Happy Seollal! | CREAMENO

Pages

Happy Seollal!

Di Korea, hari ini ada perayaan Seollal (Korean New Year), genks. Biasanya, Seollal diadakan tiga hari, yaitu sehari sebelum tahun baru (jatuh tanggal 12 Februari 2021) sampai sehari setelah tahun baru, which is lumayan bingit yang di Korea lagi pada long holiday, nih 🀣 Too bad karena Corona, mereka dilarang kumpul lebih dari lima orang. Alhasil beberapa keluarga memilih untuk berpencar visit orang tua masing-masing -- yang istri pergi ke rumah orang tua istri, dan yang suami pergi ke rumah orang tua suami 😁 Blessing in disguise kalau kata teman uwe hahaha.

Why oh why? Because, dia sebagai menantu nggak perlu ribet masak-masak di rumah mertua. Wk. Enihoo, Seollal ini, sebelas dua belas penting dan rempongnya dengan Chuseok yang sempat jadi percakapan seantero dunia berkat film Kim Ji Young 1982 πŸ˜† Dimana bagi sebagian wanita Korea, dua hari besar ini bisa buat sakit kepala bahkan seminggu sebelum perayaan. Huehehehehee. Gue pribadi hanya dengar cerita dari local mates gue, sebab gue nggak pernah mengalaminya πŸ˜…

I meaan, belum pernah di sini maksudnya belum pernah disuruh masak mamak si kesayangan πŸ™ˆ Antara Omma kawatir masakan gue nggak enak, atau kawatir gue sewot di belakang. Hahahahaha. Lucunya, waktu si kesayangan ikut perayaan di Indonesia, Omma pernah tanya si kesayangan, "Lu di sana bantu-bantu masak atau cuci piring, nggak?" terus dijawab si kesayangan, "Nggaak, di sana santai, jalan-jalan, makan, istirahat." ~ dan Omma manggut-manggut, mungkin dalam hati berpikir, "Anak gue nggak disuruh kerja, berarti gue harus lakukan hal yang sama." 🀣 Wk.

Though, gue sebetulnya nggak masalah jika diminta tolong masaaak, macam masak Pajeon sambil tutup mata bisa *gayaaaaaa* 😎 Atau sekedar masak nasi tinggal cuci beras kemudian masukkan ke rice cooker, ya ampuuuun sambil koprol pun kelar πŸ€ͺ Til one day, gara-gara itu, gue iseng tanya Omma, kenapa Omma nggak minta tolong, kaaan, gue penasaran. Apa Omma mengira gue nggak bisa apa-apa, tega bangats kalau iya *menangis di pojokan sambil acak tanah* 🀣

Omma sih bilang karena nggak masak banyak jadi bisa diurus sendirian, dan Omma parno tangan gue kecipratan minyak saat masak Pajeon ---- (buat yang nggak tau, Pajeon itu semacam pancake size besar, dan material yang digunakan nggak jauh beda sama material bakwan) πŸ˜† Hehehehehe. Waktu Omma jawab begitu, gue tersadar, oalah, pasti Omma parno gara-gara Omma pernah lihat gue masak ikan bareng mba gue di rumah Indonesia pakai sarung tangan karet panjang πŸ˜‚

Padahal yang bolak-balik ikannya mba gue, while gue bagian teriak-teriak excited doang, "Awaaas mba gosoooong, ituuu tuuuh sudah matang kayaknya. Ayo angkat, ayo angkat." 🀣 Sambil tunjuk-tunjuk ikan pakai sarung tangan karet yang biasa dipakai untuk cuci piring biar tangan nggak lukaa πŸ™ˆ Wk. Si Omma salah paham niiiih, dikira gue takut kecipratan minyak, yaiyaasih betul ugha, tapi masalahnya minyak saat masak Pajeon nggak selebay minyak saat masak ikaaaan, Ommaaaaa πŸ€ͺ Kalau cuma Pajeon doang, gue bisa~lah *suombong ceritanyah* *dijitak Omma* πŸ˜†

Pajeon buatan gue (pakai material salad), tuuuh gue bisa masak Pajeon, genks 😎

Back to tradisi Seollal, biasanya kita akan kasih bow ke orang tua kita sambil berkata, "μƒˆν•΄ 볡 많이 λ°›μœΌμ„Έμš”. Happy new year. Selamat tahun baru Omma Appa. Bagi angpao dong." hahahahaha πŸ˜‚ Becanda genks, yang dikasih angpao normally anak-anak, plus orang tua --- Jadi, kami setiap tahun harus siapkan uang untuk angpao Omma Appa, salah satunya saat perayaan Seollal. Ohyaaa, gue dan si kesayangan punya kesepakatan setiap kali mau kasih uang ke orang tua. Semisal yang mau dikasih itu pihak si kesayangan, berarti yang kasih gue, dari tangan gue ke tangan mereka πŸ˜†

Begitu pun saat kasih pihak gue, berarti si kesayangan yang kasih langsung ke mereka. Even saat transfer dan kasih kabar, gue akan kasih kabar pihak si kesayangan dan si kesayangan kasih kabar pihak gue, tujuannya, biar keluarga masing-masing adore and respect pasangan kita, meski uang yang dikasih adalah uang bersama (ini gue diajarkan orang tua) 😁 Ehehehee, gue paling senang momen ini karena Omma Appa peluk gue sambil bilang, "Gomawo uri ttal, eiguu chakatta. Terima kasiiih anak perempuan Omma, aigooooo, baiknyaaa (anak ini, anak siapa sih, cantik sekali --- okay yang bagian belakang itu gue tambah sendiri)." πŸ€ͺ🀣 Hahahahahaha.

🐰🐰🐰

Tahun ini, karena nggak bisa ke Korea, iyaa, tiket pesawat kami bulan Januari kemarin kena cancel, dan harus buat jadwal ulang. Jadi hanya bisa kasih ucapan dari jauh ke Omma Appa. Hiks. Kemarin malam untung sudah teleponan, dan kami berdua tau Omma kesepian (Appa sempat-sempatnya biztrip H-1 Seollal, so, Omma sendirian di rumah), namun Omma tetap puk puk kami dan berkata, "Nggak apa-apa, tahun depan semoga bisa kumpul bersama." 🀧 Amiiiin. Happy new year Omma Appa, semoga diberi berkah umur panjang, sehat dan bahagia selamanya. Mwaaah! πŸ₯³πŸŽ‰πŸ’•

Teman-teman kalau jadi gue, akan paksa bantu Omma masak atau nggak? 🀣

56 comments:

  1. Ibuku juga kasih nasehat yg sama persis sm prinsip per-angpao-an mba eno dan si kesayangan. Biar memuluskan hubungan mertua-menantu juga ya, mba.. πŸ₯°

    Saya baru dengar tentang seollal ini. Biasanya kalau di varshow yg sering disebut Chuseok soalnya. 😁

    Eniwei, happy new year buat si kesayangan sekeluarga. Semoga pas Chuseok bisa mudik, ya... πŸ˜‡

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Hicha, kurang lebih begitu katanya, hubungan jadi lebih dekat, dan masing-masing orang tua akan adore and respect pasangan anaknya 😁

      Kalau chuseok itu hari panen mba, biasa di musim gugur, sama-sama hari libur besar seperti Seollal πŸ˜† hehehe, terima kasih ucapannya mba Hicha, amiiiin 😍

      Delete
  2. Omma itu ibu kandung atau mertua, mbak? Kurang paham saya πŸ˜†

    Iya dong sebaiknya bantu Omma, minimal bantu iris bawang atau minimal bantu dgn sorak2 di dapur sambil ngdance 🀣🀣

    Ya, semoga tahun berikutnya mbak bisa Seollal bareng family. Btw Pajeonnya kelihatannya enak tuh, agak2 mirip telur dadarπŸ‘biasanya dimakan begitu saja atau pakai nasi mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ibunya si kesayangan, mas 😁 Omma itu sebetulnya panggilan anak ke ibu kandung. Nah, kalau menantu biasa panggil ibu mertua dengan sebutan Omonim, tapi saya biasa panggil Omma (Ommanya sendiri yang minta biar akrab kali, ya) πŸ˜‚

      Wuih iris bawang gampang sekarang sudah ada alatnya 🀣 Wk. Amiiin amiiin, semoga Corona cepat hilang ~ iya Pajeonnya enak, dan betul mirip telur dadar warung Padang yang pakai tepung pembuatannya 😍 Tanpa nasi, mas. Besar ukurannyaaa 😁

      Delete
  3. Wahh saya pikir awalnya Seollal ini nggk ada hubungannya dengan Tahun Baru Imlek.. ternyata ada yah mba..

    Ini Pajeon sama aja kaya Buchimgae nggak sih mba? πŸ˜† Ya Ampun dari ngeliat gambarnya aja sudah berhasil bikin terngiler2.. untung ada sisa pisang sunpride goreng buatan tadi pagi. jadi bisa langsung lep.. yah walaupun bakwan ke pisang goreng rasanya udh beda sih.. wkwk

    Wahh seru sekali yah mba.. too bad karena kondisi dunia yang sedang berusaha pemulihan bikin kita masih susah buat kemana2.. apalagi Mba Eno yang harus abroard.. sayang banget tiket Januari harus ke cancel..

    Mba Eno maaf, saya kok ketawa pas baca Omma pernah lihat Mba Eno masak ikan pke sarung tangan karet.. pertanyaan saya, apa nggk meleleh sarung tanggannya kalau kecipratan minyak panas?

    Semoga si Coronce segera mereda yah mba, biar kita bisa beraktivitas normal seperti biasa tanpa ada perasaan khawatir.. Aminnn..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mas, mereka kan penghitungannya pakai lunar calendar 😁

      Iya mas, Pajeon sejenis buchimgae, jadi Pajeon ini keluarga Jeon *eakh* dan ada banyak tipenya. From Pajeon, haemul jeon, buchu jeon, this and that πŸ˜† Serupa cuma beda material nanti beda nama. Contoh Pajeon itu pa (material utama green onion), lalu Haemul Jeon itu Haemul artinya seafood (berarti material utama cumi, udang, etc.) 😍 Cara masaknya gampang, mirip masak telur dadar. Kalau di Korea, mereka pakai tepung, nggak pakai telur, cuma kalau saya doyannya pakai telur 😁

      Iya mas, tiket saya sudah banyak yang ke cancel dari tahun lalu, however nggak apa-apa, yang penting bisa sehat sampai sekarang sudah bersyukur πŸ™ˆ hehehehe. By the way, sarung tangannya nggak meleleh dong, kan cipratannya cuma kecil-kecil, justru aman pakai itu, dijamin nggak kena cipratan sedikit pun 🀣 Wk.

      Amiiiiin amiiin, semangat jaga diri kita ya, mas 😍

      Delete
  4. Waah berarti Seollal ini semacam malam Imlek gitu yaa.

    Sejak kemarin mama mertua udah sibuk banget di dapur, Mbaa masak ini itu karena malam ini dan besok bakal Imlekan πŸ˜† jujur aku nggak pernah nimbrung ke dapur karena aku tau bakal ngerepotin doang wkwkwk pluss beliau juga paham karena aku jagain anak jadi paling bantu-bantunya pas makan malam nanti nih hihi

    Sebetulnya aku agak sedih karena Imlek besok nggak bisa pulang ke Bali huhuhu. Biasanya malam ini pasti semangattt sekali karena besok akan ke berangkat ke bandara. Acara kumpul keluarga di Bali besok harus dialihkan ke video call deh *thanks for technology* πŸ˜†

    Semoga omma dan appa di Korea dalam keadaan sehat selalu yaa! Mudah-mudahan tahun depan kalian bisa berkumpul kembali πŸ’•

    Mba Enoo, pajeon buatanmu terlihat menggiurkan lho 😍 ada niatan open PO Mba? wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seollal sama seperti Imlek mba, cuma di Korea perayaannya tiga hari hehehe, dan hari pertamanya jatuh sehari sebelum CNY 😁 Disebut lunar year ugha ~

      Wah asik, mamer masak apa tuuuuh mba, pasti buanyak yaaaa 😍 Always fun ketika ada perayaan, bisa lihat antusiasme orang-orang di sekitar πŸ˜† Well, kita sama mba, sedih nggak bisa mudik, semoga next year bisa, yaaaa πŸ’• Thanks to technology, no more bingung saat ingin interaksi dengan keluarga nun jauh di sana πŸ™ˆ

      Amiiiin, terima kasih doanya mba, doa yang sama untuk orang tua mba Jane, semoga selalu dalam keadaan sehat dan semoga tahun depan bisa kembali berkumpul dengan mba plus cucu ke dua 😍 By the way, saya nggak berani PO Pajeon mbaaa, kan versi enak saya belum tentu enak untuk semua orang ahahahaha 🀣

      Delete
  5. Kalau lihat fotonya pajeon itu kayak telur dadar padahal itu
    semacam bakwann..hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dibilang mirip telur dadar atau bakwan mas, materialnya nggak jauh beda 🀣

      Delete
  6. Aku lho kak Eno kalau mau nggoreng apa gitu juga masih takut-takut, ntr habis masukkin adonan ke wajan langsung mundur beberapa langkah hahaha πŸ˜‚ takut kena minyak panas 🀭 sakitnya bukan main 😭

    Kalo aku jadi Kak Eno, aku sih akan bantu aja. Beruntung ya Kak Eno, hehe omma mertuanya baik dan sayang ke Kak Eno. 🀭 Btw Kak Eno, bahan-bahan untuk bikin pajeo sama nggak kaya bahan untuk bikin bakwan? Atau ada yang beda?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Persis saya mba, kadang masak telur ceplok pun masih suka deg-degan takut meletup telurnya tiba-tiba πŸ˜‚ Memang enaknya pakai sarung tangan sampai tutup teflon buat antisipasi agar nggak muncrat ke muka dan tangan kita πŸ˜†

      Ujungnya saya bantu tapi biasanya cuma bantu duduk di meja untuk temani Omma mengobrol, mba πŸ™ˆ Wk. Katanya dengan duduk sudah bantu banyak 🀣

      Eniho, bahan Pajeon itu mirip bakwan (bala-bala bahasa lainnya) menurut saya, cuma ukurannya yang beda πŸ˜† Tapi semisal saya masak sendiri di rumah, saya nggak begitu suka makan terlalu banyak tepung jadi Pajeonnya saya modif dengan tambahan telur, dan tepungnya sedikit saja, mba Syifana πŸ˜‚ *versi mengarang bebas*

      Delete
  7. selamat malam mbak eno, apa yang mbak eno tuliskan diatas juga terjadi pada saya dimana semenjak akhir desember 2020 hingga awal januari 2021 saya disarankan bunda saya untuk belajar masak juga buat menggait hati calon mertua dan calon suami idaman, terus juga harus gencar menerapkan bisnis agar bisnis lancar jaya terus.


    itu foto diatas mirip ote - ote kalau ditempat saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat malam mba Tari 😁

      Ayo semangat ya belajar masaknya hehehe, agar seperti kata Bundanya mba Tari, bisa berhasil gaet hati calon mertua dan calon suami idaman πŸ₯³πŸŽ‰

      Iya mirip ote-ote, mba πŸ˜†

      Delete
  8. Waah tahun ini Korean New Year nya barengan sama Chinese New Year yaaa

    Hahahah super ngakak bagian Mbak Eno pakai sarung tangan cuci. Tp emang sih kalo lagi berurusan sama ikan di wajan itu rasanya pengen pake helm juga 😁

    Kalo jadi Mbak Eno kayaknya aku bakal tetep bantu masak. Karena sekalian quality timeeee apalagi kadang bisa sambil cerita-cerita gituuuu hihi πŸ’•

    Happy New Year Mbak Eno & family~ 🌻

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap tahun sama mba, karena mengikuti lunar calendar 😁

      Agree, bukan saya saja berarti yang takut saat masak ikan, haha, minyaknya suka nggak santai soalnya πŸ˜† Dan iyaa, kalau bisa pakai helm sekalian 🀣

      Iya mba, saya biasanya bantu dengan duduk nggak jauh dari Omma, temani mengobrol sebab Omma bilang, dengan saya duduk sudah bantu banyak πŸ™ˆ Paling sambil susun piring atau sendok, mba. Huehehe, saya rajin, kaaan? πŸ˜‚

      Thank you so much mba Dea ucapannya, mwaaah πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
  9. Ommmaaaa.... appaaaa... semoga ga terlalu kesepian disana yaaaa... kudoakan semoga menantu perempuan yang baik dan teramat cantik itu bisaa segera kesana dan berkumpul lagi..

    daebakk! kak Eno jago masak juga...

    btw soal pertanyaan closingnya, kayaknya kak Eno mending tetep maksain bantu masak, ya setidaknya ngiris-ngiris bawang aja gitu.. biar makin sayang ommaa-nya

    hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiiiin, semoga soon bisa ke sana 😍

      Bisa dong, tapi nggak sejago mba saya, jadi masakan basic saja bisanya. Survival food hahahaha πŸ˜‚ By the way, saya pernah coba bantu potong bawang putih tapi sama Omma disuruh sudahan, mungkin parno lihat cara potong saya πŸ™ˆ Padahal saya merasa bisa lho potong bawang meski lambat, nggak bisa cepat-cepat 😁

      Delete
  10. Saya ampe ngakak-ngakak ngebayangin Mbak nya panik dan Mba Eno yang jejeritan, berasa masaknya dimeriahkan oleh seorang cheerleader yah hahaha...

    Oooh.. saya kira Chuseok yang waktunya bareng sama Imlek, ternyata beda toh Mba πŸ˜‚πŸ˜

    Saya jadi inget waktu jaman penganten baru, karena ngerasa dari kecil suka bantu Ortu masak di dapur, dengan congkaknya bilang ke Mertua kalo di rumah Ortu sering bantu masak. Sekalinya disuruh masak nasi di rice cooker, eh ternyata nasinya keras hahaha... (karena udah terbiasa masak nasinya ditanak atau dikukus diatas kompor) πŸ˜‚

    Trus yang paling ngedown, waktu disuruh goreng ikan, tiap hari ada aja tangan yang melepuh karena kecipratan minyak dan hampir tiap hari nanyain obat luka bakar ke mertua hahaha, padahal di rumah Ortu gak pernah masak sampe kecipratan seperti itu.

    Karena udah mulai memalukan πŸ˜‚ Lama-lama akhirnya mikir, merenung, mikir, merenung. Akhirnya saya ingat, terakhir saya masak itu sebelum kuliah, jadi udah sekitar 7 sampai 8 tahun saya gak pernah bantu masak lagi, pantesan udah gak reflek lagi sama trik menghindari cipratan hahaha... padahal saya ngerasanya blum lama ternyata udah bertahun tahun aja. πŸ˜‚πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, masak ikan tuh suka buat heboh mba 🀣

      Beda mba Rini, yang barengan Imlek disebutnya Seollal ~ kalau Chuseok biasanya di awal musim gugur, jadi kisaran September - Oktober gitchu 😁

      Wahaha mba Rini, untung mertua mba Rini mengerti yaaa, yang penting kan mba Rini mau coba meski gagal beberapa kali hohohoho. Memang kadang untuk beberapa skill, kita merasa kita ini jago based on pengalaman masa lampau, kayak saya yang merasa bisa gambar padahal terakhir gambar jaman sekolah πŸ˜‚ Wk.

      Delete
  11. ini nih Omma idaman para menantu hehehe
    ternyata di korea sana ada gorengan macam bakwan begini ya, ehmmmmm sama juga kayak orang Indo cemilannya ya :D
    hahaha aku kalau goreng ikan, bisa berjarak 1 meter lebih dari kompor. Kalau mentok kudu goreng sendiri, setelah ikan dicemplungin ke wajan, langsung ditutup wajannya.

    kalau aku jadi mba Eno, kayaknya nggak bakalan paksa Omma, takutnya malah mungkin dia terganggu waktu kita bantuin masak.
    kayak memes aku mbak, kalau aku ribet aja di dapur, malah disuruh minggir aja, yaudin aku ga bantu hahaaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mba, tapi bentukannya lebih mirip pancake 🀣 Kalau materialnya sih dilihat-lihat nggak jauh beda sama material bakwan, mungkin beda satu dua bahan hahahaha. By the way, goreng ikan memang susah susah gampang ya, mba πŸ™ˆ

      Nah iya, kayaknya Omma akan tambah kesal kalau saya memaksa. Dikira nggak menurut omongan Omma jatuhnya. Wk. Jadi biasanya saya bantunya bagian kalau sudah selesai, seperti vacuum ruangan, wih suka banget saya 🀣

      Delete
    2. Nge vacum ini kerjaan nyantai ya mba, aku juga mau kalau ngevacum pake alat yang bisa jalan sendiri itu mbak ��
      Kebanyakan nonton yutub wkwkwkwk
      Tinggal klik klik, muter muter dah tuh alat

      Ditinggal nge-tea time cantik, ehh tau tau udah bersih ��

      Delete
    3. Robot Vacuum mba yang bisa jalan sendiri, asik pakai itu, terima beres 🀣

      Ssaya pun senang memakainya especially saat malas atau lelah. Cuma kalau di rumah Omma prefer yang ada gagang, biar badan ikutan gerak sekalian πŸ˜†

      Delete
  12. Mba Eno, aku baru kemarin banget lhoo kecipratan minyak, padahal cuma goreng roti wkwkwk heboh banget masukinnya sampai nyiprat πŸ˜‚πŸ˜‚

    Mba Eno beruntung sekali punya ibu mertua yang sangat perhatian dan baik. Pasti sedih ga bisa merayakan Seollal bersama-sama secara langsung yaa? But thanks to technology, untung corona ini muncul di jaman teknologi udah canggih, jadi bisa ketemu lewat video call. Yaa walaupun itu enggak bisa menyamai dengan ketemu langsung sih tentunya 😒

    Pajeon itu sama kayak pancake ala Korea yang isinya sayur gitu ga sih Mba Eno? Aduh aku lupa namanya, tapi pernah makan di salah satu resto Korea dan ada menu itu, pas nanya ke waiternya katanya itu sejenis pancake. Bentuknya sih mirip Pajeon yang difoto Mba Eno, hanya lebih besar πŸ˜†

    Btw karena belum pernah ada pengalaman sama ibu mertua, aku ambil contoh ibuku sendiri yang kalau di dapur tuh berasa yang punya dapur banget hahaha. Ibuku itu suka ngedumel kalau anak gadisnya di rumah tapi ga bantu-bantu di dapur, tapi kalau anak gadisnya bantu-bantu dan ga sesuai harapannya, ngedumel jugaaa wkwkwk jadi lebih baik aku tidak membantu pas proses masak, bantuin cuci piring aja nanti πŸ˜‚πŸ˜‚ Jadi mikir kasihan nanti istrinya adikku pasti bingung kalau harus berurusan bareng ibuku di dapur πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah, luka nggak mba tangannyaaa? 😱

      Iya mba saya beruntung hihihi, dan sangat bersyukur ada teknologi seperti sekarang. Jadi bisa dengan mudah berinteraksi dengan keluarga yang jauh di manapun berada 😁 Semoga tahun depan keadaan dunia sudah membaik, mba πŸ™ˆ

      Sama dengan pancake mba, hanya saja isinya sayuran dan kadang ada yang isi seafood endeblabla. Nah, untuk rasa menurut saya mirip bakwan 🀣

      Ssssttt, saya bisa relate sama Ibunya mba Eya, memang wanita itu susah dimengerti yaaa *ngomong sambil lihat cermin* hahahaha. Even saya yang nggak jago masak pun kadang merasa demikian ketika si kesayangan nggak bantu, saya panggil panggil, namun giliran dia bantu, saya mengoceh karena nggak pas sesuai takaran πŸ˜‚

      Semoga istri adiknya mba Eya bisa survive menghadapi Ibu mba 😁

      Delete
  13. Aigoooo, baiknyaaa πŸ˜† Pasti seneng ya mba dipuji mertua. Tak ikut kedapur pun tak apa lah, yg penting mertua sayang πŸ˜†πŸ˜†

    Jd Seollal itu sama kaya Imlek ya mba?dan memang jd ajang berkumpul keluarga besar yaaa.. semoga thn depan bs ngumpul bareng mertua ya Mba, sambil makan Pajeon bikinan Mba eno.hehehe..
    Btw aku penasaran Mba, Omma udah pernh ke Indonesia blm ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, iya mba, senang kalau disayang 🀣 Mungkin saya memang bukan master di dapur, jadi saya bagian temani mengobrol saja sama bantu lainnya.

      Iyes mba Thessa, sama kayak Imlek, dan jadi ajang kumpul keluarga. Amin amin semoga tahun depan keadaan sudah membaik semua, mbaaaa πŸ˜πŸ’•

      Omma sudah pernah ke Indonesia mba, sebenarnya ingin ajak Omma stay di Indonesia dalam waktu lama (biasa datang hanya sebentar). Wk. Tapi berhubung Omma kerja, jadi mungkin beberapa tahun lagi baru kesampaian 😁

      Delete
  14. Nge bayangin kak eno pas lagi masak ikan pake teriak-teriak, pasti ngakak banget. HAHAHA. Tapi sebenarnya enakan kalau ommanya kak eno masak sedangkan kak eno gak ikutan, hayoo ngaku. heheh.

    Eh, btw selamat tahun baru buat kesayangan kak eno dan keluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayanya panik mas, mungkin sekitar saya yang ngakak 🀣 Wk.

      Iya sebenarnya lebih enak saya nggak ikutan, biar nggak buat Omma ribet takutnya saya nggak bantu, justru tambah pekerjaan Omma hahahaha πŸ™ˆ

      Thank you mas Ananda ucapannya πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
  15. Halo kak Eno, senang bertemu kembali wkwkw 😝😝😝

    Oh iya itu angpao sama kayak THR ternyata bukan untuk orang dewasa ya kak, hanya untuk children saja. Kirain umum πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mas Andy, apa kabar? 😁

      Biasanya yang dewasa dan sudah kerja nggak dapat, kalau dewasa namun masih sekolah, tetap dapat πŸ˜‚ Nggak tau kultur di keluarga lain bagaimana πŸ˜†

      Delete
  16. Wkwkwkk..kocak. gatau mau komentar yang bagian mana. Tapi semuanya lucu. Termasuk yang cantik sekali 🀣

    Dunia perangpaoan memang selalu menarik. Terutama bagi anak-anak. Kalau pas lebaran, anak kecil sering pamer duit angpao mereka. "Om, duitku banyak" hahahhaha

    Semoga tahun depan bisa merayakan bersama mbak eno 😊😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok lucuuuk sih, kan betulan cantik sekaliiii 🀣 Wk.

      Iyaaa, angpao itu yang paling dinantikan anak-anak meski endingnya masuk ke kantong orang tua hahaha. Mana dulu kecil, saya nggak paham uang pula πŸ˜‚

      Amiiin mas, thank you doanya 😍

      Delete
  17. Huhu semoga tahun depan kondisi bisa lebih baik dan bisa beraktivitas normal lagi ya Kak Eno. Kalau jadi Kak Eno aku kayaknya nggak akan maksa buat masak deh, mending cuci piring aja. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin, mba Endah πŸ˜†

      Bantu-bantu yang lain yaaaa, kalau saya biasanya vacuum ruangan, saya suka banget pegang vacuum hahaha, atau susun kulkas, duh ini happiness buat saya 🀣

      Delete
  18. Selamat tahun baru, Om Tante Omma Appa-nya Eno. Kalau saya jadi Eno, saya paksa bantu masak yang ringan-ringan saja misal potong daun bawang, atau aduk-aduk sayur, atau aduk-aduk adonan pajeon, atau ya buang sampah wakakakak. Saya sendiri gak pernah bantuin Ibu mertua masak karena doi gak pernah masak dan gak nuntut saya harus masak juga, selow bener...

    Btw Seollal ini deketan sama imlek, apa hitungan kalendernya sama yah. Cina Korea mungkin lebih dekat dari yang kita tau. Jadi penasaran...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamsahabnida, Justin Eonni πŸ₯³

      Hahahaha, aduuuh saya paling malas buang sampah di Korea sebenarnya πŸ˜‚ Better saya disuruh vacuum seluruh ruangan daripada buang sampah, mba ~ Wk. Thankfully, saya pun nggak dituntut harus masak ini itunya πŸ™ˆ

      Seollal memang diambil dari Lunar Calendar jadi sama kayak Imlek, mba 😁

      Delete
  19. Hiahahaha Kak Eno nggak sekalian pakai tutup panci sebagai tameng saat menggoreng ikan? Biar mirip kayak yang di meme gitu :p
    Kemarin-marin aku sempat ingin tanya ke Kakak apakah orang Korea juga merayakan sejenis Chinese New Year, dan terjawab sudah lewat tulisan ini. Bahkan sama-sama bagi angpao juga yaaa. Apakah bentuk angpaonya sama seperti angpao pada umumnya?
    Mau dong dimasakin Pajeon oleh Kak Eno :p
    Anyway, aku ngakak sama bagian penutupnya. Kalau kata Rahul, terjemahannya off-side! HAHAHA

    Happy Seollal untuk Kak Eno dan Kesayangan! Angpaonya boleh ditransfer aja hiyaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum sampai tahap itu Li, tapi pernah kok cuma nggak kelihatan Omma 🀣

      Iya Lia, orang Korea merayakan sejenis CNY karena mereka masih pakai lunar calendar ugha, tapi namanya Seollal atau Seolnal, dan sama-sama dapat angpao hohoho kalau ini sepertinya semua perayaan pasti dapat, kaaan? 😍 Wk.

      Ayooooo sini nanti kakak kasih Pajeon, tapi masak Pajeon tuh gampang, in general makanan Korea termasuk gampang dimasak πŸ˜† hehe. Happy CNY Lia, angpaonya hari Senin yaaa, sudah kakak plans dari kemarin no worries 😜

      Delete
    2. 🀣🀣 better jangan kelihatan omma karena takut omma jadi makin khawatir 🀣🀣

      Iya yaa, kalau dipikir-pikir berarti setiap perayaan tahun baru gitu semua bagi Angpao ya πŸ™ˆ. Bahkan lebaran juga begitu kan~ hahahaha

      Pajeon paling enak dengan isian apa menurut Kak Enooo?
      Hiyaaaa! Atuh angpaonya becanda πŸ˜‚πŸ˜‚ jangan ditransfer beneran, nanti mental balik ke rekening Kakak 🀣🀣

      Delete
    3. Kakak yang kawatir, takut nanti dibelikan helm, Li hahahahaha 🀣

      Betul, semua bagi angpao kayaknya, even lebaran dan christmas. Kalau waisak dan nyepi kakak kurang tau, bagi nggak, ya? Jadi penasaran πŸ™ˆ

      Jeon paling enak dengan isian pa (disebut Pajeon), jadi Pajeon itu salah satu -tipe Jeon Li, hahaha, ada Pajeon, Buchu Jeon (ini pakai Buchu / chives / daun kucai kalau di Indonesia namanya), terus ada pula Haemul Jeon (ini pakai seafood macam udang, cumi, endeblabla) 😁 By the way, Angpao nggak boleh ditolak keleees 🀣 Nanti mental balik kalau kakak sudah ada anak, baru minta Angpao ke tante Lia 😍

      Delete
    4. WKWKWK maaf aku ngakak Kak 🀣 nggak kebayang kalau benar dibelikan helm nanti saat goreng-goreng udah sepeerti mau tempur 🀣

      Kalau Christmas angpaonya bentuk kado ya 🀭. Oiyaaa! Tapi setahuku Waisak nggak kasih Angpao, kalau Nyepi kurang tahu, jadi penasaran ugaaa 🀭

      Walahhh, kalau begitu aku salah sangka, ternyata Pa itu isian Jeon makanya disebut Pajeon 🀣. Terima kasih insightnya Kak Eno 😁
      Hiya hiyaaa nanti baru bisa kasih ke anak Kakak kelak kalau aku udah menikah 😝

      Delete
    5. Makanyaaa, semoga saja nggak sampai dibelikan helm, ya 🀣

      Sepenglihatan kakak, Nyepi nggak kasih angpao, mungkin lebih ke makanan, mungkin yaaa. Hihihi, siapa tau ada teman merayakan Nyepi bisa komentar πŸ˜†

      Sama-sama Lia, iya Pa itu bahasa Korea yang artinya green onion 😁 By the way, itu pun Lia kasih angpao ke anaknya kakak tunggu anaknya adaaaa πŸ˜‚

      Delete
  20. Aaaamiiiiin, semoga tahun depan udh bisa yaa mba ;).

    Eh THN baru Korea berarti sama Ama THN baru China ya mba? Tapi selama ini aku familiernya Ama yg Imlek doang. Baru tau ada tahun baru korea ini setelah baca postinganku .

    Memang selalu sama Ama Imlek, ato hanya THN ini kebetulan bareng?

    Aku jujurnya kalo ada acara2 begitu, jg ga pernah masak mba :D. Dulu wkt mama mertua msh ada, beliau sih tau aku ga bisa masak samasekali :p. Dan lagian yg selalu masak pas ada acara itu itu asisten mama yg memang jago masaknya. Naaah tiap kali kesana, aku cuma bantu2 sebatas susun makanannya di meja :D. Ato icipin udah pas blm rasanya hihihihi. Ga ush maksain masaklah. Tau diri Ama skil hahahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin mba Fanny πŸ˜†

      Iya mba sama kayak CNY, hehehe, setiap tahun sama karena mereka pakai lunar calendar (chinese) jadi barengan, cuma kalau di Korea sebutannya Seollal 😁

      Ahiahahahaha, suka sama kalimat terakhir mba Fanny, saya banget soalnya. Cukup tau diri sama skill, alhasil nggak mau memaksakan. Mungkin Omma kawatir makanan jadi nggak enak 🀣 Jadi better bantu yang lain sajaaaaa ~

      Delete
  21. OMG lama tidak mampir ke dunia blog, mampir kesini uda banyak banget tulisan yang terlewaaat. Duuhhh berasa ga update deehh..

    Aku merasakan jugaa mba imlek kemarin. Aku masih ada nenek dari papa dan mama. Karena sih Koko baru sembuh dan kami masih suka ke kantor, jadi agak worry kalau harus ke rumah nenek. Alhasil kemarin cuma video call. Mereka nanya datang atau tidak dan saat aku bilang ga dateng, keliatan kaya sedih gitu 😭 Karena sejak pandemi emang udah jarang banget kumpul cucu-cucu di rumah nenek. Kami pun takut bawa virus untuk mereka. Mereka sih mengerti tapi tentu ada rasa sedih karena ga bisa kumpul.

    Sama saudara-saudara lain pun ga kumpul juga jadi cuma video call aja. Berasa imlek taun ini beda bangeeet. Kaya kurang komplit kalau ga mampir ke rumah saudara. Cuma demi kebaikan bersama jadi mending di rumah aja. Akhirnya kemarin aku dan koko mampir ke rumah orangtuaku dan orangtua koko. Udah ga kemana-mana lagi. Sampai rumah mereka juga semprot badan dulu pake air dettol. Di dalam rumah ngobrol juga semua pada pake masker. Semoga cepat selesai pandemi ini, jadi bisa kumpul keluarga lagi.

    Btw, kalau aku jadi Mba Eno mungkin bertanya apa yang bisa bantu walaupun ringan. Seperti motong-motong bahan. Kadang aku pun ngalamin kaya Mba Eno. Mama nya Si Koko suka buat pempek sendiri. Kadang mau bantuin tapi aku kan juga ga bisa buat pempek hhha. Trus dia juga tau aku ga bisa masak, jadi dia suka bilang uda istirahat aja sana main sama anak-anak. Kebetulan mama nya koko tinggal sama cici nya, jadi ada keponakan aku di rumah itu. Mungkin dalam hati mamanya, daripada adonan gw ancur, lebih baik gw bikin sendiri 🀣 karena dia pun bikin sendiri ga mau di bantu ART. Jadi demi kebaikan bersama paling kami menunggu hasilnya saja 😜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Devina, long time no see 😁 *padahal ketemu di email*

      Sedih ya mba, padahal ingin sekali kumpul keluarga tapi nggak bisa. However, kita beruntung hidup di era digital, jadi bisa dipermudah dengan adanya video call. Nggak kebayang kalau nggak bisa video call, sedihnya bisa lima kali lipat 🀧

      Amiiin amiiin, thankfully mba Devina masih bisa kumpul dengan orang tua. Semoga mba Devina, Koko, dan orang tua serta keluarga besar mba Devina selalu diberikan rizki sehat yaaa, dijauhkan dari segala macam penyakit especially Corona. Huhuhu. Nggak sabar menunggu Corona lenyap dari dunia. Entah kapan bisa πŸ™„

      Hahahahaha saya ketawa ngakak baca bagian, "Daripada adonan gue ancur, lebih baik gue buat sendiri." 🀣🀣🀣 Mungkin itu yang dirasakan Omma saya mba, kawatir masakannya jadi berantakan. Daripada gambling, kaaan πŸ˜† Jadi better kita lakukan yang lain, seperti mba main sama anak-anak, itu sudah membantu sepertinya 😍

      Delete
  22. Happy Seollal, Mba!
    Wah iya jadi inget film Kim Ji Young 1982 ya kalo ngomonbin Chuseok.

    Duh dari dulu pengen banget ngerasain perayaan kaya gini di Korea, tapi apa daya Karena pandemi jadi belum bisa kemana ya mba..

    Salam kenal mba, dari your silent reader hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much, mba Dina πŸ₯³

      Iya, biasanya kalau bahas Chuseok, langsung pada ingat ke Kim Ji Young πŸ˜† hehehehe. Betul mba, tahun ini nggak bisa merayakan di Korea, jadi by call saja yang penting sampai doanya ke orang tua 😁 Salam kenal juga mba Dina 😍

      Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya πŸ˜‰πŸ’•

      Delete
  23. μƒˆν•΄ 볡 많이 λ°›μœΌμ„Έμš” eomma, appa, Mbak Eno dan kesayangan.
    Kalau lihat di drama atau variety show emang riweuh bener ya masak-masaknya, Mbak. Goreng-goreng belum yang kecil-kecilnya, kalau imlek kan masak gede-gede jadi ga seriweuh seollal rasanya. :D
    Kalau saya dari dulu sering bantuin mama di dapur meskipun sering diusir kalau gak dikomenin potongnya kegedean, miring, ga simetris..wkwkwkwkwkw
    Udah sering bantuin harusnya makin jago ya, ini mah ga ada perkembangan.hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you ucapannya, mba Wulan 😁

      Iya mba, semisal keluarganya besar, mungkin akan riweh masak-masak πŸ˜† Thankfully keluarga si kesayangan kecil, jadi masaknya nggak banyak ~ dan betul banget, banyak menu gorengan kecil-kecil yang take our time hehehe 😍

      By the way, mba Wulan seperti saya, karena saya nggak ada perkembangan hahahaha padahal dibilang sering masak di Korea yaaa lumayan sering, tapi begitu-begitu saja skill-nya dengan menu andalan yang mudah dibuat πŸ€ͺ

      *puk-puk diri kita* πŸ˜‚

      Delete
    2. Iya kan, Mbak gorengannya kecil-kecil banyak lagi ya. Abis goreng-goreng langsung encok itu.:D

      Hahahaha, tapi jangan salah Mbak Eno. Kita sebenarnya berkembang, hanya dikeahlian yang berbeda, yaitu makan. Kalau makan mah skill kita udah pro ya. wkwkwkwk

      Delete
    3. Terlalu banyaknya, sampai gorengnya tuh di lantai biar nggak cape berdiri mba, tapi ended up bisa menyebabkan encok kata Omma hahahahaha, tapi itupun Omma cerita pengalamannya dulu, kalau sekarang sudah jarang masak banyak 😁

      Nah bisa jadi tuh mba, hahahaha, yang penting makan 🀣

      Delete
  24. Ide yang baik juga tuh, untuk saling silang antara pasangan kasi ke mertua. Saya mau tiru aaah, ini pelajaran berharga jangan disia-siakan. Biar masing-masing mertua saya mantunya, ya kan... Kalau orang tua sayang anaknya sendiri ya itu udah jelas, tapi terus memupuk rasa sayang antara menantu dan mertua itu yang patut diupayakan seperti cara mbak.

    Selamat Tahun Baru Korea, bagi icip sedikit dong Pajeon buatan mbak, saya suka kok sama bakwan dan bala-bala lainnya. Itu selera saya, kalau dibikin pakai bahan salad pasti enak, nih.. lebih segar, banyak campuran sayurnya.

    Nggak usah dipaksa, mbak Ommanya. Tetap awarkan saja, "kapanpun perlu bantuan saya untuk diajak memasak bersama panggil lah saja, dan dengan segenap hati saya akan berusaha membantu semampu saya, Omma..." :D :) :) ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, kata Ibu saya begitu, hehehe, saya pun tertarik untuk menerapkannya. Karena dengan begitu hubungan kita dan mertua pun jadi lebih terikat 😍 Dan seperti yang mba Intan bilang, memupuk rasa sayang patut diupayakan πŸ˜†

      Terima kasih ucapannya mba Intaaaan πŸ₯³πŸŽ‰ Iya mba, Jeon dengan bahan salad rasanya nggak kalah enak compare to material lainnya. Tapi mungkin namanya bukan Pajeon lagi, hahahaha, berubah jadi Salad Jeon sepertinya 🀣

      Siap mba, saya nggak pernah memaksa orangnya. Wk. Kalau Omma bilang, nggak usah bantu, ya saya nggak bantu, duduk-duduk saja lihat Omma masak atau mengobrol sambil makan yang sudah ada di meja sama si kesayangan πŸ˜†

      Delete