Alone Time | CREAMENO

Pages

Alone Time

Yoo yooo yooooo, kembali lagi dengan ODOP Project hari ke enam, tema kali ini datang dari gue tentang Apa Yang Biasa Dilakukan Ketika Sendirian. Bicara soal sendirian, meski sekarang gue di Bali dan di rumah selalu ada orang, tapi di Korea, nggak jarang gue stay seorang diri karena jauh dari si kesayangan ðŸĪŠ For example, ketika si kesayangan berangkat kerja. And yeep, di Korea, gue kerja dari rumah, jadi all day sendiri sampai si kesayangan pulang. Alhasil, gue hobi cari cara untuk menikmati 'kesendirian' gue agar nggak krik krik kriiiik krenyes krenyes (garing) di rumah 😆

Ini case-nya jika gue di Korea, berhubung nggak ada mba, gue jadi sering isi waktu luang dengan bersih-bersih rumah. Biasanya setelah si kesayangan berangkat, gue mulai check laundry machine untuk lihat berapa banyak cucian kotor di dalamnya. Bila banyak langsung gue nyalakan machine-nya agar cucian kotor bisa diproses segera. Setelah itu gue mulai vacuum ruangan dengan vacuum bergagang (yang harus dipegang) ðŸĪĢ Walau di rumah ada robot vacuum, gue tetap merasa butuh vacuum bergagang biar sekalian olahraga (jalan-jalan ke seluruh sudut ruang) 🙈 Wk.

Ohyaa, gue nggak cuci piring, biasanya yang cuci piring pagi si kesayangan, while siang dan malam masuk dishwasher, jadi gue hanya masak plus bersihkan table setelah digunakan. Beside that, dari dulu gue suka kegiatan melipat dan menggantung pakaian. Mana setelah rutin lihat House Detox, gue jadi tambah rajin susun pakaian berdasarkan warna ðŸĪŠ Hahaha. Gara-gara ini, gue rutin check lemari setiap harinya dan nggak rela jika si kesayangan membuat berantakan 😅

🐰🐰🐰

Sebenarnya kegiatan gue yang berhubungan dengan rumah nggak banyak - thanks to robot-robot yang disiapkan si kesayangan - namun bukan berarti gue bisa malas ðŸĪŠ Karena setelah melakukan tiga hal di atas, gue akan isi waktu gue dengan bekerja dari rumah. Pantau usaha gue dan laporan masuk yang dikirimkan staff. Kira-kira jam 11 siang gue berhenti untuk siapkan lunch --- Saat rajin, gue bisa buat sebuah menu untuk gue antar ke kantor si kesayangan, namun saat malas, gue akan suruh dia makan di resto terdekat. Too bad, ternyata gue lebih sering malas *jiaakhhh* 😂

Eniho, jam 1 siang, gue kembali kerja sampai jam 4 -- Setelah itu mandi sore, lanjut rebahan di sofa sambil enjoy pemandangan di luar jendela. Pemandangan dari tempat tinggal gue baguus, karena berada di lantai cukup tinggi jadi nggak terhalang 😍💕 Sambil rebahan, gue main mobile games atau sekedar lihat drama / variety show / movie terbaru dan kegiatan leyeh-leyeh lainnya. Hehehe. Baru deh, jam 6 gue mulai masak makan malam. Iyaaa, gue masaknya fresh meski menu yang gue masak gampang tapi gue nggak begitu hobi simpan menu matang di kulkas 😆

Padahal orang Korea suka koleksi Banchan (side dish) yang bisa di-stock seminggu atau sebulan di kulkas, namun gue nggak melakukannya. Omma bahkan bingung kenapa gue nggak suka. Huhuu, ini semua karena mba gue selalu masak fresh everyday, perut gue jadi dibiasakan demikian -- And fyi, gue sama si kesayangan nggak stock Kimchi di rumah. Aneh diaa, biasanya orang Korea harus makan pakai Kimchi, tapi dia nggak. Jadi ada, nggak ada Kimchi, nggak masalah buat dia 😁

🐰🐰🐰

Gue dulu sempat berpikir, jika gue settle down dan harus lebih sering di rumah, apakah gue akan bosan? Sebab selama ini gue termasuk aktif menjalankan rutinitas gue related to pekerjaan. Dan pergi pagi, pulang petang, sudah jadi makanan gue di keseharian 😅 However, semua terpatahkan karena faktanya, stay at home not bad at all 😍 Ada banyak hal yang bisa gue lakukan, on top of that, gue jadi punya waktu istirahat, which is, ini nggak gue dapat ketika sibuk-sibuknya 😆

Compare to masa muda penuh semangat, di mana ketika break time (no biztrip no schedule, etc), gue pilih hang out dengan teman ðŸĨģ Sekarang, setelah ada si kesayangan dan break time, means balik Korea, gue lebih pilih stay di rumah. Sekalinya ke luar, paling groceries ke E-mart hahahaha. Indeed, gue cukup telat, baru merasakan nikmatnya groceries ketika sudah tuak 😂

Selain itu, gue jadi sering pergi ke cafe sendirian, sesuatu yang dulu jarang gue lakukan 😂 Bukan nggak pernah, namun jarang, sebab ada asisten atau mba atau teman atau keluarga atau sohibuls yang pergi barengan 😜✌ And can you imagine, jaman dulu gue nggak pernah terbayangkan akan belanja pakaian pria, tapi semenjak sama si kesayangan, gue jadi sering melipir ke tumpukan baju mereka ðŸĪŠ Kaki ini nggak tau kenapa bisa otomatis melenceng ke arah sana 🙈 Omaygad ~

🐰🐰🐰

So yeah, ada banyak hal bisa dilakukan ketika sendirian. Hihihihi, by the way, gue mengambil tema ini karena gue ingin dapat inspirasi dari teman-teman - mengenai hal apa yang biasa teman-teman lakukan ketika sendiri (alone time), siapa tau bisa gue aplikasikan pada hidup gue ke depannya 😍 And now giliran gue request ke teman-teman, ayooooo share hal apa yang teman-teman lakukan? Akan ada uang cash IDR 200.000 untuk satu teman yang berbagi pengalaman 💕

Happy weekend, teman-teman ðŸĨģ🎉

54 comments:

  1. Beberes rumah itu emang seru mba Eno pada dasarnya kalo rumah sepi. Kalo rame aku juga gampang demot haha ðŸ˜ģ soalnya rawan dikomen kalo beberes pas lagi rame, ada yg ga bersih lah syalala wkwk. Kalau sendirian aku biasanya nulis review kdrama begitu, nyari insight di instagram, cari lowongan kerja (haha), nontonin talkshow di youtube. Dengerin talkshow di ytube jujur menambah wawasan sekalian ngelatih sense of humor yang kadang jadi tumpul gegara nggak ketemu orang di luar selama corona ini :") huhu. Udah itu aja sih mba Eno nggak aneh-aneh hehe, asal pikiran rileks sudah deh seneng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, sudah capek duluan jika dikomentari ya, mba ðŸĪĢ

      Dan setuju, yang penting pikiran bisa rileks, hidup pun jadi menyenangkan 😍 hehehe, menurut saya, apa yang mba Galih lakukan sound fuuun, apalagi bagian review K-drama, cari insight IG, cari lowongan kerja, dan lihat talkshow 😆

      Thank you for sharing, mba ðŸĨģ🎉

      Delete
  2. Oh kak Enooo.. aku mohon tularkan itu kegiatan favorit melipat baju dan merapikan isi lemari baju ke Pandaaa, huhuhuhuu...

    Owh, jadi kalo lagi di Korea mah, kak Eno jarang keluar rumah? padahal banyak tempat yg bagus untuk dilihat-lihat kan kalo disana? atau karena udah lama kali ya, jadi ya biasa aja lama-lama mah...

    Kalo aku lagi sendirian di rumah which is selalu jadi momen yang paling menyenangkan untukku, hmm.. ga ada yang menarik dan unik sebetulnya, biasa aja kayak edit foto, berselancar di dunia maya dan mungkin sekarang cenderung lebih berfaedah karena sukanya nonton video youtube yg talkshow, tedtalk, atau apapun y sifatnya sharing knowledge atau insight tentang topik-topik yg memang sedang ingin kuketahui lebih.

    Hal-hal yang seperti itupun udah nyita waktu banget, ga kerasa soalnya,, tahu-tahu udah sore misalnya.

    mungkin kedepannya aku akan lebih meluangkan waktu untuk bengong dan merasa bosan. Karena kata Dee juga, sangat penting untuk bengong dan merasaa bosan, karena ketika kita bosan, hal-hal kreatif untuk mengusir kebosanan tiba-tiba muncul di kepala (dan bukan main hape ya)

    so, kayaknya aku akan mencoba trik dan Dee itu, dan itu itu berarti harus agak-agak jarang nyentuh hape ya... paling buku catatan aja kali ya,jd kalo tiba-tiba muncul ide, langsung TULIS!


    So, ODOPnya lanjut ga, noona?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Panda nggak suka, mungkin Ady bisa lakukan bersama Panda ðŸĪĢ

      Di Korea ke luarnya nggak setiap hari Dy, dan semisal mau ke luar pun paling hanya beberapa jam. Hehehe. Lebih sering yalan-yalan saat weekend sama si kesayangan. Dan mungkin karena stay bukan liburan, jadi sudah terbiasa dengan areanya. Seperti di Bali pun, saya jarang jalan-jalan ke tempat hits para wisatawan 🙈

      Ady suka menonton Garyvee nggak, dia cukup insightful, dan saya lumayan sering melihat video dia hehehehe. Siapa tau Ady suka atau pernah lihat 😁 Nah, sebisa mungkin meski menyenangkan, jangan sampai kita tenggelam dan lupa waktu yaaaa *eakh* ðŸĪĢ And semoga lancar 'proyek bengongnya' 😆

      ODOP 1 sudah selesai, belum tau kapan ODOP 2 dibuka 😂

      Delete
  3. Ga macem-macem sih kalo aku. Berhubung eikeh produk 80an, pas sendirian justru aku manfaatin buat "menenggelamkan" diri back to 80's or 90's. Biasanya minum kopi, dengerin radio yang muterin lagu-lagu 80an, trus sambil baca majalah bekas (yes aku khusus beli majalah HAI bekas yang terbitan thn 90an di Toped buat koleksi dan kubaca-baca lagi). Membuka tiap lembaran majalah itu kayak mbuka peti harta karun euy. Atau kalo buka sosmed pas sendiri, yang kubuka akun IG nostalgia 80an (banyak yg bikin akun ginian di Instagram).

    Bring back myself ke masa remaja dulu bener-bener bikin hatiku senang, mood membaik, senyum-senyum sendiri...tapi ujung-ujungnya malah kangen ngumpul sama teman-teman sekelas waktu sekolah dulu deh huhuhuhu....which is ndak bisa dilakukan karena masih coronces.

    To be honest aku kok susah sekali tune in ke trend zaman sekarang kayak drakor, k-pop, anime, manga gitu-gitu ya? Ah emang dasar berjiwa fosil kali ya, mbak aku ini wahahahaha.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooow, lagu-lagu 80'an coba share dong mba, ada rekomendasi lagu bagus nggak, hehehehe, saya pun suka lagu-lagu jadoel dari tahun 50'an ada ðŸĪĢ And bicara soal majalah Hai! ya ampuuun, dulu sukaaaak, barengan Kawanku, Gadis, etc 😍 Jadi ingin lihat-lihat di Tokped, ada majalah apa saja sekarang 😆 Thanks, mba ~

      Menurut saya, itu bukan sesuatu yang aneh, hehehe, karena balik lagi, itu soal selera dan mungkin mba Imelda seleranya bukan di sana 😁 And in my opinion, mba Imelda nggak berjiwa fosil kok, ahahaha, mba Imelda ini, ada-ada saja 😂

      Delete
    2. Lagu 80-an banyak banget yang bagus-bagus.
      Rick Astley (ini mah jangan ditanya hitsnya banyak banget yg oke),
      BVSMP (Anytime dan I Need You hits mereka),
      TOTO (legend banget sama lagu-lagu macam Rosanna, Africa, I'll Be Over You, dll),
      trus grup EXPOSE (I'll Never Get Over You, Getting Over Me dan When I Looked at Him, dua hits teratas mereka),
      Tiffany (I Think We're Alone Now)....waduh mbak ndak bisa disebut semua, terlalu banyak.
      Paling seneng denger radio MostFM karena muterin lagu-lagu lawas :)

      Iyaaa dulu langganan HAI, Kawanku juga langganan. Lalu majalah Gadis dan Mode pun langganan...ya Allah banyak juga ogut langganannya yak? Wkwkwk....

      Delete
    3. Kayaknya yang saya tau hanya BVSMP sama TOTO 🙈 Tapi saya mau dengar rekomendasi mba Imelda lainnya, kebetulan dibagi judul-judul lagunya 😍💕

      Jadi ingat, selain majalah remaja, Ibu langganan Kartini dan Nova terus jadi sering baca hahahaha 😂 Ada edisi Oh Mama Oh Papa, ini Kartini apa, ya? 😆 Too bad, sekarang sudah nggak banyak majalah yang still jualan huhuhu ~

      Delete
  4. aku paling suka kalau dirumah sendirian, entah kenapa kadang lebih rajin kalau pas dirumah sendirian, kayak ada magnet yang menyuruh aku buat cuci baju atau beres beres dapur, nyetrika tumpukan baju-baju, ini nggak biasa hahaha.
    jadi, kalau liat barang kotor, kadar ke-rajinannya meningkat 100%
    terus dikit dikit menyapu, padahal juga nggak ada yang wara wiri dirumah

    dan yang paling sering aku lakukan ketika sendirian di rumah adalah di depan laptop. entah buka apa aja, dari blog, nontonin youtube, cari cari referensi film sampe bosen.

    dan kalau udah bosen, cuss pergi keliling kota nyari camilan yang dijual kiloan, terus dinikmati sendiri dirumah.
    gini gini aja sebagian besar mbak

    itu versi sendiri kalau dirumah masih mending ada yang bisa diutak atik ya, kalau pas sendiri berada di luar rumah ya kayak orang ilang :D, ke tokbuk sendiri, ngemall sendiri karena kalau gini biasanya sohib pada sibuk semua kalau diajakin

    ReplyDelete
    Replies
    1. I feel you mba, ada rasa lebih leluasa untuk bersih-bersih ketika sendirian, entah kenapa 😂 Makanya di Bali saya mager, sebab selalu ada orang *beuh alasan* ðŸĪŠ

      And toss mba, buat saya, buka laptop itu salah satu hiburan, ada banyak hal bisa dilihat, dari blog, movie, etc, bahkan sekarang, semenjak hobi blogging, buka blog jadi salah satu kegiatan paling menyenangkan untuk saya 😍

      Eniho, saya jadi ingat, sudah lama nggak beli snack kiloan, di Bali lumayan jarang ada yang jual alias saya nggak pernah lihat kecuali di supermartket ðŸĪĢ Wk. Terima kasih banyak mba Ainun sudah berbagi pengalamannyaaa 😆💕

      Delete
  5. itu si kesayangan kalau ambil baju ditarik atau diangkat mbak eno..?wkwkkwk
    di bagian enjoy pemandangan di luar, aku langsung membayangkan mbak eno lagi di sisi jendela sambil memegang secangkir teh tepat di depan wajah, mata tertutup dan menikmati setiap hembusan angin di musim gugur...hahhaha
    (efek semalam hujan)


    Aku malah terbiasa ke ngopi sendirian mbak eno. Pernah sampai dibilang kayak ga punya teman. Pergi ke angkringan, menikmati jalanan kota seringnya juga sendirian. Yaa intinya kalau ingin jalan sendiri yaudah jalan sendirian aja.

    Aku kalau sendirian biasanya dengerin musik, buka laptop atau ngopi di luar. Itu kalau di semarang. Kalau di luar kota kayak sekarang beda lagi.

    Kemarin ketika merasa sendirian, aku menghabiskan waktu dengan duduk di dermaga atau jalan titian yang menghadapa sungai kapuas. ga ngapa-ngapain, hanya melihat hilir mudik nelayan yang lewat. menikmati angin sore aja. Kadang ada nelayan yang menyapaku, dengan senang hati aku membalasnya. Kalau beruntung, disuguhi pemandangan sunset yang bagus. begitulah caraku menikmati senja dan sendirian ketika di sini..hahhahaa

    mbak eno ga mau bikin tema cerita senja untuk cr challange-nya..?biar aku ikutan..hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dia sudah jarang ambil baju mas, hahahaha, selalu saya siapkan sebelum dia sempat mengacak-acak susunan baju yang sudah saya susah-susah lakukan ðŸĪŠ

      Waduuuh sayangnya, saya nggak serajin itu sambil minum teh segala 😂 Biasanya saya buka jendela terus duduk di pinggir kasur, atau di stool terdekat untuk melihat pemandangan di balik jendela 😍 Jarang banget sambil minum teh, paling sesekali sambil minum air mineral, atau sambil pijat-pijat kaki, mas. Hahahaha ðŸĪĢ

      Beuh siapa yang tega bilang mas Rivai nggak punya teman? Padahal kadang kita memang cuma sedang ingin sendiri, kan. Tapi mungkin, for some people, itu adalah hal yang aneh, hehehehe. Kecuali mas Rivai pakai tulisan I'm Jomlo dan butuh tatih tayang di depan dada, baru deeeeh boleh dibilang nggak punya teman 😆✌ Wk.

      Sebetulnya saya ingin buka tema Senja, tapi saya kawatir jadi banyak yang galau mas ahahahaha, senja selalu identik dengan galau soalnya. Kapan hari, saya buat game caption dengan clue senja saja, langsung ramai pada melow 😍

      Delete
  6. Gue sih tipikal cowok, kalo sendirian ditinggal di rumah ya main game seharian atau binge watching film series atau reality show yang gue suka HAHAHAHAHA.

    Karena rumah sekarang = kantor, jadi melakukan hal yang penting selain bekerja penting juga menurutku.

    Kalo lagi bosen banget pelariannya beresin rumah sambil nonton Youtube (khas millenial & Gen Z banget *ngaku ngaku wkwkwkw*)

    Sepertinya prestasi terbesar gue selama bosan sendirian di rumah adalah de clutering alias beberes 'sampah-sampah' yang bertebaran di seantero ruang kerja gue hahaha. Gak tau kenapa hobby ini memang mematikan, tiket naik kereta gantung di Jepang 7 tahun lalu aja masih tersimpan wkwkwkwk. Nah dua minggu lalu akhirnya membuang barang-barang yang gak perlu termasuk via giveaway aja di Twitter, langsung kasih aja ke orang yang pertama mention. Rasanya senang juga barang yang sudah tidak terpakai buat kita maish bisa berguna untuk orang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mas Didut, sebisa mungkin, kita atur waktu between kerja dan rumah, yang mana gara-gara WFH jadi sering blur kaaaan *KZL* ðŸĪĢ hahahahaha.

      Eniho, mas Didut, coba tonton House Detox, siapa tau jadi tambah rajin decluttering sampah-sampah masa lalu yang ada di rumah. Wk. Gara-gara variety show satu ini, saya jadi tambah rajin bersihkan rumah, sebuah efek yang sensasional hahahahaha ðŸĪŠ Berhubung kita a bit similiar, suka tumpuk kertas nggak jelas 😂

      Well, semoga semakin semangat berberesnya, mas ðŸĨģ🎉

      Delete
  7. Haloo, Mba Eno.
    Aku mau ikutan sharing ya.

    Jadi, begini *duh, preambule-nya wkwk* Sebelum pandemi ini, aku kan kerja di salah satu yayasan amil zakat gitu. Setiap hari, kami dapat tausiyah/ceramah dari para Ustadz. Salah satu konten ceramah yang membekas buatku adalah, tentang UZLAH.

    Singkatnya, Uzlah ini semacam momentum untuk kontemplasi, merenungi hal2 baik dan kurang baik yang kita alami/ lakukan dalam hidup.

    Ketika sendirian, saya kerap ber-Uzlah. Biasanya, sambil duduk di spot favorit (teras rumah) memandangi tanaman-tanaman hijau. Sembari meditasi, lalu mengosongkan pikiran, mengeliminasi beban kerjaan..

    Intinya saya hanya bersama DIRI INI, ngga ada orang/hal-hal lain yang boleh nyelonong :D Bahkan saya juga nggak siapkan cemilan wkwkwkw.

    Saat-saat Uzlah itu.... segala carut marut hidup kayak mecungul/nongol gitu aja.... tapi diiringi dengan rasa 'berdamai dengan masa lalu dan siap menatap masa depan'

    Dengan ber-uzlah, Saya juga bisa menyadari, oh, selama ini kesalahan/kegagalan karena ini, itu.... dan bisa menjadi catatan penting untuk tidak diulangi lagi di kemudian hari.

    Ber-uzlah membuat saya merasakan arti keberhasilan... berdamai dengan kegagalan.... menikmati kenyamanan.. menerima ketidaknyamanan.... membersamai ketenangan.....berteman dengan kegelisahan yang terkadang datang... bersabar dengan ketekunan... menertawakan kemalasan.... mensyukuri semua pemberian Sang Maha.

    Ber-uzlah/ alone-time bisa memmbuat Hidup lebih HIDUP! lebih berwana, lebih bermakna.

    Terima kasih udah memberi kesempatan buat curhat di sini ya Mba Eno :D

    Have a nice day!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola, mba Nurul. Boleh boleeeeh, masuk mba ðŸĪĢ

      By the way, interesting sekali apa yang mba Nurul bagikan. Yang pada intinya, mengajak kita untuk memeluk diri kita sendiri, dalam kesendirian, sambil merenung, dan memikirkan apa-apa saja yang menyangkut hidup kita ya, mba 😍

      Terus paling suka kalimat, merasakan arti keberhasilan while berdamai dengan kegagalan, which is itu nggak mudah. Hehehe, pas kebetulan hari ini saya menonton variety show related to failure festival 😆 Jadi semakin belajar banyak mengenai kegagalan 😁 Thank you so much mba Nurul, sudah berbagi pengalaman 💕

      Delete
  8. Kalo benar-benar sendiri di rumah, sekarnag sudah jarang kak Eno. Paling teritori yang paling personal di rumah itu kamar. Kalo lagi di rumah, saya bisa di kamar seharian sekitar 80%, keluar hanya untuk mandi, makan, dan duduk di deker depan rumah pas sore.

    Nah, kebetulan di depan rumah itu ada sebuah tanjakan kecil yang di kiri-kanannya ada dua buah deker. Hampir setiap sore nungguin maghrib, saya duduknya di situ setelah mandi.

    Sebelum pandemi, saya senang ke bioskop sendiri. Nonton film sendiri dan pulang singgah ke warung sub ubi langganan. Sekarang, sudah tidak pernah lagi ke bioskop. Dari yang tadinya ke bioskop, paling saya ke mesjid terapung Al Alam untuk lari sore di sana. Belakangan sudah agak jarang karena angin sedang kencang-kencangnya.

    Jadi paling kalo sore yah di rumah aja atau di deker. Kalo ada panggilan ke kampus, baru ke luar rumah.

    Waktu sendiri itu sering terjadi di kamar sendiri, malam sebelum tidur. Biasanya setelah baca buku atau blog, saya matiin hape dan lampu kamar. Terus bengong aja, ngerekap seharian habis ngapain aja. Dari sana, lahirlah ttulisan-tulisan kontemplatif macam "Bagaimana Mengukur Tingkat Kenyamanan dalam Obrolan" atau tulisan observasi absurd macam Salad Buah, Makanan Surga yang Lebih Dulu Bida Dicoba".

    Karena sering mikir sebelum tidur, hal inilah yang bikin saya jadi sering begadang. Terus jadi telah masuk zoom, tapi masih bisa absen. Ha ha ha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Deker itu apa mas, semacam pendopo, bukan? 🙈

      By the way, saya jadi kangen mau ke bioskop hahahaha, sudah lama sekali ya ampun, terakhir jaman menonton Kim Ji Young kalau nggak salah di Korea ðŸĪĢ Terus saya penasaran bentukan sup ubi seperti apa, saya Googling barusan 😆

      Berarti mas Rahul hobi bengong malam-malam sampai akhirnya bisa hasilkan karya, yaaa. Menarik untuk memahami sisi lain mas Rahul hihihi, saya pribadi jarang sampai berkontemplasi saat malam, yang ada seringnya ketiduran 😂 Wk. Semoga mas Rahul nggak sering begadang, biar nggak telat masuk zoom, maaaas ðŸĪŠ

      Delete
  9. Alone time buatku itu kayak me time. Mungkin Krn pada dasarnya aku memang ga terlalu suka sosialisasi, aku prefer di rumah sejak dulu. Sebelum jatuh cinta Ama traveling yaaa.

    Tapi sebenernya saat aku mulai suka jalan2, itupun cendrung lebih suka jalan dengan orang yg tepat, dan tempat2 nya bukan yg ramai. Berada di keramaian, bikin aku pusing jujurnya.

    Kalo zaman sekolah, alone time itu aku lebih suka berkurung di kamar. Idupin AC, Baca buku, dengerin musik :). Udh sangaaaat bikin aku happy mba.

    Tapi skr ini, di mana ada dua krucils yg pasti lgs gedor2 pintu kalo mukaku ga kliatan dlm beberapa menit :p, agak susah menerapkan alone time ini hahahhaha

    Yg ada, aku LBH suka ngelakuinnya di saat anak2 udh tidur. Dan lagi2, aku LBH suka di kamar. Bedanya kalo dulu LBH suka membaca, kali ini campur2, biasanya aku bagi, 1 jam drakoran, trus 30 menit baca buku. :D. Diulang trus sampe aku ngerasa cukup dan stop. Boring yaaa :D.

    Suami suka nanya, kok bisa sih kamu mendekam di kamar selama itu hanya baca buku??

    Aku cuma jelasin, "ya Krn karakter kita beda Pi. Kamu sangaaaat suka bergaul dan sosialisasi, sementara aku benci. Jd buatmu alone time itu menyiksa, buatku ini obat stress :p".

    Awal2 dia ga mau ngerti, tapi sekarang dia sadar kalo memang kesukaan orang ya beda2. Something yg ga masuk akal buat org lain, bisa jd obat buat yang lainnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. As usual, selalu senang baca sudut pandang dan pengalaman mba Fanny 😍

      By the way, alone time di kamar, sambil hidupkan AC, rebahan, baca buku, atau lihat show / drama / etc, bisa cukup menyenangkan yaaaa mba meski hanya dilakukan di rumah alias nggak ke luar ke mana-mana ðŸĪĢ hehehe, I feel you!

      Mungkin pasangan mba Fanny tipe ekstro yang hobi bergaul dan sosialisasi, plus dapat energinya justru dari ketemu orang-orang 😁 While mba Fanny, charge energinya dengan sendirian. Berbeda, namun tetap bisa dipersatukan 😆

      Delete
  10. Kalau lagi sendirian?
    Puas2in tidur, rasanya tidur itu mahal, kadang suka susah tidur siang, atau kalau malam kadang suka kebangun-bangun.

    Kalau lagi sendirian juga rasanya pengen banget puasin nonton film/YouTube, secara kalo lagi ga sendiri banyak banget interupsinya, kalau udah diinterupsi gitu jadi males mau nerusin lagi

    Oh ya, pengen juga bisa perawatan diri semacam creambath, luluran atau spa, rasanya itu mewah banget. Udah lama banget ga perawatan gini, pengen dipijitin dari kepala sampai kaki, trus abis itu tidur nyenyak deh.

    Pengen juga makan es krim, coklat, atau dessert-dessert manis yang creamy-creamy gitu sampai puas sambil nonton Drakor atau film drama romantis komedy *ahaaay

    Kalau dulu sih sempet pengen Solo Traveling. Tapi sekarang rasanya mikir berkali-kali mau Solo Traveling, selain ga akan diijinkan, juga mulai banyak was-wasnya pergi sendiri, beda sama dulu jaman masih sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh saya bisa relate bagian puas-puas tidur banyak, mba ðŸĪĢ

      Apalagi bagian ingin perawatan diri, creambath, luluran, and SPA 😆 hahaha. Sampai nggak ingat kapan terakhir kali melakukannya gara-gara Corona ðŸĪŠ

      Memang kalau dipikir-pikir, banyak hal sederhana bisa dilakukan saat alone time, which is, easily make us happy yaaa. Bahkan sekedar makan desserts manis pun bisa langsung buat hati bahagia 😍 ehehehe. Thanks for sharing, mba ðŸĨģ

      Delete
    2. Mba Enoooo, makasih yaaa. Akhirnya aku bisa melakukannya tanpa merasa bersalah. Thanks ya

      Delete
    3. Iya mba, sama-sama 😍

      Delete
  11. Sebelum pandemi, aku selalu menyendiri dengan traveling, atau solo traveling.

    Entah kenapa, aku merasa lebih produktif ketika sedang sendirian di rumah atau di kantor. Ada aja yang bisa atau minta dikerjain, dan bisa beres hari itu juga.

    Sekarang, ketika sendirian di kamar, aku banyak bikin draft tulisan, walaupun nggak tahu kapan beresnya, mikir konsep buat video, dan nonton serial/ film yang udah diunduh. Terkadang beres-beres kamar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mba ~ salam kenal 😁

      Travelling salah satu yang oke banget buat alone time, hehehe, dan ternyata setelah di-list, ada banyak hal bisa kita lakukan ketika sendiri yaaaa 😍

      Thanks for sharing, mba Relinda 💕

      Delete
  12. Kalo di kosan kayaknya gak bakal banyak hal yang bisa dilakukan seperti di rumah. Ya paling cuci baju, nonton film, main game, ngasih makan kucing. Biasanya aku akan kuat berada lama di kosan ketika kerja libur.

    Seharian biasanya gak kemana-mana, kecuali untuk beli makan. Karena aku gak masak sendiri, jadi beli. Biasanya sebelum libur, aku sudah membeli jajanan untuk aku makan saat libur di kosan. Karena pasti males keluar pas hari libur kalo emang gak ada rencana mau pergi.

    Gak tau kenapa, measkipun aku berada di kosan terus selama libur, aku merasa betah aja gitu. Yang paling penting sih harus ada internet, laptop dan hp. Hp biasnya untuk main game, kalo udah low batrenya aku pindah ke laptop dan hp di charge dulu. Di laptop aku bisa nonton film, blogwalking, atau juga nulis di blog.

    Kegiatan berfaedahnya dikit sih kalo di kosan, ya mau ngapain lagi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehehe, mas Dede sepertinya orang yang sangat terencana, sampai tau harus beli makanan sebelum libur, biar nggak perlu ke luar esok harinya 😆

      And yes, saya setuju bagian ada internet, laptop dan hape hahahaha. Sepertinya jaman sekarang, internet jadi sebuah keharusan. Well, yang namanya alone time, nggak perlu always lakukan kegiatan berfaedah mas, terpenting hati senang ðŸĪĢ

      Delete
  13. Saya juga hobi nyupir alias nyuci piring, Mbak Eno. Ada kepuasan tersendiri pas lihat piring kotor jadi bersih, terus segar aja main air. Biasanya nyuci pas malam karena air PAM di kompleks lancarnya malam hari. Kalau pas sendiri banget, misal pas istri dan duo Xi nginap di rumah nenek mereka, saya paling ya baca buku, nulis di diary (lebih spontan ketimbang nulis di blog, hehe...), nonton, tidur. Atau kontak sahabat buat chat gitu aja sharing kabar atau cerita sehari-hari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hobinya mas Rudi kayak si kesayangan, nyupiiiir 😂
      Jangan-jangan alasan dia hobi nyupir agar bisa main air ðŸĪ” Wk.

      Seems tipe alone time kebanyakan dari kita hampir sama yaaa, huehehehe. Terima kasih mas Rudi sudah mau berbagi cerita dan pengalaman ðŸĨģ🎉

      Delete
  14. Hola Mba Enoo, aku ikutan sharing yaa.

    Kalau judulnya alone time di rumah aktivitasku pasti nggak jauh dari urusan domestik :D meski ada Mbak yang bantu-bantu, tapi kayak lap-lap furniture, menata ulang dekorasi atau barang personal tetap aku yang kerjakan. Rasanya hepi aja kalau habis beberes itu, lebih plong 😁

    Hal lain yang aku lakukan kalau nggak ada orang di rumah (termasuk mertua), aku biasa eksperimen di dapur, Mbaa. Coba masak ini dan itu. Soalnya kalau ada makmer, aku nggak bisa terlalu bebas di dapur, nggak siap ditanya-tanya atau diliatin sama belio ðŸĪ­

    Nah, kalau alone time-nya di luar rumah misal ke coffee shop, aku pasti bawa buku bacaan atau jurnal buat nulis-nulis. Sebelum pandemi, biasa jam nunggu anak pulang sekolah, aku melipir ke kafe untuk ngejurnal sambil denger lagu, terus seruput kopi. Itu rasanya zennnn banget 😆

    Btw, iya jugak. Kita orang Indonesia terbiasa masak makanan fresh sih yaa, Mbaa. Malah kalau bisa masaknya pas aja untuk dimakan sehari, nggak mau simpan leftover. Kalau ibu-ibu Korea stok banchan-nya buanyak banget yaak sampai kulkas penuh sama lock n lock ðŸĪĢ cuma enaknya tinggal angetin aja yaa di microwave kalo lagi nggak ada makanan hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola mba Janeeee 😍

      Sama kita mbaaa, hal domestik kadang menyenangkan untuk dilakukan, dan after efeknya seperti perasaan plong itu yang paling saya nanti-nantikan ðŸĪĢ

      Oalaah, berarti sempol, Korean chicken, this and that itu hasil eksperimen, mba Jane? 😆 Waaah, salut, saya ingin ugha bisa eksperimen makanan tapi selama ini, saat sendiri, saya jarang melakukan 😂 Masih takut nggak enak 🙈 Wk.

      Iya mbaaaa, orang kita sepertinya terbiasa makan fresh cook, jarang banget simpan sampai berhari-hari atau berminggu-minggu huahaha. Makanya a bit culture shock waktu tau Omma simpan banchan mingguan, which is membuat kulkas penuh sama Lock n Lock 😆 While Omma ikutan shock, saya masak setiap hari hahaha 😂

      Delete
  15. Hai Kak, kalau sendirian itu bagiku adalah rezeki tak terhingga. Karena setahun pandemi ini di rumah berduaan ama bocah 8 tahun yang makin gelendotin bundanya pagi-siang-malam. Eh maaf jadi curcol.

    Saat sendirian, paling asyik ambil HP lalu klik aplikasi Youtube go, lalu cari lagu remix (biasanya DJ Nofin Asia atau Eka Gustiwana). Setel kencang-kencang lalu jadi semangat untuk cuci piring, jemur baju, dll.

    Setelah itu, baru bikin matiin musik, bikin kopi susu, rebahan bentar sambil ngopi, dan baca-baca majalah lawas. Atau bisa juga baca ebook, mumpung sepi dan suasana syahdu.

    Kalau bosan baca-baca, ambil HP lagi lalu cari video senam di Youtube. Olahraga mumpung sepi. Bisa BL, aerobik, atau yang lain. 10-15 menit cukup.

    Setelah capek, istirahat bentar sambil minum air putih, nunggu keringat kering, baru mandi. Bisa sambil keramas dan luluran, plus scrub wajah.

    Intinya kalau sendirian ya enjoy ajaa, dibawa santai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Vina 😆

      Bisa sendirian after all over the year ada anak gelendotan terus rasanya pasti zen luar biasa yaaa mba, atau jangan-jangan justru jadi nggak terbiasa? 🙈

      And soal lagu bisa buat semangat bersih-bersih, I feel you mbaaa, hahaha. Saya pun akan serius cari lagu yang cocok untuk soundtrack saya beberes rumah ðŸĪĢ Wk. Memang yang penting kita bisa enjoy dengan rutinitas kita, meski sendiri jadi nggak masalah, dan dibawa santai akan hati tetap senang 😍

      Thanks for sharing, mba Vina 💕

      Delete
  16. Rata2 orang bakalan ngerjain pekerjaan rumah kalau sendiri di rumah yaa,.

    Satu pekerjaan rumah yang sulit banget menurut aku adalah "melipat pakaian", wkwkwk, gak pernah simetris kalau aku lipat kain mah ðŸĪĢðŸĪĢ

    Biasanya ku kalau sendirian, aku nyari-nyari hobi baru gitu, google-an, atau youtube-an. Tapi akhir-akhir ini lagi seneng2nya melukis. Melukis pakai cat akrilik d kertas gambar atau di kain kanvas. Walaupun hasilnya belum estetik kayak orang-orang, aku seneng aja ngelukis, awalnya bikin tumpukan-tumpukan warna aja, lama kelamaan objek yang kita mau itu bakalan keliatan. Ada satisfying effect-nya gitu pas lukisannya udah jadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Tara, sepertinya demikian ðŸĪĢ

      Wah saya justru suka sekali lipat pakaian, nggak apa nggak simetris mba, hahahaha, meski baju saja lebih banyak digantung daripada dilipat 🙈

      Cool, sudah pernah di-share hasil lukisannya? Saya yakin keren deeeh, dan saya senang baca cerita mba Tara yang bisa menemukan hobi-hobi baru untuk dilakukan hihihi. Pas saya pun beberapa waktu lalu sama si kesayangan coba melukis ugha, namun kami pakai canvas yang ada numbernya, mba 😂 Amatiraaan ~

      Delete
  17. Baca ini bikin saya ingat chat ke Mas Gepeng, kalau gak salah bulan Januari awal tahun ini. Saya nanya gimana kalo saya di rumah aja, ngurus kucing, apakah saya itu menyia-nyiakan hidup wkwk. Me time di rumah itu = me time sama kucing. Lihatin mereka tidur, terus ceki-ceki yang pupnya mencri atau yang gak nafsu makan, terus bobok siang bareng, what a life. Bersih-bersih rumah juga sekalian bersihin 'jejak' mereka plus biar tetap sehat juga mpusnya.

    Btw Eno kamu kenapa baru nikmatin belanja groceries? Saya dari dulu suka banget apalagi kalau groceriesnya banyak barang impor dan aneh-aneh, bisa lupa diri mantengin itu satu rak jenis bumbu, atau satu rak teh, atau satu rak mi instan ahahaha. Seru banget. Terus mikir belinya juga lama mulai dari banding-bandingin, terus bayangin bakal dipake apa, duh kan jadi pengin belanja lagi padahal weekend kemarin udah hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMG, mba Justin, mengingatkan saya sama House Detox episode pertama hahahahaha. Ada aktor Korea yang jadi buttler untuk kucing-kucingnya ðŸĪĢ Macam dia menumpang di istana para kucing, padahal itu rumah dia 😆

      Saya baru merasakan nikmatnya setelah mulai rutin groceries mba, sebab dulu bisa dibilang saya jarang lakukan hal tersebut jadi belum menemukan dimana bagian menyenangkannya 🙈 And yes, sekarang I know apa yang mba Justin rasakan. Rasanya ingin scan satu persatu rak untuk perhatikan jenis bumbu yang ada 😂

      Too bad, di Bali saya jarang ke mart, nggak serajin di Korea 😆 Wk.

      Delete
  18. Sophisticated sekali mbak pekerjaan rumah tangganya sudah dibantu oleh para robot. Wiiih udah kayak future home aja memasuki dunia cyborg :D.

    Ketika saya sendirian biasanya saya akan rawat tanaman, semai benih-benih baru, dan bikin pot-pot tempat pembibitan dari pouch plastik bekas cairan sabun pencuci piring refill atau cairan pel, dari kaleng sarden, dari cup plastik bekas dan lain-lain. Beberapa teman saya di kantor ada yang suka bibit yang saya miliki dan biasanya mereka akan minta bibit tersebut. Maka saya akan berikan bibit tersebut semedia tanamnya yang udah di wadah upcycle tersebut. Lumayan ramah lingkungan dan saya nggak perlu beli pot-pot plastik kecil-kecil baru juga kan. Bagi saya merawat tanaman, melihat benih yang ditanam berkecambah, bersihin gulma, kok bikin tenang dan damai. Kayak sedang meditasi sambil bekerja gitu. Saya pun sambil berinteraksi dengan tanaman-tanaman yang saya rawat. Contohnya saya bilang, "kamu cantik sekali.", "tumbuh besar dan sehat, ya". "terima kasih sudah berbagi buah dengan kami." kayak gitu.

    Selain menghabiskan waktu berkutat dengan tanaman, biasanya saya asyik blog walking atau nulis blog, meditasi, yoga atau baca buku sambil ngumpulin quote-guote yang ngena bagi saya dari buku tersebut. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha, nggak sampai jadi future home, mbaaa 😂 Tapi memang cukup terbantu dengan kehadiran teknologi, seperti vacuum, dishwasher, etc 🙈

      Mba Intan so coooool! Mba mengingatkan saya pada mba saya yang hobi bercocok tanam hehehe, kegiatannya nggak jauh-jauh dari urusan tanaman. Dari yang awalnya beli satu pot, sekarang sudah beranak pinak jadi banyak pot. Persis seperti apa yang mba Intan lakukan hihihi, seems memang for some people, ada kebahagiaan sendiri bisa mengurus 'anak-anak' berupa tanaman ya 😆

      Thanks for sharing, mba Intan ðŸĨģ🎉

      Delete
  19. Saya pernah di masa alone time saat belum ada anak. Persis kayak Mba Eno. Tapi saya bener2 menikmati waktu kesendirian itu. Bisa menyibukkan diri lalu memanjakan diri. Apalagi saya anak rumahan banget.

    Kalau dulu saya sukanya beberes rumah dan melakukan hal2 yg saya suka meski sendirian. Kayak ikut kelas senam, ngeblog, ke salon, kalo pengen jajan ya pergi sendiri ke kang bakso atau mie ayam langganan, nyari jajajan pinggir jalan utk dimakan di rumah dan suami dibeliin juga. Ga tega kalo cuma jajan dimakan sendiri, hehehe.

    Dan saya selalu mengapresiasi diri sendiri kalo misal udah beberes atau ada pencapaian kecil. Apresiasi buat jajan atau ngobrol/main ama tetangga sebentar.

    Oia, membaca buku juga waktu yg saya suka. Saya dulu suka hunting buku bekas di Blok M. Aduh, kangen banget masa2 itu.

    Meski sederhana tapi menikmati hal2 kecil yg terjadi di kehidupan kita bikin happy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes mbaaa, hal-hal kecil yang kita lakukan, khusus untuk apresiasi diri kita itu, meski sederhana, namun bisa membuat hati kita bahagiaaa 😍 hehehehe.

      Bagian ke salon dan pergi ke mie ayam langganan, maygad, saya kangen banget mau alone time ke salon minimal bisa creambath, atau mampir spa untuk pijat hahahahahaha. Sejak Corona, badan rasanya encooook parah ðŸĪĢ Wk.

      Terima kasih sudah berbagi cerita, mba ðŸĨģ🎉

      Delete
  20. Nahh mbak Eno, waktu sendiri saya gunain buat bebersih rumah kalau ngga bebersih diri (nge-lulur ato balurin lotion ke badan). Ehehehe. Kalau bersih semua kan enak ya mbak. Kalau uda semua baru deh nyiapin makanan sambil nonton netflix #ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba, bersih semua rasanya enaaak dan menyenangkan, biar tenang mau rebahan ugha, sebab urusan kebersihan sudah selesai kita lakukan ðŸĪĢ

      Thanks sudah sharing, mba Lisa 😍

      Delete
  21. Wah groceries menyenangkan loh, Mbak Eno. Aku suka banget. hahahahhaha

    Kalau aku tipenya anak rumahan, Mbak Eno. Kalaupun keluar rumah biasanya sama keluarga. Kalau di rumah biasanya paling nonton drakor atau varshow sambil rebahan, *jadi rebahan buat ku sudah jadi hal biasa jauh sebelum negara api menyerang (re:corona). hahahaha
    Kalau nggak ya sambil dengar lagu, nyanyi-nyanyi ga jelas sambil browsing-browsing atau terkadang belajar bahasa asing *meskipun banyak malesnya yang ini.:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbaaaa, saya pun sukaaa, hehehe, meski kinda telat ðŸĪĢ

      Alone time kita semua sepertinya nggak jauuuuh beda, dan mostly pasti punya part rebahan hahahaha. Kocak. Tapi rebahan itu memang the best sih ya 😍

      Delete
  22. Baca dari cerita ini, Kak Eno orangnya organized ya? Soalnya kayak teratur gitu rasanya, seharian kayak produktif. Kerja dapet, beres-beres dapet, rebahan sambil nonton acara hiburan dapet.

    Aku kalau di rumah pas awal-awal stay at home dulu produktif banget, syuting buat Youtube yang mana pasti objeknya adalah unboxing album Korea hahahaha, ada juga yang record pas ngegame terus upload, ada yang bantu ponakan ngerekam tugas sekolahnya terus upload, ngerjain soal-soal matematika terus upload. Pernah juga ngerekam suara, pinginnya bikin podcast gitu. Script-nya pakai tulisan blog, tapi sampai sekarang nggak pede upload di Anchor hahahaha.

    Mostly sih kalau di rumah gitu waktunya buat baca buku, kalau bosen berhenti dulu main game. Kalau nggak gitu menggambar atau main-main sama ponakan wkwkwk. Cuci piring sama cuci baju juga, tapi paling kalau ini gantian sama sodara jadi nggak tiap hari. xD Semua ini berlaku kalau kerjaan nggak lagi menuntut untuk Google Meet ya, kalau rapat online yaudah ambyar segalanya. xD

    Oh iya Kak dulu pernah bikin dalgona juga yang berujung pada...kegagalan wkwkwk. Aku pakainya cocoa sih, jadi adonan(?) cocoanya jadi pudding biar nggak mubadzir. Pingin masak yang lain-lain sebenernya kalau di rumah cuman keduluan mager hahahaha. Beberapa makanan yang pingin aku coba masak itu salah duanya garlic bread sama sandwich Inkigayo, tapi sampai sekarang hanya jadi rencana belaka. xD Begitulah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin bisa dibilang begitu mba, agak organized, hahaha. Saya punya to do list harian soalnya, though bagian santai-santai pada pagi hari nggak saya tuliskan. Itu semacam default memulai rutinitas agar fresh badan dan pikiran 😆

      By the way, kenapa sekarang nggak dilanjut Youtube-nya mbaaa, hahaha, jadi penasaran mau lihat mba Endah unboxing album Korea ðŸĪĢ Terus podcast-nya di-publish saja, siapa tau nanti mba Endah bisa ketemu pendengar setia 😁

      OMG, jadi ingat masa-masa dalgona, ini awal pandemi banget kan, hahaha, saya sampai sekarang belum pernah buat sebab lihat di Youtube, ternyata caranya susah dan panjang. However saya beli di coffee shop terdekat karena si kesayangan ingin meminumnya. Wk. What a memory, alias dalgona kini tinggal kenangan 😂

      Semoga mba Endah bisa buat Garlic Bread ya, atau beli mba, biar gampang ðŸĪŠ

      Delete
  23. Ya ampun Mba Eno, aku pengin banget bisa rajin menata lemari hahaha aku paling maleeess urusan perbajuan setelah dicuci. Kalau nyucinya sih oke banget, aku suka-suka aja. Kegiatan habis ngangkat jemuran, lipet-lipet baju, setrika, lipet rapi, simpan ke lemari itu sungguh malaaass hahaha 😂😂

    Aku kalau lagi sendirian... bingung, soalnya memang tinggal sendiri, jadi setiap hari melakukan apa-apa sendiri hahaha. Tapi kalau yang bener-bener me time alias lagi ga ingin berinteraksi sama orang-orang lainnya di kostan, aku biasanya diem di kamar antara baca atau nonton aja sih, atau blogwalking.

    Aku kayaknya tipe orang yang sangat menikmati kesendirian. Jalan-jalan ke mall, nonton bioskop pun lebih suka sendiri aja karena ga ribet harus janjian ini-itu atau menyesuaikan waktu sama teman-teman 😆 Yang belum pernah kesampaian cuma travelling sendirian nih 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya justru menikmati banget proses lipat dan gantung baju mba ðŸĪĢ Tapi mungkin karena saya nggak pakai setrika, jadinya fun. Sebab saya pun malas setrika, makanya pilih dibantu steamer atau air dresser biar mulus bajunya 😆

      Simple yaaa mba Eya, banyak kegiatan bisa dilakukan ketika alone time, alias sendirian di rumah / kosan hohoho. Paling mantap, tidur banyak-banyak ðŸĪŠ

      Delete
  24. Hihihi kak Eno jadi rajin beberes rumah. Aku kalo sendirian kerjanya malah jadi leyeh-leyeh ahahaha Main game lah, baca komik, ato maraton nonton series ðŸĪĢðŸĪĢ Sungguh tak patut untuk dicontoh hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha, nggak apa-apa lho mba semisal jadi leyeh-leyeh, mungkin itu yang justru membuat mba Frisca merasa happy ketika alone time di rumah 😍

      Delete
    2. Hahaha iya si kak bener
      Kalo ada orang di rumah, jadi ada tntutan melakukan sesuatu gitu ya hahaha

      Delete
    3. Kadang bisa begitu for some people, mba ðŸĪĢ

      Delete