RDPU | CREAMENO

Pages

RDPU

Kemarin mba Jane sempat tanya apa gue ada niat bahas Bibit Reksadana lagi, gue jawab kalau gue belum ada niat, dan gue jelaskan sedikit soal update baru yang ada 😆 Naah, ternyata update terbaru yang gue bagi via kolom komentar itu dibaca seorang teman yang kemudian kirim email untuk tanya lebih lanjut soal pengalaman mas-mba gue yang advisor arahkan untuk belajar Reksa Dana 😁 So, gue pikir-pikir nggak ada salahnya gue buat post terpisah, agar lebih leluasa cerita ðŸĪĢ

Enihoo, mas gue yang beberapa waktu lalu baru selesaikan dana darurat, kini sudah masuk edukasi Reksa Dana. however, untuk para mas mba, advisor gue menyarankan pakai Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) yang peningkatannya stabil dengan profil resiko moderate 😍 Menurut gue, profil resiko moderate cocok untuk pemula, karena nggak akan membuat jantung copoooot ketika lihat grafik jungkir balik seperti grafiknya Reksa Dana Saham hahahahaha 😂

RDPU sendiri di Indonesia peningkatannya cukup stabil, kisaran --- 6%-8% jadi gue rasa oke untuk para mas mba belajar menabung dengan melawan sedikit kenaikan inflasi dimasa depan. Serunya lagi, karena kenaikan RDPU ini stabil, alhasil hampir setiap hari angkanya bertambah meski hanya 0,01% hahahaha. Kenapa gue bilang seru, karena dengan stabilnya kenaikan angka day by day, itu membuat mas mba gue semangat untuk rutin menabung di Reksa Dana 😉

🐰🐰🐰

Sedikit cerita, mas gue masukkan uang ke RDPU akhir bulan Januari 2021 sebesar IDR 20.000.000 😁 Dan sekarang, tanggal 5 Februari 2021, kurang lebih seminggu sejak uang dimasukkan, setelah di-check, total uang mas gue pada Tabungan RDPU-nya sudah naik 0,11% jadi IDR 20.021.557 😆 Lumayan bingits kan bertambah IDR 21.000 ++, dan perkiraan kenaikan tabungan mas gue selama satu tahun (bila nggak diambil) berkisar IDR 21.600.000 (bertambah IDR 1.600.000 ++) 💕

Pilih yang Pasar Uang 😁

Grafik peningkatan yang stabil pertahunnya 😉

Dana tabungan setelah semingguan 😍

Kenapa advisor gue sarankan beberapa persen Dana Darurat mas gue masuk ke Reksa Dana agar uangnya nggak jadi uang pasif, melainkan uang aktif yang bisa menghasilkan uang kembali ~ selain itu, pencairan di Bibit Reksadana ---- as far as I remember, based on my experienced nggak memakan waktu lamaa, misal dicairkan Senin pagi, maka Selasa pagi uang sudah masuk rekening, jadi cukup liquid dan aman ketika ada sesuatu yang perlu dibayar mendadak 😂

🐰🐰🐰

By the way, enaknya pakai Bibit, kita bisa atur PORTOFOLIO kita dengan nama yang kita inginkan. Tinggal pilih menu Portofolio di bagian paling bawah aplikasi, kemudian klik 'Tambah Portofolio' 😁 Nanti akan muncul banyak pilihan, seperti Pendidikan, Menikah, Liburan, this and that 😆 Jadi teman-teman tinggal pilih sesuai kebutuhan, agar semakin semangat menabungnya 😍 Ohhh, dan jangan lupa diisi kira-kira targetnya mau sampai kapan menabung rutin secara bulanan 😉

Pilihan tabungan 😆

Tentukan target dan sampai kapan waktu menabungnya 😁

Mas gue berencana buka Tabungan Pendidikan untuk anaknya yang 12 tahun lagi kuliah. Target dia IDR 50.000.000, means 12 tahun dari sekarang, kisaran tahun 2033 uangnya harus siap 🎉 Di aplikasi Bibit, kita bisa pilih target tabungan dan masa menabung kita, nanti Bibit akan hitungkan kira-kira berapa uang perbulan yang perlu kita kumpulkan. Untuk case mas gue, setelah dihitung, ternyata perbulan mas gue perlu menabung IDR 160.000 selama 12 tahun lamanya 😁

Perkiraan tabungan setiap bulan agar target tercapai sesuai rencana 😍

Jika mas gue tabung IDR 160.000 / bulan selama 12 tahun di tabungan konvensional, total uang tabungan mas gue hanya berkisar IDR 23.000.000 😂 Namun jika mas gue menabung IDR 160.000 / bulan selama 12 tahun di tabungan Reksa Dana, total uang tabungan mas gue bisa mencapai IDR 50.000.000 😍 Menurut gue, ini bagus dan membantu mas gue plus teman-teman yang butuh mempersiapkan Tabungan Pendidikan atau tabungan lainnya untuk jangka panjang 😁

🐰🐰🐰

So yeah, buat teman-teman yang ingin belajar, tapi takut dan nggak punya ilmu saham --- teman-teman bisa coba investasi Reksa Dana Pasar Uang (moderate) 😁 Hehehee. Dan buat yang tanya, Bibit bagus, nggak? Well, selama ini sepengalaman gue, Bibit bagus dan mudah untuk digunakan. Plus, Bibit baru dapat suntikan dana ventura USD 30.000.000, artinya, Bibit telah membuktikan 'dirinya' sebagai salah satu yang terbaik dikelasnya, dengan kenaikan users aplikasi secara drastis dalam kurun waktu setahun ke-belakang. And yes, gue rasa, Bibit turut andil dalam mengedukasi banyak orang untuk investasi Reksa Dana demi masa depan yang lebih cerah 😍

Fyi, uang IDR 160.000 itu mungkin seharga 4 gelas kopi atau 4 paket Gofood, namun, apabila kita rutin menyisihkannya, hidup kita bukan nggak mungkin, jadi lebih baik dari sebelumnya 😆 Hehee. Yuuuuk, be wise dengan uang yang kita punya. Mumpung masih muda, kesempatan kumpul uang masih panjang, yang berbanding lurus dengan perjalanan hidup kita (yang juga sama panjangnya). Jangan sampai kita menyesal karena uang kita nggak kita kelola dengan benar 😁

Gue pernah cerita kan bagaimana mba gue yang dulu hidupnya jadi cleaner, dengan hutang cukup besar untuk kemampuannya, dia berusaha keras agar bisa balik keadaan. Dan mas gue yang baru selesai kumpul dana darurat itu pun dulu hidup serba kurang, mana anak ada tiga -- Tapi mereka bisa, which is gaji mereka gue yakin nggak jauh beda dengan gaji kebanyakan orang. Karena untuk bisa melakukannya, dibutuhkan tekad kuat, jadi gue percaya teman-teman pun pasti bisa ðŸĨģ

🐰🐰🐰

Kita saling support di sini, ya 😍 Gue pun berdoa dan berharap semoga teman-teman semuanya, punya keuangan sehat. Bisa mencukupi kebutuhan yang teman-teman punya --- Bisa mengontrol diri untuk nggak impulsif pada hal yang sekedar membuat mata gatal. Atau mungkin teman-teman butuh disemprit sama si kesayangan (?) ðŸĪĢ Wk. Kebetulan dia paling jago say NO NOO NOOO ðŸĪŠ Nevertheless, semangat kitaaa, mari kumpul cuan dan tajir sama-sama 😆 Himnaera ~

Ps: untuk teman yang sudah mulai investasi Reksa Dana, boleh doong bagi pengalaman. Kenapa pilih investasi Reksa Dana, sejak kapan mempelajarinya dan goals-nya apa 😁 Untuk satu teman, akan gue belikan Reksa Dana worth IDR 250.000 sebagai support --- semoga teman-teman bisa semakin semangat menjaga keuangan teman-teman ðŸĨģ hehehehe. Dan buat teman-teman yang belum memulai, that's okay, bisa baca dulu pelan-pelan 😉 Karena pilihan investasi itu ada banyak (emas, reksa dana, saham, properti, bla blaa). Meski teman-teman mungkin memilih tipe investasi berbeda, nggak ada salahnya untuk tau tipe investasi lain yang available di Indonesia 😍

For the last, jangan pilih investasi bodong, teman-teman! Semangat ðŸĨģ

58 comments:

  1. Wooow keren bingitzz mas nya yaak. Dipikir pikir bener jg sih kalo cuma nabung "biasa" dengan uang segitu. Ga akan terkumpul sampe 50jt. Lebih baik dana nya "ditabung" dengan cara lain yaa mbak. Dan 160rb per bulan, aku rasa itu tidak terlalu gede yaa mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mas Dodo, apa kabar? 😁

      Iya mas, kalau menabung di bank secara konvesional, akan susah untuk dapat target yang diinginkan. Hehehe. Jadi perlu cari cara agar nggak kalah sama tingkat inflasi yang ada 😆 Dan IDR 160.000/bulan cukup ringan rasanya 😍

      Delete
  2. Wah Mbak hobi saham/investasi juga ya. Di Blogger kita punya teman yang bisa dibilang hobi juga soal itu, dia sering posting soal saham di blognya, namanya Kuan Yu barangkali ada yang mau kenalan sama beliau, katakuanyu.com

    Saya yang ngajari beliau sampai pintar begitu ðŸĪĢ

    Sorry komen gue gak nyambung sama reksadana 🙏ðŸĪĢ🏃‍♂️🏃‍♂️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas Jaey, saya senang belajar keuangan in general 😁

      Ahaaa, terima kasih rekomendasinya. Nanti saya intip blognya hehehe. Wah keren dong mas Jaey yang ajarkan beliau, berarti mas Jaey sudah pro ðŸĨģ

      Delete
  3. Aku cintaaa bibit reksadana. Ini yang menolong aku lebih gampang nabung begitu merasakan ~indahnya~ jadi generasi sandwich. Aku juga cukup aktif di komunitas bibit saking cintanya sama ini platform ðŸĪĢðŸĪĢ kukenalkan ke temen-temenku juga, kalau rejeki ya dapet referral ðŸĪĢ

    Kenal reksadana sebenernya dari blog luar negeri pas awal-awal "kedodoran" ngatur uang. Beberapa hal intinya menuntut aku bisa ngelola uang lebih baik. Trus baca-baca deh soal investasi. Di situ dijelaskan ada yang namanya mutual fund. Ternyata itu di Indonesia namanya reksadana.

    Dulu bibit belum ada, jadi nabung di platform tetangga. Waktu itu bawa formulirnya masih manual ke kantor dan belum bisa di aplikasi kayak sekarang. Minta dijelasin CSnya supaya lebih paham karena bener-bener gak ngerti. Waktu itu kayaknya baru setahunan kerja. Shock karena uang gaji gampang banget abisnya. ðŸĪĢ

    Singkat cerita, rupanya saya betah nabung reksadana. Tujuan utamanya dana pensiun sih mbak, karena nggak mau kalau udah tua nyusahin anak-anak atau bergantung sama orang lain. Karena makin muda makin rendah nominal yang ditabungkan, aku pun jadi semangat. Bisa sambil ngumpulin dana darurat yang sekarang masih on progress dari ideal yang diharapkan.

    Ternyata ini ngaruh ke motivasi aku buat nabung yang lain. Ngaruh sama mindsetku soal uang juga. Sampai sekarang aku masih betah nabung reksadana dan bukan emas atau obligasi negara. Karena aku anaknya males mikir wkwkwk mending biar MI aja deh yang ngaturin 😂😂

    Biayaku menikah juga sebagian berasal dari tabungan reksadana. Sesuatu yang dulu sama sekali nggak kepikiran. Ternyata bermanfaat, karena udah pasti beranak, nggak kepotong biaya administrasi ðŸĪĢ Nabung reksadana juga bermanfaat buat menuhin kebutuhan lebaran yang kadang nggak sebanding sama THR-nya.

    Nah, nemu bibit dari playstore tahun 2019. Terus ternyata enak banget, keuntungannya seperti yang sudah dijelaskan mbak Eno di post. Saya akhirnya pindah dari platform tetangga. Sekarang porto reksadana di bibit semua. Nemu temen-temen juga dari situ yang ngasih edukasi tentang finansial lainnya. Meskipun ngga minat beli saham, dapet pengetahuannya dikit2 (tapi ngga nempel-nempel wkwk).

    Tulisan di atas adalah curahan hati penuh cinta buat platform menabung termudah menurutku 😆 tidak ada unsur endorse 😆😆😆 semoga kita dilancarkan rezekinya biar bisa tetap menabung yaaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya baru tau ada komunitasnya, mba 😆 Ayo sini bagi kode referralnya, siapa tau ada teman berminat daftar, bisa pakai kode referral dari mba Mega 😍

      Iya, dalam bahasa Inggris disebut mutual fund, jaman dulu susah bingits harus ke bank setiap mau beli reksadana, sudah begitu pilihan pun terbatas nggak seperti sekarang yang buanyaaaaak syekali sampai bingung kadang ðŸĪĢ

      Terus selain itu, minimal saldo juga nggak semurah sekarang yang bisa mulai dari IDR 100.000an hehehehe. Jadi sangat bersyukur, semakin ke sini kita jadi dipermudah untuk investasi dan belajar apapun related to keuangan 😍

      By the way, mba Mega cool! Bisa membayar biaya pernikahan dari hasil tabungan reksadana, menurut saya, ini patut ditiru generasi berikutnya ~ semoga semakin banyak yang melek literasi keuangan, salah satunya perihal reksadana ya, mba 😆 Dan terima kasih banyak mba Mega sudah mau berbagi cerita dan pengalaman 💕

      Delete
    2. hehehhe, ada di aplikasinya kok, mbak. Dalam bentuk grup telegram. Awalnya saya pun iseng aja. Jadi keterusan 😄 Tapi karena sekarang fokus ngeblog lagi, sudah jarang muncul di sana. (ketahuan deh, kemarin sempat ngilang ke mana)

      Mau bagi-bagi referral keknya malu ahh, kalau di sini ðŸĪĢ nanti saya cerita-cerita sendiri aja kali ya, kapan-kapan... hihihihi postinganmu selalu menginspirasiqu mba... kayak idea bank 😂😂

      Iya nih, saya merasakan manfaatnya banget ketika bayar nikahan pakai tabungan reksadana. Meskipun ambil RDPU karena memang jangka pendek. Semoga ke depannya, tujuan2 finansial saya bisa tergapai... tentu saja doa ini buat mas-mas mba-mba-nya Mbak Eno juga!

      Delete
    3. Ohiya, saya baru lihat, ada di bagian paling bawah hahaha, nggak perhatikan ðŸĪĢ Ternyata mba Mega kemarin jarang blogging karena sibuk Telegram 😆

      Wehehe, padahal nggak apa-apa di sini, however, ditunggu mba postingannya. Mungkin ada banyak hal baru yang bisa dipelajari dari post mba Mega soal Reksadana 😍 -- Amin mba, semoga kita semua bisa capai tujuan keuangan kita ðŸĨģ

      Delete
  4. Aq kenal Reksadana pertama kali waktu diminta pasang content placement bahas Reksadana, saat itu sudah mulai tertarik dan mencari tahu lebih lanjut tentang apa itu Reksadana. Setelah itu ada banyak job nulis yang membahas Reksadana, jadi makin tertarik deh. Pada akhirnya daftar dan ikut gabung di salah satu website reksadana. Karena penasaran aq juga daftar di e-commerce yang menyediakan rekasadana. Sekedar ingin tahu dan bahan perbandingan.
    Sampai sekarang aq punya 7 jenis Reksadana di 3 tempat yang berbeda. Kalau di Aplikasi Bibit aq belum pernah nyoba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pelan namun pasti ya, mba 😁

      Dari yang tadinya diminta pasang content placement, kemudian penasaran dan belajar cari tau lebih banyak hingga akhirnya punya tujuh jenis reksadana di tiga tempat berbeda. That's cool, mba 😍 Semoga perkembangan grafiknya bagus dan semakin banyak tabungannya ðŸĨģ Ohya, salam kenal mba Munasya 😆

      Delete
  5. Ila pertama kali kenal Bibit malahan sudah dari tahun 2018, Mbak Eno, tapi ya gitu deh, mungkin karena waktu itu masih belom melek secara finansial jadinya ya tiap ada duit nganggur bukannya ditabungin malah dijajanin!

    Terus, tahun lalu, begitu ada pandemi masuk, barulah tersadar pentingnya punya tabungan. Beberapa bulan awal sempet terseok-seok secara keuangan karena satu-dua faktor. Saya jadi mikir, andai ada tabungan mungkin nggak perlu semenderita ini. Akhirnya, dengan dana seadanya, saya mantepin deh buat nabung tiap bulan. Meskipun nominalnya pas-pasan, yawes gapopo daripada enggak ada sama sekali.

    So far nyaman banget sih pake Bibit. Selain saya suka sama robo advisor-nya, Bibit juga punya fitur reminder per bulan. Saya setel tiap tanggal 25 buat rutin nyetor, jadi nggak ada tuh yang namanya duit kepake buat beli yang lain-lain, hehehehe. Terus, CS-nya juga ramah & fast response buanget. Pernah dua kali saya ada kendala karena, maklum, masih newbie soal reksadana, itu diladeni dengan sangat baik dan ramah, jadi nggak malu kita sebagai pengguna mau tanya-tanya. T.o.p b.g.t deh, Mbak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi, saya dulu waktu belum tau investasi dan nggak peduli tabungan pun sama seperti mba Ila, uang habis entah kenapa, lewat saja, hahahaha 🙈

      Memang kadang, kita harus merasa pahit dulu untuk belajar pentingnya atur uang 😆 Thankfully, mba Ila langsung tau bahwa menabung sangat penting untuk masa depan. So, semangat mba, nggak ada kata terlambat ~ 😍

      Iya mba Ila, salah satu fitur yang oke dari Bibit adalah fitur auto reminder-nya jadi sebelum uang langsung tersetor ke reksadana ðŸĪĢ Well, untuk CS saya belum pernah kontak, tapi sepertinya memang good just like pengalaman mba Ila 😁💕

      Terima kasih sudah berbagi pengalaman, mba ðŸĨģ

      Delete
  6. Kak Eno, numpang nitip komentar dulu. Aku cuma mau bilang Happy birthday untuk blog Creameno ðŸĨģðŸĨģðŸĨģ
    Semoga blognya semakin kece dan populer juga Kak Eno semakin cantikkkk dan sabar menghadapi teman blogger yang suka ngereceh (re: me) ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ
    Terima kasih telah lahir ke dunia blog, Creameno 💕💕


    Nanti aku balik lagi setelah baca keseluruhan post ini ya ðŸĪĢ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you, PERI KECIL KAKAAAAAK ðŸĨģ🎉

      Amiiin amiiin untuk semua doa yang Lia berikan hahahaha, the only one yang ingat ulang tahun blog kakak sepertinya 😆 No worries, sabar kakak seluas samudera khusus untuk menghadapi Lia. Wk. Lavvv you to the moon and back! 😍

      Delete
  7. wah mantab...jadi kayak ikutan kelas lagi nih belajar investasi reksadana, serasa kuliah lagi..... dulu aku banyak baca masalah saham itu di blognya mbak priska aditya...kalau secara teori di koh kuan yu...nah sekarang secara example gampangnya (ada contoh nyata yang bisa dipahami orang awam sepertiku) di blognya Mba eno..😃

    aku setuju bangat mba...bab jajan Rp160 rebu...atau kalau ga rate segituan deh, biasanya ga kerasa pas jajannya ya...pas bayar bayar duit amblas biasa aja...eh andai andai ditabungin dalam kurun tertentu ga kerasa nambahnya itu signifikan, jadi lebih tertata plan ke depannya apa...dan kalaupun masih awam tentang masalah ini bisa menggunakan jasa advisor juga ternyata ya mbak?

    oke aku jadi kepo sama Bibit ini 😃

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah tadi mas Jaey rekomendasikan blog Koh Kuan Yu, terus mba Nita pun menyebutkan nama yang sama. Saya jadi penasaran, nanti saya intip blognya 😍 hihihi, tapi untuk blog mba Priska Aditya kayaknya sudah tutup ya, mba?

      Iyaaa, kadang IDR 160.000 gampang banget lewatnya, bahkan sekali jajan pun bisa lewat sampai IDR 200.000'an 🙈 Padahal kalau setiap bulan ditabung segitu, bisa menghasilkan cukup banyak tabungan dimasa depan 😆

      Semisal mba Nita ingin dibantu pengaturannya, bisa pakai jasa advisor, biasanya mereka akan check, kesehatan pemasukan dan pengeluaran mba. Dari mana saja asal uangnya, apa hanya gaji, atau ada dari business, this and that 😁 Terus di-check pula post pengeluarannya ke mana, target masa depan apa, anak berapa, rencana pendidikan bagaimana. Lumayan lengkap mbaaaa 😍

      Siap mba Nita, semoga cocok sama Bibit, yaaa ðŸĨģ

      Delete
  8. Mba Eno, thank youu akhirnya diniatin juga bikin update-an baru 🙈

    Si Robo juga merekomendasikan PU sebagai investasi reksa danaku, Mbaa. Dan betul sih, selain risikonya jauh lebih kecil, angka kenaikannya juga stabil. Tapi yaa memang kalau nabung RDPU ini kudu 'merem mata' aja yang penting tiap bulan harus nabung. Soalnya hasilnya nggak akan langsung terlihat. Suamiku juga udah wanti-wanti kalo abis nabung gak usah lihat-lihat grafik, keburu malas nanti ðŸĪĢ

    Alasanku akhirnya nabung reksa dana di Bibit juga karena habit jajan kopiku, Mbaa. Selama pandemi kemarin itu hampir nggak kekontrol. Sampai aku cek total pengeluaran HANYA untuk kopi selama sebulan itu bisa mencapai 250rb lho, oemji banget 😭 pikir-pikir daripada dijajanin terus yaudalah tabungin aja ke Bibit. 250rb sebulan dalam setahun bisa berbunga lumayan banyak kan hihi

    Again thank you so much, Mba Enoo for sharing this ❤️ semoga mas-mba nya Mba Eno juga tetap semangat menabung ya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you juga mba sudah kasih ide tulisan 😍

      Hahahahaha betul itu kata pasangan mba, jangan dilihat terus-terusan, nanti cape duluan, however untuk PU cukup stabil kenaikan daily-nya, jadi meski sedikit, tetap buat hati senang. Perhari ini saja, di tabungan mas saya sudah naik lagi jadi IDR 24.000an mba (0.12%) 😂 Bertambah IDR 3.000 dari hari sebelumnya 😆

      OMG, IDR 250.000 lumayan banyak itu mbaaaa 🙈 Semisal mba Jane masih mau jajan kopi, paling dibagi dua, jadi IDR 150.000 ke Bibit dan IDR 100.000 ke kopi, hihihi, meski berkurang namun tetap bisa jajan, dan tabungan aman 😍

      Sama-sama mba, yuuuk semangat menabung untuk kita ðŸĨģ🎉

      Delete
  9. User Bibit mari berkumpul!!!!!
    Aku aku aku!!! Aku udah jalan menuju 2 tahun berinvestasi di RDPU.

    Well sebelumnya, aku sempat survei dulu kak sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan.

    Pertama, cari tahu dulu aku ini tipe investor seperti apa. Jadi pas awal-awal mengenal investasi, aku langsung di bombardir sama saham oleh temenku. Waktu itu hampir mau ikutan, untung tidak jadi saudara-saudara, aku terselamatkan oleh Kakanda Andhika Diskartes dan beberapa podcast yang ngomongin perencanaan keuangan. Mempertimbangkan segala resiko dari tiap instrumen, aku mantep kalau levelku masih konservatif.

    Kedua, mulai cari tahu investasi yang cocok dengan levelku. Untuk saat ini ada 3 tipe yang aku punya, dan salah satunya RDPU di Bibit.

    Ketiga (harusnya point pertama sih ini), kapan bisa mulai investasi?
    Investasi bisa dimulai ketika kewajiban kita terpenuhi. Kewajiban itu uang untuk kebutuhan sehari-hari, bayar cicilan/hutang, proteksi (dana darurat dan asuransi). Jadi, jangan sampai mulai investasi ketika kewajiban belum terpenuhi. Aku sendiri baru mulai ketika tanggunganku untuk bayar kuliah selesai. Jangan kebalik yaa.. udah banyak kasus, investasi pake duit panas, no no no!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ehhh aku mba Pipit... Hadir.. Wkwkwkwk

      Delete
    2. Ya Ampun beruntung banget Indonesia punya Bibit... hehe
      Dari smenjak peluncuran pertama memang mereka udah menarik perhatian sih di tiap iklan mereka yang muncul.. heheh.. Apalagi kata teman saya dulu yg ngiklan bibit itu cowoknya agak bening.. Hahahaha.

      Aku ikut RDPU dari hmmm kapan yah... Tahun 2016 atau 2017 mungkin... Cuma awalnya sih lewat Aplikasi bukalapak yang bekerja sama dengan Bareksa... Nah cuma semenjak Bibit Keluar.. Aku pindahin semuanya ke Bibit.. karena interface mereka tuh intuitive banget. Apalagi ada robonya... walaupun aku jarang pakai juga. Karena biasanya Aku milih produk RD itu berdasarkan dari nilai expense ratio, total dana kelola sama kinerjanya juga..

      Aku sendiri RD ikut ke RDPU sama Obligasi. Karena yah seperti yang Mba Eno bilang, Aku tuh termasuk tipe orang yg pusing kalau ngeliat grafik jungkir-balik. Jadi main aman aja.. heheh. kecuali yg program dana pensiun karena itu kan campur-campur dipilihin sama aplikasinya gtu, jadi ada macam-macam.. hehe

      Kalau aku sendiri banyak simpan di RDPU karena ini termasuk uang simpanan juga. Awalnya emang ikut RDPU buat persiapan lanjut kuliah sih. Pas dirasa udah cukup baru tahun 2020 aku berani buat daftar kuliah.. Kalau obligasi untuk dana darurat.

      Pesan dari aku yang baru mau mulai. Nggak usah ngoyo-ngoyo.. Pelan-pelan aja nggak usah buru2 karena bukan balapan.. Yang penting konsisten, dan komitmen. Oh ya sama berhitung juga. Jadi, tentuin dulu kebutuhan uang bulanannya.. Ntar sisanya bisa di split sesuai tujuan..

      Oh ya sama aku mau curhat juga donk...

      Pas awal masuk kerja aku juga ikut keanggotaan koperasi sama teman2 kerja yang lain karena koperasi ini gede banget sih udah puluhan tahun berdiri dan punya Minimarket, toko roti, sama restoran.. Disana kan ada sistem Simpanan pokok sma simpanan sukarela.. Nahh,, pas awal daftar aku emank nabung disana juga. Tiap bulan auto debit 100k buat simpanan pokok, sama 300k buat simpanan sukarela..

      Nah terus sempat ada masalah gtu di akhir tahun 2019 yang bikin pengambilan uang sukarela di batasin perharinya... terus ditambah Pandemi yng ngbikin mereka jadi makin susah ngeluarin uang.. Akhirnya Dananya ngadet.. Setiap mau ngambil uang sukarela itu susah banget.. Bahkan skrang jadi nggak bisa. Udah mah mana pernah rame karena di demo sama anggotanya.

      Terus teman2 saya pada stop keanggotaan terus dikasih tau sama pengurus koperasi sana dananya bisa cair tahun 2025 bahkan ada yg 2026.. Disini aku pusing sih karena uangku disana lumayan banyak karena udah nabung dari tahun 2016.. Pengen berhenti juga, tapi pengurusnya nggak bisa ngasih penjelasan gtu kapan pastinya duitnya dikirim... Jadi, sampai skrang aku masih tetap lanjut dan berharap mereka bisa bangkit...

      Delete
    3. Lah masuknya malah reply ke komennya Mba Pipit.. Ahhahah. yaudahlah yah... >,<

      Delete
    4. Masuk masuuuuk, mbaaa 😂

      Beruntung mba Pipit nggak langsung terjun ke saham, especially karena mba Pipit masih konservatif, sebab jika dipaksakan dan merugi, kawatir nanti mba Pipit jadi trauma dengan saham. Padahal saham itu baik jika kita paham cara mengelolanya dan mempelajari fundamentalnya untuk jangka panjang 😁

      Nah, setuju untuk part terakhir, jangan investasi dengan uang panas, karena nanti pasti ingin buru-buru jual. Kalau dalam keadaan untung mungkin oke, namun saat keadaan minus, terus harus cut lost, itu yang nggak oke 😆 So yeah, semoga teman-teman baca pesan mba Pipit untuk investasi setelah semua kewajiban terlaksana 😍

      Thanks for sharing, mbaaa 💕

      Delete
    5. Mas Bayu, memang yang jadi modelnya siapa? Hahaha 😂

      Well, kalau sudah tau cara pilih reksadana yang cocok sama kita, memang baiknya pilih sendiri tanpa bantuan robo, sebab kita bisa sambil belajar dan mengambil keputusan dengan tepat 😆 Para mas mba pun nggak pakai robo, tapi kalau mereka lebih sederhana, lihat dari prosentase tahunannya hehehe.

      Dan setuju sama mas Bayu, nggak perlu ngoyo, sebab nggak ada istilah ketinggalan kereta, mulai saja dulu, anggap sebagai tabungan, setiap bulan rutin setoran, dan buat target personal. Maunya uang yang disetor untuk apa tujuannya, hehehehe. Nanti bisa kelihatan ketika D-day sudah terkumpul berapa banyak 😍

      Eniho, lama bangets mas sampai tahun 2026, worth tabungan mas di koperasi tersebut pun sudah menurun dong huhuhu, semoga koperasi tersebut bisa survive dan uang yang mas Bayu sempat simpan di sana bisa kembali utuh ke tangan mas ðŸĪ§ Agak susah memang, Corona ini betul-betul menghantam banyak lapisan 🙄

      Delete
    6. Siapa yah mba namanya.. saya juga nggk tau.. hehhe 😁

      Iyah Mba smpe tahun 2026, malah ada yg tahun 2030...
      Saya nggk tau sih yah masalah mereka dimana.. jadi katanya sih dengar2 isu dri yg demo kemarin2 uangnya itu di investasikan di jangka panjang gtu mba sama mereka.. Perumahan, Tanah, dll.. terus kan beberapa bulan ehh ada pandemi terus likuiditas gtu katanya.. saya nggk paham juga sih soalnya saya waktu itu nggk ikut demo.

      Padahal sebelum2nya Koperasi ini oke banget sih... SHU/sisa hasil usaha tiap tahunnya aja lumayan.. malah pernah dpet smpe 600ribu pas tahun 2018😁 tapi terus dri 2019 sama 2020 itu SHU nggk ada terus Uang sukarela nggk bisa diambil,,,

      Semisal (amit2) koperasi sampai bangkrut atau gagal bayar. Saya nggk tau sih nasib kita para anggotanya gimana.. tapi kalau berdasarkan perjanjian tertulis. Kerugian para anggotanya itu hanya sebatas Simpanan Pokok dan wajib saja. Harusnya simpanan sukarela masih tetap dibayarkan soalnya setahu saya. Simpanan sukarela ini sifatnya seperti tabungan dan hanya boleh di investasikan pada instrumen jangka pendek dan beresiko kecil seperti Simpan Pinjam.

      Begitu sih yg saya cerna dari perjanjian tertulis dan itu yg sbnernya buat saya terheran2. Semisal ada orang yg berhenti kenapa nggk dibayarkan simpanan sukarelanya saja dlu, masalah simpanan pokok kan bisa nanti.. masa iyah uangnya udh nggk ada sama sekali.. terus saya malah jatuhnya suudzon duluan menduga-duga jika ada hmmm maaf kasus yg seperti penggelapan uang.

      Tapi nggk... sampai skarang sih saya masih berusaha buat stop mikir yg nggak2.. hehehe

      Delete
    7. Woaah, ini 2021 baru mulai, kalau harus tunggu sampai 2030 lama ugha ðŸĪ§ Semoga ada kabar baik ya mas, dan jadi pelajaran untuk kita semua agar lebih pilih-pilih lagi saat mau ikut sesuatu, entah itu koperasi, investasi, etc ðŸ˜ķ

      Nah itu, coba dibaca ulang perjanjian tertulis dan legalitas lainnya. Sangat amat disayangkan kalau sampai hangus atau hilang. Pasti banyak yang nggak terima, dan takutnya jadi hilang kepercayaan pada koperasi Indonesia 🙄

      Saya doakan yang terbaik untuk mas Bayu, yaaaa 💕

      Delete
  10. Nyimak uraian dan komentar yang mantap dan keren-keren. Teknologi memang luar biasa ya. Padahal dulu ribet banget urusan seperti ini harus offline sana sini. Sekarang semua sudah robo-roboan

    Menunggu mbak Eno review aplikasi lain spt Bareksa ðŸĪ—

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Phebie, teknologi semakin ke sini semakin luar biasa. Memudahkan kita bingits, hihihi, mana dulu minimum saldonya lumayan tinggi, sekarang semua sudah lebih disederhanakan, even nominal awal yang dibayarkan 😁

      Saya nggak pakai Bareksa mba, kalau nggak salah Lia pernah bahas 😍

      Delete
  11. huwaaaa aku jadi merasa diingatkan lagi buat invest. udah 2 tahun kepikiran reksadana tapiiii masih maju mundur karena beberapa hal. akhirnya belakangan jatuhnya ke emas 😎

    setelah baca postingan ini aku jadi makin tergoda. baiklaah aku akan cari info lebih dalem lagii. jadi makin semangat aku hihi. makasih Mbak Eno kompornya 😆ðŸŒŧ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak apa-apa mba Dea jika prefer ke emas, hihihi, semisal belum yakin untuk masuk reksadana, bisa mempelajarinya terlebih dahulu sampai merasa siap 😍

      Semangat mba Dea, fighting! 😆

      Delete
  12. Aku #TeamBareksa xD pernah instal Bibit tapi crash mulu di hanphone jadi uninstall deh. Aku juga punya RDPU Kak Eno untuk dana darurat sebagian. Sebagiannya lagi ada di tabungan biasa sama deposito. Coba-coba semua gitu ceritanya biar tau semua rasanya kayak apa sekalian menerapkan "don't put all eggs in one basket"-nya Eyang Warren Buffet wkwk.

    Ilmu investasi seperti ini aku dapat tahun berapa ya dulu baca-baca blog annisast[dot]com terus nerapinnya baru beberapa tahun kemudian xD sampai sekarang tetep masih belajar terus dengan baca-baca artikel dari sumber resmi, dengerin podcast pengalaman orang lain kayak Raditya Dika, atau nontonin channel Youtube-nya QM Financial dan Felicia Putri Tjiasaka. Channel-channel yang nggak nakut-nakutin lah istilahnya ya, nggak kayak Jousuke (Kak Eno tau nggak ini pelesetan dari apa? Anak twitter suka mlesetin nama ini, banyakan nulisnya Jasuke sih). xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. #TeamBareksa sama dengan Lia, hihihi. RDPU memang cocok untuk Dana Darurat mba, karena cukup liquid jadi mudah ditarik saat dibutuhkan. Meski harapannya nggak perlu ditarik dan disimpan sampai melambung angkanya 🙈

      Hahahaha, betul mba Endah, kalau bisa ada diversifikasi dalam penempatan uang kita. Tinggal pilih maunya masuk ke mana, saya pun demikian soalnya, meski hanya penempatan pada reksadana, obligasi negara dan saham 😁 Jadi tau mana yang paling oke ke depannya, sambil belajar biar tajir kayak Warren Buffet 😂

      Iyes, ada banyak akun keren yang kasih penerangan soal pasar modal, dan nggak menjual ketakutan kita akan masa depan. Kitanya yang harus jeli memilih apa yang kita ingin lihat dan dengar. Hihihi, by the way saya tau brand yang dimaksud mba Endah, meski nggak paham kenapa jadi Jasuke. Wk. Itu nama kartun, kaah? 🙈

      Delete
    2. Kak Endah, toss dulu ðŸĪĢ

      Delete
    3. ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ

      Delete
  13. Halo pasar saham indonesia yang ga stabil dan rawan bandar. Apalagi sekarang banyak pompom...hahahahaa

    Aku belum punya reksadana mbak..hehhehe
    Akhir tahun lalu malah ikut tabungan berjangka sebuah bank. Tiap bulan dipotong secara otomatis selama satu tahun. Nilainya ga besar, tapi daripada duitnya lari ke gelas kopi...hahahahah
    Terus kok malah kepikiran kenapa ga masuk ke reksadana sekalian yaa 😅😅

    Jadi kalau share pengalaman ttg rdpu belum bisa jawab. Krena punyanya saham. Tapi yang paling penting ayo kita investasi di pasar uang untuk masa depan...heheheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, makanya main aman saja, beli bluechip, mas ðŸĪĢ

      Kebanyakan makan gorengan nanti kolesterol kita ~ by the way, tabungan berjangka berarti deposito yaaa? Sekarang deposito prosentasenya nggak begitu besar, makanya advisor kasih saran masuk RDPU ke mas dan mba. Mungkin next time setelah selesai tabungan berjangka, mas Rivai bisa coba RDPU, hihihi, lumayan bingits 😁

      Ayo ayoooo, semangat untuk kita ðŸĨģ🎉

      Delete
    2. Ikutan nimbrung~~

      Tabungan berjangka mirip deposito, tapi nominalnya bisa kecil dan ditarik per bulan dari rekening gitu, Kak ðŸĪĢ tapi returnnya setahuku kecil jika dibanding deposito, jadi lebih baik masukkan ke reksadana aja soalnya bisa disetting dengan sistem yang mirip tabungan berjangka, alias bisa autodebet ke rekening setiap bulannya.


      Udah mirip sales reksadana belum? ðŸĪĢ

      Delete
    3. Oalah, I see, kakak nggak pernah cari tau soal itu jadi nggak paham hihihi ~ kalau tabungan berjangka bisa ditarik kapanpun butuh atau seperti deposito yang ada deadline-nya? 😁 Well iya, semisal return-nya kecil, better masuk reksadana ya karena sistemnya nggak jauh beda dengan tabungan berjangka 😆

      Iya Lia sudah mirip, jangan-jangan Lia sales reksadana betulan? ðŸ˜ą

      Delete
    4. Kalau tabungan berjangka nggak bisa ditarik kapanpun, seperti deposito yang ada deadlinenya 😂. Betulll! Lebih baik masukkan ke reksadana karena bisa dicairin kapanpun walaupun nggak langsung cair hari itu juga wkwkwk

      ðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢðŸĪĢ tidaakk! Bukann~ aku hanya sales abal-abal ðŸĪĢ. Cuma tahu bagus aja ðŸĪĢ

      Delete
    5. I see, berarti betul-betul mirip deposito namun dalam skala lebih kecil 😍 Thank you infonya Lia, jadi belajar hal baru deh kakak ~ sudah cocok jadi sales, Li 😆

      Delete
    6. Sistemnya autodebet dengan dari rekening...aku ambil jangka satu tahun..tapi kalau bagus rdpu, kayaknya bbrapa bulan lagi bakal buka rdpu deh. Ga usah nunggu kelar tabungan berjangkanya.

      Mngkin tabungan berjangkanya buat liburan aja..wkwkkw

      Delete
    7. Coba RDPU mas, ini termasuk jangka pendek juga nggak jauh beda sama deposito atau tabungan berjangka hehehehe. Lumayan, almost setiap hari ada peningkatan meski sedikit demi sedikit around 0,01% hahahaha ðŸĪĢ

      Nah, bisa tuuuh buat liburan 😍

      Delete
  14. Setujuuu! Reksadana memang pas banget bagi pemula karena waktu awal aku terjun ke investasi selain deposito, ya reksadana iniiii. Aku juga mulainya dari Pasar Uang, karena pikirku hasilnya yang stabil dan cenderung naik terusss. Baru setelah hampir 1 tahun di Pasar Uang, aku coba ke Pendapatan Tetap yang returnnya lebih tinggi, tapi nggak terlalu stabil. Pendapatan Tetap juga cenderung naik terus sih, tapi kadangkala bisa turun 😂

    Nahh, baru-baru ini karena racun dari Kakak-kakak blogger, aku mulai masuk ke saham wkwkwk aku pakai aplikasi Ajaib karena kata temanku, potongannya lebih kecil dibanding Indopremier atau Mirae. Ajaib juga pakai RDN BCA jadi kurang lebih mirip dengan Indopremier. Karena aku masih pemula di saham, jadi masih kurang bisa analisisnya ðŸĪĢ dan karena aku niatnya memang untuk investasi jangka panjang, bukan trading, jadi aku hanya memantau saham-saham yang memang udah berkredibilitas bagus aja alias yang udah terkenal ðŸĪĢ. Kak Eno mungkin ada rekomendasi saham yang bagus? Selain BCA dan ANTM ðŸĪĢ *malah bahas saham*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hear hear, yang pemula bisa baca pengalaman Lia ugha, hehehe ~ memang baiknya begitu, pindah secara bertahap, yang penting bangun mental kata advisor kakak, sebelum mungkin nantinya terjun ke RDPT, RDS, atau saham 😁

      Wuih Ajaib yang BA-nya Han Ji Pyeong? Wk, lagi sering dibahas tuh gara-gara BA-nya dia, padahal sebelumnya, kakak nggak pernah dengar namanya 😍

      Well, menurut kakak jika Lia belum bisa analisis, sementara jangan ada niatan trading, fokus ke menabung saja minimal 5-10 tahunan. Atau kalau bisa lebih lama lagi sampai 20 tahunan hehehe. Dan cari saham yang fundamentalnya bagus, bluechips, serta Lia gunakan produknya 😆 Hehe. Kalau rekomendasi nggak boleh katanya, Li ~ ðŸĪĢ Though kakak pernah cerita, salah satu saham yang kakak pegang itu BRI 🙈

      Delete
    2. Ah! Iyaaa! Itu yang aku rasakan. Mentalnya udah terupgrade duluan jadi berani melangkah ke tahap selanjutnya 🙈 walaupun sekarang kalau lihat grafiknya saham turun masih deg-degan karena belum terbiasa ðŸĪĢ tapi berusaha tutup mata aja soalnya berpikir ke depannya.

      IYAAA HAHAHAHA yang BA-nya Han Ji Pyeong itu!! Setiap buka aplikasinya, langsung dapat melihat senyum hangatnya~ ðŸĪĢ. Kekuatan Han Ji Pyeong sungguh besar ya ðŸĪĢ Nggak salah nih Ajaib pilih Han Ji Pyeong sebagai BA ðŸĪĢ. Aku sendiri kurang tahu persis perbedaan Indopremier dan Ajaib, tapi kalau nggak salah baca, di Indopremier saldo awalnya harus 5jt. Benar nggak, Kak?

      Iyaaa yaaa, aku nggak sanggup kalau trading ðŸĪĢ takut stress nanti tidurnya karena nggak tenang ðŸĪĢ. Juga kalau mau trading, lebih baik bitcoin saja(?) Kak Eno atau Oppa main bitcoin nggak?
      Baikkkk! Aku akan fokus menabung saja di saham 🙈. Terima kasih atas bisikannya, Kak 🙈.

      Delete
    3. Bentuk mental yang susah, jadi kalau sudah terbentuk, langkah ke depannya semakin mudah. Hihihi, semoga Lia bisa kuat menghadapi naik turunnya angka 😆 Memang baiknya tutup mata, dan rutin top up, namun perlu punya exit plan, berapa kira-kira goalsnya, kalau sudah tercapai, apa yang ingin dilakukan. Tarik atau bagaimana? 😁

      Aduh kakak jadi mau download Ajaib nih gara-gara HJP, hahahaha, penasaran mau lihat senyum lesung pipinya. Eaaakh, padahal fave kakak masih tetap Nam Do San, sayang dia nggak jadi BA aplikasi saham 😂 Untuk Indopremier saldo awalnya IDR 100.000 Lia, affordable, kaaan ~ baru menang penghargaan lagi tuh mereka 😍

      Kakak nggak coba bitcoin, si kesayangan pun nggak. Itu lebih besar resikonya compare to pasar saham, karena pasarnya global hahaha. Kakak prefer saham perusahaan Indonesia atau Korea saja, demi support ekonomi negara 😆 *gaya betoool* hahahaha. Sama-sama Lia, semangat untuk kita, ayo tajir sama-samaaaa ðŸĨģ🎉

      Delete
  15. Bacaaa inii jadi tertarik untuk ikut reksa dana. Sebetulnya sih Koko pernah ikut dan dia jg main saham. Karena yaa kerjaan dia juga berhubungan dengan itu.

    Tapi aku jadi ingin punya reksa dana sendiri ðŸĪĢðŸĪĢ Minimal bikin aku bisa menyisihkan uang dan ga akan aku gunakan jugaa. Daripada di tabungan, kok liaat angka nya masih oke, rasanya pengen main transfer2 ajaa ke barang belanjaan ðŸ˜Ģ

    Aku coba pelajari lagi deh, makasih infonyaa Mba 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo buat mba Devina, lumayan sedikit sedikit lama-lama jadi bukit 😆

      Memang tabungan suka buat gatal, saat dilihat angkanya masih oke, langsung kepikiran belanja. That's why, now belanjanya diubah jadi reksadana atau saham ðŸĪĢ

      Siap, sama-sama mba 😍💕

      Delete
  16. Aku trakhir invest di Reksadana pas msh kerja di bank. Jujurnya Reksadana ga terlalu sesuai Ama risk profileku yg speculative mba :D.

    Aku suka yg beresiko tinggi. Tapi dgn return gede.

    Makanya deposito aku ga pernah nyentuh. Reksadana pernah, tp itupun yg aku pilih yg Reksadana saham. Obligasi sekali, dan ga mau lagi, terlalu kecil aja.

    Untuk investasi yg stabil aku cendrung pilih LM. Lalu yg lebih beresiko aku invest di saham dan P2P

    Tapi P2P pun aku LBH hati2 mengingat kondisi negara msh blm stabil. Jd aku cendrung pilih yg resikonya minimal rating B. So far blm prnh ngalamin yg namanya gagal bayar di P2P. Telat banyaaak hahahaha. Tapi akhirnya dibayar kok.

    Reksadana aku ga terlalu tertarik mungkin Krn aku tau MI nya toh menempatkan fund nya di saham juga. Jadi aku pikir mnding aku lgs di saham aja drpd lwt Reksadana :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Fanny, kalau seperti mba Fanny dan saya, sudah bisa mulai terjun ke saham sebab profile risk kita kinda high kayaknya 😆 Eh tapi saya masih pakai reksadana sih, meski deposito nggak hahaha. Untuk dana pegangan tahunan biasanya saya taruh RDPU biar ada tambahan sedikit sedikit ðŸĪĢ Baru sisanya sebar ke yang lain ~

      Kalau P2P saya cuma pakai satu saja, hihihi, masih belum mempelajari lebih dalam. Nah untuk RDPU yang saya bahas di atas, itu saya share pengalaman buat teman-teman pemula yang belum paham saham, biar nggak langsung terjun ke saham, namun bangun habis investasi dulu dengan reksadana 😁 hehehehe.

      Thank you for sharing, mbaaaaa 😍💕

      Delete
  17. jadi pengen ceritain pengalaman dengan RD di blog sendiri nih
    kenal istilah reksadana bisa dibilang dari waktu kuliah itupun karena sering baca majalah dirubrik financial, dan waktu itu nggak paham paham banget apa itu karena memang belum punya duit sendiri. Efek majalah segitu besar buat tambahan ilmu keuangan
    waktu udah kerja, nemu bukunya Farah Dini yang bahas soal keuangan dan investnya, jadi terbuka lagi pemikirannya
    dan baca baca taunya untuk buka investasi seperti itu harus ke bank (waktu itu), dan datanglah ke Bank Mandiri (sebut merk gpp ya), dan udah bilang ke advisornya mau invest tapi malah diarahin ke asuransi + investasi. Dan aku iya iyain aja, dan udah berjalan mungkin 1 tahunan.
    Dari situ aku cari info lebih jauh dan ternyata kalau asuransi + invest untuk kaum seperti aku waktu itu masih "kurang cocok", karena pertama aku sendiri nggak pernah claim asuransi dan sepertinya susah kalau mau dicairin yang mesti nunggu sakit. singkat cerita aku tutup

    dannn cari info lagi soal RD tapi waktu itu bingung mau pilih lewat "jasa" siapa, meskipun ngincer nya bibit tapi perlu keyakinan juga dari orang lain.
    akhirnya temen cerita suruh coba bibit dulu, dannn sampai saat ini nggak nyesel.

    seperti biasa bibit akan mengarahkan portfolio yang cocok sama calon investornya macam aku ini, tapi aku lebih memilih sendiri type apa yang aku mau. akhirnya memilih pasar uang dan saham

    tujuan invest di reksadana awalnya mau misahin dana liburan dan dana pensiun. Itung itung nabung pelan pelan juga.
    sekarang fokus yang penting nabung di RD dulu, jika suatu saat ada kepentingan urgent, aku bisa cairin, nggak terpikir itu untuk liburan atau apa, yang penting nggak diutak atik dan harus tahan nggak diambil kecuali urgent tadi

    dan dianggap uang RD itu uang "ilang" supaya nggak dipikirin terus dan terbersit pengen diambil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mba Ainun cerita di blog, mau bacaaaa 😁

      Wuah, ternyata justru diarahkan ke unitlink, ya? Kayak teman saya, ada yang kejadian begitu dulu, padahal niatnya mau beli reksadana. Karena nggak paham, justru diarahkan ke unitlink, which is membuat teman saya kesal 😅 hehehe.

      Lika-liku perjalanan mba Ainun sebelum akhirnya ketemu Bibit sangat menarik. Thankfully, setelah ketemu Bibit, mba Ainun jadi lebih semangat investasi untuk masa depan. Ikutan senang bacanya 😍 Semoga semakin banyak uang di tabungan Reksadana mba Ainun ya, semangat mba menabungnyaaa ðŸĨģ🎉

      Delete
  18. Meski belum punya penghasilan tetap, mulai tahun kemarin saya sudah berani coba-coba main reksadana. Ambil yang paling agresif karena saya cukup ngga terlalu peduli jika uang sudah saya kategorikan sebagai "tabungan". Istilah sederhananya, saya ngga ngitung lagi.

    Kemarin mulai belajar dikit-dikit sambil bikin porto untuk dua tujuan. Satu, dana hidup tua. Saya ngga tau ini akan jadi seperti apa dan kedepannya akan tetap berjalan atau tidak, tapi kayaknya punya semacam pegangan dihari tua bisa jadi sesuatu yang melegakan. Kedua, untuk beli elektronik baru. Hape dan laptop saya tentu masih sangat bagus dan masih layak pakai, tapi setelah belajar dari pengalaman, kebutuhan mendesak pas alat komunikasi itu rusak sangat bikin puyeng. Jadi, menyisihkan sedikit untuk biaya ini kayaknya akan menghindari saya dari puyeng dikemudian hari

    ReplyDelete
    Replies
    1. WOW COOL! Hihihi, langkah pertama yang bagus untuk mulai menciptakan habit menabung demi masa depan lebih cerah mas, hehehe, tinggal dipelajari pelan-pelan cara baca data dan pilih MI yang bagus dengan performa oke punya 😁

      Nah, dengan punya goal seperti yang mas Rahul jabarkan, itu justru akan membantu mas Rahul keep on track, karena tau, menabung ini ada purpose-nya 😍 Semoga bisa tercapai mas, satu persatu bisa terkabul sesuai rencana ðŸĨģ🎉

      Delete
  19. Aku udah pake bibit dari hampir setahun yang lalu, dan bener" worth it bgt buat pemula. Yang paling aku suka sih tampilan aplikasinya yg ngga ribet dan ada fitur rekomendasi robo advisor gitu. Sama aku suka jg fitur switch produk/portofolionya, karena aku suka tbtb pngen ganti tujuan keuangan gitu heheh

    Dan emang bener join bibit ini ngga ada ruginya kalo kita emang udah memahami jenis reksadana tertentu yg sesuai dg tujuan keuangan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Helka, tampilannya bagus dan mudah untuk digunakan. Menurut saya, Bibit salah satu aplikasi yang user friendly, especially untuk pemula 😍

      Semoga tujuan keuangan kita bisa tercapai sesuai harapan ya, mba ðŸĨģ

      Delete
  20. Install dan registrasi Bibit untuk nabung reksadana... checked. Soalnya saya ada keinginan untuk lanjut Yoga Teacher Training, selain itu perlu alokasi dana pendidikan buat anak-anak saya dan dana pensiun buat masa tua nanti, minimal biar nggak nyusahin anak nanti masa tua nanti siapa tau bisa tidak membebani anak malah bisa keliling dunia sama suami haha... Biar ga menimbulkan semacam generasi sandwhich kaaan... Ya mudah-mudahan. Saya nggak ada pengalaman begitu sih dari orang tua dan mertua jadi saya mau bikin next continuing good karma juga lah buat generasi saya hehehe.

    Paling enak ini buat perencanaan jangka panjang kita ngomongin goalsnya dulu biar terus bisa termotivasi ya kan... Saya udah pelajari reksa dana itu sejak baru-baru nikah dan mulai sadar pentingnya financial planning yang baik buat tabungan saat memiliki anak. Dulu belajarnya dari blog dan forum-forum kayak The Urban Mama sekitar tahun 2012. Lalu terkendala nggak punya NPWP jadi nggak mulai-mulai investasi Reksa Dana. Abis saya dan suami kerjanya di sektor informal sebagai petani saja, jadi susah di approve bikin NPWP saat itu.

    Setelah saya udah merambah ke pekerjaan formal mulai berasa, nih dapat pemasukkan tetap dan enak aja kalau buat ditabungin secara konsisten. Dulu saya ikutan juga tuh deposito. Lalu ikut tabungan rencana juga untuk jangka waktu bertahun-tahun, setau saya adanya di bank Mandiri. Tabungan rencana bikin konsisten nabung dan saya kerasa enaknya ada dana terkumpul dari bertahun-tahun konsisten nabung gitu, yang pada waktu itu goalnya nggak terlalu jelas sehingga pas dicairin dipakai lah beli keperluan anak dan investasi juga ke menstrual cup yang harganya dulu pas beli terasa mahal bingits. Sekarang saya udah punya goal jelas mau nabung yang lebih menguntungkan nggak kalah sama nilai inflasi, nih.

    Ya mudah-mudahan besok aja udah selesai verifikasi oleh KSEI di app Bibit. Kalau udah selelsai kan saya bisa menghadiahi diri saya dengan berhasil mulai investasi Reksa Dana di hari ulang tahun saya yang kebetulan udah di penghujung usia 20an saya :D. Nah, syukur udah mau put effort melek finansial memasuki usia 30.
    Ini pun saya pelajari lagi tulisan mbak yang sebelumnya tentang Bibit Reksadana pelan-pelan sampai habis waktu 2 jam lebih sekaligus baca tiap komentarnya. Sambil memahami setiap pengalaman dan agihan teman blogger lain sambil nyari ada yang bagiin kode referal Bibit nggak, soalnya lagi daftar, nih. Ternyata mbak Mega Aulia malu-malu nyebutin kode referalnya... :) Yah, akhirnya saya udah berhasil daftar tanpa referral code.

    Kalau masih ada yang berminat pakai kode referal untuk daftar di Bibit, ini saya dengan senang hati bagikan, kodenya: jessmite

    Terima kasih ya mbak inspirasinya dan asyiknya ngikutin blog mbak sampai lupa waktu, saya cukup terhanyut dengan manfaat-manfaat yang bisa dipetik dari tiap post yang mbak bagikan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaaaay, finally bisa daftar Bibit ya, mba? Semoga bisa lolos verifikasi dan mulai menabung untuk masa depan mba bersama keluarga tercinta ðŸĨģ Oh dan sebagai hadiah ulang tahun di penghujung 20 juga *OMG you are so young* 😍

      Well, kalau kita bisa melanjutkan kebiasaan di masa orang tua kita, untuk nggak membebani keturunan kita, tentu itu akan sangat baik, yaaa ~ mulia sekali tujuan mba Intan, semoga bisa terlaksana dengan lancar sesuai harapan 💕

      Dan terima kasih referal code-nya, siapa tau ada teman lain butuh, bisa pakai kode yang mba Intan bagikan. Lumayan untuk permulaaan 😁 hehehe. Sama-sama mba Intan, senang bisa sedikit membantu dari info yang saya bagikan 🙈

      Sukses untuk kita 😆

      Delete