Vegetable Stir Fry | CREAMENO

Pages

Vegetable Stir Fry

Siapa di sini yang suka sayur tumisan? Ayooo acung jari tangaaan! 😍 hehehe, gue pribadi sangat suka sayur tumis / oseng / or stir fry nama bekennya. Menurut gue, salah satu kebahagiaan lahir di Indonesia adalah adanya banyak jenis sayur yang tersedia --- Kalau kata si kesayangan, "Indonesia is heaven." itu bukan rekayasa. Karena for real, tipe sayuran di Indonesia enak-enak πŸ˜† Wk.

So, pada post kali ini, gue mau bahas lima sayur tumisan yang gue dan si kesayangan suka. Maybe some of you already know soal Morning Glory a.k.a Tumis Kangkuuuung, however ternyata, ada beberapa sayur tumisan lain yang dia suka dan sering dia request untuk dimasak πŸ™ˆ Mau tau apa? Yuuuuuk ikuti cerita gue bersama sayur mayur yang ada di rumah. Ohya, sebelumnya, untuk tumis sayur, gue punya rules tersendiri yaitu harus pakai olive oil atau corn oil agar lebih tasty 🀀

TUMIS KANGKUNG

Well, sayur satu ini sudah jadi rahasia umum sebagai sayur yang si kesayangan suka -- karena gue pernah bahas pada post Run, Hon! Run! 🀣✌ Dan sayur ini termasuk sayur yang bisa gue masak asal ada bahan. Too bad, di Korea, Kangkung nggak bisa didapat dengan mudah, I meaan, nggak dijual di E-mart atau supermarket sejenisnya. Alhasil, setiap ingin beli Kangkung harus online, cari di Coupang, terus dikirim dari Mainland (Seoul) dengan harga yang ampuuuun mahalnya πŸ€ͺ

Tumis Kangkung 😍

Pernah gue beli Kangkung se-pack (sekitar dua ikat) dengan harga KRW 6.000 (sekitar IDR 72.000), padahal kata mba gue, Kangkung di Indonesia seikat paling berapa ribu perak 😁 Makanya ketika di Korea, gue malas beli Kangkung terlalu sering 🀣 Selain karena harganya ngadi-ngadi, menurut gue, capek tunggunya sis *keburu hilang mood gue nanti*. Jadi gue lebih suka beli sayur fresh di E-mart, meski pilihan yang ada nggak banyak dan cocok dengan lidah gue yang sangat Indonesia πŸ™ˆ

TUMIS LABU SIAM

Duuuh, ini salah satu favorit gue, paling enak dimakan sama Udang Crispy atau Ikan Nila goreng dan Telur Mata Sapi πŸ˜† Mba gue kebetulan jago masak Udang Crispy, dan menurut gue, Udang Crispy mba gue adalah yang the best dari semua yang pernah gue makan. Sebenarnya gue ada keinginan kirim Udang Crispy ke temans, namun, gue sampai sekarang nggak tau bagaimana cara kirim makanan matang hahahaha. Maklum bukan sista-sista olshop, wak 😁

Tumis Labu Siam 😁

Back to topic soal Tumis Labu Siam, kenapa gue suka, karena sayur ini ingatkan gue pada Ibu gue yang dulu sering masak menu ini ketika gue masih bocah 😍 Berhubung gue doyan, Ibu jadi rutin masak sayur ini... bahkan pernah ada satu momen ketika gue sakit, lemah, letih, lesu, hilang nafsu makan, tau-tau Ibu masak Tumis Labu Siam dan Ikan Nila, dan gue langsung sumringah dongggg kawaaan πŸ€ͺ Since then, gue minta Ibu resepnya dan kasih ke mba gue untuk masak ~

TUMIS TAUGE

Widiiiiw, ini jenis sayuran lain yang si kesayangan suka, hehehehe, kalau di Korea, kita sebut sayur ini dengan nama Kongnamul yang artinya Tauge 😁 Sebetulnya, di Korea ada side dish berbahan dasar Tauge (ditumis pakai minyak wijen), namun rasanya tentu beda dengan Tumis Tauge khas Indonesia 🀀 Ssssssttt, kenapa orang Korea suka Tauge, katanya baik untuk kesehatan pria, entah benar atau nggak, gue nggak pernah cari tau soalnya *ngapaeeencobak* 🀣 Wk.

Tumis Tauge πŸ˜†

Gue lumayan sering masak ini ketika di Korea karena Tauge dijual bebas di E-mart. Untuk harga satu pack dikisaran KRW 3.000 kalau nggak salah atau around IDR 40.000 πŸ™ˆ Eniho, saat memasak tumis Tauge versi Korea, gue pakai cabe merah besar, iyaaa di Korea susah cari cabe rawit, apalagi cabe setan. Mana adaa πŸ€ͺ Dan karena Korea punya Ikan Teri yang enaaak, not too salty, jadi gue sering tumis Tauge-nya pakai Ikan Teri dan Telur Puyuh, gonta-ganti sesuai selera 😁

TUMIS BUNCIS WORTEL

Another comfort food buat gue dan si kesayangan, dan cukup sering dimasak mba gue di rumah 😍 Ini paling enaaak saat dikombinasikan dengan Ayam Goreng atau Daging Sapi Blackpepper, plus masih banyak menu lainnya -- Karena sayur ini termasuk gampang di-mix and match menurut gue, hahahahahahahaha. Bahkan hanya dimakan pakai Telur Rebus atau Telur Mata Sapi sudah mevvaaaaaaah 🀀 Kata mba gue, sayur ini masuk TOP 3 menu yang paling sering mba gue masak dalam sejarah perjalanannya bekerja sebagai cooker di rumah 🀣 Mantap qaqaaa ~

Tumis Buncis Wortel 🀀

Thankfully, di Korea, gampang cari buncis dan wortel, jadi kapan mau makan, cus langsung cari di E-mart *ini E-mart nggak mau bayar gue apah? Gue sebut berulang-ulang* πŸ€ͺ🀣 On top of that, sohibuls-nya si kesayangan pun suka menu satu ini yang mana bukan menu normal di Korea. Jadi ketika makan, mereka merasa, "Waaaaw. Great!" πŸ˜† Wk. Yaiyalah great, siapa dulu chef-nya *kibas rambut* *pasang kacamata hitam* 😎 Fyi, ini menu yang gue PD memasaknya, karena langsung membuat gue merasa dicintai Omma (mamaknya si kesayangan) ahuahahahaha 😜

TUMIS KACANG TEMPE

Yuhuuu, ada menu klasik lainnya, and bring back my old memories ketika masih tinggal dengan orang tua 😍 Ibu suka sayur ini, dan ini adalah sayur favorit Ibu, hehehehe. Biasanya Ibu memasak Tempe lebih dahulu, digoreng agak kering, lalu ditumis dengan kecap --- baru setelah itu dicampur dengan Kacang Panjang 😁 Mungkin maksud Ibu agar bumbunya lebih meresap, entahlah ~ Yang pasti menu Tumis Kacang Panjang dengan Tempe ini sering membuat gue flashback, masa-masa dimana Ibu menyuapi gue ketika gue sibuk bermain sama adik tercinta *eaaakh* 🀣

Tumis Kacang Tempe πŸ’•

By the way, si kesayangan pertama kali makan Kacang Panjang dan Tempe di Indonesia, dan dia suka hahahaha. Dia sukses dapat predikat anak Tempe, karena hobi minta mba gue masak aneka Tempe, dari mulai Tempe Mendoan, Tempe Orak-arik, Tempe Crispy yang digoreng tipis, dan masih banyak jenis menu Tempe lain hihihihihihihi πŸ˜† Makanya ketika dia tau ternyata ada menu sayur Kacang Panjang dengan Tempe, mata dia langsung berbinar. "So deliciouuus, Honeeeeey!" katanya πŸ€ͺ Yeah, gue memang agak telat memperkenalkan menu ini ke dia πŸ™ˆ

🐰🐰🐰

See, ternyata ada banyaak menu sayur di Indonesia, bahkan yang gue bahas di atas hanya sekian persen dari (mungkin) ribuan menu di luar sana 😍 And it makes me proud as an Indonesian, hehe. Teman-teman di sini paling suka tumis sayur apa? Ada ide nggak si kesayangan harus coba menu tumis apa? Nanti kalau ternyata idenya sudah pernah dicoba, akan gue balas via komentar bagaimana pendapat si kesayangan 🀣✌ Eniweis, sekian untuk post hari ini, pan-kapan gue akan cerita sayur berkuah dan berbagai macam tipe sayur lain jika ada kesempatan 😁 Sampai jumpa ~

74 comments:


  1. Waaah??? Selera kita sama mbak Eno , tapi sudah pernah coba menu suwir ayam bumbu tomat belum ??? Tomatnya bisa pakai tomat biasa atau kalau mahu lebih enak pakai tomat pabrika.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum pernah mba, hehehehe, coba nanti saya cari resepnya 😁

      Delete
  2. Mba Enooo, ini judulnya apa pun menu sayurnya, topping-nya cabai merah dan bawang goreng yaa πŸ€­πŸ˜‚πŸ˜‚

    Duhh nelen ludah lho aku lihat semua tumisan sayurnya, karena lima-limanya favoritku baaaaanget 🀀 apalagi tumis labu siam sama kacang tempe, huhuhu they are my faves! ❤️

    Jadi ingat waktu kuliah di China mendadak pengen masak tumis labu siam, sayangnya di pasar tradisonal di sana nggak ada yang namanya labu siam πŸ˜‚ padahal udah ngidam-ngidam banget wkwkwk

    Btw, bener lhoo Mba toge itu bagus untuk ehmmm.. kesuburan pria πŸ™ˆ makanya katanya kalo mau punya anak lagi suami disuruh makan banyak-banyak toge 🀣

    Mbaa, kalau oyong suka nggak? Oyong tuh sebutan lainnya apa ya, kalo gak salah tiap daerah ada nickname-nya gitu. Aku suka banget tumis oyong pakai telur atau dimasak kuah, such a comfort food!

    Terus aku juga jadi penasaran dengan Udang Crispy-nya Mbak Chef. Maksudnya udang goreng tepung gitu atau bakwan udang tipis, Mbaa? 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaaa, bawang goreng dan cabe merah harus ada 🀣 Bahkan karena susah cari bawang goreng di Korea, saya selalu stock 5 packs dari Indonesia πŸ™ˆ Wk.

      Wohoooo, TOSS mbaaa! Labu memang susah cari di luar, saya pun nggak dapat yang pas dan cocok sama Labu yang biasa dipakai mba / Ibu saya πŸ˜† Alhasil cuma bisa gigit jari setiap kali ingin makan, hahaha. Bersabar tunggu pulang πŸ€ͺ

      Nah iya kayaknya menyangkut kesuburan pria, makanya di Korea, sering banget dikasih Tauge katanya kalau mau punya anak 😁 Ternyata itu bukan rumor, hahaha. Thanks infonya, mbaaa πŸ˜† Eniho, saya suka Oyong, di tempat saya disebut Oyong jugaaa, tapi saya biasanya dimasak kuah bening 🀀

      Kalau Udang Crispy versi mba saya itu Udang Goreng Tepung maksudnya, bukan Bakwan Udang. Hihihi. Surprisingly, enak bangetttt rasanya, biasa makan di resto suka berminyak banget, atau tepungnya too much, dan nggak berasa. Tapi buatan mba Saya tuuuh entah kenapa enak πŸ™ˆ Seandainya saya tau cara kirim makanan matang, mungkin saya sudah kirim ke mba Jane untuk coba 🀣

      Delete
    2. Barusan aku iseng browsing tentang labu siam, ternyata asal muasalnya dari Siam, Thailand, Mbaa. Makanya dikenal sebagai labu siam :D si labu siam ini memang enak banget sih yaa. Direbus terus dimakan sebagai lalapan pernah nggak, Mba? Awalnya aneh tapi sejak tinggal di Bogor jadi doyan, ketularan orang Sunda kayaknya πŸ˜†

      Hahahaha sayanggg sekali kalau dikirim matang dari Denpasar-Bogor, jangan-jangan habis di jalan sama kurirnya πŸ™ˆπŸ˜ semoga nanti ada kesempatan nyicip masakannya Mbak Chef deh hihi

      Delete
    3. Oalaaah, saya baru tau mba, pantas ada nama Siam 🀣 Jadi mengingatkan pada Siam Square hahahaha πŸ˜† Menurut saya, Labu Siam selain enak juga soft, jadi waktu sakit, makan ini tuh cocok πŸ™ˆ Nah, saya pernah lihat orang-orang, even Ibu saya makan rebusan Labu untuk lalapan, tapi saya belum pernah coba. Enak kah, mba? 😍

      Kalau habis masih better, yang saya kawatirkan hidup lagi udangnya πŸ€ͺ

      Delete
    4. Enakkk Mba 😍 coba pilih labu yang agak kecil-kecil biar rasanya lebih maniss. Cocol sambal terasi wuihh mantapp *mendadak ngiler* πŸ€ͺ semoga kapan-kapan bisa cobaa hihi

      Delete
    5. Siaaap mba, nanti saya request ke mba saya, siapa tau ada πŸ˜†πŸ’•

      Delete
    6. Labu siam kukus fav saya Mba Eno 😁 apalagi labu siam yang di potong korek api trus dijadiin bakwan (kalo udah jadi gorengan mah enak semua yah) πŸ˜‚

      Delete
    7. Iya mba, kalau sudah jadi gorengan, apapun enak 🀣

      Delete
  3. Cobain tumis daun ginseng, Mbaaa. Uenaakkk krenyes2 gituu. Aku biasanya beli udah matengan sih, di resto Primarasa Surabaya. Mungkin di Bali, yg jual tumis daun ginseng ini di resto seafood kali ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya saya belum pernah coba mba, hihihi, nanti saya ceki-ceki di mana yang jual 😁 Mungkin ada di resto seafood. Thank you rekomendasinya, mba 😍

      Delete
  4. Waktu kecil saya gak suka banget tempe. Buat lidah bocah yang keseringan disumpal makanan Frozen, tempe itu tawaaar dan makanan orang tua hahahahaπŸ˜‚

    Pas udah besar, ehhh jadi suka banget sama tempe. Sampai sekarang. Tempe tuh jagoan banget ya bisa diolah jadi segala macam dan tetep enak... Mas kesayangan, you have good taste! πŸ˜πŸ‘

    Terus kenapa aku sedih pas baca morning glory harganya mahal amiit ngalahin harga udang seperempat kilo 🀣 huhu untung ya di Indonesia banyak ada kangkung jadi ngga perlu beli online. Meskipun saya juga belinya di supermarket sih karena gak bisa ke pasar. Harganya dua-tiga kali lipat harga pasar aja bikin nyesek, apalagi sampai saingan sama harga daging gitu 🀣 soalnya saya suka bets kangkungg 🀭

    Mas kesayangan barangkali mau coba menu tumis bunga pepaya pakai teri? Pahiiit tapi cocok banget sama nasi dan ikan bumbu. Ini menu lazim di masakan Sunda. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanan Frozen itu seperti Nuggets ya, mba? πŸ˜†

      Iyaaa, Tempe itu diolah apapun pasti enak. Heran saya, jarang banget fail kayaknya 🀣 Mau dimasak kering atau basah pun tetap enak. Cuma kadang tricky cari yang bagus kualitasnya, sebab kadang ada bau aneh kalau kita nggak cekatan memilihnya πŸ™ˆ

      Nah kaaan, better beli udang sekalian, hahaha, mana kalau di Korea itu harus tunggu delivery dulu, which is mood bisa hilang seketika πŸ€ͺ Makanya saya lebih suka beli fresh meski pilihan sayur yang cocok nggak banyak hehehe πŸ˜… Untung di Indonesia, harga Kangkung di supermarket pun masih bersahabat ya, mba Mega 🀣

      Untuk Tumis Bunga Pepaya belum pernah, seingat saya pun, saya belum pernah di Bali makan itu, hehehe, mungkin waktu kecil pernah, namun lupa lupa ingat πŸ™ˆ Coba nanti saya tanya mba saya ~ kalau yang agak pahit itu kami makannya yang daun singkong mba hahahaha. Itu ada tambahan rebon atau teri biasanya πŸ˜†

      Delete
    2. iya mbak. karena ibu sibuk, jadi dia selalu nyetok nugget dan sosis. Alhasil makanan tumis2an dan tempe tahu itu buatku jadi kayak "menu orangtua".

      Menu indonesia emang cuco yah. bawang, cabe, rebon, teri, sayur apa aja, nasi anget. udah, makan aja bisa nambah dua kali πŸ˜†πŸ˜†

      Delete
    3. Kayak keponakan saya mba, persis mba Mega 😍 Eniho, menu Indonesia tuh surprisingly meski kadang sederhana, namun rasanya juarak, yaaaa πŸ˜†πŸ’•

      Nasi, sambal, sayur telur saja sudah mevvaaaah 🀀

      Delete
  5. Tumis labu siam omooo enak banget mbak, apalagi buatan ibuku.. yummy banget..
    Emang ya mbak pertumisan itu adalah menu andalan untuk orang-orang indonesi. Beragam tapi tetep aja rasanya rasa indonesia banget dan simple jadi mau buat tinggal di campur... woilaa jadii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kan ya kaaan mba, Tumis Labu Siam buatan Ibu memang juarak 😍 hehehe, betul mba, bahagianya bisa lahir di Indonesia, ada banyak sayuran enak 🀀

      Plus, mudah buatnyaaa πŸ˜†πŸ’•

      Delete
  6. Kesukaan saya semua sih ini hehehe tapi kangkung tetap yang paling di hati sih. Tumis kangkung kalo lauknya udang goreng crispy juga enak banget mba, jangankan itu, lauknya telur ceplok atau telur mata sapi aja udah manjain lidah banget lah pokoknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tumis Kangkung memang juarak hihihi, iya mas, sebetulnya semua tumisan cocok dengan semua lauk yang ada, bahkan dengan sambal teri pun enak 😍

      Delete
    2. Nah iya bener, lauknya otak otak goreng pun enak mba

      Delete
    3. Wedew, sudah lama nggak makan otak-otak goreng 🀀

      Delete

  7. Mohon maaf mbak Eno, tari tadi kirim puisi di post mbak Eno yang secret gift. Harap tidak keberatan ya??? πŸ€«πŸ€­πŸ€­πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Tari, sudah saya baca. Hehehe, nggak apa-apa, mba 😁

      Delete
  8. Aku juga pecinta sayur yang ditumis, Kak Eno 😍😍
    Paling ringkes dan cepat prosesnya kalau masak sayur tumis-tumis gini hahahaha. Dan karena aku suka sayur, semua jenis masakan yang Kak Eno sebutkan di atas adalah makanan-makanan kesukaanku πŸ˜†. Mamaku masih sering masak ke-5 menu di atas untuk makanan sehari-hari πŸ˜†. Eh, paling jarang yang kacang panjang karena adik-adikku kurang suka 🀧. Kalau tempe orek di rumahku, jadinya dicampur buncis sebagai ganti kacang panjang 🀣.
    Terus aku juga pernah dengar kalau tauge bikin subur 🀣 that's why untuk pengantin baru, disuruh banyak makan tauge biar cepat goal 🀣.
    Kalau Kak Eno ingin kirim udang crispy, harus divakum seal dulu agar crispynya awet hahahaha. Harus beli alatnya sih, di online ada yang jual dari 150an hingga yang mahal~ pokoknya yang bisa vakum dan seal, jangan yang hanya seal doang. Ribet yak? πŸ€ͺ

    Aku juga dulu suka sambil disuapin sambil main sama adik 🀣 dulu mama suapinnya langsung b3 terus makanannya ditaruh di mangkok besar, jadi nggak ribet 🀣. Sampai sekarang aku paling senang kalau disuapin mamak apalagi pakai tangan 🀣 tapi sekarang mah udah nggak pernah, cuma sensasinya masih terngianggg eaaaak

    Kalau Oppa udah pernah coba tumis tempe orek teri kacang? Telur balado? Rendang? Tumis pare? Sayur asam? *Kok jadi semua makanan disebutin* 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ringkes bangetttt, dan mostly bumbunya sama hahaha πŸ˜‚ Jadi nggak ribet saat siapkan bahan, tinggal pilih tipe sayur apa yang mau ditumis sekarang 😍

      Memang buncis sama kacang panjang itu mirip-mirip, sohibuls kakak justru ada yang nggak suka buncis namun suka banget kacang panjang 🀣 Kebalikan adiknya Lia, hahahaha. Well, semua balik ke selera, yang penting masakan mama dihabiskan, biar mama senang 😁 Eniho, thank youuuuu infonya Liii, nanti kakak coba cari vakum & seal-nya, terus kakak kirim Lia as percobaan, ya? Hahaha πŸ˜†

      Jujur, makan disuapi pakai tangan ortu rasanya luarrr biasa. Entah kenapa, makanannya jadi tambah enak seratus kali lipat πŸ˜‚ Jadi dulu kakak kalau mudik ke rumah ortu, kadang masih minta disuapi meski sudah besar πŸ™ˆ

      Si kesayangan sudah pernah makan tempe orek teri kacang, telur balado, rendang, dan sayur asam. Kalau pare belum pernaaah hihi, while sayur asam dia bilang kayak doenjang jiggae rasanya 🀣 *suka mengarang bebas dia* πŸ˜…

      Delete
    2. Wkwk iya benar banget! Yang penting ada bawang merah dan cabai, rasanya udah enak banget 🀣

      Huahahaha malah kebalikannya ya πŸ™ˆ both of them kalau mama yang masak pasti enak dan aku habiskan πŸ€ͺ. Sama-sama Kak Enoooo, dengan senang hati, aku siap dijadikan kelinci percobaan karena aku percaya masakan Mba pasti enak 🀣

      IYA KAAAAANNNNN! Aku juga setuju bangettt. Padahal menu yang dimakan tuh sama, tapi kalau disuapin mamak rasanya bisa berkali-kali lipat enaknya 🀀. Makanya kalau mamak lagi makan, aku suka nongkrongin disampingnya biar bisa disuapin 1 2 suap aja 🀣

      Wkwk memang benar mirip rasanya Kak? Kayaknya beda dehhh πŸ˜‚ aku pernah coba Jiggae-jiggaean gitu tapi rasanya mah lebih dominan pedas 🀣. Kalau jengkol gimana? Udah pernah coba? Wkwk

      Delete
    3. PERFECT, Liiiii 🀣

      Semoga kita bisa jago masak kayak orang tua kita, hahaha, minimal menurun setengah skill-nya πŸ™ˆ Eniho, kakak sudah beli vakum dan sealnya. Wk. Niat! Penasaran mau coba betulan aman apa nggak. Soalnya dari Bali itu jarang ada YES, mostly regular kalau kirim barang which is 2-3 harian πŸ€ͺ Kalau sudah ready kakak kirim ke Lia 😍

      Selagi masih ada kesempatan, nggak apa-apa sesekali tempel mamak hehehehe, paling habis itu kena marah, "Apa siiih, makan sendiri sana." 🀣 Dan iyaaa, menurut kakak, Jiggae rasanya beda jauh sama sayur asam, tapi mungkin karena ada asam-asamnya kali makanya dia bilang kayak jiggae πŸ˜† Suka suka dia saja. Wk!

      Jengkol dan Pete nggak pernah, kakak nggak makan soalnya, jadi mba di rumah nggak pernah masak πŸ™ˆ Lia suka Jengkol? Rasanya kayak kentang, ya?

      Delete
    4. AMINNNN SEMOGA KAK! I WISH! Hahahaha berharap banget setengah skill masak mamak bisa menurun ke aku 🀣 .
      Kak Eno, memang terniat! 🀣 Langsung dibeli lho 🀣 Kalau nanti berhasil, bisikin aku merk vacumsealnya ya, Kak wkwk. Semoga works ya! Nanti kalau mau divacum, harus pakai plastik khusus, biasanya dikasih sama seller vacumnya soalnya kalau nggak plastik khusus, nggak mau kesedot udaranya.
      Soalnya dari Bali ke Jabodetabek jaraknya jauh makanya nggak ada yang YES 🀣 . Siaaaap!

      Wkwk ada-ada aja si oppa ini! Beda aukk! Nggak terima deh dibilang sama 🀣 *kok ngegas*
      Aku juga nggak suka baik jengkol maupun pete soalnya kurang suka wanginya 🀣 . Aku kira Kak Eno suka 🀣 .

      Delete
    5. Hahahaha, niat Li, penasaran lebih tepatnya, bagaimana cara sista olshop kirim makanan matang 🀣 Kakak beli di Tokopedia yang warna hitam, tapi kakak pilih yang 450k harganya. Sebab yang 150k itu pada review nggak bisa vakum cuma seal doang πŸ™ˆ Nanti kalau bagus, kakak info merknya πŸ˜† Kakak beli plastik emboss di-seller-nya biar nggak ribet, ada banyak pilihan, kakak kira cuma satu ukuran πŸ˜‚

      Nggak sayang, kakak nggak pernah makan, mungkin karena kena doktrin sama teman-teman kalau Jengkol dan Pete itu agak bau, jadi nggak pernah minat coba hahahaha πŸ™ˆ However penasaran ada yang bilang mirip kentang 🀣

      Delete
    6. Nimbrung, Sekalian rikues untuk percobaan Mba Eno πŸ˜‚, kalo cairan bisa di vacum juga gak Mba? Soalnya saya juga maju mundur ini mikirnya πŸ˜… Ntar kabar kabarin gimana hasilnya ya Mba 😁

      Delete
    7. Nanti saya coba mba, yang saya beli katanya bisa buat kering dan basah, tapi saya kurang tau basahnya sampai sebasah apa. Mungkin hanya basah biasa seperti ayam sambal misalnya 🀣 Maklum yang dibeli bukan yang paling mahal πŸ˜†

      Delete
    8. Siaaap! Ditunggu percobaannya ya, Kak Eno 🀣. Aku juga penasaran bisa untuk cairan juga atau nggak. Mungkin kalau cairannya sedikit semisal daging basah, masih bisa divakum, tapi kalau kuah kurang yakin aku 🀣 jadi penasaran juga wkwk. Thank you, Kak Eno πŸ’•

      Delete
    9. Baru sampai barangnya, Liaaa hahahaha. Nanti hari Senin baru dicoba. Kemarin sempat coba tapi nggak divakum, hanya ditaruh kotak makan, however setelah satu hari berlalu, rasa crispy di udangnya hilang hahahahaha *meski tetap enak* 🀣

      Nah, kalau kuah nggak bisa kata seller-nya, namun jika sedikit basah, bisa 😁

      Delete
  9. Makananku terdirin dari: 70% sayuran, dan sisanya protein dan karbohidrat.
    ya bisa lah 60% hehe..

    Tapi aku tipe pemakan aja, soalnya panda yang masakinnya, jadi bingung jg mau ngasih saran apa, haha...

    tapi aku bingung sama bit, gimana cara ngolahnya ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayuran apa yang Ady sukaaa? Hehehe 😁

      Biasanya Panda paling sering masak apa? Panda jago masak, ya? 😍 By the way, saya belum pernah olah bit kayaknya, nggak tau caranya. Ady makan bit?

      Delete
  10. Aduh mbaaa, semua menu tumisan di atas aku sukak, cuma gak peke cabe πŸ₯° jadi kangen banget masakan ini...
    Masakan rumahan sehat yg gak bikin bosen...

    Nemang sekarang lebih condong makan yg kukus/mentah. Tapi, diimbangi juga dg tumisan pake minyak zaitun..

    Labu siam yg kecil2 itu kalo di Bdg namanya jipang, dikukus terus makan pake sambel kacang, enak banget🀩

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menu tumisan selalu membuat rindu kita yang jauh dari rumah ya, mba. Berhubung mba lagi abroad, pasti rasa kangennya jadi berkali lipat 😁

      Iyaaa setuju, masakan rumah, sehat, murah meriah, dan lezat 😍 hehe. Mba makanan mentah apa yang biasa dimakan? Seperti salad, kah? 🀀 Atau lalapan? Hehehehe. Saya cuma dua itu saja yang saya makan mentah πŸ™ˆ

      Oh Jipang namanya, I see, nanti saya coba tanya mba saya πŸ˜†

      Delete
  11. Sebagai yang masih newbie di persayuran, aku lebih suka sayur yang ditumis daripada yang penuh air *kecuali sop yang masih jadi sayur paling disuka 😁

    Tumis kangkung sama tumis bumcis wortel aku suka bangeeettt, ga ditambah lauk lain pake nasi panas aja atau tambah abon udah enak *dasar anak kostan menunya irit* πŸ˜‚πŸ˜‚ tapi aku biasanya lebih suka kalau buncisnya dipotong lebih kecil ga tau kenapa πŸ™ˆ

    Oiya sama aku juga suka sayur orak-arik, Mba Eno tau ga? Isinya buncis, wortel dicampur telur diorak-arik gitu masaknya. Waktu aku kecil, Ibu suka banget masak ini πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba Eya, saya kalau sayur berkuah masih agak terbatas pilihannya dibanding sayur tumisan πŸ˜† And yes, sayur sop one of the best sih yaaa 😍

      Hahahahaha, betuuul kan, memang sayur tumisan itu nggak dikasih lauk apapun tetap rasanya enak ~ even hanya tambah sambal, tetap bisa lahap πŸ™ˆ Ah, I see, yang diiris tipis-tipis, mba? 😁 By the way, saya tau orak-arik, mirip tumis buncis wortel hanya saja ditambah telur. Enaaaaak itu, mbaaaa 🀀

      Delete
  12. aku juga sukaa tumis kangkung dan kacang tempe!

    di Berlin, kangkung ini juga sayur beruntung. kalo pas kebagian, bisa beli di supermarket asia. harganya ya jangan dikurs, tapi masih terjangkau karena beberapa menu asia juga pake kangkung.

    di Amerika Serikat, kangkung dilarang karena dianggap mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan.. benar sih.. abis makan kangkung biasanya aku ngantuk karena kekenyangan dan keenakan.. berbahaya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak kaaan, mas? 🀣

      Nah iya, saya semisal mau Kangkung perlu beli onlen di Asia Mart, atau nggak Coupang, itu pun untung-untungan hahaha. Memang sebaiknya jangan convert ke rupiah, bisa gondok soalnya πŸ€ͺ Wk. By the way, kangkung ini memang buat mengantuk, mas? Saya kira hanya rumor, soalnya dari dulu sering dengar πŸ™ˆ

      Delete
  13. Paling favorit itu tumis kangkung dan tumis kacang panjang + tempe. Udah mudah masaknya cepet lagi, apalagi kalo di Indonesia kan murah banget harganya πŸ˜†
    Mba Eno kalo pas di Jeju engga coba tanem kangkung aja? daripada beli mahal banget hahaha eh tapi bisa tumbuh kan ya? Kalo disini kan gampang banget...

    Btw, emang tempe itu enak enak enak enak banget sih πŸ™ˆ Wajar kesayangan Mba Eno suka banget itu sama tempe hahaha karena mau diapain aja tuh rasanya pasti bakalan enak

    Hmmm kalo tumis yang disaranin apa ya... aku sih semenjak bawa bekal sendiri paling sering bikin tumis sawi hijau + bakso/sosis dan ini menurutku enak sih hahaha siapa tau bisa jadi ide

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bingits mba Tika, harganya sangat bersahabat, hahaha, mana enak dan mudah pula. Duaduh nggak ada lawan 🀣 Saya belum pernah coba tanam Kangkung di Jeju, pernahnya hanya buat daun bawang pakai bawang bombay hahaha πŸ˜†

      Tempe selain enak, juga sehat mba, di Korea lately banyak yang beli Tempe, I mean, local Koreannya yang vegetarian 😁 Beberapa kenalan saya pun sering tanya ke saya, cari tempe di mana haha. Mantap, semakin mendunia 😍

      Oh, thank you mba Tika, Tumis Sawi Hijau boleh dicoba πŸ˜† Kayaknya dia akan suka. By the way, mba Tika saya ada kirim secret gift ke alamat yang pernah mba berikan. Mungkin sudah tiba. Semoga mba Tika syukaaaa πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
  14. Saya suka hampir semua jenis sayur. Kalo dari yang tumis, kangkung dan labu siam memang juara. Pake nasi hangat dan kerupuk ngga ada obat πŸ˜†

    Mama saya cukup sering masak sayur tumis kangkung. Salah satu sayur yang ngga pernah tinggal kalo dimasak Mama. Tapi kalo sudah ada ikan masak, biasanya ngga masuk sayur lagi karena kuah ikan sudah jadi pengganti sayur 😁

    Ohya, itu harga kangkung di Korea mahal juga. Mending beli ayam geprek harga segitu mah πŸ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihihi, iyaaa nasi hangat dan kerupuk sudah terasa enak πŸ˜†

      Ikan masak itu maksudnya ikan berkuah, mas? Kayak sop ikan, kah? Hihihi. Saya jarang banget minta mba saya masak ikan kuah, lebih sering digoreng biasa 🀣 Jadi kamus perikanan saya nggak banyak hahahaha πŸ™ˆ

      Harga Ayam Geprek lebih mahal lagi di Korea, mungkin KRW 10.000'an 😁

      Delete
    2. Iya kak Eno, ikan berkuah. Kalo di tempat saya akrabnya disebut ikan masak, atau Palumara. Kalo digoreng juga enak, sebenarnya. Dibakar juga. Tergantung jenis ikannya apa. Ada ikan yang memang cocok pada jenis masak tertentu 😁

      Konversi uang Korea-Indonesia mencengangkan sekali. Disini, teman saya bisa makan ayam geprek hampir setiap hariπŸ˜†

      Delete
    3. Ahaaa, terima kasih infonyaaa, mas πŸ˜† Saya taunya ikan berkuah yang kadang saya minta mba saya masak itu hanya ikan kuah bumbu kuning hahahaha 🀣

      Iyaaa that's why jangan dikonversi nanti sakit hatiiii 🀧

      Delete
  15. yeaaay, menunya sama dan aku juga tim tumis banget nih. Kemarin pas aku ikutan diet clean eating menuku nggak jauh-jauh dari itu, nanti sore juga mau masak labu denk, tapi kalau aku biasanya ditumis terus dikasih kunyit? ada kuahnya dikit. (masih masuk tumisan nggak ya kalau ini? hihi)

    Tapi berarti masih murahan kangkung di belanda ya mbak, 3 euro harganya sekitar 45rb berarti. Dulu setahun di sana cuma beli sekali doank, itupun patungan sama teman beli kangkungnya. Emang kangkung ini enaaaak banget surga banget.

    Kalau tahu sendiri gimana menurut kesayangan mba eno nih? kok bisa lebh prefer ke tempe gitu, hihi.. Eh tapi tahu mah lebih mudah ditemukan ya di korea juga, jadi nggak terlalu spesial kalau ke indo ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tumisan mba Ghina mirip saya, nggak terlalu banyak pakai minyak dan air, hihi, lumayan cocok untuk menu diet, selain sehat dan enak cencunyaaah πŸ˜πŸ’•

      Iya sepertinya masih murah di Belanda, tapi ini di Korea harganya beda-beda, tergantung mood penjualnya mungkin mba πŸ˜‚ Memang makanan satu itu surga apalagi dimakan saat kita jauh dari rumah Indonesia. Hikz. Double nikmatnya πŸ˜†

      Si kesayangan suka tahu mba Ghina, dan di Korea banyak menu pakai tahu, jadi bukan sesuatu yang interesting untuk dia. Beda sama Tempe yang cuma ada di Indonesia versi original dengan rasa no kaleng-kaleng lezatnya 😍

      Delete
  16. Aku doyan hampir semua sayuran, Mbak Eno. Enak dilidah enak di perut kalau menurut ku.:D

    Tapi kalau untuk tumisan yang gak akan buat aku bosan, ku nobatkan pada labu siam dan tempe. hahahaha

    Sebagai anak tempe kusarankan kesayangan Mbak Eno cobain tempe bacem deh. Aku kebetulan kurang begitu suka makanan yang manis-manis. Tapi kalau tempe bacem doyan, cuma jarang sih nemu yang enaaaakkk banget, Mbak. hahahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree hahahaha, no guilty feeling pula πŸ˜‚

      Si kesayangan sudah coba bacem mba, tapi lupa kapan, lamaaa, hanya sekali kayaknya. Nggak ingat bagaimana dulu respon dia, hahaha 🀣 Nanti pankapan saya minta mba saya buat. By the way, si kesayangan awalnya nggak begitu suka manis-manis seperti mba Wulan, however sekarang dia suka Gudeg cobak. Padahal Gudeg manis, kan πŸ˜†

      Delete
    2. Hanya sekali berarti kurang berkesan nampaknya ya, Mbak Eno. hahaha
      Iya Gudeg manis banget, Mbak Eno. Saya masih bisa makan gudeg tapi harus ada sambal atau cabenya biar ada pedas-pedasnya.:D

      Delete
    3. Iya mba, itu makan bacem karena pas mba saya masak 🀣 Mba saya jarang masak bacem masalahnya, jadiiii deh si kesayangan hanya sekali coba πŸ™ˆ

      Sama dong kitaaa, meski makan Gudeg harus pakai sambal πŸ˜† hahahaha. Gara-gara baca komentar ini, saya jadi ingin makan Gudeg besoook, mba 😍

      Delete
    4. Saya belum pernah coba sih masak bacem sendiri, nanti kapan-kapan dicoba deh. Saya pernah lihat ada bumbu instannya, Mbak Eno.:D

      Apapun makanannya tetep kudu ada sambal, Mbak. hahahaha
      Gudek di Bali dimana yang enak, Mbak Eno?

      Delete
    5. Kayaknya bacem paling gampang memang beli jadi, ya 🀣

      Gudeg langganan saya namanya Gudeg Keprabon mba Wulan, mungkin adik mba tau hehehe, ini cukup enak dan pas bumbunya plus basahnya πŸ™ˆ

      Delete
  17. YA AMPUN AKU SEBAGAI PECINTA SAYURAN LANGSUNG NGILER BACANYA T_____T kalau ditanya suka yang mana ya AKU SUKA SEMUA T_____T
    Tauge tumis dicampur tahu yang udah mateng itu lho Kak Eno rasanya jadi makin mangstap, kalau suka tahu ya.
    Kalau ibukku biasanya bikin tumis selada tapi ada kuahnya dan itu enak banget huhu, terus tumis pak choi juga enak, tumis wortel campur jagung juga eh...jadinya malah capcai kalau ini. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. SEMUANYA ENAAAK, MBAAA 🀣

      Iyaaa saya pun suka, kadang tauge dikasih tahu goreng, atau bakso, ikan teri, telur puyuh, hahahaha beda-beda sesuai selera πŸ˜† Wah tumis selada baru dengar saya, taunya tumis sawi putih ~ hehe, kalau pakcoy suka ugha, enaks 😍

      Capcay masuk tumisan kan, mba? πŸ˜‚

      Delete
  18. Saya Mba, Sayur apapun suka dan malah jadi terinspirasi sama semua menu di postingan ini hahaha.. Walo sering males masaknya karena selalu gak sempet (paling dikukus) πŸ˜…, tapi kalo di keluarga, kayaknya hanya saya yang doyan tumis-tumisan, soalnya kalo dirumah Ortu biasanya sayurnya kebanyakan di lalap, nah kalo di rumah mertua malah sayurnya berkuah semua. πŸ˜‚

    Tapi waktu kecil dulu, kalo lagi musim jamur (jamur itu sayur bukan yah?)πŸ˜‚ Ada satu jenis, Jamur Tahun namanya, yang biasa tumbuh di hutan di dusunnya Ortu setahun sekali, biasanya Jamur itu jadi masakan paling favorit. Sama satu lagi, tumis daun pakis, dikasih santan sedikit, mantab. Mungkin kalo di tabur teri nasi yang udah di goreng bakal tambah enak itu yah πŸ€€πŸ˜‚ jadi nostalgia.

    Ngomong2, kesayangan Mba Eno udah pernah nyicip Tempe Mendol ga? Saya pernah pengen bikin postingan tentang makanan dengan kandungan protein tinggi, sehat dan enak dari tempe, tapi pake versi sehat karena gorengnya hanya dioles-oles di teflon, padahal aslinya mah digoreng. Tapi lupa terus πŸ˜‚. Pas kemaren dulu saya nyoba, akhirnya Tempe Mendol jadi salah satu makanan favorit saya juga. πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah berarti saat masak sayur tumisan, mba saja yang makan? 🀣

      Berarti porsi masaknya cuma untuk mba Rini saja dong yaaa, while anak-anak atau yang lain makan versi sayuran kuah / lalap 😍 hehehe. By the way, saya baru dengar nama Jamur Tahun, lucuk karena tumbuhnya setahun sekali. Bagi pecinta Jamur Tahun seperti mba Rini benar-benar diuji kesabarannya πŸ˜† Wk.

      Belum pernah kalau Tempe Mendol mba, saya pun nggak pernah, ini baru kali pertama dengar namanya πŸ™ˆ Ayo ayo mba tulis postingan tentang makanan. Jadi ingat sama post mba soal aneka menu telur, itu keren banget lhoooo 😍

      Delete

  19. Alhamdullilah, paketnya sudah sampai. Terima kasih mbak Eno , semoga rezekinya makin lancar jaya . 🀲🀲🀲🀲🀲

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba Tari, selamat menikmati, ya 😁

      Delete
  20. Beuh baca ini pagi-pagi auto lapar kakkk.

    Btw, Indonesia emang juara soal sayuran, banyak macamnya enak-enak pula. Belakangan pun aku baru sadar kalau banyak tanaman liar yang tumbuh di tanah Indonesia bisa diolah jadi makanan, bahkan termasuk super food yang khasiatnya untuk tubuh luar biasa. Gara-gara nonton story-nya mbak Windy Ariestanty di Ig aku baru sadar.

    Soal harga sayuran di Korea, alamat kalo dibandingin sama harga sayur di Indo bikin nangis ya. Aku jadi ingat pengalaman kangen makan sayur pas travelling di Korea. Nyari sayur susah. Tapi namanya kangen, ya tetep usaha dan akhirnya dapat. Senengnya pas bisa makan sayur hasil masak di dapur hostel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya yang lihat ulang pun lapaaaar, mba 🀣

      Agree, lucky banget kita lahir di Indonesia. Kaya akan sayuran 😍 Dan iya mba Dinilint, banyak lho tanaman liar yang bisa dimasak. Meski saya nggak ikuti cerita mba Windy, hehehe, soalnya saya taunya dari mba saya kadang suka petik daun jeruk itu dari tanaman liar untuk masak chicken salted egg πŸ˜† Wk.

      That's why saat belanja harus tutup mata mba, semisal diconvert terus ke rupiah yang ada jadi nggak beli-beli nanti karena semua terasa mahal πŸ€ͺ hehehe. OMG mba Dinilint beli sayur apaa, sampai masak di hostel cobak 😁

      Delete
    2. Emang enak makan salted egg yang ada bumbu daun jeruknya. Duh, lapar lagi kan bayangin aroma daun jeruk.

      Aku dulu sempat beli semacam pokcoy. Ahahaha lupaaa, udah lama. Ingetnya udah bosen banget sama bumbu-bumbu pedas korea trus kangen makan sayuran. Ya udah ketemu apa di ahjuma jual sayur gitu, trus masak deh di hostel. Wkwkwkwk

      Delete
    3. Enaaak bingits, jadi ingin makan chicken salted egg deh saya πŸ™ˆ

      Oh Pokcoy! I see. Hihihi. Makanan Korea mostly memang pakai bumbu pedas, tapi ada yang pure sayur dengan kuah bening, biasa dikenal dengan nama Gukbab. Ini seriously enak mbaaa, mirip soup daging di Indonesia 🀀

      Mungkin pankapan mba Dinilint bisa coba saat balik ke Korea 😍

      Delete
  21. Otomatis melotot ngeliatin harga-harga sayuran di Korea yang, wow, emejing banget. Apa segitu sudah tergolong "harga normal", Mbak Eno? Kan kalo di Indonesia nih biasa harga-harga suka naik sebelum lebaran dan tahun baru, barangkali aja di Korea juga ada yang modelnya begitu, hihihi.

    Ah, ini sih semua menu kesukaan keluarga kami juga, apalagi tumis kacang panjang + tempe! Biasanya kalo beli nasi bungkus di warung-warung lauk yang ini nggak boleh kelewatan. Kalo bisa malah minta nambah. Harus bayar lagi seribu-dua ribu gapapa deh yang penting bisa makan sepuasnyaaa!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mba Ila ~ Salam kenal 😍

      Kalau untuk Kangkung termasuk normal mungkin karena import, tapi jika di-compare dengan sayur lain tentu mahal, mba Ila πŸ˜† Sebab sayuran seperti salad endeblabla masih lebih murah hehehe. Eniho, saya nggak perhatikan kenaikan harga, sepertinya sama saja harganya meski ada chuseok / seollal 🀣

      Nah iya mba Ila, menu tumis kacang panjang + tempe ini salah satu menu yang sering ada di warung makan ~ enak bangets, apalagi tambah seribu dua ribu pun sudah terhitung banyak 😁 Mba sukanya tempenya manis, nggak?

      Delete
  22. Aku pecinta berat sayuran mba, terutama lalapan, yg mentah. Kenikir, pare mentah, kemangi, kacang panjang, ato yg direbus dikit, daun ubi, daun pepaya, itu semua dimakan Ama sambel terasi, beuuughhh, udah cukup, ga usah lauk lain :p

    Tapi kalo ditumis, aku ga terlalu doyan. Ada sih yg aku suka, tapi terbatas banget. Toge dan kangkung aku suka. Tapi labu, agak susah nelannya :p. Bisa jd karena dulu pas awal SMP kayaknya, aku sempet sakit, dan berobat ke shinshe.ama shinshe disuruh mkan rebusan labu Siam yg kecil2, sekali makan 3, jd sehari bisa 9 (pagi siang malam). Trus air rebusan diminum. Ga pake garam gula. Hambar blaaaas. Aku diem2 makannya pake sambel terasi. Agak menolong utk ditelan.

    Bisa jd karena itu aku jd benci Ama labu siam:p.

    Kalo sayurnya direbus, banyaaak yg aku suka. Apalagi di Aceh dulu banyak kuliner khasnya yg menggunakan sayuran. Tapi kekurangan sumatra itu, banyaak banget menggunakan santan. Aku ga tau apa manfaat dari si sayur masih terpenuhi dengan dimasak pake santan hahahahah

    Itu masakannya selalu pake bawang goreng ya mba? Aku setuju bawang goreng selalu nambah makanan jd enak banget ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMAYGAD pare mentah, mba? 😱 Nggak kebayang pahitnya. Saya jadi ingat dulu Ibu pernah masa nasgor pakai pare which is kinda pahit hiks 🀣

      Mungkin karena mba Fanny trauma dengan labu jadinya nggak bisa telan ya, mba ~ saya pun kalau disuruh makan rebusan labu sampai 9 dalam sehari, mungkin saya nggak akan mau lagi kenalan sama labu seumur hidup saya πŸ€ͺ

      Menurut saya ituuuuu kelebihaaan mba, makanan sumatera enak-enak ya ampuuuun, yang bersantan versi mereka juaraaak, tapi kalau kebanyakan memang nggak baik untuk kesehatan πŸ˜† Aduuuh jadi teringat lodeh nih saya πŸ™ˆ Wk.

      Iyes mba Fanny, saya always stock bawang goreng di rumah 🀀 Enak soalnya ~

      Delete
  23. yampun kenapa fotonya menggoda imanku semua hahaha
    semua menu mis tumis ini sudah pernah dimasak, tapi kadang masakan tiap orang rasanya beda, aku icipin tumis tauge punya temenku ya agak agak beda rasa, mungkin pengaruh ada nggaknya micin ya hahaha
    dannnnn tumis kacang tempe jadi mengingatkanku waktu kos jaman kuliah dulu, ternyata aku bisa masak hahaha, itupun karena liat resepnya dari koran jawa pos tiap hari minggu.
    maksudnya waktu itu adalah biar hemat uang makan, jadi sesekali masak dan seringnya memang masak tumis tempe ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayoooloooh, hahahaha 🀣

      Agree, semua makanan tergantung siapa yang masak. Bahkan masakan Ibu saya dan Ibu teman saya bisa beda rasa padahal sama-sama tumisan, mba πŸ˜†

      Wiiih mba Ainun bisa? Jagooooo, memang paling aman masak sendiri ya, dijamin hemat uang, terus kita tau materialnya, which is bisa lebih sehat 😍

      Delete
  24. Akuuuuuu!

    Akutu nggak suka makan makanan berkuah bening dengan nasi, No. Kayak sop gitu, misalnya. Doyan sih doyan, kalo adanya itu ya kupake lauk juga. Jadi biar aku menikmati makan sayur, ya dengan ditumis. Terus juga numis tuh bisa disatuin sama daging atau telur, my favorite :D

    Dari daftar di atas, hampir semuanya aku suka kecuali taoge. Kamu atau kesayangan nggak ada yang suka sawi putih? Ini aku suka banget, pas pandemi tahun lalu sering masak ini di kost hihi.

    Anw, I love how you call your mom "Ibu" :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, enaknya tumis bisa dicampur sama daging dan telur ya, mas. Jadi lebih 'nendang' rasa makanannya huehehehe. Eh tapi sop justru kesukaan saya 😍

      Saya suka sawi putih ditumis, tapi jarang memasaknya, hihihi, nanti minta sama mba di rumah untuk masak sawi putih deh, thank you idenya mas Nugieeee πŸ˜†

      Delete