 banget πŸ˜…πŸ˜… roti boy ini kue kesukaan ibuku mbak,, jd aku sering beli oleh2 ini, udh hepi bgt aku bawain roti boy aja padahal wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kembar dempet, mba Kartika πŸ˜‚

      Susah bangettt, hahahahaha, maunya memorable, tapi mudah dibaca πŸ™ˆ Eniho, terima kasih mba Kartika untuk ide judul bukunya. Akan saya pertimbangkan 😍

      Rasa Roti Boy dan Roti O nggak ada bedanyaaaa. Seriously mirip, kalau nggak mau dibilang sama persis hahahaha. Dan betul, wanginya always menyebar luas sampai membuat saya susah menolaknya. Jadi setiap lewat, mau nggak mau stop untuk jajan 🀣 Bahayaaaa ~ kayaknya nggak ada yang nggak suka Roti ini ya, mba. Enak parah 😍

      Delete
  19. Halo Kak Eno. Salam kenal dari Malang.

    Ikut sumbang saran judul ya:
    1. Nano-nano 2020
    2. 2020 Up and Down
    3. My Life is Like a Rollercoaster in 2020
    4. Cerita Bahagia dan Duka di 2020

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mba, salam kenal 😁

      Terima kasih banyak untuk sumbangan ide judul buku PGP #2 -- akan saya pertimbangkan judul-judul yang mba sudah berikan. Hehehehe. Salam πŸ˜†

      Delete
  20. aku sama temen temen kalau nggak sengaja ke mall dan nemuin promo roti O yang beli 2 gratis 1 suka kalap hahahaha
    beli roti beginian kadang tergantung mood pengen enggaknya, meskipun hampir tiap hari lewat gerainya
    ehmmm apa ya judulnya, kira kira begini :

    judul : "aku dan 2020"
    tagline : nikmati ceritanya, ambil hikmahnya

    yaelahh hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan bingits kan mba promonya, apalagi jika beli bareng teman πŸ˜‚

      Eniho, terima kasih untuk ide judulnya mbaaa. Hahahaha. Sampai dikasih tagline lhooo, totalitas tanpa batas. Akan saya pertimbangkan idenya 😍

      Delete
  21. roti o mengingatkanku kalau nunggu kereta di stasiun mbak
    suka banget sama promonya beli 1 dapat 1 hehe

    judulnya kalau bisa menjiwai isinya mbak
    tapi kalau 2020 rasanya pedih ya ngingatnya hehe
    mungkin bisa mekanisme reaksiku di 2020 (halah kok kimia banget)
    btw moga sukses buat bukunya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya Roti O ini kalau nggak ingatkan bandara, pasti stasiun ya 😍

      Iya mas, memang pedih kalau harus mengingat 2020, tapi karena isi bukunya soal serba-serbi pengalaman para penulis menghadapi 2020, jadi mau nggak mau, judul 2020 itu menjadi salah satu pertimbangan yang disiapkan πŸ˜†

      Amiiin, terima kasih doanya, mas 😁

      Delete
  22. Kak Enoo, baru aja beberapa hari yang lalu aku makan Roti O, jadi pingin makan lagi karena liat foto di atasπŸ˜† Tapi sejujurnya aku sendiri sering ketuker sih antara Roti O sama Roti Boy, kak, kadang apapun roti yang bentuk dan aromanya sama aku sebut Roti Boy, walaupun beda merk. Semelekat itu ya brandingnya🀣

    By the way, warna link di kolom komentarnya berubah jadi merah yaa, kak Eno? Kemarin terakhir aku lihat masih orange soalnya. Oh iya, tombol gulirnya juga berubah warna merah, jadi terlihat fresh dan lebih bersemangat😍

    Untuk judulnya sendiri, sampai detik ini aku nggak kepikiran apa-apa kak Eno🀣 Nggak tau kenapa ide-ide judul di kepala hilang nggak berbekas, wk. Tapi aku setuju sih sama mbak Jane, 2020 itu sendiri sudah bisa menggambarkan tentang keseluruhan isi buku. Mungkin kalau mau ditambahkan, aku cuma bisa menyarankan, "Diary of 2020" atau "Kacamata 2020". Karena isinya sudut pandang dan cerita kawan-kawan blogger tentang bagaimana melalui tahun ituπŸ€§πŸ’•

    Semoga menambah inspirasi yaa, kak Eno😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awwwl, apa kabar? 😁

      Wah Awl baru makan Roti O juga? Hahahaha, kebetulan yang sama dong kita πŸ˜‚ Betuuul, meski brand-nya Roti O, kadang ada yang sebut Roti Boy, soalnya branding Roti Boy ini jujur sangat melekat di benak kita πŸ™ˆ Kakak pun kadang lupa. Wk.

      Iyaaa linknya diubah jadi merah, tadinya bukan orange, tapi merah muda dan background-nya putih semua. However kesannya terlalu suram karena putih totaaaal hahahaha. Alhasil sekarang diubah jadi ada background sedikit dan touch up sana sini agar terlihat fresh. Thankfully, itu artinya misi kakak sukses hahaha 🀣

      Well it's okay Awl, terima kasih untuk masukan yang Awl berikan, apapun itu, akan kakak jadikan pertimbangan untuk penentuan judul bukunya 😍 Mwah.

      Delete
  23. Twenty Land. Twentyderland. Twenty Wonderland: cerita dari 2020. πŸ€”πŸ€” karena sumber ceritanya dipost di blog creameno yang bentuknya taman hiburan. hmm... apalagi ya...

    (numpang mikir, dalam bentuk komentar, abis itu dipost) (kabuuuur)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Mega πŸ˜†

      Huehehe terima kasih idenyaaa, langsung saya masukkan ke notes untuk saya pertimbangkan 😍 Mba Mega apa kabar? Semoga sehat selalu, yaaaa πŸ’•

      Delete
    2. hihihi... kabar baik mbak, tepatnya sudah jauh lebih prima dibanding tahun kemarin (iyalah, udah ganti tahun). semoga mbak eno juga sehat selalu, supaya bisa tetap meramaikan taman hiburannya :D

      Delete
    3. Thank God, senang dengarnya 😍

      Saya sehat mba, hehehe, ohya welcome back to blogsphere, saya sudah baca post terbaru mba, dan mau siap-siap komentar sekarangggg. Semoga mba Mega bisa mulai semangat baru ya, mba salah satu bloggers fave saya πŸ˜†

      Delete
  24. Roti O ini dulu isunya adalah Roti Boy yang pecah kongsi.. πŸ˜†

    saya mengangap bau Roti O ini adalah bau stasiun, karena tiap masuk stasiun kereta selalu tercium aroma Roti O ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya katanya mas Anton seperti itu, mas Zam πŸ˜† Saya pun baru tau hahahaha, maklum agak kudet saya soal beginian. Dan setujuuu, Roti O identik dengan stasiun serta bandara. Wanginya itu lhoooo, menggugah selera 😍 Super lavvv ~

      Delete
  25. Wah kalau lihat Roti O aku ingetnya malah Roti Boy, Mbak Eno.
    Karena dulu adanya Roti Boy aja, udah gitu adanya di Jakarta doang. Kalau mudik mesti beli buat bawa pulang ke kampung.
    Cuma belakangan lebih banyak gerai Roti O dibanding Roti Boy, kalau menurut Mama ku kok rasanya malah lebih enak yang Roti O ya sekarang. hehehehe

    Hahaha jangankan buat judul Mbak Eno, buat nulis aja aku suka bingung makanya ga ngeblog, jadi silent reader aja bacain post teman-teman blogger.
    Iseng-iseng ikut ya, Mbak Eno. "Love-Hate 2020". :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dulu saya pun taunya Roti Boy mba, karena lebih sering lihat Roti Boy, cuma semakin ke sini, yang lebih banyak stand-nya justru Roti O, especially di bandara dan mall-mall. Jadi~lah keseringan beli Roti O, mana sering diskon pula πŸ˜†

      Huhuhu menurut saya, mba Wulan akan keren banget tulisannya. Kelihatan dari komentar-komentar mba Wulan, mba sangat mahir menulis 😁 Hehehe, terima kasih untuk ide judulnya ya mba, akan saya pertimbangkan bersama ide-ide lainnya 😍

      Delete