Random Photos | CREAMENO

Pages

Random Photos

Teman-teman ada yang hobi foto random kayak gue, nggak? ๐Ÿ˜† Hehehe. Entah kenapa, gue punya rasa ketertarikan untuk foto random pemandangan di sekitar gue -- meski sekedar foto bangunan, kerumunaaaan, atau bahkan mobil yang sedang lewat. Wk. Si kesayangan sampai heran setiap kali scrolling galeri foto gue, isinya banyak yang nggak jelas kata dia ๐Ÿคฃ By the way, foto-foto di bawah ini gue ambil ketika gue yalan-yalan ke suatu tempat yang nggak begitu jauh dari Seongsan ๐Ÿ˜







Gue dan si kesayangan hobi main ke sanaaaa, salah satu alasannya karena ada penjual ice cream Jeruk khas Jeju yang gue sukaak ๐Ÿคช Eniho, pada post kali ini gue nggak mau cerita banyak, hanya ingin share beberapa foto random yang sempat gue capture di sana. Coba kasih tau gue, foto fave teman-teman yang mana? ๐Ÿ˜ Ohya, teman-teman thank you untuk masukan di posts sebelumnya. Sekarang kolom komentar di dua posts itu sudah gue tutup, so, kita move on, ya ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

72 comments:

  1. Huuu suka semuaaaa! Tapi fav-ku nomor 2 dan 4 soalnya bersih nggak ada orangnya jadi bagus kalau dijadikan wallpaper hp ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ
    Btw, Kak Eno kapan-kapan boleh kali share cara edit fotonya ๐Ÿ˜† pakai filter apa aja gitu, soalnya aku suka bingit sama tonenya wkwkwk telimikiciw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, susah banget cari foto yang nggak ada orang kalau di tempat umum, nggak mungkin menunggu sampai sepi, tapi memang foto clean paling oke buat jadi wallpaper, yaaa. By the way, foto nomor dua ada orangnya, Li ๐Ÿคฃ

      Kakak edit foto pakai aplikasi Snapseed, Lightroom sama VSCO-X Liaaa, utak atik di sana dari mulai contrast, shadow, highlight, warmth, etc., sampai ketemu tone yang paling kakak sukaaaa ๐Ÿ˜† Coba deh download aplikasinya, seru ๐Ÿ˜

      Delete
    2. aku juga sama, suka semuanya
      hahaha aku termasuk orang yang sering foto gak jelas juga mbak, apalagi kalau ke tempat baru, liat apa yang ga begitu penting, pokoknya ambil dulu fotonya, siapa tau nanti berguna hahaha
      moment yang ditemui dan menurut mata bagus, langsung keluarin kamera, jepret
      malah mungkin lebih banyak foto ga jelasnya daripada foto diri sendiri :D

      Delete
    3. Saya bingits tuh mba, foto dulu, siapa tau berguna ๐Ÿคฃ TOSS! Nanti giliran buka galeri, bingung sendiri ada banyak foto nggak jelas yang kita ambil ternyata ๐Ÿคช

      Delete
  2. Sepertinya aku juga suka (dalam hati) untuk mem-foto random tapi anehnya aku tak pernah melakukannya, tak pernah mem-foto apapun ๐Ÿคฆ‍♂️ ๐Ÿคฃ

    Tapi kalau boleh saran jangan ambil foto orang tanpa izin, beberapa hari lalu ada video di fb, orang mengamuk ketika direkam ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    Untuk gambar diatas saya suka semuanya, ada indah2nya, gedung rapi, langit, aspal mulus dan untuk favorit mgkn itu yg cewe berdiri sendirian dipinggir jalan, mungkin dia menunggu taxi ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, itu nggak aneh kok, suka bukan berarti harus dilakukan ๐Ÿ˜ Meski ketika dilakukan akan jauh lebih menyenangkan. Eniho, terima kasih sarannya, hanya saja setau saya, untuk foto di area publik, kita nggak mungkin ijin satu persatu pada setiap orang yang ada. Lagipula fokus fotonya bukan ke orang melainkan ke area sekitar ๐Ÿ˜‰

      Mungkin yang di FB itu mengamuk karena yang rekam niatnya mau rekam orang tersebut. Itu akan lain cerita, bisa jadi tujuannya untuk hal nggak baik ๐Ÿ˜† CMIIW ya, saya tau hal ini dari informasi public photography yang pernah saya baca, hihihihi jika salah, bisa koreksi dan infokan saya benarnya bagaimana ๐Ÿ˜

      Thank you mas Jaey apresiasinyaaaaa ๐Ÿฅณ๐ŸŽ‰

      Delete
    2. aku pernah ikutan street photography gitu kak eno, lead kami sih sblm foto human akan minta ijin dlu kaya permisi ya saya foto kamu boleh ga? gituu ahahah
      terus kalo dia mengiyakan, kami tinggal ikutan nimbrung buat fotoo ๐Ÿ˜†

      Delete
    3. Berarti yang ditanya itu dijadikan modelnya, mba? Kalau niatnya foto pemandangan, terus pas kebetulan ada orang di sana, itu bagaimana? ๐Ÿ˜

      Thank you infonya, mba Frisca ~ ๐Ÿ˜†๐Ÿ’•

      Delete
    4. Iya yang ditanya dijadikan modelnya. Contoh ada pedagang duren lagi benerin dagangannya, ntr akan diajak ngobrol dlu sambil minta ijin buat foto. Kalo mengiyakan, ya difoto. Kalo engga ya permisi hahaha


      Kalo lagi di tempat wisata gitu kayanya ga apa-apa kali ya... Aku kurang tau juga sih kak karena bukan fotografer pro hihihi

      Delete
    5. Aha, kalau pure dijadikan model memang seharusnya minta ijin yaaa, hehehe, apalagi model street photography club yang mana photographernya bejibun ๐Ÿ˜

      Sama mba, saya pun bukan fotografer pro, makanya masih buta ๐Ÿ™ˆ Wk.

      Delete
  3. aku termasuk suka motret berbagai hal. jadi ingat ada satu rubrik foto si blog yang belum ke-update lagi. la gimana, sejak pandemi jadi jarang ke mana-mana juga.. ๐Ÿ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. I know rite, sejak pandemi jadi jarang ke mana-mana ๐Ÿคฃ Semoga soon rubrik foto di blog mas Zam bisa kembali update dengan foto-foto keren lainnya ๐Ÿ˜

      Delete
  4. Mba Eno kalau jeruk Hillabong itu musiman nggk sih tumbuhnya kaya Mangga? Apa dia gampang buat ditemuin di segala musim...?๐Ÿค”

    Saya suka foto pertama (salfok sama pasangan rok biru) sekilas mereka kaya lagi bercanda ketawa2 gitu...๐Ÿคฃ

    Sama foto kelima.. seneng aja ngeliat dua anak kecil yg lagi candid dengan muka polos anak2.. mwehehehe ๐Ÿ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya sepanjang tahun ada, mas ๐Ÿคฃ Tapi saya kurang tau ada musimnya atau nggak, sebab mau summer, spring, autumn atau winter, selalu ada ๐Ÿ˜

      By the way, iya, couple itu kelihatan sedang bercanda ๐Ÿ˜ hehehe. Saya nggak perhatikan, pas kebetulan ada mereka dalam foto saya ๐Ÿ™ˆ Cute bingits ~ Eniho, saya pun suka dengan wajah polos anak-anak di foto atas yang terlihat sedang menunggu orang tuanya, saat temukan foto ini di galeri saya, entah kenapa saya merasa warm ๐Ÿ˜

      Delete
  5. Karena gambarnya jelas dan bukan daerah yang biasanya saya lihat maka bagi saya fotonya nggak random mbk, malah bagus๐Ÿ˜ semacam potret kehidupan manusia sehari-hari gitu. Kalau saya jarang motret sih, seringnya selfi tapi pas liburan aja, atau suka banget foto pemandangan langit yang bagi saya nggak biasa gitu๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih point of view-nya mba Astria, menarik ๐Ÿ˜† Ngomong-ngomong, foto langit juga bagus mba, saya pun suka foto langit, apalagi saat cerah ๐Ÿ˜

      Delete

  6. Mbak Eno, ajarin tari ya??cara edit foto agar hasil akhirnya sempurna tidak blur gitu . Terus berbicara tentang foto diatas tari suka foto no 4 & ke 5, terus di nomer 04 itu ada tulisan koreanya artinya apa ya mbak Eno ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ingin fotonya nggak blur, bukan dengan di-edit mba, namun saat ambil fotonya usahakan jangan goyang atau pakai auto focus ๐Ÿ˜ Itu pengalaman saya, tapi mungkin akan berbeda dengan teknik profesional di luar sana ๐Ÿ™ˆ

      Tulisan Koreanya punya arti JEJU COKELAT ๐Ÿ˜‰

      Delete
  7. Saya suka yang nomer 1, 2, 4 , sama 5 Mba, karena saya juga kadang moto orang dan menangkap objek dari sudut view seperti itu ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜. Khusus yang nomer 4 itu (bener-bener mengusik naluri)๐Ÿ˜…, pengeeen banget bentuk rumahnya itu saya edit biar bentuknya satu garis lurus sama garis kuning yang diatas aspal ituh hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha, nomor 4 bagaimana caranya edit agar garis lurus mba, saya nggak bisa itu soalnya jalanannya memang miring, jadi begitu bentuknya ๐Ÿ˜†

      Agak ganggu mata memang ๐Ÿคฃ

      Delete
    2. Sepertinya, emang bangunannya yang miring itu Mba, kalo di bilang distorsi karena moto pake hape agak meragukan, soalnya tiang putih dibelakang banner sebelah kiri itu tegak lurus ๐Ÿ˜‚ dan posisi jalanannya juga udah propotional sama dinding bangunan sebelah kanan yang gak miring-miring amat, dibanding sama dinding sebelah kiri.

      Kalo pengen di edit di snapseed, tinggal buka menu perspective mba terus pilih menu bebas, kalo pengen lebih detail bisa di photoshop, pilih menu filter terus klik liquify, setelah itu tinggal di otak atik aja ๐Ÿ˜

      Tapi kalo gak di edit gapapa Mba, ada nilai estetiknya juga, jadi keingetan menara Pisa soalnya ๐Ÿ˜‚

      Delete
    3. Wahahaha ternyata bangunannya memang miring, saya nggak perhatikan mba, soalnya di mata saya kelihatan lurus. Wk ๐Ÿคฃ By the way, saya selama ini kalau edit miring cuma pakai crop di Lightroom itu mba terus geser kanan kiri, nggak tau soal liquify ๐Ÿ™ˆ So, thank you so much infonya mba Rini, nanti saya pelajari lagi ๐Ÿ˜

      Jangan-jangan Ajussi-nya terinspirasi menara Pisa, mba ๐Ÿ˜‚

      Delete
  8. Kemungkinan galerinya mbak eno gada foto selfie sambil pegang hp...hahahaa..kita sealiran mbak ๐Ÿคฃ

    Kemarin pas jalan liat awan mendung dan awan cerah, langsung ambil hape buat foto. Keliatan unik dengan segala kekontrasannya
    Pas hari jumat lalu juga disuguhi senja yang bagus. Masuk rumah, ambil hp, langsung cekrek. Dan itu senja yang paling bagus selama aku disini..hahahahha

    Fotonya bagus semua mbak eno. Tonenya adem..hehehee
    Tapi kalau suruh pilih salah satu. Aku pilih kelima. Foto dua anak. Karena aku suka foto yang ada interaksinya. Mungkin aja mereka sedang ngobrol tentang jajanan yang enak di salah toko yang ada di sana. Atau ngomongin mamanya yang kalau belanja mesti lama...hahahaa

    Aku berharapnya malah dibuka. Biar terjadi keributan yang menggelikan..wkwkkwkwk
    Duuh...disuruh move on :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jarang selca mas, kecuali pas diajak si kesayangan ๐Ÿคฃ Kalau foto candid ada, tapi di hape dia. Dia sering foto candid saya, buat koleksi katanya ๐Ÿคช Wk.

      Foto langit memang selalu menarik untuk ditangkap, mau itu mendung, cerah, senja, sunrise, semua cantik sesuai porsinya ๐Ÿ˜ Though tetap favorit saya ketika langit berwarna biru dengan sedikit awan ๐Ÿ™ˆ Eniho, terima kasih apresiasinya untuk foto-foto amatiran saya hohoho. Anak-anak itu sedang tunggu mamanya ๐Ÿ˜†

      Delete

  9. Suka juga ambil foto random.
    Dua buah foto dua terakhir saya suka..
    Cuma kalau saya ambil foto, yang nomor dua dari bawah akan saya pakai versi wide dan anglenya turun sedikit...

    Keseluruhan fotonya sudah bercerita banget kok. Nicely done

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca komen mba Phebie, saya jadi sadar kalau saya jarang foto dengan versi wide hahahaha, always portrait kayaknya ๐Ÿ™ˆ By the way, mba Phebie, sudah pernah bahas soal rules fotografi di ruang publik, kah? Saya mau baca hehehe ๐Ÿ˜†

      Apakah ketika kita foto di area publik, dan fokus kita ke pemandangan sekitar, meski pastinya banyak orang lalu lalang itu kita harus ijin satu persatu, mba? ๐Ÿ˜ Saya kurang banyak ilmu mengenai ini, namun setelah baca komentar mas Jaey di atas, jadi penasaran ingin tau lebih dalam perihal public photography ๐Ÿ˜†

      Thank you so much mba Phebie apresiasinyaaaa ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Delete
  10. Aku juga suka foto random, Mbaa. Sampai punya Josh pun aku suka fotoin dia secara candid soalnya lucukk. Cuma sekarang anaknya udah bisa minta foto sambil pose, katanya biar cakepan zzzz ๐Ÿ™„ wkwkw

    Eniwei, aku sukaaaa sama dua foto terakhir ❤️ yang satu itu kayak foto 2 anak nyari papa mamanya bukan sih? *ngarang bebas* dan yang satu lagi karena tone fotonya gemesss oranye-oranye gitu, pass banget sama suasana Jeju yang banyak hallabong ๐Ÿ˜

    Btw Mba Enoo, maafkeun aku nggak sempat diskusi bareng soal postingan sebelum ini. Baru mau komentar hari ini ehh udah ditutup ternyata ๐Ÿ˜† nanti aku japri aja yaa by email kapan-kapan hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Josh too cuteeee, hahaha, sudah paham pose rupanya, dan sudah tau pose mana yang membuat Josh terlihat jauh lebih tampan ๐Ÿ˜† Gumaaaaash ~

      Iya mba, anaknya lagi tunggu orang tuanya --- kayaknya hahaha. Nggak mungkin cuma mereka berdua di sana, pasti ada orang tuanya, cuma nggak tau orang tuanya di mana. Saya pun nggak sadar ada foto mereka ๐Ÿ˜‚ Wk. Eniho, untuk post sebelumnya nggak apa-apa mba Jane, lupakan saja, hihihi, terima kasih sudah baca, mba ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  11. tone-nya cakep banget mbak :< tiap foto yang dipost di sini selalu khas warnanya. ku mencoba bikin signature colors gitu di photoshop tapi gak pernah sreg. apa emang hasil lightroom vs photoshop bisa segitu bedanya ya? emang skillnya aja kurang ini mah ๐Ÿ˜‚

    aku paling suka foto terakhir. tone dan kontrasnya pas banget oranye-kuning-biru. dannnn es krim jeruk?? apakah rasanya manis? asam? asin? rame rasanya? (iklan nano-nano)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Megaaa, hihihi, saya nggak pakai photoshop saat editing foto jadi kurang tau seberapa bedanya ๐Ÿ˜† Tapi setau saya, tools-nya nggak jauh beda. Sama-sama ada shadow, highlight, brightness, etc., hehehehehe ๐Ÿ™ˆ

      Untuk es krim Jeruk Jeju rasanya manis dengan sedikit asam. Enaaak ๐Ÿ˜

      Delete
  12. Tadi sebetulnya mau komen di postingan sebelum ini, loh malah gak ada kolom komennya hihihi
    *dah mau komen itu aja (LOL)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, sudah ditutup kolom komentarnya ๐Ÿ˜

      Delete
  13. Entah kenapa buatku nggak terlihat random sih kak Eno๐Ÿ˜† mungkin karena filter yg dipake membuatnya terlihat seperti foto yg niat untuk diabadikan๐Ÿ˜ Kalau aku nggak terlalu suka foto random, jaraaang banget, karena kalau lg di tempat-tempat kayak gitu suka lupa buat foto hahaha. Mungkin kalau memang lg yalan-yalan untuk refreshing yg udah diniatin seperti komen di postingan yang Capture Moments, baru aku akan semangat ngambil foto atau video๐Ÿ˜‚

    By the way, foto favoritku ada di nomor 2,4,5,6 ehehe. Kusukaaakk๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha, ini pure random, tapi mungkin random yang diniatkan (?) ๐Ÿ˜‚

      Itu foto kayaknya kakak capture waktu lagi tunggu si kesayangan ambil mobil di parkiran. Wk. Makanya areanya tetap sama, cuma angle-nya beda-beda ๐Ÿ™ˆ

      Thank you Awl sudah sukaaaak ๐Ÿ˜

      Delete
  14. suka nomor 2 dan 4!!! ๐Ÿฅฐ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaayyyyy, thank you mba Frisca ๐Ÿ˜†

      Delete
    2. Sama-sama kak Eno ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

      Delete
  15. Aku juga kadang suka foto random karena iseng saja mbak Eno tapi kebanyakan foto pemandangan atau pohon sih.

    Di Jeju island banyak yang jualan ice cream rasa jeruk Jeju yak. Pasti enak rasanya ya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemandangan dan pohon memang paling kece untuk difoto ya mas Agus ehehehehe ~ Iyaaaa mas, di Jeju banyak yang jual ice cream jeruk dan rasanya enak ๐Ÿ˜

      Delete
  16. bagus banget foto-fotonya, kak. Keliatan bersih banget ya di sana. enak diliatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mas Dede, hihihi, betul, areanya bersih dan terawat ๐Ÿ˜

      Delete
  17. i don't know why you called it random karena buatku foto ini ada purposenya yaitu memperlihatkan keadaan tempat pas kak Eno jalan-jalan nyari eskrim jeruk, dan semua fotonya diambil di satu lokasi yang sama kan ya?

    dan bahkan aku bisa ngambil kesimpulan meskipun kak Eno ga bilang apa-apa soal fotonya, hmm... yaitu foto di korea (terlihat di tulisan-tulisan di bangunannya) dan lingkungannya yang bersih, ga ramai mobil pun pengunjung. a place that i want to visit.

    kalo menurutku, random itu kayak fotoku yg ga jelas lokasinya dimana dan kenapa ambil foto itu, kalo ga aku ceritain, ga akan ngeuh maksudnya apa
    atau foto satu motretin apartemen gede di hongkong, trus foto dua motretin batu di sungai di garut, hahaha... asli random banget, hubungannya apa ya gedung apartemen sama baru di sungai...

    dan aku suka semua foto kak Eno, apalagi kalo foto-fotonya diambil di tempat-tempat yg ga pernah aku lihat sebelumnya.

    gamsahabnida, noona Enoooo,
    you are just that lovely. ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹
    *diulang terus closing commentnya hahahaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Dy, di satu titik yang sama hehehe, cuma hadap kanan kiri depan belakang ๐Ÿคฃ Jadi itu saya sedang tunggu si kesayangan ambil mobil di parkiran setelah kami beli es krim jeruuuk ceritanya, alhasil saya standing di sana ๐Ÿ˜†

      Asiiiik, semoga Ady one day bisa ke Jeju Island, saya benar-benar mendoakan satu hal tersebut, semoga Ady dan Panda bisa berkunjung ke Jeju, penasaran akan seperti apa foto-foto keren Jeju dari kacamata Ady as Photoblogger ๐Ÿ˜

      Ceonmaneyo, dongsaenggg ๐Ÿคฃ My pleasure, Ady ~
      I know I am lovely, so do you hahahahaha ๐Ÿ˜œ

      Delete
  18. Kayaknya kak Eno pernah bilang ke saya, tapi saya lupa jadi saya tanya ulang. Kak Eno pake apa ngeditnya? VSCO? Terus presetnya bagi dong ๐Ÿ˜†

    Kalo disuruh pilih, saya lebih suka foto 4 dan 5. Foto 4 mengingatkan saya dengan film Parasite, foto 5 objeknya menarik, dua anak kecil yang sedang bercengkrama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai Snapseed, Lightroom sama VSCO-X mas Rahul, itu saja gonta-ganti ikuti mood dan foto apa yang mau di-edit hahahaha. Presetnya nggak ada, mas ๐Ÿคฃ

      Kok foto 4 ingatkan pada film Parasite? Bagian mananya? Jadi penasaran ๐Ÿ˜ Wk. Iya, anak kecilnya sedang tunggu ortunya (dugaan saya) hahahahaha ๐Ÿ™ˆ

      Delete
    2. Oh, saya mah kalo ngedit paling cuma ngatur rasio, brightness, dan beberapa hal basic. Mau ngoprek filter, ngga tau caranya. Ha ha ha.

      Film Parasite itu kan kesenjangan sosialnya kental banget. Kalo kak Eno perhatikan, dibeberapa scene, selalu ada frame yang menunjukkan antara dataran rendah-dataran tinggi atau sebaliknya. Waktu bedah film, saya baru engeh juga soal ini. Bong Joon-ho memang piawai nyempilin detil kecil macam ini. Makanya, saya suka foto 4 itu. Keren. Meski saya ngga tau itu juga disengaja atau tidak sengaja oleh kak Eno ๐Ÿ˜†

      Kayaknya memang lagi main aja. Saya jadi ingat anaknya Dong-baek dan temannya di drakor Camellia Blooms. Ha ha ha

      Delete
    3. Ya sama saya nggak jauh dari itu, sama color, effect dan detail, nah dari utak-atik itu bisa jadi filter hahahaha. Semua filter prosesnya sama soalnya ๐Ÿ˜†

      By the way, maksudnya dataran rendah dataran tinggi itu jalannya miring atau bagaimana? Hahaha, kalau miring itu dari sananya sudah miring. Tapi kalau yang rumah depan sama belakang beda, kayaknya memang beda dari sananya ๐Ÿคฃ Wk. Aduh saya nggak paham soal seluk beluk film mas, maafkaaaan ๐Ÿ™ˆ

      Main sambil tunggu ortu itu, nggak mungkin tanpa ortu ke sana ๐Ÿ˜‚

      Delete
    4. Kerennya, semua foto kayaknya punya color grading yang mirip ๐Ÿ˜ฎ

      Iya kak Eno, jalannya menanjak atau shot tangga. Kalo kak Eno perhatikan, film Parasite itu ngambil shot awal keluarga Kim itu selalu adegan nanjak atau ngambil shot dari atas. Pas mulai akhir, kayaknya pas bagian kelurga Kim pulang ke rumahnha pas hujan, mulai deh ngambil shot nurun tangga. Semacam representasi keluarga Kim itu mau berusaha naik kasta ๐Ÿ˜† Saya juga engehnya pas dengar obrolan soal ini. Aslinya mah sukanya karena menikmati aja

      Delete
    5. Biasanya kalau kita sudah punya tone yang pas ketika editing, kita bisa simpan tone kita mas Rahul, jadi nanti saat mau editing gampang, tinggal rapihkan ๐Ÿ˜

      Oalah, iya yaaa, kalau dipikir-pikir, ada perbedaan shotnya, tapi saya nggak perhatikan ๐Ÿคฃ Berarti obrolannya memang fokus ke behind the story dari film-nya yaaa, seru juga ada perkumpulan bedah film seperti itu, jadi tau meaning dari sebuah cerita yang mungkin sering kali kita as orang awam lewatkan ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  19. Aku mikirnya ini nggak random. Lebih ke street photography gitu nggak sih? Yah kalau disebut istilah emang rada-rada jadi mendingan bilang random aja, mudah, cepat, cus posting!

    Aku suka gitu juga, bawa kamera atau minimal handphone deh buat foto-foto. Dan kadang-kadang nyusahin diri sendiri karena barang bawaannya makin berat, soalnya nggak mau ketinggalan kalau ada momen bagus. Ntar dikoreksi dikit, abis itu punya foto kece, aaww aku suka gemes sendiri!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin mba, honestly saya nggak tau beda-bedanya sebab saya nggak terlalu banyak mempelajari dunia fotografi dan cari tau hal-hal di dalamnya ๐Ÿ˜†

      Seru yes? Karena kadang kita nggak tau ada apa di perjalanan, asik saja ketika ada yang menarik bisa langsung jepret ๐Ÿคฃ Well, menyusahkan diri sendiri selama itu membuat mba Pipit puas, why not kaaan? Jadi terbayar lelahnya ๐Ÿ˜

      Delete
  20. Iiih kita samaan nih, Mbak Eno. Saya juga sukak poto-poto random begini, hehe, walau kadang sambil sembunyi-sembunyi karena nggak sengaja ada orang lain di dalem fotonya.

    Bikin tutorial edit fotonya dong, Mbak Enooo (kalau nggak keberatan, hehe), naksir banget sama tone-nya, style saya banget ini! <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. foto random kadang saat dilihat ulang nggak jelek-jelek amat terus jadi bring back memories kita ya, mba ๐Ÿ˜† By the way, saya paling nggak jago buat tutorial, terus editan saya biasa bangettt, main di highlight, contrast, dan sejenis itu mba Ila ๐Ÿ™ˆ

      Pakai aplikasi Snapseed, Lightroom dan VSCO-X ๐Ÿ˜๐Ÿ’•

      Delete
  21. me tooooo ๐Ÿ˜† aku juga sering banget tuh Mbak En dapet predikat tukang foto ngga jelas. apalagi kalo lagi pergi aku pasti ngosongin memori hp dulu biar isa foto-foto sepuasnya. mostly yang aku foto juga bukan orang yang pergi sama aku hihi ๐Ÿ˜†

    aku suka foto yang terakhir sama yang ada anak kecil 2 Mbak Eno. sebenernya suka semua sih karena tone-nya gemooyyy. eh, tetiba kepikiran kan Mbak Eno sering main ke sana tuh. mungkin bisa take photo lagi setahun kemudian dengan angle yang sama *auto ditimpuk ngasih ide yang bikin memori tambah penuh nggak jelas ๐Ÿ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. I know rite, ada kesenangan tersendiri foto-foto random pemandangan di sekitar kita ~ tapi mba Dea niat bingits sampai kosongkan memori hape ๐Ÿ˜†

      Thank you untuk apresiasi dan idenya mba, tapi kayaknya kalau setahun lagi belum banyak perbedaan berarti di sana, kecuali pengunjung yang berubah ๐Ÿคฃ

      Delete
  22. Suka banget sama semuanya mbak Eno hehe foto-fotonya mengingatkanku tentang toko-toko di Asia timur.. unik banget bangunannya

    Foto tonenya juga bagus, mellow gitu seperti cuacanya jadi mendukung banget sama konsep foto-foto random ini ๐Ÿ˜Š

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Aqma sudah sukaaa, khas bingits yaa bangunannya ๐Ÿ˜ Dan iya mba, cuaca saat saya ke sana sedang gloomy, habis hujan sebelumnya ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  23. Aku suka foto keempat sama kelima, waktu ambil foto-fotonya itu emang lagi mendung kah Kak? Soalnya kayak gak ada bayangan gitu orang-orangnya wkwk. Apa karena filternya?

    Aku juga suka ambil foto-foto random gitu, malah kalau liburan kadang lupa foto diri sendiri saking asiknya ngambil foto-foto yang ada di sekitar. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Endah, habis hujan waktu foto itu, hehe, jadi a bit gloomy in a good way ๐Ÿ˜ Kebetulan sedang masuk musim gugur juga, jadi plus plus gloomy-nya ๐Ÿคฃ

      Sama dong kitaaa. Wk. Lebih sering ambil foto random instead of selca ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  24. Aku akuu hobi random motoin komik yang lagi dibaca ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Tapi sekarang banyakan baca komiknya digital jadinya udah jarang foto random deeh..

    Mba Eno fotonya semua cakep tapi aku paling favorit foto pertama dan terakhir.

    Foto pertama tuh walaupun orang-orang di dalam foto hanya tampak belakang, tapi kelihatan mereka excited jalan-jalan gituu..

    Kalau foto terakhir aku suka warna orange-kuning di tengah-tengah warna abu-abu jalanan dan langit. Segar liatnya ๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ala ala foto lagi buka buku gitu, mba? Hehehe, uniiiik ๐Ÿ˜†

      Thank you apresiasinya mba Eya, iya mereka excited mau yalan-yalan, ingin cepat sampai ke atas kayaknya ๐Ÿ™ˆ Well, warna oren kuning memang selalu berhasil menambah ceria suasana ya, though saat gloomy sekalipun di sana ๐Ÿ˜

      Delete
  25. Sukaaaaa dong foto random :p. Kdg sampe bingung, ini aku ambil di mana yaaaa hahahaha.

    Baru sadar setelah liat2 gallery.

    Aku suka semua foto di atas mba :D. Apalagi kalo udh berhubungan Ama toko2 ato penjual makanan dan minuman :D. Lgs deh ikutan pengen :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wadaw sampai lupa, hahahaha, kocak ugha mba Fanny ๐Ÿคฃ Eniho, terima kasih apresiasinya mba, memang seru foto-foto deretan toko dan penjual, yaaa ๐Ÿ˜

      Delete
  26. Aku suka yang terakhir, karena warnanya cerah ceria *love*

    Tos lah mbak eno, aku juga suka banget motoin yang gak bertopik gitu. Entahlah, rasanya bagus dan sayang kalau nggak diabadikan. Tapi kalau aku sukanya foto langit, awan, matahari. Lebih ke alam sekitar gitu. Herannya, meski dari titik yang sama, setiap harinya itu beda pemandangannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Me too, love it ๐Ÿ˜†๐Ÿ’• hihihi.

      Iya mba Kartika, kadang random hanya karena terlihat bagus dan sayang untuk diabadikan. Sungguh alasan yang klise namun benar adanya ๐Ÿคฃ Dan iya, itu pula yang membuat saya heran, foto pada area yang sama namun vibenya bisa beda ๐Ÿ˜ By the way, langit, matahari dan awan, selalu cantik untuk difoto ya, mba ๐Ÿฅณ

      Delete
  27. Aku suka semua fotonya, tapi tapi foto kedua dan terakhir memancing perhatianku sih.

    Wah aku jadi kebayang ice cream jeruk khas Jeju kayak apa kak Eno? Asem kah? Atau manis? Atau seger-seger asam manis?๐Ÿ˜
    Betewe, aku anaknya males foto dan gak suka di foto ๐Ÿ˜‚, kalo untuk motret aku cuman tertarik dengan tempat/objek yang aneh aja, yang khas gitu, yah entahlah tempat apa yang kumaksud wkwk. Jadi biasanya yang suk foto2 random malah kakakku, aku mau enak doang tinggal minta aja kalau ternyata foto kakakku itu anglenya bagus ๐Ÿ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya manis dengan sedikit sekali asam ๐Ÿ˜ Enaks, mba ~

      Berarti mba Reka tipe yang mendokumentasikan sesuatu dengan mata dan ingatan hihihi, itu juga bagus mba, apalagi ada kakaknya mba Reka yang jago foto, tinggal terima beres sama kakak jadinya. No ribet, bisa enjoy suasana ๐Ÿ˜†

      Delete
  28. Nggak random-random amat sih. Kurang lebih kayak di atas. Foto bangunan, suasana sekitar, indoor bangunan.
    Imho, deep down kamu menemukan objek fotomu, No. Hanya saja objekmu itu nggak bisa dipahami orang lain atau bahkan dirimu sendiri.

    Anw, aku suka foto 2 anak cowok itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohya? Hihihihi, bisa jadi mas, saya nggak begitu memperhatikan ๐Ÿ™ˆ Eniho, terima kasih sudah lihat-lihat foto jepretan random saya, mas Nugieeee ๐Ÿ˜

      Delete
  29. Suka foto yag ada dua anak kecil laki-laki lagi berdiri hampir di tengah jalan. Lagi ngobrolin apaan, ya? Itu jalanan emang khusus pejalan kaki atau gimana? Kok sepi kendaraan sekali.... :) Very nice

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mereka sepertinya lagi tunggu orang tuanya mba, mungkin sambil bisik-bisik, "Omma kita lama sekali, yaaa. Belanja apaan sih, penasaran." hahahahaha ๐Ÿคฃ

      Itu jalanan mobil mba, karena persis sampingnya ada parkiran mobil, by the way, foto diambil di tempat wisata Seongsan ๐Ÿ˜ Memang nggak begitu banyak kendaraan lalu lalang kecuali kendaraan pengunjung yang parkir di sana ๐Ÿ˜†

      Delete