New Experience | CREAMENO

Pages

New Experience

Hi genks, how are you? Semoga hari Jum'at ini bisa membawa kebahagiaan tersendiri untuk kita 😍 Eniho, pada post kali ini, gue mau cerita sesuatu yang menarik related to hari Jum'at ~ hehehe. Jadi, salah satu satu alasan kenapa gue vakum kemarin adalah karena pekerjaan gue bertambah banyak dan butuh atensi agar nggak berantakan (meski ada team yang bantu mengurusnya) πŸ˜†

Well, honestly, gue sudah pernah bahas sedikit soal ini di blog, siapa tau ada yang ingat. Ceritanya, awal Corona di Indonesia, gue membuka usaha sampingan bersama mba-mba gue sesuai minat dan bakat mereka. Salah satunya usaha FnB (jual makanan) yang dibangun satu tahun lalu dengan modal kecil, kini berbuah manis hingga jadi cukup menghasilkan. Dan hal ini tentunya meminta sedikit perhatian gue agar bisa berjalan sesuai goal yang diharapkan 😁

🐰🐰🐰

By the way, seperti yang pernah gue bahas pada post lama (gue lupa judulnya), gue ini tipe orang yang harus mempelajari market untuk bisa mencapai target (gue yakin setiap orang punya cara berbeda, but that's how I am) πŸ™ˆ Dan karena karakter gue tersebut, gue ajak mba gue untuk mempelajari market sekitar. Kami brainstorming, mencari tau tipe makanan apa yang bisa dijual, bagaimana dengan harga, endeblabla-nya. Fyi, gue pernah bahas poin-poin ini di post lama πŸ˜„

Hingga akhirnya butuh waktu dua bulanan untuk gue ready dengan usaha yang akan dijalankan. Di sini peran gue lebih sebagai mentor dan investor, while mba gue yang running termasuk belajar buat pembukuan usaha, this and that. And long story short, usaha jual makanan tersebut berjalan lancar ~ yang awalnya masih rumahan bermodal Gofood and Grab, kini berkembang jadi punya cafe untuk makan di tempat (meski masih tutup sampai PPKM kelar) 🀣 Wk.

Yes, I kid you not, awal mula jual makanan itu masih di rumah. Berhubung mba gue dapat fasilitas rumah kontrakan dari gue, jadi mba gue berinisiatif pindah kontrakan yang sesuai dengan target market yang diharapkan. Setelah pindah, mba gue mulai usahanya dari awal. Terus pasti ada yang bingung, jadi mba gue kerja apa sama gue kalau sekarang ada usaha? Jawabannya, kerja running usaha itu, genks πŸ˜† Jadi mba gue tau kalau ke depannya semua kebutuhan mba gue akan dibayar dari pemasukan yang didapat setelah jual makanan ~ walau saat awal running, masih gue gaji dari pemasukan gue lainnya karena usaha makanan belum balik modal πŸ˜‚

Nonetheless, hal itu jelas memicu mba gue untuk bekerja keras, dan belajar. Tujuan plus harapan gue sederhana, semoga mba gue bisa bertambah skill-nya and if one day, mba gue memutuskan untuk berhenti kerja sama gue, mba gue tetap punya basic ilmu yang sudah gue bagikan agar bisa survive dalam kehidupan. Alhasil berkat ambisinya, setiap hari mba gue improve, upgrade, belajar dan belajar, dari mulai develop resep, sampai ujicoba material A, B, C, dst -- tho, gue masih pegang peran paling banyak soal pemilihan menu, packaging, dan lain sebagainya, tapi gue nggak bisa mengesampingkan efforts mba gue sebagai sosok dibalik layar 😁

And that's how we survive sampai sekarang. Jujur, satu tahun diawal, kami hanya bergantung pada Gofood sebelum akhirnya join Grab πŸ˜† Dan gue bisa bilang dengan yakin bahwasanya Gofood punya peran dalam perkembangan usaha FnB yang gue dan mba gue jalankan. Sumpaaaah deh, kalau teman-teman jago masak dan punya menu yang bisa dijual, jangan ragu join Gofood karena pendaftarannya mudah, bisa langsung dari apps dan nggak butuh waktu lama. Kalau sudah join, langsung prepare foto yang menarik untuk dipajang, dan tentukan harga (not to forget, akan ada charge 20% dari Gofood and Grab, jadi pastikan jangan salah kasih nominal) πŸ™ˆ

🐰🐰🐰

Ohya, balik ke cerita menarik related to hari Jum'at, sebenarnya ini cerita biasa tapi berkesan. Jadi mba gue itu selalu masak makanan terpisah untuk drivers yang pick up orderan di hari Jum'at. Dan makanan itu gratis untuk drivers include minuman 😍 I guess, salah satu kesuksesan usaha jual makanan ini bisa tercapai, itu berkat doa dari para abang drivers yang selalu bilang thank you setelah diberi makan dan mendoakan hal-hal baik ke usaha yang dijalankan. Kenapa pilih Jum'at? Kata mba gue, Jum'at hari baik, meski menurut gue semua hari sama baiknya πŸ’•

Beside that, gue pribadi nggak pernah sangka akan buka cafe, keputusan ini gue pilih mengingat perkembangan usaha sudah membuat gue merasa percaya bahwa ini bukan hanya usaha sekedar angin lewat. Dan gue percaya usaha ini bisa berjalan lama apabila dijalankan dengan tepat. Hehe. Thank God, setelah pindah kitchen, orderan semakin membludak, apalagi jam makan siang dan malam, pasti bunyi-bunyi terus itu notifikasi Gofood dan Grab 🀣 Wk. Gue yang tadinya nggak pernah ada niat terjun ke dunia FnB, now, merasakan ugha manisnya pemasukan dari area ini dan merasa nggak heran melihat banyak orang famous sampai buka cabang ratusan πŸ˜†

So yeah, based on pengalaman gue yang nggak seberapa ini, gue sangat menyarankan ke teman-teman yang jago masak, dan masih bingung mau cari pemasukan tambahan dari mana, mungkin bisa coba jual makanan di Gofood dan Grab, plus beberapa aplikasi lain seperti Shopee Food dan Traveloka Eats 😁 Kalau dari gue, yang paling penting, kita sudah yakin dengan menu yang ingin kita jual, kemudian makesure harganya cukup kasih kita untung (jangan sampai buntung, genks), dan check area sekitar apa ada yang jual menu sama dengan kita (kalau bisa beda) πŸ™ˆ

Terus jangan lupa tonton Baek Jong Won Alley's Restaurant, karena ini membantu gue untuk develop usaha FnB yang gue jalankan. Beliau ini true master, semua omongannya gila baguuus parah. Dan di variety show ini, beliau membantu banyak restoran yang hampir bangkrut dengan memberi masukan soal apa kekurangan mereka (para pemilik usaha). Kadang ucapannya pahit, tapi benar, jadi ambil sisi baiknya untuk kemajuan usaha kita. Dan salah satu poin penting yang gue dapat adalah pemilihan menu, karena semakin banyak menu nggak selalu jadi semakin baik, bahkan kadang itu bisa 'membunuh' usaha kita kalau kita nggak pintar mengaturnya πŸ€ͺ

🐰🐰🐰

And then, jangan menyerah hanya karena sepi penjualan. Just keep trying, improving, learning and going. Gue sama mba gue pernah sepi penjualan beberapa hari, yasudah stock makanannya gue dan mba gue makan hahahaha πŸ˜‚ Untungnya gue suka semua menu yang dijual jadi gue senang memakannya (even until now) 😝✌ Dan sekarang, gue beyond grateful karena penjualan setiap bulan tembus 8 digit (wish one day bisa 9 digit), yang mana cukup untuk membiayai kebutuhan mba gue, staff yang kerja dan sedikit kebutuhan gue untuk jajan Chikiball 😍

Lastly, jangan lupa bayar pajak UMKM Final dan sedekah (gue biasa pakai app Kitabisa khusus pemasukan dari jual makanan). Untuk pajak UMKM Final bisa online jadi gampang. Dengan kita membiasakan diri untuk bayar pajak, kita sudah berkontribusi meski sedikit untuk negara πŸ’• Plus pisahkan keuangan usaha dan personal, agar terlihat berapa keuntungan yang didapat. Semoga cerita yang gue bagikan ini bisa memberi sedikit ide untuk teman-teman. Semangat semua! πŸ₯³

58 comments:

  1. Waah ternyata usaha makanan kecil-kecilan yg dirintis kurang lebih setahun lalu itu mulai menampakkan hasil ya kak Eno. Ini yg modal awalnya 2,5 juta itu kak? Sepertinya pernah baca posting kak Eno waktu memulai ini. Selalu kagum deh sama orang2 yg berjiwa pengusaha πŸ‘. Karena pasti gak mudah untuk memulai sebuah usaha dari nol.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Sekar, thankfully sudah menampakan hasil dan grafiknya terus meningkat setiap bulannya 😍 By the way, benar yang modalnya 2,5 juta. Waaah mba Sekar ingat, thank you so much sudah ingat tulisan saya πŸ˜†πŸ’•

      I couldn't agree more, memang nggak mudah memulai sebuah usaha, apalagi ini bukan termasuk bidang saya, tapi nggak ada salahnya untuk coba terjun dan belajar πŸ₯³ huehehe. Semoga ada sedikit hal positif yang bisa mba Sekar dapat dari post saya kali ini, ya. Once again, thank you sudah membaca πŸ™ˆ Lavvvv ~

      Delete
    2. Aku jg td sambil inget2, ini yg modal awalnya 2.5jt waktu itu bukan yaa. Ternyata beneerr..
      Tntng doa para driver yg dikasi itu, bisa jadi bgd mba. Aku oernh dikasi tau, jngan pernh ragu berbuat baik pd siapapun, karena kita ga tau doa yg mana yg akan dikabulkan Allah.
      Makasi inspirasi jumat ini mbaa. Semoga usaha mba eno dan mba nya makin sukses selaluu yaaa πŸ’–πŸ’–

      Delete
    3. Benar mba Thessa, modal awalnya 2,5 juta πŸ˜†

      Pernah saya ceritakan hanya saja saya lupa pada post yang mana πŸ˜‚ Wk. By the way, saya setuju dengan mba Thessa, yang terpenting memang kita berusaha untuk selalu berbuat baik terlepas hasil apa yang akan kita dapat 😍

      Terima kasih juga mba Thessa sudah mendoakan usaha saya. Mwah πŸ₯³

      Delete
  2. ih keren!

    bener ya, kalo semua dijalaninnya sama ilmunya + sedikit pengalaman, semuanya bisa bertumbuh dengan baik.

    Sungguh tulisan yang menginspirasi.
    Semoga bentar lagi nembus 9 digit yaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa Ady, believe me, asal kita terus belajar, pasti akan ada hasilnya, tho kita nggak tau kapan hasil tersebut akan kita dapat. Jadi keep going til the end, ya 😍

      Apapun rencana Ady sekarang, dan bagaimana keadaan yang Ady hadapi sekarang, saya yakin itu diberikan oleh Tuhan untuk membuat Ady dan Panda semakin kuat. By the way, Panda masih masak cumi nggak, Ady? Ragu mau tanya ini karena Panda katanya sakit, tapi kepikiran terus hahahahaha πŸ˜† *dijitak*

      Delete
    2. Panda sekarang keadaannya udah pada level bisa masakin aku makanan lagi, jadi kalo ada pesenan risol atau cumi, kayaknya bisa. tapi mungkin blm bisa banyak bantu.
      Tapi meskipun begitu, usaha risol dan sambel itu kerjaan berdua sama adiknya, jadi kalo icha belum bisa, adiknya yg handle semua.

      Delete
    3. I see, rencana nanti mau pesan lagi soalnya πŸ˜‚
      Thanks for the info, Ady. And get well soon, Panda πŸ’•

      Delete
  3. "Prokprokprokprokprok" Big applause for Mba Eno dan Mbak.. 1 kata buat kalian "LUARRRBIASAAA" Pas pandemi gini apalagi.. kerenn beud.. :D

    Aku terkesima banget sama caranya Mba Eno. Hubungan dengan pekerjanya professional banget. Bahkan mba juga sampai mikirin pengembangan skill dan lain sebagainya.. Jarang banget soalnya. Ibarat mah Mba Eno itu seperti manusia super. hehe.

    Sehat dan sukses selalu ya Mba.

    Terimakasih juga buat another great postnya... :D Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat buat kita2 yang mau terjun di dunia pengusaha.

    Dan aku setuju BANGET soal pajak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia, salah satu yang membuat saya bersyukur banget karena saat pandemi seperti sekarang ternyata selalu ada jalan untuk pivot usaha 😁 Bahkan beberapa kenalan saya baru buka usaha saat pandemi dan cabangnya sekarang sudah puluhan, mas. Jadi nggak ada yang nggak mungkin kalau mau mencoba 😍

      Well, sebenarnya saya nggak super kok mas, saya pun belajar soal ini dari mentor saya, yang selalu dengan senang hati share ilmu yang beliau punya agar saya berkembang. Jadi saya teruskan ke orang-orang di sekitar saya, karena ketika kita bisa berkembang bersama, itu effectnya jauh lebih bagus daripada sendirian πŸ₯³

      Terima kasih doanya mas Bayuuuu, dan terima kasih sudah baca πŸ™ˆ

      Delete
    2. Dut, kamu kan hobi masak nggak mau nyoba dagang?? Ntar dibantu modal deh. Siapa tahu sukses. Jadi nanti gua bisa ikutan ngaso dirumah sambil kipas2. Wk!

      Btw, Mba Eno jiwa wirausahanya keren banget.

      Kalau saya boleh tau pernah nggak mba. Ada usaha mba yang kondisinya merosot dan mba berusaha buat bangun kembali. Apa langsung mba ikhlasin saja?

      Ayah saya dulu pas masih muda sempat juga jadi pengusaha. Tapi gitu, mungkin karena bukan passionnya. Usahanya lama-lama sirna karena pernah bilang kalau kerja di perusahaan lebih mudah daripada ngurus bisnis.

      Delete
    3. Mas Andrew, mas Bayu dan mas Toni kan suka eksperimen masakan, siapa tau one day ketemu resep enak dan layak jual, kemudian jadi bisnis sampingan 😝

      Ada mas Andrew, usaha persewaan villa harian via Airbnb dengan target market foreigners kemudian merosot karena dihantam Corona πŸ˜‚ Langsung saya ubah strategi awal tahun 2020, ketika signal Corona mulai bertambah.

      Saat itu Corona belum masuk ke Indonesia, tapi sudah tutup border untuk China. Saya putuskan closed reservasi harian, dan ganti ke tahunan, untungnya saya dapat penyewa walau harga berbeda jauh dari harian 😁

      Jadi pengusaha memang susah, dan kerja di perusahaan juga nggak gampang. Masing-masing punya challenge berbeda, mungkin ayah mas Andrew lebih punya skill untuk kerja di perusahaan. Menurut saya itu keputusan bijak untuk stay pada apa yang dirasa paling cocok dengan karakter, skill dan cara kita bekerja πŸ₯³

      That's why ayah mas Andrew bisa sukses sampai sekarang 😍

      Delete
    4. Ya kan memang benar kata Mba Hicha. Tulisan Mba Eno selalu mendaging. Selalu sedap buat dibaca.

      Haha. Eksperimen masakan ya. Wk! Saya cuma tau makan aja mba. Yang saya rasa selalu enak apalagi yang gratis. *prinsip anak kosan* tapi boleh juga idenya. Siap kita godok.

      Saya jadi ingat pernah nyoba jadi agen Listrik, pdam sama Pulsa. Awalnya laku di kalangan rekan2 kerja. Kemudian semua berubah ketika kalimat "bayarnya nanti ya..." sering dikumandangkan. Alhasil saya stop ketimbang makan hati.

      Susah banget ditagih soalnya. Meskipun akhirnya lunas juga. Tapi tetap saja. Kelam.. wk!

      Delete
    5. Gomawoyo mas Toni πŸ˜†

      Memang yang gratis itu membuat makanan tambah enak berkali-kali lipat 🀣 Wk. By the way, jaman sekarang pun sepertinya sudah banyak orang yang lebih memilih beli pulsa dan lain sebagainya via e-wallet ya, mas πŸ™ˆ

      And I bet, pengalaman pahit tersebut jadi berharga sekarang πŸ˜‚

      Delete
  4. Wah, Kak Eno sama mbaknya sama-sama ulet, ya. Kerja keras buat belajar dari nol, baca target market dll... Saluttt Kak Eno. Alhamdulillah ya saat ini sudah menampakkan hasil. Ikut seneng bacanya πŸ₯°
    Semoga lancar dan berkah selalu usahanya. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aloha mba Diaaah, apa kabar? 😍

      Saya masih perlu banyak belajar mba, jadi mau nggak mau harus kerja keras dari nol untuk dunia baru yang saya geluti sekarang. Karena usaha ini berbeda dengan usaha saya lainnya πŸ˜† Thankfully sekarang bisa menikmati hasil yang didapat πŸ’•

      Eniho, terima kasih doanya mba Diah, doa yang sama untuk mba, semoga apapun rencana mba bisa berjalan lancar, ya πŸ₯³πŸŽ‰ Semangat kitaaa~!

      Delete
  5. Hatiku hangat dan penuh membaca ini, rasanya turut senang. Kemarin saat vakum, ku menduga-duga sepertinya Kak Eno lagi running something dan ternyata benar hihi! Kalau usaha melibatkan banyak orang dengan hati, rasanya berbeda ya kaya terus-terusan merasakan keajaiban dari hal-hal kecil.

    Aku jd teringat sosok Alamanda Shantika yang juga mengerjakan hal-hal dan turut melibatkan orang lain di dalamnya, memperhatikan apa yang disuarakan, dan tumbuh bersama. Hihi.

    So happy on what you're doin' rn Kak, nggak sabar untuk cerita-cerita selanjutnya. Semoga usahanya terus lancar dan bertumbuh bersama semua tim di dalamnya. ⭐⭐⭐

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you sudah ikut serta merasa senang, mba. God bless your beautiful soul πŸ˜πŸ’• ehehe iya mba kemarin itu salah satu alasannya memang karena sedang disibukkan oleh usaha yang butuh perhatian banyak. Jadi istirahat blog sejenak πŸ˜‚

      Menurut saya, ketika kita melakukan sesuatu bersama dengan team yang solid, maka kita bisa bergerak jauuuh dan berkembang, seperti quote yang saya suka, "If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together." πŸ˜†

      Amiin, terima kasih doa baiknya mba Marfa, semoga apapun rencana mba Marfa bisa berjalan lancar sesuai harapan, dan mendapat hasil maksimal πŸ₯³

      Delete
  6. Sesama penggemar chikiball, oyee toss dulu :D.

    Semoga usahanya lancar terus ya, moga someday juga bisa dine in di sana. Penasaran (eh jual menu makanan apakah?)

    Sebenernya sih saya doyan masak tetapi bingung entar jualan apa ya di Gofood? hehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TOOOOSSS, mba 😍

      Amiin, terima kasih doanya mba Vina πŸ˜† By the way, mba Vina jual saja satu dua menu yang memang mba Vina merasa optimis banyak yang suka πŸ’•

      Tetangga mba saya dulu jualan nasi goreng, tapi karena varian topingnya banyak jadi laku di area rumah sana (customers-nya radius 3 km rata-rata tapi daily cukup banyak). Terus ada pula yang jualan makanan rumahan seperti nasi sayur lauk, ini ramai juga, dijualnya satuan jadi customers bisa pilih macam di warteg 😁

      Yang pasti, cek dulu di gofood, pakai option 'near me' mba, untuk lihat ada penjual apa di sekitar rumah mba, nah mba cari deh yang belum ada. Karena itu bisa memberi chance lebih besar untuk usaha, mba πŸ™ˆ ehehehe.

      Delete
  7. Aku nggak inget postingan Kak Eno sebelumnya yang mana, tapi aku suka baca-baca kegiatan Kak Eno dan mba-mba Kak Eno yang kayak gini. Nyenengin di tengah ingar bingar kehidupan onlineku yang dikit-dikit dilewatin sama ribut-ributπŸ˜‚ Semoga usahanya berkah dan rezekinya lancar terus Kak Eno dan mba-mba Kak Eno.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gomawoyo mba Endah sudah baca tulisan saya dengan topik seperti ini, dan jangan keseringan lihat yang ribut-ribut mba nanti tambah beban pikiran πŸ˜†

      Amiiin, doa yang sama untuk mba Endah, semoga semua rencana mba Endah bisa berjalan lancar dan mendapatkan hasil maksimal. Himnae~jaaaaa 😍

      Delete
  8. Selalu suka dengan postingan mba Eno yang berbau ilmu 'daging' begini :3
    *yang receh2 soal si kesayangan juga seneng, sih... :))*

    Kalau boleh tau, untuk bisnis baru ini, bagaimana cara si mba membuat standard masakannya? Apakah dengan riset resep? atau memang intuisi soal rasanya bagus?

    Makasih dengan sharingnya, mba ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduw jadi maluuuu. Thank you mba Hicha sudah suka πŸ˜†πŸ’•

      Iya, diawal itu saya dan mba saya riset resep dulu baru mba saya develop lagi resep yang didapat agar sesuai dengan standar lidah saya πŸ˜‚ Karena masih usaha kecil-kecilan kala itu, jadi standar yang dipakai masih standar personal. Dan kenapa dipilih lidah saya, soalnya biar kalau nggak laku dan bersisa, saya bisa makan. Wk.

      Namun berjalan dengan waktu, saya mulai minta pendapat kenalan saya soal rasa, apakah memang enak, atau lidah saya yang error menganggap itu enak πŸ™ˆ Terus kami dapat masukan, dan masukan itu dijadikan bahan oleh mba saya untuk improve rasa. Ohya, kalau di aplikasi seperti Gofood atau Grab suka ada yang kasih rating dan review mba, nah review-nya kami pelajari juga. As simple as that 😍

      Dari situ saya belajar kalau rating dan review yang kita berikan pada para pemilik usaha, sedikit banyak sangat membantu mereka berkembang. Since then, saya semakin rajin kasih rating dan review setiap jajan 🀣

      Delete
  9. Duuh seneng deh bacanya Mba Enoo, usaha yang dirintis akhirnya mulai menampakkan hasil. Pasti happy banget deh Mba Eno dan si Mba jugaa πŸ˜†

    Aku mau tanya apa tadi terus bacain komen-komen udah pada ditanyain jadi udah terwakilkan pertanyaannya wkwkwk... Aku mau nyemangatin Mba Eno dan si Mba aja supaya selalu semangaaat walau digempur pandemi gini πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Happy bingits, mba Eyaaa 😍

      Terima kasih for the supports, semoga mba Eya juga selalu semangat dalam menjalani kehidupan mba Eya meski berada ditengah gempuran Corona πŸ’•

      Delete
  10. *Mulai ingat² artikel yang mana, dulu pernah baca tulisan ttg ini.

    Mbak eno, ikut seneng baca tulisan ini. Entah kenapa jadi ikutan senyum-senyum sendiri. Yaa intinya ikut seneng dan bahagia aja...hehehhee

    Usaha dan niatnya luar biasa. Kemudian didukung lingkungan dan tim yang saling bantu dan melengkapi. Selamat atas usaha barunya mbak eno. Semoga semakin laris yaa πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mas Rivai sudah ikutan senang dan bahagia sama saya πŸ˜†

      Iya mas, yang penting kita berusaha dan niat untuk maju, pasti kita akan dapat jalan. Ehehe, on top of that, selalu makesure team yang kita punya solid, agar dapat sama-sama menghadapi rintangan dengan bergandengan tangan 😍

      Delete
  11. Ish keren banget, Mbak Eno! Semoga laris manis terus ya dagangannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mba Kimi doanya 😍

      Delete
  12. Jadi, nama kafe/usaha di GoFood ini apakaahh?
    Melayani pesan antar di areal Bali saja?
    Atau ada rencana untuk bisa kirim ke luar Bali?
    *mungkin produksi frozen food, atau snack yg tahan lama?*

    Berkaaahhh melimpah utk mba Eno dan semuanyaaaaa
    ya ampuuun, 8 digit itu WOW bangettt!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Nurul hanya area Bali, dan nggak ada rencana untuk pengiriman ke luar Bali ehehehe, bukan tipe makanan yang bisa di-frozen soalnya πŸ˜‚

      Terima kasih doanya mba Nurul, sukses untuk mba Nurul juga yaaaa πŸ˜πŸ’•

      Delete
  13. huhuhu cakep banget... jadi inget sama post-post lain mbak eno yang pengen ngasih banyak life skill untuk mbak-mbak dan driver yang kerja dengan mbak eno, dan ini salah satu bentuk nyatanya ya :') semoga lancar-lancar terus, mbaak!

    ortu saya juga sempat jualan makanan, tapi saya justru mikir jualan makanan tuh susah banget (karena tipenya makanan basah jadi harus habis), endeblabla. emang kudu ulet ya ngurusnya wkwk, soalnya kalau makanan udah sukses, bisa suksesss banget banget banget, bahkan yang jualan indomie "doang" sekali pun.

    tiap baca postingan dari mbak eno soal kerjaan atau orang2 di sekitar mbak, rasanya aku tersemangati lagi 😀 makasih udah share pengalaman ini! dan semoga lancar terusss sehingga barangkali nanti ada cabang cafenya di bandung ((emang jauh dari bali, tapi gapapa pede aja dulu))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih doanya mba, kalau orang di sekitar saya bertambah skill-nya, saya pun ikut senang, karena itu artinya kita bisa maju sama-sama πŸ˜πŸ’•

      Betul, jualan makanan itu harus ulet, dan mengerti material yang digunakan, sampai bagaimana sistem penyimpanan endeblablanya. Kalau nggak, nanti material bisa rusak dan ended up nggak digunakan untuk memasak 😁

      Nah iya, banyak kan yang jualan nasgor atau pecel lele misalnya, kelihatan hanya di pinggir jalan tapi pemasukan kadang bisa puluhan perbulan πŸ˜† Eniho, saya senang bila berhasil membuat mba Mega semangat πŸ₯³ Fighting, mba~!

      Delete
  14. setuju pisahkan keuangan usaha dan personal
    aku joint MLM kosmetik dan keuntungannya suka aku campur campur, jadi nggak ngerti jelas berapa untungnya hahaha
    next kalau mau bisnis lagi, kudu aku tata serapi mungkin buat pembukuannya, biar jelas juga kemana larinya duit itu

    aku masih belum sempet nontonin variety show korea, padahal banyak yang bagus bagus, hikss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Resiko keuangan nggak dipisah pasti nanti nggak berasa untungnya. Terus jadi berpikir, "Haduh usaha gue stuck, nggak jalan." 🀣 ehehehe. Jadi menurut saya, salah satu yang paling penting dalam menjalankan usaha adalah pemisahan uang 😍

      That's okay mba Ainun, take your time πŸ’•

      Delete
  15. Mbaa, kesini karena baru lihat email. So shock ternyata beneran. Haha.

    Mbaa, first of all selamat atas usaha barunya, semoga bisa berkembang lebih lagii. So happy mba bisa berbagi banyak cerita lagi.

    Btw, selamat weekend mbaaπŸ˜‡πŸ˜‡

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha, yaiyadong betulan 🀣

      Terima kasih mba Sovia ucapan dan doanya. Semoga apapun yang mba Sovia sedang jalani sekarang juga berjalan lancar. Happy weekend, mba 😍

      Delete
  16. Congrats ya mba buat bisnis kecil-kecilannya yang pendapatannya ngga kecil. Hehe.

    Langsung aku share ke temen yang kebetulan baru jual cemilan selama pandemi. Moga bisa ketularan suksesnya. Aamiin😍

    Selama sepi penjualan, langkah apa aja yang biasanya mba dan tim lakukan supaya menarik pembeli?
    Apakah dengan pasang promo?
    Soalnya kulihat daya beli sekarang cenderung menurun, tapi kalo ada promo langsung pada gercep semua πŸ˜†

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, mba Syarifani, terima kasih untuk ucapannya 😍

      Amiin, semoga teman mba yang jualan camilan bisa survive dan sukses serta mendapatkan hasil yang memuaskan. Ohya, di aplikasi Gofood atau Grab suka ada promo yang disubsidi oleh pihak aplikasi, nah semisal teman mba ada modalnya, mungkin bisa join promo untuk boost penjualan dan dapat new pelanggan πŸ˜„

      But, makesure hitung harga dengan seksama jangan sampai merugi ~ walau untung masih sedikit karena harus ikut promo, yang penting keep going, mba. Menurut saya, jika kita sudah dapat pelanggan baru, chance pelanggan re-peat order akan semakin besar. Disitu kita juga perlu fokus untuk pastikan kualitas menu kita terjaga 🧑

      Delete
  17. Mbaaa keren bangeet bisa menyentuh 8 digit, semogaa makin sukses mbaaa. Sepertinya aku ketinggalan postingan ini yg dulu, jadi belum baca yg modalnya sedikit dan ini menu nya apa ajaa. Duhh kalau di Jakarta jadi mau cobain deehh mbaaa. Makasih mbaa atas sharingnya, ternyata di masa pandemi ini tetap ada harapan yang bisa di peroleh asal tetap berusaha juga yaaa 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih doa dan harapannya, mba 😍

      Waktu itu saya bahas soal mempelajari market dan persiapan usaha kalau nggak salah, jadi bukan spesifik bahas usaha kecil-kecilan ini, hehehe πŸ˜†

      My pleasure mba Devina, terima kasih sudah baca 🧑

      Delete
  18. Waaah keren banget akhirnya sekarang bisa punya kitchen dan kafe sendiri! 😍 Congrats Mba Eno, mbak-mbak and the gengs! You guys made it! Mudah-mudahan setelah ppkm selesai kafe bisa dibuka yaa dan semakin banyak yg bisa berkunjung yaa ❤️

    Selama di Bali ini aku juga banyak bantu mama untuk promosi jualan melalui sosial media, Mba Enoo. Mama senang sekali tiap hari mendapat pesanan. So I know how you guys feel ketika aplikasi berbunyi pesanan baru diterima setiap hari πŸ˜†

    Tetap semangat yaaa kalian! Pandemi nggak membuat kita menyerah dengan keadaan pokoknya πŸ’ͺ🏼

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much ucapannya mba Jane, amin amin semoga bisa segera buka, meski masih perlu waktu lama mengingat cafenya super mini jadi harus free corona dulu agar nggak pusing soal social distancing, mba 🀣 Hahahahaha.

      Yes right, pasti mama mba Jane senang banget saat dapat pesanan. Saya pun setiap ada notifikasi langsung happy. Wk. Sengaja saya open aplikasinya juga dari rumah biar bisa pantau ada berapa banyak orderan dalam waktu sehari πŸ˜†

      Semangat untuk kita, mba 😍🧑

      Delete
  19. Seperti biasa, ini dia salah satu yang saya kangenin ketika blog ini nggak bisa diakses, yaitu cerita penuh inspirasi dalam memulai usaha.

    Keren banget Eno, selamat yaaa, semoga makin laris manis dan lebih maju, aamiin.

    Saya setuju banget tuh, dalam usaha terutama makanan, yang namanya tambah menu itu harus dipikirin matang-matang, dan sejujurnya, mending fokus dulu di menu yang ada.
    Ada beberapa usaha makanan, yang awalnya makanannya tuh enak banget.

    Giliran dia makin berkembang, varian menu lebih banyak, lah kok rasanya jadi beda, karena mungkin jadi terpecah perhatiannya.

    Selama pandemi ini memang usaha makanan paling booming ya, kami juga pernah ikutan jualan, tapi ga online sih, di pinggir jalan gitu, dan kagak laku, saking saya nggak tau masak macam-macam, wakakaka.

    Udah deh, saya nggak bakat masak, terima aja bakat yang ada, wkwkwkw.

    Yang ada saya malah sering memanfaatkan grab go dan shopee food.
    kalau Traveloka Eat belom sih.

    Sekali lagi, selamat ya kesayangan :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much ucapan dan doa-doa baiknya, mba Rey 😍

      Iya, saya belajar banyak mengenai persiapan menu dan salah satu yang saya pelajari adalah terlalu banyak menu nggak menjadi customers bisa bertambah banyak. Justru kadang 'membunuh' usaha kita. Sebab dengan banyaknya menu automatically kita perlu banyak stock material, selain itu, akan butuh lebih banyak efforts untuk mempersiapkannya. Which is bagi pemula itu nggak mudah 🀧

      Woow, mba Rey sempat jualan offline saat pandemi Corona? Jualan apa, mba? πŸ˜† ehehehe, mungkin bakat mba Rey lebih banyak pada dunia kepenulisan yang memang bisa menghasilkan pemasukan πŸ₯³ Keep going dan semangat untuk kita, mba 😍

      Delete
  20. aseli kak Eno, usaha fnb tuh kalo market suka bakal untung besar. Dulu di lab kampusku untuk bisa join jadi asisten lab yang berbau finansial, anak-anaknya disuruh rintis bisnis gitu. Terus para calon asisten itu bikin bisnis fnb dan semuanya mendapat untung. Warbiasa. Padahal cuma beberapa bulan aja itu rintis bisnisnya wkwkwkw

    anyway, selamat ya buat kak Eno dan mba nya yang sudah sukses rintis bisnis itu. Jadi penasaran sama fnb yang dibikin tuh apa sih???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agree mba, kalau bisa tembus market, untungnya bakal besar 😍

      Terus teman-teman mba Frisca pada lanjut usaha FnB-nya atau stop? Sayang banget kalau stop padahal dapat untung banyak 🀣 Wk. By the way, terima kasih ucapannya, mbaaa ~ FnB yang dibuat itu makanan berat and snacks πŸ˜†

      Delete
    2. Stop semua kak wkwkwkw soalnya ngerjain bisnis itu ampe pada begadang dan sibuk banget. Padahal kan ada kuliah dan tugas-tugasnya bejibun hahaha Jadi ya emang dibikin cuma buat pemenuhan tugas calon asisten saja. Sayang sih tapi mau gimana, fokusnya bukan ke situ ahahaha

      Uwooo menu specialty nya apa kak?

      Delete
    3. Memang garap business itu nggak ada jam kerjanya, jadi pasti sampai begadang apalagi masih awal πŸ˜† Huehehe, tapi seenggaknya teman-teman mba Frisca sudah dapat basic experience, yang mungkin akan berguna diwaktu mendatang 😍

      Salah satunya, menu ayam sudah pasti, mba 🀣

      Delete
  21. Wahhhh, congrats ya buat Mbak Eno dan Mbaknya Mbak Eno.:)
    Selalu menginspirasi deh kalau baca postingannya Mbak Eno.
    Cara Mbak Eno memanusiakan manusianya ituloh yang jempolan dan patut dicontoh.:D

    Amin, yuk bisa yuk 9 digit. Semangkaaa!! (Semangat Kakak!).:D

    Ngomong-ngomong boleh dibisikinkah nama FnBnya, Mbak Eno?
    Aku suka berbagi lemak (re : order makanan) buat adikku yang di Bali.:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much ucapannya, mba Wulan 😍

      Saya pun masih perlu banyak belajar dari sharing mba Wulan dan teman-teman lainnya untuk be better ke depan sebagai manusia πŸ˜† Ehehehe.

      By the way, saya nggak share usaha di publik mba, biar semisal ada yang order itu karena memang kebetulan lihat dan suka 🀣 Semoga jika adiknya mba Wulan sedang iseng cari makan di app, pas ketemu masakan mba saya πŸ™ˆ

      Once again thank you untuk doa, ucapan dan semangatnya, mba 😍🧑

      Delete
  22. Mba eno, kalo ntr aku ke Bali, kasih tau loh nama kafenya apa, ATO nama makanannya di gofood ;) *wink *wink .

    Kan pengen cobain jugaaaa...

    Hebat lah si mbak. Dia mau belajar dan upgrade skillnya. Itu juga pasti yg bikin usahanya bisa berkembang, selain rasa makanan Yaa. Semoga bisa trus sukseeees mba eno, syukur2 aku ke Bali udh jadi restauran ;).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, yang utama memang mau belajar, dengan belajar bisa berkembang pelan-pelan. Hihihi, amiiin mba Fanny terima kasih doanya, semoga bisa 😍

      Delete
  23. That's very wise of you, Eno. Kamu nggak cuma kasih umpan ke pemancing, kamu juga kasih kail, pancing, dan ngajarin ilmunya ke mbak. Menurut gue ini yang mbak butuhkan, "sumbangan" skill adalah investasi dan sedekah yang nggak ternilai harganya.

    Sukses terus, Eno. Nanti kalo ada kesempatan ke Bali dan boleh, gue mampir ya hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes mas Nugie, harapannya meski mba saya nanti nggak kerja lagi dengan saya, mba saya jadi punya basic skill serta pengalaman yang bisa diaplikasikan untuk support hidupnya 😍 Walau deep down inside, jelas maunya mba saya kerja terus sama saya saja, hahahahaha. Anaknya nggak suka ditinggal 🀣

      Thank you doanya, mas Nugie πŸ₯³

      Delete
  24. ini kok beneran instpiratif euy, salute, dan keputusan si mb utk ngasih driver tiap jumat itu beneran keran dan emang bener adanya. sekali salute ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mas RD, saya masih perlu belajar dari mas dan teman-teman juga 😍

      Delete