Board Games | CREAMENO

Pages

Board Games

Hi, I'm baaack 😍 Still from ODOP project, buat yang belum tau, selama beberapa hari ke depan, gue akan lakukan ODOP project bersama --- mas Rahul, Peri Kecil Lia, Veria Sella, mba Frisca, mba Eya dan mba Syifana dengan topik berbeda. Nah, kali ini, ternyata topik terpilih datang dari mba Frisca yang meminta kami cerita soal Mainan Kegemaran jaman bocah πŸ˜† hehehe.

O'rait, nggak beda dengan kebanyakan anak, gue sangat suka main board games. Saat itu, board games yang sering gue mainkan ada Halma, Luhdo, Monopoli, Ular Tangga, endeblabla (banyak kalau mau ditulis) haha. Gue sampai nggak ingat sesering apa gue main, karena sebegitu sukanya. Setiap ada kumpul keluarga atau teman, pasti main board games dan gue rasa, board games ini salah satu permainan yang cocok untuk perkumpulan. Setujuuuuu, nggak? 😜

Especially, jika ada hukumaan, entah mukanya ditemplok bedak, atau dicemang-cemong lipstik Ibu hingga lipstik Ibu patah. Wk. (untuk bagian terakhir jangan dicontoh genks, gue baru sadar betapa sedihnya lihat lipstik patah ketika beranjak dewasa dan itu nggak enaks) πŸ™ˆ Hahahahahaha. Eniho, beberapa board games yang gue mainkan, ternyata si kesayangan pernah mainkan pula ---- Salah satunya, Monopoli yang dikenal sebagai Blue Marble di Korea 😁

🐰🐰🐰

By the way, mumpung bahas board games, gue mau review Mideer board games sekalian πŸ₯³ And yes, ini brand yang sama dengan brand Puzzle sebelumnya. Huehehe. Gue jujur syok dengan kualitas mainan Mideer, karena semua bagus paraaaah! From material, color tone, dan packaging dipersiapkan secara matang. Not to forget, harga yang cukup murah, but kualitas oke punya. Ohya versi gue ini yang 32 permainan. Harga IDR 360.000++ bisa dibeli via Tokopedia πŸ˜πŸ’•

Mideer board games 😍

Isi dalamnya πŸ˜†

Dapat kartu remi 😁

Beberapa pion yang diberikan πŸ₯³

Menurut gue, salah satu poin plus Mideer board games adalah packaging-nya yang bisa dipakai ulang untuk tempat penyimpanan. Nggak seperti kebanyakan packaging mainan lain yang kadang harus segera dibuang, packaging Mideer board games ini kokoh dan bersekat. Jadi setelah puas main, bisa langsung susun kembali pada tempatnya 😁 On top of that, the packaging design is just too cute, cakep untuk dipajang even di atas rak dan nggak akan membuat 'sakit mata' 🀣

Somehow, gue merasa, produk Mideer bisa tahan lama, karena kualitasnya yang nggak kacangan. Though gue baru punya setahun, tapi bukan nggak mungkin, bisa tahan sampai sepuluh atau dua puluh tahun ke depan. Mengingat board games gue yang cupu materialnya, jaman dulu saja bisa bertahan lama, sampai gue SMA kalau nggak salah. So yeah, mari kita lihat sepuluh tahun lagi, jika gue masih blogging, akan gue update kabar Mideer board games gue ini hehehehehe πŸ’•

🐰🐰🐰

Back to mainan kegemaran, karena dulu belum ada Youtube atau game online, jadi setiap main, gue harus ke luar sama anak tetangga atau teman sekolah πŸ˜† And beside board games, gue suka permainan jadul, seperti main Karet, yang mana ketika masuk part 'bendera' -- karetnya diangkat tinggi pakai tangan ke atas, gue bisa sampai koprol segala hahahahaha. Atau Galaxy, Engklek (ini ada di Korea, pankapan gue bahas), Petak Jongkok (omaaaaaygad, setiap main ini, rambut lepek, baju basah, keringat sebadan-badan. Wk), Bete Tujuh (batu ditumpuk tujuh atau sembilan, terus peserta berlomba menjatuhkan), dan masih banyak permainan jadul lainnya πŸ™ˆ

Selain itu, gue waktu kecil suka main Sepeda, dan Roller Blade yang roda empat kanan kiri (bukan lurus) karena dibelikan Ayah 🀣 Awalnya takut, tapi akhirnya bisa hahaa. Terus, gue acapkali kena marah Ibu setiap main Sepeda, sebab kata Ibu, "Kamu tuuh, main sepeda nggak ingat waktu." πŸ€ͺ Gara-gara gue hobi mampir ke rumah sohibuls gueh naik sepeda dan keasikan main sampai lupa pulang πŸ˜… Main apa? Game console NINTENDO and SEGA. Jaman belum ada PS, genks πŸ˜‚

Entah kenapa lebih seru main sama sohibul, meski di rumah gue ada game console ugha. Mungkin karena di rumah mainnya sama adik which is not fun, adik gue kurang punya jiwa kompetitif untuk urusan game console jadi dia pasrah saat kalah. Beda dengan gue yang berkobar semangatnya 🀣 Usut punya usut, diwaktu adik gue sudah dewasa, dia baru bilang, kalau dia malas main sama gue karena gue berisik hahaha. Gue memang heboh saat main, apalagi adik gue nggak jago, jadi setiap dia hampir jatuh, gue yang teriak-teriak, "Loncat wooy, loncattt." πŸ€ͺ

Sekarang karena adik gue sudah hidup dengan keluarganya --- another victim dari kehebohan dan kobaran semangat gue adalah si kesayangan, yang ternyata sami mawon kayak adik gue, hahaha. Gue kira dia bisa main RPG berarti bisa main game console, ternyata dia nggak jago sodara-sodara (meski dia merasa dirinya jago, ehyu, PD banget luh) πŸ˜‚ Alhasil gue sering sorak-soray di samping dia, "LONCAAAAT HOOOON. Itu ada nyawaaa buruan kejar." ketika dia tercepot-cepot memainkan Super Mario Bros di game boy yang gue beli beberapa waktu silam πŸ™ˆ

🐰🐰🐰

Wew, nggak sadar, sudah panjang post-nya, hahaha. Now, your turn genks, ayo cerita permainan masa kecil apa yang sering dimainkan 😍 Gue akan kasih Mideer board games untuk satu teman yang gue pilih secara acak. So, let's share your stories and bring back all of your good memories πŸ₯³πŸŽ‰ As usual, pengumuman akhir bulan Maret, yaaaaah. Selamat berbagi cerita. Lavvvv πŸ’•

72 comments:

  1. waah halma dan ludo....itu pertama kali main itu diajari masku dan kawan-kawannya. Kemudian diajari main catur juga. Kemudian sampai main catur lawan bapak dan para orang tua. Kalau duduk di pos kamling seringnya main catur. Paling sebal itu kalau lagi mikir terus lawannya berisik. "Mikirnya lama banget sih". namanya juga mikir strategi...hahhahaa

    Semua permainan yang disebutkan mbak eno hampir semuanya sudah pernah dimainkan. paling berasa memang lompat karet sih, yaa karena bisa dibilang aku cukup tinggi di antara teman-temanku, jadi suka kalau diajak main ginian. Kadang kalau sore atau hari minggu main kasti juga. apalagi kalau dilempar kena badan, lumayan sakit...hahhahaa

    eh, mbak eno pernah main uno stacko..? itu permainan bikin tambah berisik mbak eno. cocok buat mbak..wkwkwkwkk
    tapi kalau main uno stacko mesti ramai, biar berasa berisiknya..hahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. I can relate mas, pas bagian diburu-buru pakai kalimat, "Duh, lama banget sih mikirnya." saat main catur 🀣 mungkin karena kita nggak jago kali ya (((kita))), jadi sering dibegituan. Oh, si kesayangan lumayan jago main catur dan dia sering balas saya dengan kalimat serupa. Karena saya sering ledek dia saat main game lainnya πŸ€ͺ

      OMG, indeed, jaman dulu, jika ada teman cowok tinggi seperti mas Rivai, pasti kami (para cewek) berdayakan untuk ikut main karet, especially pada part-part tinggi karena kalian heyyy cowok-cowok jago banget lompatnya πŸ˜‚ Wk. Terus jadi bayangkan mas Rivai main karet, kok kiyut yaaaah. Hahaahahahaha. KOCAAAAAAK πŸ˜†

      Wah, saya suka main kasti duluuuu, tapi cuma sampai SD kayaknya πŸ™ˆ Waktu SMP dan SMA sudah nggak pernah, dan nggak ketemu teman yang satu interest. Hihihi. Thankfully, di Korea, permainan baseball (kinda mirip kasti) cukup terkenal dan sering heboh di stadion, jadi saya dan si kesayangan sometimes pergi untuk lihat 😍

      Saya nggak paham cara main UNO sampai sekarang, Uno yang kartu, kan? Apa yang mirip Jenga? Hehehe. Kalau Jenga-nya saya sering mainkan πŸ₯³ Dan iya, berisik bangetttt, mana dibuat deg-degan pula setiap kali mau jatuh πŸ˜‚

      Delete
    2. bukannya ga jago, tapi kita memikirkan strategi yang jauh untuk kedepannya..hahhaha. tapi kalau lawan mikirnya lama pasti langsung dibalas dengan omelan seperti itu..hahhaha

      Terlihat kiyut kok...hahhahah
      Pas kecil teman mainnya banyak. Campur, laki-laki perempuan. Jadi kalau sekalinya main bisa ramai-ramai. Lompat tali dengan berbagai gaya, sampai koprol kayak mbak eno juga. dulu ada teman yang koprolnya udah mirip kayak roda berjalan. entah sekarang masih bisa atau ndak..hahhaha

      nontonin baseball di stadion jadi ingat kalau sepakbol di indonesia sudah main lagi, ada niatan untuk nonton di stadion lagi. Apalagi tahun ini stadion di semrang sudah selesai direnovasi jadi lebih megah. Pas smp sering diajak saudara nonton di stadion. Seru banget sih. Kangen sama suasana stadion..hahhaha

      Main uno kartu kalau ramai2 kelarnya lama. Yaa asyiknya main uno itu sih. Sampai yang nunggu merasa bosan..ahhahaha
      mbak eno tahunya jenga yaa. Aku biasa nyebut stacko sih. Yang bentuknya menara, terus kita ngambil satu biji sesuai warna/nomernya.
      pernah teman main ginian tangannya sampai gemetaran, tahan napas, dan berkeringat..hahhahaha

      Delete
    3. Oalah, kalau saya alasannya sudah pasti karena nggak jago, mas πŸ€ͺ

      Kalau saya, koprol cuma bisa 1x, nggak bisa mirip roda berjalan, itu hanya anak-anak cowok yang mampu melakukannya hahahaha. Cool siiih waktu dilihat πŸ˜† Sekarang saya takut mau coba, kawatir encok atau patah tulang πŸ˜‚ Wk.

      Iyaaaa mas, seruuuu banget lho menonton di stadion tuh, jadi kebawa euforia para fans asli clubnya hahahaha. Meski saya cuma iseng, tapi kadang ikut teriak-teriak biar semakin terasa fun πŸ™ˆ Semoga nanti mas Rivai bisa kembali menonton sepakbola di stadion yaaaa, saat keadaan sudah kondusif agar nggak tertular Corona 😁

      Saya taunya Jenga, sebab nggak pakai number, jadi hanya ganti-gantian stacking bebas mau ambil bagian mana πŸ˜‚ And yes, rasanya seperti itu, gemetaran, tahan napas, apalagi saat sudah hampir habis bagian bawahnya πŸ˜…

      Delete

  2. Dari sekian banyak permahinian , saya pernah mahinnya ular tangga mudah sih dimahinkan. Kalau ini stacko itu permahinian yang seperti apa saya juga belum pernah nyoba. Rumit kali ya???;

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba tanya mas Rivai rumit apa nggaknya, mba 🀣 hehehe.

      Delete
    2. Stacko itu ga rumit kok mbak, cuma cocokin warna dan angka di kartu dan kotaknya. Tapi tiga kotak teratas ga boleh diambil. Kalau mau latihan skill tangan, mending mainan stacko aja :D

      Delete
    3. Berarti similiar with Jenga, cuma dengan number di kartu, ya 😁

      Delete
  3. Wuiih boardgame juga jadi salah satu permainan yang suka aku mainkan. Hingga sekarang. Apalagi suamik koleksi boardgame hampir 2 lemari full πŸ˜… Jadi aku suka main boardgame.

    Kalau jaman kecil, mainan kegemaranku ludo (aku nyebutnya ludo tanpa h) dan monopoli. Ular tangga juga suka. Tapi prefer Ludo.
    Jujur saja kak, aku ga ngerti cara main Halma πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

    BTW itu lucu bingit. Bisa ada 32 permainan dalam satu box!! Designnya pun cuteee.
    Jamanku kecil sih aku beli ludo di abang-abang depan sekolah. Ular tangga, ada di baliknya ludo biasanya. Sedangkan monopoli. Nah ini mainan mahal buatkuu. Soalnya butuh nabung dulu buat bisa beli monopoli dari uang jajanku πŸ˜… YUP, mainan jamanku kecil harus beli sendiri. Soalnya ortu ga mao beliin. hahaha. Jadi dikit-dikit harus nabung dan sekalinya punya, wuih sungguh disayang. Hingga sekarang itu mainan masih tersimpan rapi dalam laci lemariku kak.
    Tak lupa juga kartu remi, domino (gaple), quartet, dan UNO. Aku juga ga bosan main kartu. Masih kelas 5 SD saja sudah main kartu remi dan gaple kak HAHAHA. Tapi tenang, mainnya ga pakai uang, kalau pakai uang berarti judi dan bisa diciduk polisi. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. OMOOO, 2 lemari full, isinya apa saja, mbaaa? Daebak 😍

      Oh mba Frisca sebutnya Ludo yaa, kayaknya banyak teman-teman sebut Ludo ugha. Hahahaha, saya dari kecil kebiasa sebut Luhdo, entah terinspirasi dari siapa πŸ˜‚ And yes, main Ludo sangat seruuuuuu, apalagi pas bagian kick balik pion teman-teman hahaha. Kan susah tuh untuk ke luar kecuali dapat dadu 6 πŸ™ˆ Eniho, main halma cukup mudah mba, ini salah satu favorit saya, karena gampang πŸ˜†

      Asliii, lucu parah jika mba Frisca lihat box aslinya, dan well made 😍 Halus banget bahkan material pion-pionnya. Masih terkagum-kagum sampai sekarang hahahaha 🀣 Ehiya yaaa, dulu tuh Monopoli termasuk mahal compare to Ular Tangga and yep, biasanya di belakang Ular Tangga ada Luhdo, atau jika beli size besar, nanti belakangnya dapat Luhdo dan Halma 😁 Super lavvvv ~

      But mba Frisca keren lhooo mainannya masih tersimpan dengan baik, huhu, mainan saya sudah entah ke mana semua. Mungkin sudah dibuang Ibu. Wk. Dan jadi ingat sama kartu domino saya, dulu suka main ini tapi versi easy-nya yang samakan angka itu mba. Semisal buntutnya 4 bulatan berarti kita harus keluarkan 4 bulatan πŸ˜‚

      Ah, what a memory πŸ˜πŸ’• Thanks for sharing, mba Friscaaa ~

      Delete
    2. Iya hampir dua lemari. Taun ini boardgame pesenan dia dari taon lalu dateng segrabrek! Makanya lemari kedua uda mulai penuh tuu sama boardgame baru ckckck
      Boadrgame ringan sampai yang berat. Yang ringan itu kaya Wock Roll, Photosynthesis, Premodial Soup, Machi Koro, Ticket to Ride, dll. Kalo yang berat itu kaya Dead of Winter, Zombicide, Scythe, Rising Sun, dll. Ntr panjang kalo disebutin di sini wkwkw aku sempet bahas Rising Sun di blogku sama ada satu game RPG tapi boardgame namanya Arcadia Quest dan pernah kubahas jg dipos kak haha

      Aku sebutnya Ludo wkwkw gtw kak seingetku sih ga pake h. 🀣 paling seneng tuh pas pion lawan uda hampir masuk base eh kemakan dan musti balik kandang. Pernah dong temenku jadi marah karena dimakan saat itu hahaha lucu banget 😜 main jadi marah2 πŸ˜†

      Monopoli emang lebih mahal kak kan gede dan banyak printilannya haha
      Makanya pas uda pnya aku rawat karena kan belinya perjuangan nabung dulu. Mungkin karena ini jg kali ya aku jadi pinter rawat barang. Banyak barang-barang yang awet sampe sekarang. Kaya krayon pas SD-ku aja masih ada πŸ˜‚

      Aku main dominonya juga gitu kok kak. Ditumpuk ke angka yang sama haha
      Yang kalah yg paling gede nyimpen kartu hhha

      Thanks juga kak Eno sudah sharing soal boardgame hehe

      Delete
    3. Daebak, banyaaaaak banget, itu disimpan saja atau akan dimainkan, mba? Aduh jadi ingin browsing lebih banyak soal boardgames hahahahahaha. Gaswat πŸ€ͺ

      Biasanya pasti akan ada accident di mana marah gara-gara ketendang mba, hahahaha, yaiyalah, KZL banget rasanya. Especially sudah jauh jalan. Tapi untung saya belum pernah sampai ribut parah, paling ngambek sebentar terus ketawa 🀣

      Ternyata mba Frisca sangat telaten menjaga barang huhuhu, saya kayaknya nggak bisa setelaten itu simpan barang masa kecil sampai setua sekarang πŸ™ˆ

      Delete
    4. Tentu sudah pernah dimainkan semua kak Eno. Dlu sebelum pandemi, rumahku suka jadi basecamp main boardgame. Sejak pandemi jadinya main boardgame sama keluarga aja hehe
      Wah kak Eno calon2 kolektor boardgame jg nih jangan2 😝

      Tmnku marah2 sampe mukanya mau nangis gitu. Padahal dia cowo. Maklum masih SD kak 🀣🀣🀣
      Kalo uda gede mah ga mungkin ampe segitunyaaa hahaha

      Haha iya kak Eno. Tanpa sadar jadi kebiasaan rawat barang gituu krayon masa SDku masih kupake sampe sekarang warnain gambar2 di jurnalku haha
      Lumayan jadinya ga usah beli krayon lagi πŸ˜†

      Delete
    5. Saya belum sebanyak koleksi pasangan mba Frisca hahahaha, sebab saya taunya masih boardgame classic, kalau yang seperti mba sebutkan di atas, banyak yang saya nggak tau permainannya bagaimana πŸ™ˆ Wk. Kawatir mau browsing, takut nanti jadi ingin beli akhirnya 🀣 Mana baru belanja Lego Modular terbaru pula πŸ˜†

      Memang kebiasaan dari kecil itu bisa kebawa hingga kita dewasa ya, salut sama mba Frisca, semoga barang-barang saya sekarang bisa awet lama πŸ˜‚

      Delete
  4. Mainnya sepeda. Kalau board game...seingetnya catur, domino. Lawannya dulu om atau kakak-kakak laki..

    Come to think of it..ih mainan board game saya kok ala bapack-bapack nongkrong di pos ronda gitu ya?πŸ™„ πŸ™ˆπŸ™ˆ Memalukannn...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahaa, nggak memalukaaan kok mbaa, it's cute tho 😍
      Memang seru main lawan cowok, pada jago board game soalnya πŸ˜‚

      *Eh apa jangan-jangan mba Phebie lebih jago dari mereka?* πŸ˜†

      Delete
  5. Mbaaa, aku auto subscribe channel YouTube-nya :D Tapi kenapa kok comments are closed? Lebih demen komen2an di blog aja kali ya wkwkwkw

    Permainan masa kecil kegemaranku buanyaaak banget. Cerita atu2 deh ya:

    (1). Gobaksodor.
    Ini mengandalkan teamwork, jadi gimana caranya kalo kita jadi tim yg jaga, kudu berupaya sekuat tenaga supaya member tim lawan engga lolos ke 'gawang' kita.
    Seruuu deh, apalagi sambil nyanyi soundtrack Warkop DKI "yang baju merah jangan sampe lolosssss" :D

    (2). Engkle
    Kudu gape loncat satu kaki, di tanah yang udah dikasih gambar/denah/tanda. Seruu aja, karena ternyata nggak semua orang punya skill keseimbangan tubuh :D

    (3). Bola bekel
    Klesotan di lantai teras rumah, sambil main bola bekel... trus jerit2an kalo ada yang ngga berhasil ke level berikutnya *aaakk, level :P Bola bekel ini kayaknya identik ama girls only dot com kali ya?

    (4). Monopoli.
    Udah pastiiiii, cita-cita jadi orang kayaaaa tersalurkan lewat games ini. Ya gimana yaaa, duit melimpah ruah, properti tersebar di seluruh penjuru papan MONOPOLI, trus asyik terima DENDA dari peserta lain wkwkwk. Aku demen banget kalo giliran buka kartu KESEMPATAN dan DANA UMUM :D Ngeri-ngeri sedaaapp :D

    (5). Bongkar pasang
    Barbie dengan kearifan lokal :D Yap, cuma beli gambar-gambar di kertas karton yang bisa digunting (waktu itu_ harganya 100 atau 200 perak) trus dipakein baju. Dikasih nama. Trus dibikinkan skenario deh. Ini namanya Ayu. Ini Budi. Ini Indah. Budi naksir Indah.... tapi Indah ga sukaa.... Ayu yang suka Budi. Akhirnya mereka sering berantem deh, wkwkwk. Mungkin kalo bakat bikin skenario-ku dilanjutin, bisa kali yaaaa, bantu-bantuin sutradara dan scriptwriter IKATAN CINTA :D :D

    Yaaaa itu deh, sebagian permainan masa kecil favoritku. Masih buanyaaakkk yg lain. kapan-kapan aku jadiin blogpost deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahahaha, iya semua comment ditutup, mba πŸ˜‚ Karena itu Youtube-nya cuma untuk connect video yang saya buat khusus penambah tulisan di blog πŸ˜†

      Huaaaa, sepertinya permainan masa kecil kita hampir sama semua, saya pernah memainkannya mba 😍 Asik yaaa, saya pun suka gobak sodor, haha. Rasanya fun jika bisa sentuh lawan. Terus Engklek, duh itu one of my fave, apalagi bagian nomor 9 yang hadap belakang terus cari di mana batu kita 🀣 Wk. Memorable bangat ~

      Ohya, di Korea ada game mirip bola bekel hanya saja mereka tanpa bola, jadi pion mereka dilempar semua, dan yang pertama itu yang dijadikan pengganti bola, hoho, saya pernah ajak si kesayangan main ini dan dia lumayan jago rupanya πŸ˜†

      Well, kalau Monopoli jangan ditanya hahahaha, seru bangetttt and yes me too, suka jika dapat kesempatan atau dana umum, asal nggak kelempar ke negara orang saja terus kena denda hahahaha. Kan ada tuh kartu yang suruh kita, "Go to something something." Eh taunya negara lawan. Langsung bangkrut, wak πŸ€ͺ hihihihi ~

      Kalau bongkar pasang, part favorit saya saat kita baru awal mulai terus susun rumah kita, mba. Semacam kasurnya di mana, terus meja makan di mana, endeblabla πŸ™ˆ Ah, baca komentar mba Nurul jadi bring back some of my gold memories. Thank you so much mba Nurul sudah berbagi cerita masa kecil yang menyenangkan 😍

      Delete
  6. Waktu itu belum tau main Ludo, jadi kalo beli board games di depan SD seringnya main monopoli karena bisa main ramean. Ludo juga bisa sih, gambarnya timbal balik sama monopolinya. Hanya waktu itu bingung cara maennya.

    Pas ada Hago, baru ngerti cara maen Ludo pas SMA. Soalnya kalo jam kosong sering main ini berempat sama teman. Kadang kalo belum selesai dan ada guru, kami duduknya dempet-dempetan dan tetap main diam-diam di belakang. Ha ha ha.

    Waktu kecil saya cenderung jarang main board games, lebih sering main permaianan jalanan macam sepak bola yang pake tiang sendal atau main kelereng. Kalo sudah mandi, biasanya sama Mama dilarang main yang bikin keringat. Jadinya kami saling tukeran binder aja. Ha ha ha.

    Waktu itu, tukeran binder jadi permainan yang hits sekali. Kalo ada satu binder yang langka dan sulit dicari, bisa ditukar dengan beberapa binder lain. Binder punya saya dulu pake nyatat dan nulis cerita-cerita. Kadang pengalaman main atau paling sering dipake gambar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duuuuh anak ini, bagaimana ceritanya saat sekolah justru main Ludo 🀣 Haha, kalau saya nekat begitu, bisa disemprit sama guru terus disuruh berdiri depan πŸ€ͺ

      Dan ituuuu kenapa jauuuh banget, dari main bola sama kelereng, pindahnya ke main binder hahahaha. Kiyuuut. Tapi iya siiih, Ibu saya pun akan marah jika saya main padahal baru selesai mandi, yang ada disuruh mandi ulang atau nggak usah masuk rumah sekalian πŸ˜‚ Wk. Bicara soal binder, dulu seru ya bisa tukaran 😍

      Kadang terlalu seringnya tukaran, sampai satu binder isinya bisa beda-beda πŸ˜† Hahahaha. Kalau sekarang justru maunya nggak terlalu banyak beda 🀣

      Delete
    2. Kami maennya rapih. Ngga ketahuan. Ha ha ha.

      Dulu, main binder karena ngikutin musim. Sulit juga mau main permainan yang sedang tidak musim. Soalnya kebanyakan permainan saat itu pasti ngelibatin orang lain. Kayak binder ini, serunya pas tukar-tukarannya itu. Ha ha ha.

      Dulu sampai ada strata lembar biasa sama lembar pembatas. Bedanya lembar pembatas lebih tebal dan teksturnya licin. Kalo ditukar, bisa banding banyak sama lembar biasa

      Delete
    3. Dasarrrr πŸ˜‚ Nakal, yaa ~

      Memang enakan main ikut musim, jadi ada temannya. Kalau main sendirian, meski seru, namun pasti nggak seseru ketika main dengan teman, kaaan πŸ˜†

      Ahahaha, I know, jaman saya pun ada yang begitu, tapi lembar pembatas jarang ada peminatnya siiiih di era saya. Sebab kebanyakan lembar pembatas jadi nggak enak dilihat. Wk. Pemikiran era itu, justru based on gambar 😍

      Delete
  7. Mbaa enooo, kok suka nemu aja sih barang2 bagus dg harga bagus kaya mideer board games inii 😍😍 aku nau nyari ah d tokped. Pasti seru nih main sama anak2..
    Btw, Mba eno pernah main kartu monopoly deal ga? Itu aku suka main sama anak2 d rumah, sama temen2 kantor jg. Seruu..

    Klo pas kecil, aku jg sering dibilang klo main sepeda ga inget waktu πŸ˜†πŸ˜‚ Dulu janjian sama temen2, ke tempat yg banyak pohonny ceri, trus kita manjat2 di situ ngumpulin ceri. Sama ke kali atau ke pematang sawah. Seruu πŸ˜†πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hasil browsing pagi siang malam, mba *eakh* hahahaha πŸ˜‚ Menurut saya, produk ini masuk tipe produk longlast, bisa disimpan dalam waktu lama 😍 Mungkin one day jika anak-anak sudah besar dan punya anak lagi, mba Thessa tetap bisa memainkannya dengan cucu-cucu mba *woooy kejauhan woooy* hahahahahaha πŸ˜†

      Kayaknya saya belum pernah main Monopoly Deal mba, taunya hanya Monopoly yang biasa itu, yang beli-beli negara. Coba nanti saya cari tau soal Monopoly deal di Google, jika menarik, akan saya mainkan aaah πŸ₯³

      Nah kan, ternyata nggak saya doang yang sering kena marah Ibu gara-gara main sepeda nggak ingat waktu, meski saya seringnya nggak ingat waktu karena keseringan mampir-mampir, but kita nggak jauh beda nakalnya πŸ™ˆ Wk.

      Hihi, terima kasih sudah berbagi memory indah, mba Thessa 😍

      Delete
  8. Ya ampun, cakep amat itu board games, ilustrasi di kartunya... warna di kayu-kayunya itu... sukanya sama board games dibanding game-game digital hari ini adalah interaksi fisik antar pemain, itu keseruan yang hari ini udah mulai tergantikan permainan online (yg jauh jadi dekat, yg dekat jadi jauh).

    Aku inget dulu waktu kecil dibeliin karambol sama bapa, dan karena aku punya 'lapang'nya, jadinya banyak temen-temen sekitar yang dateng ke rumah buat main karambol.
    Kan 'lapang' karambol itu harus licin ya, biasanya kalo ga pake serbuk yang kayak micin, ya pake tepung atau bedak.. nah biasanya kalo pake bedak, suka dijadiin hukuman kalo kalah, mukanya dibedakin ampe putih hahaha...

    Karena aku sebagai tuan rumah, tentu aku jarang kalah HAHAHAHA... inget juga dulu pas lagi bulan puasa jg, setiap hari ngabuburitnya main karambol, hadeuuh.. saking sering dan bikin ribut di rumah, aku jadinya sering dimarahin mamah karena ribut

    Kenapa karambol ga trend lagi ya sekarang? hmmm...





    *semoga dapet board gamesnya, penampakannya ya ampun lucu sekalihhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. If Ady sudah bilang kalau board games-nya lucu, berarti memang lucuk hahaha πŸ˜‚ And yes, you will love it for sure, bisa diwariskan ke anak cucu, Dy πŸ˜‚

      I couldn't agree more dengan pendapat Ady soal interaksi fisik, itu pula yang saya rasakan. Ada kesenangan tersendiri saat kumpul dan main game sama-sama. Terus bisa saling cemang-cemong wajah yang kalah dengan bedak. Hahahaha. Sesuatu yang sudah jarang kita lakukan semakin kita tua rasanya πŸ™ˆ What a lyfe ~

      Eniho, baca komentar Ady soal karambol, jadi ingat, dulu saya pernah coba main dan ternyata susah coooy hahahaha. Nggak gampang untuk tembak pion lawan agar masuk ke lubang. Mana endingnya muka penuh bedak 🀣

      Seriously, if one day saya punya anak, mungkin saya akan siapkan banyak mainan di rumah biar teman-temannya anak saya main ke rumah saya saja kayak teman-temannya Ady main ke rumah Ady hahahaha. Lebih mudah dipantau soalnya daripada main ke luar anaknya πŸ˜‚ And it's kinda fun, menyaksikan anak-anak main dengan akrab. Efek pernah lihat keponakan kumpul sama mantemannya 😍

      Sepertinya karambol sekarang hanya trend di poskamling Dy, itupun kalau masih ada sistem poskamling hihihihi, atau pos ronda dan sejenisnya πŸ˜†

      Delete
  9. Setuju banget ini, kalau lagi ngumpul-ngumpul paling seru memang main board games. Makanya sekarang suka ada kafe-kafe yang menyediakan board games yaa, untuk pengunjung mainkan. Ih awalnya pas lihat harga untuk Mideer yang 300an lebih, aku mikir "buset mahal amaat" terus pas lihat packaging dan videonya unboxing-nya Mba Eno, ooh kualitasnya aja bagus gini terus games-nya banyak bangeeet sampai 32 games dalam satu kotak. Warnanya itu lhoo cakeeep 😍

    Aku juga cukup suka main board games, paling sering mainnya sih antara Ular Tangga dan Monopoly. Kalau udah main Monopoly sama teman-teman sekomplek, sampai lupa waktu saking asiknya main. Kadang sekali main bisa beberapa putaran sekaligus, pokoknya sampai nyisa sedikit doang yang belum bangkrut wkwkwk. Oh iyaa sama main Scrabbles jugaa, ini termasuk board games juga kan yaa? Aku inget dulu Tanteku yang ngajarin main Scrabbles, dan cukup membantu mengingat kosakata Bahasa Inggris gara-gara main Scrabbles ini πŸ˜‚πŸ˜‚

    Main Roller Blade juga duluuu, tapi aku pakai yang rodanya lurus. Terus inget, sohibku dulu sampai jatuh dan lututnya mengelupas gara-gara main Roller Blade, dari situ malah jadi takut main, anaknya gampang menyerah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mba, sekarang banyak cafe menyediakan board games atau fun games yang bisa dimainkan ramai-ramai hehehehe, it's good sih menurut saya, bisa buat pengunjung betah apalagi tipe-tipe pengunjung kompetitif kayak kita 🀣

      And yes, menurut saya untuk harga 300-an, board games ini worth to buy, sebab kualitasnya bagus dan bisa disimpan untuk kurun waktu lama. Dijamin kalau kita telaten, nggak akan kececer sebab sudah ada box penyimpanannya πŸ™ˆ

      Hihihi, baca cerita mba Eya soal Monopoli, saya jadi ngikik, karena bisa relate πŸ˜‚ Apalagi bagian buat lawan bangkrut dan menyerah πŸ˜† Wk. Seru ya, padahal pakai uang Monopoli doang, rasanya macam kaya raya 7 turunan πŸ€ͺ

      And yes, Scrabbles termasuk board game, mba 😍 Indeed, saya pun belajar banyak kosakata bahasa Inggris dari game yang satu ini, hehehe. And about roller blade memang bisa buat traumatis, untung saya jatuhnya terbilang jarang sampai parah, jadi belum terlalu kapok untuk memainkannya. Terus waktu tau di Korea ada tempat main roller blade, beuh langsung ingin visit ke sana πŸ˜‚

      Terima kasih mba Eya sudah berbagi cerita. Lavvvv πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
  10. Eh lupa mau komen... btw itu di video tangannya kak Enooo kan yaaa?
    sering-sering bikin video review barang-barang kak, kayaknya seruuuu :D

    aku jg mau ah sekali-kali post video di blog.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan bro, itu tangan si kesayangan. Saya bagian direct videonya 🀣

      Ternyata buat video begitu doang susah khanmaeeeen, harus take berulang entah sampai berapa banyak. Delapan kali mungkin ada πŸ™ˆ Hahahahaha.

      Ayo Ady post video di blog, mau lihatttt 😍

      Delete
    2. Tangannya hyung cakep amat, aslinya aku berfikir kalo itu tangannya perempuan soalnya urat-uratnya jg ga keliatan.. eh apa tanganku aja ya yg timbul uratnya?hahaha

      akooh tertipoe.

      dan ya memang begitu kak, edit video simpel aja harus ini itu, ribet dah.. makanya kalo video mah suka sama hasilnya aja, editnya malesin...

      Delete
    3. Hahahahaha, uratnya nggak kelihatan karena nggak angkat barang berat 🀣

      Asliiii, setuju sama Ady, edit video lebih ribet dari edit foto. Panjang banget prosesnya. Jadi salut sama para Youtuber, dari awal mereka take video, sampai masuk editing, blablabla, pasti nggak gampang. Makanya saya jarang video-an πŸ˜‚

      Delete
  11. Waaa cute sekali board gamesnya Kak Eno! Bisa satu packaging gitu ya 😲

    That's true Kak Eno, main board games gitu seru banget kalau rame-rame. Dulu seringnya sih main ular tangga, dan monopoli.

    Dulu kalau rame-rame gitu mainnya suka sama sepupu dan adik. Udah gitu pasti pada fokus nyusun strategi masing-masing, hahaha 🀣 Apalagi kalau yang macem model keberuntungan gitu, dibelai-belain ngitung kotak di ular tangga supaya jumlah angka yang keluar di dadunya pas. Hahahah 🀣🀣🀣 Nanti pas kudu turun karena kena buntut ular jadi menggerutu dan pada akhirnya jadi kesel satu sama lain hahahah 🀣🀣🀣

    Kak Eno kalau main sama kesayangan suka berantem kecil-kecil gitu nggak? Haha 🀣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cute, rite? Hahaha, beli satu bisa dapat banyak 😍

      Semakin ramai, semakin seru, karena jadi nggak ketauan siapa yang kalah πŸ˜‚ Kalau sekarang, mainnya hanya berdua si kesayangan jadi mudah ketebak πŸ€ͺ

      Eh ya ampuuuun kita sama, even until now, saya dan si kesayangan setiap main ular tangga pasti hitung kotak dulu, berharap angka dadu yang ke luar sama dengan apa yang saya inginkan hahahahaha 🀣 Paling kesal jika sudah di atas, terus ketemu ular, dan jatuhnya jauh bangat. Ya ampuuuun, kesal sumpah πŸ™ˆ Wk.

      Saya sering ribut heboh kalau main sama dia, tapi nggak berantem, paling saling ledek dan kompetitif saja jika ada yang berniat curang langsung melotot hahahahaha. Seru siiih punya pasangan yang sehobi sama kita πŸ˜† Mba Syifana sampai tua nanti, mau tetap main board games sama pasangan, nggak? 😍

      Delete
    2. Waahh aku bisa membayangkan gimana sweetnya Kak Eno dan Kesayangan.

      Iya dong Kak Eno, pastinya mau banget. Semoga dapet pasangan yang sehobi dan sefrekuensi hahaha 🀣

      Delete
    3. Amiiiin, semoga diberikan garis jodoh yang sesuai ya, mba πŸ˜πŸ’•

      Delete
  12. soal board games ini, orang Jerman demen bangat.. bahkan ada toko khusus mainan papan begini.. pas natal kemarin, di toko buku, banyak game board game gini (aku ngga ngerti cara mainnya) dijual buat kado.. πŸ˜†

    btw, ODOP itu kepanjangannya apa, mbak? πŸ™ˆ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wiiiih pasti banyak diskon yaaaaa 😍
      ODOP itu One Day One Post, mas Zam πŸ˜†

      Delete
  13. Mbak itu lucu banget mainannya. Jadi penasaran cara mainnya gimana. Kalau aku waktu kecil mainnya ya lompat tali, congklak, gobak sodor, kadang main monopoli dan main kartu juga. Oya ada juga main BP yang boneka kertas itu sama gimbot juga. Kalau main game entah kenapa dari dulu kurang tertarik jadi untuk game tahunya cuma gamehouse. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mba Antung, salam kenal 😁

      Iya mainannya lucu banget, hehehe, cara mainnya nggak jauh beda dengan cara kita main ular tangga, ludo, etc, waktu kecil mba πŸ˜† Well, mainan bongkar pasang memang salah satu mainan yang paling menyenangkan yaaaa 😍

      Delete
  14. What a cuteeeee, hahaha. Jangan-jangan mba beli board game ini kemarenan gara-gara lucu ya? (suudzon aja ni bocah, hahaha).

    Rata- rata kayaknya mainan masa kecilnya sama semua deh, masih ingat waktu bocah aku nggak bisa main kelereng atau guling ya orang bilangnya sekarang, alhasil aku mainnya pas udah SMA, aku ajak main anak-anak tetangga yang masih SD, sampai mamaku geleng-geleng, haha. Habisnya aku baru bisa main itu pas udah gede, karena excited aku pangggilin tuh tetangga-tetangga. Soalnya kalau masih kecil main kelereng, kalau kalah aku nangis deh, hahahaha.

    Dulu suka banget main boneka barbie. Bajunya aku jahit sendiri, haduuuh bangganya minta ampun kalau hasilnya memuaskan, apalagi kalau dipuji teman-teman sepermainan, like " Ihhh bagus baju barbie-nya kamu yang buat ya?" trus aku angguk-angguk memalukan hahahaha.

    Main Ludo, Ular Tangga, ingat banget main ini antri nih sama teman-teman yang lain, siapa yang kalah keluar digantiin sama teman yang lain, jadi perasaannya dugdugan, jangan sampai kalah deh, soalnya masih mau main, haha.

    Main Catur sama Congklak, ini favorite banget juga, even sering kalah tapi tetap aja nggak kapok. Banyak banget dulu mainnya dulu, huaaa jadi flash back, sekarang jadi senyum-senyum ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, salah satu alasannya karena cute, of course! Tapi alasan lainnya karena memang butuh board games untuk mainan di rumah sama si kesayangan πŸ˜‚

      Itu kelereng disebut guling, ya? Lucuk namanya, guling kan teman si bantal untuk tidur 🀣 By the way, mba Sovia suka buat anak-anak menangis nggak saat main kelereng sama mereka? 😁 Nanti mereka kalah terus menangis bagaimana πŸ˜†

      Daebak, bisa jahit baju Barbie, mba? Pakai kain perca, kah? 😱 Saya dulu main barbie pakai baju yang ada saja, kebetulan satu box dapat baju ganti 1, jadi gonta-ganti yang ada hahaha. Nggak jago saya buat baju-bajuan huhuhu πŸ™ˆ

      By the way, kok kita samaaa, bagian takut kena ganti jadi harus menang karena saat ketendang harus tukar teman lainnya. Wk. And yes, banyak sekali mainan kita jaman bocah, cukup beruntung bisa tumbuh dengan memainkannya 😍

      Delete
  15. *Bring old memories sambil dengerin lagunya Amigos* πŸ˜†

    Cerita sedikit soal permainan masa kecil paling berkesan buatku adalah Permainan yang aku mainkan sewaktu SD. Jaman itu bisa dibilang adalah masa-masanya aku paling sering main permainan tradisional kayaknya. Dari games polisi maling, galasin, tak jongkok, tam-tam buku, dllnya termasuk tamagochi yang populer.

    Tapi yang paling sering dimainin dulu sewaktu sekolah adalah polisi maling dan galasin. Sumpah ini kayaknya gak bisa gak main sehari aja πŸ˜†, seru nya pas di kejar-kejar polisi dan harus berganti jadi maling kalo ketangkep. Mainnya pas jam istirahat, karena sekolah aku waktu itu cukup luas jadi tempat untuk sembunyi juga banyak, naik turun tangga dan bahkan temen aku sampe ada yg ngumpet di ruang guru *ini parah banget* πŸ˜‚. Abis main so pasti rambut lepek dan capek banget, ditutup dengan minum lemon tea dan makan kentang goreng di kantin. 🀣

    Bisa panjang juga kalo aku ceritain semuanya disini kak Enoo. Btw board gamesnya gemes sekali...aku dulu jarang sih main ini lebih sering aktivitas fisik, kalo pun games sensorik banyak mainnya dulu itu masak-masakan dan kasir-kasiran hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amigos exiempre 🀣

      Saya baru dengar permainan Polisi dan Maling, apa mirip dengan Petak Jongkok cuma bedanya kalau ketepok jadi Maling? Hahahaha. Sebab Petak Jongkok tuh kadang saat lari bisa sampai lepek sebadan-badan πŸ˜‚

      Duh jajanan mba Reka ada lemon tea dan kentang, jaman saya nggak ada jajanan itu mbaaaa. Langsung merasa generation gap-nya πŸ™ˆ Wk. And yes, board games-nya supa cute yaaaaah. Saya pun suka main masak-masakan 😍

      Delete
    2. Mirip kak, jadi polisinya ngejar maling dan yang ketangkep jadi Polisi wkwkwkk.

      πŸ˜…jangan gitu dong kak Enooo, kayaknya umur kita gak jauh *sok tau* iya sih aku sempet mikir jajanan lemon tea ini agak jarang juga kayaknya di jual. Jadi penjualnya itu jual macem2 minuman kak. ada dari jus jeruk, es teh dan lemon tea πŸ˜„ kok jadi melipir ke jajanan lol

      Delete
    3. Aha, I see, thank you untuk penjelasannya, mba πŸ˜‚

      It's interesting, karena betulan nggak ada di sekolah saya jaman SD sampai SMA. Paling maksimum es teh manis yang harganya kala itu IDR 200 kayaknya πŸ™ˆ

      Delete
  16. wah, kalo tuh mainan dipegang anak saya, mungkin 3 harian jg udh ancur... hiks... pdhl punya bapaknya segala mainan tuh msh awet2, eh giliran diksh ke anaknya langsung lenyap... itulah roda kehidupan, tak ada yg bisa awet... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheheehe, biasa pasti begitu kalau sudah dipegang anak, mas. Jadi harus sabar ~ atau mungkin berikan mainan pada anak sesuai umur yang tertera 😁

      Delete
  17. Wahhh Mbak Eno, bring back memories deh post kali ini.:)
    Board game memang seru ya, kalau aku dari dulu kecil udah kayak postcard sama prangko sama adikku. Jadi mulai dari main board game, game jadul, game console semua mainnya 99% sama adikku. Nah cuma bedanya kalau aku kan emang orangnya kurang cakap kalau main game, jadi banyakan kalahnya. hahahahaha
    Biasa main "metal" yang pakai jari sama papa ku aja kalah melulu. Baru pas bulan kemarin nih menang, sampe Papa ku komen, tumben menang. wkwkwkwkwk

    Pas adik aku udah kerja di Bali, di kantor aku pernah main ludo sama teman kantor waktu lagi rame-ramenya ludo di apps ponsel. Wah seru sih mainnya sambil teriak-teriakan, rusuh banget lah pokoknya. hahahahaha

    Game boardnya mantul amat Mbak Eno, 32 in 1 udah gitu warnanya cakep lagi ya.:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serunya punya adik yang sama-sama suka main, jadi akur dan seru ada partner-nya ya mba. Hehehehe, seperti mba Wulan dan adiknya mba Wulan 😍

      Main metal tuh yang suit pakai kelingking, jempol dan telunjuk maksudnya? πŸ˜† Kalau iya, saya pun sering kalah. Wk. Mau main duluan atau belakangan, jarang banget menang. Heran πŸ€ͺ And yes, saya baru tau Luhdo ada di hape ternyata πŸ™ˆ

      Seriously, bagus mba warna aslinya πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
    2. Oh jangan salah, Mbak Eno. Berantem melulu yang ada, Mama ku bilang "kalau deket berantem melulu, kalo jauh nangis-nangis". hahahahaha

      Metal itu yang jarinya ngebentuk metal, terus nanti masing-masing milih buat ngebuang salah satu jari lawan, sampai habis siapa yang menang, Mbak.. Iya terakhiran jatuhnya seperti suit ya.:D
      Iya, waktu itu sempat rame jadi pada mabar Mbak Eno. hahahah

      Iya, warnanya bagus banget, Mbak Eno.:)

      Delete
    3. Sibling sejati berarti itu, mba 🀣

      Iyaaa, saya tau permainan itu hahahahaha, betul endingnya jadi suit, karena jari yang dipakai pun jari suit kaaan, seperti kelingking, telunjuk dan jempol πŸ˜†

      Nggak heran sampai mabar, memang seru permainannya 😍

      Delete
  18. Dari sekian banyak teman, semoga saya beruntung bisa mendapatkan game boardnya. Amin .

    ReplyDelete
  19. Ngiler banget board games-nya, terlihat bagus, uwuu. Ngebayangin nanti kalau punya board games ini bisa main bareng Saladin. Dia jadi lupa ama gadget dan tidak nonton melulu :D.

    Waktu kecil dulu suka main macam-macam, mulai dari petak umpet (di sekolah), gobak sodor (di lapangan dekat rumah), sampai loncat tali.

    Petak umpetnya seru karena sambil nunggu guru les (dulu les sorenya juga di sekolah), main bareng teman-teman. Terus jadi keingat, ada seorang teman yang gak mau ikutan karena trauma. Dia pernah ketinggalan jemputan karena keasyikan main petak umpet di sekolah lamanya.

    Kalau gobak sodor seru banget karena di sebelah rumah ada lapangan yang bisa dibuat arena bermain sore-sore. Lari-larian biar gak kena tangkap teman yang berjaga, sambil atur fisik dan strategi. Jadi ga hanya tubuh yg gerak tapi juga asah otak. Adrenalin naik banget.

    Kalau lompat tali suka, tapi berhubung waktu SD termasuk pendek, jadi agak susah loncatnya. Sedihnya malah dibilang 'pupuk bawang' alias hanya penggembira oleh teman lain yg lebih jago.

    Akhirnya balik ke rumah, ngumpet, dan nyalain PC. Main tetris atau game lain di PC. Atau nebeng main di Nintendo atau Sega punya adik. Punya PS1 dulu baru pas SMP, main Harvest Moon.

    BTW makasih banyak udah manggil saya 'Vina', karena itu panggilan di rumah dan jadinya istimewa ketika ada teman yang manggil Vina juga selain ortu dan adik2 :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hola, mba Vina 😍

      Board gamesnya memang bagus mbaaa, dan sepertinya bisa awet lama, terlihat dari kualitas produk yang nggak asal buat plus tebal πŸ˜† hehehehe. By the way, temannya mba Vina pasti trauma abiz kalau sampai ketinggalan jemputan πŸ™ˆ

      Duh tega banget, masa disebut pupuk bawang ~ tapi nggak apa mba, main Tetris atau Nintendo nggak kalah menyenangkan 😍 And yes, Harvestmoon, what a memory, though dulu saya lebih suka Mario Bross sampai diulang-ulang πŸ˜† Wk.

      Ahaaa, sama-sama mba Vina, saya bingung mau panggil apa kemarin, jadi saya check dulu namanya biar lebih enak sebut "mba Vina" instead of "mba" saja πŸ™ˆ Nice to know you mba Vina, and thank you sudah main ke blog saya πŸ˜πŸ’•

      Delete
  20. anak sepolos aku mainnya serba tradisional waktu dulu mbak :D
    mainan bekel, lompat tali dari karet gelang, terus engklek, terus mainan yang sembunyi-sembunyian itu, duh lupa namanya

    dulu sebelum punya bola bekel sendiri, selalu main barengan sama temen, kalau di sekolah mainnya pas jam istirahat dan ngemper di teras.Ya ampun langsung flashback memoriku hehehe
    terus mainan lompat tali kalau nggak kalah kalah , bisa bikin hati puas, merasa jago aja dari yang lain hahaha

    kalau mainan yang sembunyi sembunyian itu, aku baru nyadar sekarang, kenapa dulu kok ga capek ya lari-larian, kalau sekarang disuruh begitu, kayaknya ga mau aku :D

    teruss waktu udah kenal namanya komputer dan disket, om bikinin disket yang khusus di isi game, aku lupa namanya, pokok yang kayak caplok-caplok'an gitu.
    auto langsung kepengen googling :D

    sama permainan yang hitssss banget tahun segitu, gamebot, yang isiannya permainan susun bata. punya gamebot jaman segitu terus mainnya gantian sama adek. Ini semacam barang bonafide hahaha

    yang aku kagum dan terheran heran #tsahh mideer ini termasuk ngerti banget keinginan para pecinta games, bisa dibilang permainan "all in one". semua-muanya ada dalam satu kotak ajaib itu
    bisa lupa waktu mungkin ya kalau mainan si mideer ini



    ReplyDelete
    Replies
    1. Main yang sembunyi-sembunyi maksudnya Petak Umpet? 🀣

      Iyaaa, waktu saya dulu, lumayan suka main bekel di teras sekolah setiap istirahat πŸ˜† Biasa ada beberapa group yang main bareng-bareng. Seru bangat!

      No worries mba, nanti ketika mba Ainun punya anak, mungkin permainan sembunyi itu akan kembali diulang hahahaha. Lucu membayangkannya πŸ™ˆ Eniho, permainan yang caplok-caplok sepertinya Pac Man? Iya, bukan? 😁

      Kalau susun bata, apa Tetris? Hahaha, saya jadi menebak-nebak jenis permainan mba Ainun 🀣 Well, I couldn't agree more, memang bagus banget produk Mideer ini, kita dimanjakan oleh 32 jenis permainan dalam 1 kotak 😍

      Delete
  21. Ya ampuuuuuun aku Sukaaaaaa bgt board nyaaa :D. Cakeeep sih iniiiii. Kalo ga dapet, aku ttp ntr mau beli untuk si adek yg lagi suka bgt ngajakin main monopoli dan Ludo mba hahahahaha.

    Bicara games zaman kecil, ya ampun kangeeen. Yg pasti, permainan monopoli, ular tangga, Ludo, halma, kartu, itu pasti pernah aku mainin. Favoritku sih halma mba. Mainnya Ama papa .trus makin aku gede, papa ngajakin yg lebih menantang, catur wkwkwkwkw. Sbnrnya yaa kalo mau jujur aku ga terlalu suka main catur, boring :p. Ya iyaaalah, aku msh kls 4 ato 5 SD waktu itu. Udh disuruh fokus catur :p.

    Tapi aku ttp mainin, supaya papa seneng :p.

    Trus kalo permainan yg srg Ama temen2 di sekolah, main karet, main bekel yg pake bola kecil karet dan keong2 itu hahahaha. Dulu sempet jago, ga tau deh skr :p. Ama 1 LG permaiann kelinci. Butuh setidaknya 3, orang, Krn ada 2 orang yg duduk saling berhadapan, lalu kakinya makin tinggi bikin halangan, dan 1 org lagi tugasnya lompat :p.

    Ada permaianan yg aku ga inget lagi namanya sih. Yg hrs lompat ke punggung temennya itu. Permaianan ular naga panjangnya juga sempet aku suka pas SD kls 1 Ama TK. Trus Krn rumahku banyak bukit, itu aku sering Ama temen2 main perosotan. Pake alas kardus. Trus meluncur deh ke bawah hahahahah. Dipikir2 aku kok ya kuat dulu bolak balik naik turun gitu yaak. Kalo skr, kayaknya bendera putih :p. Itu bukit Tinggi soalnya mba :p

    Trus mulai muncul Nintendo, dan aku jd tergila2 Ama Mario Bros wkwkwkwkwk . Juga sempet suka Ama tetris dan game pesawat2an yg saling nembak. Seruuu yaa permaianan dulu itu :D. Ahhh, selalu seneng sih kalo inget zaman kecil :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. CAKEEEEP KAN, MBAAAA? 😍

      Sama kitaaa, saya nggak suka main catur dulunya, tapi sering diajak Ayah atau Om atau siapapun yang tua. Mungkin mereka merasa senang bisa kalahkan seorang bocah ingusan πŸ€ͺ Padahal menurut saya yang nggak jago memainkan catur, game satu itu kinda boring, jadi saya sering malas-malasan jika diajak πŸ™ˆ

      Wah saya baru dengar permainan kelinci, belum pernah main sepertinya, atau beda nama mungkin yaaaa di tempat saya πŸ˜† Sedangkan untuk permainan loncat ke punggung teman itu saya tauuu, namanya banteng duduk, entah sama atau nggak dengan di kota mba Fanny tinggal 😍 Anddd saya baru ingat ada ular naga panjangnya hahaha, ini salah satu yang seruuuu siiih, aduh saya masih ingat lagunya 🀣

      Thank you mba Fanny sudah berbagi cerita masa kecil mba πŸ₯³πŸŽ‰

      Delete
  22. Mohon maaf aku salfok dengan tangan si Kesayangan, kok tangannya mulus banget sama lentik kayak cewek, Kak 🀣 #plakk. Kayaknya udah mahir banget jadi youtuber unboxing soalnya unboxingnya detil banget sampai ada adegan contohin mainnya πŸ€­πŸ‘πŸ»

    Bibit heboh Kak Eno ternyata udah tertanam sejak kecil ya 🀣. Kayaknya kita kalau main game console bareng, bisa heboh bareng soalnya aku suka heboh juga kalau main game terus aku kan nggak jago main game, tapi aku anaknya gregetan gitu πŸ˜‚. Jadi kalau kalah, aku gregetan pengin coba terus dan suka stress ngoceh-ngoceh sendiri kalau gagal mele πŸ˜‚. Btw sekarang Kak Eno masih bisa koprol nggak? 😝

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jari tangan dia panjang Liiii hahahaha, mungkin pengaruh tinggi badan ugha. Jadi terlihat lentik πŸ˜‚ Nah, soal unboxing itu, karena dia sering lihat unboxing yang dilakukan Youtuber untuk alat-alat related to programmer πŸ˜† Wk.

      Sepertinya demikian, makanya kita cocok hahahaha. Hebohnya tuuuh yang geregetan, persis penjabaran Lia πŸ™ˆ Jangan-jangan Lia dibilang berisik sama adiknya Lia? 🀣 Eniho, kakak sudah lama nggak koprol, terakhir jaman SMP atau SMA yaaa (lupa), pastinya saat itu koprol sebab ada test olahraga πŸ˜† Kan ada tuuuh test ujian akhir, kita disuruh koprol, kayang, sikap lilin, etc hahahaha πŸ˜‚

      Lia pasti jago koprol nih roman-romannyaaa 😍

      Delete
  23. KAK ENOOOO YA AMPUUUN GIMANA INI AKU HARUS MULAI DARI MANAAAA xD main monopoli pernah, ular tangga pernah, main kartu remi dengan segala macam modifikasinya pakai hukuman kuping dijepit jepit jemuran pernah, MAIN NINTENDOOOO ASTAGAAAA AKU KANGEN MASA SEHAT NINTENDOKUUU HUHUHUHU sekarang udah rusak -__________-

    Sama kayak Kak Eno kalau ada yang mainin Super Mario aku heboh sendiri nyuruh-nyuruh, terus niruin back sound game-nya sampe tetanggaku sebel akhirnya sama dia volumenya di-nol-in kalau ada aku HAHAHHAHAHAHAHAHH

    ReplyDelete
    Replies
    1. God, kenapa dijepit sama jepitan jemuran, ituuuu sakit, kan? 🀣

      Sepertinya hampir semua orang pernah memainkan boardgames mba, and yes, memang seru permainannya hahahaha. Well, kalau game console apalagi Mario Bros, itu nggak ada matinya, dimainkan sekarang pun tetap seru mba Endah 😍

      Delete
    2. Sakit Kak, dulu tetanggaku sampe nangis gara-gara kalah terus, kupingnya penuh sama jepit jemuran tapi dia nggak berani ngelawan karena lawannya lebih gede daripada diaπŸ€£πŸ˜…

      Board games adalah jurus ampuh mengurangi screen time...asal board gamenya beneran bukan yang onlineπŸ€ͺ Iya Kak Eno Super Mario itu game legend lah ya itungannyaπŸ˜‚

      Delete
    3. Huhuhu, harusnya menyerah saja jangan diteruskan πŸ˜…

      Agree, board games bisa kurangi screen time, cocok untuk anak-anak dan kita yang sudah dewasa. Terus nggak kalah seru dari mobile game, apalagi kalau mainnya bareng teman-teman 😍 Nanti sebutannya mabar board games πŸ˜‚

      Delete
  24. Ah bagi-bagi hadiah lagi? Mauuuu mbak... Hehehe :D Sungguh terkedjoet diriku melihat nominal harga permainan Mideer yang mbak punya. Tapi emang sepadan dengan kualitas yang diberikan dan itu 32 in 1 classic games juga. Yaps, saya setuju banget board games itu bagus banget untuk acara kumpul-kumpul, semakin mempererat kebersamaan buat seru-seruan bareng kan...

    Oh ya, itu gameboy yang pernah mbak bahas di post lawas pernah saya baca dan saya akhirnya beli juga, dong di Toped....wkwkwk. Mayan asyik buat Kalki dan Kavin. Soalnya masalah saya tetep sama. Laptop saya dijajah sama mereka buat main game Bubble With saga, trus mulai dah merambah download game-game lainnya kayak Clas of Irons, Sherlock Holmes, dll... Sampai lupa waktu! Tiap hari merengek buat diijinkan makai laptop padahal saya udah bilang, pakainya pas mama kerja aja. Kalau mama pulang, laptop mau mama pakai. Makanya saya belikan mereka game boy saja! Haahahaa cocok banget ternyata jadi solusi. Jaman saya kecil dulu juga suka main gamebot sama anak-anak tetangga. Yang dimainkan tetris hihihi.

    Kalau dulu kecil saya main in-line skate dan adik saya main skateboard. Trus mama saya juga suka tuh ngajak kami berdua ke arena ice-skating. Wih, kami senang banget main ice skating. Adik saya cowok, kami juga dulu main PS. Dan saya tuh sering kalah melulu dari adik saya :D :D.

    Kalau permainan tradisional saya suka banget main bola bekel sama saudara-saudara sepupu cewek saya. Main lompat tali pun juga suka. Ya ampun, mbak sampai bisa koprol segala, hebat! Saya pun merasakan kesenangan seperti mbak saat main lompat tali. Main engkle juga. Sampai sekarang pun saya masih ajak Kalki dan Kavin main permainan yang dulu kecil saya pernah mainkan seperti lompat tali, engkle (mereka seneng banget main engkle), dakon, ular tangga, scrabble, kartu remi, domino. Mereka sampai gambar-gambar sendiri kotak-kotak engkle di halaman rumah pakai kapur warna-warni yang saya sediakan.

    Nggak cuma Kalki dan Kavin di rumah saja, anak-anak didik saya di yayasan pun saya ajak main permainan saya dulu kecil kayak tic-tac-toe, gobak sodor, engkle, lompat tali tersebut. Dan mereka antusias banget sampai nagih-nagih minta main itu lagi. So fun! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya sangat sepadan antara harga dan kualitas serta jumlahnya, mba 😍 And yep, games-nya cocok untuk dimainkan saat kumpul keluarga πŸ˜†πŸ’•

      Wahahaha, gameboy yang merah itu maksud, mba Intan? 🀣 Saya masih main gameboy itu sampai sekarang. Games-nya ada banyak, favorit saya lately Circus yang loncat-loncat di lubang api, penasaran bisa sejauh apa hahaha πŸ™ˆ Semoga anak-anak betah memainkannya ya mba, jadi nggak ganggu laptop mba Intan 😍

      Jadi ingat, jaman dulu, ice skating yang terkenal cuma di TA, hahaha, ribet banget mau main ice skating saja harus ke sana. Alhasil karena jauh, jadi Ayah decided belikan Roller Blade yang nggak jauh beda feeling-nya πŸ˜‚ What a memory, sekarang sudah tua, justru beberapa kali main ice skating di Korea, but cepat bosan πŸ˜…

      Indeed, ada banyak permainan seru di sekitar kita yaaa mba, hihihi, ini salah satu cara saya untuk nggak bergantung pada handphone, dan ternyata cukup sakseiiiis πŸ˜† Terima kasih sudah berbagi banyak cerita dan pengalaman, mba πŸ₯³

      Delete
  25. Omaigaaat berasa flashback ke masa kecil. Mideer board games nya cakeep. Bener kata Mba, kotak nya bisa di pake buat penyimpanan barang apapun.

    Aku tim main petak jongkok sampe kuyup hhha. Bete tujuh juga main. Mba main gerobak sodor ga? Dulu aku juga main itu pas SD. Duuh bisa sampai kuyup dan teriak-teriak heboh juga.

    Bisa di bilang aku jarang main games. Ular tangga main, monopoli juga sempat main. Sega juga main tapi uda lupa gimana main nya hhha.

    Makanya merasa nyesel dulu jarang coba main ini dan itu. Sekarang berasa kurang kreatif dan punya jiwa kompetitif jadinya hhha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cakep mbaaaa 🀣 Eh tapi saat mainannya masih ada, kotaknya jangan buat simpan barang lain ahahaha, nanti kita bingung mainannya ditaruh di mana πŸ˜†

      Main mbaaa, seru main gobak (gerobak) sodor, hoho, saya suka permainan yang aktif seperti itu, bisa sambil teriak-teriak sama teman. Jadi fuuuun 😁 Padahal sekarang saat sudah tuak, paling malas kalau berkeringat πŸ™ˆ Wk.

      That's okay mba, nanti bisa kembali main sama Koko tercinta πŸ₯³

      Delete
  26. udah lama ga main board game, jadi kangen ngumpul bareng teman :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, hehehe, semoga bisa segera kumpul, ya 😁

      Delete