Website Fans | CREAMENO

Pages

Website Fans

Kapan hari ada yang tanya, kenapa production house di Korea nggak mempermasalahkan website ilegal menyebarluaskan konten mereka? Entah itu variety show, movies or drama -- Dan apa nggak masalah jika penonton internasional melihat konten mereka di website ilegal? From now on akan gue sebut sebagai website fans (karena yang running mostly para fans ~) 😁

Hmmmm, untuk hal ini gue nggak tau pasti, tapi bila ditanya apa mereka (para production house) mempermasalahkan? Gue rasa nggak, yang penting website fans-nya sudah di-block di Korea biar orang lokal menonton langsung di website official πŸ˜† Tapi kan masalahnya penonton internasional nggak bisa bahasa Korea, makanya mereka cari di website fans yang menyediakan free subtitle, dan nggak semua website atau aplikasi berbayar such as Netflix endeblablaa punya free subtitle untuk judul yang penonton inginkan. That's why, penonton ended up cari di website fans πŸ™ˆ

🐰🐰🐰

Hal ini pernah gue tanya pada si kesayangan, dan jawabannyaah, "Suka nggak suka, website fans sudah bantu banyak dalam penyebaran konten Korea almost 20 tahun ke belakang (let's say dari era DBSK), jadi kalau mau hitung untung rugi nggak semudah itu juga." Dan jawaban si kesayangan bisa kita refer pada contoh sederhana seperti variety show Korea terpaling booming di dunia yang faktanya bisa booming atas bantuan website fans, which is penulis subtitle-nya fans mereka πŸ˜…

Yeps, apalagi kalau bukan Running Man. Jadi Running Man itu jaman dulu bisa menyebar sangat luas dan dinikmati banyak penonton internasional karena ada fans variety show ini yang secara sukarela memberikan free subtitle dari episode pertama, jauuuuh sebelum sekarang bisa kita lihat dengan mudah di app berbayar. Makanya Running Man jadi show dengan kumpulan fans cukup besar sampai mereka bisa doing fanmeeting di mana-mana (include Indonesia) 🧑

Bahkan, kalau ada yang pernah lihat episode awal Running Man ketika mereka di Thailand dan disambut ribuan fans di bandara sampai mereka shock, itu salah satunya berkat website fans 🀣 I kid you not, at that time, nggak ada app berbayar jadi gue yakin hampir semua (kalau nggak mau disebut semua) pasti tau dan lihat episode Running Man dari website fans ---- Dan ternyata efek dari keberhasilan website fans itu bisa membuat Running Man berjaya dan berhasil menjadi the longest running show di Korea (seems sudah 11 tahun, yaaah? -- maap gue penonton telat) πŸ˜‚

🐰🐰🐰

Nah, pertanyaannya apa nggak masalah? Menurut gue 'pada masanya' mungkin nggak masalah, I mean 'pada masanya' itu adalah saat para penonton nggak punya akses semudah sekarang 😁 As you guys know, aplikasi Netflix endeblabla kan baru muncul belakangan. Meski deep down inside kita tau, lihat konten di website fans maybe not right, tapi selama kita nggak rekomendasikan itu ke orang lain dengan sebut lihat di mana, then gue rasa masih bisa dimaafkan πŸ˜†✌

Karena nyatanya nggak semua production house punya in-house subtitle team, dan nggak semua show atau drama ada di app berbayar. Eniho, gue nggak membenarkan hal ini tapi gue pun nggak menyalahkan. Jadi balik lagi, in my humble opinion, as long as you keep it to yourself dan nggak merekomendasikan itu, maka gue rasa nggak jadi soal πŸ™ˆ But remember, selagi bisa berkontribusi via app berbayar, better using it genks, enak pula nggak kejebak pop up iklan 🀣 Wk.

Menurut teman-teman bagaimana?

40 comments:

  1. Aku baca ini ikut mantuk2 tanda setuja 😁..

    Yaa. Gimana yaa.. bener juga sih kata kesayangan. Suka nggak suka tapi emng begitu kenyataannya.. Website Fans meskipun ilegal, mereka juga punya andil.. Seperti mempertahankan rating filmnya dari generasi ke generasi.. Jadi ada sesuatu yang membuat mereka (film) tetap jadi bahan perbincangan dari waktu ke waktu sampai akhirnya zaman berubah dan mulai bermunculan Aplikasi streaming global resmi.

    Seperti Running Man yang dibuat pada tahun 2010 bisa tetap ngeksis dari sekrang..

    Tapi tetap πŸ˜„.. Semisal sudah ada yang official. Alangkah lebih baiknya kita mengakses mereka lewat jalur resmi...



    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, kata si kesayangan, website fans sebenarnya punya andil besar dalam menyebarkan konten related to Korea yang membuat banyak penonton internasional aware and finally put their interest to the country's culture πŸ™ˆ

      Apalagi jaman itu belum ada app berbayar atau website resmi yang mudah diakses seperti sekarang. Makanya mau nggak mau yang dicari website fans, dan itu pun kadang penontonnya yang request untuk dibuatkan subtitle hahahaha. Sebetulnya saya termasuk telat mempelajari ini, tapi seru juga untuk tarik lurus ke belakang bagaimana perkembangan industri Korea bisa sebesar sekarang 😁

      And yes, setuju sama mas Bayu, kalau sudah ada official, dengan akses mudah, baiknya gunakan itu karena itu bentuk dukungan kita atas karya mereka 😍

      Delete
  2. Meskipun realita nonton dari Website Fans pun butuh kuota yang gak sedikit juga sebenernya πŸ˜‚ Website Fans ini sudah menjadi perpanjangan tangan dan sarana promo gratis dan sepertinya sangat bermanfaat untuk orang banyak, banyak positifnya dari negatifnya kalo dari penjabaran yang Mba Eno tulis yak hihihi...

    Kalo saya dulu nontonnya gak dari Website Fans Mba dan internet belom sekenceng sekarang kayaknya, tapi nontonnya tetep gratis ui hihihi.. kok bisa ? Why? Karena dulu di rumah sempet ada parabola (sebelum dijual ke abang tukang loak)πŸ˜‚, trus kan ada tuh stasiun tv korea yang cabang Indonesia,πŸ˜‚ KBS ato SBS Indo (kalo gak salah) sama KDrama dan sejenisnya, jadi siaran variety show sama dramanya bisa dinikmatin pake subtitle indo, dan lagi dulu sempet ada promo tv berbayar di parabola, jadi sepaket acara stasiun tv berbayar bisa ditonton selama 2 tahun, dan kadang-kadang ada juga channel berbayar yang jebol seperti AFC dan TVN contohnya (yang gak pernah gak jebol) πŸ˜†πŸ˜‚ , jadi kebayang dong nonton apa aja saya dulu Mba hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pastinya butuh quota πŸ˜‚

      Iyes mba, secara nggak langsung jadi perpanjangan tangan production house dalam membuat konten mereka terkenal, siapa sangka Korea bisa sebesar sekarang industri entertainment-nya. Jadi nggak bisa dipukul rata 100% buruk, apalagi jaman itu belum ada app berbayar atau aksesnya pun nggak semudah sekarang 😁

      By the way, SBS-in termasuk baru peluncurannya, tahun 2017 kalau nggak salah. Dan memang jadi lebih memudahkan penonton lihat konten Korea. Terus sekarang pilihan TV Kabel tambah banyak, saya ambil paket Indihome juga dapat beberapa channel Korea, bahkan ada TVN pula 🀣 Cuma yaaah yang ditayangkan nggak sama persis di Korea, masih dipilih-pilih dan mostly re-run, mba πŸ™ˆ Wk.

      Pasti mba Rini sudah menonton sangat banyak 😍🧑

      Delete
  3. Website fans emang macam-macam dan ada buanyakkk kalo mau browsing di Google.

    BTW OOT nih, Mbak Eno bisa baca huruf hanggul Korea?

    Saladin lagi demen belajar huruf ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak banget mba, kaget ugha saya lihatnya πŸ˜‚ Untung sekarang sudah ada Netflix and the gank yang memudahkan kita para penonton mau cari tontonan dari Amerika, Korea, Jepang, China, Thailand semua ada. Tinggal pilih sesuai selera πŸ˜†

      Saya bisa baca huruf Hangeul, mba. Dan kemarin adalah hari Hangeul Korea, hehehehe ~ wah Saladin sedang belajar? Semoga semakin mahir, yaaah 😍

      Delete
    2. Aamiin. Iya nih. Jarang nonton drakor tapi nontonnya Robocar poli, Hai Tayo. Yang korean version. Bareng Saladin tentunya.

      Dia emang hobi belajar huruf2 selain alfabet.

      Delete
    3. Tontonan Saladin sama kayak anaknya mba saya, hihihi, terus kadang saya jadi ikutan menonton juga, lucuk banget apalagi musiknya Hai Tayo, mba πŸ˜†

      Semangat belajarnya Adik Saladin, tumbuh pintar, yah 😍🧑

      Delete
    4. πŸ˜πŸ€

      Delete
  4. Waks... ini banget yg saya heran sama Jepang, mba Eno. Berkebalikan sm Korea, Jepang itu kayaknya kok ogah banget drama atau var show-nya dinikmati orang-orang di luar Jepang. Boro-boro website fans, udah lah di legal streaming site global jumlahnya terbatas, di website resminya sendiri, akses dari luar Jepang pun diblocked. 🀦‍♀️🀦‍♀️

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhu kenapa yaaah, padahal dorama sama show Jepang tuh seru-seru juga lhoooo, saya suka beberapa series mereka yang ada di Netflix, apalagi yang related to makanan. Sayang pilihannya terbatas, nggak sebanyak Korea πŸ™ˆ

      Jadi bertanya-tanya para fans dorama or series Jepang kalau mau menonton harus ke mana, seperti kata mba Hicha, pilihan website fans mereka pun nggak banyak πŸ˜† Dan permasalahan akses website official di-block dari luar itu sama persis kayak Korea. Jadi mau lihat langsung dari website official-nya pun susah 🀣 Wk.

      Delete
  5. Ah iya juga mbak. Drama korea dan sejenisnya bisa sebesar sekarang juga karena tangan2 para fans yg bekerja lewat website fans itu. Walaupun kesannya melanggar hukum, mungkin juga bisa dikategorikan sebagai pembajakan, tapi toh niatnya baik, untuk membantu semua pihak, yaitu penonton (yg gak bisa bahasa korea) dan PH (yang gak bisa bikin subtitle). Jadi, iya, peran kita sbg penonton skrg adalah menonton lewat apps resmi kalo ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, itu idol-idol kan bisa famous di internasional berkat para fans yang dengan sukarela kasih subtitle untuk show mereka. Kalau nggak ada para fans, mungkin akses yang didapat fans susah dan mungkin fans-nya give up, hehehehe. Jadi semacam simbiosis mutualisme meski cara yang dipakai nggak tepat πŸ˜…

      So yeah, karena sekarang jaman sudah semakin berkembang, pilihan akses juga sudah semakin banyak, jika memungkinkan, better pilih jalur official 😁

      Delete
  6. Aku bingung, sebetulnya pengin komen di postingan yg black and white tapi ga di enable comment-nya, trus disini di enable tapi jujur aku ga tau mau komen apa, iya iya aja sih.

    Soalnya setelah punya akses ke Netflix, ya aku nonton series korea yg seada-adanya di netflix aja.

    Tapi setuju sama apa kata kesayangannya kak Eno, sedikit banyak, website fans itu membantu menyebarkan dan mengenalkan konten-konten hiburan di korea ke publik internasional.

    Jadi ya... gitu deh, hahaha...

    Anyway, aku juga suka foto bw dan memang ga segampang itu dapetin foto bw yg feelnya dapet, karena setelah ketiadaan warna, faktor emosi jadi lebih kentara. antara you feel it or not.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Post black and white cuma intermezzo singkat Dy, makanya kolom komentar sengaja nggak dibuka, nggak penting ugha untuk diberikan komentar 🀣 Wk.

      By the way, sekarang di Netflix sudah banyak akses ke film, show dan drama Korea, terus saat ini ada beberapa pilihan app berbayar untuk series Korea, bahkan sampai ada app / web yang buat original series versi mereka πŸ˜‚ Nah, berhubung pilihan banyak, jadi penonton pun pindah dari website fans ke jalur official 😁

      Yes, itu yang saya maksud soal foto BW, nggak mudah dapat feel-nya, jadi sayanya harus belajar utak-atik sampai merasa puas, minimal dapat feel yang saya inginkan, meski hasilnya masih terlihat biasa πŸ™ˆ Well, mungkin Adynura bisa share foto-foto BW ugha, dan bahas soal BW di blog photography-nyah 😍

      Delete
  7. Setujuuu! Jaman dulu waktu belum ada app berbayar, website fans ini bener-bener seperti hawa segar bagi para umat manusia 🀣. Udah gitu, aku suka salut sama mereka karena setahuku dulu mereka nggak dapat bayaran hanya mengandalkan ads, tapi mereka tetap bertahan bahkan cukup update tiap harinya dengan berbagai konten. Salah satu translator yang paling aku ingat namanya Lebahganteng 🀣. Nah sekarang karena zaman udah berubah, akses nonton bisa didapatkan lebih mudah dan lebih nyaman. Akupun sekarang udah beralih jadi memakai langganan yang berbayar dan karena udah nyaman pakai apps berbayar, malah sekalinya buka website fans kembali, rasanya nggak nyaman karena banyak pops ads sama kadang playernya nggak semulus nonton di apps berbayar πŸ˜‚. Sooo, setuju sama Kakak! Selagi kita mampu mendukung dengan bayar langganan resmi, mari lakukan agar semakin banyak konten-konten bagus dan berkualitas bisa diproduksi πŸ₯³

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, setau kakak juga nggak dibayar yah, kalau dari hasil baca-baca πŸ˜† Jadi mereka dapat uang jajan pure dari ads. Dan hebatnya, mereka tetap bertahan karena kekuatan cinta mereka pada para idol, actor, actress dan semuanya 😁

      By the way, Lebahganteng itu translator Indonesia, kaaah? Kakak baru dengar, soalnya kakak beberapa kali lihat konten di website fans pasti bahasa Inggris subtitle-nya, nggak ada yang Indonesia πŸ™ˆ And yes, setuju, enaknya pakai app berbayar tuh kita nggak perlu berurusan sama pop up iklan, dan anti buffering biasanya 🀣

      Semoga ke depannya, semakin banyak show, movies and drama yang dibeli oleh para app berbayar hak penyebarannya, jadi kita bisa dapat lebih banyak tontonan bagus dan kalau bisa option negara pun lebih banyak 😍🧑

      Thanks for sharing your PoV, Liii πŸ€

      Delete
  8. DBSK omaigodddd apa kabar mereka, ntar aku coba buka yutub, lama ga liat perform mereka
    ini boyband pertama yang aku tau wkwkwkwk, tau nya dari temen les bahasa korea, dulu bangettttt

    aku tau Running Man dari adik aku, kadang dia nonton sendiri aja sampe ngakak ngakak, otomatis penasaran.
    aku rasa nonton di website "ilegal" nggak masalah, contohnya pas aku tau kalau bisa nonton drakor di Telegram, itupun taunya juga pas zamannya start up, dan dapet info dari temen

    biasanya selama ini aku nonton di aplikasi berbayar, macam netflix, Iqiyi atau viu.
    Dan dalam hati terdalam #yaelahhh, selama aku masih bisa perpanjang biaya langganannya, aku usahain nonton di situs resminya ini.
    sebagai tanda mendukung dan menghargai kinerja artisnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin baik mba, saya justru tau DBSK dari si kesayangan, tapi saya nggak tau itu kepanjangannya apa hahahaha. Mungkin mba Ainun lebih paham πŸ˜†πŸ§‘

      Yes mba, selagi apa yang ingin kita tonton ada di website resmi, nggak ada salahnya tonton langsung di sana. Nah, kalau memang nggak ada, baru deh pertimbangkan ambil jalur website fans, yang penting keep it to ourselves saja πŸ™ˆ

      Delete
  9. Yup!! Aku salah satu penikmat Running Man dari website fans circa 2012, asli niat banget sampai font dan warna subnya disesuaikan dengan tulisan Koreanya. Bahkan BGM-nya pun ditulis judulnya apa. Keren banget timnya. I really thank them for that.

    Dan kalau menurutku website fans itu secara nggak sadar juga marketing gratis buat production house dan artisnya. Sama kayak kalau fans ngerekam konser dan videonya diupload ke YouTube misalnya, secara nggak langsung artisnya dipromosikan secara gratis. Orang yang belum tahu jadi tahu, terus jadi fans dan ikutan nonton di konser mereka berikutnya. 😁

    Haduh kalau inget-inget zaman sebelum ada aplikasi nonton acara Korea semudah sekarang tuh jadi inget acara Super Junior EHB, astagaaa video subnya burem dan dibagi-bagi jadi banyak partπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ di masa itu udah seneng banget bisa nonton oppa walau gambarnya butek Kak EnoπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah pasti mba Endah lebih paham bagaimana niatnya para fans Korea yang sampai dengan sukarela mau kasih subtitle, which is nggak mudaaaah 🀣 Apalagi kalau sampai seniat itu kasih tau BGM dan pakai warna sesuai tulisan aslinya πŸ˜†

      That's why si kesayangan bilang nggak bisa disalahkan sepenuhnya, dan untung rugi nggak bisa dilihat hanya dari kacamata 'ilegalnya' ~ karena suka nggak suka, mereka punya peran penting dalam membuat Korea lebih dikenal, dan bisa jadi salah satu big part dari Halyu Wave hingga bisa seperti sekarang πŸ˜… Wk.

      Jadi penasaran kenapa videonya dibagi banyak part, mba Eya juga bilang demikian di komentar bawah. Apa karena kapasitas streaming yang nggak mencukupi untuk upload full satu video atau karena team subtitle-nya kerja bertahap? πŸ˜‚

      Delete
    2. Kayaknya gabungan dua-duanya tapi juga tergantung tim subnya sih Kak Eno, soalnya ada yang tim gede kayak Running Man gitu yang tahun segitu udah bisa upload full video. Terus ada tim sub khusus acara boygroup atau girlgroup yang uploadnya dibagi-bagi jadi banyak part. Kadang juga mereka buka lowongan sukarelawan buat translator, type setting, timer, dll gitu-gitu.

      Delete
    3. Waaaah 😍 Ternyata begitu yah behind the scene-nya ~

      Pasti nggak mudah, dan butuh rasa cinta sangat besar untuk sang idola sampai mereka mau luangkan waktu mereka buat subtitle tanpa dibayar πŸ˜† Daebak.

      Delete
  10. Sekarang variety show Korea udah cukup banyak di platform legal yaa Mba Eno.. Inget jaman masih ngikutin Kpop, download dari website fan pun videonya masih terbagi ke dalam beberapa part πŸ˜‚πŸ˜‚

    Tapi website fan ini kadang kalau bikin subtitle malah lebih bagus/luwes dibanding yang dari platform legal (sebagai penikmat drama/film Jepang yang kadang masih terpaksa mengandalkan website fan, aku sering banget nemu begini). Mungkin karena kalau di platform legal kan yang mentranslate yaa karena pekerjaan yaa, sementara kalau di website fan tentu saja translatenya berdasarkan cinta wkwk dan kadang bisa ngepasin bahasa gaul/slang juga.

    Tapi aku juga kalau misal masih nonton dari website fan, aku ga akan sebut sumbernya, alias cukup tau sendiri aja hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Eya, sekarang sudah banyak app berbayar untuk lihat tanpa harus pusing cari website fans πŸ˜‚ Kalau lagi di Korea sih enak, bisa langsung lihat di TV, lha kalau sedang nggak di Korea dan ingin lihat show, jadi susah πŸ˜… Wk.

      Eniho, mba Endah juga bilang videonya dibagi beberapa part, itu kenapa mba? Penasaran hahahaha. Team subtitle-nya garap bertahap kah? πŸ™ˆ And yes, betul, saya pernah beberapa kali lihat video di website fans tuh beda banget translate-nya, lebih niat seperti yang mba Eya dan mba Endah bilang. Takjub kadang πŸ˜‚

      Agree mba, cukup tau sendiri saja, nggak perlu dibagikan πŸ˜…

      Delete
    2. Kalau aku rasa yang dibagi ke beberapa part itu karena keterbatasan teknologi Mba Eno. Jaman itu mungkin kalau mau ngedit/ngesub dalam ukuran besar harus punya perangkat yang profesional juga, software dkk belum beragam juga kayak sekarang.

      Delete
    3. Aha, makesense mba, karena tools untuk garap subtitle itu pasti lumayan banyak dan size-nya bisa jadi berat, plus nggak semudah sekarang πŸ™ˆ

      Delete
  11. Setuju banget nih Mba Eno, aku yang pejuang penikmat drama dan variety show jaman dahulu kala tau banget susahnya mau nonton konten Korea dan satu-satunya jalan emang lewat website fans itu. Meskipun aku tau itu salah tapi kadang kondisi memaksa banget ya Mba karena pengen nonton tapi gak bisa...

    Untung sekarang udah banyak website legal yang nampilin drama dan variety show dengan harga terjangkau jadi mengurangi alasan lah untuk pake website fans. Tapi, aku juga kalo terpaksa banget make website fans sih biasanya juga buat diri sendiri aja dan gak diumbar-umbar apalagi di sebar luaskan sih linknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bisa dipahami karena pada jaman itu belum ada official streaming website seperti sekarang, jadi pastinya para fans cari jalur lain untuk bisa 'ketemu' idolanya 😁 Dan suka nggak suka, fans internasional punya peran besar dalam melambungkan gelombang Halyu Wave secara global. Begitu kalau kata si kesayangan 🀣

      And yes mba Tika, keep it untuk diri sendiri saja, nggak perlu disebar πŸ˜†

      Delete
  12. Setuju kok. Aku termasuk yg paling anti Ama something illegal. Mending bayar dan bisa nonton smooth tanpa terganggu iklan, dan kualitas gambar bagus. Nontonnya enak, teks nya juga bener. Drpd nonton yg bakalan ilegal, gambar ga puas, suara ga jernih, teks aja suka ngaco. Kalopun ada yg bener, tapi tetep ilegal kan. Ntahlah mba, mungkin 13 THN di bank, ngelatih integritas ku lebih kuat. Itu yang paling ditekanin dari awal aku masuk soalnya. Ya gimana ga, tiap saat megang uang milyaran di kantor. Kalo integritas ga ada, pasti cepet tergoda.

    Buatku jadi kebawa utk hal2 lain di luar kantor. Kalo memang film/drama yg kita pengen nonton ga ada, ya udah, aku ga ngoyo harus nonton juga. Sabar aja nunggu di aplikasi film resmi kluar :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Resiko menonton di website fans pastinya begitu mba, kadang blur, kadang banyak yang kepotong, endeblabla. Thankfully sekarang ada banyak website streaming legal macam Netflix, etc, jadi mau menonton mudah, nggak kebayang jaman dulu para fans harus bergerilya cari website fans demi lihat video idolanya πŸ™ˆ

      Ohya ini saya bahas fenomena website fans jaman dulu mba yang kata si kesayangan, cukup berperan dalam membuat gelombang Halyu diterima fans global, tentunya sebelum ada aplikasi film resmi menjamur seperti sekarang πŸ˜‚

      Jaman itu dengar-dengar banyak fans harus hunting website fans seperti yang diceritakan teman-teman di atas πŸ˜† Nah, kalau sekarang karena sudah ada aplikasi resmi, harapannya semoga para penonton bisa langsung menonton legal 😍

      Delete
  13. Website fans pasti senang baca tulisannya mbak Eno ini.πŸ˜„

    Memang tahun 2010an itu masih agak susah nonton film ataupun drama Korea. Tapi aku bukan penggemar Drakor sih.

    Kalo aku sukanya film Hollywood mbak dan tahun segitu susah nyari filmnya kecuali beli DVD bajakan. Kalo tidak salah tahun 2012 ada website India yang suka post film Hollywood tapi sayangnya satu film dipotong dua atau tiga bagian, mungkin biar tidak terlalu besar uploadnya. Itu juga susah nyarinya.

    Tapi tetap saja itu ilegal sih, kalo ada yang resmi mendingan cari yang resmi kecuali duit ngga ada.πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang kayaknya sudah jarang ada website fans mas, soalnya akses drama, show or movies Korea bisa didapat dengan mudah lewat website official πŸ˜†

      Setau saya jaman itu memang susah cari konten-konten luar, kecuali tayang di bioskop atau TV, makanya DVD bajakan menjamur, yang mana thank God sekarang sudah nggak pernah kelihatan. Hehe, namapun dunia berkembang, semoga ke depannya kita bisa semakin mudah dapat akses menikmati konten luar 😁✌

      Delete
  14. Sebagai fans yang pernah mengalami rasanya setengah mati nungguin subs variety show idol, aku harus berterima kasih sama yang namanya website fans 🀣

    Berarti forum fanbase itu juga termasuk "ilegal", ya? Because basically kita di sana kan share free media untuk dinikmati fans. Duh, aku harus ngaku karena waktu zamannya ngefans banget sama Kpop, aku pernah nge-sub lirik lagu mereka juga untuk ditaruh di MV, Mbaa dan di-upload ke forum πŸ™ˆ waktu itu sih rasanya keren banget karena bisa memberikan kontribusi *kontribusi pale lo wkwkwkwk* tapi mau gimana dong yaa dulu tuh Youtube nggak kayak sekarang, terus belum ada Viu, mau nggak mau harus mengandalkan website/forum fanbase ini untuk menikmati tontonan idol hauhahaha

    But, sekarang udah tobat kok, Mbaa 😜✌🏼

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, katanya jaman itu susah banget yah, mba πŸ˜†

      Saya nggak tau forum fanbase ilegal apa nggak mba, tapi yah kenapa di Korea cuma di block dari penonton lokal bukan dibumihanguskan, karena mereka tau, website fans, forum fanbase, etc, sangat membantu konten mereka bisa dikenal internasional. Apalagi kalau ada yang dengan sukarela kasih free subtitle kan πŸ˜‚ Wk.

      Untung sekarang semua mudah didapat, jadi dengan sendirinya website fans-pun berkurang, sebelas dua belas dengan DVD bajakan hehehehe 😁 Semoga ke depannya kita bisa terus kontribusi minimal dengan lihat di web official 😍

      Delete
  15. Sebenarnya jika dibandingkan diantara keduanya, menonton film secara legal malah lebih enak sih menurutku. Pertama pas nonton bisa bebas dari iklan, kedua aman dan tidak perlu khawatir jika ada yang susup, ketiga sering dapet update-an terbaru dari film yang dirilis, keempat banyak rekomendasi film lain dan terbaru saat ini.

    Nah untuk website ilegal diluar sana mulai dari dulu sampai sekarang yang menayangkan film-film atau variety show gak bisa dikontrol, apalagi kita pun gatau siapa yang mengoperasikan itu. Mungkin jika ada yang berani usut, ada tuh situs pemutaran film yang mungkin terbesar pada saat itu berhasil ditutup oleh pemerintahan Indonesia. Karena mungkin memang banyak yang melapor dan dirugikan oleh situs tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep kalau dibandingkan keduanya jelas saja menonton secara legal tetap lebih enak dan nyaman, nggak perlu berurusan dengan iklan, endeblablanya 😍

      Namun post ini berbicara mengenai fenomena website fans yang ditarik lurus ke 20 tahun lalu hingga belasan tahun lalu saat website atau aplikasi legal belum semarak sekarang, dan jauh sebelum Netflix etc menghadirkan konten Korea 😁 Dari situlah website fans punya peran mengenalkan konten Korea secara global ~

      Untungnya, sekarang dengan menjamurnya aplikasi berbayar berisi konten original dan legal, satu persatu website fans pun berhenti dengan sendirinya. Dan memang seharusnya kita menonton legal untuk mendukung hasil karya πŸ₯³

      Delete
  16. *angkat tangan* Aku salah satu penonton dari website fans, Mbak Eno. :D
    Ngikutin running man dari 2010 taunya ya dari website fans, ketika dikala itu mau nonton tapi ga bisa bahasanya darimana lagi sumbernya jadi bergantungnya ke website fans. Dari jaman-jaman nungguin subtitle keluar yang lamaaa banget sampe jadi cepet. Dari jaman ribut-ribut ada satu website fans yang ngesubnya lama tapi hasil terjemahannya akurat banget sampe tiap ada backsound pun diinfo dari lagu apa siapa penyanyinya, sama website fans yang cepet keluarnya tapi ya kurang akurat dan kurang detail hasil terjemahannya. Yang ribut yang nonton coba, padahal harusnya tinggal dipilih aja ya mau nonton yang mana.:D
    Dan emang harus diakui bisa menyebar dengan cepat salah satunya juga faktor dari website fans ini.
    Kalau sekarang sih udah banyak aplikasi legal dengan terjemahan yang juga oke, nontonnya pun jadi lebih nyaman.
    Hanya aku tak bisa melupakan jasa para penerjemah di website fans ini, dimana mereka biasanya terjemahin ya karena mereka memang suka dengan acara tersebut dan mau lebih banyak orang yang tahu acara tersebut.:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, dulu para penerjemah website fans ini mau luangkan waktu mereka untuk garap terjemahan karena mereka suka show-nya dan ingin show tersebut dikenal lebih luas, dan memang efeknya kerasa buat pihak produksi di Koreanya πŸ˜‚

      Frankly speaking, kalau nggak ada website fans tersebut, mungkin Running Man nggak akan bisa seterkenal sekarang, bahkan sampai doing fan meeting di banyak negara dengan sambutan fans internasional sebegitu banyak 😁

      Delete